PENGARUH DOSIS INOKULUM DAN LAMA FERMENTASI CAMPURAN KULIT BUAH KOPI DAN AMPAS TAHU DENGAN KAPANG Phanerochaete chrysosporium TERHADAP PERUBAHAN BAHAN KERING, PROTEIN KASAR DAN RETENSI NITROGEN.
Teks penuh
Dokumen terkait
DIFtrRMENTASI DtrNCAN TETTJNC ONCO]IT PADA. I}EDERAPA DOSIS INOKULUM
Hasil analisis ragam menunjukan bahwa fermentasi campuran LBDATF dengan komposisi inokulum Phanerochaete chrysosporium dan Neurospora crassa memberikan pengaruh yang
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hipotesis (fermentasi dengan kapang Phanerochaete chrysosporium dan Neurospora crassa 2:1) dari penelitian ini
Untuk menghasilkan tepung kulit buah markisa yang berkualitas dan. mengetahui pengaruh dosis dan lama fermentasi yang berbeda terhadap
Analisis Keragaman Pengaruh Dosis dan Lama Fermentasi yang berbeda terhadap Kerapatan Pemadatan Tumpukan tepung kulit buah markisa... Analisis Keragaman Pengaruh Dosis
Hasil penelitian diperoleh bahwa dosis inokulum Bacillus licheniformis dan lama fermentasi yang optimal untuk menghasilkan kandungan protein kasar tertinggi dan serat kasar
Kesimpulannya, kualitas gizi terbaik dari fermentasi campuran dedak padi dan darah dengan Bacillus amyloliquefaciens diperoleh pada dosis 3% dan lama fermentasi 3 hari,
Pengaruh komposisi inokulum Phanerochaete chrysosporium dan Neurospora crassa terhadap lignin, selulosa, hemiseluosa, dan kecernaan serat kasar dari campuran limbah kulit