• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBUATAN LAPISAN TIPIS SnO2 DENGAN METODE SPUTTERING DC UNTUK SENSOR GAS CO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMBUATAN LAPISAN TIPIS SnO2 DENGAN METODE SPUTTERING DC UNTUK SENSOR GAS CO"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Skema dari material sensor SnO 2 .
Gambar 3.    Perubahan suhu operasi terhadap nilai resistansi dari lapisan tipis SnO 2  yang dideposisi selama 120  menit.
Gambar 4.  Sensitivitas sensor tehadap gas CO pada sampel yang dideposisi selama 30 menit, 60 menit dan 120  menit
Gambar 6.   Struktur mikro permukaan lapisan tipis SnO 2   hasil  sputtering  dengan waktu deposisi 30 menit dan  waktu 120 menit  dengan pembesaran 20.000 kali.
+2

Referensi

Dokumen terkait

Namun untuk ukuran maksimum agregat 20 mm dan 40 mm maka gradasi agregat harus dikoreksi terlebih dahulu, sehingga nilai modulus kehalusan gabungan agregat atau

Batasan wilayah administratif dari Kota Malang adalah di sebelah utara berbatasan dengan kecamatan singosari dan kecamatan karang ploso Kabupaten Malang sebelah

Penulis bersyukur dapat menyelesaikan skripsi ini dalam rangka untuk memenuhi persyaratan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan S1 Program Pendidikan Matematika

Sifat optik sampel Al doped ZnO nanopartikel dikarakterisasi menggunakan Genesys 10S SpectrophotometerUv-vis untuk mengetahui spektrum penyerapannya.Hasil dari pengujian

Naiwan si Simoun na nag-iisip: Di kaya niya napaniwala si Basilio sa paghihiganti o may balak itong maghiganti nguni’t naglilihim lamang at nais sarilinin iyon o sadyang wala

Tepidsponge lebih efektif menurunkan suhu tubuh anak dengan kejang demam dibandingkan dengan kompres hangat disebabkan adanya seka tubuh pada tepidsponge yang akan

Musrenbang berfungsi sebagai forum untuk menghasilkan kesepakatan antar pelaku pembangunan tentang rancangan RKPD dan RENJA SKPD, yang menitikberatkan pada pembahasan

Telkom Palembang maka dari enam variabel yang diujikan yaitu efektifitas biaya, materi program, prinsip pembelajaran, fasilitas, kemampuan peserta, dan infrastruktur pelatihan,