• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROYEK MASKER TERINDIKASI KORUPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROYEK MASKER TERINDIKASI KORUPSI"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

DBH 2020 SUDAH DIBAYAR

call center iklan

Pedagang Hingga Pekerja Dites GeNose

12

0254 792 5984

Cilangkahan Kembali Digaungkan

03

0859

5936 8838

subuh 04.37

Zuhur 11.53 terbit

05.59

UNTUK WILAYAH BANTEN DAN SEKITARNYA

Ashar 15.15

Isya 19.00 Magrib

17.46

Baca WAGUB Hal-9

Program P3-TGAI Dituding

Diselewengkan

03

SERANG, BANPOS - Pemprov Banten telah melu- nasi seluruh utang dana bagi hasil (DBH) tahun 2020 kepada kabupaten/kota dari sektor pajak kendaraan yang sempat tertunda.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy didam-

pingi Sekda Banten Al Muktabar ditemui usai rapat paripurna istimewa penyerahan laporan hasil pe- meriksaan (LHP) BPK atas LKPD 2020, Senin (24/5) menjelaskan, DBH yang belum disalurkan kepada kabupaten/kota tahun 2020 telah diselesaikan.

“Sudah diselesaikan,” kata Andika, diamini Al Muktabar.

Terpisah, ditemui di rumah dinas Gubernur di Kota Serang, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan

Baca DBH Hal-9

WAGUB AKAN KAJI DATA BAPPENAS

daerah (OPD).

Tiga OPD tersebut adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Dinas Perumahan Rakyat dan Ka- wasan Permukiman (Disperkim). Sementara ke- lemahan lainnya disebutkan oleh BPK adalah, pe- natausahaan kas Pemprov Banten belum memadai,

yakni masih ditemukan rekening bendahara pengeluaran UPTD di tiga OPD dan rekening operasional yang belum ditetapkan melalui keputusan gubernur.

Kemudian, pengelolaan barang milik daerah (BMD) belum memadai antara lain, pemprov belum SERANG, BANPOS - Badan Pemeriksa Keuangan

(BPK) RI Perwakilan Provinsi Banten menemukan 12 kelemahan pengendalian intern dan permasalahan dalam laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2020. Kelemahan tersebut salah sa- tunya, kelebihan pembayaran proyek sebesar Rp1,16 miliar yang ada di tiga organisasi perangkat

25 JANUARI 2021

SENIN HARGA ECERAN

Rp 4.000

Group

MAU DAPATKAN L A N G G A N A N GRATIS EPAPER

BANTEN POS SILAKAN SCAN

BARCODE

INSTAGRAM bantenposofficial EMAIL

[email protected]

FACEBOOK banten pos

banpos channel

WEBSITEwww.banpos.co

25 MEI 2021 SELASA

PROYEK MASKER TERINDIKASI

KORUPSI

Baca ELEKTABILITAS Hal-9

SERANG, BANPOS - Elektabilitas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Banten, diklaim berhasil mengungguli Partai Golkar. Kesimpulan itu berdasarkan hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Puspoll Indonesia.

Dalam rilis bertajuk ‘Menakar peluang Capres 2024 dan Tantangan Poros Partai Islam’ itu, elektabilitas PKB tembus 9,2 persen dan menempatkan PKB berada di urutan tiga besar di bawah PDIP yang berada di posisi puncak dengan tingkat elektabilitas 22,3 persen, dan Partai Ge- rindra dengan 13,4 persen. Sementara

ELEKTABILITAS

GOLKAR

‘KEOK’

DI SURVEY

Baca PEMPROV AKAN Hal-9

BANTEN KEMBALI RAIH OPINI WTP

Anggota VI BPK RI, Harry Azhar Aziz, menyerahkan berkas kepada Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy saat Rapat Paripurna Istimewa Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Periksa Keuangan Republik Indonesia Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Banten Tahun Anggaran 2020 di Gedung DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (24/5). Pemprov Banten kembali berhasil mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BP) RI untuk dan opini WTP tersebut diberikan BPK RI kali ini terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggara (TA) 2020, atau kelima kalinya setelah meraih opini tersebut sejak tahun 2016.

DZIKI OKTOMAULIYADI/BANTEN POS

Baca PROYEK Hal-9

SERANG, BANPOS – Kejati Banten me- ngendus adanya dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan masker oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten. Diduga, kerugian negara yang terjadi mencapai Rp1,680 miliar.

Sebelumnya, BANPOS memberita- kan mengenai adanya penelusuran yang dilakukan oleh Kejati Banten ter- hadap penggunaan anggaran Covid- 19 pada APBD Banten tahun anggaran

2020 lalu dengan nilai ratusan miliar rupiah. Informasi dihimpun, Kejati Banten telah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banten, Ati Pramudji Hastuti bersama sejumlah pejabat terkait proyek Covid-19 pada APBD Banten 2020.

Kasi Penkum pada Kejati Banten, Ivan Siahaan, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyerahan berkas penyelidikan dugaan perbuatan me-

lawan hukum kepada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Banten.

“Telah dilakukan Penyerahan ber- kas hasil penyelidikan dugaan mela- wan hukum dalam pengadaan masker pada Dinkes Provinsi Banten Tahun Anggaran 2020. Hasil penyelidikan tim Bidang Intelijen Kejati Banten yang dilimpahkan ke Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Banten

SERANG, BANPOS - Dianggap tak me- mililki komitmen penguatan ekonomi dalam penanganan dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 oleh pemerin- tah pusat, Pemprov Banten akan mela- kukan kajian atas kegiatan dan program Covid-19. Bahkan, pemprov akan me- lakukan pengecekan langsung atas data yang telah dirilis oleh pemerintah pusat tersebut.

Wakil Gubernur Banten Andika Haz- rumy didampingi Sekda Banten, Al Muk-

PEMPROV AKAN KAJI DATA BAPPENAS

Terkait Penanganan Dampak

Ekonomi Akibat Covid-19

(2)

POLITIK

5 FEBRUARI 202025 MEI 2021RABU

2 SELASA

RUANG PUBLIK

utama yang dapat membedakan satu kelompok dengan kelompok lain.

Keberadaan bahasa sebagai alat pengidentifikasi diri ternyata membuat bahasa menjadi identitas suatu kelompok masyarakat tertentu. Oleh karena itu, muncul berbagai variasi atau ragam bahasa di dalam

masyarakat. Ragam bahasa muncul karena pemakaian bahasa yang berbeda di setiap lingkungan dan media

penyampaian bahasa. Salah satu contoh ragam bahasa yang berkembang sesuai dengan lingkungan pemakainya, seperti kalangan remaja yang pada dasarnya telah memiliki bahasa tersendiri dalam

mengungkapkan ekspresi diri dan pengidentifikasi diri. Bahasa remaja tersebut kemudian dikenal sebagai bahasa gaul.

Bahasa gaul merupakan ragam bahasa tidak baku dan lebih pada bahasa yang khas karena cirinya yang singkat dan kreatif. Bentuk kosakata bahasa ini sendiri cenderung berubah-ubah seiring waktu karena sifat pembicaraan dan kreativitas penuturnya.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa pengguna bahasa gaul ini sendiri cenderung pada kelompok kalangan remaja

karena bahasa ini terkesan tidak memberi jarak saat

berkomunikasi atau berbincang- bincang secara santai dengan kawan-kawannya. Selain itu, melalui penggunaan bahasa gaul kalangan remaja dapat terkesan atau dianggap hits atau kekinian.

Di era melenial seperti sekarang ini dapat dikatakan bahasa gaul sudah berkembang dan telah menjadi umum. Bahasa gaul bukan hanya sering

digunakan sebagai bentuk percakapan sehari-hari dalam pergaulan di lingkungan sosial bahkan dalam media-media populer seperti media sosial, televisi, radio, dunia perfilman, majalah-majalah remaja, novel, dan cerpen. Oleh sebab itu, bahasa gaul dapat disimpulkan sebagai bahasa utama yang digunakan untuk komunikasi verbal oleh setiap orang khususnya remaja dalam kehidupan sehari-hari.

Meskipun telah menjadi umum, ternyata perkembangan bahasa gaul di tengah-tengah kebebasan dalam berkomunikasi menjadi perhatian masyarakat.

Kekhawatiran tersebut timbul karena para remaja saat ini sebagai generasi melenial sudah terbiasa dalam memakai bahasa gaul saat berkomunikasi dengan

Bahasa Gaul di Kalangan Remaja Melenial

siapa pun dan di mana pun artinya penggunaan bahasa ini sudah dianggap tidak pada tempatnya. Selanjutnya, sebagian masyarakat juga menganggap bahwa bahasa gaul adalah bahasa yang tidak baik karena kaya akan ungkapan serapah mau pun ungkapan kotor. Selain itu, masih banyaknya masyarakat yang tidak paham terhadap sejumlah kosakata bahasa gaul yang memiliki ciri bahasa khas yang ditemui saat berkomunikasi sehingga komunikasi tidak dapat terjalin dengan baik antar penutur dan mitra tutur. Sebagai salah satu contoh dari

permasalahan yang muncul tadi dapat dilihat dari penggunaan kata “anjay” yang akhir-akhir ini viral di media sosial yang dianggap oleh kalangan remaja sebagai bahasa gaul populer dalam menunjukkan rasa kagum atau terkejut. Namun di lain pihak, sebagian kalangan masyarakat merasa bahwa penggunaan kata “anjay” yang diperhalus dari umpatan kata

“anjing” ini maknanya tidak akan berubah menjadi lebih baik dari makna aslinya. Dari penjelasan yang ada dapat terlihat bahwa masalah-masalah yang muncul ini dianggap dapat menjadi dasar JAKARTA, BANPOS - Ketua Umum Partai

Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menilai pembubaran negara zionis Israel bisa menjadi solusi atau jalan keluar untuk mengakhiri konflik yang terjadi di tanah Palestina selama ini, karena berbagai upaya gagal dilakukan.

Pembubaran suatu negara merupakan hal biasa dan pernah terjadi menimpa Uni Soviet dan Yugoslavia. Setelah bubarnya Uni Soviet misalnya, kemudian muncul Rusia justru menjadi kekuatan baru global.

“Orang belum punya bayangan pembu- baran negara Israel, padahal banyak terjadi seperti Uni Soviet, malahan menemukan solusi baru. Pembubaran negara Israel bisa menjadi jalan keluar,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Senin (24/5).

Hal itu disampaikan Anis Matta didampingi Sekretaris Jendaral Partai Gelora Indonesia Mahfuz Sidik, Ketua Bidang Narasi Dadi Krismanto dan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Henwira Halim saat Halal bi Halal dan Dialog tentang Palestina dengan wartawan di Gelora Media Centre, Jakarta, pada Jumat (21/5).

Menurut Anis Matta, para pemimpin dunia saat ini perlu berpikir mengenai upaya pembubaran negara Israel secara permanen sebagai jalan keluar mengakhiri konflik abadi antara Palestina-Israel.

Sebab, Israel sebelumnya tidak ada dalam peta, tiba-tba diadakan karena hutang bu- di atas terjadinya ‘Holocaust’ terhadap ka- um Yahudi yang dilakukan bangsa Eropa.

“Mengapa negara Israel tidak ada dalam peta, kemudian dimunculkan karena semangat ultra nasionaisme Eropa ter- hadap orang Yahudi, sehingga menjadi hutang budi dengan mendirikan negara Israel,” katanya.

Padahal Peta negara Israel yang kini sudah berusia 100 tahunan itu, justru membuat tragedi kemanusiaan baru, yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina, seperti yang pernah diilakukan bangsa Eropa terhadap orang Yahudi.

“Pada 2009 lalu, saya pernah ditanya peneliti Amerika Serikat (AS), orang Yahudi. Kalau Israel dibubarkan, kemana orang Israel, terus keamanan Israel ba- gaimana dan apa bisa meredakan konflik,”

kata Anis menyampaikan kekhwatiran peneliti AS tersebut.

Anis lantas menjelaskan, jika negara Israel dibubarkan, maka orang-orang Yahudi itu dikembalikan dari negara asal mereka atau bisa juga diintegrasikan dalam satu titik untuk membentuk negara baru yang disepakati PBB dan komunitas internasional.(RMID/PBN)

Anis: Saatnya Berpikir

Pembubaran Negara Israel

Rumi Nugraha dan M. Fahmi Inspirasi dan Semangat Baru Banten

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Saepudin PEMIMPIN REDAKSI: Chandra Magga REDAKTUR PELAKSANA: Panji Bahari Noor Romadhon REDAKTUR: Azmart Tusnedi , Ruly Satria, SEKRETARIS REDAKSI: Gina Maslahat REPORTER:

Dedi Rustandi, CH Widodo Haidar, Dede Suhada, Suganda, Lukman Hapidin, Muflikhah, Diebaj Ghuroofie Dzhillilhub PENGEMBANGAN BISNIS: Sobar Rohmat IKLAN: Zulfa Nadira (Manager), Dody Fitriadi FOTOGRAFER: Dziki Oktomauliyadi PRA CETAK & PERWAJAHAN: Supriadi (Manager), Fauzi Sandi, M Sy Ian Sangadji GRAFIS: Ahmad Bukhori KEUANGAN: Endah Layla R ADMIN: Nia Aryanti ACCOUNTING: Ifroh Hardianti PEMASARAN: Eply Wahyudi PEMBINA

H Margiono KOMISARIS

Ratna Susilowati

DIREKTUR Rumi Nugraha dan M. Fahmi

TARIF IKLAN

Hitam Putih (BW) : Rp. 47.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 69.000/mm kolom Hitam Putih Hal. 1 : Rp. 91.000/mm kolom Warna Hal. 1 : Rp. 134.000/mm kolom

ADVERTORIAL

Hitam Putih (BW) : Rp. 47.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 69.000/mm kolom SOSIAL/KELUARGA

Hitam Putih (BW) : Rp. 30.500/mm kolom Warna (FC) : Rp. 54.500/mm kolom

WARTAWAN BANTEN POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER PERCETAKAN :

PT. WAHANA SEMESTA INTERMEDIA

T A R I F I K L A N

PERWAKILAN JAKARTA :

Gedung Graha Pena Lt. 5 Jalan Kebayoran Lama No.12 Jakarta Selatan, Telp/Fax: 021 - 53699624

PT BANTEN BERITA MERDEKA

Kantor: Ruko RDM, Jln. TB Suwandi/Lingkar Selatan, Blok D, No.3 Kota Serang, Banten

Telephon/Fax: (0254) 792 5984

No. Rek: Bank BJB - 0018 21501 2001,BCA -2454 061 704 (a/n PT Banten Berita Merdeka)

BANTEN POS

PERWAKILAN TANGERANG : Komplek Green Garden Blok A-1, No. 2 Jalan MH Thamrin, Kota Tangerang, Banten

IKLAN CILIK/BARIS Rp. 23.000/baris (Min 3 baris Maks 7 baris)

KANDANG BANTENG PANAS, MIMPI GANJAR TERANCAM

JAKARTA, BANPOS - Isu capres bikin kondisi di kandang banteng panas. Gan- jar Pranowo yang selama ini banyak dise- but sebagai kandidat capres potensial 2024, dicampakkan loyalis Puan Maha- rani. Puan Cs menganggap Ganjar offside.

Dicampakkannya Ganjar oleh Puan Cs tercermin dari tidak diundangnya Ganjar di acara pengarahan Puan ke kader se- Jawa Tengah (Jateng) dan Inspeksi Rangkaian Penutupan HUT ke-48 PDIP, di Kantor DPD PDIP Jawa Tengah, Jalan Brigjen Sudiarto, Semarang, Sabtu malam.

Selain digelar secara langsung, acara digelar secara virtual dan diikuti seluruh kader banteng se-Indonesia. Acara ber- jalan lancar. Tak ada hambatan. Dimulai dengan sambutan Ketua DPD PDIP Jateng Bambang “Pacul” Wuryanto, lalu berlanjut ke cara inti, arahan dari Puan, yang kini menjabat sebagai Ketua DPP PDIP juga Ketua DPR.

Keesokan harinya, acara ini ramai diperbincangkan publik. Sebab, Ganjar yang merupakan kader PDIP dan orang nomor 1 di Jateng, tidak diundang. Ganjar malah ikut acara gowes sepeda di Jakarta.

Kenapa Ganjar tak diundang? Bam- bang Wuryanto memberikan penjelas- an. Dia bilang, panitia memang sengaja tidak mengundang Ganjar. Alasannya,

Ganjar sudah keterlaluan dan tak mengindahkan arahan dan aturan partai.

Bambang juga menyebut, Ganjar terlalu berambisi untuk maju sebagai capres 2024. Intensitas pencitraannya di media sosial sudah kelewat batas.

Sampai-sampai, menjadi pembawa aca- ra di akun YouTube miliknya.

Menurut Bambang, PDIP sebenarnya sudah beberapa kali memberikan arahan secara halus kepada Ganjar. Namun, arahan itu tak diindahkan. Ganjar merasa hanya Ketum PDIP Megawati Soekarno- putri yang bisa menegurnya. Karena itu, partai pun memberikan pelajaran.

“Wis kemajon (sudah kelewatan). Yen kowe pinter, ojo keminter (bila kamu pin- tar, jangan sok pintar),” tegas Bambang, yang juga Ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu itu, kemarin.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ikut

“menghajar” Ganjar. Ia mengingatkan Ganjar, capres partai adalah orang yang memiliki spirit gotong royong. Bukan orang yang individualis.

“Berbagai persoalan bangsa harus diselesaikan bersama, melalui kerja politik, dan perjuangan mendapatkan kekuasaan politik tersebut. Melalui partai politik yang menyatu dengan kekuatan rakyat,” kata Hasto, dalam keterangannya kepada Rakyat Merdeka,

kemarin.

Sindiran terhadap Ganjar juga disam- paikan langsung Puan. Saat memberikan pengarahan, putri bungsu Megawati itu berpesan kepada para kader untuk memenangkan Pemilu 2024. Kata dia, PDIP membutuhkan pemimpin yang kerja nyata di lapangan, bukan yang nampang di mesia sosial.

“Pemimpin yang memang dilihat sama teman-temannya, sama orang-orangnya yang mendukungnya ada di lapangan, bukan hanya di media. Sosmed perlu, media perlu, tapi bukan itu saja. Tapi memang nyata kerjanya itu di lapangan,”

kata Puan.

Namun, tidak semua banteng memu- suhi Ganjar. Ada juga yang membela.

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyat- mo salah satunya. Mantan Wali Kota Solo ini menyayangkan sikap panitia yang tak mengundang Ganjar. Menurut dia, panitia tidak pas. Bagaimana pun Ganjar adalah kader PDIP yang ditu- gaskan sebagai gubernur. “Kalau tidak diundang, ini jadi perhatian bersama,”

kata Rudy, di kediamannya, kemarin.

Dia berharap, masalah ini segera diselesaikan secara bersama dalam forum tertutup. Tak lagi diperpanjang. Ia juga menyarankan, persoalan capres tidak perlu diperuncing sekarang. “Nanti

berdampak pada partai. Rugi besar.

Kader partai juga saya harap jangan nge- gongi yang nggak bener,” kata dia.

Soal capres, kata dia, biarlah nanti dipu- tuskan Megawati sebagai Ketua Umum PDIP. Dia yakin, Ganjar pun tak akan melawan jika Megawati tak memilihnya.

Lalu bagaimana tanggapan Ganjar?

Saat dikonfirmasi, Ganjar mengaku tak bisa hadir karena tak diundang. Namun, Ganjar mencoba santai saja. Ia pun memilih mengisi akhir pekannya dengan bersepeda di Jakarta. Ganjar menjajal jalur khusus road bike di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang. Ia pun tak segan memuji hasil karya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan atas pembangunan JLNT itu.

Pengamat politik dari UIN Jakarta, Adi Prayitno menilai, PDIP sedang mengu- cilkan Ganjar sebagai bentuk hukuman.

Menurut dia, dengan tak diundang ke hajatan PDIP, Ganjar sedang diperma- lukan. Apalagi selain tak diundang, Ganjar ditelanjangi kesalahannya. Kata dia, serangan Puan dan Bambang Wuryanto sangat vulgar.

“Sepertinya, kesalahan Ganjar dinilai sudah fatal. Kalau begini ceritanya, mimpi Ganjar jadi capres terancam,” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini.(BCG/RMID/PBN)

mengapa kehadiran bahasa gaul dapat merusak komunikasi dengan kurangnya rasa sopan dan satun bahkan sampai pada tahap dapat menggeser keberadaan bahasa Indonesia baku.

Bahasa gaul memang tidak dapat dihilangkan begitu saja.

Dari Sabang sampai Merauke tentu bahasa tersebut akan tetap ada dan terus berkembang selama adanya komunikasi.

Masalahnya yang disoroti saat ini adalah bagaimana mengajarkan pada para remaja tentang penggunaan bahasa gaul yang sesuai dengan kebutuhan, situasi, dan tempatnya. Sehingga para remaja nantinya dapat membedakan kapan waktu mereka bertutur dengan menggunakan bahasa gaul dan kapan waktunya mereka tidak menggunakan bahasa tersebut.

Misalnya ketika para remaja sedang berada dalam

kelompoknya maka bahasa gaul dapat mereka pergunakan, sedangkan saat berada di luar kelompoknya mereka dapat menggunakan bahasa umum yang dipahami oleh semua penutur dengan tidak

meninggalkan kesantunan dalam berbahasa.

Untuk itu sudah seyogyanya

ada usaha yang perlu dilakukan bersama dalam menyelesaikan permasalahan penggunaan bahasa gaul oleh kalangan remaja. Usaha yang dapat dilakukan terkait penggunaan bahasa gaul yang kurang sesuai oleh kalangan remaja melenial saat ini yaitu dapat dimulai dari kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Di mana guru harus bisa mengingatkan peserta didiknya untuk tidak

menggunakan bahasa gaul dalam kegiatan belajar di dalam kelas baik saat berkomunikasi dengan guru mau pun teman-temannya.

Kemudian, peran aktif orang tua sangat penting dalam

mengajarkan anaknya untuk bisa melihat siapa lawan tuturnya sehingga mereka dapat memilah penggunaan bahasa yang akan dipergunakan saat bertutur atau berkomunikasi. Selain itu, lebih luasnya lagi sebagai masyarakat seharusnya kita dapat

menanamkan kecintaan dalam diri generasi bangsa terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Bila usaha-usaha ini dilakukan tentu sedikit banyak dapat membentuk karakter remaja yang dapat

mempergunakan bahasa yang baik dan tetap memerhatikan kesantunan saat bertutur.*

BAHASA merupakan salah satu milik manusia yang tidak pernah lepas dari segala kegiatan dan gerak manusia sebagai makhluk yang berbudaya dan

bermasyarakat. Salah satu kegiatan utama manusia yang setiap hari dilakukan adalah berkomunikasi. Untuk itu, bahasa memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari sebagai alat

komunikasi dan alat interaksi antarmanusia.

Bahasa sudah dimiliki manusia tanpa mereka harus mengenal tulisan, dan bahasa akan selalu berkaitan dengan segala aspek kehidupan dan alam sekitar yang memakainya. Selanjutnya, agar bahasa dapat digunakan oleh setiap manusia untuk mempermudah dalam

berkomunikasi dan bekerjasama, maka suatu bahasa digunakan berdasarkan kesepakatan para pengguna bahasa tersebut.

Dengan begitu, bahasa dapat dijadikan sebagai alat pengidentifikasi diri karena bahasa merupakan salah satu ciri

Oleh : Afifah Fauziyyah, S. Pd

(3)

PANDEGLANG

25 MEI 2021SELASA

3

SALAKANAGARA

mesin JFMZE1415308 dan Atas n a m a S A M S U R I d e n g a n n o BPKB L04955238 Diketahul hilang Pada hari Kamis tanggal 26 bulan November tahun 2020 sekira jam 09.30 WIB. diduga barang / surat-surat tersebut t e r c e c e r h i l a n g d i r u m a h k o n t r a k a n D a e r a h h u k u m Telah Hilang BPKB Atas Nama

SOESAPITRI OEDIYANI Alamat:

Jl.Hamim No.06 Komp.KS Rt.001, Rw.002, Kotabumi Purwakarta Cilegon. Jika ada yang menemukan Mohon Hubungi, M GULTOM Tlpn/WA

08122162787 Akan diberikan imbalan sepantasnya.

Kehilangan 1 (Satu) buah BPKB m o t o r m e r e k H O N D A B E AT ta h u n 2 0 1 4 w a m a H I TA M d e n g a n N O P O L A 4 8 7 9 C I N o m e r r a n g k a M H 1 J F M 2 1 2 E K 4 0 4 6 9 6 N o m e r

KEHILANGAN MAKANAN

Jual/menerima pesanan Bubur Ayam Cianjur dan Lontong Sayur. alamat: Lampu merah Perumahan Graha Asri, Ciracas, Kota Serang - Banten Hub: Jejen 087774405935

Polres Serang Apablia yang d i l a p o r k a n t i d a k s e s u a l dengan yang sebenarya.

PANDEGLANG, BANPOS – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) diduga dijadikan ajang bancakan oleh oknum anggota DPRD dan kepala desa. Demikian yang disampaikan oleh sekelompok massa yang tergabung dalam Jaringan Aspi- rasi Masyarakat Pandeglang (JAM-P Banten) saat menggelar aksi di gedung DPRD Pandeglang, Senin (24/5).

Salah Seorang Korlap Aksi, Ahmadi Rewok mendesak kepada aparat pene- gak hukum, untuk segera melakukan penyelidikan kepada oknum-oknum dewan dan kepala desa, yang diduga

telah merugikan hak-hak masyarakat terutama petani tersebut.

"Silahkan cek ke wilayah Kecamatan Saketi, ke wilayah Kecamatan Angsana, di sana banyak proyek-proyek yang ha- nya menguntungkan oknum-oknum kepala desa dan dewan," ungkapnya.

Menurutnya, ada ruang dan peluang yang diduga dimanfaatkan oleh oknum Dewan dan kepala desa untuk melaku- kan bentuk perlawanan hukum, be- rupa permintaan setoran sebesar 20 – 30 persen dari nilai pagu Rp195 juta dengan dalih untuk dana aspirasi.

“Bukankah kita semua mengetahui

Program P3-TGAI

Dituding Diselewengkan

tupoksi dewan sebagai wakil rakyat sa- lah satunya menampung aspirasi dan memperjuangkan hak – hak rakyat di parlemen, tidak pernah ditemukan adanya aturan yang menyatakan, ada pungutan seperti dana aspirasi,” tegas Ahmadi.

Selain itu, Ahmadi menyampaikan, penetapan kepengurusan kelompok P3A ini disahkan berdasarkan keputus- an kepala desa, hal ini dituding dijadi- kan alat untuk mengintervensi kelom- pok tersebut.

Dirinya meminta kepada Badan Ke- hormatan DPRD, untuk segera mela-

kukan peninjauan dugaan keterlibatan anggota DPRD yang bermain di P3- TGAI. Menurutnya, hal tersebut telah merenggut hak orang banyak.

Sementara itu Aning Hidayat menya- takan, hasil temuannya di lapangan P3- TGAI dimanfaatkan oleh onum kepala desa dengan dalih Penetapan Kepe- ngurusan P3A, yamg disahkan berda- sarkan Kepala Desa.

"Diduga oknum kepala desa mencari keuntungan pribadi mulai pemben- tukan kepengurusan sampai dengan pelaksanaan P3-TGAI di lapangan,"

katanya.(PBN)

200 Peserta Ikuti Tes Kesehatan Balon Kades

SEORANG pemuda berinisial ZF (20) diringkus Unit Reserse Kriminal Polsek Pandeglang setelah men- curi sebuah motor dan TV di Kampung Maja barat, Rt 01/ Rw 003, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.

Kepala Unit Reskrim Polsek Pandeglang, Ipda Komarudin menceritakan, pelaku melakukan tindak pencurian dirumah yang sama dengan waktu yang berbeda. Dimana, sebelumnya pelaku mengambil motor korban dengan masuk kedalam rumah mela- lui plafon.

"Dengan cara pelaku masuk kedalam rumah kon- trakan melalui pintu belakang yang tidak ada kunci- nya, kemudian pelaku memanjat menuju langit- langit rumah atau plafon. Selanjutnya turun melalui lubang plafon yang ada di ruang tamu, lalu me- ngambil kendaraan roda dua yang kebetulan kunci kontaknya masih melekat di kendaraan. Selanjutnya pelaku keluar membawa kendaraan tersebut, me- lalui pintu depan," ucap Komarudin, Senin (24/5).

Aksi pelaku terus berlanjut, pasalnya diwaktu yang berbeda. Pelaku, kembali masuk kedalam ru- mah korban, dan mengambil TV. Akan tetapi, aksi pelaku terekam oleh CCTV yang dipasang oleh korban.

"Karena korban ini merasa geram dengan aksi pencurian, jadi korban memasang kamera CCTV.

Pelaku masuk lagi kedalam rumah kontrakan itu, dan mengambil TV korban," katanya.

Berbekal, dari rekaman CCTV itu polisi mem- bekuk tersangka saat tengah asik nongkrong di de- pan warung. "Pelaku diamankan saat nongkrong di wilayah Kelurahan Saruni," ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, pihak kepolisian juga mengamankan barang hasil curiannya yang sudah dijual oleh pelaku. "Kendaraan hasil curiannya juga diamankan, meski sudah di jual dan pemilik sudah diberitahu," ujarnya.(CR-02/PBN)

Pelaku Curanmor Diringkus Polisi

Pelabuhan Diharap Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

PANDEGLANG, BANPOS - Pihak Pro- vinsi Banten akan segera membangun Pelabuhan Perikanan Terpadu Banten Selatan Cikeusik - Binuangeun, Bupati Pandeglang Irna Narulita berharap se- telah terwujudnya Pelabuhan Perikan- an Terpadu bisa memberdayakan sumberdaya lokal yang ada diwilayah tersebut.

"Kami harap para nelayan kami di- berdayakan, sejauh ini upaya yang di- lakukan mereka (nelayan) hanya cukup makan saja, adanya pelabuhan ini kami harap mereka jadi garda terdepan,"

demikian dikatakan Bupati Pandeglang

Irna Narulita, saat rapat dengan Kepala Dinas Kelautan Provinsi Banten Eli Susiyanti, di Pendopo (24/5).

Menurut Irna, pembuatan pelabuh- an perikanan Banten Selatan ini meru- pakan program stategis, sebab semua bisa tercerahkan. "Ekonomi masyara- kat meningkat, dan semoga juga ada peningkatan PAD Pandeglang, karena selama ini masih bergantung kepada transfer dana pusat," ujarnya.

"Dengan meningkatnya PAD, akan ada kemandirian fiskal daerah. Kami harap porsinya seimbang dalam pe- ngembangan wilayahnya" imbuhnya.

Menurut Irna, pembangunan Pela- buhan Perikanan Terpadu di Kecamat- an Cikeusik sangat tepat, karena wila- yah itu diperuntukan untuk industri.

"Sesuai RTRW, wilayah Cikeusik diren- canakan untuk industri, semoga ini te- realisasi dengan baik, harapan saya da- pat dilaksanakan dalam waktu yang ti- dak cukup lama," sambung Irna

Kepala Dinas Kelautan Provinsi Ban- ten Eli Susiyanti mengatakan, perce- patan Pembangunan Pelabuhan Perikanan Banten Selatan terpadu ini mendapatkan dukungan dari semua pihak baik Gubernur Banten maupun

Pemerintah Pusat.

"Mudah - mudahan tidak direfo- cusing. Intinya kami ingin melakukan yang lebih baik di perikanan, khusus- nya kawasan pelabuhan perikanan ter- padu," katanya.

Menurutnya, potensi perikanan akan jadi penunjang utama jadi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ban- ten. "Sejauh ini sektor kelautan Banten belum bisa dijadikan sektor andalan PAD, padahal potensi luar biasa, kami harap pelabuhan perikanan ini me- nambah nilai ekonomi bagi Banten dan Kabupaten," jelasnya.(PBN)

PANDEGLANG, BANPOS - Sebanyak 200 peserta dari 7 Kecamatan di Kabu- paten Pandeglang, Banten, melakukan pemeriksaan kesehatan untuk menjadi bakal calon (Balon) Kepala Desa (Ka- des) yang akan berlangsung pada 18 Juni 2021 mendatang.

7 Kecamatan diantaranya, Kecamat- an Cimanuk, Mekarjaya, Cipeucang, Saketi, Bojong, Picung, dan Kecamatan Mekarjaya.

"Hari pertama yang dilakukan peme- riksaan kesehatan yaitu di Puskesmas Cimanuk ini, yyang melingkup 7 keca- matan, dengan diikuti sekitar 200 pe- serta," kata Kasubag Tata Usaha Puskes- mas Cimanuk, Arif Rifai, Senin (24/5).

Ia juga mengatakan, dalam persya- ratan Balon Kades ini peserta harus mengikuti tiga tahapan tes kesehatan, diantarnya tes fisik, tes narkoba, dan di- lakukan Rapid antigen.

"Tes fisik itu seperti, cek berat badan, cek kesehatan mata, dan lain-lain. Ka- lau cek narkoba itu dilakukan di Dinas Kesehatan Pandeglang, dan satu lagi

karena ini masih masa pandemi Covid- 19, maka peserta harus di swab anti- gen," terangnya.

Selain itu, Ia menuturkan bawah un- tuk dilakukan tes kesehatan ini tidak gratis, ada biaya pelayanan pemerik- saan kesehatan dalam Pemilihan Ke- pala Desa (Pilkades) 2021 sebesar Rp.

373.000. Diantaranya, Retribusi Rp.

4.000, KIR atau uji kesehatan fisik Rp.

15.000, sesuai dengan Peraturan Dae- rah (Perda) No 10 Tahun 2011.

"Rapid Antigen itu sebesar Rp.

200.000 sesuai Perda Nomor 73 Tahun 2020, dan Tes Narkoba plus Retribusi sebesar Rp. 154.000 sesuai dari Labo- ratorium Kesehatan Daerah (Lap- kesda)," tuturnya.

Adapun untuk 28 Kecamatan lainnya, akan berlangsung selama tiga hari di Puskesmas, diantarnya Puskesmas La- buan melingkupi 9 Kecamatan, Puskes- mas Cibaliung melingkupi 6 Kecamatan, Puskesmas Cadasari melingkupi 4 Kecamatan, dan Puskesmas Panimbang

melingkupi 7 Kecamatan.(CR-02/PBN) Salah Seorang Balon Kades Yang Sedang Mengikuti Test Kesehatan Di Puskesmas Cimanuk Puluhan Masa Dari JAM-P Saat Lakukan Aksi Di Depan Gedung DPRD Pandeglang

Klik...

Klik... Klik...

Klik...

Klik...

banpos channel

(4)

LEBAK

25 MEI 2021SELASA

4

Buka Jam 07.00 - 20.00

Cuci Mobil & Motor

Hulkcarwash Hulkcarwash

Jl. Raya Serang Pandeglang KM. 3 (Depan Dealer Datsun) Nancang Hp. 08111 2014 07 Serang - Banten

Romantic Florist

TOKO BUNGA

Jln. Abdul Fatah Hasan no. 35, Cijawa D80A13BA

Bakso Pelangi Bandung, jl.Raya Serang-Jakarta km 4 no 1, persis depan terminal pakupatan serang

Info dan Pemesanan

081809104445 085220610245

- Lokasi Strategis di Tengah Kota Serang - Hanya 5 Menit Menuju Tol Serang Barat - Atau 10 Menit Menuju Tol Serang Timur

Segera Hubungi

Anda Sedang Cari Rumah Anda Belum Punya Rumah

?

Perumahan

Vini

087897088789 (WA) 085107884200 (WA)

MULTATULI

KOMUNITAS Gerakan Mahasiswa Sajira (Gamas) dan turun tangan menggalang donasi untuk warga Palestina. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui lembaga sosial dan kemanusiaan yakni melalui Ya- yasan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk solidaritas sekaligus kepedulian para mahasiswa Sajira untuk warga Palestina yang beberapa waktu lalu digempur militer Israel.

"Ini bentuk kepedulian kami untuk mereka, ban- tuan ini adalah bentuk kepedulian nyata dari kami untuk mereka," ujar Ketua Gamas, Kaomi kepada wartawan, Senin (24/5).

Penggalangan dana amal tersebut dilakukan di wilayah Kecamatan Sajira, tim Gamas turun meng- galang dana dari warung ke warung dan dari rumah ke rumah. Hingga hari ini, Senin (25/05/21) para mahasiswa sudah berhasil mengumpulkan uang se- banyak Rp 530 ribu.

Menurut Kaomi, meskipun secara nominal hasil penggalangan tidak besar, namun diharap ini bisa membantu para korban konflik berkepanjangan di Palestina.

"Semoga bisa bermanfaat, bisa membantu me- reka di sana baik untuk kebutuhan makanan, pe- ngobatan atau apapun itu, intinya semoga berman- faat," harapnya.

Pihak Gamas pun menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin berdonasi namun terkendala jarak, bisa melalui Rekening 5420871416 atas nama Kaomi.

Kata dia, para dermawan yang ingin berdonasi tidak dipatok berapapun nominalnya,

"Penggalangan dana akan dilakukan hingga Jumat besok (28/05/2021). Untuk konfirmasi lebih lanjut, pembaca bisa menghubungi nomor berikut ini : 08558664035 Atas nama Apad dan 085311468184 atas nama Kaomi," paparnya.(WDO/PBN)

Gamas Galang Dana untuk Palestina

Tiga Pejabat Esolon II Ikut Daftar Bursa Sekda

LEBAK, BANPOS - Virgojanti, Hari Setiono dan Budi Santoso menjadi tiga nama yang diketahui telah mendaftar dan siap mengikuti open bidding guna mengisi kekosongan pejabat Esselon 1 definitif untuk kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak.

Sejak penawaran seleksi terbuka un- tuk jabatan Sekda definitif Lebak pada 12 Mei dan ditutup 21 Mei 2021 untuk mengisi posisi orang Nomor 1 di ling- kungan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemkab Lebak, hanya tiga pendaftar tersebut yang siap bersaing.

Diketahui, jabatan sebelumnya dari Virgojanti adalah Kepala Bapelitbangda sekaligus saat ini menjabat sebagai Pj Sekda sekarang, kemudian untuk Hari Setiono saat ini adalah Kepala Bapenda dan Budi Santoso adalah Kepala BKAD.

"Hingga hari terakhir hanya ada tiga orang yang mendaftar. Yaitu Pj Sekda bu Virgo daftarnya pagi. Dan untuk pak Budi dan pak Hari daftar setelah Jumat,”

ungkap Sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) Open Bidding Sekda Pemkab Lebak, Edi Wahyudi kepada wartawan.

Menurut Edi, open bidding jabatan

Sekda di Pemkab Lebak ini sebagai- mana diamanatkan dalam UU Nomor 05 Tahun 2014 Tentang ASN.

Rujukan lainnya, ungkap Kepala Ba- dan Kepegawaian Pendidikan dan Pe- latihan (BKPP) Pemkab Lebak ini, yakni Peraturan Menteri Pendayagu- naan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Pengisian Jabatan Pim- pinan Tinggi Secara Terbuka dan Kom- petitif di Lingkungan Instansi Peme- rintah dan Surat Edaran Menteri PAN- RB Nomor 52 Tahun 2020 Tentang Pe-

laksanaan Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetitif.

"Berkaitan dengan administrasi, se- telah ditutup nantinya sekretariat akan memverifikasi persyaratannya itu.

Nantinya, Pansel yang akan membahas apa persyaratannya sudah memenuhi sesuai ketentuan atau tidak,” jelas Edi.

Kata dia, adapun hal persipan lain- nya semua sudah disiapkan tim Pansel.

“Untuk tahapan selanjutnya silahkan ke tim Pansel, karena pansel yang me- miliki hak untuk memberikan kete- rangan,” paparnya.(WDO/PBN)

Konflik Palestina-Israil yang banyak menimbulkan korban di pihak muslim sipil, menggerakan hati komunitas Gerakan Mahasiswa Sajira (Gamas) dan turun tangan menggalang donasi untuk warga Palestina. Senin (24/05)

BAKSEL, BANPOS - Badan Koordinasi Pembentukan Kabupaten Cilangkahan (Bakor PKC) menggelar acara halal bi- halal dengan tema 'Meretas Jalan Pan- jang Perjuangan DOB Cilangkahan' bertempa di Aula Vila Kuning, Keca- matan Cihara, Minggu, (23/05).

Disebutkan, meski dalam jadwal acara undangan ersebut nama-nama yang akan hadir, yakni Gubernur Banten Wahidin Halim, Bupati Lebak, Iti Octovia Jayabaya dan juga Tokoh pengusaha Lebak Mulyadi Jayabaya, namun ketiganya urung hadir tanpa ada kejelasan. Acara pun berjalan dengan khidmat dan keakraban, dihadiri jajaran Pengurus Bakor PKC, Ormas, LSM, aktivis dan para tokoh Lebak selatan (Baksel).

Ketua Bakor PKC, Eri Juheri menu- tur, kita melaksanakan halal bihalal se- suai dengan kaidah agama, kesempat- an ini pula intinya membangun keak- raban sesama warga Cilangkahan terus

mengangkat ghirah semangat per- juangan “Sekaligus kita jadikan mo- men ini untuk meningkatkan soliditas jangan sampai ada perpecahan, ada patah semangat dan lainnya,” ujar Eri.

Jika ada masyarakat yang memperta- nyakan keberadaan Bakor, ini adalah wadah perjuangan yang masih dirintis,

“Artinya, kita ini secara administrasi se- suai dengan hasil kajian sejak Tahun 2007 sangat memenuhi persyaratan, akan tetapi secara administrasi juga kan harus ada updating data,” terangnya.

Adapun soal agenda kedepan, pihak Bakor PKC akan melakukan roadshow silaturahmi dengan para tokoh, alim ulama, kasepuhan, tokoh adat, serta kelompok milenial, seanjutnya akan mencoba melakukan pendekatan dia- logis dengan pemerintah pusat.

Namun hal tersebut, tidak bisa dila- kukan oleh Bakor semata, Bakor PKC perlu mitra kerjasama diantaranya

dengan anggota DPR RI. "Bakor PKC ini milik semua warga Cilangkahan dan ini perjuangan yang harus dilaku- kan secara bersama-sama. Ayo kita bergerak bersama sesuai kemampuan bidang masing-masing dalam satu tu- juan," paparnya.

Sementara Ketua Dewan Pakar Bakor Cilangkahan, Prof Soleh Hidayat, dalam obrolan dengan BANPOS meng- ungkapkan, betapapun sulitnya per- juangan yang dihadapi, mari kita bangun kebersamaan dan solidaritas semua warga. Perbedaan pendapat boleh, tapi kita tetap bersatu kepentingan bersama terwujudnya kabupaten Cilangkahan.

"Kenapa Cilangkahan butuh mekar?

ini suatu keharusan untuk meraih ke- majuan. Ini demi kesejahteraan warga di wilayah bakal DOB Cilangkahan, tentunya agar ada perubahan, misal layanan publik lebih dekat, membuka banyak peluang kerja, pemanfaatan

sumber daya alam di sini lebih terkon- sentrasi maksimal dan terarah, serta akan melahirkan banyak efek kesejah- teraan bagi masyarakat setempat.

Jangan sampai negerimu kaya raya, tapi rakyatmu miskin merana," jelas Soleh.

Selanjutnya mantan Rektor Untirta dua periode ini pun mengharapkan mora- torium oleh pemerintah pusat agar segera dibuka, ataupun melalui peluang lainnya.

Dalam hal ini, kata Prof Soleh, butuh kesinambungan dalam empat pembagian tugas perjuangan sesuai perannya,

"Yakni, terus dilakukan penguatan basis perjuangan di tingkat bawah, te- rus melakukan lobi dan mediasi politik di tataran pemeintah pusat, terus membangun dinamisasi di kelompik millenia, dan tiada henti membangun isu propaganda kontemporer di tataran media masa. Ini yang harus terus dihi- dupkan," urai Soleh mengakhiri obrol- an dengan BANPOS.(WDO/PBN)

Cilangkahan

Kembali Digaungkan

Silaturahmi komponen para pejuang Bakor Cilangkahan dalam gelar acara halal bi halal. Terus berjuang wujudkan DOB, bertempat di Vila Kuning, Pantai Pasput Cihara. Minggu (23/05)

(5)

SERANG

25 MEI 2021SELASA

5

Tatap Muka Pelajar SD

Berjalan Sesuai Pedoman

SERANG, BANPOS – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di masa pandemi virus corona atau Covid-19 Kabupaten Serang yang dimulai kemarin berjalan se- suai pedoman yang ada. Hal ini disam- paikan Kabid Pembinaan Pendidikan Se- kolah Dindikbud Kabupaten Serang, Amar Ma’ruf.

“Alhamdulillah, semua berjalan sesuai pedoman pelaksanaan PTM terbatas di masa pandemi virus corona dan protokol kesehatan (Covid-19),” papar Amar ke-

pada awak media, Senin (24/5).

Hanya saja, ia menuturkan Dindikbud Kabupaten Serang tidak terjun langsung melakukan sidak. Melainkan menugaskan pengawas SD di masing-masing kecamat- an. “Pengawas itu punya jadwal masing- masing SD binaan untuk melakukan su- pervisi akademik maupun manajerial dan melaporkannya kepada kami,” ucapnya.

Sedangkan Pengawas SD di Kecamat- an Kramatwatu, Bambang Sugianto me- nyatakan, rata-rata sekolah di daerah-

nya menerapkan PTM sesuai arahan dan prokes ketat.

“Hari ini (kemarin, red) saya baru ngecek ke SDN Pegadingan I dan SDN Gempol. Selanjutnya ke sekolah lain- nya, karena total di Krawamatwatu ada 32 sekolah SD rinciannya negeri 28 dan empat swasta.” Ujarnya.

Disinggung pemeriksaan ke SD sen- diri, dia menyampaikan akan dilakukan selama tiga hari. Tujuannya, untuk me- mastikan saja. Seperti murid harus me-

makai masker, duduknya di jarak, tidak berkerumun dan penyediaan tempat cuci tangan. Lalu juga memastikan ke- adaan dan kesiapan tenaga pengajar.

“Dari dua sekolah yang sudah dikun- jungi, gurunya 100 persen hadir,”

ungkapnya.

Kepala Sekolah SDN Gempol, Yeni Nuraeni menyatakan, tidak ada perma- salahan terkait PTM terbatas yang dilak- sanakan. Seperti pembatasan siswa per kelas hanya 18 orang dan pembelajaran

dibagi dua shift pagi dan siang. “Pagi jam 07.30 WIB sampai pukul 09.00 WIB.

Siang jam 09.30 WIB sampai 11.00 WIB,”

terangnya.

Tapi, yang patut diwaspadai, penggu- nakan masker oleh siswa. “Masih ba- nyak murid yang lupa bawa masker. Ada juga yang mengeluh panas dan sebagai- nya. Tapi, kami tetap menjalankan pe- doman yang ada, seperti menyediakan masker cadangan dan memberikan edukasi,” pungkasnya.(MUF/AZM)

DZIKI OKTOMAULIYADI/BANTEN POS

LEBIH EFEKTIF.

Petani membajak sawahnya menggunakan traktor di Wilayah Kasemen, Kota Serang, Senin (24/5). Membajak sawah menggunakan traktor dinilai lebih efektif dibanding menggunakan sapi atau kerbau, meski harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal.

Sambungan dari Halaman 6

Ibu...

“Setelah itu kami berikut anggota langsung mendatangi TKP, dan betul bahwa ada se- orang ibu-ibu yang sudah meninggal di da- lam angkot,” ujarnya.

Pihaknya pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan mena- nyakan kepada sopir angkot mengenai keja- dian tersebut.

“Bahwa dia naik angkot dari pasar Pandeg- lang dengan tujuan ke terminal Pakupatan.

Saat mau di oper ke angkot jurusan Pakupat- an, si ibu sudah tiada (meninggal),” tuturnya.

Ade menuturkan, pihaknya tidak bisa menduga-duga penyebab kematian dari pe- numpang angkot tersebut.

“Karena ketika almarhumah naik (angkot) kondisinya dalam keadaan sehat wal afiat, dan tidak ada tanda-tanda. Identitasnya itu namanya ibu Aam, dengan alamat di Kresek.

Kami juga sudah menghubungi pihak keluar- ga dan sudah nyambung,” katanya.

Pihak kepolisian juga mengarahkan pihak keluarga untuk menjemput jenazah di RSUD Dradjat Prawiranegara. “Jenazah sudah di bawa ke rumah sakit, dan tentunya akan di- lakukan pemeriksaan selanjutnya. Kalau me- lihat usianya itu sekitar 55 tahun,” tandas- nya.(DZH/AZM)

harus dimatangkan terlebih dahulu. Tapi bu- kan dari perencanaan saja, dari awal sampai akhir itu harus dimatangkan. Kalau riilnya itu dilakukan teguran berjenjang. Dari wali- kota hingga ke PPTK,” terangnya.

Sementara itu, Kabag Hukum pada Setda Kota Serang, Subagyo, mengatakan bahwa dalam penindaklanjutan catatan BPK, Pem- kot Serang telah membentuk tim melalui Ke- putusan Walikota (Kepwal), khusus untuk menyelesaikan temuan-temuan itu.

“Jadi ada namanya Tim Tindaklanjut Hasil Pemeriksaan BPK. Jadi tim tersebut dipim- pin langsung sama pak Sekda, pembinanya pak Walikota dan pengarahnya pak Wakil Walikota. Itu sudah dibuat melalui Kepwal,”

tandasnya.(DZH/AZM) Sambungan dari Halaman 6

Pemkot...

Sambungan dari Halaman 6

Menkeu Resmikan...

diharapkan dapat mengamankan 80 sampai 85 persen dari total target pene- rimaan pajak secara nasional.

“Kesemuanya ini tidak lepas dari ko- mitmen DJP untuk senantiasa mening- katkan kualitas pelayanan kepada wajib pajak,” ucap Suryo.

Pembagian beban yang lebih propor- sional pada KPP, diimplementasikan me- lalui penambahan jumlah seksi yang menjalankan fungsi pengawasan pada KPP. Untuk menyederhanakan proses bisnis inti pada KPP, dilakukan juga pengumpulan fungsi-fungsi yang serum- pun dalam satu seksi.

“DJP membentuk KPP Madya baru dengan mengonversi 18 KPP Pratama menjadi 18 KPP Madya,” ungkapnya.

Penambahan jumlah KPP Madya baru di beberapa Kantor Wilayah (Kanwil) di- lakukan dengan mempertimbangkan skala ekonomi dan potensi masing-ma-

sing wilayah. Penambahan jumlah KPP Madya, diiringi dengan perubahan komposisi wajib pajak yang terdaftar pada KPP Madya. DJP menambah jum- lah wajib pajak yang diadministrasikan pada KPP Madya.

“Dari yang sebelumnya sekitar 1.000 menjadi 2.000 wajib pajak per kantor atau paling banyak 4.000 wajib pajak da- lam satu Kanwil yang memiliki dua KPP Madya,” terangnya.

Dalam rangka reorganisasi, DJP juga melakukan perubahan struktur organi- sasi pada KPP dengan memperkaya ca- kupan fungsi-fungsi yang dijalankan oleh setiap seksi. Selain itu, dilakukan juga stratifikasi KPP Pratama di mana potensi perpajakan menjadi salah satu dasar dalam menentukan jumlah Seksi Pengawasan.

“KPP Pratama Kelompok I, memiliki enam seksi pengawasan, sedangkan KPP Pratama Kelompok II memiliki lima Seksi Pengawasan,” tuturnya.

Pembaruan organisasi instansi vertikal DJP, berdampak untuk sebagian wajib pajak yakni wajib pajak yang kan- tor pajaknya mengalami penataan se- perti berikut ini. Terdapat satu Kanwil, 11 KPP, dan 3 Kantor Pelayanan, Penyu- luhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) yang mengalami perubahan nomenklatur nama kantor. Kemudian terdapat 27 KPP dan satu KP2KP yang mengalami penyesuaian wilayah kerja.

“Hal ini dilaksanakan guna menyela- raskan beban kerja, menyesuaikan wila- yah kerja, serta konsekuensi dari pem- bentukan KPP Madya baru,” katanya.

Wajib pajak yang terdampak reorga- nisasi instansi vertikal DJP telah men- dapatkan pemberitahuan dari KPP ter- daftar yang lama. Mulai 24 Mei 2021, pe- laksanaan hak dan pemenuhan kewa- jiban perpajakan wajib pajak dapat di- laksanakan di KPP terdaftar yang baru.

“Bagi wajib pajak yang mengalami kendala dalam melaksanaan hak dan

memenuhi kewajiban perpajakan dapat menghubungi DJP melalui Agen Kring Pajak di nomor 1500200,” tandasnya.

Diketahui, reorganisasi instansi verti- kal DJP merupakan bagian dari refor- masi perpajakan. Hal ini dilakukan un- tuk mengoptimalkan penerimaan pajak melalui penyelenggaraan administrasi perpajakan yang efisien, efektif, berin- tegritas, berkeadilan, serta untuk mewu- judkan organisasi yang andal.

Ketentuan tentang organisasi dan tata kerja baru instansi vertikal DJP dapat di- lihat pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.01/2020. Info seleng- kapnya tentang Pertanyaan Sering Dita- nya (FAQ) ketentuan ini dapat dilihat melalui tautan https://

www.pajak.go.id/id/penataan-ulang- organisasi-instansi-vertikal-direktorat- jenderal-pajak, sedangkan info tentang perubahan unit kerja tersedia pada taut- an www.pajak.go.id/wilayah-adminis- trasi.(MUF/AZM)

Sambungan dari Halaman 6

Honorer Satpol PP...

katanya.

Dirinya bersama rekan-rekan Satpol PP yang lain pun hanya berharap untuk di- jadikan PPPK dan tidak menuntut men- jadi PNS lantaran terkendala usia.

“Kami tak berharap menjadi PNS , ka- rena usia kami rata-rata sudah 35 tahun ke atas. Kami berharap di PPPK. BKPSDM Jangan memberikan janji manis terus,”

ucapnya.

Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin, mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh para personel Satpol PP Kota Serang merupakan hal yang wajar. Sebab, hal itu

merupakan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Saya pikir hal yang wajar yah mem- perjuangkan hal yang pokok. Intinya, kami akan memperjuangkan itu (aspirasi personel Satpol PP Kota Serang). Supaya tidak ada fitnah, nanti dari Kasatpol PPnya hadir, dari BKPSDM hadir, dari adek-adek Satpol PP juga hadir,” ujarnya.

Menurutnya, memang untuk penga- juan PPPK di luar guru menjadi kewe- nangan pemerintah daerah dengan ca- tatan membiayai gaji menggunakan APBD. Namun, untuk teknisnya ia ku- rang mengetahui sebab yang mengatur merupakan pihak BKPSDM.

“Apalagi saya kan baru menjabat se-

bagai Sekda beberapa bulan. Penga- juannya juga baru kemarin kan. Kami hanya menerima formasinya sekian. Itu juga rencananya yang 70 PPPK akan di- biayai oleh APBD. Kemarin juga saat ra- pat ditanya, kenapa Satpol PP sedikit.

Nanti kita ajukan lagi lah,” tuturnya.

Mengenai kemampuan anggaran daerah untuk membiayai gaji PPPK non guru, Nanang mengklaim bahwa jika memang diperlukan, maka Pemkot Se- rang sudah pasti menganggarkan biaya untuk menggaji PPPK tersebut.

“Bagi kami dari pemerintah daerah, jika memang sudah diformasikan seperti itu maka suka tidak suka harus diang-

garkan. Jadi intinya kami sampaikan, keputusan terakhir tetap ada di pak Wali dan MenpanRB. Karena yang menen- tukan formasi di mereka,” ungkapnya.

Nanang pun memastikan pihaknya ti- dak akan mempermasalahkan aksi yang dilakukan oleh para personel Satpol PP Kota Serang. Pihaknya memaklumi apa yang dilakukan oleh personel Satpol PP tersebut.

“Tidak lah, kami memaklumi apa yang dilakukan oleh personel Satpol PP.

Karena mereka juga tadi bercerita bagai- mana mereka sudah 13 tahun mengab- di, mulai dari digaji hanya Rp50 ribu sampai sekarang ini,” tandasnya.(DZH/AZM)

(6)

25 MEI 2021 SELASA

WEBSITE www.banpos.co

INSTAGRAM banten_pos EMAIL

[email protected]

FACEBOOK bantenetizen

banpos channel

Honorer Satpol PP Geruduk Puspemkot

BACA HONORER HAL-5

SERANG, BANPOS – Sebanyak 96 per- sonel honorer Satpol PP Kota Serang angkatan I menggeruduk Puspemkot Serang. Aksi tersebut dilakukan lantar- an dalam penerimaan CASN Kota Se- rang, tidak ada formasi untuk para per- sonel honorer Satpol PP.

Mulanya, para personel Satpol PP

Kota Serang itu menggeruduk kantor BKPSDM Kota Serang. Mereka mene- mui Kepala BKPSDM Kota Serang, Ritadi. Namun, Ritadi pun mengajak para personel Satpol PP untuk bertemu Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin.

Mulanya, dialog berlangsung kurang kondusif. Sebab, hampir seluruh perso-

nel Satpol PP mengutarakan pendapat- nya. Namun suasana menjadi kondusif ketika Kepala Satpol PP Kota Serang, Kusna Ramdani, hadir di tengah dialog.

Koordinator Angkatan I Honorer Sat- pol PP Kota Serang, Acep Suharatman, mengatakan bahwa maksud kedatangan dirinya bersama puluhan anggota Satpol

PP ke Puspemkot untuk menuntut keadilan. Lantaran dari total 402 formasi PPPK, tidak memasukkan Satpol PP.

“Formasi kami (Satpol PP) tidak ada.

Padahal yang mengusulkan formasi ke Pemerintah pusat itu Pemkot Serang,”

ujarnya seusai melakukan dialog dengan Sekda Kota Serang, Senin (24/5).

Menurutnya, saat ini 96 personel Satpol PP Kota Serang angkatan I masih berstatus tenaga honorer. Sehingga, wa- jar apabila pihaknya meminta penjelas- an kepada BKPSDM dan Sekda.

“96 yang lebih dari 12 tahun mengab- di. Kami berharap bisa menjadi PPPK,”

Kecewa Tak Ada di Formasi PPPK

JAKARTA, BANPOS - Menteri Keuang- an Sri Mulyani Indrawati meresmikan reorganisasi instansi vertikal Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Senin (24/5). Ke- giatan peresmian dilaksanakan di Ge- dung Mar’ie Muhammad, Kantor Pusat DJP yang dihadiri oleh Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara dan para pejabat eselon I di lingkungan Kemen- terian Keuangan (Kemenkeu).

“Dengan adanya PMK 180 mengenai organisasi dan tata kerja baru di ling- kungan DJP, utamanya adalah akan di- lahirkan 18 Kantor pelayanan pajak (KPP) baru,” ujar Sri Mulyani dalam

sambutannya.

Tujuannya tidak hanya sekedar me- nambah jumlah kantor KPP madya, te- tapi juga untuk semakin memberikan pelayanan yang semakin baik dan ter- intergrasi bagi para wajib pajak. Tam- bahan KPP yang baru sebanyak 38 ini, KPP madya dalam struktur penerimaan pajak, akan bertanggungjawab untuk penerimaan sebesar R33,79 persen.

“Ini kenaikan signifikan, karena sebe- lumnya KPP madya sebanyak 20 bertang- gungjawab untuk berkontribusi 19,53 persen. Artinya, kinerja KPP madya bertanggungjawab sepenuhnya atas pe-

nerimaan dari wajib pajak,” tandasnya.

Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Republik Indonesia, Suryo Utomo, da- lam sambutannya menyampaikan bahwa penataan organisasi instansi vertikal yang dilakukan DJP cukup komprehensif cakupan perubahannya.

Beberapa perubahan yang mendasar diantaranya yaitu perubahan cara kerja, pembagian beban yang lebih proporsional untuk menjalankan pro- ses bisnis inti pada KPP, penambahan jumlah KPP Madya, perubahan kom- posisi wajib pajak yang terdaftar pada KPP Madya, serta perubahan struktur

organisasi.

“Dengan adanya reorganisasi ini, KPP Pratama diarahkan untuk lebih fo- kus pada penguasaan wilayah, menca- kup penguasaan informasi, pendataan, dan pemetaan subjek dan objek pajak melalui produksi data, pengawasan for- mal dan material SPT Masa, dan SPT Tahunan,” jelasnya.

Ia menyampaikan, KPP Madya ber- sama dengan KPP Wajib Pajak Besar dan KPP Khusus, akan fokus pada pe- ngawasan terhadap wajib pajak strate- gis penentu penerimaan. Sehingga

Menkeu Resmikan Organisasi Instansi Vertikal DJP

BACA PEMKOT HAL-5

Pemkot Serang Tindaklanjuti Temuan BPK

BACA MENKEU HAL-5

SERANG, BANPOS - Pemkot Serang mulai menindaklanjuti temuan dan ca- tatan dari BPK Provinsi Banten, setelah diterbitkannya surat perintah Walikota Serang kepada seluruh OPD. Ditarget- kan penindaklanjutan temuan BPK itu selesai kurang dari 60 hari.

Inspektur Kota Serang, Komarudin, mengatakan bahwa Walikota Serang telah mengeluarkan surat perintah ke- pada seluruh OPD, untuk menindak-

lanjuti setiap temuan BPK di masing- masing OPD.

“Tadi sudah kami rapatkan bersama seluruh OPD, kami sampaikan juga ke- pada mereka surat perintah dari Wali- kota untuk segera menindaklanjuti te- muan BPK itu sesuai dengan rekomen- dasi,” ujarnya saat ditemui di Puspem- kot Serang, Senin (24/5).

Komarudin mengatakan, hasil dari temuan BPK untuk Pemkot Serang me-

mang mayoritas hanya temuan admi- nistrasi saja. Namun, ada juga temuan dari BPK yang sifatnya materil. Kedua- nya sama-sama menjadi prioritas un- tuk segera diselesaikan.

“Memang catatan dari BPK itu ada yang sifatnya administratif ada yang si- fatnya materil. Lebih banyak yang ad- ministrasi. Untuk yang administratif kami akan segera selesaikan adminis- trasinya. Begitu pula dengan temuan

yang sifatnya materil, akan segera kami selesaikan paling lambat 60 hari,”

tuturnya.

Ia menjelaskan, untuk temuan yang sifatnya administrasi memang disebab- kan adanya kesalahan dalam prosedur.

Misalnya, dalam hal perencanaan suatu kegiatan itu tidak sesuai dengan pelaksanaannya.

“Misalkan dalam perencanaan, itu

Ibu Paruh Baya Meninggal Saat Naik Angkot

SEORANG ibu paruh baya dengan usia sekitar 55 tahun meninggal dunia secara mendadak di da- lam angkutan kota (Angkot) jurusan Pandeglang- Serang. Kejadian tersebut diketahui ketika sopir angkot mencoba membangunkan penumpang- nya untuk pindah trayek ke angkot jurusan Ter- minal Pakupatan, Kota Serang.

Arman, sopir angkot, menjelaskan bahwa pe- numpangnya tersebut naik kendaraannya dari Pasar Pandeglang dengan tujuan ke Terminal Pa- kupatan Kota Serang.

“Kemudian dia ngasih ongkos ke saya, terus bi- lang mau tidur, kalau sudah di Ciceri bangunin.

Saya bangunin tapi sudah tidak ada nyawanya,”

ujarnya, Senin (24/5).

Dia mengakui bahwa kondisi orang tersebut dalam keadaan sehat ketika naik angkotnya, bah- kan sempat mengobrol dengan penumpang lain- nya sepanjang perjalanan.

“Tidak ada tanda-tanda apa pun, sehat, dia juga ngobrol sama saya. Terus ketahuannya di sini (Ciceri) sudah tidak ada nyawanya lagi,” ucapnya.

Kanit Turjawali Polres Serang Kota, Ipda Ade Komarudin, mengatakan pihaknya mengetahui kejadian tersebut atas laporan warga yang me- ngadu ke Pos Polisi di Simpang Empat Ciceri.

BACA IBU HAL-5

(7)

FACEBOOK banten pos

SELASA 25 MEI 2021 25 MEI 202125 MEI 2021 25 MEI 2021 25 MEI 2021

WEBSITE www.banpos.co

INSTAGRAM banten_pos EMAIL

[email protected]

banpos channel

RULIE SATRIA/BANTEN POS

Helldy Ingin Menyelamatkan Pendidikan Anak-anak

Soal Merger Gedung SD Jadi SMP

Pemkot Bentuk Tim Khusus

CILEGON, BANPOS - Untuk me- ningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota (Pemkot) Cile- gon akan membuat Tim Khusus.

Tim tersebut, terdiri dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Dae- rah (BPKAD) Cilegon, Badan Per- tanahan Nasional (BPN), Pajak Pra- tama, dan Notaris yang bertujuan un- tuk melakukan penyeragaman antara Pajak Penghasilan (PPh) dan Bea Pe- rolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebagai salah satu PAD Cilegon.

“Nanti hasilnya adalah mengeva- luasi kinerja saat ini, karena emang banyak temuan kemaren itu antara PPh dengan BPHTB itu harganya berbeda tergantung wilayahnya. Dan supaya PAD Kota Cilegon jauh lebih meningkat, jauh lebih besar,” kata Walikota Cilegon, Helldy Agustian, kepada awak media usai penyuluhan pajak daerah UPTD Pelayanan Pajak Daerah wilayah III BPKAD di salah satu hotel di Cilegon, Senin (24/5).

Politisi Partai Berkarya ini mengungkapkan, pembentukan tim tersebut agar para pengelola pajak daerah tidak dapat mengurangi atau mempermainkan nilai pajak yang akan masuk ke kas daerah.

“Artinya begini, umpamanya beli tanah 200, menurut pajak 400 JNT (wilayah) nya, terus kemudian BPHTB kita 100 atau 200 masih bisa diterima BPHTB nya. Jadi supaya nanti harta di Notaris sama, pajak sama, pemerintah

kita sama pajaknya, jadi tidak bisa di- kurangi atau dipermainkan,” terangnya.

Helldy berharap, dengan membangun sinergi melalui tim khusus tersebut, kedepan PAD Cilegon dapat lebih ditingkatkan. “Kemudian ha-hal yang menjadi masalah di lapangan kita ingin bersinergi, apakah sudah pantas pajak di Cilegon dengan harga PBB nya seperti itu dirumuskan bersama, atau mau dinaikan, atau seperti apa nanti ke depannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPKAD Cile- gon Maman Mauludin mengapresiasi langkah walikota membentuk tim khu- sus untuk peningkatan PAD Kota Cile- gon.

“Karena saya memandang perlunya sinergitas antara unsur pemerintah de- ngan para notaris dan PPAT maupun PPATS untuk mengoptimalkan penda- patan, khususnya BPHTB. Pendapatan daerah yang optimal akan mewujudkan pembangunan berkesinambungan di Kota Cilegon,” terang Maman yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon ini.

“Sebagai informasi dapat saya sampaikan target pendapatan BPHTB tahun 2021 Rp. 204.965 miliar realisasi pendapatan BPHTB pada kuartal I dari bulan Januari hingga Maret 2021 Rp 50.078 miliar. Apabila dibandingkan de- ngan tahun sebelumnya pada kuartal I tahun 2020 realisasi BPHTB sebesar Rp 20.655 miliar. Dengan kata lain telah ter- jadi peningkatan realisasi pendapatan BPHTB sebesar 142,5 persen pada kuar- tal yang sama dari tahun 2020 ke tahun 2021,” tutupnya. (LUK/RUL)

Tingkatkan PAD

Sanuji Minta Kualitas Kepala Sekolah Ditingkatkan

CILEGON, BANPOS - Guna mengha- dapi era revolusi 4.0, 150 kepala sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se- Kota Cilegon mengikuti workshop ke- pemimpinan.

Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon ini digelar di salah satu hotel di Kota Cile- gon selama dua hari sejak Senin-Selasa (24-25/5) . Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengatakan, para kepala sekolah harus memperbaiki kualitasnya, dikarenakan pendidikan adalah dasar dan menjadi program prioritas

Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.

“Kepala sekolah harus terus me- ningkatkan kualitasnya, dari atas sampai kebawah, karena pendidikan adalah dasar segala dasar dan wajib, dan kita sebagai pemerintah sangat memprioritaskan pen- didikan,” kata Sanuji kepada awak media usai membuka acara, Senin (24/5).

Sanuji menegaskan bahwa kepemim- pinan seperti kepala sekolah harus mem- punyai keteladanan dan harus memberikan kepemimpinan yang baik. ”Makanya sangat diperlukan pelatihan kepemimpinan kepala sekolah, sehingga pendidikan di Kota

Cilegon maju dan berkembang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pen- didik dan Tenaga Kependidikan (PTK) PAUD dan Kelembagaan pada Dindik Kota Cilegon, Eti Kurniawati meng- atakan, pelatihan diprogramkan khusus bagi Kepala Sekolah PAUD untuk meng- etahui manager kepemimpinan kepala sekolah dalam menghadapi era 4.0.

“Kegiatan ini, untuk mengetahui ba- gaimana manager kepemimpinan kepsek dalam memasuki era 4.0 dan menekan pengetahuan yang harus dimiliki seorang pemimpin,” tandasnya. (LUK/RUL)

LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS

Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta saat menghadiri workshop kepemimpinan kepala sekolah PAUD guna menghadapi era revolusi 4.0, diselenggarakan oleh Dindik Kota Cilegon di salah satu hotel di Kota Cilegon, Senin (24/5).

CILEGON, BANPOS – Terkait adanya penolakan dari masyarakat terkait rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengalihfungsikan bangunan SD negeri menjadi SMP negeri di berbagai lokasi, menjadi sorotan DPRD Kota Cilegon.

Untuk itu, Komisi II DPRD Cilegon memanggil Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon untuk meminta penjelasan melalui rapat dengar pendapat (Hearing) dengan Dindik Cilegon yang digelar secara tertutup di Gedung DPRD Cilegon, Senin (24/5).

Ketua Komisi II DPRD Cilegon Faturohmi mengatakan pada dasarnya DPRD Cilegon mendukung penuh pendirian SMP tersebut, namun pihaknya tidak merekomendasikan untuk alih fungsi SD yang saat ini masih aktif.

“Kami ingatkan, jangan gegabah lah Dinas Pendidikan mengalihfungsikan Sekolah Dasar yang faktanya masih dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya kepada awak media usai hearing, Senin (24/5).

Menurut Politisi Partai Gerindra ini karena, SD yang akan digunakan atau akan dimerger untuk kepentingan pendirian SMP Negeri di Cilegon tersebut hingga saat ini masih aktif.

Meskipun, kata dia, berdasarkan rasio pertumbuhan SD dibeberapa wilayah memang memerlukan pendirian SMP. “Tetapi secara teknis, lokasinya memang perlu kajian yang lebih komprehensif agar tidak menimbulkan polemik,”

tuturnya.

Faturohmi juga mengatakan, selain tidak mengalihfungsikan SD, ia juga mengingatkan Dindik Cilegon agar dalam mendirikan SMP Negeri tersebut juga tidak menganggu sekolah jenjang tingkat menengah yang masih aktif.

Seperti diketahui, Dindik Cilegon tengah mewacanakan membangun empat SMP Negeri yakni SMPN 12 dengan mengalihfungsikan SDN Kubang Kutu 2, di Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta, SMPN 13 yang akan didirikan di daerah Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang. Kemudian SMPN 14 yang akan mengalihfungsikan SDN Walikukun di Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil dan terakhir, SMPN 15 yang akan mengalihfungsikan SDN Gerem.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Cilegon, Ismatullah mengatakan, pihaknya akan menghentikan langkah-langkah pro-kontra yang menimbulkan polemik di masyarakat. Meski demikian, pendirian empat SMP Negeri tersebut tetap dilanjutkan lantaran untuk memenuhi kuota zonasi dibeberapa daerah.

“Intinya hak hidup orang banyak, karena masyarakat memerlukan SMP baru, karena beberapa zonasi tidak terpenuhi. Kita belum putuskan lahan baru, tapi tahun 2021 berdiri dulu SMP baru, lahan baru atau tidak itu sedang dibicarakan, karena regulasinya kan tidak murah dan mudah,” terangnya.

Mantan Kabag Kesra Setda Pemkot Cilegon ini mengungkapkan, Dindik Cilegon saat ini tengah

mencari solusi dalam mewujudkan pendirian SMP tersebut, dimana salah satu solusi yang akan dilakukan oleh pihaknya adalah dengan memanfaatkan tanah bengkok milik pemerintah.

“Berbagai alternatif akan kita coba. Tetapi apabila belum ditemukan, kita mau numpang dulu, mau dimana sajalah, yang penting anak bisa sekolah. Selanjutnya nanti regulasinya antara eksekutif dan legislatif duduk bersama. Kami tentunya menunggu keputusan pimpinan,”

tandasnya.

Terpisah, menanggapi soal merger gedung SD menjadi SMP yang mendapat penolakan dari masyarakat terutama para wali murid, Walikota Cilegon Helldy Agustian menjelaskan bahwa, penambahan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di setiap Kecamatan di Kota Cilegon sangat penting untuk masyarakat.

Menurutnya, sejak tahun 2008 sampai saat ini belum ada penambahan SMP Negeri di Kota Cilegon.

“kita hanya menjalankan Undang Undang Dasar 1945 Pasal 31 Ayat 1,2,3 dan 4. Dan kita sudah konsultasi ke pusat dulu, nggak ada masalah, dan siapa yang menolak?. Ini bukan mengalihfungsikan tapi meningkatkan status karena SD sudah kebanyakan di sini,” kata Helldy, saat mengunjungi Kantor Banten Pos, Senin (24/5).

Helldy menambahkan, Kalau pun Pemkot Cilegon melalui Dindik Kota Cilegon membangun gedung SMP baru, hal itu akan memerlukan waktu sekitar 1 sampai 2 tahun untuk pembangunannya. Belum lagi berapa biaya yang akan dikleluarkan. Sebab, tahun ini Pemkot belum ada dana anggarannya.

“SDN-nya ada 150, tapi SMPN-nya hanya 11. Itu artinya 1 SMPN diperebutkan 13 lebih SDN. Berapa murid itu di setiap SDN. Kita ingin menyelamatkan

anak-anak yang akan tamat SD tahun ini. Dan, saya berharap jangan sampai anak-anak yang dari keluarga kaya masuk negeri, sebaliknya anak-anak yang dari keluarga tidak mampu masuk ke swasta.

Kalau kita ingin membangun, saya juga maunya membangun. Tapi bagaimana, hal itu butuh waktu sekitar 1 sampai 2 tahun,” ujarnya.

Paling miris, kata Helldy, terkait tidak adanya SMPN di Kecamatan Purwakarta. Padahal di kecamatan tersebut terdapat 14 SDN. “SDN-nya ada 14, tapi tidak ada SMPN sama sekali,” tuturnya.

Oleh karena itu, Helldy ingin mengambil terobosan untuk melakukan penambahan SMPN di Kota Cilegon. Terobosan yang dimaksud yakni menjadikan 1 gedung SDN menjadi SMPN. “Kami akan jadikan SDN menjadi SMPN. SDN yang menjadi target adalah dua sekolah yang lokasinya terlalu berdekatan.” Pungkasnya. (LUK/RUL)

Walikota Cilegon dan Wakil Walikota Cilegon Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta foto bersama, usai mengunjungi kantor media BANTEN POS, Senin (24/5).

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari penelitian menyatakan bahwa faktor kondisi fisik, konsep perencanaan dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap kesediaan untuk membayar lebih hunian

Untuk setiap tanggal yang telah diajukan, pihak penyelenggara Club Event wajib membayar deposit sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) / kegiatan yang harus dibayarkan 1

Korelasi antara ke- duanya memperlihatkan pola kuadratik, artinya produktivitas primer di perairan Teluk Banten sangat bergantung pada keberadaan intensitas

11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik cukup dapat di adaptasi terhadap berbagai perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam masyarakat,

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling behavioral dengan teknik penguatan positif dapat meminimalisasi perilaku

Obyek lelang dijual dengan ketentuan dan kondisi apa adanya ( as is ) sehingga apabila karena sesuatu hal terjadi gugatan, tuntutan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang

5 Sardiman, Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar ( Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2011), hlm.. anak menjadi takut kepada orang tua, hukuman harus didasari dengan

Dengan demikian perlu dilakukan penelitian menggunakan kerangka kerja manajemen risiko pada industri pengolahan batu kapur menjadi pupuk dolomite atau kapur pertanian