• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANAN KERAPATAN ADAT NAGARI (KAN) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU (STUDI KASUS DI NAGARI SULIT AIR-KABUPATEN SOLOK)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANAN KERAPATAN ADAT NAGARI (KAN) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU (STUDI KASUS DI NAGARI SULIT AIR-KABUPATEN SOLOK)"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  diatas  menunjukkan  mayoritas  dari  jumlah  responden  yang  pernah  mengalami  sengketa tanah ulayat yaitu 25% memilih menyelesaikan dengan mengajukan ke instansi  yang  berwenang  seperti  pengadilan

Referensi

Dokumen terkait

Pokok pekerjaan dari agenda pengabdian kepada masyarakat ini adalah Pemberdayaan Penyelesaian Konflik Tanah Berbasiskan Perdamaian Adat Minangkabau Di Nagari

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa tesis saya yang berjudul “PENGUATAN KEWENANGAN PENGADILAN ADAT DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT (LABE PURA)

Judul: Peran Mosa Sebagai Lembaga Pemangku Adat Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat Melalui Upaya Perdamaian Bagi Masyarakat Hukum Adat Kecamatan

Tata cara penyelesaian sengketa tanah ulayat yaitu: dilakukan secara bajanjang naik, batanggo turun, mulai dari niniak mamak, suku, kemudian KAN, selanjutnya pihak

9 tahun 2000, tentang Pemerintahan Nagari, LAN (Lembaga Adat Nagari) atau dengan nama lain (Kerapatan Adat Nagari) ditetapkan pula sebagai salah satu organ

Tulisan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap nilai-nilai kearifan lokal dalam proses penyelesaian kasus sengketa tanah ulayat dan

Faktor penyebab terjadinya pergeseran peran ninik mamak dalam menyelesaikan sengketa Tanah Ulayat Di Nagari Koto Tangah Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam adalah anak kemenakan

Fungsi Lembaga Adat Dalam Upaya Penyelesaian Sengketa Tanah Adat Tongkonan Di Kabupaten Tana