• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IVA SDN Karangayu 02 Kota Semarang.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IVA SDN Karangayu 02 Kota Semarang."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

viii

ABSTRAK

Majid, Ghofar Al. 2011. Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IVA SDN Karangayu 02 Kota Semarang. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP Universitas Negeri Semarang. Pembimbing (1) Drs. Moch Ichsan, M.Pd. dan Pembimbing (2) Dr. Ali Sunarso, M.Pd. 163 halaman.

Kata kunci: Hasil Belajar, Model Problem Based Learning,

Matematika sebagai dasar dari semua disiplin ilmu. Namun, pembelajaran matematika yang berlangsung di sekolah saat ini masih kurang bermakna dan kurang penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi inilah yang dialami dalam pembelajaran matematika di SDN Karangayu 02 Kota Semarang. Dalam pembelajarannya di kelas guru kurang menerapkan materi pembelajaran yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, proses pembelajaran cenderung berpusat pada guru, aktivitas siswa kurang sehingga hasil belajar siswa rendah.

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan aktivitas siswa, aktivitas guru, serta meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IVA SDN Karangayu 02 Kota Semarang melalui model Problem Based Learning. Dan permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah apakah dengan Model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas siswa, aktivitas guru, serta meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika.

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model Problem Based Learning yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas IVA SDN Karangayu 02 Kota Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes berupa tes tertulis dan lembar observasi. Selanjutnya data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode pengolahan data dengan teknik analisis deskriptif, yaitu membandingkan hasil antara data awal, siklus I, dengan siklus II dan temuan selama pelaksanaan penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) aktivitas siswa pada siklus I memperoleh prosentase sebesar 60% dengan kriteria cukup dan pada siklus II meningkat menjadi 70,75% dengan kriteria baik; 2) aktivitas guru pada siklus I memperoleh prosentase sebesar 72,92 dengan kategori baik dan pada siklus II aktivitas guru meningkat menjadi 85,4% dengan kategori sangat baik; 3) ketuntasan hasil belajar siswa meningkat. Pada siklus I hasil belajar siswa mendapat nilai rata-rata 67 dengan persentase ketuntasan klasikal 80% dan meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata 71,5 dengan persentase ketuntasan klasikal 80%. Ini menunjukkan bahwa indikator keberhasilan yang dtetapkan sudah terpenuhi, sehingga penelitian dapat dikatakan berhasil.

Referensi

Dokumen terkait

Di samping itu kenyataan menunjukkan bahwa bekal kemampuan materi matematika dari guru SD masih kurang memadai sehingga tidaklah mengherankan bila pembelajaran matematika

Tujuan merupakan batu loncatan untuk merealisasikan aktifitas yang akan dilakukan Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran matematika

Matematika bagi siswa Sekolah Dasar adalah sesuatu yang jelas dan tidak perlu diperkenalkan lebih-lebih di era pengembangan ilmu dan tehnologi dewasa ini. Pembelajaran Matematika

Dari hasil belajar siswa siklus I dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan matematika realistik kelas II Sekolah Dasar Negeri 20 Mempawah Hilir dapat

Dari permasalahan tersebut dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang terjadi di sekolah ini adalah kurang gemarnya para siswa dalam belajar matematika, kurang

Pengembangan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Hapmatch ( Probblematch ) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 3 SDN Madyogondo 02. Tugas

Langkah- langkah yang dilakukan pada tahap pelaksanaan adalah : 1) Pemberian informasi kepada guru bidang studi matematika kelas V Sekolah Dasar Negeri 30 Pontianak Selatan

Berdasarkan uraian tentang data aktivitas guru dan siswa, ketercapaian KKM, KKM indikator pengetahuan, dan KKM indikator keterampilan dapat dikatakan bahwa hasil belajar matematika