• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

20   

BAB 3

ANALISIS DAN PERANCANGAN

Pada bab ini menjelaskan mengenai analisis permasalahan yang dihadapi dan perancangan program aplikasi yang akan dibentuk. Bab ini terdiri atas algoritma program, pemecahan masalah, perancangan program aplikasi, perancangan Backpropagation, serta perancangan lainnya yang digunakan untuk membuat program aplikasi ini.

3.1 Algoritma Program

Dibutuhkan beberapa algoritma untuk diimplementasikan ke dalam program aplikasi yang dibentuk. Algoritma yang dibutuhkan dalam aplikasi searching lagu berdasarkan nada yang dihasilkan oleh suara manusia adalah sebagai berikut:

a. Data berupa nada didapatkan dengan cara merekam suara manusia dengan mikrofon. Hasil rekaman yang berupa sinyal analog diubah menjadi sinyal digital dan disimpan dalam file dengan ekstension .wav.

b. Dengan berdasarkan sampling, quantization, dan fast fourier transform encoding maka sinyal analog dapat diubahkan menjadi sinyal digital.

c. Setelah sinyal digital terbentuk, program aplikasi yang dibentuk akan memproses sinyal digital yang sudah diproses dengan menggunakan fast fourier transform.

d. Program aplikasi akan membentuk data storage lagu dengan cara pemasukkan lagu-lagu original dalam format .wav, yang tiap lagunya akan disimpan dalam data storage berbentuk .txt.

(2)

e. Proses Training akan dilakukan dengan metode algoritma backpropagation, untuk lagu original sebelum lagu tersebut dimasukkan ke dalam data storage.

f. Aplikasi akan melakukan proses searching dengan cara membandingkan sinyal digital berdasarkan amplitudo hasil rekaman dengan sinyal digital berdasarkan aplitudo dari lagu original.

g. Setelah proses searching lagu berhasil, maka akan ditampilkan judul lagu dari lagu yang memiliki nada yang mirip.

h. Lagu dengan judul lagu tersebut kemudian dapat dimainkan untuk melakukan pemeriksaan dari hasil output program aplikasi.

3.2 Permasalahan yang Dihadapi

Semakin banyaknya lagu-lagu baru yang tercipta, hal ini tentu dapat menyebabkan permasalahan. Lagu-lagu baru tersebut memang baru diciptakan dan memiliki unsur-unsur musiknya masing-masing yang berbeda dengan lagu yang telah ada sebelumnya, tetapi lagu-lagu tersebut dapat memiliki judul yang sama dengan lagu yang ada sebelumnya. Meskipun dinyanyikan oleh penyanyi yang berbeda, ada pula lagu dari seorang penyanyi dinyanyikan kembali oleh penyanyi lain dengan versinya sendiri dan lagu tersebut memiliki nada-nada yang berbeda pada beberapa bagian.

Permasalahan yang muncul lainnya adalah bagi orang-orang yang masih awam dalam pengenalan lagu,. Mereka mendengar sebuah lagu dan kemudian menyukai lagu tersebut, tetapi mereka tidak mengetahui judul lagu ataupun penyanyi lagu tersebut.

Mereka hanya mengingat nada atau sebagian lirik yang ada pada lagu tersebut. Hal ini menyebabkan saat mereka ingin mencari suatu lagu tentu akan mengalami kesulitan,

(3)

karena mereka hanya mengingat nada ataupun lirik dari lagu tersebut tanpa mengetahui judul lagu ataupun penyanyi yang menyanyikan lagu tersebut.

3.3 Pemecahan Permasalahan

Dengan mengetahui permasalahan yang ada, maka diperlukanlah sistem searching atau pencarian yang baru untuk lagu. Untuk yang mengalami kesulitan dalam mencari lagu yang diinginkan, maka aplikasi yang dibentuk akan memudahkan user untuk mencari lagu yang diinginkan. Hanya dengan menyanyikan nada dari lagu tersebut, maka aplikasi ini akan mencari semua lagu yang memiliki nada seperti yang dinyanyikan oleh user aplikasi ini. Aplikasi ini akan menampilkan semua lagu yang memiliki nada seperti atau mirip dengan nada yang dinyanyikan oleh pengguna aplikasi ini. Pada hasil akhir pencarian, aplikasi ini akan menampilkan judul lagu serta penyanyi dari lagu yang dicari, aplikasi ini juga memperbolehkan user untuk menjalankan dan mendengarkan lagu yang telah di search oleh aplikasi ini, sehingga user dapat memastikan apakah lagu hasil pencarian tersebut adalah lagu yang diinginkan oleh user.

Aplikasi ini mudah digunakan oleh semua orang, sehingga semua user yang menggunakan aplikai ini dapat dengan mudah melakukan pencarian untuk lagu yang diinginkan.

3.4 Perancangan Program Aplikasi

Penulis menggunakan salah satu aplikasi pemrograman terbaik dalam perancangan program aplikasi yang dirancang, yaitu aplikasi pemrograman dari Microsoft Corporation, Microsoft Visual Studio 2008 C++ Express Edition. Berikut adalah penjelasan mengenai Microsoft Visual Studio 2008 C++ Express. Visual C++

(4)

2008 Express bisa membangun aplikasi native dan non-managed. Termasuk Windows Platform SDK yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi yang menggunakan Win32 API. Aplikasi menggunakan MFC atau ATL memerlukan Standard Edition atau lebih tinggi, dan tidak dapat dikompilasi dengan Express Edition.

Visual C++ 2008 Express Edition dapat digunakan untuk mengkompilasi .NET serta aplikasi Win32 segera setelah instalasi. Namun, mengkompilasi native aplikasi 64- bit melalui IDE tidak didukung tanpa konfigurasi terlebih dahulu. Jika Windows SDK yang bisa didapatkan secara gratis terinstal, aplikasi 64-bit dapat dibangun pada baris perintah dengan menggunakan cross-compiler x64 (Cl.exe) disertakan dengan SDK.

Visual C++ 2008 Express tidak mendukung OpenMP, 64-bit compiler, atau editor sumber daya. Semakin tinggi edisi Visual Studio, khususnya Professional dan Team Suite edition, maka akan memiliki fitur ini.

3.4.1 Penerapan Program Aplikasi

Aplikasi ini digunakan untuk melakukan proses searching atau pencarian untuk lagu berdasarkan hasil suara yang dihasilkan oleh user dan direkam dengan hardware yang ada. Aplikasi ini dirancang dengan user interface yang sederhana, tetapi menarik untuk dilihat. Aplikasi ini juga sangat mudah untuk digunakan, hal ini dikarenakan langkah-langkah untuk menjalankan aplikasi ini sudah diatur dengan sedemikian rupa, sehingga user hanya perlu melakukan langkah-langkah yang telah disediakan oleh aplikasi ini.

Aplikasi ini akan berjalan dengan sangat baik apabila proses perekaman suara dilakukan hanya pada saat ada satu suara saja, dan durasi proses perekaman dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Hal ini dilakukan agar noise yang ada pada hasil perekaman sedikit, dan durasi perekaman yang lebih lama akan mempermudah aplikasi

(5)

untuk melakukan perbandingan. Sehingga keakuratan dari proses searching atau pencarian lagu akan semakin akurat.

3.5 Perancangan Backpropagation

Penulis menggunakan metode Backpropagation dalam pembuatan aplikasi ini.

Dalam perancangan Backpropagation penulis menampilkan topologi yang dirancang untuk mempermudah pembuatan Backpropagation yang diguanakan, serta penulis akan menjelaskan mengenai fungsi aktifasi yang digunakan dalam perancangan Backpropagation ini.

3.5.1 Rancangan Topologi Backpropagation

Dalam perancangan topologi dibutuhkan satu lapisan input (input layer), satu atau lebih lapisan tersembunyi (hidden layer), dan satu lapisan output (output layer).

Dalam perancangan topologi ini, penulis menggunakan satu lapisan input (input layer), satu lapisan tersembunyi (hidden layer), dan satu lapisan output (output layer). Gambar 3.1 dibawah ini akan memperlihatkan topologi yang dirancang oleh penulis dalam perancangan Backpropagation ini. Dalam perancangan topologi ini, input layer dan output layer ditentukan oleh penulis, dan perhitungan hidden layer dilakukan dengan rumus:

[ ( * Input Layer) + Output Layer ]

Setiap node tersambung pada node-node yang ada di layer berikutnya. Selain itu juga terdapat nilai bias yang terhubung dengan node-node pada hidden layer dan output layer. Nilai bias juga memiliki nilai bobot masing-masing, dan nilai bobot itu berdasarkan pada node-node yang terhubung pada hidden layer dan output layer.

(6)

Gambar 3.1 Topologi Backpropagation

Dalam topologi Backpropagation yang dijabarkan di Gambar 3.1 diatas. Penulis menggunakan empat neuron untuk input layer dan output layer, sehingga akan menggunakan enam neuron untuk hidden layer. Perhitungan hidden layer didapatkan

Input Layer  X1 

X2 

X3 

X4 

Z1 

Z2 

Z3 

Z4 

Z5 

W1 

W2 

W3 

W4 

Hidden Layer  Output Layer 

Z6 

|

Bias  Bias 

(7)

melalui [( * 4) + 4 ] sehingga hasil yang didapatkan adalah 6, yang berarti enam

neuron pada hidden layer.

3.5.2 Fungsi Aktifasi

Penulis dalam perancangan backpropagation dalam aplikasi ini menggunakan fungsi aktifasi non-linear, fungsi aktifasi non-linear yang biasanya digunakan antara lain fungsi identitas, fungsi tangga biner, fungsi tangga bipolar, fungsi signoid biner,dan fungsi signoid bipolar. Fungsi aktifasi yang digunakan penulis dalam perancangan backpropagation ini adalah fungsi signoid biner. Untuk gambar fungsi signoid biner dapat dilihat pada Gambar 2.1 di bab 2.

Fungsi signoid biner memiliki range antara 0 sampai dengan 1. Dibawah ini adalah rumus yang digunakan dalam fungsi signoid biner.

1 - >

1

3.6. Perancangan Program

Dalam perancangan ini akan menggunakan Block Diagram System, Data Flow Diagram, Structured Chart, State Transition Diagram, Flowchart, dan Input/Output Diagram dan untuk menjelaskan program aplikasi yang dirancang. Perancangan program ini akan menjelaskan secara spesifik proses dalam sistem dari program aplikasi yang dirancang.

(8)

3.6.1 Block Diagram System

Penulis menampilkan Block Diagram System untuk mempermudah dalam penjelasan sistem yang dibentuk oleh penulis. Rangkaian proses yang dilakukan oleh sistem aplikasi ini dapat dilihat pada Gambar 3.2 dibawah ini.

Gambar 3.2 Block Diagram System

Melalui langkah-langkah yang dijelaskan melalui Gambar 3.2 diatas, aplikasi ini akan dapat dimengerti dengan mudah, sehingga bagi semua orang yang mempelajari ataupun menggunakan apilikasi ini, dapat dengan cepat memahami sistem kerja dari sistem yang dibentuk dalam aplikasi ini.

Record Sound

Training Sound

Backpropagation Encode Sound Fast Fourier Transform

View Output Insert Song

Insert Song to  Data storage 

Compare Sound With Data  storage Song Insert Sound to File

Search Song

(9)

3.6.2 Data Flow Diagram

Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi- notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, terstruktur dan jelas. DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan sistem yang sedang berjalan logis.

Gambar 3.3 Data Flow Diagram Level 0

Gambar 3.3 diatas adalah gambar DFD Nol yang menjelaskan secara lebih rinci mengenai proses-proses yang ada dalam aplikasi yang dibentuk. Pada diagram ini terdapat tiga proses, yaitu Insert Song, Record Sound, dan Search Song. Yang pada proses Insert Song dilakukan algoritma Backpropagation, dan pada Record Sound

Loading

User Send  The Original Song Insert Song

Human  Voice 

Saving

Loading

Record Sound Saving

Search Song

Searching  for Song 

Data Storage

Data Storage

User  Receive 

Song with  Backpropagation 

Sound with Fast Fourier  Transform 

(10)

dilakukan algoritma Fast Fourier Transform. Pada diagram ini juga terdapat data storage, yang berguna sebagai tempat penyimpanan data.

Gambar 3.4 Data Flow Diagram Konteks

Gambar 3.4 diatas merupakan DFD konteks, yang bertujuan untuk menjelaskan secara rinci seluruh proses yang terjadi pada aplikasi yang dibentuk, dengan satu proses utama, yaitu Fast Fourier Transform dan Backpropagation.

3.6.3 Structured Chart

Structured Chart merupakan suatu alat bantu yang menjelaskan suatu sistem dari awal sistem tersebut sampai ke proses akhir dari sistem tersebut. Structured Chart menjelaskan modul-modul pada sistem yang dibentuk, modul-modul tersebut disusun menyerupai struktur pohon atau tree. Struktur pohon atau tree tersebut menggambarkan hubungan antara modul. Gambar dibawah ini akan menjelaskan secara detail mengenai sistem yang akan dirancang dalam pembuatan program aplikasi ini.

Sender 

The Original Song

Human  Voice 

Searching  for Song 

Fast Fourier Transform 

and Backpropagation  Receiver

Song with  Backpropagation 

Sound with Fast  Fourier Transform 

Searching  for Song 

(11)

Gambar 3.5 Structured Chart Program Aplikasi

Gambar 3.5 diatas menjelaskan secara detail hubungan antar modul yang digunakan dalam pembentukan sistem. Terdapat tiga modul utama, yaitu Insert Song, Record Sound, dan Search Song yang didalam modul-modul tersebut terdapat berbagai

End Search Song

End FFT Calculate  Sound  

Song Sound Search  Result  

Song Sound

End  Sound  Sound

End Select  Song  Search  Result 

End  Sound  Sound

End  Sound  Sound 

Validate Sound  Sound

Sound End 

Song 

End  Sound 

Validate Sound  Inserted  End 

Record

End Record Sound 

Inserted  End Record End Insert Song

Song  Inserted 

End Select Song 

Train  Song  End Train 

Song  Inserted  Song  Song 

Validate Search  Result  Validate Sound 

Inserted 

End Record Sound Validate Song 

Inserted  End Insert Song

Main

Insert  Song 

Play  Submit 

Record  Sound 

Search  Song 

Backpropagation  Select 

Song 

Back  Start 

Recording 

Back

Record

Play Submit

Pause  Stop

Select  Song 

Back

Play  Submit

Fast Fourier  Transform 

End Search Song

(12)

modul yang mendukung modul utama tersebut, seperti Select Song, Start Recording, Play, Submit, Record, Back, dan lain lain. Dengan menggunakan Structured Chart hubungan antara modul tergambarkan dengan baik, sehingga akan mudah untuk mempelajari sistem yang dibentuk.

3.6.4 State Transition Diagram

State Transition Diagram biasa disingkat STD, merupakan salah satu jenis diagram yang digunakan untuk menjelaskan proses kerja dari sistem. STD menggambarkan bagaimana kerja sistem melalui kondisi (state) dan kejadian yang menyebabkan kondisi berubah. STD juga menggambarkan aksi yang dilakukan karena kejadian tertentu.

Gambar 3.6 State Transition Diagram Layar Utama

Pada Gambar 3.6 diatas memperlihatkan proses kerja sistem yang dapat dilakukan setelah user memulai program aplikasi yang dibentuk. Terdapat tiga fungsi utama yang user dapat lakukan setelah memulai program aplikasi ini, yaitu Record Sound, Insert Song, dan Search Song.

Klik Tombol Insert  Song 

Klik Tombol  Search Song  Klik Tombol 

Record Sound  Layar Utama Singing  Muse  Start

(13)

Gambar 3.7 State Transition Diagram Insert Song

Pada Gambar 3.7 diatas memperlihatkan proses kerja sistem dari fungsi Insert Song. Sitem ini dimulai dengan menampilkan layar Insert Song, yang didalamnya terdapat tombol 'Select Song', 'Play', 'Submit', dan 'Back'. Pada layar ini user dapat memasukkan lagu yang diinginkan, dan setelah proses pemasukkan lagu dilakukan, user dapat memainkan lagu tersebut dengan mengklik tombol 'Play'. Setelah itu user dapat menyimpan lagu tersebut dengan cara mengklik tombol 'Submit'. Tombol 'Back' untuk kembali ke layar utama.

Klik Tombol  Back 

Pilih Lagu Play Song  Save Song 

Show Text Klik Tombol Submit

Klik Tombol Play

Klik Tombol  Insert Song 

Layar Utama Singing  Muse  Klik Tombol 

Insert Song 

Layar Insert Song

Layar Select Song Putar Lagu  Simpan Lagu

Tampilkan Judul Lagu

(14)

Gambar 3.8 State Transition Diagram Record Sound

Pada Gambar 3.8 diatas memperlihatkan proses kerja sistem dari fungsi Record Sound. Sitem ini dimulai dengan menampilkan layar Record Sound, yang didalamnya terdapat tombol 'Start Recording' dan 'Back'. Tombol 'Back' digunakan untuk kembali ke layar utama. Setelah user mengklik tombol 'Start Recording', akan ditampilkan layar Record Sound dengan tambahan sistem untuk melakukan Record Sound. Yang didalamnya terdapat tombol 'Play', 'Pause', 'Save', dan 'Reset'. Pada layar dengan tambahan sistem ini user dapat melakukan proses perekaman suara, memainkan hasil rekaman tersebut, dan kemudian menyimpan hasil rekaman tersebut ke data storage,

Reset  Record  Selesai 

Record  Save 

Record  Selesai 

Klik Tombol  Reset  Klik Tombol Pause 

Klik Tombol Play 

Klik Tombol  Start Recording 

Layar Utama Singing  Muse  Klik Tombol 

Record Sound 

Layar Record Sound

Muncul Layar Dengan  Proses Record Sound  Putar Hasil 

Record 

Klik Tombol  Back 

Pause Hasil  Record 

Simpan Hasil  Record 

Proses Record Ulang Proses  Record  Klik Tombol 

Save  Klik Tombol 

Record 

Klik Tombol Stop 

Stop Hasil  Record 

(15)

selain itu sistem juga menyediakan proses untuk mengulang perekaman suara, yaitu melalui tombol 'Reset'.

Gambar 3.9 State Transition Diagram Search Song

Pada Gambar 3.9 diatas memperlihatkan proses kerja sistem dari fungsi Search Song. Sitem ini dimulai dengan menampilkan layar Search Song, yang didalamnya terdapat tombol 'Select Song', 'Play', 'Submit', dan 'Back'. Tombol 'Back' untuk kembali ke layar utama, sedangkan tombol 'Select Song', digunakan untuk memilih hasil rekaman yang telah ada. Setelah itu user dapat memainkan hasil rekaman yang telah dipilih dengan tombol 'Play' untuk memastikan apakah hasil rekaman tersebut benar. Setelah itu user dapat melakukan proses pencarian lagu dengan mengklik tombol 'Submit', sistem akan melakukan proses pencarian lagu dengan cara melakukan perbandingan antara lagu

Show Table  Search 

Reset  Search

Gagal 

Berhasil

Klik Tombol  Reset 

Play Song  Show Text

Klik Tombol Submit Klik Tombol Play

Klik Tombol  Insert Song 

Layar Utama Singing  Muse  Klik Tombol  Search Song 

Layar Search Song

Tampilkan Judul Lagu

Putar Lagu  Proses Search 

Klik Tombol  Back 

Tampilkan Hasil  Search  

Ulang Proses  Search  Layar Select Song

Pilih Lagu

(16)

yang ada di data storage dengan hasil rekaman yang telah dimasukkan oleh user.

Setelah proses pencarian selesai, sistem akan memperlihatkan hasil proses pencarian lagu dalam bentuk tabel yang menampilkan lagu-lagu yang memiliki nada yang mirip seperti nada pada hasil rekaman, apabila proses pencarian gagal, yaitu tidak ditemukan lagu dengan nada yang mirip seperti hasil rekaman, sistem akan memberikan pemberitahuan kepada user. Apabila user ingin mengulang proses pencarian lagu dari awal, user dapat mengklik tombol 'Reset'.

3.6.5 Flowchart

Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta pernyataannya. Gambaran ini dinyatakan dengan berbagai jenis simbol. Setiap simbol menggambarkan suatu proses tertentu. Tiap simbol-simbol grafis menyatakan tipe operasi program yang berbeda. Sebagai representasi dari sebuah program, flowchart dapat menjadi alat bantu untuk memudahkan perancangan alur urutan logika suatu program, memudahkan pelacakkan sumber kesalahan program, dan alat untuk menerangkan logika program. Flowchart dari aplikasi yang dirancang dijelaskan melalui gambar-gambar dibawah ini.

(17)

Gambar 3.10 Flowchart Insert Song

Pada Gambar 3.10 diatas memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses dalam Insert Song. Dimulai dengan tampilan awal Insert Song, kemudian memasukkan lagu dalam format lagu .wav dengan cara mengklik tombol 'Select Song', jika tidak memilikinya dapat melakukan fungsi Record Sound terlebih dahulu. Setelah lagunya dimasukkan, maka akan ditampilkan nama file nya. Setelah itu lagu tersebut dapat

Yes 

No Press Select Song Button

Insert Song UI  Begin 

Have a Song 

(*.wav) file  Cancel 

Open the Song 

Appear .wav text 

 Play Song  Press Play Button 

Press Submit Button 

Save Song .wav 

Train Song.wav 

End 

Insert Song UI 

Press Back Button

Exit 

End  Begin 

(18)

dimainkan dengan mengklik tombol 'Play'. Dan terakhir lagu tersebut dapat disimpan ke dalam data storage lagu dengan mengklik tombol 'Submit'. Saat proses penyimpanan lagu terjadi juga proses Training dengan menggunakan Backpropagation. Maka proses Insert Song telah selesai.

Gambar 3.11 Flowchart Record Sound

No 

Press Start Recording Button Record Sound UI 

Begin 

Save Sound Record 

End 

Record Song UI 

Press Back Button

Exit 

End  Begin 

Appear Record System 

Press Record Button 

Record Sound 

Press Record Button 

Stop Record 

Reset Sound  Record

Yes

Press Submit Button  Press PlayButton 

Play Record 

(19)

Pada Gambar 3.11 diatas memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses dalam Record Sound. Dimulai dengan tampilan awal Record Sound, kemudian mengklik tombol Start Recording, yang akan memunculkan form untuk Record Sound, kemudian tinggal mengklik tombol 'Record', untuk melakukan proses perekaman suara, setelah itu tekan tombol 'Record' untuk menghentikan proses perekaman suara. Untuk memainkan hasil record klik tombol 'Play', apabila ingin menghapus dan mengulang proses Record Sound, klik tombol 'Reset'. Setelah selesai melakukan proses Record Sound, klik tombol 'Submit' untuk menyimpan hasil perekaman suara ke dalam data storage. Maka proses Record Sound telah selesai.

Yes 

No Press Select Song Button

Seach Song UI  Begin 

Have a Song 

(*.wav) file  Cancel 

Open the Song 

Appear .wav text 

 Play Song  Press Play Button 

Press Submit Button 

Seach Song UI 

Press Back Button

Exit 

End  Begin 

(20)

Gambar 3.12 Flowchart Search Song

Pada Gambar 3.12 diatas memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses dalam Search Song. Dimulai dengan tampilan awal Search Song, kemudian memasukkan lagu dalam format lagu .wav dengan cara mengklik tombol 'Select Song', jika tidak memilikinya dapat melakukan fungsi Record Sound terlebih dahulu. Setelah lagunya dimasukkan, maka akan ditampilkan nama file nya. Setelah itu lagu tersebut dapat dimainkan dengan mengklik tombol 'Play'. Setelah yakin dengan lagu yang dimasukkan untuk melakukan proses pencarian tinggal mengklik tombol 'Submit'. Maka akan ditampilkan tabel yang berisikan lagu dari data storage yang memiliki nada mirip seperti lagu yang dimasukkan. Maka proses pencarian lagu telah selesai, untuk mengulang kembali proses pencarian lagu tinggal mengklik tombol 'Reset'.

Yes

Search  Success 

No

Appear Table  Search Result 

Reset Search  Song 

No 

Press Back Button  Exit 

End 

Yes

(21)

3.6.6 Input / Output Diagram

Input / Output Diagram adalah suatu diagram yang menunjukkan secara garis besar hubungan dari input, proses, dan output. Gambar 3.4 dibawah akan memperlihatkan Input / Output Diagram dari program aplikasi yang dirancang.

Gambar 3.13 Input / Output Diagram

Gambar 3.13 diatas menjelaskan secara rinci hasil proses dari sistem yang dirancang, dengan menjelaskan secara rinci mengenai input yang akan dimasukkan dan output yang akan dihasilkan dari program aplikasi yang dirancang, serta menjelaskan proses yang dijalankan untuk memproses input menjadi output yang diinginkan. Pada input terdapat suara manusia yang direkam melalui mikrofon dan juga lagu original yang dimasukkan ke dalam data storage oleh user, kemudian akan dilakukan proses Fast Fourier Transform dan Backpropagation, yang akan menghasilkan output yang berupa hasil proses pencarian untuk lagu yang dicari.

Proses 

Proses akan mengubah rekaman  suara menjadi sinyal digital  dengan Fast Fourier Transform, 

Training lagu original dengan  Backpropagation, dan melakukan 

compare keduanya untuk proses  searching

Input merupakan suara manusia  yang direkam melalui mikrofon, 

serta lagu original. 

Output yang dihasilkan adalah  menampilkan lagu‐lagu yang 

memiliki sinyal digital dan  aplitudo yang mirip seperti hasil 

rekaman suara manusia.

Input  Output 

(22)

3.7 Perancangan User Interface

Perancangan layar akan dibuat dengan sesederhana mungkin untuk memudahkan user dalam menjalankan program ini. Layar-layar yang dapat dilihat oleh user adalah layar menu utama, layar search song, dan layar result. Pada menu utama, user dapat memilih untuk menggunakan aplikasi atau keluar dari aplikasi. Pada layar search song, user dapat merekam suaranya untuk mencari suatu lagu tertentu, dan pada layar result akan ditampilkan hasil pencarian dari lagu yang dicari.

3.7.1 Rancangan Layar Utama

Pada rancangan layar utama user dapat membuka menu 'File' yang dapat digunakan untuk menampilkan pembuat aplikasi ini, yaitu sub-menu 'About', serta untuk dapat keluar dari aplikasi, yaitu sub-menu 'Exit'. Selain itu user juga dapat secara langsung menjalankan fungsi yang ada di menu 'File' tanpa harus membuka sub-menu file. User dapat menjalankan proses Search Song dengan mengklik tombol 'Search Song'.

Gambar 3.14 Rancangan Layar Utama

(23)

Keterangan yang ada pada tampilan layar pada Gambar 3.14 tersebut adalah sebagai berikut:

a. Judul form dengan tulisan "Singing Muse"

b. Kotak tanda 'X' di samping judul berfungsi untuk keluar dari aplikasi.

c. Kotak tanda '□' di samping judul berfungsi untuk memaksimumkan layar.

d. Kotak tanda '_' di samping judul berfungsi untuk menyembunyikan aplikasi ke taskbar.

e. Tombol menu 'File' berfungsi untuk membuka sub-menu 'About' dan 'Exit'.

f. Tombol 'Search Song' berfungsi untuk menuju ke menu 'Search Song'.

g. Tombol 'About' berfungsi untuk menampilkan pop-up mengenai aplikasi yang digunakan.

h. Tombol 'Exit' berfungsi untuk keluar dari aplikasi.

3.7.2 Rancangan Layar Search Song

Pada rancangan layar search song, user dapat melakukan proses perekaman suara dengan menggunakan mikrofon. Selain itu user juga dapat menglihat hasil perekaman suara dalam bentuk sinyal digital yang berupa spektrum suara. User juga dapat memainkan kembali suara yang telah direkam, selain itu user juga dapat kembali ke layar utama dengan mengklik tombol 'Back', user juga dapat mengulang proses perekaman suara dengan mengklik tombol 'Reset'. Apabila user sudah selesai melakukan proses dan yakin akan rekaman suaranya, user dapat mengklik tombol 'Submit' untuk menlanjutkan aplikasi.

(24)

Gambar 3.15 Rancangan Layar Search Song

Keterangan yang ada pada tampilan layar Gambar 3.15 tersebut adalah sebagai berikut:

a. Judul form dengan tulisan "Search Song"

b. Kotak tanda 'X' di samping judul berfungsi untuk keluar dari aplikasi.

c. Kotak tanda '□' di samping judul berfungsi untuk memaksimumkan layar.

d. Kotak tanda '_' di samping judul berfungsi untuk menyembunyikan aplikasi ke taskbar.

e. Tombol menu 'File' berfungsi untuk membuka sub-menu 'About' dan 'Exit'.

f. Tombol 'Record Sound' berfungsi untuk menampilkan proses perekaman suara, yaitu lf record.

g. Tombol 'Back' berfungsi untuk kembali ke layar menu utama.

h. Tombol ' ' berfungsi untuk enabled lf record, yang berfungsi untuk melakukan proses perekaman suara lewat mikrofon.

i. Diagram ' ' menunjukan sinyal digital dari hasil suara yang direkam.

(25)

j. Tombol ' ' berfungsi untuk memainkan kembali diagram dari sinyal digital dari proses perekaman suara manusia.

k. Tombol 'Submit' berfungsi untuk menampilkan pop-up yang memproses pencarian lagu yang sesuai dengan sinyal digital yang telah direkam.

l. Tombol 'Reset' berfungsi untuk menghapus hasil rekaman suara, dan dapat melakukan proses pengrekaman suara kembali.

3.7.3 Rancangan Layar Result

Pada rancangan layar result, user dapat menglihat hasil proses pencarian lagu berdasarkan dari hasil rekaman suara yang dilakukan, lagu yang ditampilkan merupakan hasil perbandingan dari nada yang mirip dari suara rekaman dengan lagu yang ada.

Selain itu user juga dapat memainkan lagu yang diinginkan untuk memastikan apakah lagu tersebut adalah lagu yang dicari oleh user, dengan cara mengklik lagu yang ada di tabel hasil pencarian dan kemudian mengklik tombol 'Play'. Setelah selesai user dapat mengklik tombol 'Back' untuk kembali ke layar utama.

Gambar 3.16 Rancangan Layar Result

(26)

Keterangan yang ada pada tampilan layar Gambar 3.16 tersebut adalah sebagai berikut:

a. Judul form dengan tulisan "Result"

b. Kotak tanda 'X' di samping judul berfungsi untuk keluar dari aplikasi.

c. Kotak tanda '□' di samping judul berfungsi untuk memaksimumkan layar.

d. Kotak tanda '_' di samping judul berfungsi untuk menyembunyikan aplikasi ke taskbar.

e. Tabel di tengah berfungsi untuk menampilkan lagu hasil pencarian.

f. Tombol menu 'File' berfungsi untuk membuka sub-menu 'About', dan 'Exit'.

g. Tombol 'Play' berfungsi untuk memainkan lagu yang dipilih.

h. Tombol 'Back' berfungsi untuk kembali ke layar menu utama.

Sesuai dengan tujuan dan manfaat rancangan dari aplikasi ini, pada bab 3 telah memperlihatkan bahwa aplikasi yang dirancang dapat mempermudah keinginan pengguna dalam mencari judul ataupun penyanyi dari lagu yang diinginkan. Aplikasi ini memiliki alur penggunaan yang sederhana dan mudah dimengerti sehingga dapat digunakan oleh semua orang.

Gambar

Gambar 3.1 Topologi Backpropagation
Gambar 3.2 Block Diagram System
Gambar 3.3 Data Flow Diagram Level 0
Gambar 3.4 Data Flow Diagram Konteks
+7

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Landau (1992) jika intensitas cahaya matahari menurun maka akan mempengaruhi proses fotosintesis dalam suatu perairan di mana jumlah plankton dapat

Soft tissue uptake in this case might be caused by direct infection of.

bertatap muka, kapanpun dan dimanapun tetap dapat penjelasan dan ilmu yang dibutuhkan oleh siapapun terkait masalah kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut di atas,

Juka nekaska coca nukeyainti, ju nukaka irunui ii pujaji ju nunkanam junaka tarimiat aints mukunin ainiawai ushu, kitiak, yawermau emenkaktai tusar, aintsank

Kecemasan merupakan reaksi normal terhadap perubahan lingkungan yang membawa perasaan yang tidak senang atau tidak nyaman yang disebabkan oleh dugaan akan bahaya atau

Pemetaan Kantor Pemerintah ini dapat dijadikan alat yang membantu pengguna dalam pencarian lokasi dan penunjuk jalan menuju Kantor Pemerintahdengan menggunakan perangkat

III, Terlapor IV, Terlapor V, Terlapor VI, Terlapor VII, Terlapor VIII dan Terlapor IX yang terbukti telah melakukan tindakan persekongkolan horizontal dalam

Garis berat pada segitiga adalah garis yang berawal dari salah satu titik sudut dan membagi 2 bagian yang sama panjang sisi dihadapannya. Garis tinggi pada segitiga