• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASAATIDZAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Volume 1, Nomor 1, Juni

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ASAATIDZAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Volume 1, Nomor 1, Juni"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

ASAATIDZAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Volume 1, Nomor 1, Juni 2021

https://www.jurnal.kreatif-pai.org/index.php/asaatidzah

89

PENGARUH PENERAPAN VIDEO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN JARAK JAUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA

ISLAM

Tanti Puji Astuti

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Email: [email protected]

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh, prestasi belajar pendidikan agama islam, dan pengaruh penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Informatika Fithrah Insani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Untuk mengetahui pengaruh tersebut diperoleh dengan alat pengumpul data berupa observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (1) Penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh di SMK Informatika Fithrah Insani yaitu sebanyak 23 siswa atau 54% berada dalam interval skor 86 – 84 adalah cukup. (2) Prestasi belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Informatika Fithrah Insani yaitu sebanyak 31 siswa atau 57%

berada pada interval skor 61-80 adalah baik. (3) Pengaruh penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh di SMK Informatika Fithrah Insani adalah sedang, diperoleh dari hasil dari uji determinasi dengan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,409. Hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung (3,230) > ttabel

(1,675). Maka H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat pengaruh antara penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam di SMK Informatika Fithrah Insani.

Kata Kunci: Video, Media Pembelajaran Jarak Jauh, Prestasi Belajar

ABSTRACT

This research aims to find out the application of video as a medium of distance learning, achievement of learning Islamic education, and the influence of the application of video as a medium of distance learning on the learning achievement of Islamic Education in SMK Informatika Fithrah Insani. The methods used in this research are quantitative research methods with the aim of testing pre-established hypotheses. To find out the influence obtained with data collection tools in the form of observations, interviews, questionnaires, tests, and documentation. Based on the results of the study obtained: (1) The application of video as a medium of distance learning in SMK Informatika Fithrah Insani which is as many as 23 students or 54% are in the score interval of 86 - 84 is

(2)

90 Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI

enough. (2) The achievement of learning Islamic education in SMK Informatika Fithrah Insani which is as many as 31 students or 57% is at the interval of scores of 61-80 is good. (3) The effect of the application of video as a medium of distance learning in SMK Informatika Fithrah Insani is moderate, obtained from the results of the determination test with a coefficient of determination (R Square) of 0.409. The results of the hypothesis test were obtained thitung (3,230) > ttabel (1,675). So H0 was rejected and Ha was accepted, which means that there is an influence between the application of video as a medium of distance learning on the achievement of learning Islamic religious education in SMK Informatika Fithrah Insani.

Keywords: Video, Distance Learning Media, Learning Achievement

PENDAHULUAN

Pendidikan merupakan salah satu aspek yang penting dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia Indonesia dalam rangka mencapai tujuan pembangunan nasional. Fungsi dan tujuan pendidikan berdasarkan Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab (Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, 2003).

Dari hasil rumusan Sistem Pendidikan diatas maka dapat disimpulkan bahwa usaha untuk meningkatkan sumber daya manusia sangatlah penting salah satunya melalui pendidikan. Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana yang bertujuan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran supaya peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Saat ini dunia sedang menghadapi tantangan wabah virus corona atau Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang terjadi di berbagai negara, tak terkecuali di Indonesia. Virus ini menyerang saluran pernafasan manusia yang pertama kali terjadi pada Desember 2019 yang berasal dari Wuhan, China. Kasus pertama di Indonesia terjadi pada tanggal 2 Maret 2020 yang mengakibatkan penyebaran virus terus meningkat hingga saat ini.

Pemerintah berupaya untuk mengurangi angka penyebaran virus dengan mengharuskan masyarakat untuk melakukan pembatasan fisik dan melaksanakan aktivitas di rumah saja. Hal ini tentu merubah tatanan dan kebiasaan masyarakat dalam segala aspek kehidupan.

Pandemi Covid-19 tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan, namun juga berpengaruh dalam bidang ekonomi, sosial, termasuk pendidikan.

Kementerian Pendidikan Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Mendikbud No.

4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Pendidikan Dalam Masa

(3)

Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI 91

Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dengan meliburkan dan mengganti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dengan menggunakan sistem dalam jaringan (daring) di rumah.

Program ini dikenal dengan pembelajaran jarak jauh atau e-learning dengan tujuan untuk memenuhi standar pendidikan dengan pemanfaatan teknologi informasi dengan menggunakan perangkat komputer atau gadget yang saling terhubung dengan siswa dan guru maupun mahasiswa dengan dosen (Pakpahan

& Fitriani, 2020). Dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh terdapat banyak hal yang perlu dipertimbangkan, salah satunya media pembelajaran apa yang akan dipakai oleh seorang guru agar pembelajaran dapat tersampaikan kepada siswa dengan situasi dan kondisi saat ini.

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kuantitas dan kualitas yang dilaksakannya. Untuk memenuhi hal tersebut, guru dituntut mampu mengelola proses belajar mengajar yang dapat memberikan rangsangan kepada siswa sehingga mau belajar karena memang siswalah subyek utama dalam proses belajar (Usman, 2002).

Dalam kegiatan pengajaran tidak lain yang harus dicapai adalah bagaimana peserta didik dapat menguasai bahan pelajaran yang tuntas. Masalah ini tetap aktual untuk dibicarakan dari dulu hingga sekarang. Sebab bagaimana pun juga keberhasilan pengajaran ditentukan sejauh mana penguasaan anak didik terhadap bahan pelajaran yang disampaikan oleh guru untuk sampai kesana. Tidak gampang, karena hal ini akan terpulang pada masalah proses pembelajaran meliputi persiapan penggunaan media yang akan digunakan.

Media pembelajaran merupakan salah satu unsur yang penting dalam proses belajar mengajar yang dapat dimuati pesan yang akan disampaikan kepada siswa baik berupa alat, orang maupun bahan ajar. Selain itu, media pembelajaran dapat merangsang siswa agar lebih efektif. Oleh karena itu, maka penggunaan media pembelajaran dapat merangsang siswa untuk belajar (Usman, 2002).

Pandemi Covid-19 tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan, namun juga berpengaruh dalam bidang ekonomi, sosial, termasuk pendidikan.

Kementerian Pendidikan Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Mendikbud No.

4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dengan meliburkan dan mengganti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dengan menggunakan sistem dalam jaringan (daring) di rumah.

Program ini dikenal dengan pembelajaran jarak jauh atau e-learning dengan tujuan untuk memenuhi standar pendidikan dengan pemanfaatan teknologi informasi dengan menggunakan perangkat komputer atau gadget yang saling terhubung dengan siswa dan guru maupun mahasiswa dengan dosen (Pakpahan

& Fitriani, 2020). Dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh terdapat banyak hal yang perlu dipertimbangkan, salah satunya media pembelajaran apa yang akan dipakai oleh seorang guru agar pembelajaran dapat tersampaikan kepada siswa dengan situasi dan kondisi saat ini.

(4)

92 Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kuantitas dan kualitas yang dilaksakannya. Untuk memenuhi hal tersebut, guru dituntut mampu mengelola proses belajar mengajar yang dapat memberikan rangsangan kepada siswa sehingga mau belajar karena memang siswalah subyek utama dalam proses belajar (Usman, 2002).

Dalam kegiatan pengajaran tidak lain yang harus dicapai adalah bagaimana peserta didik dapat menguasai bahan pelajaran yang tuntas. Masalah ini tetap aktual untuk dibicarakan dari dulu hingga sekarang. Sebab bagaimana pun juga keberhasilan pengajaran ditentukan sejauh mana penguasaan anak didik terhadap bahan pelajaran yang disampaikan oleh guru untuk sampai kesana. Tidak gampang, karena hal ini akan terpulang pada masalah proses pembelajaran meliputi persiapan penggunaan media yang akan digunakan.

Media pembelajaran merupakan salah satu unsur yang penting dalam proses belajar mengajar yang dapat dimuati pesan yang akan disampaikan kepada siswa baik berupa alat, orang maupun bahan ajar. Selain itu, media pembelajaran dapat merangsang siswa agar lebih efektif. Oleh karena itu, maka penggunaan media pembelajaran dapat merangsang siswa untuk belajar (Usman, 2002).

Dalam kamus Bahasa Indonesia, pengaruh adalah hasil yang timbul dari suatu benda ataupun seseorang yang dapat membentuk sebuah karakter, perbuatan, atau keyakinan seseorang (KBBI, 1990). Adapun pendapat lain mengatakan bahwa pengaruh adalah daya yang terdapat pada sesuatu yang dapat memberikan perubahan kepada sesuatu yang kita harapkan (Salim &

Salim, 1991).

Secara bahasa media berarti pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal (Arsyad, 2007). Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah sarana pendidikan yang dapat digunakan sebagai perantara dalam proses pembelajaran untuk mempertinggi efektivitas dan efisien dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Video dalam bidang pendidikan dimanfaatkan untuk menyampaikan bahan pembelajaran dikarenakan video memiliki kemampuan untuk menampilkan materi secara efektif dan bersifat dinamis. Media ini juga dapat memberikan ingatan yang lebih melekat pada siswa karena mudah untuk diingat. Media video pembelajaran adalah media atau alat bantu yang berisikan bahan pembelajaran, dimana didalamnya terdapat unsur gerak yang mampu menarik perhatian siswa agar dapat lebih semangat dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran (Parlindungan, Mahardika, & Yulinar, 2020).

Pembelajaran jarak jauh atau e-learning dilaksanakan dengan tujuan untuk memenuhi standar pendidikan dengan pemanfaatan teknologi informasi dengan menggunakan perangkat komputer atau gadget yang saling terhubung dengan siswa dan guru maupun mahasiswa dengan dosen (Pakpahan & Fitriani, 2020).

Dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh terdapat banyak hal yang perlu

(5)

Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI 93

dipertimbangkan, salah satunya media pembelajaran apa yang akan dipakai oleh seorang guru agar pembelajaran dapat tersampaikan kepada siswa dengan situasi dan kondisi saat ini.

Prestasi belajar merupakan output yang dihasilkan dari berbagai proses yang telah dilakukan. Menurut Tohirin, prestasi belajar didapatkan dari pencapaian yang telah dilakukan oleh siswa setelah kegiatan belajar (Tohirin, 2008).

Pemilihan media pembelajaran menjadi salah satu faktor yang penting untuk menunjang proses pembelajaran dan keberhasilan prestasi belajar siswa.

Materi yang disampaikan melalui video dirasa efektif dan dapat memuat banyak komponen di dalamnya. Diharapkan dengan penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), siswa memiliki hasil prestasi belajar yang baik dengan materi yang disampaikan oleh guru sehingga pemahaman siswa mengenai materi-materi lebih baik.

METODE PENELITIAN

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2018).

Pendekatan ini dilakukan sebagai proses dalam menemukan fenomena yang didapat melalui data berupa angka-angka untuk memperoleh sesuatu yang ingin diketahui oleh peneliti. Karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media pembelajaran jarak jauh yaitu media video dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal ini berkaitan dengan bagaimana pengaruh yang didapatkan oleh siswa dalam penerapan media video dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh yang sudah dilaksanakan selama lebih dari satu tahun.

Secara umum metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Terdapat empat kata kunci yang perlu diperhatikan yaitu, cara ilmiah, data, tujuan, kegunaan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode survey, metode survey ini digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang alamiah (bukan buatan), tetapi peneliti melakukan perlakuan dalam pengumpulan data, misalnya dengan mengedarkan kuesioner, test, wawancara, terstruktur dan sebagainya (Sugiyono, 2018).

Sumber data pada penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data yang diambil pada penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data primer, yaitu data yang langsung dikumpulkan oleh peneliti (atau petugasnya) dari sumber pertamanya. Data ini memiliki wewenang secara langsung dan bersifat sangat penting yang bertanggung jawab dalam pengumpulan infomasi

(6)

94 Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI

(Mahmud, 2011). Adapun yang menjadi sumber data primer dalam penelitian ini adalah pengisian kuesioner dan tes prestasi belajar oleh siswa kelas XI dan XII SMK Informatika Fithrah Insani, Kec. Ngamprah, Kab. Bandung Barat.

Selanjutnya sumber data sekunder, yaitu data yang langsung dikumpulkan oleh peneliti sebagai penunjang dari sumber pertama. Dapat juga dikatakan data yang tersusun dalam bentuk dokumen-dokumen. Data ini diperoleh hasil dari membaca dan mempelajari dari media lain yang mampu melengkapi data primer (Mahmud, 2011). Dalam penelitian ini yang menjadi data sekunder adalah wawancara dengan guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terkait media yang dipakai selama pembelajaran jarak jauh dan hasil belajar siswa dari penggunaan media tersebut.

Untuk memperoleh data yang dikehendaki sesuai dengan permasalahan dalam usulan penelitian ini, maka penulis menggunakan teknik-teknik sebagai berikut:

a. Observasi atau pengamatan merupakan aktivitas pencatatan fenomena yang dilakukan secara sistematis (Idrus, 2009). Teknik ini digunakan untuk memperoleh data mengenai penggunaan media video sebagai media pembelajaran jarak jauh. Disamping itu observasi juga digunakan untuk mendapatkan data mengenai letak geografis sekolah, kondisi sekolah, data guru, data siswa dan fasilitas yang ada pada sekolah yang diteliti.

b. Interview yang sering disebut dengan wawancara atau kuesioner lisan, yaitu dialog yang dilakukan oleh pewawancara untuk memperoleh informasi dari terwawancara (Arikunto, 2005). Hal ini dilakukan sebagai pelengkap data yang perlu dipenuhi dengan mengumpulkan data melalui wawancara secara langsung dengan pihak sekolah yang dapat membantu memperoleh data yang diperlukan. Teknik ini digunakan untuk mengetahui sumber belajar atau sarana prasarana yang digunakan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, keadaan peserta didik selama mengikuti pembelajaran jarak jauh pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), dan pengaruh pembelajaran dengan penggunaan media video pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.

c. Tes merupakan upaya yang dilakukan untuk mengetahui sejauhmana pemahaman siswa dalam mempelajari materi serta kemampuan dasar siswa untuk mencapai prestasi belajarnya (Arikunto, 2013). Penggunaan tes ini juga dapat dipakai untuk melihat hasil pembelajaran yang telah dilakukan guna untuk memperbaiki kekurangan yang ada. Tes yang digunakan oleh peneliti merupakan tes dalam bentuk pilihan ganda berjumlah 25 butir soal dan dalam bentuk uraian berjumlah 10 butir soal yang ada pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam selama penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh dilaksanakan di kelas XI dan XII SMK Informatika Fithrah Insani.

d. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Kuesioner merupakan teknik

(7)

Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI 95

pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu dengan pasti variabel yang akan diukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari responden (Sugiyono, 2012). Penggunaan kuesioner pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh antara variabel X dengan variabel Y, yaitu pengaruh penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Informatika Fithrah Insani. Teknik ini menggunakan instrumen kuesioner yang didalamnya memuat pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa kelas XI dan XII secara jujur.

e. Dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang digunakan dalam penelitian berupa catatan transkip, buku dan laporan bulanan (Arikunto, 2005). Metode ini digunakan untuk mendapatkan data penunjang lainnya, diantaranya jumlah guru dan siswa SMK Informatika Fitrah Insani tahun ajaran 2021-2022, informasi mengenai letak geografis, sejarah berdiri dan berkembangnya, visi dan misi sekolah, serta sarana dan prasarana yang dimiliki SMK Informatika Fithrah Insani.

Teknik analisis data kuantitatif dalam penelitian ini, peneliti akan menggunakan analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif. Analisis deskriptif adalah analisis yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi (Sugiyono, 2012). Instrumen penelitian di analisis menggunakan uji instrumen berupa uji validitas, uji reliabilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran. Selanjutnya data diolah untuk memenuhi uji asumsi dasar berupa uji normalitas dan uji linieritas. Lalu data dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 24.

Lokasi penelitian adalah di SMK Informatika Fithrah Insani yang beralamat di Jl. Rawa Pojok No. 96, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

a. Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Di SMK Informatika Fithrah Insani

Tabel 1. Distribusi Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh

Interval Skor Kriteria N Presentase

105 - 125 Sangat Baik 1 2%

85 – 104 Baik 23 42%

65 – 84 Cukup 29 54%

45 – 64 Kurang 1 2%

25 – 44 Sangat Kurang - -

Total 54 100%

(8)

96 Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI

Dari hasil analisis data variabel penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh (Variabel X) di SMK Informatika Fithrah Insani dengan menggunakan 25 item pernyataan dibagikan kepada 54 responden diperoleh hasil bahwa penerapan media pembelajaran jarak jauh dengan indikator konten (isi) pembelajaran, sumber belajar, media pembelajaran, penggunaan teknologi, dan evaluasi belajar. Sebanyak 1 siswa atau sekitar 2% mengukur penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh berada dalam kategori sangat baik.

Sebanyak 23 siswa atau sekitar 42% mengukur penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh berada dalam kategori baik. Sebanyak 29 siswa atau sekitar 54% mengukur penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh berada dalam kategori cukup. Sebanyak 1 siswa atau sekitar 2% mengukur penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh berada dalam kategori kurang. Sehingga dapat dinyatakan bahwa pada variabel penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh (Variabel X) di SMK Informatika Fithrah Insani termasuk pada kategori cukup.

Gambar 1. Diagram Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh

Hal ini sesuai dengan teori mengenai media pembelajaran jarak jauh yang dikemukakan oleh Munir, pengembangan yang dilakukan dalam pendidikan diharapkan dapat menghasilkan siswa yang aktif saat proses pembelajaran dan mencetak hasil lulusan yang berkualitas dan professional (Munir, 2012). Dengan adanya pengembangan berupa penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh dapat membantu proses pembelajaran tetap berjalan.

Penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh merupakan salah satu upaya yang dilakukan sekolah agar pembelajaran di masa pandemi Covid- 19 tetap dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin. Video disini digunakan sebagai perantara yang menghubungkan antara guru dengan peserta didik dalam menyampaikan materi pelajaran yang dapat dipelajari oleh peserta didik.

(9)

Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI 97

Dalam pelaksanaannya, video dibuat seefektif mungkin agar dapat memuat materi pembelajaran yang lengkap dengan durasi yang cukup agar tidak membuat peserta didik jenuh. Dengan tampilan yang menarik agar peserta didik tidak cepat bosan dan dapat fokus pada video yang diberikan. Video yang sudah dibuat selanjutnya diunggah pada google drive, lalu link video pembelajaran dibagikan kepada peserta didik melalui grup whatsapp perkelasnya. Hal ini dilakukan agar peserta didik dapat mengakses video melalui link tersebut dengan mudah.

b. Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Informatika Fithrah Insani

Tabel 1. Distribusi Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Interval Skor Kriteria N Presentase

81 - 100 Sangat Baik 7 13%

61 – 80 Baik 31 57%

41 – 60 Cukup 16 30%

21 – 40 Kurang - -

0 – 20 Sangat Kurang - -

Total 54 100%

Dari hasil analisis data variabel prestasi belajar pendidikan agama islam (Variabel Y) di SMK Informatika Fithrah Insani dengan menggunakan tes yang berjumlah 25 item soal pilihan ganda dan 10 item soal uraian diperoleh hasil prestasi belajar pendidikan agama islam dengan indikator kognitif yaitu pengetahuan, pemahaman, penerapan, dan hasil belajar. Prestasi belajar pendidikan agama islam termasuk dalam kategori Sangat Baik terdapat sebanyak 7 siswa atau 13%. Prestasi belajar pendidikan agama islam termasuk dalam kategori Baik terdapat sebanyak 31 siswa atau 57%. Prestasi belajar pendidikan agama islam termasuk dalam kategori Cukup terdapat sebanyak 16 siswa atau 30%. Sehingga dapat dinyatakan bahwa variabel prestasi belajar pendidikan agama islam (Variabel Y) di SMK Informatika Fithrah Insani termasuk pada kategori baik.

(10)

98 Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI

Gambar 2. Diagram Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam

Hal tersebut sejalan dengan teori dalam menurut Syaiful Bahri, prestasi belajar didapatkan melalui pendidikan mengenai perkembangan dan kemajuan peserta didik yang bersangkutan dengan pemahaman bahan pelajaran yang disampaikan oleh pendidik terhadap mereka serta nilai yang dimiliki dalam kurikulum (Djamarah, 2017). Tujuan dari hasil pembelajaran tersebut ialah untuk mencapai tiga ranah, salah satunya adalah ranah kognitif. Maka dalam proses kegiatan belajar mengajar akan tampak sejauhmana keberhasil peserta didik dalam menerima pembelajaran terhadap ketercapaiannya dalam belajar (Syah, 2010). Dengan demikian, prestasi belajar didapatkan melalui proses pendidikan yang menghasilkan sebuah nilai dalam kurikulum, untuk mengukur keberhasilan peserta didik dalam salah satunya dengan pengujian tes prestasi belajarnya.

Prestasi belajar pendidikan agama islam di SMK Informatika Fithrah Insani dapat dikatakan baik, dimana nilai yang diperoleh oleh peserta didik berada diatas KKM atau kriteria ketuntasan minimal, dan sedikit yang berada dibawahnya.

c. Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Informatika Fithrah Insani

Untuk mengetahui pengaruh penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh (Variabel X) terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam (Variabel Y) menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil analisis regresi linier penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam di SMK Informatika Fithrah Insani memiliki pengaruh yang erat dari thitung sebesar 3,230 dengan signifikansi 5%. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan hasil uji t antara variabel X dan variabel Y

(11)

Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI 99

diperoleh skor sebesar 3,230 dengan signifikansi 0,002, sedangkan untuk ttabel dengan N = 42 pada taraf 5% diperoleh 0,1675. Hal tersebut menunjukan adanya pengaruh antara penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam, dengan tingkat pengaruh sedang, dan pengaruh tersebut signifikan karena sig. < 0,05 (0,002 < 0,05).

Sedangkan yang ditolak adalam hipotesis yang menyatakan tidak ada pengaruh antara penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan pada kategori sedang antara penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam. Hal tersebut menunjukan bahwa semakin tinggi penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh (Variabel X), maka semakin tinggi juga prestasi belajar pendidikan agama islam (Variabel Y). Begitupun sebaliknya semakin rendah penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh, maka semakin rendah juga prestasi belajar pendidikan agama islam.

Uji determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independent (penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh) memiliki pengaruh terhadap variabel dependent (prestasi belajar pendidikan agama islam). Nilai koefisien determinasi ditentukan dengan R Square diperoleh sebesar 0,409. Hal ini berarti 40,9% prestasi belajar pendidikan agama islam dipengaruhi oleh penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh.

Sedangkan 59,1% prestasi belajar pendidikan agama islam dipengaruhi oleh variabel lainnya.

Hasil wawancara dengan guru pendidikan agama islam yang menyatakan bahwa prestasi belajar siswa mengalami penurunan dibandingkan dengan pembelajaran secara tatap muka dalam kelas. Namun dari beberapa media yang dipakai sebagai media pembelajaran jarak jauh, penerapan video merupakan media yang paling berpengaruh baik terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini membuktikan bahwa penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh pengaruh positif terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam.

SIMPULAN DAN SARAN Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh di SMK Informatika Fithrah Insani adalah cukup, hal ini terbukti dari hasil pengukuran tentang penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh yaitu sebanyak 23 siswa atau 54%. Hal ini disa dikonsultasikan dengan distribusi yang berada dalam interval skor 86 – 84 adalah cukup. Penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh (Variabel X) berdistribusi normal berdasarkan hasil uji normalitas.

(12)

100 Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI

2. Prestasi belajar pendidikan agama islam pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Informatika Fithrah Insani adalah baik, hal ini terbukti dari hasil pengukuran tentang prestasi belajar pendidikan agama islam yaitu sebanyak 31 siswa atau 57%. Hal ini bisa dikonsultasikan dengan distribusi yang berada pada interval skor 61-80 adalah baik.

Prestasi belajar pendidikan agama islam (Variabel Y) berdistribusi normal berdasarkan hasil uji normalitas.

3. Pengaruh penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh di SMK Informatika Fithrah Insani adalah sedang. Hal ini berbukti dari hasil dari uji determinasi diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,409 jika dikonsultasikan dengan tabel interpretasi nilai R yaitu terletak antara 0,400 – 0,599 yang masuk ke dalam kategori sedang. Hasil pengujian hipotesis perhitungan regresi linier sederhana yang menunjukan thitung adalah 3,230 yang lebih besar dari ttabel dengan signifikansi 5% adalah 1,675.

Maka diambil kesimpulan bahwa hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat pengaruh antara penerapan video sebagai media pembelajaran jarak jauh terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam di SMK Informatika Fithrah Insani.

Saran

Pada penelitian ini koefisien determinasi hanya sebesar 0,409 yang berarti faktor-faktor lain yang mempengaruhi prestasi belajar pendidikan agama islam pada masa pembelajaran jarak jauh dilaksanakan. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini mengenai faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi belajar pendidikan agama islam pada pembelajaran jarak jauh selain penerapan media video.

REFERENSI

Arikunto, S. (2005). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT.

Rineka Cipta.

Arsyad, A. (2007). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Djamarah, S. B. (2017). Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya: Usaha Nasional.

Idrus, M. (2009). Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Erlangga.

KBBI. (1990). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Mahmud, H. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV Pustaka Setia.

Munir. (2012). Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Bandung: Alfabeta.

Pakpahan, R., & Fitriani, Y. (2020). Analisa Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Tengah Pandemi Virus Corona COVID- 19. Jisamar (Journal Of Information System, Applied, Management, Accounting, and Research, 4(2), 30–36.

Parlindungan, D. P., Mahardika, G. P., & Yulinar, D. (2020). Efektivitas Media Pembelajaran Berbasis Video Pembelajaran dalam Pembelajaran Jarak

(13)

Pengaruh Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi BelajarPAI 101

Jauh (PJJ) di SD Islam An-Nuriyah. Prosiding Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ, 8.

Salim, P., & Salim, Y. (1991). Kamus Besar Bahasa Indonesia Kontemporer. Jakarta:

Modern English Press.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

Penerbit Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Syah, M. (2010). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tohirin. (2008). Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Rineka Cipta.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. (2003). Tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Penjelasannya. Yogyakarta: Media Wacana Press.

Usman, B. (2002). Media Pembelajaran. Jakarta: Ciputat Press.

Gambar

Tabel 1. Distribusi Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak  Jauh
Gambar 1. Diagram Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran Jarak  Jauh
Gambar 2. Diagram Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam

Referensi

Dokumen terkait

Pemberian tablet tambah darah merupakan asuhan rutin yang harus dilakukan dalam asuhan antenatal. Suplementasi ini berisi senyawa zat besi yang setara dengan 60 mg zat

The optimization study is done by using the Multi-Objective Design Environment (mode)FRONTIER 4.0 optimization software with the user written scripts to perform this

Apabila warga negara dari salah satu Pihak kehilangan paspornya dalam wilayah Pihak lainnya, yang bersangkutan harus memberitahukan kepada instansi berwenang di

Global Marine, dalam melakukan kegiatan pengiriman barang, perusahaan ini juga mengeluarkan ongkos angkut yang terdiri dari biaya-biaya trucking costs, lift off /

Lay Out Stasiun pada studi ini di ambil dari data antara Stasiun Sulusuban sampai Stasiun Blambangan Pagar, dan Stasiun Blambangan Pagar sampai Stasiun Kalibalangan,

Tentukan titik-titik stasioner dan jenis titik stasioner tersebut (maksimum atau minimum) untuk fungsi-fungsi berikut

Pada alel heterozigot TC, kadar NO plasma yang tinggi lebih banyak ditemukan pada subjek dengan asupan vitamin C, E, retinol, dan karotenoid yang cukup kecuali asupan

Selama fase remaja awal, terjadi pergeseran atau transisi dari fase kanak-kanak menuju fase dewasa, sehingga remaja akan mulai berpikir pentingnya untuk menjadi