NOMOR KM 312 TAHUN 2020 TENT ANG
PERSETUJUAN KEPADA KANTOR UNIT PENYELENGGARA PELABUHAN KELAS II LABUAN BAJO UNTUK MELAKSANAKAN KEGIATAN KERJA REKLAMASI YANG BERLOKASI DI DALAM DAERAH LINGKUNGAN KERJA
DAN DAERAH LINGKUNGAN KEPENTINGAN PELABUHAN LABUAN BAJO , PROVINS! NUSA TENGGARA TIMUR
MENTER! PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang a. bahwa berdasarkan Pasal 24 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 125 Tahun 2018 tentang Pengerukan dan Reklamasi, persetujuan kegiatan kerja Reklamasi di dalam Daerah Lingkungan Kerja dan Daerah Lingkungan Kepentingan pelabuhan di wilayah perairan pelabuhan utama dan pelabuhan pengumpul yang sumber dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara diberikan oleh Menteri; b. bahwa dalam rangka pembuatan Causeway dan
penyediaan lahan area lapangan penumpukan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Bajo akan melaksanakan kegiatan kerja reklamasi perairan seluas 4,38 Ha dan untuk memenuhi kebutuhan material dalam kegiatan reklamasi tersebut akan menggunakan material quarry darat di wilayah setempat; c. bahwa berdasarkan hasil penelitian teknis dan
administrasi serta kelestarian lingkungan, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Bajo telah memenuhi persyaratan untuk diberikan persetujuan kegiatan kerja reklamasi;
Mengingat
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Keputusan Menteri Perhubungan tentang Persetujuan Kepada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Bajo untuk Melaksanakan Kegiatan Kerja Reklamasi yang Berlokasi di Dalam Daerah Lingkungan Kerja dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur;
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 64, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4849);
2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5059);
3. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 151, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5070) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 193, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5731);
5. P raturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2010 tentang Angkutan di Perairan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 26, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5108) sebagaimana telah diubah d ngan Peraturan Pemerintah Nomor 22
Tahun 2011 ten tang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 20 tahun 2010 tentang Angkutan di Perairan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5208);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2010 tentang Perlindungan Lingkungan Maritim (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 27, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5109); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2012 tentang
Izin Lingkungan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5285);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terin tegrasi Se car a Elektronik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 90);
9. Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2015 tentang Kementerian Perhubungan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 75);
10. Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2019 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 203);
11. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 30 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Distrik Navigasi;
12. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 62 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 77 Tahun 2018 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 62 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1184);
13. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 89 Tahun 2018 tentang Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Perhubungan di Bidang Laut (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1335);
14. Peraturan Menteri Perhubugan Nomor PM 122 Tahun 2018 ten tang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1844);
15. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 125 Tahun 2018 tentang Pengerukan dan Reklamasi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1740);
Memperhatikan : Surat Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor A.1011/AL.324/DJPL-20 tanggal 10 November 2020 perihal Permohonan Persetujuan Kegiatan Kerja Reklamasi oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Bajo;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan KEPUTUSAN MENTE RI PERHUBUNGAN TENT ANG PERSETUJUAN KEPADA KANTOR UNIT PENYELENGGARA PELABUHAN KE LAS II LABUAN BAJO UNTUK
PERT AMA
MELAKSANAKAN KEGIATAN KERJA REKLAMASI YANG BERLOKASI DI DALAM DAERAH LINGKUNGAN KERJA DAN DAERAH LINGKUNGAN KEPENTINGAN PELABUHAN LABUAN BAJO PROVINS! NUSA TENGGARA TIMUR.
Memberikan Persetujuan Kegiatan Kerja Reklamasi kepada: a. N ama Instansi
b. Alamat
Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Baja. Jl. Yos Sudarso, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo,Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
c. Penanggung Jawab Simon B. Baon (Kepala Kan tor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Bajo)
Untuk melaksanakan kegiatan kerja reklamasi seluas 4,38 Ha dan material reklamasi menggunakan material quarry darat di wilayah setempat yang berlokasi di dalam Daerah Lingkungan Kerja dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan Labuan Bajo.
Lokasi Rencana Kegiatan kerja reklamasi berada pada titik koordinat geografis sebagai berikut:
a. Causeway
1) 08° 27' 38.13" LS / 119° 55' 12.94" BT; 2) 08° 27' 59.31" LS / 119° 55' 20.36" BT; 3) 08° 27' 59.10" LS / 119° 55' 20.98" BT; 4) 08° 27' 37.92" LS / 119° 55' 13.56" BT. b. Reklamasi Sisi Barat Causeway
1) 08° 27' 48.75" LS / 119° 55' 16.57" BT; 2) 08° 27' 49.80" LS / 119° 55' 13.48" BT; 3) 08° 27' 52.87" LS / 119° 55' 14.54" BT; 4) 08° 27' 51.81" LS/ 119° 55' 17.63" BT. c. Reklamasi Sisi Timur Causeway
1) 08° 27' 48.54" LS/ 119° 55' 18.70" BT; 2) 08° 27' 46.44" LS / 119° 55' 23.38" BT; 3) 08° 27'49.52" LS/ 119° 55' 17.19" BT; 4) 08° 27' 51.60" LS / 119° 55' 18.29" BT.
Peralatan yang digunakan untuk kegiatan kerja reklamasi: No. Nama Jenis/Merk Kapasitas Jumlah
1. Excavator Komatsu PC-200 0,97 m3 6 Unit
2. Dump Truck Hino Dutro 5 m3 20 Unit
Mitsubishi
3. Dump Truck 5 m-' 10 Unit
4. Vibrator Roller Sakai 40 Ton 2 Unit
5. Bulldozer Lieber 20 Ton 1 Unit
6. Bulldozer Cat 20 Ton 1 Unit
KEDUA Persetujuan Kegiatan Kerja Reklamasi sebagaimana
KETIGA
KEEMPAT
dimaksud dalam Diktum PERT AMA dilarang un tuk diperdagangkan dan/ a tau dialihkan/ dipindahtangankan kepada pihak lain dalam bentuk apapun.
Pemegang persetujuan kegiatan kerja reklamasi sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA diwajibkan:
a. membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak atas persetujuan kegiatan kerja reklamasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
b. menaati ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pelayaran dan kelestarian lingkungan;
c. selama pelaksanaan kegiatan kerja reklamasi memasang tanda-tanda beserta rambu-rambu navigasi yang dapat dilihat dengan jelas pada siang maupun malam hari dan berkoordinasi dengan Distrik Navigasi Kelas II Kupang; d. bertanggung jawab s penuhnya atas seluruh dampak
yang diti mbulkan dari kegiatan kerja reklamasi yang dilakukan;
e. melaporkan kegiatan kerja reklamasi setiap bulan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut; dan
f. memulai kegiatan kerja reklamasi paling lambat 3 (tiga) bulan sejak persetujuan kegiatan kerja reklamasi diterbitkan.
Persetujuan kegiatan kerja reklamasi hanya didasarkan pada kepentingan keselamatan dan keamanan pelayaran, sehingga hal-hal di luar tersebut agar diselesaikan oleh pemegang persetujuan kegiatan kerja reklamasi dengan instansi terkait.
KELI MA
KEEN AM
KETUJUH
KEDELAPAN
Persetujuan kegiatan kerja reklamasi dapat dicabut apabila pemegang persetujuan melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA dan tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Diktum KETIGA Keputusan Menteri mi serta ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pelayaran.
Pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan kerja reklamasi sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA dilakukan oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Bajo dan Distrik Navigasi Kelas II Kupang.
Persetujuan kegiatan kerja reklamasi sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA berlaku selama 10 (sepuluh) bulan sepanjang pemegang persetujuan kegiatan kerja reklamasi tidak melanggar ketentuan dalam Keputusan Menteri ini. Direktur Jenderal Perhubungan Laut melaksanakan pembinaan dan pengawasan teknis terhadap pelaksanaan Keputusan Menteri ini.
KESEMBILAN Keputusan Menteri mi mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 1 Desember 2020 MENTERIPERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA
ttd.
BUDI KARYA SUMADI Salinan Keputusan ini disampaikan kepada:
1. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi; 2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian;
3. Menteri Dalam Negeri;
4. Menteri Kelautan dan Perikanan;
5. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional; 6. Menteri Badan Usaha Milik Negara;
7. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia; 8. Kepala Staf TNI Angkatan Laut;
9. Gubernur Nusa Tenggara Timur;
10. Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, dan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan;
11. Bupati Manggarai Barat;
12. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Bajo; 13. Kepala Distrik Navigasi Kelas II Kupang;