• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan IoT untuk Mendeteksi Dini Kelembaban Kamar Hotel

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Pemanfaatan IoT untuk Mendeteksi Dini Kelembaban Kamar Hotel"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

E-ISSN : xxxx - xxxx

JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Volume xx, Nomor xx, Month Year : xx - xx

1

Pemanfaatan IoT untuk Mendeteksi Dini Kelembaban Kamar Hotel

Joseph Dedy Irawan 1), Renaldi Primaswara Prasetya 2), Yudi Limpraptono 3)

1, 2) Teknik Informatika, Institut Teknologi Nasional Malang

3) Teknik Elekto, Institut Teknologi Nasional Malang Jl. Raya Karanglo Km.2 Malang

e-mail: [email protected] 1), [email protected] 2) , [email protected] 3)

ABSTRAK

Masa pandemi sangat berpengaruh pada berbagai sektor usaha, karena semakin berkurangnya penghasilan dari sebagi- an besar masyarakat, hal ini ditambah dengan diberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) pa- da beberapa daerah, sehingga aktifitas masyarakat menjadi sangat terbatas, hal ini sangat dirasakan pada usaha per- hotelan, dimana banyak hotel dan penginapan yang tidak laku dan mengakibatkan usaha ini harus gulung tikar, hotel dan penginapan yang masih bisa bertahan terpaksa harus mengurangi jumlah karyawan dan memperkecil pengeluaran biaya operasional, salah satunya adalah biaya perawatan kamar, seiring dengan banyaknya kamar yang kosong karena ku- rangnya pelanggan dan berkurangnya jumlah karyawan, mengakibatkan kamar kosong jarang dibuka yang akan mengaki- batkan lembab dan pengap, jika hal ini dibiarkan dalam waktu yang lama akan mengakibatkan tumbuhnya jamur dalam kamar hotel tersebut. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan memanfaatkan Internet of Things (IoT), dengan melakukan monitoring terhadap suhu dan kelembaban dari kamar secara teratur menggunakan teknologi ini, pemilih hotel dapat dengan mudah memantau jika terdapat kamar yang tingkat kelembabannya sangat tinggi, sehingga dapat dengan cepat mengambil tindakan agar kamar tidak tumbuh jamur dan berbau tidak sedap, sehingga kamar hotel dapat dijaga kebersihan dan kenyamannya.

Kata Kunci: Internet of Things, Monitoring kamar hotel, suhu dan kelembaban.

ABSTRACT

The pandemic period is very influential on various business sectors, due to the decreasing income of most people, this is coupled with the implementation of PPKM (Enforcement of Community Activity Restrictions) in several areas, so that com- munity activities are very limited, this is very much felt in business enterprises. -hotels, where many hotels and inns do not sell and cause this business to go out of business, hotels and inns that can still survive are forced to reduce the number of employees and reduce operating costs, one of which is the cost of room maintenance, along with the number of empty rooms Due to the lack of customers and the reduced number of employees, empty rooms are rarely opened which will result in damp and stuffy, if this is left for a long time will result in the growth of mold in the hotel room. These problems can be solved by utilizing the Internet of Things (IoT), by monitoring the temperature and humidity of the rooms regularly using this technology, hotel voters can easily monitor if there are rooms with very high humidity levels, so they can quickly take action to the room does not grow mold and smells bad, so the hotel room can be kept clean and comfortable.

Keywords: Internet of Things, Monitoring hotel rooms, temperature and humidity.

I. PENDAHULUAN

ada dunia perhotelan, lokasi dari hotel sangat memegang perananan penting, dimana lokasi yang strategis akan membuat hotel dipilih oleh pelanggan untuk menginap [1], pelu juga dipertimbangkan saat mem- bangun hotel dengan konsep arsitektur yang bagus untuk mendukungnya [2,3], setelah hotel beroperasional hal yang paling penting adalah perawatan, dimana perawatan ini meliputi melakukan pembersihan kamar secara teratur [4], serta memperhatikan faktor-faktor pendukung lain seperti kinerja karya [5], faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan pelanggan dalam memilih hotel [6,7] sehingga hotel dapat memaksimalkan fator-faktor tesebut agar mendapatkan keuntungan yang maksimal

Solusinya adalah membuat sebuah alat untuk memonitor suhu dan kelembaban dalam kamar dengan me- manfaatkan teknologi Internet of Things, dimana teknologi ini sedang naik daun karena sangat praktis dan ekonomis, tetapi memiliki manfaat yang sangat besar.

Jika kondisi kamar lembab maka secara otomatis perangkat akan mengirimkan notifikasi kepada pemilik untuk melakukan pengecekan pada kamar tersebut, diharapkan dengan melakukan monitoring dan notifikasi otomatis ini akan menjaga tingkat kelembaban dalam kamar, dan menghasilkan kamar hotel yang bersih, nyaman dan bebas dari jamur, sehingga pada saat dibutuhkan untuk disewakan ke pelanggan kamar dalam kondisi prima.

P

(2)

E-ISSN : xxxx - xxxx

JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Volume xx, Nomor xx, Month Year : xx - xx

II. TINJAUAN PUSTAKA

A. Internet of Things

Dalam istilah yang paling sederhana, Internet of Things (IoT) mewakili semua perangkat komputasi yang terhubung ke internet. Ini dapat digambarkan sebagai jaringan perangkat responsif dan objek sehari-hari yang belum tentu dianggap berkomunikasi dengan internet seperti perangkat yang dapat dikenakan, mesin industri, sensor gerak, dan banyak lagi. Perangkat ini disematkan dengan sensor lingkungan dan teknologi lain yang memungkinkan mereka mengumpulkan dan bertukar data tanpa campur tangan manusia.

Awalnya, sektor industri dan otomotif adalah beberapa pelopor pertama di IoT, menghubungkan mesin mereka untuk berbicara satu sama lain dan melaporkan kembali dengan potensi kegagalan atau kelebihan beban.

Biasanya di sektor industri, IoT diberi nama Industrial IoT atau dalam versi singkatnya IIoT.

B. ESP8266

Gambar 2. ESP8266 [9]

ESP8266 adalah microchip Wi-Fi yang sangat murah, dengan perangkat lunak jaringan TCP/IP yang sudah termasuk didalamnya, dan dapat difungsikan sebagai mikrokontroler yang sudah lengkap dengan perangkat Wi- Fi, diproduksi oleh Espressif Systems di Shanghai, Cina. Chip ini sejak pertama kali diluncurkan yaitu modul ESP-01, sudah menjadi perhatian banyak orang, karena modul kecil ini dapat menghubungkan antara

(3)

E-ISSN : xxxx - xxxx

JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Volume xx, Nomor xx, Month Year : xx - xx

3 ukuran yang kecil tetapi dapat terhubung ke internet melalui perangkat Wi-Fi.

C. DHT11

Gambar 3. Sensor DHT11 [10]

Sensor kelembaban dan suhu DHT11 sangat mudah digunakan untuk mengukur suhu dan kelembaban pada rangkaian mikorkontroler, sensor ini sangat cocok digunakan untuk rangkaian IoT dengan tujuan mengukur suhu dan kelembaban, misalnya peramantau cuaca, sistem monitoring dan kontroling rumah, pertanian dan sebagainya.

Selain harganya yang relatif murah, sensor ini banyak digunakan karena mudah cara pembacaan datanya, pembacaan data dari sensor ini membutuhkan waktu yang cukup cepat yaitu setiap 2 detik sekali. Dibandingkan dengan DHT22, sensor ini kurang presisi, kurang akurat, dan bekerja dalam rentang suhu/kelembaban yang lebih kecil, tetapi sensor ini masih sering digunakan karena lebih kecil dan lebih murah.

D. Blynk

Gambar 4. Logo Blynk [11]

Blynk merupakan suatu perusahaan yang mempelopori pembuatan aplikasi mobile yang digunakan untuk aplikasi berbasis IoT dengan menerapkan pemrograman tanpa menggunakan kode program, pembuatan aplikasi menggunakan Blynk lebih banyak menerapkan konsep visual, sehingga sangat mudah digunakan walaupun tidak memiliki latar belakan pemrograman.

Kompleksitas teknologi, kurangnya keahlian lintas domain dalam organisasi, model bisnis yang tidak jelas, dan kurangnya tenaga berpengalaman menghambat keberhasilan penerapan teknologi yang luar biasa. Dengan menghilangkan hambatan untuk membangun solusi IoT yang efektif yang memecahkan tantangan bisnis yang sebenarnya, Blynk membantu bisnis baru untuk memulai, mempercepat pertumbuhan untuk perusahaan yang sudah ada, dan meningkatkan output ekonomi secara global.

III. METODE PENELITIAN

A. Blok Diagram Sistem

(4)

E-ISSN : xxxx - xxxx

JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Volume xx, Nomor xx, Month Year : xx - xx

Gambar 5. Blok Diagram Sistem

Dari gambar blok diagram dapat dilihat bahwa setiap kamar hotel dipasang sebuah sensor DHT11 untuk mengukur besarnya suhu dan kelembaban di masing-masing kamar, nilai dari sensor tersebut ke nodeMCU yang berfungsi sebagai alat kontrol utama dari sistem monitoring, nilai suhu dan kelembaban dibaca setiap 1 jam sekali dan datanya disimpan di cloud server, dengan menggunakan aplikasi mobile pemilik dapat melakukan monitoring suhu dan kelembaban di setiap kamar, jika nodeMCU mendapatkan kelembaban yang membahayakan, maka pemilik hotel akan dikirim notifikasi untuk melakukan pengecekan secara langsung ke kamar yang nilai kelembabannya tinggi. Diharapkan suhu serta kelembaban kamar dapat dimonitor oleh pemilik hotel, serta segera dilakukan tindakan jika terdapat kamar yang nilai kelembabannya sanggat tinggi, sehingga jamur yang muncul didinding dan perabot dalam kamar hotel dapat dihindari.

B. Flowchart

Secara sederhana sistem dapat dilihat dalam flowchart, dimana mikrokontroler akan melakukan koneksi ke internet melalui Wi-Fi, kemudian jika koneksi terbentuk, maka proses pembacaan data suhu dan kelembaban kamar melalui sensor DHT11 dilakukan, data suhu dan kelembaban tersebut akan disimpan ke database pada server Blynk dan ditampilkan ke aplikasi pada handphone pemilih hotel.

HP Pemilik Hotel Cloud Server

NodeMCU

DHT11 DHT11 DHT11 DHT11 DHT11

Kamar Hotel

(5)

E-ISSN : xxxx - xxxx

JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Volume xx, Nomor xx, Month Year : xx - xx

5

START

Koneksi ke server

Koneksi berhasil ?

Mengambil data suhu dan

kelembaban

Simpan ke database

Tampilkan data ke Pemilik Hotel

STOP Ya Tidak

Gambar 6. Flowchart Sistem

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Rangkaian Monitoring Kamar

Gambar 7. Rangkaian IoT

Rangkaian dari sistem Internet of Things ini sangat sederhana, dimana hanya dibutuhkan satu buah modul NodeMCU dimana modul ini merupakan mikrokontroler yang telah dilengkapi dengan modul Wi-Fi, sehingga mikorkontroler dapat terhubung ke jaringan intenet melalui Wi-Fi tanpa harus menambahkan modul lain, mikrokontroler ini dihubungkan ke dua buah sensor DHT11 untuk mengukur suhu dan kelembaban dari dua buah kamar, jika diinginkan mengukur lebih dari dua kamar, maka ditambahkan sensor DHT11 sesuai dengan kebutuhan.

(6)

E-ISSN : xxxx - xxxx

JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Volume xx, Nomor xx, Month Year : xx - xx

B. Aplikasi Mobile untuk Monitoring

Gambar 8. Hasil Monitoring

Untuk melakukan monitoring suhu dan kelembaban dari kamar hotel, pemilik hotel cukup menggunakan aplikasi yang dapat diakses melalui handphone, aplikasi ini dibuat menggunkan Blynk, dimana ditampilkan suhu dan kelembaban dari dua buah kamar hotel, dengan adanya aplikasi ini pemilik hotel dapat melakukan pengecekan suhu dan kelembaban hotel dari manapun dan kapanpun selama memiliki koneksi internet, sehingga suhu dan kelembaban kamar hotel dapat dijaga secara maksimal.

V. KESIMPULAN

Hasil simulasi menggunakan 2 kamar hotel menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, pemilik hotel dapat memonitor suhu dan kelembaban secara real time, Penggunakan Blynk dalam pembuatan proyek IoT terbukti sangat mudah dan cepat, Penggunaan DHT11 sangat praktis dalam pengukuran suhu dan kelembaban, karena tidak membutuhkan komponen tambahan dan mudah untuk penggunaannya, Hasil akhir rangkaian memiliki ukuran yang kecil karena menggunakan modul ESP8266

DAFTAR PUSTAKA

[1] Sukamto, J.E., 2016. Hotel Resort Di Pantai Ponjuk, Madura. eDimensi Arsitektur Petra, 4(2), pp.337-244.

[2] Damanik, V., Hermanto, E. and Roesmanto, T., 2015. City Hotel di Medan (Doctoral dissertation, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro).

[3] Titiheru, N.Y., Rogi, O.H. and Sembel, A.S., 2015. Hotel Resort di Tanjung Kasuari Sorong “Arsitektur Eklektik” (Doctoral dissertation, Sam Ratu- langi University).

[4] Rosi, F., 2017. Penerapan Standar Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Di Hotel Bumi Surabaya (Doctoral dissertation, Politeknik NSC Sura- baya).

[5] Devita, M. and Musadad, M., 2017. Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan di Resturant Alpha Hotel Pekanbaru (Doctoral disserta- tion, Riau University).

[6] Mandasari, K. and Soesanto, H., 2011. Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen dalam memilih jasa perhotelan (Studi kasus pada Hotel Grasia Semarang) (Doctoral dissertation, Universitas Diponegoro).

[7] Caesari, S., Nugraha, H.S. and Prabawani, B., 2015. Analisis Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Konsumen Untuk Menginap di Hotel Puri Sa- ron. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 4(3), pp.205-215.

[8] TIBCO Software Inc., What is the Internet of Things, https://www.tibco.com/reference-center/what-is-the-internet-of-things-iot [9] https://en.wikipedia.org/wiki/ESP8266

[10] https://create.arduino.cc/projecthub/pibots555/how-to-connect-dht11-sensor-with-arduino-uno-f4d239 [11] https://blynk.io

(7)

Pemanfaatan IoT untuk

Mendeteksi Dini Kelembaban Kamar Hotel

by Joseph Dedy Irawan

Submission date: 19-Nov-2021 10:27PM (UTC+0700) Submission ID: 1707674555

File name: Jurnal_Monitoring_Kamar_Hotel_template-jipi-id.docx (647.24K) Word count: 1666

Character count: 10573

(8)

1

7

9

13

15

(9)

14

(10)

12

(11)
(12)
(13)

2

3 4

5 6

8 10

11

16

(14)

18 %

SIMILARITY INDEX

16 %

INTERNET SOURCES

7 %

PUBLICATIONS

12 %

STUDENT PAPERS

1 6 %

2 1 %

3 1 %

4 1 %

5 1 %

6 1 %

7 1 %

Pemanfaatan IoT untuk Mendeteksi Dini Kelembaban Kamar Hotel

ORIGINALITY REPORT

PRIMARY SOURCES

Submitted to UIN Sunan Gunung DJati Bandung

Student Paper

www.researchgate.net

Internet Source

Submitted to Lappeenrannan teknillinen yliopisto

Student Paper

journal.uin-alauddin.ac.id

Internet Source

journal.uc.ac.id

Internet Source

Submitted to Sriwijaya University

Student Paper

Choirul Saleh, Rachmadi Setiawan, Bima

Romadhon Parada D.P. "Pemanfaatan Energi

Matahari sebagai Sumber Energi Alternatif

(15)

8 1 %

9 1 %

10 1 %

11 1 %

12 < 1 %

13 < 1 %

14 < 1 %

15 < 1 %

16 < 1 %

Exclude quotes Off Exclude bibliography Off

Exclude matches Off

Hidrofill", Jurnal Bumigora Information Technology (BITe), 2020

Publication

ocw.cs.pub.ro

Internet Source

sistem.teknik.unej.ac.id

Internet Source

repository.nscpolteksby.ac.id

Internet Source

repository.unhas.ac.id

Internet Source

docobook.com

Internet Source

id.123dok.com

Internet Source

teknologital.com

Internet Source

documents.mx

Internet Source

www.springerprofessional.de

Internet Source

(16)

Gambar

Gambar 2. ESP8266 [9]
Gambar 5. Blok Diagram Sistem
Gambar 7. Rangkaian IoT
Gambar 8. Hasil Monitoring

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis statistika menunjukkan bahwa perbedaan pengelompokkan ukuran berat memberikan hasil yang tidak berbeda nyata (p&gt;0,05) terhadap persentase penambahan berat,

+ndang-undang &#34;nformasi dan ransaksi /lektronik adalah ketentuan yang berlaku untuk  untuk  setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam

Biaya overhead pabrik ( factory overhead cost ) adalah biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung yang terdiri dari macam biaya yang

Bayi baru lahir yang sakit/kecil (BB kurang dari 2500 gram atau umur kehamilan kurang dari 37 minggu), perlu penambahan kehangatan tubuh untuk mempertahankan

Dengan sudah masuknya beberapa jenis hewan yang dapat membantu penyebaran biji ke lahan revegetasi, sebenarnya merupakan simptom terjadinya rekolonisasi, tetapi kondisi

pada tahun 2011 yang mana diperoleh hasil bahwa ekstrak etanol siwak memiliki efek anti mikroba yang tidak jauh berbeda dengan sodium hipoklorit sehingga dari hasil

Pada Gambar 5 menunjukkan grafik nilai tegangan von Mises yang diambil pada posisi 1 dan 2 yang terletak pada sisi struktur rangka bus yang terkena beban pendulum

Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah tiga orang dengan karakteristik seorang difabel: tuna daksa yang memiliki usaha atau bisnis sebagai pengabdian