• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Rencana Strategis Dinas Pemuda Olahraga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR. Rencana Strategis Dinas Pemuda Olahraga"

Copied!
73
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Rencana Strategis Dinas Pemuda Olahraga i Puji dan Syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan YME yang telah melimpahkan Rahmat dan RidhoNya, sehingga penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan Periode 2018 – 2023 dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangkalan secara filosofis bertolak dari cara pandang (Perspektif) terhadap realitas problematika daerah Kabupaten Bangkalan. Kebijakan dasar Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan berpola sinergis dan sebisa mungkin memberikan peluang solusi yang lebih lapang, seirama dengan rentang permasalahan yang lingkup kepemudaan dan keolahragaan akibat era globalisasi.

Kebijakan–kebijakan dalam Renstra pada dasarnya mengandalkan program-program, antara lain Program-program tersebut merupakan respon dari permasalahan yang telah disebutkan yang aktual, sekaligus secara proaktif mencari solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi. Dengan kata lain program-program tersebut tidak saja mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan, tetapi sekaligus menjadi Solution Maker bagi permasalahan dan lemahnya Sumber Daya Manusia (SDM).

Keberadaan program-program tersebut dalam peta Demografis Indonesia sesungguhnya amat strategis, dengan demikian semestinya diposisikan sebagai “social category” dan bukan merupakan “political category”. Secara filosofis, sebagai Social category hendaknya dipahami sebagai konsep yang memposisikan sebagai asset sosial atau asset bangsa yang paling strategis. Untuk itu, semestinya jiwa kepeloporan dan partisipasi terus menerus ditingkatkan pembinaanya dalam kontek Pembangunan Nasional menuju kesejahteraan dan keadilan sosial sesuai tujuan negara sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.

Sedang kebijakan dalam bidang Kepemudaan dan Keolahragaan, dalam Renstra Dispora, diposisikan pada upaya-upaya melakukan peningkatan prestasi olahraga dan keserasian pemuda dalam dimensi yang lebih luas. Hal ini mengandung makna bahwa kebijakan Kepemudaan Keolahragaan, yang dilahirkan oleh Dinas Pemuda Dan Olahraga, diarahkan untuk meningkatkan prestasi Keolahragaan dan Keserasian kepemudaan Kabupaten

(3)

Rencana Strategis Dinas Pemuda Olahraga ii Secara fungsional, Renstra ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dan Pedoman dalam Pelaksanaan tahunan Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan.

Renstra ini juga dapat memberikan arah dalam pelaksanaan Disentralisasi dan Otonomi Daerah terutama dalam penyusunan kebijakan Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan bidang Pemuda Dan Olahraga di Tingkat Kabupaten Bangkalan.

Bangkalan, Januari 2019

KEPALA DINAS PEMUDA OLAHRAGA KABUPATEN BANGKALAN

Drs. MOH. SAAD ASJARI, MM Pembina Utama Muda NIP. 196102101980031006

(4)

Rencana Strategis Dinas Pemuda Olahraga iii

Kata Pengantar ... i

Daftar Isi ... iii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Landasan Hukum ... 3

1.3 Maksud dan Tujuan... 4

1.3.1 Maksud ... 4

1.3.2 Tujuan ... 4

1.4 Sistimatika Penulisan ... 5

BAB II GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH ... 7

2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi ... 7

2.2 Sumber Daya Dinas Pemuda Olahraga ... 22

2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Pemuda Olahraga ... 25

2.3.1. Pengertian Pelayanan Publik ... 25

2.3.2 Prinsip-prinsip Pokok Pelayanan Publik ... 25

2.3.3. Dimensi Pelayanan Publik ... 27

2.3.4. Pengembangan Kualitas Pelayanan Publik ... 28

2.3.5. Kinerja Pelayanan Dinas Pemuda Olahraga Saat Ini ... 30

2.3.6. Proyeksi Kinerja Pelayanan Dinas Pemuda Olahraga Di Masa Yang Akan datang ... 36

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah ... 36

BAB III PERMASALAHAN DAN ISUE-ISUE STRATEGIS PERANGKAT DAERAH ... 38

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas Dan Fungsi SKPD ... 38 3.2. Telahaan Visi, Misi Dan Program Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah

(5)

Rencana Strategis Dinas Pemuda Olahraga iv

3.4. Penentuan Isue-isue Strategis ... 44

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN ... 45

4.1 Tujuan Dan Sasaran ... 45

BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN ... 48

5.1 Strategi Dan Kebijakan ... 48

BAB VI RENCANA PROGRAM & KEGIATAN SERTA PENDANAAN ... 54

6.1 Rencana Progran Dan Kegiatan Pokok ... 54

BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN ... 64

7.1 Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan ... 64

BAB VIII PENUTUP ... 66

LAMPIRAN ... 68

(6)

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Rencana Strategis Perubahan Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan akan memberikan arah dan prioritas pada pembangunan untuk kurun waktu 2018-2023. Perubahan ini dikarenakan adanya perubahan SOTK baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Rencana Strategis tidak terikat pada kuantitas dan kualitas kelembagaan atau organisasi pemerintah yang ada, tetapi lebih melihat pada urgensitas masalah yang harus segera ditangani secara sistematis terpadu dan berkesinambungan.

Terkait uraian tersebut di atas, Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan memandang perlu menyusun Rencana Strategis (Renstra) untuk kurun waktu 5 tahun secara konprehensif, yang pada dasarnya menggambarkan korelasi antara tugas pokok, kewenangan, visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi pencapaian tujuan, serta program dan kegiatan.

Rencana Strategis (Renstra) ini merupakan acuan dan pedoman dari seluruh jajaran penyelenggara program pemberdayaan siswa, pemuda, masyarakat, baik Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan bidang Pemuda Dan Olahraga tahun 2018 sampai dengan tahun 2023.

Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) diharapkan dapat mendorong partisipasi luas sejak dini, yang pada akhirnya dapat menciptakan rasa memiliki, rasa tanggung jawab bersama dan mengembangkan budaya transparansi dalam merencanakan dan melaksanakan program pembangunan yang telah ditetapkan.

Adapun Renstra ini disusun dengan mempertimbangkan aspek legalitas, prioritas, perimbangan kewenangan Pusat dan Daerah, terutama dalam era Otonomi Pembangunan dan aspek tehnik perencanaan strategis, serta melalui proses identifikasi masalah terhadap kondisi nyata kepemudaan, olahraga, yang selanjutnya dirumuskan dalam prioritas kebijakan pembangunan daerah untuk kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan.

Dengan adanya otonomi daerah, Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan memiliki wewenang lebih luas di dalam merencanakan dan melaksanakan setiap

(7)

2 kebijakan di tingkat daerah kecuali urusan yang ditetapkan menjadi kewenangan Pusat dan Propinsi (UU No. 32/2004). Prinsip-prinsip dasar yang terdapat dalam UU No.

32/2004 ini meliputi: demokrasi, peran serta masyarakat, pemerataan dan keadilan serta keragaman dan potensi daerah.

Dari prinsip-prinsip dasar tersebut di atas, jelas terlihat bahwa semua tindakan kebijakan yang diimplementasikan diera otonomi diorientasikan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi dan sumber daya lokal.

Kesejahteraan rakyat pada hakikatnya dapat diwujudkan melalui pencapaian hasil kegiatan pembangunan yang dilakukan secara berkesinambungan. Upaya untuk mendorong pembangunan di Kota Bangkalan adalah suatu hal yang sangat kompleks dan tidak mungkin dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan manajemen yang parsial dan sektoral. Untuk mendorong pembangunan di Kota Bangkalan dibutuhkan suatu pendekatan yang sistemik dan sistematis yang lebih menekankan perhatian pada aspek-aspek yang fundamental dan strategis. Dengan demikian diharapkan seluruh elemen masyarakat Kota Bangkalan akan mendapatkan kesempatan dan peluang dasar yang sama untuk dapat berperan aktif dalam kegiatan pembangunan untuk mewujudkan visi dan misi Kota Bangkalan.

Rencana strategis tersebut harus mempunyai kebijakan, strategi dan program pembangunan yang dapat mensinergikan sumber daya dan potensi dengan peluang pengembangan wilayah yang dimiliki. Sumber daya tersebut bersifat spesifik lokal yang meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, serta sumber-sumber pendapatan daerah yang potensial. Di era otonomi daerah ini, kemampuan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan didalam mengelola seluruh potensi yang ada akan sangat menentukan perkembangan Kota Bangkalan ke arah yang diinginkan.

Rencana strategis tersebut kemudian wajib dikomunikasikan ke seluruh elemen yang terlibat untuk membantu mengarahkan semua kegiatan yang dilakukan oleh elemen tersebut untuk memajukan kegiatan pembangunan di Bidang Pemuda Dan Olahraga di Kota Bangkalan. Selanjutnya, sangat pula dibutuhkan adanya iklim dan lingkungan yang kondusif yang didukung oleh tegaknya penegakan hukum (Law Enforcement) dan diterapkannya prinsip-prinsip Good Governance di lingkungan masyarakat maupun lingkungan pemerintahan untuk meningkatkan pastisipasi masyarakat (Investor) Kota Bangkalan.

Proses penyusunan Rencana Strategis memerlukan keterlibatan dari seluruh elemen yang terkait dan berkepentingan dengan organisasi baik dari internal maupun

(8)

3 external organisasi. Keterlibatan semua pihak di dalam pembuatan rencana strategis diharapkan dapat meningkatkan komitmen dan motivasi semua pihak untuk melaksanakan rencana strategis yang telah dibuat secara fokus dan konsisten serta meningkatan akuntabilitas dan rasa pertanggungjawaban terhadap pencapaian sasaran dan target yang telah ditetapkan.

1.2 LANDASAN HUKUM

Renstra Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan Tahun 2018- 2023 disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan sebagai berikut :

1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

2. Undang-undang nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, tambahanlembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran negara republik Indonesia tahun 2019 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6322);

4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 310);

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan

(9)

4 Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1312);

6. Peraturan Daerah Kabupaten Bangkalan Nomor 10 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bangkalan Tahun 2009-2029 (Lembaran daerah Kabupaten Bangkalan Tahun 2009 Nomor 1/D);

7. Peraturan Daerah Kabupaten Bangkalan Nomor 12 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) kabupaten Bangkalan Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Tahun 2011 Nomor 1/D);

8. Peraturan Daerah Kabupaten Bangkalan Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat daerah (Lembaran daerah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016 Nomor 1/D);

9. Peraturan Daerah Kabupaten Bangkalan Nomor 1 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Bangkalan Tahun 2018-2023 tanggal 22 Mei 2019 (Lembaran Daerah Kabupaten Bangkalan Tahun 2019 Nomor ).

10. Peraturan Bupati Bangkalan Nomor 51 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga.

11. Perbup No. 8 Tahun 2019 tentang Renstra Perangkat Daerah Tahun 2018-2023 di Lingkungan Pemkab Bangkalan tanggal 22 April 2019

1.3 MAKSUD DAN TUJUAN 1.3.1 Maksud

Maksud penyusunan Renstra Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan 2018-2023 ini adalah untuk menyediakan acuan, arahan kebijakan dalam penetapan tahapan program dan kegiatan tahunan daerah yang isi dan substansinya mencakup indikasi rencana program dan kegiatan, sumber pembiayaan, baik APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten.

1.3.2 Tujuan

Berdasarkan pertimbangan ini, maka Renstra Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan 2018-2023 ini disusun dengan tujuan sebagai berikut :

1. Menyediakan satu acuan resmi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menentukan prioritas program dan kegiatan tahunan.

(10)

5 2 Menyediakan satu tolok ukur untuk mengukur dan melakukan evaluasi

kinerja tahunan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (PD).

3 Menjabarkan gambaran tentang kondisi umum daerah sekarang dalam konstelasi regional dan nasional sekaligus memahami arah dan tujuan yang ingin dicapai dalam rangka mewujudkan visi dan misi daerah.

4 Memudahkan seluruh jajaran aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan dalam mencapai tujuan dengan cara menyusun program dan kegiatan secara terpadu, terarah dan terukur.

5 Memudahkan seluruh jajaran aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan untuk memahami dan menilai arah kebijakan, program dan kegiatan operasional tahunan dalam rentang waktu lima tahunan.

1.4 SISTIMATIKA PENULISAN

Rencana Strategis Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan disusun dengan sistimatika penulisan sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini bersifat uraian secara umum keberadaan Latar Belakang, Maksud dan Tujuan, Landasan Hukum, Hubungan Renstra Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan dengan Dokumen Perencanaan Lainnya dan Sistematika Penulisan

BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA Bab ini berisi tentang gambaran umum pelayanan PD.

BAB III PERMASALAHAN DAN ISUE-ISUE STRATEGIS PERANGKAT DAERAH

Bab ini berisi uraian mengenai permasalahan serta Isue-Isue Strategis yang dihadapai dari Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan.

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN

Bab ini berisi tentang Tujuan dan Sasaran Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan.

BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

Bab ini berisi penjelasan tentang strategi dan arah kebijakan dalam periode lima tahun dirinci menurut lokalitas Dinas Pemuda Dan Olahraga, lintas PD, dan kewilayahan dengan rincian sebagaimana terlampir dalam Tabel.

(11)

6 BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN

Bab ini berisi tentang rencana program kegiatan serta pendanaan Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan yang disajikan dalam bentuk tabel.

BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN

Bab ini berisi tentang rencana kinerja penyelanggaran berdasarkan dari tujuan dan sasaran Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan yang disajikan dalam bentuk tabel.

BAB VIII PENUTUP

Bab ini Saran dan Kesimpulan serta catatan dan harapan Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan.

(12)

7

BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA

2.1. TUGAS, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI

Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Bangkalan Nomor 51 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Dinas Pemuda Dan Olahraga dijabarkan sebagai berikut :

1. Kedudukan

Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan dipimpin oleh Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati Bangkalan.

2. Tugas

Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan mempunyai tugas pokok, membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah bidang kepemudaan dan olahraga.

3. Fungsi

Dalam menyelenggarakan tugasnya, Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan mempunyai fungsi sebagai berikut :

a. Perumusan kebijakan daerah dibidang Kepemudaan dan Olahraga b. Pelaksanaan kebijakan daerah bidang kepemudaan dan olahraga

c. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan daerah bidang kepemudaan dan olahraga d. Pelaksanaan administrasi Dinas daerah bidang kepemudaan dan olahraga

e. Pelaksana fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya.

Untuk melaksanakan Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan, sesuai Peraturan Bupati Nomor 51 Tahun 2016 adalah sebagai berikut :

1. Kepala Dinas 2. Sekretariat

a. Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan;

b. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;

3. Bidang Layanan Kepemudaan

(13)

8 a. Seksi Pemberdayaan Pemuda;

b. Seksi Pengembangan Pemuda.

c. Seksi Infrastruktur dan Kemitraan Pemuda 4. Bidang Pembudayaan Olah Raga

a. Seksi Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga;

b. Seksi Olahraga Rekreasi, Tradisional dan layanan khusus c. Seksi Kemitraan dan Penghargaan Olahraga

5. Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga

a. Seksi Pembibitan, IPTEK, dan Tenaga Keolahragaan b. Seksi Promosi Olahraga dan Olahraga Prestasi c. Seksi Standarisasi dan Infrastruktur Olahraga

6. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sarana dan Prasarana Olahraga Serta Taman Rekreasi Kota

Sekretariat dan Bidang sebagaimana dimaksud diatas dipimpin oleh seorang Sekretaris dan Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas.

Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk oleh Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas.

Adapun Struktur Organisasi Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan adalah sebagai berikut :

(14)

9 Gambar 2.1 Struktur Organisasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangkalan

K E P A L A

Drs. MOHAMMAD SAAD ASJARI, MM.

PEMBINA UTAMA MUDA (IV/c) NIP. 19610210 198003 1 006

STRUKTUR ORGANISASI

DINAS PEMUDA DAN OLAH RAGA KABUPATEN BANGKALAN

S E K R E T A R I S MOAWI ARIFIN, S. STP PEMBINA TINGKAT I (IV/b) NIP. 19800212 199810 1 001 KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

KASUBBAG. UMUM DAN KEPEGAWAIAN AGUNG NURHIDAYAT, ST, MM

PENATA (III/c) NIP. 19810408 200903 1 003

KABID PENINGKATAN PRESTASI OLAH RAGA Drs. SAIFULLAH, M.Pd

PEMBINA (IV/a) NIP. 19640224 198703 1008 KASUBBAG. PERENCANAAN DAN KEUANGAN UNTUNG IRIANTO CHERY KANDRADJAJA, SE

PENATA (III/c) NIP. 19640323 199202 1 001

KASI PEMBIBITAN, IPTEK, DAN TENAGA KEOLAHRAGAAN SYAHRIANTONO, SE

PENATA (III/c) NIP. 19671211 199202 1 002

KASI PROMOSI OLAH RAGA DAN OLAH RAGA PRESTASI

Ir. SRI INDRA VARUNA PEMBINA (IV/a) NIP. 19640309 199412 2 001

KASI STANDARISASI DAN INFRASTRUKTUR OLAH RAGA

SYAIFUL ARIF, SE PENATA (III/c) NIP. 19730114 200701 1 007 KABID PEMBUDAYAAN OLAH RAGA

SUJONO, S. Pd., MM PEMBINA (IV/a) NIP. 19640414 198504 1 003

KASI OLAH RAGA PENDIDIKAN DAN SENTRA OLAH RAGA

RUSDI HANZYAH, S.Sos PENATA (III/c) NIP. 19721214 200903 1 001

KASI OLAH RAGA REKREASI, TRADISIONAL, DAN LAYANAN KHUSUS ABDUL FAHRI ARIEF, S.Sos

PENATA (III/c) NIP. 19750210 200312 1 011

KASI KEMITRAAN DAN PENGHARGAAN OLAH RAGA

RUSDIANSYAH DJAMIL, S.Sos PENATA (III/c) NIP. 19820524 200801 1 005 KABID LAYANAN KEPEMUDAAN

Drs . ALI SODIKIN, M. H.

PEMBINA (IV/a) NIP. 19650129 199203 1 009

KASI PEMBERDAYAAN PEMUDA

KASI INFRASTRUKTUR DAN KEMITRAAN PEMUDA

MOHAMMAD SOLEH, SE PENATA Tk.I (III/d) NIP. 19750319 200604 1 006 KASI PENGEMBANGAN PEMUDA

RIJANTO, SE PEMBINA (IV/a) NIP. 19621124 198503 1 006

(15)

10 Selanjutnya, sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 51 Tahun 2017, maka dapat dijabarkan secara rinci tugas pokok dan fungsi masing-masing bagian:

1. Kepala Dinas

Berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati dan mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam rangka melaksanakan urusan pemerintahan di bidang kepemudaan, olahraga, berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan.

2. Sekretariat

Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan koordinasi perencanaan, evaluasi dan pelaporan program Dinas Pemuda Dan Olahraga serta pengelolaan keuangan dan umum yang meliputi kegiatan kepegawaian, surat- menyurat, pengadaan perlengkapan, rumah tangga, humas dan keprotokolan serta perjalanan dinas.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Sekretariat juga mempunyai fungsi :

a. Penyiapan bahan koordinasi, pengolahan data dan penyusunan program kerja di lingkungan Dinas.

b. Penyiapan bahan administrasi, evaluasi, dan pelaporan keuangan di lingkungan Dinas.

c. Pengelolaan administasi kepegawaian di lingkungan Dinas.

d. Pengelolaan perlengkapan, surat-menyurat, kearsipan, rumah tangga, perjalanan dinas, kehumasan dan keprotokolan di lingkungan Dinas.

e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Sekretariat terdiri dari tiga sub bagian dan masing-masing sub bagian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian dan bertanggung jawab kepada Sekretaris.

a. Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan;

Sub Bagian perencanaan dan keuangan mempunyai tugas melakukan pengumpulan bahan penyusunan program bidang kepemudaan, olahraga, serta melakukan evaluasi dan pelaporan.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai uraian tugas sebagai berikut :

a. Menyusun rencana kegiatan dan anggaran subbagian perencanaan dan keuangan.

(16)

11 b. Melakukan penyiapan bahan dalam rangka penyusunan kebijakan proggram

dan pelaporan.

c. Melakukan penyusunan anggaran

d. Melakukan pengelolaan dan penatausahaan keuangan e. Melakukan pelaksanaan akutansi dan verifikasi keuangan

f. Melakukan kegiatan perbendaharaan, pengelolaan penerimaan daerah bukan pajak dan pelaporan keuangan.

g. Menyiapkan bahan dan melaksanakan evaluasi realisasi anggaran h. Melakukan penyusunan pelaporan keuangan

i. Melakukan monitoring dan evaluasi serta laporan kegiatan j. Melakukan penyelesaian tindak lajut hasil pemeriksaan

k. Menyusun Rencana Strategis, Rencana Kinerja, Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, Perjanjian Kinerja

l. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran, dan Dokumen Perubahan Pelaksanaan anggaran

m. Menyusun dan melaksanakan Standar Pelayanan (SP), dan Standar Operasional Prosedur (SOP)

n. Melaksanakan sistem pengendali internal (SPI) dan

o. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Dinas sesuai dengan tugasnya.

b. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;

Sub Bagian Umum mempunyai tugas melakukan pengumpulan bahan dan pengelolaan tata usaha umum dan tata usaha kepegawaian.

Dalam melaksanakan tugasnya, Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai uraian tugas :

a. Menyusun rencana kegiatan dan anggaran subbagian umum dan kepegawaian

b. Melakukan urusan rumah tangga dan perlengkapan

c. Melakukan pengelolaan dan penatausahaan barang milik daerah d. Melakukan evaluasi kelembagaan dan ketatalaksanaan

e. Melakukan urusan tata usaha kepegawaian, disiplin pegawai dan evaluasi kinerja pegawai

(17)

12 f. Melakukan telaahan dan penyiapan bahan penyusunan peraturan perundang-

undangan

g. Melakukan urusan ketatausahaan, kearsipan, kehumasan dan pengelolaan informasi publik

h. Melakukan penyimpanan, pemilahan, pemindahan dan penjadwalan retensi serta pemusnahan arsip

i. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Perubahan Pelaksana Anggaran (DPPA)

j. Menyusun dan melaksanakan Standar Pelayanan (SP), dan Standar Operasional Prosedur (SOP)

k. Melaksanakan sistem pengendali internal (SPI) dan

l. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Dinas sesuai dengan tugasnya.

3. Bidang Layanan Kepemudaaan

Bidang Layanan Kepemudaaan mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan, mengoordinasikan, mengendalikan dan

mengevaluasi bidang penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan kepemimpinan, kepeloporan, kewirausahaan, wawasan dan kreativitas.

Bidang Layanan Kepemudaan, mempunyai fungsi:

a. Pelaksanaan penyusunan program kerja bidang layanan kepemudaan;

b. Perumusan Kebijakan di bidang pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda dan infrastruktur kemitraan pemuda;

c. Pengooordinasian dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda, dan infrastruktur kemitraan pemuda;

d. Penyusunan normal standar, prosedur, dan kriteria di bidang pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda, dan infrastruktur kemitraan pemuda;

e. Pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan di bidang pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda, dan infrastruktur kemitraan pemuda;

f. Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda, dan infrastruktur kemitraan pemuda;

g. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda, dan infrastruktur kemitraan pemuda;

(18)

13 h. Pelaksanaan administrasi bidang layanan kepemudaan;

i. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA);

j. Menyusun dan melaksanakan Standar Pelayanan (SP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP);

k. Melaksanakan Sistem Pengendalian Intern (SPI); dan

l. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Pemuda terdiri dari tiga seksi dan masing-masing seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang.

a. Seksi Pemberdayaan Pemuda;

Dalam melaksanakan tugasnya, seksi pemberdayaan pemuda mempunyai uraian tugas :

a. menyusun rencana kegiatan dan anggaran Seksi Pemberdayaan Pemuda;

b. menyiapkan perumusan kebijakan fasilitasi di bidang pemberdayaan pemuda;

c. menyiapkan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang Pemberdayaan Pemuda;

d. menyiapkan penyusunan norma, standars, prosedur dan kriteria di bidang Pemberdayaan Pemuda;

e. menyiapkan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang Pemberdayaan Pemuda;

f. melaksanakan pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan kebijakan di bidang Pemberdayaan Pemuda;

g. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA);

h. menyusun dan melaksanakan Standar Pelayanan (SP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP);

i. melaksanakan Sistem Pengendalian Intern (SPI); dan

j. melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sesuai dengan tugasnya.

b. Seksi Pengembangan Pemuda.

Dan mempunyai uraian tugas :

a. Menyusun rencana kegiatan dan anggaran seksi pengembangan pemuda

(19)

14 b. Menyiapkan Perumusan kebijakan fasilitasi di bidang Pengembangan

Pemuda;

c. Menyiapkan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di Bidang Pengembangan Pemuda;

d. Menyiapkan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria di Bidang Pengembangan Pemuda;

e. Menyiapkan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di Bidang Pengembangan Pemuda;

f. Melaksanakan pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan kebijakan di Bidang Pengembangan Pemuda;

g. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA);

h. Menyusun dan melaksanakan Standar Pelayanan (SP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP);

i. Melaksanakan Sistem Pengendalian Intern (SPI); dan

j. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sesuai dengan tugasnya

4. Bidang Pembudayaan Olahraga

Bidang Pembudayaan Olahraga mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan, mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi bidang pelayanan olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi dan olahraga khusus secara berjenjang, bertahap dan berkesinambungan. Dalam melaksanakan tugasnya bidang pembudayaan olahraga mempunyai fungsi :

a. Pelaksanaan penyusunan program kerja bidang Pembudayaan Olahraga

b. Perumusan kebijakan di bidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan pembinaan sentra olahraga, pengelolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, serta kemitraan dan penghargaan olahraga.

c. Pengoordinasian dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan pembinaan sentra olahraga, pengelolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus serta kemitraan dan penghargaan olahraga.

(20)

15 d. Penyusunan norma standart, prosedur dan kriteria di bidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan pembinaan sentra olahraga, pengelolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, serta kemitraan dan penghargaan olahraga.

e. Pemantauan, analisis, evaluasi dan pelaporan di bidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan pembinaan sentra olahraga, pengelolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, serta kemitraan dan penghargaan olahraga.

f. Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan pembinaan sentra olahraga, pengelolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, serta kemitraan dan penghargaan olahraga.

g. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan pembinaan sentra olahraga, pengelolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, serta kemitraan dan penghargaan olahraga.

h. Pelaksanaan administrasi kepala bidang pembudayaan olahraga

i. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Olahraga terdiri dari tiga seksi dan masing-masing seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang.

a. Seksi Olah Raga Pendidikan dan Sentra Olahraga;

Seksi olahraga pendidikan dan sentra olahraga mempunyai uraian tugas :

a. Menyusun rencana kegiatan dan anggaran seksi olahraga pendidikan dan sentra olahraga.

b. Penyiapan perumusan kebijakan fasilitasi di bidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pembinaan sentra olahraga

c. Penyiapan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang olahraga pendidikan dan pembinaan sentra olahraga

d. Penyiapan penyusunan norma, standart, prosedur dan kriteria di bidang olahraga pendidikan dan pembinaan sentra olahraga

e. Penyiapan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang olahraga pendidikan dan pembinaan sentra olahraga

(21)

16 f. Pemantauan, analisis, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan di

bidang olahraga pendidikan dan pembinaan sentra olahraga

g. Melaksanakan Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) dan Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA)

h. Menyusun dan melaksanakan Standart Pelayanan (SP) dan Standart Operasional Prosedur (SOP)

i. Melaksanakan Sistem Pengendalian Intern (SPI)

j. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sesuai dengan tugasnya.

b. Seksi Olahraga Rekreasi, Tradisional dan Layanan Khusus

Seksi Olahraga Rekreasi, Tradisional dan Layanan Khusus mempunyai uraian tugas :

a. menyusun rencana kegiatan dan anggaran Seksi Olahraga Rekreasi, Tradisional, dan Layanan Khusus;

b. menyiapkan perumusan kebijakan fasilitasi di bidang olahraga rekreasi, tradisional dan layanan khusus;

c. menyiapkan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaana kebijakan di bidang olahraga melunasi, tradisional dan layanan khusus

d. menyiapkan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang olahraga rekreasi, tradisional dan layanan khusus;

e. menyiapkan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang olahraga rekreasi, tradisional dan layanan khusus;

f. melaksanakan pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan kebijakan di bidang olahraga rekreasi, tradisional dan layanan khusus;

g. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA);

h. menyusun dan melaksanakan Standar Pelayanan (SP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP);

i. melaksanakan Sistem Pengendalian intern (SP1); dan . melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sesuai dengan tugasnya.

c. Seksi Kemitraan dan Penghragaan Olahraga

(22)

17 Seksi Kemitraan dan Penghragaan Olahraga mempunyai uraian tugas :

a. menyusun rencana kegiatan dan anggaran Seksi Kemitraan dan Penghargaan Olah Raga;

b. menyiapkan perumusan kebijakan fasilitasi di bidang kemitraan dan penghargaan olah raga;

c. menyiapkan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaana kebijakan di bidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

d. menyiapkan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

e. menyiapkan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

f. melaksanakan pemantauan, analisis, evaluasi, dan pela pelaksanaan kebijakan di bidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

g. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA)

h. menyusun dan melaksanakan Standar Pelayanan (SP), Standar Operasional Prosedur (SOP)

i. melaksanakan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan

j. melakukan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai dengan tugasnya

5. Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga

Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan, mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi bidang peningkatan prestasi olahraga. Dalam melaksanakan tugasnya bidang peningkatan prestasi olahraga mempunyai fungsi :

a. pelaksanaan penyusunan program kerja bidang peningkatan prestasi olahraga b. Perumusan kebijakan di bidang pembibitan, iptek, dan tenaga keolahragaan,

promosi olahraga, dan olahraga prestasi serta standarisasi dan infrastruktur olahraga.

(23)

18 c. Pengoordinasian dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembibitan, iptek dan tenaga keolahragaan, promosi olahraga dan olahraga prestasi serta standarisasi dan infrastruktur olahraga.

d. Penyiapan penyusunan norma, standart, prosedur dan kriteria di bidang pembibitan, iptek, dan tenaga keolahragaan, promosi olahraga dan olahraga prestasi serta standarisasi dan infrastruktur olahraga.

e. Pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan di bidang pembibitan, iptek, dan tenaga keolahragaan, promosi olahraga dan olahraga prestasi serta standarisasi dan infrastruktur olahraga.

f. Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pembibitan, iptek dan tenaga keolahragaan, promosi olahraga dan olahraga prestasi serta standarisasi dan infrastruktur olahraga.

g. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pembibitan, iptek dan tenaga keolahragaan, promosi olahraga dan olahraga prestasi serta standarisasi dan infrastruktur olahraga.

h. Pelaksanaan administrasi kepala bidang peningkatan prestasi olahraga

i. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

a. Seksi Pembibitan, IPTEK, dan tenaga keolahragaan

Seksi Pembibitan, IPTEK, dan tenaga keolahragaan mempunyai uraian tugas : a. Menyusun rencana kegiatan dan anggaran Seksi Pembibitan, IPTEK, dan

tenaga keolahragaan;

b. Menyiapkan perumusan kebijakan fasilitasi di Seksi Pembibitan, IPTEK, dan tenaga keolahragaan

c. Menyiapkan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaana kebijakan di Seksi Pembibitan, IPTEK, dan tenaga keolahragaan

d. Menyiapkan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria di Seksi Pembibitan, IPTEK, dan tenaga keolahragaan

e. Menyiapkan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di Seksi Pembibitan, IPTEK, dan tenaga keolahragaan

f. Melaksanakan pemantauan, analisis, evaluasi, dan pela pelaksanaan kebijakan di Seksi Pembibitan, IPTEK, dan tenaga keolahragaan;

(24)

19 g. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen

Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA)

h. menyusun dan melaksanakan Standar Pelayanan (SP), Standar Operasional Prosedur (SOP)

i. melaksanakan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan

j. melakukan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai dengan tugasnya b. Seksi Promosi olahraga dan olahraga prestasi

Seksi Promosi olahraga dan olahraga prestasi mempunyai uraian tugas :

a. Menyusun rencana kegiatan dan anggaran Seksi Promosi olahraga dan olahraga prestasi

b. Menyiapkan perumusan kebijakan fasilitasi di seksi Promosi olahraga dan olahraga prestasi

c. Menyiapkan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaana kebijakan seksi Promosi olahraga dan olahraga prestasi

d. Menyiapkan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria di seksi Promosi olahraga dan olahraga prestasi;

e. Menyiapkan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di seksi Promosi olahraga dan olahraga prestasi

f. Melaksanakan pemantauan, analisis, evaluasi, dan pela pelaksanaan kebijakan di seksi Promosi olahraga dan olahraga prestasi

g. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA)

h. Menyusun dan melaksanakan Standar Pelayanan (SP), Standar Operasional Prosedur (SOP)

i. Melaksanakan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan

j. Melakukan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai dengan tugasnya c. Seksi Standarisasi dan infrastruktur olahraga

Seksi Standarisasi dan infrastruktur olahraga mempunyai uraian tugas :

a. Menyusun rencana kegiatan dan anggaran Seksi Standarisasi dan infrastruktur olahraga

(25)

20 b. Menyiapkan perumusan kebijakan fasilitasi di seksi Standarisasi dan

infrastruktur olahraga

c. Menyiapkan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaana kebijakan seksi Standarisasi dan infrastruktur olahraga

d. Menyiapkan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria di seksi Standarisasi dan infrastruktur olahraga;

e. Menyiapkan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di seksi Standarisasi dan infrastruktur olahraga

f. Melaksanakan pemantauan, analisis, evaluasi, dan pela pelaksanaan kebijakan di seksi Standarisasi dan infrastruktur olahraga

g. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA)

h. Menyusun dan melaksanakan Standar Pelayanan (SP), Standar Operasional Prosedur (SOP)

i. Melaksanakan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan

j. Melakukan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai dengan tugasnya

5. Kelompok Jabatan Fungsional

1. Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.

2. Setiap kelompok jabatan fungsional dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang diangkat oleh Bupati.

3. Jumlah jabatan fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.

4. Jenis jenjang dan jumlah jabatan fungsional ditetapkan oleh Bupati berdasarkan kebutuhan dan beban kerja, sesuai peraturan perundang-undangan.

Dalam rangka melaksanakan seluruh tugas dan fungsi tersebut diatas, Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan didukung oleh SDM Aparatur dengan rincian sebagai berikut:

(26)

21 Tabel 2.1

JUMLAH PERSONIL DINAS PEMUDA OLAHRAGA TAHUN 2018 MENURUT BIDANG

NO SUSUNAN ORGANISASI / BIDANG-

BIDANG JUMLAH PERSONIL

1 Kepala Dinas 1 orang

2 Sekretaris 1 orang

3 Sekretariat 19 orang

4 Bidang Layanan Kepemudaan 5 orang

5 Bidang Pembudayaan Olahraga 8 orang

6 Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga 23 orang

JUMLAH 57 orang

Sumber : Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Bangkalan

Tabel 2.2

JUMLAH PERSONIL DINAS PEMUDA OLAHRAGA TAHUN 2018 MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN

NO PENDIDIKAN JUMLAH

1 S 3 (Doktoral) -

2 S 2 (Pasca Sarjana) 11

3 S 1 (Sarjana) 20

4 D 3 (Sarjana Muda) 2

5 SLTA sederajat 21

6 SLTP sederaja 1

7 SD 2

JUMLAH 57 orang

Sumber : Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Bangkalan

Berikut adalah tabel hasil pencapaian kinerja pelayanan Dinas Pemuda dan

Olahraga dalam periode renstra sebelumnya.

(27)

22 2.2. SUMBER DAYA PERANGKAT DAERAH

Wilayah Kabupaten Bangkalan meliputi 18 Kecamatan dengan 273 Desa dan 8 kelurahan, yang pada dasarnya dibedakan menjadi 2 (dua) bagian menurut besar kecilnya pengaruh laut yaitu daerah pesisir dan daerah pedalaman serta termasuk sumber daya alam, sumber daya manusia dan perbandingan luas daratan, atau faktor – faktor lain yang mempengaruhinya.

Wilayah pesisir terdiri dari Kecamatan Modung, Kwanyar, Labang, Kamal, Arosbaya, Klampis, Socah, Sepulu, Tanjung Bumi dan Bangkalan. Sedangkan wilayah pedalaman terdiri dari Kecamatan Burneh, Tragah, Geger, Tanah Merah, Galis, Blega, Kokop dan Konang.

Menurut letak goegrafis Kabupaten Bangkalan terletak di antara 112 - 113

BT dan 6 - 7 LS yang dibatasi oleh : - Sebelah Utara : Laut Jawa

- Sebelah Timur : Kabupaten Sampang - Sebelah Selatan : Selat Madura

- Sebelah Barat : Selat Madura

Ditinjau dari sumber daya alam, Kabupaten Bangkalan mempunyai potensi yang menguntungkan untuk pengembangan objek wisata dan pengembangan budaya.

Oleh karena itu upaya peningkatan pengembangan objek wisata diarahkan pada peningkatan objek penunjang pariwisata berikut pengembangan objeknya sendiri yang tersebar di wilayah Kabupaten Bangkalan, sehingga objek tersebut agar memiliki daya saing yang tinggi serta dapat menembus pasar baik pasar lokal maupun pasar global.

Ditinjau dari sumber daya manusia, jumlah penduduk Kabupaten Bangkalan yang cukup besar serta sifat masyarakatnya yang terbuka dan agamis, memiliki semangat kerja dan daya juang yang tangguh merupakan potensi bagi pembangunan di Kabupaten Bangkalan.

Namun jika dikaitkan dengan tugas dan fungsi PD, jumlah personil yang sudah dijelaskan diatas masih terasa kurang dalam hal pelaksanaan tugas harian. Ini terkait dengan tugas–tugas lapangan di beberapa objek wisata yang juga mengambil personil dari tiap-tiap bidang. Hal ini sangat berpengaruh pada kinerja administrasi di setiap bidang.

(28)

23 Berikut tabel-tabel yang menjelaskan nilai asset dan barang–barang modal, menurut data dari Sistem Inventarisasi Barang Daerah Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan :

Tabel 2.3

REKAPITULASI NILAI ASSET (Rekap Per Golongan Barang) NO

NAMA GOLONGAN

BARANG

JUMLAH BARANG

(Unit)

NILAI (Rp.) PENYUSUTAN (Rp.)

NILAI BUKU (Rp.) 1 Golongan

Tanah

5 3.286.000.000 - 3.286.000.000

2 Golongan peralatan dan mesin

1.253 2.288.715.242 1.669.365.132 619.350.110

3 Golongan gedung dan bangunan

26 2.709.377.720 760.997.432 1.948.380.288

4 Golongan jalan irigasi dan jembatan

12 597.424.982 176.667.829 420.757.153

5 Golongan asset tetap lainnya

557 659.663.000 511.086.146 148.576.854

TOTAL 1.853 9.541.180.944 3.118.116.539 6.423.064.405 Sumber : Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Bangkalan

(29)

24 Tabel 2.5

REKAPITULASI NILAI ASSET (Rekap Per Golongan Barang) NO NAMA BIDANG

BARANG

JUMLAH

BARANG SATUAN

1 Tanah 5 Bidang

2 Alat angkutan 24 Unit

3 Alat bengkel dan alat ukur

1 Unit

4 Alat kantor dan rumah tangga

1.212 Buah

5 Alat-alat studio 13 Unit

6 Alat-alat laboratorium

3 Unit

7 Bangunan gedung 26 Unit

8 Jalan dan jembatan 5 Unit

9 Bangunan air 1 Unit

10 Instalasi 4 Unit

11 Jaringan 2 Unit

12 Buku/perpustakaan 10 Buah 13 Barang bercorak

kesenian, kebudayaan

545 Buah

14 Hewan, ternak serta tanaman

2 Buah

TOTAL 1.853

Sumber : Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Bangkalan

(30)

25 2.3. KINERJA PELAYANAN PERANGKAT DAERAH

Untuk mengedepankan peran Pemerintah Daerah dalam menyelenggarakan pelayanan publik sebagai konsekuensi logis dari adanya kepentingan publik, maka Dinas Pemuda Dan Olahraga perlu menetapkan kebijakan-kebijakan publik yang mengarah pada kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah.

Upaya Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan untuk memberikan pelayanan publik yang optimal menjadi sangat penting untuk dilakukan. Pelayanan publik harus memperoleh perhatian dan penanganan yang sungguh-sungguh, karena merupakan tugas dan fungsi yang melekat pada setiap aparatur Pemerintah. Tingkat kualitas kinerja pelayanan pubik memiliki implikasi yang luas dalam berbagai aspek kehidupan, terutama untuk mencapai tingkat kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, upaya penyempurnaan pelayanan publik harus dilakukan secara terus-menerus, berkelanjutan dan dilaksanakan oleh jajaran aparatur Pemerintah Daerah.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelayanan publik secara sudut pandang umum :

2.3.1. PENGERTIAN PELAYANAN PUBLIK

Pelayanan Publik sebagaimana disebutkan dalam Keputusan Menteri PAN Nomor Kep/KEP/M.PAN/7/2003 adalah segala bentuk kegiatan pelayanan umum yang dilaksanakan oleh instansi Pemerintah di Pusat, di Daerah dan di lingkungan BUMN/BUMD dalam bentuk (penyedian/ pemberian) barang dan atau jasa, baik dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ruang lingkup pelayanan umum yang diberikan oleh Pemerintah sangat luas dan kompleks, baik menurut bentuk, jenis, maupun sifatnya. Oleh karena itu, agar terciptanya suatu kepastian hukum dan keamanan di bidang pelayanan umum oleh Pemerintah, perlu adanya suatu landasan hukum sebagai dasar penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat/publik.

2.3.2. PRINSIP-PRINSIP POKOK PELAYANAN PUBLIK

Begitu banyak Persoalan dalam menjalankan pelayanan publik, hal ini disebabkan karena pelaksanaan pelayanan publik yang ada saat ini masih belum memegang prinsip dan menerapkan standar pelayanan publik yang baik. Pada

(31)

26 dasarnya, dalam penyelenggaraan pepelayanan publik ada beberapa prinsip yang harus dipegang. Beberapa prinsip tersebut adalah :

a. Kesederhanaan Pelayanan

Prinsip kesederhanaan ini mengandung arti bahwa prosedur/tata cara pelayanan diselenggarakan secara mudah, lancar, cepat, tepat, tidak berbelit- belit, mudah dipahami dan mudah dilaksanakan oleh masyarakat yang meminta pelayanan.

b. Kejelasan dan Kepastian Pelayanan

Prinsip ini mengandung arti adanya kejelasan dan kepastian mengenai hal-hal berikut ini :

~ Prosedur/tata cara pelayanan, baik persyaratan teknis maupun administratif;

~ Unit kerja dan atau pejabat yang berwenang dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan;

~ Rincian biaya/tarif pelayanan dan tata cara pembayarannya;

~ Jadwal waktu penyelesaian pelayanan.

c. Keamanan dalam Pelayanan

Prinsip ini mengandung arti bahwa proses serta hasil pelayanan yang diberikan oleh Dinas Pemuda Dan Olahraga harus dapat memberikan keamanan, kenyamanan dan dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

d. Keterbukaan dalam Pelayanan

Prinsip ini mengandung arti bahwa prosedur/tata cara, persyaratan satuan kerja/pejabat penanggung jawab pemberi pelayanan, waktu penyelesaian, rincian biaya/tarif serta hal-hal lain yang berkaitan dengan proses pelayanan wajib diinformasikan secara terbuka agar mudah diketahui dan dipahami oleh masyarakat, baik diminta maupun tidak diminta.

e. Efisiensi dalam Pelayanan

Prinsip ini mengandung arti : Persyaratan pelayanan hanya dibatasi pada hal-hal yang berkaitan langsung dengan pencapaian sasaran pelayanan dengan tetap memperhatikan keterpaduan antara persyaratan dengan produk pelayanan yang diberikan.

(32)

27 Mencegah adanya pengulangan pemenuhan persyaratan, dalam hal proses pelayanan masyarakat adanya kelengkapan persyaratan dari satuan kerja/instansi Pemerintah lain yang terkait.

f. Ekonomis dalam Pelayanan

Prinsip ini mengandung arti pengenaan biaya dalam penyelenggaraan pelayanan harus ditetapkan secara wajar dengan memperhatikan :

~ Nilai barang dan atau jasa pelayanan masyarakat dan tidak menuntut biaya yang terlalu tinggi di luar kewajaran;

~ Kondisi dan kemampuan masyarakat untuk membayar; dan

~ Ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

g. Keadilan yang Merata dalam Pelayanan

Prinsip ini mengandung arti cakupan/jangkauan pelayanan harus diusahakan seluas mungkin dengan distribusi yang merata dan diberlakukan secara adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

h. Ketepatan Waktu dalam Pelayanan

Prinsip ini mengandung arti pelaksanaan pelayanan masyarakat dapat diselesaikan dalam kurun waktu yang ditentukan.

2.3.3. DIMENSI PELAYANAN PUBLIK

Pelayanan publik dapat ditinjau dari dua dimensi, yaitu dimensi internal dan eksternal. Pada dimensi internal, pelayanan publik merupakan salah satu isi utama sejalan dengan tuntutan demokratisasi dan disentralisasi. Demokratisasi pada hakikatnya menyuarakan pentingnya partisipasi masyarakat dan akuntabilitas pemegang kekuasaan, yang dengan demikian suara masyarakat diletakkan pada derajat yang paling tinggi. Semangat demokratisasi dalam penyelenggaraan Pemerintahan akan menjadi peluang bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu penyelenggaraan pelayanan publik kepada masyarakat dan memungkinkan untuk menyelesaikan komplain (bila ada) dengan lebih cepat karena masyarakat bisa lebih mudah bertemu dengan pihak penyelenggara pelayanan. Pada sisi perencanaan, penyelenggaraan pelayanan publik yang terdensentralisasi akan meningkatkan responsifitas (daya tanggap) terhadap

(33)

28 kebutuhan lokal dan membantu Pemerintah Daerah (lembaga penyedia layanan) mengidentifikasi dan memahami karakteristik khas masyarakat setempat.

Pada dimensi eksternal, pelayanan publik akan memainkan peranan kunci dalam menghadapi tantangan globalisasi. Paling tidak tantangan globalisasi tersebut memerlukan jawaban dalam hal peningkatan daya saing (competitivenes) dan daya tarik (attractivenes), baik ditingkat regional maupun internasional.

2.3.4. PENGEMBANGAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

Kualitas pelayanan publik secara umum ditentukan oleh beberapa aspek, yaitu : (1) Sistem; (2) Kelembagaan; (3) Sumber Daya Manusia; dan (4) Keuangan; dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Hal ini dapat dijabarkan sebagai berikut :

a. Sistem

Kewenangan Daerah mengatur struktur, tugas fungsi serta mekanisme kerja diatur dalam Peraturan Daerah, yang pengaturannya berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2003 tentang Pedoman Organisasi sebagai pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2000.

Pembagian kewenangan-kewenangan Daerah tersebut telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 130-67 Tahun 2002 yang merupakan referensi pembagian tupoksi dan mekanisme kerja pada unit-unit kerja Daerah. Dari Peraturan diatas kemudian dijabarkan dalam Peraturan Bupati Bangkalan Nomor 32 Tahun 2008 tentang Uraian tugas, fungsi, susunan organisasi dan tata kerja Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan

b. Kelembagaan Pelayanan Publik

Berbagai tantangan yang dihadapi oleh Dinas Pemuda Dan Olahraga dalam era globalisasi ini akan semakin berat. Disamping itu kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, menjadikan masyarakat semangkin tinggi pengetahuan dan pendidikannya, sehingga permintaan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik akan menjadi hal yang penting. Oleh sebab itu, Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan

(34)

29 harus mampu menata diri menjadi organisasi yang dapat mengantisipasi perubahan kondisi yang datang begitu cepat dan tuntutan masyarakat yang semangkin meningkat dan kompleks.

Penataan organisasi dapat diartikan sebagai upaya untuk menciptakan postur organisasi yang lebih proposional sesuai dengan visi dan misi yang diembannya, sehingga dapat diciptakan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas aparatur, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pelayanan publik. Disamping itu dengan penataan organisasi dapat memperjelas wewenang, tugas dan tangung jawabnya masing-masing.

c. Sumber Daya Manusia

Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan, merupakan salah satu penentu terciptanya Pemerintahan yang bersih, efektif dan efisien. Pemerintahan yang bersih dan efisien sangat penting bukan hanya agar masyarakat dapat mengambil manfaat yang sebesar-besarnya dari pelayanan publik, melainkan juga untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan dunia usaha tumbuh lebih sehat dan efisien.

Pembenahan kualitas Sumber Daya Manusia (PNS) sebagai aparatur negara pada dewasa ini menjadi semangkin penting karena fungsinya yang strategis. Kebutuhan akan terciptanya aparatur yang bersih dan efisien semangkin dirasakan sejalan dengan perubahan-perubahan yang terjadi sebagai hasil dari pembangunan dan dari akibat perubahan eksternal pada tingkat regional dan global. Hal ini tentunya menuntut Pegawai Negeri menjadi lebih profesional, terampil, terbuka, inovatif, peduli, berakhlak dan amanah. Untuk itu PNS di lingkungan Dinas Pemuda Dan Olahraga harus lebih mengedapankan kepentingan publik, menyelenggarakan pelayanan publik dengan optimal dan menjalankan tugas dan fungsi pelayanan berdasarkan kebijakan-kebijakan publik secara proporsional.

d. Dukungan Keuangan Daerah

Kinerja penyelenggaraan pelayanan publik sangat dipengaruhi oleh kinerja keuangan Daerah. Dalam arti bahwa keberhasilan Pemerintah menyelenggarakan pelayanan publik dapat dilihat dari besarnya dana APBD

(35)

30 yang dialokasikan kepada belanja publik, dan bukan sebaliknya pada belanja aparatur.

Mengingat pentingnya kebijakan pengalokasian dana dari APBD untuk kepentingan publik dalam rangka mengedepankan pelayanan publik tersebut. Maka Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bangkalan memperhatikan pola perencanaan dan penyusunanan APBD yang lebih bersifat akuntabel. Dengan demikian diharapkan penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan Dinas Pemuda Dan Olahraga dapat menjadi lebih baik lagi.

Dalam kaitan itu semua maka sangat strategis posisi belanja Daerah, apakah mengedapankan belanja untuk aparatur atau untuk belanja publik.

Oleh karena itu perlu adanya analisis pola/perilaku belanja Daerah, yang kemudian diumumkan/ diinformasikan melalui media masa kepada masyarakat, agar masyarakat dapat mengkritisi kebijakan publik secara langsung. Apalagi dalam kondisi yang multi partai seperti saat ini, tidak menutup kemungkinan terjadinya trade-off dalam pembahasan Rancangan APBD, yang berdampak pada alokasi kepentingan publik dibandingkan dengan belanja aparatur atau kegiatan-kegiatan yang tidak berdampak langsung pada kepentingan publik.

2.3.5. KINERJA PELAYANAN DINAS PEMUDA OLAHRAGA SAAT INI a. Potensi Kepemudaan dan Olahraga

Kabupaten Bangkalan merupakan wilayah yang memiliki potensi pemuda dan olahraga yang cukup besar untuk dikembangkan. Berdasarkan data BPS Kabupaten Bangkalan memiliki potensi pemuda (18 – 35 tahun) sebanyak 185.074 jiwa atau 27% dari total penduduk Bangkalan. Jika potensi pemuda yang demikian besar tersebut, tidak mendapat perhatian khusus dan diarahkan pada kegiatan-kegiatan yang bernilai positif, maka dampak negatif yang akan dirasakan sebagaimana halnya yang telah terjadi di Kecamatan Socah, yang telah ditemukan adanya kampung narkoba beberapa waktu yang lalu.

Berdasarkan data yang ada organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Bangkalan adalah sebagai berikut:

(36)

31 Tabel 2.3.5

Organisasi Kepemudaan Di Kab. Bangkalan

No. Organisasi Kepemudaaan Jumlah Keterangan

1 OSIS pelajar 19

2 BEM Mahasiswa 4

3 OKP 20

Sedangkan program yang akan dilaksanakan dalam rangka pengembangan potensi kepemudaan dan keolahragaan selama Renstra Perubahan tahun 2017 – 2018 diantaranya:

1) Program pengembangan keserasian dan kebijakan pemuda 2) Program peningkatan peran serta pemuda

3) Program upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba

4) Program pengembangan kebijakan dan manajemen olahraga 5) Program pembinaan dan pemasyarakatan olahraga

6) Program peningkatan sarana dan prasarana olahraga

Selain potensi kepemudaan, Kabupaten Bangkalan memiliki potensi olahraga yang cukup menjanjikan mulai dari sepak bola, pencak silat dan lain-lain.

Berikut di bawah ini data organisasi dan klub olahraga yang ada di Kabupaten Bangkalan.

Tabel 2.3.6

Data Organisasi dan Klub Olahraga Di Kab. Bangkalan

No. Organisasi / Klub Olahraga Jumlah Keterangan

1 Sepak bola 30 10 aktif

2 Bola basket 12 12 aktif

3 catur 11 11 aktif

4 Bulu tangkis 20 20 aktif

5 Tenis meja 14 14 aktif

6 Bola volley 18 18 aktif

7 Pencak silat 17 17 aktif

8 Tenis lapangan 13 12 aktif

9 Tinju 1 1 aktif

(37)

32

10 Panjat tebing 4 1 aktif

11 Sepak takraw 8 8 aktif

12 Futsal 5 2 aktif

13 Hokkey 1 1 aktif

14 Atletik

Dalam rangka menunjang kegiatan organisasi dan klub olahraga tersebut, hingga saat ini Kabupaten Bangkalan memiliki beberapa sarana dan prasarana olahraga sebagai berikut:

Tabel 2.3.7

Sarana Dan Prasarana Olahraga Kab. Bangkalan

No. Sarana dan Prasarana Olahraga Jumlah Keterangan

1 Sepak bola 26 Termasuk SGB

2 Bola basket 18

3 Catur 2

4 Bulu tangkis 6

5 Tenis meja 5

6 Bola volley 15

7 Pencak silat 1 (padepokan)

8 Tenis lapangan 9

9 Tinju 1

10 Panjat tebing 15

11 Sepak takraw 5

12 Futsal 18

13 Hockey 1

14 Pacuan kuda 1

15 Kerapan sapi 10

16 Kolam renang 5

17 Atletik 3

Berbagai prestasi pada event-event olahraga baik regional Jawa Timur, nasional maupun internasional telah diraih oleh para atlet yang jumlahnya sekitar 7 orang pada 1 cabang olahraga. Beberapa prestasi yang telah diraih oleh atlet Kabupaten Bangkalan diantaranya:

(38)

33 1) 2013 Pencak silat seni tunggal I (Asia)

2) 2013 Pencak silat seni tunggal II (Provinsi) 3) 2013 Pencak silat seni beregu II (Provinsi)

Selain aktif dalam berbagai event olahraga regional, nasional dan internasional, dalam mengembangkan dan menggali potensi olahraga lokal, di Kabupaten Bangkalan diselenggarakan kompetisi-kompetisi olahraga lokal diantaranya:

1) Bola volley 2) Sepak Bola / LPI 3) Pencak silat 4) Basket 5) Atletik

Walaupun program dan kegiatan yang dilaksanakan tersebut belum memperoleh hasil yang maksimal karena keterbatasan dana, infrastruktur olahraga serta tenaga pelatih professional, namun program dan kegiatan tersebut cukup signifikan dalam memasyarakat olahraga.

Referensi

Dokumen terkait

SPBU TOTAL akan beberapa karyawan atau personel dengan tugas-tugasnya masing yaitu petugas SPBU yang bertugas melayani dan mengisi BBM ke kendaraan konsumen, petugas minimarket

Sehingga kemungkinan yang dapat terjadi adalah tidak ada sampel bakteri yang diberikan pada saat pengujian pada media LJ yang telah berisi konsentrasi obat,

Melalui kedua pendekatan ini, diharapkan akan mampu membantu dalam memaparkan upaya counterterrorism yang dilakukan di Pakistan baik melalui pendekatan kekerasan (hard approach)

HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL PADA SISWA.. KELAS IX DI SMP MUHAMMADIYAH 6

Mereka cenderung mempertahankan apa yang sudah ada dalam hukum internasional (status quo). Sementara negara berkembang mempunyai sikap reformis, menghendaki adanya

Perkembangan keroncong gaya Markasanan terhenti pada pertengahan tahun 1965 hingga 1967. Sebab, pada pertengahan tahun 1965 di Indonesia terjadi pemberontakan

Berdasarkan data yang dimiliki Bapedalda Kabupaten Lampung Timur (2006), daerah Kabupaten Lampung Timur termasuk dalam 3 formasi geologi utama yaitu Formasi Qal, Qlv, dan

tingkat latar belakang pendidikan dengan penyusunan Rencana Proses Pembelajaran (RPP) sebesar 0,037, frekuensi menerima sertifikasi dengan penyusunan Rencana Proses