• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR INSPEKTORAT KABUPATEN JOMBANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATA PENGANTAR INSPEKTORAT KABUPATEN JOMBANG"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 i

KATA PENGANTAR

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Serta ditindaklanjuti dengan Peraturan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan KInerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, maka Inspektorat Kabupaten Jombang menyusun laporan kinerja yang disampaikan kepada Bupati Jombang.

Laporan Kinerja ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas semua kegiatan yang dilakukan guna mengetahui tingkat keberhasilan pencapaian sasaran yang ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2016. Dengan menyajikan analisis realisasi kinerja ssasaran, sekaligus sebagai bahan untuk mengupayakan perbaikan dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan. Dengan Laporan Kinerja ini, diharapkan adanya optimalisasi peran dan fungsi Inspektorat dalam kegiatan pengawasan sehingga mendukung kinerja Inspektorat mewujudkan pengawasan yang berkualitas, efektif dan efisien.

Akhirnya kami sampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam penyusunan Laporan AKuntabilitas KInerja Instansi Pemerintah (LAKIP) ini dan semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk serta memberikan kekuatan kepada kita semua dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan dan pembangunan. Semoga laporan ini bermanfaat untuk bahan evaluasi terhadap kinerja Inspektorat Kabupaten Jombang sekaligus sebagai bahan penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Kinerja Pemerintah Kabupaten Jombang.

Jombang, Pebruari 2017 INSPEKTUR KABUPATEN JOMBANG

Drs. Ec. I NYOMAN SWARDANA, MSi Pembina Utama Muda

(3)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 ii

DAFTAR ISI

Halaman

Kata Pengantar ………..…. i

Daftar Isi ………... ii

Daftar Lampiran ………..…. iii

Ringkasan Eksekutif ……… iv

BAB I : PENDAHULUAN A. Latar Belakang ………. 1

B. Tugas Pokok dan Fungsi ………... 2

C. Landasan Hukum ……… 5

D. Maksud dan Tujuan ……… 6

E. Permasalahan Utama dan Isu Strategis Pengawasan ……… 6

BAB II : PERENCANAAN KINERJA A. Rencana Strategis..………. 7

B. Rencana Kinerja Tahunan………. 9

C. Perjanjian Kinerja Tahun 2016………. 10

BAB III : AKUNTABILITAS KINERJA A. Capaian Kinerja Organisasi..………. 12

B. Realisasi Anggaran……. ……… 16

(4)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 iii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Perjanjian Kinerja Tahun 2016 (PK 2016) Lampiran 2. Rencana Strategis 2014-2018

Lampiran 3. Pengukuran Kinerja Tahun 2016 (Kurja 2016) Lampiran 4. Realisasi Belanja Program dan Kegiatan 2016 Lampiran 5. Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2016

(5)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 iv

RINGKASAN EKSEKUTIF

Laporan Kinerja Inspektorat Kabupaten Jombang merupakan

pertanggungjawaban kinerja Inspektorat Kabupaten Jombang dalam mencapai sasaran strategis. Laporan Kinerja ini disusun dengan tujuan melaporkan keberhasilan dan kegagalan pencapaian sasaran strategis dan memberikan umpan balik untuk meningkatkan kinerja.

Laporan akuntabilitas kinerja Inspektorat Kabupaten Jombang Tahun 2016 disusun melalui pengukuran data kinerja setelah berakhirnya Tahun Anggaran 2016 yang melibatkan seluruh unsur Inspektorat Kabupaten Jombang. Capaian kinerja diukur dengan membandingkan antara realisasi dengan target kinerja yang diperjanjikan dalam dokumen perjanjian kinerja.

Pengukuran kinerja dilakukan terhadap 1 (satu) sasaran dengan menggunakan 2 (dua) indikator kinerja yang ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2016 dengan rata-rata capaian kinerja 131,23% kategori sangat berhasil.

Dalam pencapaian Indikator Kinerja Sasaran terdapat beberapa hambatan/masalah antara lain :

1. Tindaklanjut yang melibatkan pihak ketiga, khususnya berkaitan dengan kerugian dan kewajiban setor sangat lambat perkembangannya.

2. Perubahan Perilaku masyarakat/penyedia barang/jasa kepada pemerintah terhadap kewajiban pemenuhan tindak lanjut hasil pemeriksaan.

Terhadap hambatan/masalah tersebut dilakukan Strategi/upaya pemecahan masalah sebagai berikut :

1. Penagihan secara berkala melalui surat dan pendekatan personal.

2. Mengundang setiap SKPD yang masih memiliki temuan untuk melakukan pembahasan dalam setiap temuan yang belum selesai. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan membentuk Tim Pendampingan Penyelesaian Tindak Lanjut untuk setiap SKPD.

3. Memberikan kesadaran dan pemahaman terhadap SKPD untuk menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan sebagai salah satu upaya peningkatan akuntabilitas kinerja SKPD.

(6)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 1

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Penyusunan Laporan Kinerja lnstansi Pemerintah (LKjlP) merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja lnstansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja lnstansi Pemerintah. Pelaksanaan· lebih lanjut didasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja lnstansi Pemerintah.

Akuntabilitas Kinerja lnstansi Pemerintah adalah perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan visi dan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui alat pertanggungjawaban secara periodik.

Untuk mencapai Akuntabilitas lnstansi Pemerintah yang baik, lnspektur selaku unsur pembantu pimpinan, dituntut selalu melakukan pembenahan kinerja.· Pembenahan kinerja diharapkan mampu meningkatkan peran serta fungsi lnspektorat sebagai sub sistem dari sistem Pemerintahan Daerah yang berupaya memenuhi aspirasi masyarakat.

Dalam perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Jombang, capaian tujuan dan sasaran pembangunan yang dilakukan tidak hanya mempertimbangkan visi dan misi daerah, akan tetapi juga memperhatikan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai pada lingkup pemerintahan Kabupaten, Provinsi dan Nasional.

Terwujudnya suatu tatanan pemerintahan yang baik dan akuntabel merupakan harapan semua pihak. Berkenan harapan tersebut diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas, terukur legitimate sehingga sistem penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Sejalan dengan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang

(7)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 2 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, maka diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja lnstansi Pemerintah(SAKIP).

Sehubungan dengan hal tersebut lnspektorat Kabupaten Jombang diwajibkan menyusun Laporan Kinerja lnstansi Pemerintah (LKjlP). Penyusunan LKjlP lnspektorat Kabupaten Jombang Tahun 2016 yang dimaksudkan sebagai perwujudan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan yang dicerminkan dari pencapaian kinerja, visi, misi, realisasi pencapaian indikator kinerja utama dan sasaran dengan target yang telah ditetapkan.

B. Tugas Pokok dan Fungsi

Berdasarkan Peraturan Bupati Jombang Nomor 10 Tahun 2009 tentang TUgas Pokok dan Fungsi Inspektorat Kabupaten Jombang, Inspektorat mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam melakukan Pengawasan terhadap pelaksanaan urusan pemerintahan di Daerah Kabupaten, Pelaksanaan pembinaan atas penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Pelaksanaan urusan Pemerintahan Desa, berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku dengan sistem mekanisme auditing yang professional dan objektif. Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut Inspektorat mempunyai fungsi :

a. Perencanaan program pengawasan terhadap pelaksanaan urusan Pemerintahan di Daerah Kabupaten pada seluruh jajaran Perangkat Daerah Kabupaten;

b. Perumusan kebijakan dan fasilitasi pengawasan Pemerintah Daerah Kabupaten, pelaksanaan pembinaan atas penyelenggaraan Pemerintah Desa dan pelaksanaan urusan Pemerintahan Desa;

c. Pelaksanaan pengawasan fungsional dan pemeriksaan terhadap penyelenggaraan kewenangan kabupaten pada seluruh jajaran Lembaga Perangkat Daerah, secretariat DPRD, Sekretariat KPU, Kecamatan,Pemerintahan Desa dan Kelurahan, BUMD serta pengaduan masyarakat, yang meliputi :aspek pemerintahan umum, ekonomi, kesejahteraan sosial, pembangunan, keuangan, administrasi public, kewenangan wajib dan kewenangan daerah lainnya;

d. Pengujian dan penilaian atas kebenaran laporan kegiatan dan keuangan berkala semua unit Pemerintah Kabupaten serta pengaduan masyarakat;

(8)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 3 e. Pengusutan mengenai kebenaran laporan atau pengaduan tentang hambatan, penyimpangan atau penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan tugas Pemerintah Kabupaten;

f. Pelayanan teknis administrative dan menginventarisasi segala Peraturan Perundang-undangan Pemerintah Puat, Provinsi dan Kabupaten serta menyiapkan rencana program pemeriksaan sesuai tugas pengawasan masing-masing bidang;

g. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Bupati.

Dalam melaksanakan tugas dan kewajiban, Inspektorat dipimpin oleh Inspektur, yang dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh Sekretaris dan para Inspektur Pembantu serta Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana tergambar dalam Struktur Organisasi berikut :

Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya Inspektorat Kabupaten Jombang didukung dengan sumber daya aparatur sebagai berikut :

a. Sumber Daya Aparatur Inspektorat Kabupaten Jombang yang terdiri : PNS : 48 orang

Non PNS : 3 (tiga) orang

INSPEKTUR SEKRETARIAT Subag Perencanaan Subag Evaluasi & Pelaporan Subag Administrasi Umum, Inspektur Pembantu Bid Pemerintahan Inspektur Pembantu Bid Keuangan Inspektur Pembantu Bid Pembangunan Inspektur Pembantu Bid Eko & Kesos Kelompok Jabatan

(9)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 4 b. Sumber Daya Aparatur berdasarkan golongan :

No Golongan a B c d Jumlah 1 IV 5 4 1 10 2 III 8 13 7 7 34 3 II - - 2 - 2 4 I - - 1 - 1 J U M L A H 48

c. Sumber Daya Aparatur berdasarkan pendidikan :

No Pendidikan Jumlah 1 Pasca Sarjana (S2) 9 2 Sarjana S1/D-IV 35 3 SMA (Sederajat) 3 4 SMP (Sederajat) - 5 SD (Sederajat) 1 J U M L A H 48

d. Sumber Daya Aparatur berdasarkan jabatan :

No Jabatan Jumlah

1. Jabatan Struktural 9

Inspektur (Eselon II) 1

Sekretaris (Eselon III) 1

Inspektur Pembantu Bidang (Eselon IV) 4

Kasubag (Eselon IV) 3

2. Jabatan Fungsional Auditor 29

Auditor Ahli Madya 4

Auditor Ahli Muda 9

Auditor Ahli Pertama 13

Auditor Pelaksana Lanjutan 1

(10)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 5 e. Non PNS : 3 (tiga) orang

C. Landasan Hukum

Adapun dasar hukum tentang pembentukan Inspektorat Kabupaten Jombang adalah :

1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 41) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1965 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2730);

2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494);

3. Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 15 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Kabupaten Jombang (Lembaran Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2008 Nomor 15/D, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Jombang Nomor 15/D).

4. Peraturan Bupati Jombang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Inspektorat Kabupaten Jombang.

Dasar hukum yang digunakan dalam menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015 adalah :

1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang

Bersih, Bebas, Korupsi, Kolusi dari Nepotisme (Lembaran Negara. Republik

Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 3851);

2. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara. Republik Indonesia Tahun 2006

Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara. Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);

4. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2015 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

(11)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 6 5. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

D. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan disusunnya Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Inspektorat Kabupaten Jombang Tahun 2016 adalah :

1. Memantau pencapaian kinerja Inspektorat Kabupaten Jombang selama Tahun 2016 sesuai dengan target dan sasaran rencana strategis.

2. Melaporkan pencapaian kinerja dan menilai keberhasilan Inspektorat Kabupaten Jombang serta menyajikan solusi atas kendala yang dihadapi selama Tahun 2016 guna terwujudnya sasaran organisasi.

3. Sebagai bahan penyempurnaan dokumen perencanaan periode yang akan datang.

4. Penyempurnaan pelaksanaan program dan kegiatan yang akan datang.

5. Menjadi sumber informasi dalam menyempurnakan berbagai kebijakan yang diperlukan.

6. Sebagai informasi akuntabilitas kepada public atas pengelolaan sumber dana dan sumber daya aparatur yang terdapat pada Inspektorat Kabupaten Jombang. 7. Sebagai bahan evaluasi bagi pihak-pihak yang membutuhkan.

E. Permasalahan Utama dan Isu Strategis Pengawasan

Permasalahan-permasalahan yang ditemui dalam bidang pengawasan di Kabupaten Jombang dapat diidentifikasikan sebagai berikut :

1. Masih kurangnya kesadaran SKPD dalam menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan internal dan eksternal;

(12)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 7

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

A. RENCANA STRATEGIS

Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Tahun 2016 ini, berdasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Rencana Strategis merupakan sebuah rule untuk mencapai tujuan, visi dan misi organisasi dengan menetapkan sasaran-sasaran strategis selama 5 tahun kedepan serta program dan kegiatan yang akan dilaksanakan guna mamstikan bahwa kegiatan operasional tetap berada didalam koridornya.

Renstra Inspektorat Kabupaten Jombang ditujukan untuk mewujudkan visi dan misi daerah sebagaimana telah ditetapkan dalam Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jombang Tahun 2014-2018 khususnya pada Misi ke-5 yaitu Mewujudkan Tata Kelola Kepemerintahan Yang Baik dan Bersih.

Disamping itu, Renstra Inspektorat Kabupaten Jombang diharapkan dapat mewujudkan sinkronisasi dengan Renstra Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Inspektorat Provinsi Jawa Timur sebagai suatu sistem perencanaan pembangunan nasional yang komprehensif.

Penyusunan Renstra Inspektorat Kabupaten Jombang telah melalui tahapan-tahapan yang simultan dengan proses penyusunan RPJMD Kabupaten Jombang Than 2014-2018 dengan memperhatikan isu-isu strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang.

Selanjutnya, Renstra Inspektorat Kabupaten Jombang tersebut akan dijabarkan ke dalam Rencana Kerja (Renja) Inspektorat Kabupaten Jombang yang merupakan dokumen perencanaan SKPD untuk periode 1 (satu) tahun. Didalam renja Inspektorat Kabupaten Jombang dimuat program dan kegiatan prioritas yang diusulkan untuk dilaksanakan pada satu tahun mendatang.

1. Visi

Visi adalah gambaran kondisi ideal yang diinginkan pada masa mendatang oleh pimpinan dan seluruh staf Inspektorat Kabupaten Jombang. Visi tersebut

(13)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 8 mengandung makna bahwa Kabupaten Jombang haris mampu dibangun menuju Jombang Sejahtera Untuk Semua.

Visi Inspektorat Kabupaten Jombang Tahun 2014-2018 adalah “Terwujudnya Kepemerintahan Yang Baik dan bersih melalui Pengawasan Yang Berkualitas”

2. Misi

Sedangkan untuk mewujudkan Visi Inspektorat Kabupaten Jombang Tahun 2014-2018 tersebut diatas dilaksanakan Misi sebagai berikut :

a. Meningkatkan kualitas pengawasan Inspektorat untuk mendorong peningkatan manajemen pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang baik di Pemerintah Kabupaten Jombang

b. Mewujudkan aparat pengawasan yang profesional dan akuntabel yang dapat memberikan pelayanan prima kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) melalui optimalisasi fungsi pengawasan.

3. Tujuan dan Sasaran

Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahunan. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta didasarkan pada isu-isu dan analisa strategis. Sebagaimana visi dan misi yang telah ditetapkan, untuk keberhasilan tersebut ditetapkan 1 (satu) tujuan yaitu :

No Misi Tujuan Sasaran Indikator Kinerja 1. Meningkatkan kualitas pengawasan Inspektorat untuk mendorong peningkatan manajemen pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang baik di Pemerintah Kabupaten Jombang Meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan Akuntabel Meningkatnya kepatuhan SKPD terhadap Peraturan Perundang-undangan 1. Persentase Tindak Lanjut Selesai : - BPK RI - APIP

(14)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 9 2. Mewujudkan aparat pengawasan yang profesional dan akuntabel yang dapat memberikan pelayanan prima kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) melalui optimalisasi fungsi pengawasan Terwujudnya kualitas aparat pengawasan yang profesional Meningkatnya kapabilitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah 1. Persentase Kelancaran Administrasi dan Operasional Intansi 2. Persentase ketersediaan dokumen perencanaan dan pelaporan/evaluasi 3. Persentase APIP

yang lulus ujian sertifikasi Diklat : - Auditor Ahli

Madya

- Auditor Ahli Muda - Auditor Ahli

Pertama

Terhadap sasaran strategis diatas memiliki indikator kinerja sebagai penjabaran atas program atau kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Inspektorat Kabupaten Jombang. Secara keseluruhan terdapat 2 indikator kinerja yang digunakan sebagai alat ukur apakah telah tercapai sasaran organisasi atau masih dibawah target yang telah ditetapkan. Implementasi atas 1 sasaran strategis diatas dijabarkan melalui :

a. Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah.

B. RENCANA KINERJA TAHUNAN

Tindak lanjut atas penetapan target selama 5 tahun kedepan yang dituangkan dalam dokumen Rencana Strategis selanjutnya dikerucutkan dalam target tahunan yang dituangkan dalam dokumen Rencana Kinerja Tahunan. Substansi dari dokumen Rencana Kinerja Tahunan terdiri dari sasaran, indikator, dan target yang akan dicapai selama Tahun 2016. Sasaran pada Tahun Anggaran 2016 masih menitikberatkan pada tindak lanjut atas hasil pemeriksaan baik atas pemeriksaan APIP maupun pihak eksternal (BPK RI). Adapun rincian atas dokumen tersebut dapat digambarkan dalam matriks sebagai berikut :

(15)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 10 Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Meningkatnya kepatuhan

SKPD terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku

Persentase Tindak lanjut Selesai : - BPK RI

- APIP

90% 60%

C. PERJANJIAN KINERJA

Penetapan Perjanjian Kinerja yang telah ditentukan dalam dokumen rencana Kinerja Tahunan selanjutnya dituangkan dalam Perjanjian Kinerja/kontrak kinerja yang disepakati antara Inspektur Kabupaten Jombang dengan Bapak Bupati Jombang selaku Pembina atau atasan langsung dari Kepala SKPD. Pada kontrak kinerja disebutkan pula besaran anggaran yang akan digunakan untuk merealisasikan program kegiatan guna mencapai sasaran strategis yang telah ditetapkan. Adapun besaran anggaran yang digunakan pada Tahun Anggaran 2016 adalah Rp. 8.126.632.343,00 dengan rincian Belanja Tidak Langsung Rp. 4.149.632.343,00 dan Belanja Langsung sebesar Rp. 3.977.000.000,00.

Besaran anggaran tersebut digunakan untuk melaksanakan 5 program yang terdiri dari :

No Uraian Program Jumlah Anggaran (Rp)

A. PROGRAM UTAMA 2.211.890.000,00

1. Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH

2.211.890.000,00

B. PROGRAM PENUNJANG 1.765.110.000,00

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 994.668.500,00 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 539.425.000,00 3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur 13.750.000,00 4. Program Perencanaan Strategis dan Pelaporan

Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD

22.480.000,00

5. Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawas

194.786.500,00

(16)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 11 Adapun perjanjian kinerja yang ditetapkan telah mengakomodir 2 (dua) program yang diuraikan dalam matriks berikut :

Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target Program/Kegiatan Anggaran (Rp) Meningkatkan kepatuhan SKPD terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku Persentase Tindak lanjut Selesai : - BPK RI - APIP 90% 60% Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH 2.211.890.000,00

(17)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 12

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas Kinerja Inspektorat Kabupaten Jombang merupakan bentuk pertanggungjawaban kinerja selama Tahun 2016 yang memuat realisasi kinerja dan capain kinerja atas target-target kinerja yang diperjanjikan pada Tahun 2016. Selain itu, realisasi anggaran yang digunakan untuk mencapai target kinerja Tahun 2016 disajikan juga dalam Bab ini.

A. CAPAIAN KINERJA ORGANISASI

Capaian kinerja merupakan dasar dalam menilai keberhasilan ataupun kegagalan dalam pelaksanaan kegiatan, yang sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudan visi dan misi Inspektorat Kabupaten Jombang.

Tahun 2016 merupakan tahun ketiga dalam periode Renstra Inspektorat 2014-2018. Adapun pencapaian masing-masing sasaran terhadap target yang direncanakan dalam Tahun 2016 dan perbandingan dengan tahun sebelumnya, serta perbandingan antara capaian kinerja Tahun 2016 dengan target jangka menengah Renstra adalah sebagai berikut :

1. Capaian Tahun 2016

No Tujuan/Sasaran No Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian

Meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan Akuntabel 1 Meningkatkan kepatuhan SKPD terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku 1 Persentase Tindak Lanjut Selesai : - BPK RI - APIP 90% 60% 94,20% 94,68% 104,67% 157,80%

(18)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 13

2. Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2016 dengan Tahun 2015

No Tujuan/Sasaran No Indikator Kinerja Realisasi Ket

2016 2015

Meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan Akuntabel 1 Meningkatkan kepatuhan SKPD terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku 1 Persentase Tindak Lanjut Selesai : - BPK RI - APIP 94,20% 94,68% 91,78% 67,78%

3. Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2016 dengan Target Renstra Tahun 2016

No Tujuan/Sasaran No Indikator Kinerja Realisasi

2016 Target Menengah Renstra (2016) Ket

Meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan Akuntabel 1 Meningkatkan kepatuhan SKPD terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku 1 Persentase Tindak Lanjut Selesai : - BPK RI - APIP 94,20% 94,68% 90% 60%

4. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja

Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja terhadap terwujudnya pengawasan yang berkualitas, efektif dan efisien dapat dilakukan melalui 2 indikator capaian, yaitu pertama : Persentase Tindak Lanjut Tujuan : Meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan Akuntabel

(19)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 14 Selesai baik oleh APIP maupun Aparat Pengawas Eksternal (APE) BPK RI. Kedua Persentase Tindak Lanjut Hasil Reviu dan Evaluasi Tuntas. Kedua Indikator tersebut dapat tercapai dengan baik tidak hanya dipengaruhi oleh peran aktif dari APIP maupun APE, namun diperlukan pula upaya secara sungguh-sungguh dari SKPD/Obyek pemeriksaan dalam menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan oleh Aparat Pengawas/Auditor.

a. Persentase Tindak Lanjut Selesai

Pada Tahun 2016 capaian persentase tindak lanjut tuntas oleh Aparat Pengawas Eksternal (APE) BPK RI sampai dengan laporan ini diterbitkan, dari jumlah 552 rekomendasi sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan Pemerintah Kabupaten Jombang sudah menindaklanjuti 520 tindak lanjut sesuai dengan rekomendasi atau sebesar 94,20% dengan nilai capaian dari target 104,67%, sedangkan 31 tindak lanjut belum sesuai dan dalam proses tindak lanjut. Hal ini menunjukkan bahwa adanya upaya secara sungguh-sungguh dari SKPD/obyek pemeriksaan dalam menindaklanjuti rekomendasi atas Laporan Hasil Pemeriksaan tersebut.

Upaya yang dilakukan untuk pencapaian target tersebut diatas adalah dengan membentuk Tim Pendampingan Penyelesaian Tindak Lanjut BPK RI bagi setiap SKPD. Tim ini bertugas untuk mendampingi SKPD dalam menyelesaikan rekomendasi sampai dengan mendapat status tindak lanjut “Selesai”. Kegiatan yang dilakukan oleh Tim adalah menjadi konsultan pada saat SKPD memerlukan dan mendampingi SKPD pada saat berkonsultasi dengan pihak BPK RI.

Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pencapaian sasaran adalah: Komitmen pimpinan yang tinggi untuk segera menyelesaikan seluruh temuan/kelemahan hasil pemeriksaan internal dan eksternal.

Hambatan/masalah :

1. Tindaklanjut yang melibatkan pihak ketiga, khususnya berkaitan dengan kerugian dan kewajiban setor sangat lambat perkembangannya.

2. Perubahan Perilaku masyarakat/penyedia barang/jasa kepada pemerintah terhadap kewajiban pemenuhan tindak lanjut hasil pemeriksaan.

Strategi/upaya pemecahan masalah :

(20)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 15 2. Mengundang setiap SKPD yang masih memiliki temuan untuk melakukan pembahasan dalam setiap temuan yang belum selesai. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan membentuk Tim Pendampingan Penyelesaian Tindak Lanjut untuk setiap SKPD.

3. Memberikan kesadaran dan pemahaman terhadap SKPD untuk menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan sebagai salah satu upaya peningkatan akuntabilitas kinerja SKPD.

Pencapaian indikator ini dilaksanakan melalui Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah.

5. Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya

No Sasaran Indikator Kinerja

% Capaian Kinerja % Penyerapan Anggaran Tingakt Efisiensi 1 Meningkatkan kepatuhan SKPD terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku Persentase Tindak Lanjut Selesai : - BPK RI - APIP 104,67% 157,80% 98,96% 32,27%

6. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja

Sasaran/Program Indikator

Kinerja

Kinerja Anggaran

Target Realisasi Capaian Alokasi Realisasi Capaian

Sasaran Meningkatkan kepatuhan SKPD terhadap Peraturan Perundang-undangan Persentase Tindak Lanjut Selesai : - BPK RI - APIP 90% 60% 94,20% 94,68% 104,67% 157,80% 2.211.890 .000,00 2.188.782 .062,00 98,96% Program 1 Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan

Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan

(21)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 16

B. REALISASI ANGGARAN

Selama Tahun Anggaran 2016, Inspektorat Kabupaten Jombang mengelola anggaran belanja sebesar Rp. 8.126.623.343,00 yang terbagi dalam Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 4.149.632.343,00 dan Belanja Langsung sebesar Rp. 3.977.000.000,00 dengan total penyerapan anggaran sebesar Rp. 7.701.211.397,00 atau 94,79% dari total anggaran keseluruhan. Dari realisasi tersebut dapat terinci sebagai berikut :

1. Belanja Tidak Langsung dengan anggaran Rp. 4.149.632.343,00 teralisasi sebesar Rp. 3.928.909.753,00 atau 95%.

2. Belanja Langsung dengan anggaran Rp. 3.977.000.000,00 terealisasi sebesar Rp. 3.774.301.644,00 atau 94,90 dengan penjabaran antara lain :

No Nama Program Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Persentase (%) 1 Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH 2.211.890.000,00 2.188.782.062,00 98,96 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 994.668.500,00 874.220.746,00 87,89 3 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 539.425.000,00 517.582.335,00 95,95 4 Program Peningkatan Disiplin Aparatur 13.750.000,00 13.750.000,00 100 5 Program Perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD

22.480.000,00 19.167.500,00 85,26

6 Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawas

(22)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 17

BAB IV PENUTUP

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Inspektorat Kabupaten Jombang Tahun 2016 ini merupakan pertanggungjawaban tertulis atas penyelenggaraan pemerintahan yang baik (Good Governace) Inspektorat Kabupaten Jombang Tahun 2016. Penyusunan LKjIP ini merupakan langkah yang baik dalam memenuhi harapan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja lnstansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja lnstansi Pemerintah, sebagai upaya untuk penyelenggaraan pemerintahan yang baik sebagaimana diharapkan oleh semua pihak.

LKjIP Inspektorat Kabupaten Jombang Tahun 2016 ini dapat menggambarkan kinerja Inspektorat Kabupaten Jombang dan evaluasi terhadap kinerja yang telah dicapai baik berupa kinerja kegiatan, maupun kinerja sasaran, juga dilaporkan analisis kinerja yang mencerminkan keberhasilan dan kegagalan.

Berdasarkan hasil pengukuran kinerja dan evaluasi kinerja sebagaimana yang diuraikan pada BAB III maka dapat disimpulkan bahwa pencapaian kinerja sasaran Inspektorat Kabupaten Jombang tahun 2016 dengan 1 sasaran secara keseluruhan sangat berhasil.

Dalam pencapaian Indikator Kinerja Sasaran terdapat beberapa hambatan/masalah antara lain :

1. Tindaklanjut yang melibatkan pihak ketiga, khususnya berkaitan dengan kerugian dan kewajiban setor sangat lambat perkembangannya.

2. Perubahan Perilaku masyarakat/penyedia barang/jasa kepada pemerintah terhadap kewajiban pemenuhan tindak lanjut hasil pemeriksaan.

Terhadap hambatan/masalah tersebut dilakukan Strategi/upaya pemecahan masalah sebagai berikut :

1. Penagihan secara berkala melalui surat dan pendekatan personal.

2. Mengundang setiap SKPD yang masih memiliki temuan untuk melakukan pembahasan dalam setiap temuan yang belum selesai. Kegiatan tersebut

(23)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 18 dilaksanakan dengan membentuk Tim Pendampingan Penyelesaian Tindak Lanjut untuk setiap SKPD.

3. Memberikan kesadaran dan pemahaman terhadap SKPD untuk menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan sebagai salah satu upaya peningkatan akuntabilitas kinerja SKPD.

Tabel 4.1

Capaian Indikator Kinerja Utama Inspektorat Kabupaten Jombang Tahun 2016

No Sasaran Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian

1 Meningkatkan kepatuhan SKPD terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku Persentase Tindak Lanjut Selesai : - BPK RI - APIP 90% 60% 94,20% 94,68% 104,67% 157,80%

Selama Tahun 2016 pelaksanaan program dan kegiatan dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi serta untuk mewujudkan target kinerja yang ingin dicapai Inspektorat Kabupaten Jombang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang. Inspektorat Kabupaten Jombang dengan total nilai keseluruhan adalah sebesar Rp. 8.126.623.343,00 sedangkan realisasi anggaran mencapai Rp. 7.703.211.397,00 atau dengan serapan dana APBD mencapai 94,79, dengan demikian dapat dikatakan Tahun 2016 kondisi anggaran adalah silpa Rp. 423.411.946,00. Hal ini merupakan upaya penghematan penggunaan anggaran agar lebih efisien dalam penganggarannya. Sedangkan untuk anggaran belanja sebesar Rp. 8.126.623.343,00 terdiri dari :

1. Anggaran Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 4.149.632.343 dengan realisasi sebesar Rp. 3.928.909.753,00 atau 95%

(24)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah

Gambar 1. Grafik Alokasi Anggaran Belanja Ti

2. Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp. 3.977.000.000,00 dengan realisasi sebesar Rp. 3.774.301.644,00 atau 94,90% yang terbagi atas :

a. Anggaran untuk pelaksanaan 5 (lima) program umum untuk mendukung pencapaian sasaran organisasi sebesar Rp. 1.765.110.000,00 dengan realisasi sebesar Rp. 1.585.519.582,00 atau 89,82%

b. Anggaran untuk pe

dipergunakan untuk pencapaian 1 (satu) sasaran dengan 2 (dua) indikator kinerja sebesar Rp. 2.211.890.000,00 dengan realisasi sebesar Rp. 2.188.782.062,00 atau 98,

Gambar 2. Grafik Alokasi Anggaran

Demikian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah disusun sebagai panduan evaluasi atas tahun-tahun sebelumnya dan menjadi pedoman perbaikan untuk tahun kedepan sehingga seluruh target yang telah ditetapkan oleh

Jombang dapat tercapai.

5%

95%

94.90%

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016

afik Alokasi Anggaran Belanja Tidak Langsung dan Realisasinya

Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp. 3.977.000.000,00 dengan realisasi 3.774.301.644,00 atau 94,90% yang terbagi atas :

Anggaran untuk pelaksanaan 5 (lima) program umum untuk mendukung pencapaian sasaran organisasi sebesar Rp. 1.765.110.000,00 dengan realisasi

Rp. 1.585.519.582,00 atau 89,82%

Anggaran untuk pelaksanaan 1 (satu) program yang bersifat teknis yang dipergunakan untuk pencapaian 1 (satu) sasaran dengan 2 (dua) indikator kinerja sebesar Rp. 2.211.890.000,00 dengan realisasi sebesar Rp. 2.188.782.062,00 atau 98,96%.

Gambar 2. Grafik Alokasi Anggaran Belanja Langsung dan Realisasinya

Demikian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah disusun sebagai panduan tahun sebelumnya dan menjadi pedoman perbaikan untuk tahun kedepan sehingga seluruh target yang telah ditetapkan oleh Inspektorat Kabupaten

5.10%

94.90%

19 dak Langsung dan Realisasinya

Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp. 3.977.000.000,00 dengan realisasi

Anggaran untuk pelaksanaan 5 (lima) program umum untuk mendukung pencapaian sasaran organisasi sebesar Rp. 1.765.110.000,00 dengan realisasi

laksanaan 1 (satu) program yang bersifat teknis yang dipergunakan untuk pencapaian 1 (satu) sasaran dengan 2 (dua) indikator kinerja sebesar Rp. 2.211.890.000,00 dengan realisasi sebesar Rp.

Belanja Langsung dan Realisasinya

Demikian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah disusun sebagai panduan tahun sebelumnya dan menjadi pedoman perbaikan untuk tahun Inspektorat Kabupaten

(25)

Laporan Kinerja Instansi PemerintahTahun 2016 20

(26)

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

1 Persentase Tindak Lanjut Selesai :

- BPK RI 90%

- APIP 60%

No Program Anggaran (Rp) Ket

1 Peningkatan Sistem Pengawasan

Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH

2,211,890,000.00 APBD

2 Peningkatan Profesionalisme

Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan

194,786,500.00 APBD

3 Perencanaan Strategis dan

Pelaporan Capaian Kinerja serta

22,480,000.00 APBD

PERUBAHAN PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 INSPEKTORAT KABUPATEN JOMBANG

Meningkatkan kepatuhan SKPD terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku

Keuangan SKPD

4 Pelayanan Administrasi Perkantoran 994,668,500.00 APBD

5 Peningkatan Sarana dan Prasarana

Aparatur

539,425,000.00 APBD

6 Peningkatan Disiplin Aparatur 13,750,000.00 APBD

Total 3,977,000,000.00

Drs. Ec. NYONO SUHARLI WIHANDOKO Drs. Ec. I NYOMAN SWARDANA, MSi Pembina Utama Muda

NIP. 19590820 198603 1 011

Jombang, 05 Oktober 2016

(27)

SKPD : INSPEKTORAT Kabupaten : JOMBANG Tahun : 2014 - 2018 VISI :

Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp

1 5 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

- 60% 1,811,890,000 60% 1,679,440,000 60% 1,679,440,000 65% 1,083,500,000 70% 1,159,000,000 70% 7,091,470,000 Sekretariat

- Persentase tindak lanjut 01 Pelaksanaan pengawasan - Jumlah pemeriksaan reguler, 196 OP 230 OP 649,910,000 200 OP 592,210,000 200 OP 592,210,000 515 OP 1,162,500,000 515 OP 1,528,775,000 630 OP 1,831,330,000 Unit Kerja SKPD penanggung jawab Lokasi Tahun -1 Tahun -2 KODE

REKENING PROGRAM DAN KEGIATAN

INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUT COME) DAN KEGIATAN (OUT

PUT) DATA CAPAIAN PADA TH AWAL PERENCAN AAN

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAN

Persentase Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Reguler, Reviu, Kasus, Monev dan APBDes

6 Meningkatkan

penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan Akuntabel

Tahun -3 Tahun -4 Tahun -5 Kondisi kinerja pd akhir periode Renstra SKPD

Terwujudnya Kepemerintahan Yang Baik dan bersih melalui Pengawasan yang Berkualitas

Misi 1 : Meningkatkan kualitas pengawasan Inspektorat untuk mendorong peningkatan manajemen pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang baik di Pemerintah Kabupaten Jombang

TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN

2 3 4 Meningkatnya kepatuhan SKPD terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku 1.20.05.01.20 Peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan kepala daerah

- Persentase tindak lanjut selesai :

01 Pelaksanaan pengawasan internal secara berkala

- Jumlah pemeriksaan reguler, Reviu, PBJ, Belanja dan Stock opname

196 OP 230 OP 649,910,000 200 OP 592,210,000 200 OP 592,210,000 515 OP 1,162,500,000 515 OP 1,528,775,000 630 OP 1,831,330,000

BPK RI 02 Penanganan kasus pengaduan dilingkungan pemerintah daerah

- Jumlah penanganan kasus 65 Kasus 70 Kasus 179,000,000 70 Kasus 154,800,000 60 Kasus 154,800,000 70 Kasus Indisepliner & 7 Kasus fisik pengaduan 220,000,000 70 Kasus Indisepliner & 7 Kasus fisik pengaduan 220,000,000 224 kasus 928,600,000

APIP 05 Pengendalian Manajemen Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah

- Pelaksanaan monitoring dan evaluasi BOS SD/SMP, Bagian,Puskesmas, Hibah, Bansos, BK,Kecamatan dan PPRG

280 OP BOS & 10 OP

PNPM

376 OP 535,500,000 376 OP 535,500,000 376 OP 535,500,000 339 OP 561,500,000 339 OP 561,500,000 1880 OP 2,729,500,000

06 - Jumlah Pemeriksaan APBDes 302 OP 302 OP 226,500,000 302 OP 226,500,000 302 OP 226,500,000 302 OP 302,000,000 302 OP 377,500,000 1510 OP 1,359,000,000

07 - 4 kali 4 kali 110,480,000 4 kali 110,430,000 4 kali 110,430,000 3 kali 352,600,000 4 kali 380,000,000 19 kali TLHP 1,063,940,000

08 - 3 kali 3 kali 113,500,000 3 kali 60,000,000 3 kali 60,000,000 1 kali 100,500,000 1 kali 147,000,000 11 kali Rakorwas

481,000,000 Jumlah Rakor Tindak Lanjut

Koordinasi pengawasan yang lebih komprehensif

Jumlah Pelaksanaan Rakorwas Tindak Lanjut hasil temuan

pengawasan Penanganan kasus pada wilayah pemerintahan dibawahnya

(28)

Kabupaten : JOMBANG Tahun : 2014 - 2018 VISI :

Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp

1 5 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

4.02.01.01 100% 100% 693,350,000 100% 612,890,975 100% 612,890,975 100% 965,652,250 100% 979,800,000 100% 3,864,584,200 Sekretariat

- 24 - 12 bulan 12 bulan 693,350,000 12 bulan 612,890,975 12 bulan 612,890,975 12 bulan 965,652,250 12 bulan 979,800,000 60 bulan 3,864,584,200

1.20.07.22 1 tahun 1 tahun 152,046,000 1 tahun 429,200,000 1 tahun 129,200,000 1 tahun 480,250,0004 paket, 18 kali pemeliharaan########## 5 tahun 4,878,196,000

01 1Jumlah pengadaan tanah untuk lahan 0 0 0 0 0 0 0 0 1 paket 3,000,000,000 1 paket 3,000,000,000

Terwujudnya Pengawasan yang Profesional guna tercapainya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel di Kabupaten

Penyediaan Pelayanan Adminitrasi Perkantoran

Pengadaan Lahan

Jumlah Pelayanan Administrasi Perkantoran

Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Persentase Jumlah Sarana dan Prasarana kantor yang terpenuhi dan mendukung operasional

2 3 4 6

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAN

Kondisi kinerja pd akhir periode Renstra SKPD Terwujudnya kualitas aparat pengawasan yang profesional Meningkatnya Kapabilitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah Pelayanan Administrasi Perkantoran

Persentase Jumlah Pelayanan Administrasi Perkantoran

Persentase kelancaran administrasi dan operasional

Misi 2 : Mewujudkan aparat pengawasan yang profesional dan akuntabel yang dapat memberikan pelayanan prima kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) melalui optimalisasi fungsi pengawasan

TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN KODE REKENING PROGRAM DAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUT COME) DAN KEGIATAN (OUT PUT)

DATA CAPAIAN PADA TH AWAL PERENCAN AAN Unit Kerja SKPD penanggung jawab Lokasi Tahun -1 Tahun -2 Tahun -3 Tahun -4 Tahun -5

01 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 paket 3,000,000,000 1 paket 3,000,000,000

Rehabilitasi sedang/berat

gedung kantor 2 0

0 1 paket 4,500,000,000 0 0 0 0

Pembangunan gedung kantor 3 Jumlah lahan parkir yang tersedia 0 0 0 0 0 1 paket 300,000,000 1 paket 300,000,000 Pengadaan sarana dan

prasarana gedung kantor

Jumlah sarana dan prasarana kantor yang ada

1 paket 1 paket 22,650,000 1 paket 18,000,000 1 paket 18,000,000 1 paket 292,750,000 1 paket 200,000,000 5 paket 551,400,000

pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat gedung kantor/bangunan pendukungnya

Jumlah gedung kantor yang dipelihara 1 tahun 1 paket 27,021,000 1 paket 25,000,000 1 paket 25,000,000 1 paket 80,000,000 1 paket 80,000,000 5 paket 237,021,000

Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor

Jumlah pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor

4 kali 4 kali 42,375,000 4 kali 35,500,000 4 kali 35,500,000 4 kali 37,500,000 4 kali 37,500,000 20 kali 188,375,000

Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat kendaraan dinas/jendaraan operasional

Jumlah kendaraan dinas roda 4 yang terpelihara

4 kali 4 kali 60,000,000 4 kali 50,700,000 4 kali 50,700,000 4 kali 70,000,000 4 kali 70,000,000 20 kali 301,400,000

4.02.1.03 Peningkatan Disiplin Aparatur Persentase pegawai yang mendapatkan pakaian dinas

50 stel 10,000,000 50 stel 10,000,000 55 stel 10,000,000 60 stel 15,000,000 60 stel 15,000,000 275 stel 60,000,000

Pengadaan pakaian dinas dan pakaian khusus lainnya

Jumlah pengadaan pakaian dinas 45 stel 50 stel 10,000,000 50 stel 10,000,000 55 stel 10,000,000 60 stel 15,000,000 60 stel 15,000,000 275 stel 60,000,000

Persentase Ketersediaan dokumen perencanaan dan pelaporan/evaluasi

4.02.1.07 Perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD

Persentase Dokumen perencanaan dan pelaporan capaian kinerja serta keuangan yang disusun tepat waktu

100% 100% 21,269,700 100% 16,254,600 100% 16,254,600 100% 36,000,000 100% 41,155,000 100% 130,933,900

Penyusunan rencana strategis SKPD

Jumlah dokumen perencanaan strategis yang telah disusun tepat waktu

1 dokumen 1 dokumen 1,000,000 - - - - 1 dokumen 10,000,000 1 dokumen 10,000,000 1 dokumen 21,000,000

Penyusunan Rencana Kerja SKPD

Jumlah dokumen Renja yang telah disusun tepat waktu

1 dokumen 1 dokumen 9,995,0001 dokumen 6,995,000 1 dokumen 6,995,000 2 dokumen 15,000,000 2 dokumen 21,155,000 7 dokumen 60,140,000 Jumlah pengadaan tanah untuk lahan

parkir

Jumlah kantor gedung yang direnovasi Pengadaan Lahan

(29)

Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN KODE REKENING PROGRAM DAN KEGIATAN

COME) DAN KEGIATAN (OUT PUT) AWAL PERENCAN

AAN

penanggung jawab

Lokasi

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja SKPD

Jumlah dokumen Laporan Kinerja yang telah disusun tepat waktu

1 dokumen 1 dokumen 4,629,8001 dokumen 4,629,800 1 dokumen 4,629,800 1 dokumen 5,000,000 1 dokumen 4,000,000 5 dokumen 22,889,400

Penyusunan laporan Keuangan SKPD

Laporan Keuangan Inspektorat disusun tepat waktu dan sesuai SAP

1 dokumen 1 dokumen 5,644,9001 dokumen 4,629,800 1 dokumen 4,629,800 3 dokumen 6,000,000 3 dokumen 6,000,000 9 dokumen 26,904,500

Level Kapabilitas APIP 4.02.1.21 Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan

Persentase Auditor yang mengikuti Diklat/workshop/PKS

22 auditor 100% 240,000,000 100% 190,000,000 100% 190,000,000 100% 239,015,000 100% 391,000,000 100% 1,250,015,000

Pelatihan Pengembangan Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan

Jumlah pelaksanaan workshop/PKS 2x workshop; 11 PKS 2x workshop; 11 PKS 90,000,000 2x workshop; 11 PKS 70,000,000 2x workshop; 11 PKS 70,000,000 2x workshop; 11 PKS 95,175,000 2x workshop; 11 PKS 141,000,000 10x workshop; 60 PKS 466,175,000

Pelatihan Teknis Pengawasan dan Penilaian Akuntabilitas Kinerja

Jumah APIP yang mengikuti Diklat Pengawasan

(30)

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Persentase 1 Persentase Tindak Lanjut Selesai : - BPK RI % 90% 94.20% 104.67% - APIP % 60% 94.68% 157.80% Rp. Rp.

Pembina Utama Muda NIP. 19590820 198603 1 011 Drs. Ec. I NYOMAN SWARDANA, MSi INSPEKTUR KABUPATEN JOMBANG Jumlah Anggaran Tahun 2016

Jumlah Realisasi Anggaran Tahun 2016

8,126,623,343.00

7,703,211,397.00

PENGUKURAN KINERJA TAHUN 2016 INSPEKTORAT KABUPATEN JOMBANG

Jombang, Januari 2017 Meningkatkan kepatuhan SKPD terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku NIP. 19590820 198603 1 011

(31)

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi Prosentase

(%) Program / Kegiatan Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) (%)

1 Persentase Tindak

Lanjut Selesai :

Peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan kepala daerah 2,211,890,000.00 2,188,782,062.00 98.96% - BPK RI 94.20% 94.20% 100% Pelaksanaan pengawasan

internal secara berkala

745,440,000.00

745,420,000.00 100.00%

REALISASI BELANJA PROGRAM DAN KEGIATAN INSPEKTORAT KABUPATEN JOMBANG

TAHUN ANGGARAN 2016

Meningkatnya kepatuhan SKPD terhadap

Peraturan Perundang-undangan yang berlaku

- APIP 60% 94.68% 157.80% Penanganan kasus

pengaduan dilingkungan pemerintah daerah 158,000,000.00 157,400,000.00 99.62% Pengendalian Manajemen Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah 548,000,000.00 534,500,000.00 97.54%

Penanganan kasus pada wilayah pemerintahan dibawahnya

302,000,000.00

302,000,000.00 100.00%

Tindak Lanjut hasil temuan pengawasan

364,200,000.00

362,316,001.00 99.48%

Koordinasi pengawasan yang lebih komprehensif

94,250,000.00 87,146,061.00 92.46% 2 100% 100% 100% Pelayanan Administrasi Perkantoran 994,668,500.00 874,220,746.00 87.89% Penyediaan Pelayanan Administrasi Perkantoran 994,668,500.00 874,220,746.00 87.89% Meningkatnya Kapabilitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah Persentase kelancaran administrasi dan operasional

(32)

Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 539,425,000.00 517,582,335.00 95.95% Pembangunan gedung kantor 100,000,000.00 98,955,000.00 98.96%

Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor

281,925,000.00 279,757,800.00 99.23% pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat gedung kantor/bangunan pendukungnya 37,750,000.00 37,725,000.00 99.93% Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat 56,750,000.00 38,521,000.00 67.88% rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat kendaraan dinas/jendaraan operasional 63,000,000.00 62,623,535.00 99.40% Peningkatan Disiplin Aparatur 13,750,000.00 13,750,000.00 100.00%

Pengadaan pakaian dinas dan pakaian khusus lainnya

13,750,000.00

13,750,000.00 100.00%

100% 100% 100% Perencanaan Strategis

dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD

22,480,000.00

19,167,500.00 85.26%

Penyusunan Rencana Kerja SKPD 14,180,000.00 13,852,500.00 97.69% Persentase Ketersediaan dokumen perencanaan dan pelaporan/evaluasi

(33)

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja SKPD 3,500,000.00 3,085,000.00 88.14% Penyusunan laporan Keuangan SKPD 4,800,000.00 2,230,000.00 46.46% Level Kapabilitas APIP

Level 2 Level 2 Level 2 Peningkatan

Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan

194,786,500.00

160,799,001.00 82.55%

Pelatihan Pengembangan Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan 74,332,500.00 53,074,000.00 71.40% 120,454,000.00 107,725,001.00 89.43% Pelatihan Teknis 120,454,000.00 107,725,001.00 89.43% 3,977,000,000.00 3,774,301,644.00 94.90% Jombang, Januari 2017 INSPEKTUR KABUPATEN JOMBANG

Drs. Ec. I NYOMAN SWARDANA, MSi Pembina Utama Muda NIP. 19590820 198603 1 011 J U M L A H

Pelatihan Teknis

Pengawasan dan Penilaian Akuntabilitas Kinerja

(34)

No Tujuan Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

1 Persentase Tindak Lanjut

Selesai : - BPK RI 90% - APIP 60% Meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan Akuntabel Meningkatkan kepatuhan SKPD terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku

Jombang, Pebruari 2016 INSPEKTUR KABUPATEN JOMBANG TAHUN 2016

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) INSPEKTORAT KABUPATEN JOMBANG

Drs. Ec. I NYOMAN SWARDANA, MSi Pembina Utama Muda

Referensi

Dokumen terkait

Sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah pada Pasal 22 yang berbunyi yaitu

Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, serta mengacu pada

Berdasarkan dinamika perkembangan yang terjadi, penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJiP) ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014

Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang mewajibkan setiap instansi pemerintah

Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja.. Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara

Berdasarkan Peraturan Presiden (PP) RI Nomor : 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Peraturan Menteri Pemberdayaan

Laporan Kinerja ini disusun berdasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan berpedoman pada Peraturan

Dalam rangka mewujudkan akuntabilitas atas pencapaian sasaran strategis untuk memenuhi amanat Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja