• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kabupaten BANDUNG BARAT DALAM ANGKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kabupaten BANDUNG BARAT DALAM ANGKA"

Copied!
163
0
0

Teks penuh

(1)

Katalog BPS : 1102001.3217

Kabupaten

BANDUNG BARAT

DALAM ANGKA

Bandung Barat Regency in Figures

BADAN PUSAT STATISTIK

(2)

BANDUNG BARAT

DALAM ANGKA

Bandung Barat Regency in Figures

(3)

KABUPATEN BANDUNG BARAT DALAM ANGKA

Bandung Barat Regency In Figures

2016

ISSN: 978-602-710-841-7 Katalog/Catalog: 1102001.3217

Nomor Publikasi : 3217.1701

Ukuran Buku/Book Size: 14,8 cm x 21 cm

Jumlah Halaman /Number of Pages: xix + 152 halaman / pages Naskah/Manuscript:

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung Barat

BPS-Statistics of Bandung Barat Regency Gambar Kover/Cover Design:

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung Barat

BPS-Statistics of Bandung Barat Regency Ilustrasi Kover/Cover Illustration:

Curug Malela - zackywardana25.blogspot/Malela waterfall- zackywardana25.blogspot

Diterbitkan oleh /Published by:

© Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung Barat /Statistics of Bandung Barat Regency

Dicetak oleh/Printed by: Cv Nugraha

Dilarang mengumumkan, mendistribusikan, mengomunikasikan, dan/atau menggandakan sebagian atau seluruh isi buku ini untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Badan Pusat Statistik

Prohibited to announce, distribute, communicate, and/or copy part or all of this book for commercial purpose without permission from BPS-Statistic Indonesia

(4)

PETA KABUPATEN BANDUNG BARAT

(5)
(6)
(7)
(8)
(9)

KATA PENGANTAR

Kabupaten Bandung Barat dalam Angka merupakan publikasi tahunan BPS Kabupaten Bandung Barat yang menyajikan beragam jenis data yang bersumber dari BPS maupun institusi lain. Publikasi ini memuat gambaran umum tentang keadaan geografi dan iklim, pemerintahan, perkembangan sosial-demografi dan perekonomian di Kabupaten Bandung Barat.

Sejak diberlakukannya PP Nomor 7 Tahun 2015, publikasi-publikasi yang diterbitkan BPS Kabupaten Bandung Barat termasuk Kabupaten Bandung Barat dalam Angka 2015 dapat diunduh secara langsung di website BPS Kabupaten Bandung Barat

(http://bandungbaratkab.bps.go.id). Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah akses

terhadap data Kabupaten Bandung Barat dalam Angka.

Publikasi ini dapat terwujud berkat kerja sama dan bantuan dari berbagai pihak. Kepada semua pihak yang telah membantu dalam upaya penerbitan publikasi ini, kami ucapkan banyak terima kasih. Semoga publikasi ini bermanfaat bagi para pengguna data dan masyarakat pada umumnya. Kami mengharapkan tanggapan dan saran dari para pengguna publikasi ini untuk perbaikan edisi yang akan datang.

Bandung Barat, Juli 2016

KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BANDUNG BARAT

(10)

PREFACE

Bandung Barat Regency in Figures is an annual publication presenting various data from BPS-Statistics Bandung Barat Regency and other agencies. The publication provides general pictures of geographics conditions, government, and key socio-demographic and economic characteristics of Bandung Barat Regency. Technical notes for each statistics are also included in this publication to provide a better understanding in interpreting data for data users.

In line with the increasing demand of data users the contents of Bandung Barat Regency in Figures have been improved. To provide a better access to data covered in Bandung Barat Regency in Figures, a series of the publication can be downloaded in BPS-Statistics Bandung Barat Regency website (www.bandungbaratkab.bps.go.id). The release of the publication has been made possible due to the assistance and contribution of various government institutions and private organizations. To all parties who have been involved in the preparation of this publication, I would like to express my high appreciation and gratitude. Hopefully this publication will be useful resource for any purposes. Comments and suggestions to improve the contents of the publication are always welcome.

Bandung Barat, July 2016 BPS-STATISTICS OF BANDUNG BARAT REGENCY

Dra. Hj. Lilis Pujiawati Chief Statistician

(11)

DAFTAR ISI CONTENTS

Kata Pengantar/Preface ... vii

Daftar Isi/Content ... ix

Daftar Tabel/Contents ... x

Daftar Gambar/List of Figures ... xvii

Penjelasan Umum/Explanatory Notes ... xix

1. Geografi dan Iklim/Geography and Climate ... 1

2. Pemerintahan/Government ... 13

3. Kependudukan dan Ketenagakerjaan ... 23

4. Sosial/Social ... 35

5. Pertanian ... 65

6. Industri dan Energi/industry and energy ... 85

7. Perdagangan/Trade ... 91

8. Transportasi, Komunikasi, dan Pariwisata/Transportation, Communication, and Tourism ... 95

9. Keuangan dan Harga/Finance and Prices... 103

10. Pengeluaran Penduduk dan Konsumsi Makanan/population expenditure and food consumption ... 111

(12)

DAFTAR TABEL

LIST OF TABLES

1. GEOGRAFI DAN IKLIM/GEOGRAPHICAL AND CLIMATE ... 1 1.1 GEOGRAFI/GEOGRAPHY ... 8 1.1.1 Luas Wilayah Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Bara, 5015/Total area

by Subdistrict in Bandung Barat Regency, 2015 ... 8

1.1.2 Jarak dari Ibukota Kabupaten ke Ibukota Kecamatan . di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Distance from the Capital Regional to the Capital Districtin Bandung Barat

Regency, 2015 ... 9

1.2 IKLIM/CLIMATE ... 10 1.2.1 Rata-rata Suhu Udara dan Kelembaban Udara Menurut Bulan di Provinsi Jawa

Barat, 2015/Average Temperature and Humidity by Month in Jawa Barat

Province, 2015 ... 10

1.2.2 Rata-Rata Tekanan Udara, Kecepatan Angin dan Penyinaran Matahari Menurut Bulan di Provinsi Jawa Barat, 2015/Average Atmospheric Pressure, Wind Velocity

and Duration of Sunshine by Month in Jawa Barat Province, 2015 ... 11

1.2.3 Jumlah Curah Hujan dan Hari Hujan Menurut Bulan di Provinsi Jawa Barat, 2015/Amount of Precipitation and Number of Rainy Days by Month in Jawa Barat

Province, 2015 ... 12

2. PEMERINTAHAN/GOVERNMENT ... 133 2.1 WILAYAH ADMINISTRATIF/ ADMINISTRATIVE AREA ...18 2.1.1 Banyaknya Desa, RW, RT, dan Jumlah KK Menurut Kecamatan di Kabupaten

Bandung Barat, 2015/ Number of Village in Bandung Barat Regency, 2015 ...

18

2.2 DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH/THE REGIONAL HOUSE OF REPRESENTATIVE ... 19 2.2.1 Banyaknya Anggota DPRD Menurut Partai Politik dan Jenis Kelamin di Kabupaten

Bandung Barat, 2015/Number of Representatives DPRD by Political Parties and

Sex in Bandung Barat Regency, 2015 ... 19

2.3 PEGAWAI NEGERI/CIVIL SERVANTS... 20 2.3.1 Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Menurut Tingkat Pendidikan yang Ditamatkan

dan Jenis Kelamin di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Number of Civil Servants by

(13)

2.3.2 Banyaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Menurut Dinas/Instansi Pemerintah dan Jenis Kelamin di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Number of Civil Servants by

Governmental Institution and Sexin Bandung Barat Regency, 2015 ... 21

3. KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN... 23 3.1 KEPENDUDUKAN/POPULATION ... 28 3.1.1 Distribusi dan Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung

Barat, 2015/Population Distribution and Density by Subdistrict in Bandung Barat

Regency, 2015 ... 28

3.1.2 Banyaknya Penduduk Menurut Kecamatan dan Jenis Kelamin di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Number of Population by Subdistrict and Sex in Bandung

Barat Regency, 2015 ... 29

3.1.3 Jumlah Kelahiran dan Kematian Menurut Jenis Kelamin di Kabupaten Bandung Barat, 2015 / Number of Birth and Death by Sex in Bandung Barat Regency, 2015 ... 30 3.1.4 Jumlah Datang dan Pindah Menurut Jenis Kelamin di Kabupaten Bandung Barat,

2015 / Number of Moving In and Moving Out by Sex in Bandung Barat Regency,

2015 ... 31

3.2 KETENAGAKERJAAN/EMPLOYMENT ... 32 3.2.1 Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian di Kabupaten Bandung Barat,

2015/ Worker by Main Job in Bandung Barat Regency, 2015………32 3.2.2 Jumlah Pencari Kerja yang Terdaftar Menurut Tingkat Pendidikan yang

ditamatkan di Kabupaten Bandung Barat, 2015/ Number of Job Seeker Registered

by Education Level in Bandung Barat Regency, 2015 ... 34

4. SOSIAL/SOCIAL ... 35 4.1 PENDIDIKAN/EDUCATION ... 44 4.1.1 Persentase Tingklat Pendidikan Penduduk Usia 10 Tahun Ke Atas di Kabupaten

Bandung Barat, 2015/Percentage of Education Level in Bandung Barat Regency,

2015 ... 44

4.1.2 Angka Partisipasi Murni (APM) dan Angka Partisipasi Kasar (APK) Menurut Jenjang Pendidikan di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Nett Enrolment Ratio

(NER) and Bruto Enrolment Ratio (BER) by Education Level in Bandung Barat Regency, 2015 ... 45

4.1.3 Banyaknya Sekolah, Murid, Guru, dan Rasio Murid-Guru Sekolah Dasar (SD) Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, 2014/2015 / Number of

(14)

School, Students, Teacher, and Student-Teacher Ratio in Primary Schools by Subdistrict in Bandung Barat Regency, 2014/2015 ... 46

4.1.4 Banyaknya Sekolah, Murid, Guru, dan Rasio Murid-Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat,

2014/2015/Number of School, Students, Teacher, and Student-Teacher Ratio in

Junior High Schools by Subdistrict in Bandung Barat Regency, 2014/2015 ... 47

4.1.5 Banyaknya Sekolah, Murid, Guru, dan Rasio Murid-Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, 2014/2015/Number of

School, Students, Teacher, and Student-Teacher Ratio in Senior High Schools by Subdistrict in Bandung Barat Regency, 2014/2015 ... 48

4.1.6 Banyaknya Sekolah, Murid, Guru, dan Rasio Murid-Guru Sekolah Menengah Kejuruan Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, 2014/2015/ Number

of School, Students, Teacher, and Student-Teacher Ratio in Vocational Schools by in Bandung Barat Regency, 2014/2015 ... 49

4.2 KESEHATAN/HEALTH ... 50 4.2.1 Banyaknya Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Number Public

Health Facilities in Bandung Barat Regency, 2015 ... 50

4.2.2 Banyaknya Tenaga Kesehatan Menurut di Kabupaten Bandung Barat, 2015/

Number of Medical Personnel in Bandung Barat Regency, 2015 ... 51

4.2.3 Jumlah Kematian Ibu di Bandung Barat, 2015/Number of Maternal Mortality in

Bandung Barat Regency, 2015 ... Error! Bookmark not defined.53

4.2.4 Distribusi Vitamin A untuk Balita di Kabupaten Bandung Barat, 2015 / Distribution

of Vitamin Afor Child Under 5 Years Old in Bandung Barat Regency, 2015 ... 54

4.2.5 Jumlah Balita Menurut Status Gizi di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Number of

Todlers by Nutritional Status in Bandung Barat Regency, 2015 ... 55

4.2.6 Jumlah Kasus HIV/AIDS, Diare, DBD, Campak, ISPA dan Malaria Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Number of HIV/AIDS, Diarrhea,

DBD, Campak, ISPA and Malaria by Subdistrictin Bandung Barat Regency, 2015

... 56 4.2.7 Banyaknya Pasangan Usia Subur (PUS) dan Peserta KB Aktif Menurut Kecamatan

Di Kabupaten Bandung Barat, 2015 / Number of Productive Couple and Family

Planning Active Member by SubdistrictIn Bandung Barat Regency, 2015 ... 57

(15)

4.3.1 Persentase Penduduk Menurut Kecamatan dan Agama yang Dianut di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Percentage of Population by Subdistrict and Religion in

Bandung Barat Regency, 2015 ... 59

4.3.2 Banyaknya Tempat Peribadatan Menurut Kecamatan Di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Number of Worship Place Facilities by Subdistrict in Bandung Barat

Regency, 2015 ... 61

4.4 KEMISKINAN/POVERTY ... 63 4.4.1 Garis Kemiskinan dan Penduduk Miskin Kabupaten Bandung Barat, 2012-2013/

Poverty Line, Number, and Percentage of Poor People in Bandung Barat Regency, 2012-2013 ... 63

5. PERTANIAN ... 65 5.1 TANAMAN PANGAN/FOOD CROPS ... 72 5.1.1 Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Padi (Padi Sawah dan Padi Ladang)

Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Harvested Area,

Production, and Productivity of Paddy (Wet Paddy and Dry Paddy) by Subdistrict in Bandung Barat Regency, 2015 ... 72

5.1.2 Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Jagung dan Kedelai Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Harvested Area, Production, and Productivity

of Maize and Soybeans by Subdistrict in Bandung Barat Regency, 2015 ... 73

5.1.3 Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Ubi Jalar dan Ubi Kayu Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Harvested Area, Production, and

Productivity of Cassava and Sweet Potatoes by Subdistrict in Bandung Barat Regency, 2015 ... 74

5.2 HORTIKULTURA/HORTICULTURE ... 75 5.2.1 Luas Panen Tanaman Sayuran Menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman di

Kabupaten Bandung Barat (ha), 2014/Harvested Area of Vegetables by Subdistrict

and Kind of Plant in Bandung Barat Regency (ha), 2014 ... 75

5.2.2 Produksi Tanaman Sayuran Menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman di Kabupaten Bandung Barat (ton), 2014/Production of Vegetables by Subdistrict and Kind of

Plant in Bandung Barat Regency (ton), 2014 ... 77

5.2.3 Produksi Tanaman Buah Menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman di Kabupaten Bandung Barat (ton), 2015/Production of Fruits by Subdistrict and Kind of Plant in

Bandung Barat Regency (ton), 2015 ... 79

(16)

5.3.1 Populasi Ternak Menurut Kecamatan dan Jenis Ternak (ekor), 2015/Livestock

Population by Subdistrict and Kind of Livestock (heads), 2015 ... 81

5.3.2 Populasi Unggas Menurut Kecamatan dan Jenis Ternak (ekor), 2015/ Poultry

Population by Subdistrict and Kind of Poultry (heads), 2015 ... 82

5.6 PERIKANAN/FISHERY ... 83 5.6.1 Banyaknya Rumah Tangga, Luas, dan Jumlah Produksi (ton) Perikanan Budidaya

Menurut Jenis Budidaya di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Number of

Aquaculture Household, Areas, and Production of Fich Capture by Fishery Subsector in Bandung Barat Regency (ton), 2015 ... 83

6. INDUSTRI DAN ENERGI/INDUSTRY AND ENERGY ... 85 6.1 PERINDUSTRIAN/INDUSTRY ... 88 6.1.1 Jumlah Industri Besar dan Sedang di Kabupaten Bandung Barat, 2013-2014 /

INumber of Large and Medium Manufacturing Industries in Bandung Barat Regency, 2013-2014 ... 88

6.2 ENERGY/ENERGY... 89 6.2.1 Produksi Air PDAM di Kabupaten Bandung Barat, 2015/ Production of Water of

Regio Water Company by Type of Consumers in Bandung Barat Regency, 2015 89

7. PERDAGANGAN / TRADE ... 91 7.1 Jumlah Pasar, Toko, dan Kios Menurut Kecamatandi Kabupaten Bandung Barat,

2013-2015/Number of Markets, Shop, and small Shop by Subdistrict in Bandung

Barat Regency, 2013-2015 ... 93

8. TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA ... 95 8.1. TRANSPORTASI/TRANSPORTATION ... 98 8.1.1 Panjang Jalan Menurut Jenis Permukaan di Kabupaten Bandung Barat (Km),

2015/Length of Road by Type of Surface in Bandung Barat Regency (Km),

2013-2015 ... 98

8.1.2 Panjang Jalan Menurut Kondisi Jalan di Kabupaten Bandung Barat (km),2013-2015/ Length of Roads by Road Condition in Bandung Barat Regency, 2013-2015 ... 99 8.1.3 Banyaknya Terminal di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Number of Terminal in

Bandung Barat Regency, 2015 ... 100

(17)

8.2.1 Jumlah Kantor Po dan Jarak Kantor Pos di Kabupaten Bandung Barat, 2015/

Numbers and Distance to Reach The Post Office in Bandung Barat Regency, 2015

... 101 8.3 PARIWISATA/TOURISM ... 102 8.3.1 Jumlah Hotel, Penginapan dan Restoran di Kabupaten Bandung Barat, 2015

/Number of Hotels, Losmen, and Restaurants in Bandung Barat Regency,

2015………..102

9. KEUANGAN DAN HARGA ... 103 9.1 KEUANGAN DAERAH/REGIONAL FINANCE ... 105 9.1.1 Realisasi Pendapatan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat Menurut Jenis

Pendapatan (ribu rupiah), 2013/ Actual Revenues of Government of Bandung

Barat Regency by Source of Revenues (thousand rupiahs), 2013 ... 105

9.2 HARGA/PRICES ... 106 9.2.1 Harga Eceran Beberapa Jenis Barang di Kabupaten Bandung Barat, 2015/Retail

Price Some Types of Goods in Bandung Barat Regency, 2015 ... 106

10. PENGELUARAN PENDUDUK DAN KONSUMSI MAKANAN/POPULATION

EXPENDITURE AND FOOD CONSUMPTION... 111

10.1 Pengeluaran Rata-rata Perkapita Sebulan Menurut Golongan Pengeluaran dan Kelompok Barang di Provinsi Jawa Barat (rupiah), 2015/Average Expenditure Per

Capita Per Month by Expenditure Class and Commodity Group in Jawa Barat Province (rupiahs), 2015 ... 112

10.2 Pengeluaran Rata-rata Perkapita Sebulan Menurut Kelompok Makanan di Provinsi Jawa Barat (rupiah), 2015/Average Expenditure Per Capita Per Month by

Food Group in Jawa Barat Province (rupiahs), 2015 ... 113

10.3 Pengeluaran Rata-rata Perkapita Sebulan Menurut Kelompok Bukan Makanan di Provinsi Jawa Barat (rupiah), 2015/Average Expenditure Per Capita Per Month by

Non Food Group in Jawa Barat Province (rupiahs), 2015 ... 114

11. PENDAPATAN REGIONAL/REGIONAL INCOME ... 115 11.1.1Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan

Usaha di Kabupaten Bandung Barat (juta rupiah), 2011-2015/Gross Regional

Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin in Bandung Barat Regency (million rupiahs), 2011-2015 ... 125

11.1.2Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha di Kabupaten Bandung Barat (juta rupiah), 2011-2015/Gross

(18)

Regional Domestic Product at Constant Prices 2010 by Industrial Origin in Bandung Barat Regency (million rupiahs), 2011-2015 ... 126

11.2.1Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (Persen) Di Kabupaten Bandung Barat, 2011-2015 / Percentage

Distribution of Gross Regional Domestic Product (Percent) at Current Market Prices by Industrial Origin in Bandung Barat Regency (million rupiahs), 2011-2015

... 127 11.2.2Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010

Menurut Lapangan Usaha (Persen) Di Kabupaten Bandung Barat, 2011-2015/

Percentage Distribution of Gross Regional Domestic Product (Percent) at Constant Prices 2010 by Industrial Origin in Bandung Barat Regency (million rupiahs), 2011-2015 ... 134

11.3.1Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha di Kabupaten Bandung Barat (persen), 2012-2015/Growth Rate of Gross Regional Domestic Product (Percent) at 2010

Constant Market Prices by Industrial Origin in Bandung Barat Regency (million rupiahs), 2012-2015 ... 138

11.3.2Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha di Kabupaten Bandung Barat (persen), 2012-2015/

Growth Rate of Gross Regional Domestic Product (Percent) at Current Market Prices by Industrial Origin in Bandung Barat Regency (million rupiahs), 2012-2015

(19)

DAFTAR GAMBAR

LIST OF FIGURES

1.1 Persentase Luas Wilayah Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat (persen), 2015 / Percentage Total Area by

Subdistrict in Bandung Barat Regency (percent), 2015 ...

5

1.2

Rata-rata Kelembaban Relatif Setiap Bulan di Provinsi Jawa Barat (persen), 2013-2015 / Average Relative Humidity Every Month in

Jawa Barat Province (percent), 2013-2015……….. 6

1.3 Jumlah Hari Hujan Setiap Bulan di Provinsi Jawa Barat, 2013-2015 / Number of Rain Days Every Month in Jawa Barat Province,

2013-2015………..

7

2.1 Banyaknya Anggota DPRD Menurut Partai Politik Kabupaten Bandung Barat, 2015 / Number of Representatives DPRD by

Political Parties in Bandung Barat Regency, 2015

……….

16

2.2 Persentase Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Daerah Kabupaten Bandung Barat Menurut Tingkat Pendidikan / Percentage of Public

Official in Local Government of Bandung Barat Regency by Educational Background, 2015 ... .

17

3.1 Persentase Penduduk Berumur 15 Tahun Ke atas Menurut Jenis Kegiatan Utama di Kabupaten Bandung Barat, 2015/ Percentage of

Population Age 15 and Above by Main Activity in Bandung Barat Regency, 2015 ………

27

4.1 Jumlah Sekolah Menurut Jenjang Pendidikan di Kabupaten Bandung Barat, 2014-2015 / Number of School by Level Education in Bandung Barat Regenc, 2014-2015 ...

42

4.2 Jumlah Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bandung Barat, 2015 /

Number of Medical Personnel in Bandung Barat Regency, 2015... 43

5.1 Persentase Luas Lahan Sawah Menurut Jenis Penanaman Padi di Kabupaten Bandung Barat, 2015 / Wet Land Area by Type of

Planting of Paddy in Bandung Barat Regency, 2015 ...

(20)

11.1 Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Di Kabupaten Bandung Barat, 2014 / Distribution Percentage of Gross Regional Domestic

Product at Current Market Prices by Industrial Origin in Bandung Barat Regency, 2014 ………..

123

11.2

Laju Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Bandung Barat (persen), 2012-2014 / Economic Growth Rate in Bandung Barat Regency

(percent), 2012-2014………..

(21)

PENJELASAN UMUM

EXPLANATORY NOTES

Tanda-tanda, satuan-satuan, dan lain-lainnya yang digunakan dalam publikasi ini adalah sebagai berikut:

Symbols, measurement units, and acronyms which are used in this publication, are as follows:

Tanda-Tanda / Symbols

Data belum tersedia / Data not available : ... Tidak ada atau nol / Null or Zero : – Data dapat diabaikan / Data negligible : 0 Angka sementara / Preminary figure : *

Angka Sangat Sementara : **

Angka Revisi/ Revision Figure : r Angka Perkiraan / Estimated Figure : e

Satuan / Units

hektar (ha) / hectare (ha) : 10.000 m2 kilometer (km) / kilometres (km) : 1.000 meter

liter / litre : 0,80 kg

ton / ton : 1.000 kg

kuintal / Quintal : 100 kg

Satuan lain: buah, ekor, jam, menit, persen (%).

Other units : unit, heads, hour, minute, percent (%).

Perbedaan angka di belakang koma disebabkan oleh pembulatan angka.

(22)
(23)

GEOGRAFI DAN IKLIM

1. GEOGRAFI DAN IKLIM

GEOGRAPHY AND CLIMATE

(24)

PENJELASAN TEKNIS

1. Secara astronomis, Kabupaten Bandung Barat terletak antara 60,373’ sampai dengan 70,131’ Lintang Selatan dan 1070 ,110’ sampai dengan 10701440’ 06” Bujur Timur.

2. Data iklim bersumber dari Badan Meteorologi dan Geofisika hanya mencakup data iklim provinsi Jawa Barat.

3. Suhu udara ditentukan oleh tinggi rendahnya wilayah tersebut terhadap permukaan laut dan jaraknya dari pantai.

4. Curah hujan pada suatu tempat antara lain dipengaruhi oleh keadaan iklim, keadaan agrografi, dan perputaran/pertemuan arus angin. Karena itu, jumlah curah hujan beragam menurut bulan dan letak stasiun pengamatan.

TECHNICAL NOTES

1. Astronomically, Bandung Barat Regency is located 60,373’- 70,131’

South Latitude and 1070 ,110’ - 10701440’ 06” East longitude.

2. Climate data just covers climate data of Jawa Barat province.

3. The temperature is determined by the high and low region to sea level and distance from shore.

4. Precipitation in one place among others influenced by the climate situations, agrography situations, and turnover wind currents. Therefore, number of precipitation varies by month and location of monitoring stations.

(25)

GEOGRAFI DAN IKLIM

ULASAN Geografi

Kabupaten Bandung Barat terdiri dari 16 Kecamatan, yaitu: - Kecamatan Rongga - Kecamatan Gununghalu - Kecamatan Sindangkerta - Kecamatan Cililin - Kecamatan Cihampelas - Kecamatan Cipongkor - Kecamatan Batujajar - Kecamatan Saguling - Kecamatan Cipatat - Kecamatan Padalarang - Kecamatan Ngamprah - Kecamatan Parongpong - Kecamatan Lembang - Kecamatan Cisarua - Kecamatan Cikalongwetan - Kecamatan Cipeundeuy

Luas Kabupaten Bandung Barat secara keseluruhan adalah 1.305,77 km2

DESCRIPTION Geography

Bandung Barat Regency has 16 districts, they are:

- Rongga District - Gununghalu District - Sindangkerta District - Cililin District - Cihampelas District - Cipongkor District - Batujajar District - Saguling District - Cipatat District - Padalarang District - Ngamprah District - Parongpong District - Lembang District - Cisarua District - Cikalongwetan District - Cipeundeuy District

The area of Bandung Barat Regency, at whole, is 1.305,77 km2.

(26)

Kecamatan terluas di Kabupaten Bandung Barat adalah Kecamatan Gununghalu dan kecamatan yang memiliki luas terkecil adalah Kecamatan Batujajar.

The district with the largest area is Gununghalu District and the smallest one is Batujajar District.

(27)

GEOGRAFI DAN IKLIM

Gambar/ Figure 1.1

Persentase Luas Wilayah Menurut Kecamatan Di Kabupaten Bandung Barat, 2015 Percentage of Area by Subdistrict in Bangdung Barat Regency, 2015

Sumber : BPS Kabupaten Bandung Barat

Source : Statistics of Bandung Barat Regency

113.12 160.64 120.47 77.79 46.99 79.96 32.04 51.46 126.05 51.4 36.01 45.15 95.56 55.11 112.93 101.09 Rongga Gununghalu Sindangkerta Cililin Cihampelas Cipongkor Batujajar Saguling Cipatat Padalarang Ngamprah Parongpong Lembang Cisarua Cikalongwetan Cipeundeuy

(28)

Gambar / Figure1.2

Rata-rata Kelembaban Relatif Setiap Bulan di Provinsi Jawa Barat (persen), 2013-2015 Average Relative Humidity Every Month in Jawa Barat Province (percent), 2013-2015

Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jawa Barat

Source : Meteorology, Climatology, and Geophysical Agency of Jawa Barat

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 J A N F E B M A R A P R M E I J U N J U L A G S T S E P O K T N O V D E S 2013 2014 2015

(29)

GEOGRAFI DAN IKLIM

Gambar / Figure1.3

Jumlah Hari Hujan Setiap Bulan di Provinsi Jawa Barat, 2013-2015 Number of Rain Days Every Month in West Java Province, 2013-2015

Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jawa Barat

Source : Meteorology, Climatology, and Geophysical Agency of Jawa Barat

0 5 10 15 20 25 30 J A N F E B M A R A P R M E I J U N J U L A G S T S E P O K T N O V D E S 2013 2014 2015

(30)

1.1 GEOGRAFI/GEOGRAPHY

Tabel / Table 1.1.1

Luas Wilayah Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Total Area by Subdistrict in Bandung Barat Regency, 2015

Kecamatan Subdistrict Luas Total Area(km2) Persentase Percentage (1) (2) (3) 1. Rongga 113,12 8,66 2. Gununghalu 160,64 12,30 3. Sindangkerta 120,47 9,23 4. Cililin 77,79 5,96 5. Cihampelas 46,99 3,60 6. Cipongkor 79,96 6,12 7. Batujajar 32,04 2,45 8. Saguling 51,46 3,94 9. Cipatat 126,05 9,65 10. Padalarang 51,4 3,94 11. Ngamprah 36,01 2,76 12. Parongpong 45,15 3,46 13. Lembang 95,56 7,32 14. Cisarua 55,11 4,22 15. Cikalongwetan 112,93 8,65 16. Cipeundeuy 101,09 7,74 Bandung Barat 1305,77 100

Sumber : BPS Kabupaten Bandung Barat

(31)

GEOGRAFI DAN IKLIM

Tabel / Table 1.1.2

Jarak dari Ibukota Kabupaten ke Ibukota Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Distance from the Capital Regional to the Capital District In Bandung Barat Regency, 2015

Kecamatan District

Ibukota Kecamatan District Capital

Jarak dari Ibukota Kabupaten ke Ibukota Kecamatan Distance (km) (1) (2) (3) 1. Rongga 1. Rongga 56 2. Gununghalu 2. Gununghalu 49 3. Sindangkerta 3. Sindangkerta 33 4. Cililin 4. Cililin 22 5. Cihampelas 5. Cihampelas 17 6. Cipongkor 6. Cipongkor 37 7. Batujajar 7. Batujajar 11 8. Saguling 8. Saguling 11 9. Cipatat 9. Cipatat 17 10. Padalarang 10. Padalarang 0 11. Ngamprah 11. Ngamprah 5 12. Parongpong 12. Parongpong 16 13. Lembang 13. Lembang 22 14. Cisarua 14. Cisarua 10 15. Cikalongwetan 15. Cikalongwetan 17 16. Cipeundeuy 16. Cipeundeuy 27

Sumber : Koordinator Statistik Kecamatan BPS Bandung Barat

(32)

1.2 IKLIM/CLIMATE

Tabel / Table 1.2.1

Rata-rata Suhu Udara dan Kelembaban Udara Menurut Bulan di Provinsi Jawa Barat, 2015

Average Temperature and Humidity by Month in Jawa Barat Province, 2015

Bulan Month Suhu Udara Temperature(oC) Kelembaban Udara Humidity (%) Min Min Maks Max Rata-rata Average Min Min Maks Max Rata-rata Average (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Januari / January 23,62 31,63 26,73 67,67 95,21 84,77 Februari / February 23,51 31,31 24,14 65,55 93,21 74,84 Maret / March 23,44 32,13 27,05 60,12 92,80 80,00 April / April 23,58 33,83 26,84 57,20 92,07 76,85 Mei / May 23,84 32,90 27,35 63,22 92,23 81,63 Juni / June 23,53 31,70 25,96 68,87 93,74 81,90 Juli / July 22,35 32,35 26,93 58,93 88,13 76,84 Agustus / August 21,67 32,48 26,76 50,86 84,15 70,93 September / September 21,05 33,63 26,53 43,71 77,16 61,90 Oktober / October 22,07 33,93 27,78 46,90 77,87 66,25 November / November 24,43 33,83 27,15 60,60 89,87 78,35 Desember / December 24,26 33,44 28,39 59,31 88,96 78,28 Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jawa Barat

(33)

GEOGRAFI DAN IKLIM

Tabel / Table1.2.2

Rata-Rata Tekanan Udara, Kecepatan Angin dan Penyinaran Matahari Menurut Bulan di Provinsi Jawa Barat, 2015

Average Atmospheric Pressure, Wind Velocity and Duration of Sunshine by Month in West Java Province, 2015

Bulan Month Tekanan Udara Atmospheric Pressure (mb) Kecepatan Angin Wind Velocity (knot) Penyinaran Matahari Duration of Sunshine (%) (1) (2) (3) (4) Januari / January 1 010,37 2,93 65,84 Februari / February 1 011,02 3,23 61,00 Maret / March 1 011,70 3,52 74,65 April / April 1 010,21 3,06 73,53 Mei / May 1 010,91 2,65 74,35 Juni / June 1 010,22 2,97 64,22 Juli / July 1 011,31 4,79 84,94 Agustus / August 1 011,67 5,44 83,00 September / September 1 011,89 4,50 91,80 Oktober / October 1 012,45 5,99 82,65 November / November 1 010,01 3,10 71,33 Desember / December 1 010,64 3,62 73,65

Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jawa Barat

(34)

Tabel / Table 1.2.3

Jumlah Curah Hujan dan Hari Hujan Menurut Bulan di Provinsi Jawa Barat, 2015

Amount of Precipitation and Number of Rainy Days by Month in Jawa Barat Province, 2015

Bulan Month

Hari Hujan Rain Days (hari)

Curah Hujan Precipitation (mm3) (1) (2) (3) Januari / January 26 324.6 Februari / February 16 150.6 Maret / March 13 162.4 April / April 17 121.8 Mei / May 20 119.5 Juni / June 16 87.9 Juli / July 11 29.1 Agustus / August 4 80.3 September / September 1 31.8 Oktober / October 4 33.5 November / November 22 284.1 Desember / December 18 283.5

Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jawa Barat

(35)

PEMERINTAH

2. PEMERINTAHAN/GOVERNMENT

2. PEMERINTAH

GOVERMENT

(36)

PENJELASAN TEKNIS

1. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) dipilih melalui pemilihan umum dan dilantik dalam masa jabatan 5 tahun

2. Pegawai negeri sipil adalah setiap warga Negara Republik Indonesia yang telah memenuhi syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam jabatan negeri, atau diserahi tugas negara lainnya, dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PNS terdiri dari PNS pusat dan PNS daerah. 3. Desa dan desa adat, selanjutnya

disebut desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (UU no. 6 Tahun 2014 tentang Desa).

4. Kelurahan adalah salah suatu wilayah yang dipimpin oleh seorang lurah sebagai perangkat daerah kabupaten dan atau daerah kota di bawah kecamatan (undang-undang no 32 tahun 2004 tentang

TECHNICAL NOTES

1. Regional House of Representatives (DPRD) members are elected through a general election and appointed for a five-years membership

2. Civil Servants (PNS) is every citizen of Indonesia which has been determines eligible, be appointed by the competent authority and assigned the task in a country office, or charge of any other countries, and paid based on legislation and regulations. PNS consists of the central and regional civil servants.

3. Village is the unity of the lagal community who has territorial boundaries that are authorixed to regulate and manage affairs, the interest of local communities based on community initiatives, the origin

and local customs that are

acknowledged and respected within the unitary system of Government of Republic of Indonesia (Lawa number 6 year 2014 about village)

4. Special village is an area that is led by a special village head (Lurah) as anapparatus of regency and or municipality under the district (Law number 32 Year 2004 about Local Governmental)

(37)

PEMERINTAH

Pemerintah Daerah)

ULASAN

1. Sebagian besar (51 %) pegawai negeri di Kabupaten Bandung Barat memiliki tingkat pendidikan D4/S1 2. Kabupaten bandung Barat terdiri

dari 165 Desa. Desa terbanyak terdapat di Kecamatan Lembang yaitu 16 Desa.

DESCRIPTION

1. Most of the Civil servants are D4/S1 graduate

2. Bandung Barat Regency consists

of 165 Villages. Lembang

subdistrict has the highest number of villages, 16 villages.

(38)

Gambar / Figure 2.1

Banyaknya Anggota DPRD Menurut Partai Politik Kabupaten Bandung Barat, 2015 Number of Representatives DPRD by Political Parties

in Bandung Barat Regency, 2015

Sumber: Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Barat

Source: Secretariat of Parlement of Bandung Barat Regency

0 1 2 3 4 5

Partai Golongan Karya Partai Hati Nurani Rakyat Partai PKPI Partai Persatuan Pembangunan Partai Gerakan Indonesia Raya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Partai Keadilan Sejahtera Partai Demokrat Partai Bulan Bintang Partai Amanat Nasional Partai Kebangkitan Bangsa

(39)

PEMERINTAH

Gambar / Figure2.2

Persentase Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Daerah Bandung Barat Menurut Tingkat Pendidikan, 2015

Percentage of Public Official in Local Government of Bandung Barat Regency by Educational Background, 2015

Sumber: Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bandung Barat

Source: Regional Employment and Training Education Agency of Bandung Barat Regency 4% 11% 10% 51% 12% 12%

(40)

2.1 WILAYAH ADMINISTRATIF/ADMINISTRATIVE AREA

Tabel / Table 2.1.1

Banyaknya Desa, RW, RT, dan Jumlah KK Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Number of Village in Bandung Barat Regency, 2015

Kecamatan District Desa Village RW RT Jumlah KK (1) (2) (3) (4) (5) 1. Rongga 8 127 455 16.037 2. Gununghalu 9 158 546 22.077 3. Sindangkerta 11 122 513 18.216 4. Cililin 11 126 526 23.571 5. Cihampelas 10 101 482 26.964 6. Cipongkor 14 119 460 22.869 7. Batujajar 7 112 374 25.641 8. Saguling 6 52 188 7.832 9. Cipatat 12 225 740 33.572 10. Padalarang 10 208 776 45.492 11. Ngamprah 11 160 745 44.908 12. Parongpong 7 118 435 27.423 13. Lembang 16 222 868 49.704 14. Cisarua 8 104 395 20.394 15. Cikalongwetan 13 198 720 32.046 16. Cipeundeuy 12 168 525 22.572

Kabupaten Bandung Barat

Bandung Barat Regency 165 2.320 8.748 439.318

Sumber: Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Bandung Barat

Source: Community Empowerment Board and Village Government of Bandung Barat Regency

(41)

PEMERINTAH

2.2 DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH/THE REGIONAL HOUSE OF REPRESENTATIVE

Tabel / Table 2.2.1

Banyaknya Anggota Komisi A DPRD Menurut Partai Politik dan Jenis Kelamin di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Number of Representatives DPRD by Political Parties and Sex in Bandung Barat Regency, 2015 Partai Politik Political Parties Anggota Member Persentase Percentage Laki-laki Male Perempuan Female Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5)

1. Partai Persatuan Pembangunan 5 - 5 24

2. Partai Golongan Karya 6 - 6 12

3. Partai Demokrasi Indonesia

Perjuangan 10 2 12 10

4. Partai Demokrat 4 - 4 10

5. Partai Amanat Nasional 3 - 3 8

6. Partai Keadilan Sejahtera 4 - 4 8

7. Partai Gerakan Indonesia Raya 5 - 5 8

8. Partai Keadilan dan Persatuan

Indonesia 1 - 1 8

9. Partai Nasional Demokrat 2 - 2 6

10. Partai Hati Nurani Rakyat 4 - 4 4

11. Partai Kebangkitan Bangsa 3 1 4 2

Jumlah 47 3 50 100

Sumber: Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Barat

(42)

2.3 PEGAWAI NEGERI/CIVIL SERVANTS

Tabel / Table 2.3.1

Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Menurut Tingkat Pendidikan yang Ditamatkan di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Number of Civil Servants by Education Attainment in Bandung Barat Regency, 2015

Pendidikan Terakhir Education Attainment Jumlah Total (1) (2) Sampai SD Sederajat Elementary School 1 229

SMP Sederajat/ Junior High School 392

SMA Sederajat/ Senior High School DI/ Diploma I

DII/ Diploma II

1 186 DIII / Sarjana Muda

Diploma 3 / Bachelor 1 060

Diploma IV/ Diploma IV

S1 5 449

S2

S3 1 234

Jumlah/ Total 10 550

Sumber: Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bandung Barat

Source: Regional Employment and Training Education Agency of Bandung Barat Regency

(43)

PEMERINTAH

Tabel / Table 2.3.2

Banyaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Menurut Dinas/Instansi Pemerintah di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Number of Civil Servants by Governmental Institution in Bandung Barat Regency, 2015

Dinas/Instansi Pemerintahan Institution/Office

Jumlah

Total

(1) (4)

1. Badan Keluarga Berencana Dan Pemberdayaan

Perempuan 98

2. Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah 40

3. Kantor Kesbangpollinmas 16

4. Badan Lingkungan Hidup 20

5. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah

Daerah 25

6. Badan Pelayanan Modal dan Pelayanan Perijinan

Terpadu 31

7. Kantor Satuan Polisi Pamong Praja 17

8. Badan Penanggulangan Bencana Daerah 20

9. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 42

10. Sekretariat Daerah 134

11. Inspektorat 40

12. Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan 122 13. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM 122

14. Dinas Perhubungan 72

15. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga 6.873 16. Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset

Daerah 104

17. Dinas Kesehatan 782

18. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil 25

19. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 32

(44)

Lanjutan Tabel Continued Table 2.3.2 Dinas/Instansi Pemerintahan Institution/Office Jumlah Total (1) (4)

21. Dinas Sosial Tenagakerja dan Transmigrasi 61

22. Dinas Bina Marga dan Pengairan 94

23. Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah 14

24. Kantor Ketahanan Pangan 12

25. Sekretariat KPU 7

26. Sekretariat KORPRI 5

27. Dinas Peternakan dan Perikanan 64

28. Sekretariat DPRD 42 29. Kecamatan Rongga 20 30. Kecamatan Gununghalu 20 31. Kecamatan Sindangkerta 18 32. Kecamatan Cililin 21 33. Kecamatan Cihampelas 26 34. Kecamatan Cipongkor 20 35. Kecamatan Batujajar 27 36. Kecamatan Saguling 14 37. Kecamatan Cipatat 34 38. Kecamatan Padalarang 31 39 Kecamatan Ngamprah 37 40. Kecamatan Parongpong 42 41. Kecamatan Lembang 62 42. Kecamatan Cisarua 29 43. Kecamatan Cikalongwetan 33 44. Kecamatan Cepeundeuy 29

(45)

PEMERINTAH

3. KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN

3. KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN

POPULATION AND EMPLOYMENT

(46)

PENJELASAN TEKNIS

1. Sumber data kependudukan adalah data registrasi penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

2. Penduduk Kabupaten Bandung Barat adalah semua orang yang berdomisili di wilayah teritorial Kabupaten Bandung Barat selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan menetap.

3. Kepadatan penduduk adalah banyaknya penduduk per kilometer persegi.

4. Rasio jenis kelamin adalah perbandingan banyaknya penduduk laki-laki dengan banyaknya penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu. Biasanya dinyatakan dengan banyaknya penduduk laki-laki untuk 100 penduduk perempuan.

TECHNICAL NOTES

1. The main source of demographic data is population registration data from each village office.

2. Population of Bandung Barat Regency are all resident of the entire geographic territory of Bandung Barat Regency who have stayed for 6 (six) months or longer, and those who intended to sta more than 6 (six) months even though their length of stay is less than 6 (six) months.

3. Population Density is the number of people per square kilometer.

4. Sex Ratio is the ratio of number of males to te number of females in a certain area and period of time. It is usually expressed as the number of males for every 100 females.

(47)

KEPENDUUDKAN DAN KETENAGAKERJAAN

5. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan. (Departemen Kesehatan RI)

6. Rata-rata anggota keluarga adalah angka yang menunjukkan rata-rata jumlah anggota keluarga per keluarga.

7. Penduduk usia kerja adalah penduduk yang berumur 15 tahun ke atas.

8. Angkatan kerja adalah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) yang bekerja, atau punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan pengangguran.

9. Bekerja adalah melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh dan membantu memperoleh pendapatan atau keuntungan, dan lamanya bekerja paling sedikit 1 (satu) jam secara terus menerus dalam seminggu yang lalu (termasuk pekerja keluarga tanpa

5. Family is the smallest unit of society, including heads of families and some people gathered in one place under one roof in a state of mutual dependence. (Ministry of Health)

6. Average family size is the average number of a family number per family.

7. Working age populationis person of 15 years and over.

8. Labor Force are people aged 15 years old and over who, in the previous week, were working, temporarily absent from work but having jobs, and those who do not have work and are looking for work.

9. The concept of working means activity intended to earn income by doing work or helping to do work at least one hour continuously during the reference week (including unpaid family worker/s for any economic activity).

(48)

upah yang membantu dalam suatu usaha/kegiatan ekonomi).

10. Lapangan Usaha adalah bidang kegiatan dari pekerjaan/tempat bekerja dimana seseorang bekerja. Klasifikasi lapangan usaha mengikuti Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dalam satu digit.

10. Industry is field of work of a person’s activity or establishment. This activity is classified according to Indonesia Standard Industrial Classification (KBLI) in one digit.

ULASAN

1. Kepadatan penduduk tertinggi terdapat di kecamatan Ngamprah yaitu 4 639 orang/km2

2. Jumlah penduduk kabupaten bandung barat tahun 2016 adalah 1 636 326 dengan sex ratio sebesar 104. Artinya ada 104 laki-laki dibanding 100 perempuan, sehingga dapat dikatakan jumlah laki-laki lebih banyak disbanding perempuan.

3. Sebagian besar penduduk kabupaten bandung barat bekerja di bidang perdagangan.

4. Jumlah pencari kerja terbesar adalah laki-laki.

DESCRIPTION

1. The highest density in in Ngamprah Subdistrict, 4 639 people/km2

2. Total population in Bandung Barat Regency is 1 636 326 and the sex ratio is 104. It means there are 104 men in every 100 women. It shows that there are more men than women.

3. Most of the population works in trade.

4. The most job seeker registered in Bandung Barat Regency is Male.

(49)

KEPENDUUDKAN DAN KETENAGAKERJAAN Gambar /Figure 3.1

Persentase Penduduk Berumur 15 tahun ke Atas menurut Jenis Kegiatan Utama di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Percentage of Population Age 15 and Above by Main Activity in Bandung Barat Regency, 2015

Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung Barat

Source : Statistics of Bandung Barat Regency

Bekerja 39% Tidak Bekerja 9% Sekolah 15% Lainnya 37%

(50)

3.1 KEPENDUDUKAN/POPULATION

Tabel / Table 3.1.1

Distribusi dan Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Population Distribution and Density by Subdistrict in Bandung Barat Regency, 2015 Kecamatan Subdistrict Persentase Penduduk Percentage of Total Population Kepadatan Penduduk Population Density (orang/km2) (1) (2) (5) 1. Rongga 3.41 493 2. Gununghalu 4.53 462 3. Sindangkerta 4.06 551 4. Cililin 5.31 1 117 5. Cihampelas 6.79 2 364 6. Cipongkor 5.42 1 109 7. Batujajar 5.73 2 929 8. Saguling 1.83 582 9. Cipatat 7.90 1 026 10. Padalarang 10.30 3 279 11. Ngamprah 10.21 4 639 12. Parongpong 6.47 2 345 13. Lembang 11.48 1 965 14. Cisarua 4.42 1 314 15. Cikalongwetan 7.18 1 041 16. Cipeundeuy 4.95 801

Kabupaten Bandung Barat

Bandung Barat Regency 100 1 253

Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bandung Barat

(51)

KEPENDUUDKAN DAN KETENAGAKERJAAN

Tabel / Table 3.1.2

Banyaknya Penduduk Menurut Kecamatan dan Jenis Kelamin di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Number of Population by Subdistrict and Sex in Bandung Barat Regency, 2015

Kecamatan

Subdistrict

Penduduk / Population Rasio

Jenis Kelamin Sex Ratio Laki-Laki Male Perempuan Female Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) 1. Rongga 28.366 27.454 55.820 103 2. Gununghalu 37.843 36.309 74.152 104 3. Sindangkerta 33.446 32.967 66.413 101 4. Cililin 44.396 42.533 86.929 104 5. Cihampelas 57.158 53.911 111.069 106 6. Cipongkor 45.410 43.228 88.638 105 7. Batujajar 47.562 46.270 93.832 103 8. Saguling 15.288 14.670 29.958 104 9. Cipatat 65.639 63.700 129.339 103 10. Padalarang 85.888 82.624 168.512 104 11. Ngamprah 84.474 82.560 167.034 102 12. Parongpong 53.667 52.213 105.880 103 13. Lembang 95.714 92.101 187.815 104 14. Cisarua 36.778 35.625 72.403 103 15. Cikalongwetan 59.718 57.815 117.533 103 16. Cipeundeuy 40.944 40.045 80.989 102

Kabupaten Bandung Barat

Bandung Barat Regency 832.291 804.025 1.636.316 104

Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bandung Barat Source : Population and Civil Registration Office of Bandung Barat Regency

(52)

Tabel / Table 3.1.3

Jumlah Kelahiran dan Kematian Menurut Jenis Kelamin di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Numbers of Birth and Death by Sex in Bandung Barat Regency, 2015

Kecamatan

Subdistrict

Kelahiran Birth Kematian Death

Laki-Laki Male Perempuan Female Jumlah Total Laki-Laki Male Perempuan Female Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1. Rongga 347 318 665 106 109 215 2. Gununghalu 490 144 604 191 414 587 3. Sindangkerta 167 78 245 106 164 270 4. Cililin 37 12 49 56 30 86 5. Cihampelas 403 159 562 146 383 529 6. Cipongkor 773 184 957 135 879 1.014 7. Batujajar 432 158 590 543 525 1.068 8. Saguling 79 60 139 52 100 152 9. Cipatat 617 304 921 587 669 1.256 10. Padalarang 884 235 762 1.185 752 1.541 11. Ngamprah 854 200 1.054 597 737 1.334 12. Parongpong 767 156 923 544 751 1.295 13. Lembang 1.290 293 1.583 831 1.135 1.966 14. Cisarua 391 80 471 81 405 486 15. Cikalongwetan 557 327 884 640 498 1.138 16. Cipeundeuy 343 181 524 326 339 665 Kabupaten Bandung Barat Bandung Barat Regency 8.431 2.889 10.933 6.126 7.890 13.602

Sumber : BPS Kabupaten Bandung Barat

(53)

KEPENDUUDKAN DAN KETENAGAKERJAAN Tabel / Table 3.1.4

Jumlah Datang dan Pindah Menurut Jenis Kelamin di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Numbers of Moving In and Moving Out by Sex in Bandung Barat Regency, 2015

Kecamatan

Subdistrict

Datang Moving In Pindah Moving Out Laki-Laki Male Perempuan Female Jumlah Total Laki-Laki Male Perempuan Female Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1. Rongga 103 104 182 164 190 354 2. Gununghalu 111 191 297 103 83 181 3. Sindangkerta 109 106 191 93 112 205 4. Cililin 40 56 96 7 27 34 5. Cihampelas 140 146 257 150 131 281 6. Cipongkor 94 135 229 223 153 376 7. Batujajar 647 543 1.190 125 535 660 8. Saguling 54 52 106 33 33 66 9. Cipatat 505 587 1.086 258 407 665 10. Padalarang 681 1.185 1.531 199 558 569 11. Ngamprah 846 597 1.399 185 825 1.010 12. Parongpong 423 544 967 153 389 542 13. Lembang 683 831 1.514 234 542 776 14. Cisarua 134 81 215 63 111 174 15. Cikalongwetan 375 640 1.015 238 334 572 16. Cipeundeuy 230 326 556 167 205 372 Kabupaten Bandung Barat Bandung Barat Regency 5.175 6.124 10.831 2.395 4.635 6.837

Sumber : BPS Kabupaten Bandung Barat Source : Statistics of Bandung Barat Regency

(54)

3.2 KETENAGAKERJAAN/EMPLOYMENT

Tabel / Table 3.2.1

Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Worker by Main Job in Bandung Barat Regency, 2015

Kecamatan

Subdistrict

Mata Pencaharian Main Job Pertanian Pertam

bangan Perind

ustrian Listrik PDAM Gas

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1. Rongga 16.479 53 371 1 0 6 2. Gununghalu 27.263 71 2.736 14 2 0 3. Sindangkerta 27.305 0 472 67 0 47 4. Cililin 17.170 0 1.149 2 0 11 5. Cihampelas 26.534 247 3.064 0 0 0 6. Cipongkor 22.858 0 242 0 0 0 7. Batujajar 16.847 396 10.991 3.258 0 3.267 8. Saguling 10.458 27 92 1.805 0 0 9. Cipatat 23.233 1.160 3.209 29 5 11 10. Padalarang 11.781 859 12.459 56 13 489 11. Ngamprah 14.014 1.777 6.286 112 55 89 12. Parongpong 11.388 94 2.254 36 52 103 13. Lembang 31.592 2.615 2.265 46 59 16 14. Cisarua 19.089 203 179 35 49 90 15. Cikalongwetan 16.623 70 8.812 37 13 59 16. Cipeundeuy 14.366 30 2.067 4.013 10 1.921 Kabupaten Bandung Barat Bandung Barat Regency

291547

6558 56648

9511

258 6109

Sumber : BPS Kabupaten Bandung Barat

(55)

KEPENDUUDKAN DAN KETENAGAKERJAAN Lanjutan Tabel Continued Table 3.2.1 Kecamatan Subdistrict

Mata Pencaharian Main Job Perdaga ngan Angkut an Bank/ Keuan gan

Jasa/PNS TNI Polri

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1. Rongga 1.040 412 0 394 2 1 2. Gununghalu 1.833 1.095 20 832 22 7 3. Sindangkerta 1.660 290 18 1.760 42 16 4. Cililin 1.706 281 59 1.931 78 48 5. Cihampelas 1.191 350 16 1.638 262 64 6. Cipongkor 1.61 1.024 211 576 14 158 7. Batujajar 999 591 277 1.548 907 92 8. Saguling 1.110 102 5 122 29 9 9. Cipatat 1.495 524 6 1.085 172 53 10. Padalarang 9.378 1.214 53 6.871 609 257 11. Ngamprah 3.436 809 44 5.777 656 602 12. Parongpong 4.784 461 94 3.887 1.911 171 13. Lembang 7.618 3.519 258 11.933 634 887 14. Cisarua 1.585 272 149 476 74 140 15. Cikalongwetan 7.447 4.019 32 2.322 55 41 16. Cipeundeuy 1.378 390 18 409 87 53 Kabupaten Bandung Barat Bandung Barat Regency

43392 15353

1260

39977

5554 2599

Sumber : BPS Kabupaten Bandung Barat Source : Statistics of Bandung Barat Regency

(56)

Tabel / Table 3.2.2

Jumlah Pencari Kerja yang Terdaftar menurut Tingkat Pendidikan yang Ditamatkan di Kabupaten Bandung Barat, 2015

Number of Job Seeker Registered by Education in Bandung Barat Regency, 2015 Tingkat Pendidikan/ Education Terdaftar/ Registered Laki-laki/ Male Perempuan/ Female Jumlah/ Total (1) (2) (3) (4) SD Ke bawah/

Elementary School And Under

44 25 69

SMP/

Junior High School 89 76 165

SMA/

Senior High School 2554 1458 4012

Diploma I dan II 71 906 1275

Diploma III 992 992 1984

Sarjana dan Pasca Sarjana 992 992 1984

Jumlah/ Total 4.742 4.449 9.489

Sumber : Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kab. Bandung Barat

(57)

KEPENDUUDKAN DAN KETENAGAKERJAAN

4. SOSIAL/SOCIAL

4. SOSIAL

SOCIAL

(58)

PENJELASAN UMUM

1. Jalur Pendidikan di Indonesia terdiri atas 1) pendidikan formal, 2) pendidikan nonformal, dan 3) pendidikan informal yang ketiganya dapat saling melengkapi dan memperkaya (Undang-Undang No. 20 Tahun 2013 tentang Sistem Pendidikan Nasional).

2. Jenjang Pendidikan Formal terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Jenis pendidikan yang diajarkan mencakup pendidikan umum, kejuruan, akademik, profesi, vokasi, keagamaan, dan khusus.

a. Pendidikan Dasar berbentuk Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), atau bentuk lain yang sederajat. b. Pendidikan Menengah berbentuk

Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), atau bentuk lain yang sederajat. c. Pendidikan Tinggi merupakan

jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Perguruan tinggi dapat

TECHNICAL NOTES

1. The Education System in

Indonesia consists of 1) a formal

education, 2) non-formal

education, and 3) informal education that all three can be complementary and enriching (Law No. 20 Year 2013 about The National Education System). 2. The Formal Education Level

consists of primary education, secondary education, and high education. The kind of education that taught consists of general education, vocational, academic, professional, religious, and specific education.

a. The Primary Education consists of Elementary School and Islamic Elementary School or other equivalent forms and Junior High School and MTs, or other equivalent forms. b. The Secondary Education

consists of the senior high school, MA, Vocational School, and Vocational Madrasah Aliyah, or other equivalent. c. The High Education consists of

the education level aft er the secondary education that consists of diplomas, bachelor, master, specialist, and doctoral degrees that are held by the college. The colleges can be academy, polytechnic,

(59)

SOSIAL

berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut, atau universitas.

3. Angka Partisipasi Sekolah (APS) adalah proporsi dari semua anak yang masih sekolah pada suatu kelompok umur tertentu terhadap penduduk dengan kelompok umur yang sesuai. Sejak Tahun 2009, Pendidikan Non Formal (Paket A, Paket B, dan Paket C) turut diperhitungkan.

4. Tidak/belum pernah sekolah adalah mereka yang tidak pernah atau belum pernah terdaftar dan tidak pernah atau belum pernah aktif mengikuti pendidikan di suatu jenjang pendidikan formal. Termasuk juga yang tamat/belum tamat taman kanak-kanak tetapi tdak melanjutkan ke sekolah dasar.

5. Masih bersekolah adalah mereka yang terdaftar dan aktif mengikuti pendidikan formal dan nonformal (Paket A, B, atau C), baik pendidikan dasar, menengah maupun pendidikan tinggi. Bagi mahasiswa yang sedang cuti dianggap masih bersekolah.

6. Tidak bersekolah lagi adalah mereka yang pernah terdaftar dan aktif mengikuti pendidikan di suatu jenjang pendidikan formal dan nonformal (Paket A, B, dan C), tetapi

high school, institute, or university.

3. School Enrolment Ratio

(SER)The proportion of all children who were in school at a certain age group of the population with the appropriate age groups. Since 2009, the Non-Formal Education (Package A, Package B and Package C) were taken into account. 4. Not/never attending school is

someone who has never

attended or never been

registered in a formal education , such as primary, secondary, and tertiary education. Those

who just completed

kindergarten are considered as never attended school.

5. Attending school is someone is currenlt attending primary,

secondary, or tertiary

education, including package A, package B, or package C. college student who postpones his/her study is considered as attending school.

6. Not attending school anymore is someone who had enrolled and participated in formal and non-formal education in the past including package A, B, and

(60)

pada saat pencacahan tidak lagi terdaftar dan tidak aktif mengikuti pendidikan.

7. Tamat sekolah adalah menyele-saikan pelajaran yang ditandai dengan lulus ujian akhir pada kelas atau tingkat terakhir suatu jenjang pendidikan sekolah negeri maupun swasta dengan mendapatkan tanda tamat belajar/ijazah. Seseorang yang belum mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi tetapi telah mengikuti ujian akhir dan lulus dianggap tamat sekolah.

8. Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, yang melayani penderitaan yang sakit untuk berobat rawat jalan atau rawat inap.

9. Rumah Sakit Bersalin adalah sarana pelayanan kesehatan dengan izin sebagai rumah bersalin, dilengkapi pelayanan pemeriksaan kehamilan, persalinan serta pemeriksaan ibu dan anak yang berada di bawah pengawasan bidan senior.

10. Puskesmas(Pusat Kesehatan

Masya-rakat) adalah unit pelaksana teknis

dinas kesehatan kabupaten/kota yang mempunyai fungsi utama

C, but currently does not attend school.

7. Completed particular level of education is someone who has completed particular level of education in private or public

school and accepting

graduation certificate. Someone who has never attended the highest grade but passed the final exam is considered as completed particular level of education.

8. Hospital is a place for health check, usually controlled/ supervised by doctors/medical personnel to serve the ill patients to get outpatient or inpatient treatment services.

9. Maternity Hospital is a

specialized hospital for

childbirth, has specialist inspection service to pregnancy, childbisrth, hospitalization and outpatient for mothers and children that is under the supervision of an obstetrician. 10. Public Health Center is technical

implementation unit of regency health department that have the primary function as a first-level

Referensi

Dokumen terkait

Bagaimana hubungan antara pemerintah pusat dengan daerah saat ini terkait dengan aliran data pertanian?. Bagaimana hubungan antara pemerintah

Pembelajaran Biologi di SMA Negeri 3Pekalongan menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sehingga diharapkan hasil yang dapat diperoleh akan lebih maksimal

Pendekatan yang lebih membantu adalah dengan mengasumsikan bahwa user akan membutuhkan bantuan pada suatu waktu dan merancang bantuan (help) ini ke dalam system. • Ada empat

Belasan komunitas hijrah dari yang masa perintis hingga yang sudah mempunyai nama besar hadir untuk berdakwah kepada kaum awam yang ingin belajar ilmu agama Islam atau ingin

Tujuan perusahaan adalah untuk memproduksi kualitas tinggi. Nilai yang tinggi perlu ditambahkan pada produk berkualitas untuk memuaskan pelanggan. Oleh karena itu, kita harus

Pada bagian ini penekti akan turun langsung ke lapangan (SD-SD di Kabupaten Indramayu) untuk menghimpun data dan informasi baik melihat secara dekat arsip-arsip tentang mengulang

Dengan sistem pembelajaran student centered learning yang berfokus pada kebutuhan siswa bukan orang lain yang terlibat didalamnya seperti guru, banyak masalah –

Mengetahui kondisi kesehatan perusahaan juga sangat penting dilakukan oleh investor, bankers, maupun kreditor dalam mengambil keputusan-keputusan investasi dan kreditnya, mereka