International journal of social technology, Vol. 1, No.1, Januari 2018 45 METODE VIKOR UNTUK PEMILIHAN JENIS KAIN TERBAIK PADA CV
SANKO JAYA PRODUKSI Wahyu Ariandi, Novi Rismayanti Teknik Informatika, STIKOM Poltek Cirebon
Email: [email protected], [email protected] Abstrak
Konveksi pakaian merupakan salah satu jenis bidang bisnis yang bergerak pada bidang pembuatan pakaian, fashion dan sejenisnya yang disesuaikan dengan desain dari setiap permintaan para pemesan. Jadi konveksi pakaian termasuk kedalam penyedia jasa pembuatan pakaian yang desain custom sesuai dengan keinginan para pemesan. Sehingga diperlukan beberapa pemilihan jenis kain dalam proses pembuatannya. Dalam pemilihan jenis kain tersebut pada CV Sanko Jaya Produksi masih manual, masih terbilang belum menggunakan sistem yang lebih memudahkan dalam proses pembuatannya. Dari permasalahan tersebut maka diperlukan sistem pendukung keputusan dalam pemilihan dengan menggunakan metode VIKOR (Vlse Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje) dimana metode ini digunakan dalam pemilihan alternatif terbaik berdasarkan solusi ideal terdekat.
Kemudian dalam pengambilan keputusan tersebut pula akan dibuat sebuah sistem yang mempermudah dalam perhitungan maupun pemilihan jenis kain terbaik dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP (Personal Home Page) yang tak hanya bersifat dinamis namun bersifat basis data karena nantinya akan memerlukan sebuah data yang akan dijadikan sebagai kriteria, maka diperlukan MySQL yang berfungsi sebagai membuat dan mengelola database beserta isinya. Kesimpulan dari penelitian ini Dengan adanya sistem tersebut akan mempermudah dalam pemilihan jenis kain tebaik yang nantinya akan digunakan dalam proses pembuatan pakain maupun fashion sesuai dengan keinginan dari para pemesan.
Kata Kunci: metode VIKOR (Vlse Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje); PHP (Personal Home Page); MySQL
Abstract
Clothing convections is a type of business that engaged in clothing making and other fashion, fashion and the like that are tailored to the design of each request of the buyer. So, clothing convection belong to provider of making clothing that designed to suit the wishes of people who ordered. So it took some selection of type of fabric in the manufacturing process. At CV Sanko Jaya Produksi the selection of type of fabric is stil doing manually, they have not yet used the system to make it easier. From these problem, a decision support system is needed in the elections using VIKOR method, this method is used in the best alternative selection based
Wahyu Ariandi, Novi Rismayanti
46 International journal of social technology, Vol. 1, No.1, Januari 2018 on the nearest ideal solution. Then in the decision making will also be made a system that facilitates both reckoning and selection of the finest kind of fabric using programming language (PHP) that are not only dynamic but also database becase it will eventually need a file that will be used as criteria, so it need mySQL that serves as creating and managing the database along with the content. The system makes it easier to select the finest of fabric that will be used for making of clothing or fashion that suitable with the wishes of the orders.
Keywords: VIKOR method (Vlse Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje);
PHP (Personal Home Page); MySQL Pendahuluan
Konveksi pakaian adalah salah satu jenis bidang bisnis yang bergerak pada bidang pembuatan pakaian ataupun jenis fashion lainnya dengan jumlah tertentu dengan menggunakan desain custom sesuai permintaan atau keinginan para pemesan (Indonesiana, 2018). Jadi, secara tidak langsung konveksi pakaian adalah penyedia jasa pembuatan pakaian dengan desaian custom yang ditentukan sesuai keinginan para pemesan.
Pengelola bisnis koneksi juga menyediakan pilihan jenis kain untuk pakaian yang dikehendaki (Hutapea, Hasmi, Karim, & Suginam, 2018).
Pada CV Sanko Jaya Produksi merupakan salah satu penyedia jasa pembuatan konveksi pakaian. Jenis kain yang disediakan juga disesuaikan pada kain yang akan di produksi. Konveksi pakaian pada CV Sanko Jaya Produksi melayani atau menerima pesanan seperti kaos, jersey, jaket, sweatter, wangky, pakaian olahraga dan totebag. Tak heran bila hampir tiap harinya menerima pemesan baik dari dalam maupun luar kota dan proses pemesanannya pun bisa secara online maupun mendatangi langsung tempatnya.
Dalam pengambilan keputusan pada dasarnya membutuhkan kriteria- kriteria yang sesuai dengan keputusan yang akan diambil dan melalui proses yang terstruktur (Suryaningrum, 2015);
(Sutrikanti, Situmorang, Fachrurrazi, Nurdiyanto, & Mesran, 2018). Begitu pula pada pemilihan jenis kain terbaik, diperlukan analisa yang tepat sehingga memudahkan dalam pemilhan jenis kain yang tepat untuk pembuatan berbagai pakaian sesuai pemesanan.
Untuk mempermudah dalam pembuatan sistem ini, maka penulis menggunakan metode VIKOR (Vlse Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje) (Agatmadja, Suri, & Agustin, 2018). Metode VIKOR diperkenalkan pertama kali oleh Serafim Opricovic pada tahun 1998 dan digunakan pada Multi Atribute Decision Making (MADM) (Nurhalimah, Tampubolon, Berutu, Simarmata, &
Mesran, 2018). VIKOR didasarkan pada solusi terbaik yang diperoleh berdasarkan solusi ideal terdekat.
Kemudian VIKOR melakukan perangkingan terhadap alternatif dan menentukan solusi yang mendekati solusi kompromi ideal (Umam, Sulastri, Andini, Sutiksno, & Mesran, 2018).
Internasional journal of social technologi, Vol.1, No.1 Juni, 2018 47 Metode Penelitian
Metode Waterfall
Waterfall atau AIR terjun adalah model yang dikembangkan untuk pengembangan perangkat lunak, membuat perangkat lunak (Bolung &
Tampangela, 2017). Model berkembang secara sistematis dari satu tahap ke tahap lain dalam mode seperti air terjun (Sugiyono, 2017). Tahapan yang dilakukan dalam metode waterfall adalah sebagai berikut:
1. Planning/definition
Pada tahap ini dilakukan dengan membangun syarat semua elemen sistem dan menerapkannya ke perangkat lunak.
2. Study/analysis
Tahap ini yaitu mengumpulkan kebutuhan sistem yang bersifat khusus.
3. Design
Tahap berikutnya yaitu menterjemahkan kebutuhan perangkat lunak sebelum masuk pada bagian coding.
4. Programming
Pada tahap ini mulai melakukan proses pembuatan program atau coding sesuai desain.
5. Testing
Tahap ini bertujuan untuk memastikan semua kebutuhan telah terpenuhi dan tidak ada error.
6. Maintenance
Pada tahap terakhir melakukan penyesuaian perangkat lunak terhadap lingkungan sistem.
Hasil dan Pembahasan A. Analisis Sistem
1. Prosedur Sistem berjalan
Berikut ini merupakan uraian prosedur yang berjalan pada CV Sanko Jaya Produksi dalam pemilihan jenis kain:
1) Bila sudah ada permintaan order dari konsumen maka sudah ditentukan jenis kain yang akan diproduksi.
2) Bagian produksi akan mencatat order dari pelanggan.
3) Bagian produksi akan memilih jenis kain yang akan diproduksi dengan cara mencocokkan jenis kain sesuai sample. Jika cocok atau sesuai maka bagian produksi akan mencatat jenis kain tersebut yang nantinya akan dibeli, jika tidak sesuai maka bagian produksi akan menanyakan kembali pada pelanggan. Begitupula pada tahap membedakan jenis kain yang bagus dengan jenis kain yang tidak bagus dengan cara handfell (terasa ditangan) baik itu terasa lembut, tidak kaku dan tidak dingin.
Adapun dengan cara dibakar agar mengetahui prsentase katun dan polyester (katun buatan).
4) Bagian produksi kemudian akan mulai memproses olah jenis kain sesuai pemesanan.
5) Setelah memproses olah jenis kain berikutnya bagian produksi akan masuk pada tahap finishing yang selanjutnya akan dikirim ke pelanggan.
Wahyu Ariandi, Novi Rismayanti
48 International journal of social technology, Vol. 1, No.1, Januari 2018 2. Diagram Prosedur Pemilihan
Jenis Kain
Gambar 1
B. Perancangan Sistem (Kristanto, 2018)
1. Desain Prosedur Sistem
Dapat ditinjau dari analisis sebelumnya bahwa pada sistem tersebut masih terdapat kekurangan yakni memang belum ada sistem dalam pemilihan jenis kain terbaik. Maka dalam prosedur baru ini penulis mencoba untuk untuk membuat suatu prosedur baru dengan melakukan pengambilan keputusan guna mendapatkan alternatif dalam pemilihan jenis kain terbaik.
Berikut adalah prosedur yang akan dibuat:
1) Admin melakukan login untuk mengakses sistem yang sudah dibuat.
2) Pada sistem tersebut terdapat menu kriteria, alternatif, hitung, password dan logout.
3) Pada menu alternatif terdapat nama alternatif dan nilai alternatif yang nantinya akan diinputkan oleh admin.
4) Admin akan menginputkan kriteria yang berisi nama jenis kain, atribut dan bobot untuk
Internasional journal of social technologi, Vol.1, No.1 Juni, 2018 49 masing-masing kriteria
kemudian setelah terisi maka akan disimpan pada database.
5) Admin menginputkan pula nama alternatif dan nilai alternatif sesuai kriteria yang sudah ditentukan lalu akan disimpan pada database.
6) Kemudian setelah terinput semuanya maka akan diproses pada menu hitung.
7) Maka akan diketahui hasil analisa yang sudah admin input pada menu-menu sebelumnya.
8) Admin juga dapat mengubah password dengan memilih pada menu password kemudian akan tersedia tampilan untuk
mengubah password dengan memasukkan password lama, password baru dan konfirmasi password baru sehingga akan tersimpan pada database.
9) Jika admin memillih menu logout maka sistem akan kembali pada tampilan awal.
2. Desain Sistem Baru 1) Diagram Konteks
Berikut ini merupakan diagram konteks pemilihan jenis kain.
Gambar 2
3. Data Flow Diagram (DFD) 1) DFD Level 0 Desain Sistem Baru
Gambar 3
Wahyu Ariandi, Novi Rismayanti
International journal of social technology, Vol. 1, No.1, Januari 2018 50 2) DFD Level 1 proses 1.0 olah data Kriteria
Gambar 4
3) DFD Level 1 proses 2.0 olah data Alternatif
Gambar 5
4) DFD Level 1 proses 3.0 proses Hitung metode VIKOR
Gambar 6
International journal of social technology, Vol. 1, No.1, Januari 2018 51 5) DFD Level 1 proses 4.0 Password
Gambar 7
4. Entity Relationship Diagram (ERD)
Gambar 8
5. Database
a. Tabel Alternatif
Tabel alternatif digunakan untuk menyimpan kode
alternatif dan nama alternatif.
Secara umum struktur yang digunakan sebagai berikut:
Tabel 1 Alternatif
Field Type Keterangan Kode
alternatif Varchar Primary key Nama
alternatif Varchar
b. Tabel Kriteria
Tabel kriteria digunakan untuk menyimpan kode kriteria,
nama kriteria, atribut dan bobot.
Secara umum struktur yang digunakan sebagai berikut:
Wahyu Ariandi, Novi Rismayanti
52 International journal of social technology, Vol. 1, No.1, Januari 2018 Tabel 2
Kriteria
Field Type Keterangan kode_kriteria Varchar Primary key nama_kriteria Varchar
atribut Varchar bobot Double
c. Tabel Relasi Alternatif
Tabel relasi alternatif digunakan untuk menyimpan id,
kode alternatif, kode kriteria dan nilai. Secara umum struktur yang digunakan sebagai berikut:
Tabel 3 Relasi Alternatif
Field Type Keterangan
id int Primary key,
Kode alternatif
Varchar
Kode kriteria
Varchar nilai Double
d. Tabel User
Tabel user digunakan untuk menyimpan username dan
password. Secara umum struktur yang digunakan sebagai berikut:
Tabel 4 User
Field Type Keterangan user Varchar Primary key pass Varchar
C. Desain Interface dan Struktur Menu
1. Desain Interface
Berikut merupakan desain interface untuk sistem pemilihan jenis kain:
1) Desain Login
Internasional journal of social technologi, Vol.1, No.1 Juni, 2018 53 Gambar 10
2) Desain Menu Utama
Gambar 11 3) Desain Kriteria
Gambar 12 4) Desain Alternatif
Wahyu Ariandi, Novi Rismayanti
54 International journal of social technology, Vol. 1, No.1, Januari 2018 Gambar 13
5) Desain Hitung
Gambar 14
6) Desain Password
Gambar 15
2. Pedoman Pengoperasian Perangkat Lunak
1) Sebelum menggunakan aplikasi pada sistem pendukung keputusan untuk pemilihan jenis kain terbaik, admin terlebih
dahulu harus mengaktifkan internet agar dapat masuk pada aplikasi sehingga admin bisa langsung login dengan memasukkan username dan password.
Internasional journal of social technologi, Vol.1, No.1 Juni, 2018 55 Gambar 16
2) Kemudian akan tampil menu utama pada aplikasi
Gambar 17
3) Setelah itu admin dapat memilih menu kriteria untuk menginputkan kriteria. Didalam menu kriteria ini admin dapat menambahkan kode kriteria,
nama kriteria, atribut, bobot, mengubah kriteria, menghapus kriteria, mencari kriteria dan me-refresh kriteria yang sudah di isi.
Gambar 18
4) Admin dapat memilih menu alternatif untuk menginputkan alternatif. Didalam menu alternatif ini admin dapat menambahkan kode alternatif,
nama alternatif, mengubah alternatif, menghapus alternatif, mencari alternatif dan me- refresh alternatif yang sudah di isi.
Metode Vikor untuk pemilihan jenis kain terbaik pada Cv Sanko Jaya Produksi
International journal of social technology, Vol. 1, No.1, Januari 2018 56 Gambar 19
5) Admin dapat memilih menu Hitung untuk melihat hasil perhitungan dan hasil analisa
serta admin dapat mencetak hasil analisa tersebut
Gambar 20
6) Admin dapat memilih menu password untuk mmengubah
password dan menyimpan password yang sudah di ubah.
Gambar 21
Internasional journal of social technologi, Vol.1, No.1 Juni, 2018 57 Kesimpulan
Penelitian ini merancang sistem untuk pemilihan jenis kain terbaik pada CV Sanko Jaya Produksi. Adapun pembahasan di atas dapa ditarik kesimpulan yaitu Sistem ini memberikan kemudahan dalam menentukan keputusan guna memilih alternatif terbaik yakni dalam memilih jenis kain
yang terbaik untuk pembuatan konveksi pakaian.S istem ini pula memberikan informasi jenis kain mana saja yang sesuai atau cocok untuk dijadikan dalam pembuatan konveksi pakaian berdasarkan kriteria-kriteria yang sudah sudah digunakan guna mempermudah dalam pengambilan keputusan.
BIBLIOGRAFI
Agatmadja, Muhammad W. P., Suri, Atika, & Agustin, Agustin. (2018).
Penerapan Metode VIKOR Dalam Pemilihan Calon Peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 5(2), 91–96. Google Scholar
Bolung, Maikel, & Tampangela, Henry Ronald Karunia. (2017). Analisa penggunaan metodologi pengembangan perangkat lunak.
Jurnal ELTIKOM: Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi Dan Komputer, 1(1), 1–10. Google Scholar
Hutapea, Betrik Juliana, Hasmi, Mentari Ananda, Karim, Abdul, & Suginam, Suginam. (2018). Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Jenis Kulit Terbaik Untuk Pembuatan Sepatu Dengan Menggunakan Metode VIKOR.
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 5(1), 6–12. Google Scholar
Indonesiana. (2018). Konveksi Pakaian Adalah, Istilah Pengertian Konveksi Pakaian. Dipetik Mei Minggu, 2019. Google Scholar Kristanto, A. (2018). Perancangan
Sistem Informasi Dan Aplikasinya.
Yogyakarta: Gava Media.
Nurhalimah, Siti, Tampubolon, Tiurma, Berutu, Winda B., Simarmata, Janner, & Mesran, Mesran. (2018).
Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa Pada AMIK STIEKOM Sumatera Utara Menggunakan Metode VIKOR.
Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Informasi (SENSASI), 1(1). Google Scholar
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian &
Pengembangan Research And Development. Bandung: Alfabeta.
Suryaningrum, Kristien Margi. (2015).
Sistem Pendukung Keputusan untuk Penjurusan Mahasiswa (Studi Kasus: Teknik Informatika Universitas Bunda Mulia).
SENTIKA 2015, 28, 109–120.
Google Scholar
Sutrikanti, Nidia, Situmorang, Hotmelinsa, Fachrurrazi, Fachrurrazi, Nurdiyanto, Heri, &
Mesran, Mesran. (2018).
Implementasi Pendukung Keputusan Dalam Pemilihan Calon Peserta Cerdas Cermat Tingkat SMA Menerapkan Metode VIKOR.
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 5(2), 109–113. Google
Wahyu Ariandi, Novi Rismayanti
58 International journal of social technology, Vol. 1, No.1, Januari 2018 Scholar
Umam, Khoirul, Sulastri, Varian Eva, Andini, Tiara, Sutiksno, Dian Utami, & Mesran, Mesran. (2018).
Perancangan Sistem Pendukung
Keputusan Penentuan Prioritas Produk Unggulan Daerah Menggunakan Metode VIKOR.
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 5(1), 43–49. Google Scholar
Copyright holder:
Wahyu Ariandi, Novi Rismayanti (2018) First publication right:
International journal of social technology This article is licensed under: