• Tidak ada hasil yang ditemukan

BABIII PROFIL PERMUKIMAN KUMUH KOTA MEDAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BABIII PROFIL PERMUKIMAN KUMUH KOTA MEDAN"

Copied!
68
0
0

Teks penuh

(1)

BABIII

PROFIL PERMUKIMAN KUMUH KOTA MEDAN

Pada Bab ini berisi gambaran mengenai profil permukiman kumuh yang telah dilakukan sinkronisasi dan verifikasi terkait :

1. Sebaran Permukiman Kumuh, Deliniasi Kawasan Kumuh, Lokasi beserta luasan hasil verifikasi.

2. Profil kawasan permukiman kumuh kota hasil verifikasi dilengkapi peta dan gambaran kelembagaan (BKM/KSM)

3. Kriteria dan indikator penilaian penentuan klasifikasi dan skala prioritas penanganan

4. Perumusan kebutuhan penanganan berdasarkan isu dan permasalahan permukiman kumuh

5. Pola kontribusi program penanganan permukiman kumuh perkotaan sesuai cakupan skala kawasan dan skala lingkungan.

(2)

BAB III -1

3.1 Sebaran Permukiman Kumuh, Deliniasi Kawasan Kumuh, Lokasi serta Luasan Hasil Verifikasi

SK Penetapan Lokasi Perumahan dan permukiman Kumuh di Kota Medan Nomor : 640/039.K/I/2015 Tanggal 12Januari 2015 Kawasan Kumuh yang ditetapkan 42 kawasan permukiman kumuh dengan luas total 200,292 Ha (Dua Ratus koma dua ratus sembilan pulus dua ) hektar berada pada 18 Kecamatan Kota Medan.Kemudian berdasarkan baseline dan hasil observasi dan verifikasi pokja PKP mengalami perubahan untuk luasan kumuh menjadi 396.66Ha.

3.1.1. Sebaran Permukiman Kumuh

Sebaran Permukiman Kumuh Kota Medan diperoleh berdasarkan data survey Baseline Dan Pemetaan Profil Kumuh Kota Medan. Kota Medan memiliki wilayah seluas 26.510 Ha yang terbagi kedalam21kecamatan dan151 kelurahan serta 2001 lingkungan, dari 21 kecamatan sebaran permukiman kumuh kota Medan berada di 18 kecamatan seperti terlihat pada tabel 3.1 berikut ;

(3)

BAB III -2 TABEL3.1.SEBARAN DAN STATUS KUMUH

KOTAMEDANBESERTA LUASNYA

Sumber: Medan Dalam Angka dan SK Kumuh 2015

Sedangkan tingkat kekumuhan di setiap kecamatan yang didetailkan pada Kelurahan adalah sebagai berikut :

TABEL3.2

TINGKAT KEKUMUHAN SETIAPKELURAHANKOTAMEDAN

(4)

BAB III -3

Sumber: Baseline, SK Kumuh dan hasil verifikasi

Dari data diatas dapat kita lihat Kota Medan secara administrasi LuasWilayah adalah 26.510 Ha atau 265,10 Km2. Berdasarkan survei lapangan (baseline) diwilayah permukiman yang dilakukan oleh masyarakat melalui Program KOTAKU luasan kumuh dibandingkan dengan

luasan kumuh SK mengalami peningkatan seluas 196,368 Ha. Berikut detail profil kumuh kelurahan berbasis baseline dan observasi lapangan.

Tabel 3.3. Gambaran umum data Kelurahan dan hasil survey Baseline

No Indikator Survey Data

Baseline

Data Kota Medan

1 JumlahKelurahanProgramKOTAKUKelurahan 149 151

2 Jumlah Kelurahan Tidak Kumuh 106 107

3 Jumlah Kelurahan Kumuh 43 42

4 Jumlah Lingkungan 1985 2001

5 Jumlah Lingkungan Kawasan Kumuh(ringan/berat) 1409 112

6 Luas Kawasan Permukiman (Ha) 15.324

7 Luas Lokasi Kumuh (Ha) 5.121 8 200,29

8 Jumlah Kepala Rumah Tangga 363.05

3

507.205

9 Jumlah Kepala Keluarga (KK) 425.42

2 10 Jumlah Masyarakat Berpenghasilan Rendah/MBR (KK) 165,67

1

11 Jumlah Penduduk (Jiwa) 1.693.791 2.210.624

12 Laki –laki (Jiwa) 813.293 1.091.937

13 Perempuan(Jiwa) 880.498 1.118.687

Sumber data: Data Baseline P2KKP tahun 2015 dan Kota Medan dalam angka tahun 2016

Kawasan permukiman kumuhdi Kota Medan padatahun 2015 sesuai dengan SK Walikota Medan Nomor: 640/039.K/I/2015 tentang Penetapan Lokasi Perumahan dan Permukiman Kumuh di Kota Medan tersebar di 18 Kecamatan dan 42 Kelurahan dengan luasan total mencapai 200,29 Ha dan dihuni oleh 19.684 KK.

Berdasarkan hasil verifikasi dan sinkronisasi yang dilakukan bersama dengan tim pokja PKP dengan kegiatan Baseline terhadap daftar kawasan permukiman kumuh Kota Medan yang ditetapkan dengan SK Walikota, berikut ditampilkan detail hasil verifikasi:

(5)

BAB III -4

TABEL 3.1.2.1

DATA PERBANDINGAN ANTARA SK WALIKOTA DENGAN HASIL VERIFIKASI

(6)

BAB III -5

Gambar 3.1.

Peta Sebaran Permukiman Kawasan Kumuh Kota Medan

3.1.2. Deliniasi Kawasan Kumuh

Deliniasi adalah penggambaran hal penting dengan garis dan lambang tertentu dalam peta.

Deliniasi permukiman kumuh adalah garis (membentuk poligon tertutup/berada dalam satu hamparan) yang menggambarkan batas permukiman kumuh. Delineasi permukiman kumuh dapat mencakup sebagian, satu atau lebih RT/dusun dalam satu kelurahan/desa. Dalam satu desa/kelurahan dimungkinkan terdapat lebih dari satu delineasi permukiman kumuh, dengan catatan harus memenuhi syarat permukiman dan jarak satu delineasi dengan delineasi yang lain cukup jauh.

Batas delineasi permukiman atau lingkup entitas perumahan dan permukiman kumuh kota Medan menggunakan batas administratif wilayah ( batas kel/desa; batas RT/dusun dll) dan sebagian kecil kelurahan menggunakan Batas fisik yang nyata ( jaringan jalan, jaringan rel kereta api, sungai, danau dll). Jadi dalam menentukan deliniasi kawasan kumuh kota Medan menggunaan dua metode yaitu berdasarkan administratif dan batas fisik.

Penggunaan metode batas administratif berdasarkan karakteristik wilayah dimana terdapat kepadatan kawasan permukiman sedangkan untuk metode batas fisik digunakan karena lokasi kelurahan memiliki kepadatan bangunan yang rendah sedangkan sarana dan prasarana terdapat di lokasi luar permukiman.

Hasil Verifikasi yang dilakukan Tim pecepatan terdapat penambahan jumlah luasan kawasan kumuh adalah seperti yang terdapat pada tabel 3.1.2.1 diatas. Untuk tahun 2017 terdapat sepuluh kelurahan skala prioritas yang mendapat Penanganan Skala Kota yaitu Kelurahan Belawan Sicanang, Polonia, Petisah Tengah, Tegal Sari Mandala III, Sukamaju, Titi Kuning, Sei Kera Hilir II, Tegal Rejo, Sunggal dan Tanjung Gusta. Untuk lebih jelas dapat disajikan pada tabel dan peta berikut :

TABEL 3.1.2.2

DATA KELURAHAN SKALA PRIORITAS

PENANGANAN SKALA KOTA DAN SKALA KOLABORASI No Nama Kelurahan Luasan kumuh SK

(Ha)

Luasan Kumuh Verifikasi RP2KPKP 2016 (ha)

1 Belawan Sicanang 37,96 67,22

2 Polonia 1,87 9,91

3 Petisah Tengah 1,45 4,04

4 Tegal Sari Mandala III 5,83 5,83

5 Sukamaju 2,93 10,00

6 Titi Kuning 6,91 35,52

7 Sei Kera Hilir II 1,06 4,80

8 Tegal Rejo 1,9 8,39

9 Sunggal 2,77 18,86

10 Tanjung Gusta 0,71 36,60

(7)

BAB III -6

BELAWAN SICANANG Luasan kumuh SK 37,96 Ha Luas Kumuh Verifikasi 67,22 Ha

POLONIA

Luasan kumuh SK1,87 Ha Luas Kumuh Verifikasi 9,91 Ha

PETISAH TENGAH Luasan kumuh SK1,45 Ha Luas Kumuh Verifikasi 4,04 Ha

TEGAL SARI MANDALA III Luasan kumuh SK5,83 Ha Luas Kumuh Verifikasi 5,83 Ha

SUKAMAJU

Luasan kumuh SK2,93 Ha Luas Kumuh Verifikasi 10,00 Ha

TITI KUNING

Luasan kumuh SK6,91 Ha Luas Kumuh Verifikasi 35,52 Ha

SEI KERA HILIR II

Luasan kumuh SK1,06 Ha Luas Kumuh Verifikasi 8,80 Ha

TEGAL REJO

Luasan kumuh SK1,90 Ha Luas Kumuh Verifikasi 8,39 Ha

SUNGGAL

Luasan kumuh SK2,77 Ha Luas Kumuh Verifikasi 18,86 Ha

TANJUNG GUSTA Luasan kumuh SK0,71 Ha Luas Kumuh Verifikasi 36,60 Ha

(8)

BAB III -7 Peta 3.2. Kawasan 10: Kelurahan Belawan Sicanang Hasil Verifikasi pada Tabel 3.1.2.1 Peta 3.3. Kawasan 10; Kelurahan Polonia Hasil Verifikasi pada Tabel 3.1.2.1

(9)

BAB III -8 Peta 3.4. Kawasan 10 ; Kelurahan Titi Kunig Hasil Verifikasi pada Tabel 3.1.2.1 Peta 3.5. Kawasan 10 ; Kelurahan Sunggal Hasil Verifikasi pada Tabel 3.1.2.1

(10)

BAB III -9

Luas permukiman

(Ha)

Jumlah total bangunan

(unit)

Tingkat kepadatan

bangunan (unit/Ha)

1 MEDAN AMPLAS MEDAN AMPLAS RERATA 12435 13309 5046 7389 29142 31785 564,2 20156 4662,029 2 MEDAN AREA MEDAN AREA RERATA 14063 18678 4682 9381 35949 40574 283,6 18990 15109,98 3 MEDAN BARAT MEDAN BARAT RERATA 10349 12712 3477 6872 18988 21896 327,2 14533 7737,712 4 MEDAN BARU MEDAN BARU RERATA 7580 10374 2829 4751 18811 19767 149,4 8262 5214,294 5 MEDAN BELAWAN MEDAN BELAWAN RERATA 16218 19538 11578 4640 38720 38252 656,5 16350 12944,72 6 MEDAN DELI MEDAN DELI RERATA 20264 22874 6453 13811 39689 44310 1.162,3 22582 3073,323 7 MEDAN DENAI MEDAN DENAI RERATA 31118 34944 14016 17102 70398 75494 701,2 31499 4752,059 8 MEDAN HELVETIA MEDAN HELVETIA RERATA 24638 35293 11769 12869 64232 65953 697,0 24738 4150,48 9 MEDAN JOHOR MEDAN JOHOR RERATA 16648 17914 7718 8930 36314 36651 1.200,1 22520 2574,199 10 MEDAN KOTA MEDAN KOTA RERATA 11896 14085 2786 9110 27660 29952 394,6 18376 9590,843 11 MEDAN LABUHAN MEDAN LABUHAN RARATA 25269 27101 17677 7592 53512 57383 2.168,1 27274 3898,381 12 MEDAN MAIMUN MEDAN MAIMUN RERATA 4763 6355 2403 2360 11070 11510 233,2 8895 4290,825 13 MEDAN MARELAN MEDAN MARELAN RERATA 34059 36009 24474 9585 72463 76984 2.491,4 34059 6641,026 14 MEDAN PERJUANGAN MEDAN PERJUANGAN RERATA 16376 20482 6535 9841 37068 42527 324,7 16384 7147,307 15 MEDAN POLONIA MEDAN POLONIA RERATA 14878 17159 10414 4464 30985 33961 578,8 14931 2800,051 16 MEDAN SELAYANG MEDAN SELAYANG RERATA 18504 20447 1689 16815 43177 48588 333,7 19686 5519,492 17 MEDAN SUNGGAL MEDAN SUNGGAL RERATA 16271 20042 3573 12698 37270 44265 709,5 28083 6527,204 18 MEDAN TEMBUNG MEDAN TEMBUNG RERATA 20434 21999 6047 14387 43732 47718 584,9 22269 4766,782 19 MEDAN TIMUR MEDAN TIMUR RERATA 11636 13488 3577 8059 26142 28847 460,5 16122 5243,298 20 MEDAN TUNTUNGAN MEDAN TUNTUNGAN RERATA 23039 23372 11786 11253 50004 54275 1.011,5 27877 4536,345 21 MEDANPETISAH MEDANPETISAH RERATA 12615 19247 7142 5473 27967 29806 292,9 15520 5170,313 363053 425422 165671 197382 813293 880498 15.325,4 429106 126350,7

Jumlah Kepala Rumah Tangga MBR

Jumlah Kepala Rumah Tangga Non

MBR

Jumlah Penduduk

Laki-Laki

Jumlah Penduduk Perempuan

KEPADATAN BANGUNAN

Jumlah Kepala Keluarga

NO KECAMATAN KELURAHAN Alamat RT/RW

Jumlah Kepala Rumah Tangga

3.2 PROFIL KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH KOTA MEDAN DAN GAMBARAN KELEMBAGAAN LOKAL

3.2.1 Profil Permukiman Kota Medan

Kota Medan secara administrasi LuasWilayah adalah 26.510 Ha atau 265,10Km2.Secara administratif terdiri dari 21 Kecamatan, 151Kelurahan,dan 2001 Lingkungan.Berdasarkan survei lapangan(baseline) diwilayah permukiman yang dilakukan oleh masyarakat melalui Program KOTAKU, diperoleh gambaran umum Kota Medan secara garisbesar adalah sebagai berikut:

Tabel 3.1. Gambaran umum Kota Medan dan hasil survey Baseline

No Survey Data

Baseline

Data Kota Medan 1 Jumlah Kelurahan Program KOTAKU Kelurahan 149 151

2 Jumlah Kelurahan Tidak Kumuh 106 107

3 Jumlah Kelurahan Kumuh 43 42

4 Jumlah Lingkungan 1985 2001

5 Jumlah Lingkungan Kawasan Kumuh(ringan/berat) 1409 112

6 Luas Kawasan Permukiman(Ha) 15.324

8

7 Luas Lokasi Kumuh(Ha) 5.121 200,29

8 Jumlah Kepala Rumah Tangga 363,053 507.205

9 Jumlah Kepala Keluarga(KK) 425,422

10 Jumlah Masyarakat Berpenghasilan Rendah/MBR(KK) 165,671

11 Jumlah Penduduk(Jiwa) 1,693,791 2.210.624

12 Laki–laki(Jiwa) 813,293 1.091.937

13 Perempuan(Jiwa) 880,498 1.118.687

Sumber data: Data Baseline P2KKP tahun 2015 dan Kota Medan dalam angka tahun 2016

3.1.1. Luas Permukiman

Luas Permukiman Kota Medan versi data baseline adalah 15.324 Ha sementara luas wilayah Kota Medan: 26.510 Ha berikut tabulasi luas permukiman dan luas wilayah Kota Medan

Tabel 3.4. Luas permukiman hasil survey Baseline.

Sumber data : Data Baseline P2KKP tahun 2015

Dari tabel diatas luas permukiman terbesar ada di wilayah kecamatan Medan Marelan luas 2.491 Ha dengan kepadatan bangunan 6641,026 unit/ Ha. Berdasarkan Medan Dalam Angka dan SK 2015, Luas Permukiman Kumuh di kecamatan Kota Medan adalah sebagai berikut:

(11)

BAB III -10 TABEL 3.3.

KECAMATANDIKOTAMEDANBESERTA LUASNYA

No Kecamatan Luas

(km2) Persentase Status Kumuh

1 Medan Tuntungan 20.68 7.80% Non

2 Medan Johor 14.58 5.50% Kumuh

3 Medan Amplas 11.19 4.22% Kumuh

4 Medan Denai 9.05 3.41% Kumuh

5 Medan Area 5.52 2.08% Kumuh

6 Medan Kota 5.27 1.99% Non

7 Medan Maimun 2.98 1.12% Kumuh

8 Medan Polonia 9.01 3.40% Kumuh

9 Medan Baru 5.84 2.20% Kumuh

10 Medan Selayang 12.81 4.83% Kumuh

11 Medan Sunggal 15.44 5.82% Kumuh

12 Medan Helvetia 13.16 4.96% Kumuh

13 Medan Petisah 6.82 2.57% Kumuh

14 Medan Barat 5.33 2.01% Non

15 Medan Timur 7.76 2.93% Kumuh

16 Medan Perjuangan 4.09 1.54% Kumuh

17 Medan Tembung 7.99 3.01% Kumuh

18 Medan Deli 20.84 7.86% Kumuh

19 Medan Labuhan 36.67 13.83% Kumuh

20 Medan Marelan 23.82 8.99% Kumuh

21 Medan Belawan 26.25 9.90% Kumuh

265.1 18

Sumber:MedanDalamAngka dan SK Kumuh 2015

2.3.2. Total Luas Kawasan Kumuh dan Non Kumuh Kelurahan A. Total Luas

Kawasan Kumuh SK Walikota : 7,43 Ha Non Kumuh SK Walikota : 95,97 Ha Kawasan Kumuh versi data Base lIne : 46 Ha

Non Kumuh versi data Base lIne : 57,4 Ha 2.3.3. Penduduk Kawasan Kumuh:

 Jumlah Penduduk Jiwa : 1655 Jiwa

 Jumlah Kepala Keluarga KK : 2053 KK

 Komposisi Penduduk :

-Laki-laki : 810 Jiwa

-Perempuan : 845 Jiwa

 Jumlah Penduduk Miskin/MBR :1655 RT/.Jiwa

2.3.4. Letak dan Tipologi Permukiman Kumuh

 Tipologi perumahan kumuh dan permukiman kumuh sebagaimana dimaksud, terdiri dari : a. Diatas air;

b. Di tepi air;

c. Di dataran rendah;

d. Di perbukitan; dan

e. Di daerah rawan bencana.

Secara umum, pembagian tipologi perumahan kumuh dan permukiman kumuh dapat dijelaskan sebagai berikut.

Tabel 1. Tipologi Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh

NO TIPOLOGI LOKASI

1. perumahan kumuh dan permukiman kumuh di atas air

perumahan kumuh dan permukiman kumuh yang berada di atas air, baik daerah pasang surut, rawa, sungai ataupun laut.

2. perumahan kumuh dan permukiman kumuh di tepi air

perumahan kumuh dan permukiman kumuh yang berada tepi badan air (sungai, pantai, danau, waduk dan sebagainya), namun berada di luar Garis Sempadan Badan Air.

3. perumahan kumuh dan permukiman kumuh di dataran rendah

perumahan kumuh dan permukiman kumuh yang berada di daerah dataran rendah dengan kemiringan lereng < 10%.

4. perumahan kumuh dan permukiman kumuh di perbukitan

perumahan kumuh dan permukiman kumuh yang berada di daerah dataran tinggi dengan kemiringan lereng > 10 % dan < 40%

5. perumahan kumuh dan permukiman kumuh di daerah rawan bencana

perumahan kumuh dan permukiman kumuh yang terletak di daerah rawan bencana alam,

khususnya bencana alam tanah longsor, gempa bumi dan banjir.

(12)

BAB III -11

 Karakter lahan dalam kawasan : lahan datar/tebing/berbukit/dll, sebutkan :datar

 Kawasan berdekatan dengan fasilitas/sarana kota : pasar/pusat pertokoan/kawasan industry (pabrik)/ kawasan.

 perkantoran/stasiun/terminal/pelabuhan/tempat wisata/dll,sebutkan : pasar tradisonal/pusat pertokoaan.

3.2 Profil Kawasan Permukiman Kumuh di 43 Kelurahan Kota Medan SK Walikota

Profil kawasan Permukiman Kumuh di Kelurahan Kota Medan sebanyak 43 adalah sebagai berikut :

3.2.1 KELURAHAN TEGAL SARI I

PROFIL PERMUKIMAN KELURAHAN

A Kelurahan TEGAL SARI I

B Kecamatan MEDAN AREA

C Nama BKM GOTONG ROYONG

D Status Keberdayaan BKM MANDIRI E Luas Kawasan (Ha) 24

F Tipologi/Karakteristik Kerajinan dan Industri kecil H Koordinat Latitude N03.349.27

Koordinat Longitude E098.42.26.7

No KRITERIA / INDIKATOR PARAMETER

A FISIK

1 Keteraturan Bangunan 88% Bangunan hunian memiliki keteraturan

2 Kepadatan Bangunan Kawasan permukiman memiliki Kepadatan Rendah (79 unit/Ha) 3 Kelayakan Fisik Bangunan 90% Bangunan hunian memiliki luas lantai ≥ 7,2 m2 per orang

96% Bangunan hunian memiliki kondisi Atap, Lantai, Dinding

sesuai persyaratan teknis

4 Aksesibilitas Lingkungan 83% Kawasan permukiman terlayani jaringan jalan lingkungan yang minimum memadai

55% Kondisi jaringan jalan pada kawasan permukiman memiliki

kualitas minimum memadai

5 Drainase Lingkungan

78% Kawasan permukiman tidak terjadi genangan air/banjir

51%

Kondisi jaringan drainase di lokasi permukiman memiliki kualitas minimum memadai

6 Pelayanan Air Minum/Baku

97%

Masyarakat terlayani Sarana Air Minum untuk minum, mandi, dan cuci (perpipaan atau non perpipaan terlindungi yang layak)

72% Masyarakat terpenuhi kebutuhan air minum, mandi, cuci (minimal 60liter/org/hari)

7 Pengelolaan Air Limbah

93% Masyarakat memiliki akses jamban keluarga / jamban bersama (5 KK/jamban)

94%

Jamban keluarga/jamban bersama sesuai persyaratan teknis (memiliki kloset leher angsa yang terhubung dengan septic- tank)

0% Saluran pembuangan air limbah rumah tangga terpisah dengan saluran drainase lingkungan

8 Pengelolaan Persampahan 79% Sampah domestik rumah tangga di kawasan permukiman terangkut ke TPS/TPA 2 kali seminggu

9 Pengamanan Bahaya

Kebakaran 0% Kawasan permukiman memiliki prasarana/sarana Proteksi Kebakaran

B NON FISIK

1 Legalitas pendirian bangunan

56% Bangunan hunian memiliki IMB

90% Lahan bangunan hunian memiliki SHM/HGB/Surat 2 Kepadatan penduduk 458 jiwa/ha

3 Mata pencarian penduduk 99%

Mata pencaharian utama rumah tangga adalah

Perdagangan/jasa (guru, tenaga kesehatan, hotel, dll) (Unit rumah tangga)

4 Penggunaan Daya Listrik 60% Mayoritas rumah tangga menggunakan daya listrik 900 Watt (Unit rumah tangga)

5 Fasilitas Pelayanan

Kesehatan 41%

Mayoritas Rumah tangga dikawasan permukiman

menggunakan fasilitas kesehatan di Praktik dokter/poliklinik (Unit rumah tangga)

6 Fasilitas Pelayanan

Pendidikan 53% Mayoritas Rumah tangga tidak memiliki usia wajib belajar 9 Tahun (SD-SMP)

(13)

BAB III -12

3.2.2 TEGAL SARI III

PROFIL PERMUKIMAN KELURAHAN

A Kelurahan TEGAL SARI III

B Kecamatan MEDAN AREA

C Nama BKM AMANAH MANDIRI

D Status Keberdayaan BKM MANDIRI E Luas Kawasan (Ha) 35 HA

F Tipologi/Karakteristik KERAJINAN DAN INDUSTRI KECIL G Koordinat Latitude N03324312

Koordinat Longitude E0984217.3

No KRITERIA / INDIKATOR PARAMETER

A FISIK

1 Keteraturan Bangunan 95% Bangunan hunian memiliki keteraturan 2 Kepadatan Bangunan Kawasan permukiman memiliki Kepadatan

Rendah (77 unit/Ha)

3 Kelayakan Fisik Bangunan 89% Bangunan hunian memiliki luas lantai ≥ 7,2 m2 per orang 93% Bangunan hunian memiliki kondisi Atap, Lantai, Dinding sesuai persyaratan teknis

4 Aksesibilitas Lingkungan 100% Kawasan permukiman terlayani jaringan jalan lingkungan yang minimum

memadai

91% Kondisi jaringan jalan pada kawasan

permukiman memiliki kualitas minimum memadai

5 Drainase Lingkungan

85% Kawasan permukiman tidak terjadi genangan air/banjir

74% Kondisi jaringan drainase di lokasi permukiman memiliki kualitas minimum memadai

6 Pelayanan Air Minum/Baku

82%

Masyarakat terlayani Sarana Air Minum untuk minum, mandi, dan cuci

(perpipaan atau non perpipaan terlindungi yang layak)

77% Masyarakat terpenuhi kebutuhan air minum, mandi, cuci (minimal

60liter/org/hari)

7 Pengelolaan Air Limbah 97% Masyarakat memiliki akses jamban keluarga / jamban bersama (5

KK/jamban)

90%

Jamban keluarga/jamban bersama sesuai persyaratan teknis (memiliki kloset leher angsa yang terhubung dengan septic-tank)

0% Saluran pembuangan air limbah rumah tangga terpisah dengan saluran drainase lingkungan

8 Pengelolaan Persampahan 79% Sampah domestik rumah tangga di kawasan permukiman terangkut ke TPS/TPA 2 kali seminggu

9 Pengamanan Bahaya Kebakaran 0% Kawasan permukiman memiliki prasarana/sarana Proteksi Kebakaran

B NON FISIK

1 Legalitas pendirian bangunan

18% Bangunan hunian memiliki IMB 85% Lahan bangunan hunian memiliki

SHM/HGB/Surat

2 Kepadatan penduduk 318 jiwa/ha

3 Mata pencarian penduduk 80%

Mata pencaharian utama rumah tangga adalah Perdagangan/jasa (guru, tenaga kesehatan, hotel, dll) (Unit rumah tangga)

4 Penggunaan Daya Listrik 73% Mayoritas rumah tangga menggunakan daya listrik 900 Watt (Unit rumah tangga)

5 Fasilitas Pelayanan Kesehatan 45%

Mayoritas Rumah tangga dikawasan permukiman menggunakan fasilitas kesehatan di Puskesmas/Pustu (Unit rumah tangga)

6 Fasilitas Pelayanan Pendidikan 73%

Mayoritas Rumah tangga memiliki usia wajib belajar 9 Tahun (SD-SMP) memperoleh akses pendidikan dasar di Dalam kelurahan/kecamatan yang sama (Unit rumah tangga)

(14)

BAB III -13

3.2.3 SEI KERA HULU

PROFIL PERMASALAHAN PERMUKIMAN KELURAHAN

A Nama Kawasan

A Kelurahan SEI KERA HULU

B Kecamatan MEDAN PERJUANGAN

C Nama BKM SEJAHTERA

D Status Keberdayaan BKM MANDIRI

E Luas Kawasan (Ha) 31

F Tipologi/Karakteristik Jasa dan perdagangan

G Koordinat Latitude N03.35.21.18.

H Koordinat Longitude E098.40.42.19

A FISIK

No KRITERIA / INDIKATOR PARAMETER

Bangunan hunian memiliki keteraturan

2 Kepadatan Bangunan Kawasan permukiman memiliki Kepadatan Rendah (88 unit/Ha) 3 Kelayakan Fisik Bangunan 91% Bangunan hunian memiliki luas lantai ≥ 7,2 m2 per orang

98% Bangunan hunian memiliki kondisi Atap, Lantai, Dinding sesuai

persyaratan teknis

4 Aksesibilitas Lingkungan 98% Kawasan permukiman terlayani jaringan jalan lingkungan yang minimum memadai

90% Kondisi jaringan jalan pada kawasan permukiman memiliki kualitas

minimum memadai 5 Drainase Lingkungan

75% Kawasan permukiman tidak terjadi genangan air/banjir

78% Kondisi jaringan drainase di lokasi permukiman memiliki kualitas minimum memadai

6 Pelayanan Air Minum/Baku

100% Masyarakat terlayani Sarana Air Minum untuk minum, mandi, dan cuci (perpipaan atau non perpipaan terlindungi yang layak)

100% Masyarakat terpenuhi kebutuhan air minum, mandi, cuci (minimal 60liter/org/hari)

7 Pengelolaan Air Limbah

100% Masyarakat memiliki akses jamban keluarga / jamban bersama (5 KK/jamban)

100% Jamban keluarga/jamban bersama sesuai persyaratan teknis (memiliki kloset leher angsa yang terhubung dengan septic-tank)

0% Saluran pembuangan air limbah rumah tangga terpisah dengan saluran drainase lingkungan

8 Pengelolaan Persampahan 95% Sampah domestik rumah tangga di kawasan permukiman terangkut ke TPS/TPA 2 kali seminggu

9 Pengamanan Bahaya Kebakaran 0% Kawasan permukiman memiliki prasarana/sarana Proteksi Kebakaran

B NON FISIK

1 Legalitas pendirian bangunan 38% Bangunan hunian memiliki IMB

99% Lahan bangunan hunian memiliki SHM/HGB/Surat

2 Kepadatan penduduk 324 jiwa/ha

3 Mata pencarian penduduk 93% Mata pencaharian utama rumah tangga adalah Perdagangan/jasa (guru, tenaga kesehatan, hotel, dll) (Unit rumah tangga)

4 Penggunaan Daya Listrik 51% Mayoritas rumah tangga menggunakan daya listrik 900 Watt (Unit rumah tangga)

5 Fasilitas Pelayanan Kesehatan 71% Mayoritas Rumah tangga dikawasan permukiman menggunakan fasilitas kesehatan di Praktik dokter/poliklinik (Unit rumah tangga)

6 Fasilitas Pelayanan Pendidikan 56% Mayoritas Rumah tangga memiliki usia wajib belajar 9 Tahun (SD-SMP) memperoleh akses pendidikan dasar di Dalam kelurahan

3.2.4 SEI KERA HILIR II

PROFIL PERMUKIMAN KELURAHAN A Kelurahan SEI KERAH HILIR II

B Kecamatan MEDAN PERJUANGAN

C Nama BKM MANTAP

D Status Keberdayaan BKM MANDIRI E Luas Kawasan (Ha) 44

F Tipologi/Karakteristik Jasa dan perdagangan H Koordinat Latitude

Koordinat Longitude

No KRITERIA / INDIKATOR PARAMETER

A FISIK

1 Keteraturan Bangunan 25% Bangunan hunian memiliki keteraturan

2 Kepadatan Bangunan Kawasan permukiman memiliki Kepadatan Rendah (83 unit/Ha)

3 Kelayakan Fisik Bangunan 40% Bangunan hunian memiliki luas lantai ≥ 7,2 m2 per orang 67% Bangunan hunian memiliki kondisi Atap, Lantai, Dinding

sesuai persyaratan teknis

4 Aksesibilitas Lingkungan 18% Kawasan permukiman terlayani jaringan jalan lingkungan yang minimum memadai

15% Kondisi jaringan jalan pada kawasan permukiman memiliki kualitas minimum memadai

5 Drainase Lingkungan

62% Kawasan permukiman tidak terjadi genangan air/banjir 81% Kondisi jaringan drainase di lokasi permukiman memiliki kualitas minimum memadai

6 Pelayanan Air Minum/Baku

0% Masyarakat terlayani Sarana Air Minum untuk minum, mandi, dan cuci (perpipaan atau non perpipaan terlindungi yang layak)

0% Masyarakat terpenuhi kebutuhan air minum, mandi, cuci (minimal 60liter/org/hari)

7 Pengelolaan Air Limbah

63% Masyarakat memiliki akses jamban keluarga / jamban bersama (5 KK/jamban)

62% Jamban keluarga/jamban bersama sesuai persyaratan teknis (memiliki kloset leher angsa yang terhubung dengan septic- tank)

0% Saluran pembuangan air limbah rumah tangga terpisah dengan saluran drainase lingkungan

8 Pengelolaan

Persampahan 53% Sampah domestik rumah tangga di kawasan permukiman terangkut ke TPS/TPA 2 kali seminggu

(15)

BAB III -14 9 Pengamanan Bahaya Kebakaran 0% Kawasan permukiman memiliki prasarana/sarana Proteksi Kebakaran

B NON FISIK

1 Legalitas pendirian bangunan

85% Bangunan hunian memiliki IMB

85% Lahan bangunan hunian memiliki SHM/HGB/Surat 2 Kepadatan penduduk 349 jiwa/ha

3 Mata pencarian penduduk 58%

Mata pencaharian utama rumah tangga adalah

Perdagangan/jasa (guru, tenaga kesehatan, hotel, dll) (Unit rumah tangga)

4 Penggunaan Daya Listrik 58% Mayoritas rumah tangga menggunakan daya listrik 900 Watt (Unit rumah tangga)

5 Fasilitas Pelayanan

Kesehatan 71% Mayoritas Rumah tangga dikawasan permukiman

menggunakan fasilitas kesehatan di Puskesmas/Pustu (Unit rumah tangga)

6 Fasilitas Pelayanan

Pendidikan 69% Mayoritas Rumah tangga memiliki usia wajib belajar 9 Tahun (SD-SMP) memperoleh akses pendidikan dasar di Dalam kelurahan/kecamatan yang sama (Unit rumah tangga)

3.2.5 TEGAL REJO

PROFIL PERMASALAHAN PERMUKIMAN KELURAHAN

A Nama Kawasan

A Kelurahan BAGAN DELI

B Kecamatan MEDAN BELAWAN

C Nama BKM BAGAN DELI

D Status Keberdayaan BKM MANDIRI E Luas Kawasan (Ha) 103,4 F Tipologi/Karakteristik Nelayan G Koordinat Latitude N0346326 H Koordinat Longitude E098422253

KATEGORI KUMUH ……….

No KRITERIA / INDIKATOR PARAMETER

A FISIK

1 Keteraturan Bangunan 63% Bangunan Hunian tidak memiliki keteraturan 2 Kepadatan Bangunan Kawasan permukiman memiliki Kepadatan Rendah

(24 unit/Ha)

3 Kelayakan Fisik Bangunan 41% Bangunan hunian memiliki Luas Lantai < 7,2 m2 per orang

33% Bangunan hunian memiliki kondisi Atap,

Dinding, Lantai tidak sesuai persyaratan teknis

4 Aksesibilitas Lingkungan 46% Kawasan permukiman tidak terlayani jaringan jalan lingkungan yang memadai

52% Kondisi Jaringan jalan pada kawasan

permukiman memiliki kualitas buruk

5 Drainase Lingkungan

62% Kawasan permukiman terjadi genangan/banjir 54% Kondisi jaringan drainse pada lokasi

permukiman memiliki kualitas buruk

6 Pelayanan Air Minum/Baku

20%

Bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak terlayani jaringan Air Bersih/Baku

perpipaan atau non perpipaan terlindungi yang layak

55% Masyarakat tidak terpenuhi kebutuhan minimal 60liter/org/hari (Mandi, Minum, Cuci)

7 Pengelolaan Air Limbah

4%

Bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak memiliki akses Jamban/MCK Komunal

25%

Bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak memiliki kloset (Leher Angsa) yang terhubung dengan tangkiseptik

73%

Saluran Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga tercampur dengan Drainase Lingkungan

8 Pengelolaan Persampahan 55%

Sampah domestik rumah tangga pada kawasan permukiman terangkut ke TPS/TPA kurang dari 2 kali seminggu

9 Pengamanan Bahaya

Kebakaran 40%

Kawasan permukiman tidak memiliki Ketersediaan prasarana/sarana Proteksi Kebakaran

B NON FISIK

1 Legalitas pendirian bangunan

73% Bangunan Hunian tidak memiliki IMB 32% Lahan Bangunan Hunian tidak Memiliki

SHM/HGB/Surat yang diakui pemerintah 2 Kepadatan penduduk 84 Jiwa/Ha

3 Mata pencarian penduduk 58% Mata pencaharian utama rumah tangga adalah Perikanan/nelayan (Unit rumah tangga)

4 Penggunaan Daya Listrik 77% Mayoritas rumah tangga menggunakan daya listrik <450 Watt (Unit rumah tangga)

(16)

BAB III -15 5 Fasilitas Pelayanan

Kesehatan 57%

Mayoritas Rumah tangga dikawasan

permukiman menggunakan fasilitas kesehatan di Praktik dokter/poliklinik (Unit rumah tangga)

6 Fasilitas Pelayanan

Pendidikan 90%

Mayoritas Rumah tangga memiliki usia wajib belajar 9 Tahun (SD-SMP) memperoleh akses pendidikan dasar di Dalam

kelurahan/kecamatan yang sama (Unit rumah tangga)

3.2.6 PROFIL KELURAHAN TANJUNG SARI

No. Indikator Uraian Masalah (kondisi saat ini) Lokasi Dimensi (ukuran)

Jumlah KK/KRT 1 Keteraturan Bangunan 57% permukiman masy.tdk memiliki

keteraturan

Jl.Seroja Dalam Gg.Ternak

45 unit 81 KK

2 Kepadatan Bangunan 161 unit/Ha Jl.Seroja Dalam 458 unit

281 KK 3 Kelayakan Bangunan

Hunian 50 % kondisi hunian tdk layak huni Jl.Seroja Dalam

76 unit 82 KK 4 Aksebilitas Lingkungan 47 % jalan lingkungan tidak layak dan

tdk sesuai persyaratan teknis

Jl.Seroja Dalam 2005 mtr 264 KK 5 Drainase Lingkungan 54 % kawasan permukiman terjadi

genangan air

Jl.Seroja Dalam 1223 mtr 231 KK

6 Pelayanan Air Minum 75 % masyarakat tidak terlayani sarana air minum yg layak dan terlindungi

Jl.Seroja Dalam

221 unit 226 KK 7 Pengelolaan Air Limbah 4 % masyarakat belum memiliki jamban

keluarga/bersama yg layak

Jl.Seroja Dalam

12 unit 15 kk 8 Pengelolaan

Persampahan

58 % sampah masyarakat tdk terangkut ke TPS/TPA min.2kali seminggu

Jl.Seroja Dalam

4 unit 257 kk 9 Pengamanan Bahaya

Kebakaran

Hampir 0 % kawasan permukiman belum memiliki pengamanan bahaya kebakaran

Jl.Seroja Dalam

3 Unit 1829 kk

3.2.7 PROFIL KELURAHAN SUNGGAL

(17)

BAB III -16

3.2.8 PROFIL KELURAHAN MABAR

PROFIL PERMUKIMAN KELURAHAN

A Kelurahan MABAR

B Kecamatan MEDAN DELI

C Nama BKM MANDIRI

D Status Keberdayaan BKM MANDIRI E Luas Kawasan (Ha) 117,1

F Tipologi/Karakteristik Jasa dan perdagangan H Koordinat Latitude N03394323

Koordinat Longitude E0984911

No KRITERIA / INDIKATOR PARAMETER

A FISIK

1 Keteraturan Bangunan 20% Bangunan hunian memiliki keteraturan

2 Kepadatan Bangunan Kawasan permukiman memiliki Kepadatan Rendah (18 unit/Ha)

3

Kelayakan Fisik Bangunan

88% Bangunan hunian memiliki luas lantai ≥ 7,2 m2 per orang

76% Bangunan hunian memiliki kondisi Atap, Lantai, Dinding sesuai persyaratan teknis

4

Aksesibilitas Lingkungan

87% Kawasan permukiman terlayani jaringan jalan lingkungan yang minimum memadai

74% Kondisi jaringan jalan pada kawasan permukiman memiliki kualitas minimum memadai

5 Drainase Lingkungan

66% Kawasan permukiman tidak terjadi genangan air/banjir

45% Kondisi jaringan drainase di lokasi permukiman memiliki kualitas minimum memadai

6 Pelayanan Air Minum/Baku

50% Masyarakat terlayani Sarana Air Minum untuk minum, mandi, dan cuci (perpipaan atau non perpipaan terlindungi yang layak)

74% Masyarakat terpenuhi kebutuhan air minum, mandi, cuci (minimal 60liter/org/hari)

7 Pengelolaan Air Limbah

67% Masyarakat memiliki akses jamban keluarga / jamban bersama (5 KK/jamban)

74% Jamban keluarga/jamban bersama sesuai persyaratan teknis (memiliki kloset leher angsa yang terhubung dengan septic-tank)

84% Saluran pembuangan air limbah rumah tangga terpisah dengan saluran drainase lingkungan

8 Pengelolaan Persampahan 54% Sampah domestik rumah tangga di kawasan permukiman terangkut ke TPS/TPA 2 kali seminggu 9 Pengamanan Bahaya Kebakaran 0% Kawasan permukiman memiliki prasarana/sarana Proteksi Kebakaran

B NON FISIK

1 Legalitas pendirian bangunan

32% Bangunan hunian memiliki IMB

52% Lahan bangunan hunian memiliki SHM/HGB/Surat 2 Kepadatan penduduk 14 jiwa/ha

3 Mata pencarian penduduk 57%

Mata pencaharian utama rumah tangga adalah Perdagangan/jasa (guru, tenaga kesehatan, hotel, dll) (Unit rumah tangga)

4 Penggunaan Daya Listrik 61% Mayoritas rumah tangga menggunakan daya listrik <450 Watt (Unit rumah tangga)

5 Fasilitas Pelayanan Kesehatan 43%

Mayoritas Rumah tangga dikawasan permukiman menggunakan fasilitas kesehatan di Puskesmas/Pustu (Unit rumah tangga)

6 Fasilitas Pelayanan Pendidikan 74%

Mayoritas Rumah tangga memiliki usia wajib belajar 9 Tahun (SD-SMP) memperoleh akses pendidikan dasar di Dalam kelurahan/kecamatan yang sama (Unit rumah tangga)

3.2.9 PROFIL KELURAHAN KOTA BANGUN

A Nama Kawasan Lingkungan I

B Kelurahan Kotabangun

C Kecamatan Medan Deli

D Nama BKM Sejahtera

E Status Pemberdayaan BKM Mandiri F Luas Kawasan (HA) 3.5 Ha

G Tipologi/Karakteristik Jasa dan Perdagangan H Koordinat N3°40’25” & E98°40’05”

Katagori Kumuh: Kumuh Berat No Kriteria/Indikator Parameter

INFORMASI FISIK

1 Keteraturan Bangunan 86% bangunan hunian tidak memiliki keteraturan 2 Kepadatan Bangunan Kawasan permukiman memiliki kepadatan (31 unit/Ha)

3

Kelayakan Fisik Bangunan

86% bangunan hunian memiliki luas lantai < 7,2 m² perorang

87% bangunan hunian memiliki kondisi ALADIN tidak sesuai persyaratan teknis

(18)

BAB III -17

4

Aksesibilitas Lingkungan

70% kawasan permukiman tidak terlayani jaringan jalan lingkungan yang memadai

70% kondisi jaringan jalan pada kawasan permukiman memiliki kualitas buruk

5

Drainase Lingkungan

68% kawasan permukiman terjadi genangan/banjir 40% kondisi jaringan drainase pada lokasi permukiman memiliki kualitas buruk

6

Pelayanan Air Minum/Baku

88% bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak terlayani jaringan air bersih/baku perpipaan atau non perpipaan non terlindungi yang layak

87% masyarakat tidak terpenuhi kebutuhan minimal 60 liter/orang/hari (mandi,minum,cuci)

7

Pengelolahan Air Limbah

80% bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak memiliki akses jamban/MCK komunal

80% bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak memiliki kloset (leher angsa) yang terhubung dengan tangkiseptik

100% saluran pembuangan air limbah rumah tangga tercampur dengan drainase lingkungan

8 Pengelolahan Persampahan

80% sampah domestik rumah tangga pada kawasan permukiman terangkut ke TPS/TPA kurang dari 2 kali seminggu

9 Pengamanan Bahaya Kebakaran

100% kawasan permukiman tidak memiliki ketersediaan prasarana/sarana proteksi kebakaran

INFORMASI NON FISIK 1

Legalitas Pendirian Bangunan

99% bangunan hunian tidak memiliki IMB 20% lahan bangunan hunian tidak memiliki SHM/HGB/surat yang diakui pemerintah 2 Kepadatan Penduduk Kepadatan penduduk 39 jiwa/Ha

3 Mata Pencarian Penduduk 80% mata pencaharian utama rumah tangga adalah pekerja industri/pabrik

4 Penggunaan Daya Listrik 88% mayoritas rumah tangga menggunakan daya listrik 900 Watt

5 Fasilitas Pelayanan Kesehatan

91% mayoritas rumah tangga dikawasan permukiman menggunakan fasilitas kesehatan dipuskesmas/pustu

6 Fasilitas Pelayanan Pendidikan

99% mayoritas rumah tangga memiliki usia wajib belajar 9 tahun (SD-SMP) memperoleh akses pendidikan dasar didalam Kel/Kec. yang sama

3.2.10 PROFIL KELURAHAN TEGAL SARI MANDALA III

:PROFIL PERMUKIMAN KELURAHAN A Kelurahan TEGAL SARI MANDALA III

B Kecamatan MEDAN DENAI

C Nama BKM AMANAH

D Status Keberdayaan BKM MANDIRI E Luas Kawasan (Ha) 103HA

F Tipologi/Karakteristik Jasa dan perdagangan H Koordinat Latitude N0334795

Koordinat Longitude E09842598

No KRITERIA / INDIKATOR PARAMETER

A FISIK

1 Keteraturan Bangunan 91% Bangunan hunian memiliki keteraturan

2 Kepadatan Bangunan Kawasan permukiman memiliki Kepadatan Rendah (95 unit/Ha)

3 Kelayakan Fisik Bangunan 87% Bangunan hunian memiliki luas lantai ≥ 7,2 m2 per orang 98% Bangunan hunian memiliki kondisi Atap, Lantai,

Dinding sesuai persyaratan teknis

4 Aksesibilitas Lingkungan 65% Kawasan permukiman terlayani jaringan jalan lingkungan yang minimum memadai 42% Kondisi jaringan jalan pada kawasan permukiman memiliki kualitas minimum memadai

5 Drainase Lingkungan 92% Kawasan permukiman tidak terjadi genangan air/banjir

50% Kondisi jaringan drainase di lokasi permukiman memiliki kualitas minimum memadai

6 Pelayanan Air Minum/Baku

52% Masyarakat terlayani Sarana Air Minum untuk minum, mandi, dan cuci (perpipaan atau non perpipaan terlindungi yang layak)

49% Masyarakat terpenuhi kebutuhan air minum, mandi, cuci (minimal 60liter/org/hari)

7 Pengelolaan Air Limbah

100% Masyarakat memiliki akses jamban keluarga / jamban bersama (5 KK/jamban)

91% Jamban keluarga/jamban bersama sesuai persyaratan teknis (memiliki kloset leher angsa yang terhubung dengan septic-tank)

0% Saluran pembuangan air limbah rumah tangga terpisah dengan saluran drainase lingkungan 8 Pengelolaan 99% Sampah domestik rumah tangga di kawasan

(19)

BAB III -18

Persampahan permukiman terangkut ke TPS/TPA 2 kali seminggu

9 Pengamanan Bahaya Kebakaran 0% Kawasan permukiman memiliki prasarana/sarana Proteksi Kebakaran

B NON FISIK

1 Legalitas pendirian bangunan

32% Bangunan hunian memiliki IMB

83% Lahan bangunan hunian memiliki SHM/HGB/Surat 2 Kepadatan penduduk 393 jiwa/ha

3 Mata pencarian

penduduk 73% Mata pencaharian utama rumah tangga adalah Perdagangan/jasa (guru, tenaga kesehatan, hotel, dll) (Unit rumah tangga)

4 Penggunaan Daya Listrik 50% Mayoritas rumah tangga menggunakan daya listrik

<450 Watt (Unit rumah tangga) 5 Fasilitas Pelayanan

Kesehatan 44% Mayoritas Rumah tangga dikawasan permukiman menggunakan fasilitas kesehatan di

Puskesmas/Pustu (Unit rumah tangga) 6 Fasilitas Pelayanan Pendidikan 72%

Mayoritas Rumah tangga memiliki usia wajib belajar 9 Tahun (SD-SMP) memperoleh akses pendidikan dasar di Dalam kelurahan/kecamatan yang sama (Unit rumah tangga)

3.2.11 PROFIL KELURAHAN TEGAL SARI MANDALA III

PROFIL PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN

A Kelurahan TEGAL SARI MANDALA III

B Kecamatan MEDAN DENAI

C Nama BKM AMANAH

D Status Keberdayaan BKM MANDIRI E Luas Kawasan (Ha) 103HA

F Tipologi/Karakteristik Jasa dan perdagangan G Koordinat Latitude N0334795

Koordinat Longitude E09842598 KATEGORI KUMUH RINGAN.

No KRITERIA / INDIKATOR PARAMETER

A FISIK

1 Keteraturan Bangunan 9% Bangunan Hunian tidak memiliki keteraturan

2 Kepadatan Bangunan Kawasan permukiman memiliki Kepadatan Rendah (95 unit/Ha)

3 Kelayakan Fisik Bangunan 13% Bangunan hunian memiliki Luas Lantai < 7,2 m2 per orang

2% Bangunan hunian memiliki kondisi

Atap, Dinding, Lantai tidak sesuai persyaratan teknis

4 Aksesibilitas Lingkungan 35% Kawasan permukiman tidak terlayani jaringan jalan lingkungan yang memadai

58% Kondisi Jaringan jalan pada

kawasan permukiman memiliki kualitas buruk

5 Drainase Lingkungan

8% Kawasan permukiman terjadi genangan/banjir

50%

Kondisi jaringan drainse pada lokasi permukiman memiliki kualitas buruk

6 Pelayanan Air Minum/Baku

48%

Bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak terlayani jaringan Air Bersih/Baku perpipaan atau non perpipaan terlindungi yang layak 51% Masyarakat tidak terpenuhi

kebutuhan minimal 60liter/org/hari (Mandi, Minum, Cuci)

7 Pengelolaan Air Limbah

0% Bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak memiliki akses Jamban/MCK Komunal

9%

Bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak memiliki kloset (Leher Angsa) yang terhubung dengan tangkiseptik

100% Saluran Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga tercampur dengan Drainase Lingkungan

8 Pengelolaan Persampahan 1%

Sampah domestik rumah tangga pada kawasan permukiman terangkut ke TPS/TPA kurang dari 2 kali

seminggu

9 Pengamanan Bahaya Kebakaran 100% Kawasan permukiman tidak memiliki Ketersediaan

prasarana/sarana Proteksi Kebakaran

B NON FISIK

1 Legalitas pendirian bangunan

68% Bangunan Hunian tidak memiliki IMB

17% Lahan Bangunan Hunian tidak Memiliki SHM/HGB/Surat yang diakui pemerintah

2 Kepadatan penduduk 393 Jiwa/Ha

3 Mata pencarian penduduk 73% Mata pencaharian utama rumah tangga adalah Perdagangan/jasa

(20)

BAB III -19 (guru, tenaga kesehatan, hotel, dll)

(Unit rumah tangga) 4 Penggunaan Daya Listrik 50% Mayoritas rumah tangga

menggunakan daya listrik <450 Watt (Unit rumah tangga)

5 Fasilitas Pelayanan Kesehatan 44%

Mayoritas Rumah tangga dikawasan permukiman

menggunakan fasilitas kesehatan di Puskesmas/Pustu (Unit rumah tangga)

6 Fasilitas Pelayanan Pendidikan 72%

Mayoritas Rumah tangga memiliki usia wajib belajar 9 Tahun (SD-SMP) memperoleh akses pendidikan dasar di Dalam kelurahan/kecamatan yang sama (Unit rumah tangga)

3.2.12 PROFIL KELURAHAN TEGAL SARI MANDALA II

PROFIL PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN

A Nama Kawasan

B Kelurahan TEGAL SARI MANDALA II C Kecamatan MEDAN DENAI

D Nama BKM TEGAL SARI MANDALA II E Status Keberdayaan BKM MANDIRI

F Luas Kawasan (Ha) 87HA

H Tipologi/Karakteristik Jasa dan perdagangan I Koordinat Latitude N0335390

Koordinat Longitude E09843438

KATEGORI KUMUH ……….

No KRITERIA /

INDIKATOR PARAMETER

A FISIK

1 Keteraturan Bangunan 22% Bangunan Hunian tidak memiliki keteraturan 2 Kepadatan Bangunan Kawasan permukiman memiliki Kepadatan Rendah (39

unit/Ha)

3 Kelayakan Fisik Bangunan 16% Bangunan hunian memiliki Luas Lantai < 7,2 m2 per orang

9% Bangunan hunian memiliki kondisi Atap, Dinding,

Lantai tidak sesuai persyaratan teknis

4 Aksesibilitas Lingkungan 4% Kawasan permukiman tidak terlayani jaringan jalan lingkungan yang memadai

19% Kondisi Jaringan jalan pada kawasan permukiman

memiliki kualitas buruk

5 Drainase Lingkungan 28% Kawasan permukiman terjadi genangan/banjir

68% Kondisi jaringan drainse pada lokasi permukiman memiliki kualitas buruk

6 Pelayanan Air Minum/Baku

10% Bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak terlayani jaringan Air Bersih/Baku perpipaan atau non perpipaan terlindungi yang layak

10% Masyarakat tidak terpenuhi kebutuhan minimal 60liter/org/hari (Mandi, Minum, Cuci)

7 Pengelolaan Air Limbah

5% Bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak memiliki akses Jamban/MCK Komunal

29% Bangunan hunian pada lokasi permukiman tidak memiliki kloset (Leher Angsa) yang terhubung dengan tangkiseptik

93% Saluran Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga tercampur dengan Drainase Lingkungan

8 Pengelolaan Persampahan 58% Sampah domestik rumah tangga pada kawasan permukiman terangkut ke TPS/TPA kurang dari 2 kali seminggu

9 Pengamanan Bahaya Kebakaran 100% Kawasan permukiman tidak memiliki Ketersediaan prasarana/sarana Proteksi Kebakaran

B NON FISIK

1 Legalitas pendirian bangunan

75% Bangunan Hunian tidak memiliki IMB 30% Lahan Bangunan Hunian tidak Memiliki

SHM/HGB/Surat yang diakui pemerintah 2 Kepadatan penduduk 164 Jiwa/Ha

3 Mata pencarian

penduduk 82% Mata pencaharian utama rumah tangga adalah Perdagangan/jasa (guru, tenaga kesehatan, hotel, dll) (Unit rumah tangga)

4 Penggunaan Daya

Listrik 50% Mayoritas rumah tangga menggunakan daya listrik 900 Watt (Unit rumah tangga)

5 Fasilitas Pelayanan Kesehatan 47% Mayoritas Rumah tangga dikawasan permukiman menggunakan fasilitas kesehatan di Puskesmas/Pustu (Unit rumah tangga)

6 Fasilitas Pelayanan Pendidikan 41%

Mayoritas Rumah tangga memiliki usia wajib belajar 9 Tahun (SD-SMP) memperoleh akses pendidikan dasar di Dalam kelurahan/kecamatan yang sama (Unit rumah tangga)

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembangunan perumahan dan permukiman yang dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Medan untuk mengatasi

Fokus dalam penelitian ini adalah penanganan sanitasi permukiman kumuh yang terdiri atas 3 elemen, yakni elemen limbah, persampahan, dan drainase pada 5 lokasi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembangunan perumahan dan permukiman yang dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Medan untuk mengatasi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembangunan perumahan dan permukiman yang dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Medan untuk mengatasi

217/KPTS/M/2002 Tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Perumahan.

Dari persebaran permukiman kumuh di setiap kecamatan dan kelurahan, lokasi-lokasi di permukiman kumuh di kota Medan terdapat di bantaran sungai sepanjang rel kereta api,

Hadirnya ruang-ruang untuk mengakomodasi perilaku domestik di hunian rumah susun secara langsung mengubah perilaku penghuni permukiman Mariso, yang sebelumnya

Bentuk Infrastruktur Dasar Permukiman dan Rumah Terpilih Kelurahan Bentuk Infrastruktur / Rumah Terpilih Air Minum Air Limbah Persampahan Rumah Tamansari Kumuh Berat Inkonsistensi