Studi Perencanaan Struktur Komposit Pada Gedung FISIP Universitas Islam Malang
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Balok komposit yang direncanakan dengan menggunakan pelat lantai dengan tebal 200 mm, dan profil baja tersusun yang terdiri dari 3 pelat 300.12 mm untuk pelat sayap, 1 pelat 1750.15
Perencanaan pelat beton untuk konstruksi komposit ini menggunakan metode langsung (Direct Method) dengan mengacu pada SNI struktur beton 2002, sedangkan untuk perencanaan baja
Adapun data awal gedung terdiri dari 4 lantai dengan struktur balok, kolom terbuat dari beton, sedangkan modifikasi perencanaan menjadi struktur komposit baja-beton
Metode digunakan pada penelitian ini adalah metode alternatif dengan menggunakan struktur komposit, yang mana memanfaatkan kekuatan baja dalam hal memikul beban yang
Berdasarkan analisis beban dorong, penggunaan dinding geser komposit pelat baja dengan tebal 110 mm untuk tiga pemodelan berada pada tingkatan yang sama yaitu IO
Pada tugas akhir ini “Gedung Apartemen East Coast Recidence “ akan dimodifikasi menggunakan struktur komposit baja beton, yaitu dengan mengkombinasikan dua penampang
Pelat Perencanaan pelat menghasilkan dimensi penampang beton bertulang yang memiliki tulangan longitudinal untuk menahan gaya lentur pada baja.. Pada penampang kritis antara pertemuan
Penampang Komposit Penampang komposit adalah penampang yang terdiri dari profil baja dan beton digabung bersama untuk memikul beban tekan dan lentur.. Batang yang memikul lentur