• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENYUSUNAN SCHEDULE PERAWATAN SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA X 125 SUB-ASSEMBLY KOPLING BERBASIS RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENYUSUNAN SCHEDULE PERAWATAN SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA X 125 SUB-ASSEMBLY KOPLING BERBASIS RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

xvi

NUMENKLATUR

notasi satuan keterangan

p KW Daya yang Di transmisikan

nµ rpm Putaran poros motor

n1 rpm Putaran poros kopling

fc Faktor korelasi

GD2 kg.m2 Efek roda terhadap poros kopling

te s Waktu penghubung rencana

f Faktor keamanan kopling

w cm3/kg.m Laju keausan permukaan

DL mm Diameter luar

DD mm Diameter dalam

Td0 kg.m Momen gesek dinamis

T1 kg.m Momen poros kopling

nr rpm Putaran relatif

Ta kg.m momen awal

N hb/bln Frekuensi kontak

E kg.m Kerja kontak

tae s Waktu kontak yang sesungguhnya

Lt mm3 Luas permukaan kopling gesek

L3 cm3 Volume keausan yang di ijinkan

nml hb Umur dalam jumlah penghubungan

Nmd thn Umur kopling

Referensi

Dokumen terkait

ASTRA HONDA SEMARANG, yang telah memberikan izin untuk mencari informasi tentang objek tugas akhir yang dikerjakan.. Bapak Fahrul Reza, selaku trainer dari

Gambar 4.4 Pengklasifikasian rute perjalanan berdasarkan situasi lalu lintas saat pulang kerja

a) Identifikasi komponen yang penting untuk dimaintain, biasanya digunakan metode Failure Mode Effect Critacality Analysis (FMECA) dan Fault Tree Analysis (FTA). b) Menentukan

Untuk perambatan kerusakan seperti pegas kopling lemah maka akan merambat ke komponen lain yang seperti cakram kopling mudah aus dan bila tidak dilakukan maka akan

[r]

Ada beberapa kerusakan yang terjadi pada sub-assembly rem seperti bunyi.. berdecit ketika mengerem, daya pengereman lemah, pengereman

Tabel 2.1 Reactive Maintenance Priority Classification

m c kg Diameter gelinding dari pinion dan gear (arah