RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN KAMPUS III UNIVERSITAS BUNG HATTA PADANG DENGAN BARCODE DAN RFID (RADIO FREQUENCY
IDENTIFICATION) BERBASIS WEBSITE
Romi Dwi Saputra
1*, Ir. Arnita, M.T.
1, Ir. Eddy Soesilo, M.Eng.
11
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta E-mail: [email protected]
ABSTRAK
Perpustakaan adalah salah satu tempat yang berperan penting dalam memperoleh informasi dan pengetahuan. Pada saat sekarang ini, pengadaan sistem peminjaman buku pada perpustakaan kampus III Universitas Bung Hatta Padang masih dilakukan dengan sistem peminjaman manual. Sistem manual ini memiliki beberapa kelemahan, diantaranya: 1) Proses pengolahan manual membutuhkan SDM yang banyak, 2) Membutuhkan waktu cukup lama untuk mencari suatu buku yang dibutuhkan, 3) Kurang terjaminnya keamanan buku diperpustakaan, 4) Dokumentasi data perpustakaan masih manual (hardcopy), sehingga tidak bisa bertahan dalam jangka lama, 5) Proses peminjaman, pengembalian dan transaksi yang kurang efisien. Untuk itulah dengan melihat beberapa kelemahan pada sistem manual ini serta kemajuan teknologi sekarang maka perlu dilakukan sebuah sistem informasi perpustakaan e-library. Data perpustakaan dalam bentuk format digital yang diproses secara otomatis pada komputer yang terhubung langsung ke sistem jaringan berbasis Web. Dilengkapi dengan penggunaan barcode dalam proses pengidentifikasian data anggota maupun data dari buku sehingga semakin mempercepat transaksi peminjaman maupun pengembalian buku. RFID digunakan untuk mengamankan buku perpustakaan sehingga tidak ada yang mengambil buku perpustakaan diluar prosedur yang ada.
Kata Kunci : Perpustakaan, Barcode, RFID, Website.
1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Perpustakaan sebagai salah satu sarana yang sangat penting bagi masyarakat khususnya dalam dunia pendidikan dalam memperoleh informasi maupun pengetahuan. Peningkatan pelayanan dalam perpustakaan sangat dibutuhkan untuk mengimbangi perkembangan arus informasi yang serba cepat.
Sekarang ini masyarakat lebih banyak mencari informasi maupun pengetahuan dari website maupun blog-blog yang ada di internet.
Pada saat sekarang ini, perpustakaan kampus III Universitas Bung Hatta Padang masih menggunakan sistem katalog manual yang berbentuk buku dan kartu- kartu yang berisi data dari anggota dan buku perpustakaan. Sistem ini dianggap tidak efisien lagi mengingat pesatnya jumlah dari anggota perpustakaan dan jumlah buku yang semakin banyak. Untuk
mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu program database yang terhubung langsung ke Website sendiri sehingga dapat diakses oleh anggota perpustakaan maupun yang akan mencari informasi ataupun pengetahuan melalui jaringan internet.
Dilengkapi dengan penggunaan sistem barcode dalam pengidentifikasi anggota dan buku perpustakaan yang semakin mempercepat transaksi peminjaman dan pengembalian buku. Teknologi barcode merupakan salah satu teknologi yang dapat secara cepat dan akurat dalam penyediaan informasi. Barcode adalah suatu kode dalam bentuk sejumlah baris tegak. Dalam bahasa Indonesia disebut juga kode baris atau kode batang.
Kode berbentuk baris tegak ini dapat dibaca dengan suatu alat pembaca tertentu yang disebut barcode scanner, dan kemudian hasil yang dibaca oleh barcode scanner tersebut dapat disalurkan kekomputer untuk diolah. Komputer memiliki keunggulan yang nyata untuk mempercepat pengolahan data dalam jumlah yang
2
lebih besar dan merupakan sarana yang dapat membantu suatu sistem informasi memiliki nilai lebih dari sistem yang diolah secara manual.
Pada sistem keamanan buku digunakan RFID dengan jenis UHF (Ultra Hight Frekuensi), karena memiliki kelebihan diantaranya mampu membaca suatu objek data dengan ukuran tertentu tanpa melalui kontak langsung dan tidak harus sejajar dengan objek yang dibaca. Secara umum, identifikasi dengan frekuensi radio adalah teknologi untuk mengidentifikasi seseorang atau objek benda menggunakan transmisi frekuensi radio. Hal ini merupakan satu teknologi pengumpulan data otomatis (ADC=Automatic Data Collection), teknologi tersebut menciptakan cara otomatis untuk mengumpulkan informasi suatu produk, tempat, waktu atau transaksi dengan cepat dan mudah tanpa human error. RFID menyediakan hubungan ke data dengan jarak tertentu, tanpa harus melihat secara langsung.
Identifikasi RFID tidak hanya sekedar kode identifikasi sebagai pembawa data, dapat ditulis dan diperbarui data didalamnya, dimana RFID reader diletakan diatas pintu keluar perpustakaan dan RFID tag sticker ditempelkan disetiap buku perpustakaan.
1.2 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat sistem informasi perpustakaan e-library diperpustakaan kampus III Universitas Bung Hatta Padang dengan tujuan utama untuk:
1. Menyediakan sistem informasi perpustakaan kampus III Universitas Bung Hatta secara komputerisasi.
2. Mempercepat pengidentifikasi id anggota dan id buku dengan menggunakan sistem barcode.
3. Mempermudah anggota perpustakaan dalam mencari buku yang dibutuhkan dengan menggunakan Website.
4. Mempercepat pengolahan data pengunjung, data peminjaman buku, data pengembalian buku, data buku dan data anggota pepustakaan.
5. Memperkuat keamanan buku dengan menggunakan system RFID UHF dengan jarak pembacaan 2 meter.
1.3 Batasan Masalah
Dengan beberapa permasalahan yang ada, maka perlu dilakukan pembatasan masalah untuk tidak meluasnya pembahasan yang timbul. Adapun beberapa batasan masalah, meliputi:
1) Barcode yang digunakan untuk proses pengidentifikasian data anggota dan buku perpustakaan menggunakan barcode dengan jarak pembacaan 10 cm
2) RFID yang digunakan untuk keamanan buku diletakkan pada pintu masuk/keluar perpustakaan menggunakan RFID dengan jarak pembacaan 2 meter.
3) Sistem Informasi Perpustakaan yang dibangun hanya Sistem Informasi Perpustakaan kampus 3 Universitas Bung Hatta saja.
4) Pengaksessan website perpustakaan menggunakan portal FTI Universitas Bung Hatta Padang.
5) Penyediaan database untuk pengelolaan buku, data anggota, peminjaman dan pengembalian buku, serta untuk monitoring dalam perpustakaan dengan menggunakan software MySQL.
2. TINJAUAN PUSTAKA
Pada penelitian ini penulis mencari acuan materi buku dan pada riset-riset sebelumnya, seperti yang tercantum dibawah ini :
1. Yusuf Sulistyo Nugroho dan Abdul Basith(3). 2010. Barcode yang dicantumkan pada suatu buku perpustakaan menyimpan informasi mengenai buku tersebut untuk memudahkan input data buku jika sebuah buku akan dipinjam atau dikembalikan oleh seorang anggota.
3
2. Syakirin Pangaribuan(5). 2010. Dalam membangun perpustakaan modern, baik perpustakaan hybrid maupun perpustakaan digital sangat penting membangun web perpustakaan sehingga katalog dan koleksi dapat ditelusuri secara online menggunakan Web Browser.
3. Dewa Made Wiharta, Putu Ardana , Frederik Nixon Da Rosa Maia(2). 2008.
Bagaimana Tag RFID bekerja dengan kode- kode yang ada di dalamnya dan secara otomatis kode tersebut dapat dibaca oleh reader, kemudian data yang ada akan diolah oleh microcontroller AT89C51 sehingga secara otomatis membuka/menutup suatu kunci pintu.
4. Finnda Ariza(5). 2011. Komputer memiliki keunggulan untuk mempercepat pengolahan data dalam jumlah yang lebih besar melalui sistem pengolahan data dengan menggunakan barcode dan katalog digital.
5. Nanang Ismail, Edi Mulyana, Agung Wahana, L. Nailah Hanum(8). 2011. Untuk meningkatkan mutu layanan public melalui pengembangan e-library sistem yang dikembangkan mengintegrasikan library automation dan digital archive management.
3. METODOLOGI PENELITIAN
Untuk menyelesaikan masalah yang ada dalam pembuatan sistem informasi perpustakaan e-library ini, adapun mekanisme yang harus dilalui yaitu:1. e-library
Penulis mempelajari system informasi perpustakaan e-library, dalam pengidentifikasian anggota dan buku perpustakaan dengan menggunakan rfid yang terhubung langsung ke sistem jaringan berbasis web sebagai sistem penyimpanan datanya
2. Barcode, rfid dan Website
Penulis mempelajari prinsip kerja barcode, sistem Website, hingga cara kerja MySQL sebagai database. Yang meliputi cara pengoperasian dan pemograman serta teori-teori pendukung perancangan.
3. Keamanan buku perpustakaan
Penulis mempelajari sistem keamanan buku perpustakaan menggunakan sistem RFID.
4. Diskusi dan bimbingan
Penulis mendapatkan arahan dan bimbingan dari pembimbing 1 dan pembimbing 2 serta diskusi dengan nara sumber lain yang memiliki pemahaman lebih mengenai perancangan ini.
5. Perencanaan alat perangkat keras dan perangkat lunak
Penulis melakukan perencanaan dimulai dari perancangan barcode dan rfid, serta komponen yang akan dipakai, perancangan kontruksi dan rangkaian pendukung lainnya. Selain itu, penulis juga akan mulai melakukan perancangan perangkat lunak sebagai media kerja dari sistem informasi perpustakaan berbasis web.
4. HASIL PENGUJIAN DAN ANALISA 4.1. Pengujian pembacaan Label Barcode
terhadap Barcode Scanner
Untuk pengujian pembacaan, hal ini dilakukan untuk dapat mengetahui seberapa jauh tingkat pembacaan Barcode Scanner terhadap Label Barcode yang terdapat pada buku dan kartu anggota perpustakaan.
4
Tabel 4.1. Data Pembacaan Barcode Scanner No. Label Barcode pada
buku (cm)
Label Barcode pada kartu (cm)
1 18.8 7
2 18 7.2
3 18.5 7.7
4 17.8 7
5 17.8 7.5
Gambar 4.1. Pembacaan barcode yang terdapat pada kartu anggota yang ditampilkan pada Delphi 7
Gambar 4.2. Pembacaan barcode yang terdapat pada buku yang ditampilkan pada Delphi 7
4.2. Pengujian Pembacaan RFID Tag terhadap
RFID ModuleUntuk pengujian pembacaan, hal ini dilakukan untuk dapat mengetahui seberapa jauh tingkat pembacaan RFID Module terhadap Tag nya.
Tabel 4.2. Data pembacaan Rfid Tag Sticker
No.
Jarak Pembacaan
(cm)
Rfid Tag Sticker Didalam Tas
Rfid Tag Sticker Diluar Tas 1 200 Tidak Terbaca Terbaca
2 180 Terbaca Terbaca
3 160 Terbaca Terbaca
4 140 Terbaca Terbaca
5 120 Terbaca Terbaca
6 100 Terbaca Terbaca
7 80 Terbaca Terbaca
8 60 Terbaca Terbaca
9 40 Terbaca Terbaca
10 20 Terbaca Terbaca
Gambar 4.3. Pembacaan 3 kode Rfid Tag Sticker yang yang berbeda ditampilkan pada Delphi 7
4.3. Pengujian Konektifitas Delphi – Basis Data
Pengujian konektifitas Delphi – Basis Data merupakan sebuah pengujian hubungan antara aplikasi buatan Delphi terhadap basis data yang telah dibuat.Gambar 4.4. Register Form yang telah berisi data
5
Gambar 4.5. Data yang telah di isi disimpan kedalam basisdata
4.4. Pengujian Konektifitas Situs Web – Basis Data
Pada pengujian kali ini, akan dilakukan sebuah pengujian konektifitas dari web ke basis data. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah konektivitas dari situs web dan basis data dapat terhubung atau tidak.
Gambar 4.6. Menu login aggota perpustakaan di Website
Gambar 4.7. Menu Awal Saat Anggota Berhasil Login
4.5. Pengujian Sistem Keseluruhan yang dihubungkan ke
Interfaceyang ditampilkan pada Delphi
Pada pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah perangkat keras (hardware) terhubung dengan baik dengan perangkat lunak (software) dan sesuai dengan fungsi yang telah dirancang. Pertama barcode scanner akan mengidentifikasi data anggota dan data buku perpustakaan. Data anggota dan buku yang telah diindentifikasi tersebut akan disimpan kedalam database MySql yang telah dibuat. Anggota perpustakaan yang akan meminjam buku akan melakukan proses peminjaman ke petugas perpustakaan.
Petugas perpustakaan dengan mudah dan cepat mengidentifikasi data anggota dan buku yang sebelumnya sudah disimpan di dalam database, sehingga tidak akan ada kekeliruan dan tidak memakan waktu yang cukup lama dalam pencarian datanya.
Apabila ada anggota perpustakaan yang mengambil buku perpustakaan tanpa melakukan proses peminjaman terlebih dahulu maka Rfid Reader yang terdapat pada pintu keluar perpustakaan akan mendeteksi Rfid Tag Sticker yang terdapat pada buku dan mengirim sinyal ke komputer untuk menghidupkan alarm pada box Mikrokontroller.
Gambar 4.8. Foto keseluruhan alat saat pengujian
6 5. KESIMPULAN
Berdasarkan pengujian dan penelitian yang telah dilakukan pada sistem ini, didapatkan beberapa kesimpulan, yaitu :
1. Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Kampus III Universitas Bung Hatta adalah dengan menggunakan:
1) Sistem Barcode, untuk proses identifikasi data anggota maupun data buku perpustakaan.
2) Sistem RFID, sebagai alat keamanan buku perpustakaan (Security Gate).
3) Delphi7, apliakasi yang dibuat untuk petugas perpustakaan.
4) Website, untuk memonitoring dan memesan buku perpustakaan oleh anggota perpustakaan.
2. Untuk proses pembacaan label barcode terhadap barcode scanner, didapatkan jarak rata-rata berikut :
1) Proses pembacaan label barcode pada buku yaitu 18.18 cm
2) Proses pembacaan label barcode pada kartu anggota, yaitu 7.28 cm
3. Untuk proses pembacaan kode pada Rfid Reader UHF, didapatkan jarak pembacaan maksimal berikut :
1) Proses pembacaan rfid tag sticker yang dimasukan kedalam tas, yaitu 200 cm
2) Proses pembacaan rfid tag stiker yang tidak menggunakan tas (diluar tas), yaitu 180 cm
4. Pada saat proses pembacaan label barcode dilakukan, sebaiknya menggunakan label barcode yang bersih dan tidak rusak, karena akan mempengaruhi proses pembacaan dan jarak pembacaan.
5. Semakin besar penghalang antara rfid tag dengan antenna rfid, maka semakin pendek jarak pembacaan Rfid itu.
6. Proses menyamakan waktu tunda antara aplikasi Delphi dan RFID Module telah menciptakan sebuah sistem dengan tingkat akurasi yang baik.
7. Situs web mampu memperbaharui data secara berkala dengan baik.
6. DAFTAR PUSTAKA
1. Doni Saputra, Dedy Cahyadi, Awang Harsa Kridaklasana. 2010. “Sistem Otomasi Perpustakaan dengan Menggunakan Radio Frequency Identification (RFID)”.Universitas Mulawarman. Samarinda.
2. Dewa Made Wiharta, Putu Ardana, Fredik Nixon Da Rosa Maia. 2008. “Kunci Pintu Otomatis Menggunakan Aplikasi RFID Card. Universitas Udayana. Denpasar, Bali.
3. Maryono. 2005. “Dasar-Dasar Radio Frequency Identification (RFID) Teknologi yang Berpengaruh di Perpustakaan. Media informasi Vol. XIV No. 20.
4. Nitra Febria Jamal. 2009. “Desain Web Dinamis Menggunakan Macromedia Dreamweaver 8 pada SMS Kartika 1-1 Medan”. USU. Medan
5. Syakirin Pangaribuan. 2010. “Pengelolaan Perpustakaan Digital”. IAIN. Medan.
6. Yusuf Sulistyo Nugroho, Abdul Basith. 2010.
“Pemanfaatan Barcode untuk Transaksi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta”. Kartasura, Surakarta
7. Jurusan Teknik Perkapalan. 2011. “Buku Panduan (Reference Manual) Sistem Informasi Perpustakaan (SIP)”. UNDIP. Semarang
7
8. Nanang Ismail, Edi Mulyana, Agung Wahana, L.
Nailah Hanum. 2011. “Pembanguna Sistem e- Library Berbasis Free Open Source Sofware (FOSS) untuk Peningkatan Layanan Perpustakaan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung”. UIN Sunan Gunung Djati. Bandung
9. Hafizh Arrela, S.T. 2013. “Perancangan Sistem Informasi Presensi Menggunakan Piranti Kartu Cerdas Berbasis Web. Universitas Bung Hatta.
Padang.
10. Daniel Dwi Rahma. “Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web pada SMA N 2 Pare Kabupaten Kediri”. ITS. Surabaya
11. Satria Mantiko Alam, S.T. 2012. “Perancangan Sistem Absensi Mahasiswa Menggunakan Rfid”.
Universitas Bung Hatta. Padang.
12. “Sistem Jaringan”.
https://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer.
Tanggal Akses: 27 Juli 2013.
13. “MySQL”. http://id.wikipedia.org/wiki/MySQL.
Tanggal Akses: 27 Juli 2013