ROTI HIDUP MEMULIHKAN
Minggu Biasa – 1 Agustus 2021 GKI Nurdin
Saat Teduh
BERHIMPUN
PANGGILAN BERIBADAH
Pnt. Umat kekasih Tuhan,sungguh kita bersyukur karena hari ini GKI Nurdin dapat kembali menyelenggarakan ibadah Minggu online. Setelah terhenti beberapa lama, kita dapat kembali berjumpa dalam ibadah bersama secara virtual dalam ruang ibadah ini.
Meskipun beberapa pelayan ibadah harus melayani dari rumah masing-masing, biarlah hal ini tidak mengurangi kekhusyukan ibadah kita kepada Tuhan.
Marilah, dengan berdiri kita datang kepada Tuhan yang telah menuntun kita menempuh suka duka dalam perjalanan melalui gurun dunia.
(Berdiri) NYANYIAN UMAT
KJ 412: 1 & 2 – Tuntun Aku Tuhan Allah
1. Tuntun aku, Tuhan Allah, lewat gurun dunia.
Kau perkasa dan setia; bimbing aku yang lemah.
Roti sorga, Roti sorga, puaskanlah jiwaku, puaskanlah jiwaku.
2. Buka sumber Air Hidup, penyembuhan jiwaku, dan berjalanlah di muka dengan tiang awanMu.
Jurus'lamat, Jurus'lamat, Kau Perisai hidupku, Kau Perisai hidupku.
VOTUM
PF Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
Umat (menyanyikan) Amin
(melodi: Dina Elisye Siahaan, 2015)
SALAM
PF Tuhan beserta saudara!
Umat dan beserta saudara juga!
PF Umat dipersilakan duduk
KATA PEMBUKA
(Duduk)PL Rasa lapar dan haus, sadar tidak sadar, telah mendorong manusia untuk selalu mengupayakan hidupnya. Melalui berbagai profesi, keterampilan, karya, dan upaya lain, kita berusaha memenuhi kebutuhan pokok itu. Melalui pengajaran- Nya, Yesus menyingkapkan kecenderungan kita yang lapar dan haus pada hal yang sia-sia, bukan pada hal yang pokok dan benar.
Tidak heran jika kita mudah dikecewakan oleh dunia, sebab mata kita kerap tertuju pada pencarian akan hal yang fana.
Maka hari ini, melalui tema Roti Hidup Memulihkan kita akan kembali menjumpai Yesus dalam pengajaran-Nya yang
mendalam tentang perlunya kita memperoleh Roti yang bukan hanya mengenyangkan rasa lapar, tapi juga yang memulihkan kehidupan.
NYANYIAN UMAT
NKB 34: 1 & 3 – Setia-Mu, Tuhanku 1. SetiaMu, Tuhanku, tiada bertara
di kala suka, di saat gelap.
KasihMu, Allahku, tidak berubah,
‘Kaulah Pelindung abadi tetap.
Refr.
SetiaMu Tuhanku, mengharu hatiku, setiap pagi bertambah jelas.
Yang ‘ku perlukan tetap ‘Kau berikan, sehingga akupun puas lelas.
3. DamaiMu ‘Kau beri, dan pengampunan dan rasa kuatir pun hilang lenyap, kar’na ‘ku tahu pada masa mendatang:
Tuhan temanku di t’rang dan gelap. (Refr.)
PENGAKUAN DOSA Pnt. Mari berdoa…
Ya Kristus, Sang Roti yang memulihkan,
kami telah merasakan kesetiaan-Mu dalam hidup kami.
Berulang kali kami diselamatkan.
Berulang kali kami dipulihkan.
Namun, jiwa kami kerap kalut dan bimbang saat kami diperhadapkan pada amarah, ego,
rasa sakit hati, kecewa atau keinginan untuk melakukan pembalasan.
Kami kadang menyerah pada si jahat.
Kami membiarkan rasa lapar dan haus pada hal sia-sia itu menguasai diri kami;
kami mengurung diri kami dalam amarah terhadap mereka yang menyakiti kami;
bahkan mungkin membalas perbuatan mereka dengan kecurangan juga.
Kami kadang memilih untuk diam
ketika orang yang tidak kami suka mengalami kesusahan;
kami justru diam-diam merasa senang
ketika mereka yang tidak sependapat dengan kami jatuh dan celaka.
Tuhan,
Di dalam kemurahan-Mu, kami mohon, ampunilah kami.
Jangan biarkan diri kami lapar dan haus pada tindakan- tindakan yang mendukakan hati-Mu.
Namun, kenyangkanlah jiwa kami dengan keinginan untuk melepas ampun dan maaf pada mereka yang jahat;
termotivasi untuk menolong mereka yang susah tanpa memandang status dan latar belakang;
ketulusan untuk mau mendengar dan membuang ego.
Ke dalam tangan-Mu, kami serahkan seluruh doa dan permohonan ampun
serta tekad kami untuk selalu berupaya bertobat dengan sungguh.
Amin.
NYANYIAN UMAT
NKB 29 – Ya Tuhanku, Ya Tuhanku Ya Tuhanku, ya Tuhanku, kasihani daku;
Ya Tuhanku, ya Tuhanku, kasihani daku;
Ya Tuhanku, ya Tuhanku, kasihani daku.
BERITA ANUGERAH
(Berdiri)PF Umat diundang untuk berdiri
Bagi setiap kita yang telah mengakui dosanya di hadapan Tuhan, dengarkanlah berita pengampunan yang tertulis di dalam Ayub 11: 5-6:
”Tetapi, mudah-mudahan Allah sendiri berfirman, dan membuka mulut-Nya terhadap engkau, dan memberitakan kepadamu rahasia hikmat, karena itu ajaib bagi pengertian.
Maka engkau akan mengetahui,
bahwa Allah tidak memperhitungkan bagimu sebagian dari pada kesalahanmu.”
Di dalam Kristus engkau telah diampuni!
Umat Di dalam Kristus engkau pun telah diampuni!
PF Damai Kristus bagimu!
(PF memberikan salam kepada kantoria, penatua dan umat) Umat Damai Kristus bagimu juga!
(Para petugas ibadah membalas salam dari PF dan umat)
NYANYIAN UMAT
NKB 185: 1-3 – Bintang Pandanganku
1. Bintang pandanganku, cadas yang teguh, pandu yang setiawan, tongkat bagiku.
Roti kehidupan, mata air sejuk.
‘Kaulah peganganku, Yesus, Tuhanku.
‘Kaulah peganganku, Yesus, Tuhanku.
2. Tanpa aku, Tuhanku, jalanku berat.
Siapakah menghibur aku yang penat?
Hilanglah asaku tanpa kasihMu.
Iman, harap, kasih, Yesus, Tuhanku.
Iman, harap, kasih, Yesus, Tuhanku.
3. Maka kar’na itu aku jalan t’rus,
hingga ‘ku menghadap takhta yang kudus.
K’lak ‘kan ‘ku katakan: tiada hartaku;
Hanya ‘Kaulah saja, Yesus, milikku.
Hanya ‘Kaulah saja, Yesus, milikku.
PELAYANAN FIRMAN
DOA EPIKLESE
(Duduk)PF Umat dipersilakan duduk, mari kita berdoa...
BACAAN PERTAMA
Lektor Pembacaan Kitab Keluaran 16: 2-4, 9-15 (lektor membacakan Keluaran 16: 2-4, 9-15) Demikianlah sabda Tuhan!
Umat Syukur kepada Allah!
ANTAR BACAAN
L Antar bacaan diambil dari Mazmur 78: 23-29 (menyanyikan Mazmur 78: 23-29)
BACAAN KEDUA
L Pembacaan Surat Efesus 4: 1-16 (lektor membacakan Efesus 4: 1-16) Demikianlah sabda Tuhan!
Umat Syukur kepada Allah!
BACAAN INJIL
(Berdiri)PF Mari kita berdiri untuk menyambut Injil-Nya!
Umat (Menyanyikan) PKJ 35 Suci, Suci, Suci
Suci, suci, suci, jiwaku menyembah-Mu Hatiku mengagungkan-Mu
Suci, Kau, Tuhan
PF Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Yohanes 6: 24-35 (Pelayan Firman membacakan Yohanes 6:24-35)
Demikianlah Injil Tuhan Yesus Kristus.
Berbahagialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya.
Umat (menyanyikan) Haleluya
Tradisional Gereja do = a
KHOTBAH
(Duduk)(durasi khotbah maksimal 25 menit)
SAAT HENING
Dilakukan tanpa ada suara apapun
PENGAKUAN IMAN RASULI
(Berdiri) Penatua Mari kita berdiri.Bersama dengan umat Allah di masa lalu, masa kini, dan masa depan, mengingat janji baptisan kita dengan mengikrarkan Pengakuan Iman Rasuli…
Umat ....
Penatua Umat dipersilakan duduk
DOA SYAFAAT
(Duduk)PELAYANAN PERSEMBAHAN
PENGANTAR PERSEMBAHAN
Pnt. Mari memberikan persembahan kita kepada Tuhan. Ingatlah firman Tuhan dari Mazmur 96:8 yang menyatakan:
”Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya! Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi!”
Saudara dapat mengirimkan persembahan melalui nomor rekening GKI Nurdin yang tertera pada layar atau yang juga dimuat di dalam Warta Jemaat online. Persembahan juga dapat dimasukkan ke dalam amplop dan diserahkan
langsung ke gereja, setiap hari Sabtu pukul 08.00 – 16.00.
NYANYIAN UMAT
NKB 167: 1 & 3 – Tuhan Yesus Sahabatku 1. Tuhan Yesus sahabatku, tercinta dan erat,
melebihi segalanya bagiku:
Bunga bakung paling indah yang tumbuh di lembah, mengampuni menyucikan diriku.
Penghibur dalam duka, Penolong yang teguh;
kepadaNya ‘ku serahkan kuatirku.
Refr.
Bunga bakung paling indah yang tumbuh di lembah, melebihi segalanya bagiku.
3. Ia takkan membiarkan dan meninggalkanku;
aku hidup oleh iman padaNya.
Ia tembok yang berapi di sekelilingku, Roti Hidup yang membuatku kenyang.
Kelak di kemuliaan ‘ku nampak wajahNya dan berkat sorgawi melimpahiku. (Refr.)
DOA PERSEMBAHAN
Penatua Umat diundang berdiri,
Mari kita berdoa (jeda sejenak)
Terima kasih Tuhan, atas berkat dan kasih-Mu bagi kami.
Tidak terbilang kasih dan kesetiaan-Mu dalam setiap perkara yang harus kami hadapi. Maka saat ini kami membawa ungkapan syukur kami melalui persembahan. Dan bukan hanya materi, kami juga ingin mempersembahkan segenap hidup kami untuk menjadi persembahan yang harum bagi- Mu. Biarlah melalui setiap perbuatan dan karya kami, nama Tuhan senantiasa dipermuliakan.
Terimalah, ya Tuhan, doa dan ungkapan syukur kami. Amin.
PENGUTUSAN
PF Saudaraku,
Pandemi mungkin telah merenggut semangat dan bahkan rencana-rencana hidup kita. Namun, percayalah, ketika mata dan hati kita terarah pada Tuhan yang senantiasa ada dan merangkai rancangan yang terbaik, kita akan memperoleh pemulihan yang sejati. Dialah Sang Roti kehidupan yang menjadi sumber hidup dan pemulihan itu.
Maka, marilah saling menguatkan di dalam iman dan
persaudaraan dalam gereja-Nya. Hiduplah dalam damai dan sejahtera dengan pengasihan dari Allah Bapa kita.
NYANYIAN UMAT
KJ 249: 1-2 – Serikat Persaudaraan
1. Serikat persaudaraan, berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah, dikuatkan iman, Berdamai, bersejahtera, dengan pengasihan.
2. Serikatmu tetap teguh diatas Alasan, yaitu satu Tuhanmu, dan satulah iman, dan satu juga baptisan dan Bapa satulah, yang olehmu sekalian dipuji, disembah.
PENGUTUSAN
PF Arahkanlah hatimu kepada Tuhan!
Umat Kami mengarahkan hati kami kepada Tuhan PF Jadilah saksi Kristus!
Umat Syukur kepada Allah!
PF Terpujilah Tuhan!
Umat kini dan selamanya.
BERKAT
PF Terimalah berkat dari Tuhan:
Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus
kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.
Dari sekarang ini, sampai selama-lamanya. Amin.
Umat (menyanyikan) Haleluya Amin
Syair dan lagu: Nolan Williams, terj. Juswantori Ichwan
NYANYIAN PROSESI
KJ 249: 3 – Serikat Persaudaraan
3. Dan masing-masing kamu pun dib'ri anugerah, supaya kamu bertekun dan rajin bekerja.
Hendaklah hatimu rendah, tahu: Tuhan berpesan Jemaat menurut firmanNya berkasih-kasihan.
Penatua Ibadah telah selesai. Umat dipersilakan duduk dan bersaat teduh. Selamat hari Minggu, Tuhan Yesus memberkati.