• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dilema Penegakan Hukum Putusan MK No.69/PUU-xii/2015: Persoalan Perkawinan Campuran Tanpa Perjanjian Kawin - Digital Repository Warmadewa University

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Dilema Penegakan Hukum Putusan MK No.69/PUU-xii/2015: Persoalan Perkawinan Campuran Tanpa Perjanjian Kawin - Digital Repository Warmadewa University"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

hukum pada Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan judul “Kajian Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU -XIII/2017 Terhadap Perjan

Sebagaimana kita ketahui selama ini ,perjanjian perkawinan hanya dapat dibuat pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan akan tetapi Pasca keluarnya putusan

Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi No.69/ PUU-XIII/2015 terhadap Perjanjian Perkawinan yang diatur dalam UU No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, bahwa terkait

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Keabsahan perjanjian perkawinan yang dibuat setelah perkawinan berlangsung pasca Putusan MK Nomor 69/PUU-XIII/2015

Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, berakibat hukum bahwa perjanjian perkawinan tidak lagi bermakna perjanjian yang dibuat sebelum atau saat berlangsungnya perkawinan,

1 TAHUN 1974 DAN KITAB UNDANG- UNDANG HUKUM PERDATA TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERJANJIAN PERKAWINAN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 69/PUU-

Dengan adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 yang mengabulkan sebagian permohonan Judicial Review Nona Ike Farida yaitu Pasal 29 Ayat 1, 3, dan 4 dalam Undang-Undang