1/18/2019
1
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM ESENSSIAL Fe, Zn dan Ca
DALAM SUSU BUBUK FORMULA KEHAMILAN SECARA
SPEKTROMETRI SERAPAN ATOM DENGAN METODE
DESTRUKSI KERING DAN DESTRUKSI BASAH
OLEH:
I WAYAN SUDIARTA DAN PUTU SUARYA
PROGRAM STUDI KIMIA FMIPA UNIVERSITAS UDAYANA
Kesesuaian
mineral
dengan
batas SNI
Diperlukan
metode terbaik
dalam analisis
mineral
Pentingnya
kebutuhan gizi dan
nutrisi selama
proses kehamilan
membuat ibu hamil
menjaga pola
makannya
Susu merupakan
produk olahan
dengan nilai gizi
kompleks digunakan
sebagai pelengkap
gizi tersebut
Produsen
menambahkan
mineral Zn, Fe
dan Ca untuk
menambah
nilai gizi pada
susu
Tujuan Penelitian
1
2
Mengetahui kadar logam Ca, Fe dan Zn pada susu
bubuk formula melalui metode destruksi kering dan
basah dengan Spektrofotometri Serapan Atom serta
kesesuaian dengan SNI
.
Mengetahui metode destruksi terbaik (destruksi
kering atau destrusi basah) dalam penentuan logam
Ca, Fe dan Zn pada sampel susu secara AAS.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi
kepada masyarakat (laboran dan analis) mengenai metode
destruksi terbaik dalam menentukan kadar logam Ca, Fe
dan Zn pada susu bubuk formula kehamilan secara
Spektrometri Serapan Atom
1/18/2019
2
Metode penelitian
Bagan kerja
umum
DESTRUKSI BASAH DESTRUKSI KERINGANALISIS DENGAN SSA METODA KURVA KALIBRASI
SAMPEL SUSU
LARUTAN SAMPEL
DESTRUKSI BASAH DAN KERING
ABSORBANSI LOGAM Ca, Fe, dan
Zn
KONSENTRASI LOGAM Ca, Fe, dan
Zn
ANALISIS DENGAN SSA METODA KURVA KALIBRASI
Kadar LOGAM Ca, Fe, dan Zn
DALAM SUSU
KONVERSI MELALUI PERHITUNGAN
PENENTUAN METODE DESTRUKSI TERBAIK
Uji Linieritas
Uji LoD
Metode yang
lebih baik
VALIDASI METODE
Destruksi basah dan kering
Uji Presisi
Uji Akurasi
ANALISIS STATISTIK UJI-t
HASIL PENELITIAN
Sampai
saat ini , penelitian dan pengolahan data telah
dilaksanakan, diawali dengan penyiapan peralatan dan bahan
– bahan kimia , preparasi sampel dengan metode destruksi
basah dan destruksi kering,
dan akan dilanjutkan dengan
analisis kadar logam Fe, Ca, dan Zn dengan spektrometri
serapan atom, Validasi metode destruksi sampel
PREPARASI SAMPEL
DESTRUKSI KERING
- Abu putih mengandung oksida Logam Ca, Fe dan Zn
DESTRUKSI BASAH
1/18/2019
3
Pembuatan Kurva Kalibrasi
No Nama Logam Persamaan Regresi Linier R2
1 Ca y = 0.0077x + 0,0028 0,9999 2 Fe y = 0,0204x + 0,0076 0,9996 3 Zn y = 0,1934x + 0,0093 0,9995 Ca Fe Zn Konsentrasi (ppm) Absorbansi Konsentrasi (ppm) Absorbansi Konsentrasi (ppm) Absorbansi 0 0,0000 0 0,0000 0 0.0000 10 0,0816 4 0.0952 0.5 0.1151 20 0,1579 8 0.1728 1 0.2073 40 0,3160 16 0.3374 2 0.3922 80 0,6209 32 0.6593 4 0.7827
Konsentrasi Logam Ca, Fe dan Zn dalam Sampel Susu
Bubuk Formula Kehamilan serta Kesesuaian dengan SNI
- SNI 7148-2005
- Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2013 tentang pengawasan minuman khusus ibu hamil dan/atau ibu menyusui
Logam
Konsentrasi (mg/kg)
Destruksi Kering
Destruksi Basah
A
B
A
B
Ca
5381,00±16,70
4171,43±25,58
5883,12±119,56
4954,11±84,46
Fe
247,97±0,98
284,96±4,05
397,40±13,31
517,72±12,00
Zn
89,42±10,82
88,21±3,41
90,80±2,71
107,96±5,18
Validasi Metode
Uji linieritas
Logam
Koefisien Korelasi (R
2)
Destruksi Kering
Destruksi Basah
A B A B
Ca 0,9999 0,9993 0,9985 0,9996
Fe 0,9992 0,9999 0,9997 0,9991
Zn 0,9999 0,9975 0,9998 0,9985
Uji LoD
Logam Perlakuan Persamaan Regresi Linier (y=bx+a)
LoD (mg/L) Ca Destruksi Kering Sampel A y = 0,0075x+0.4172 0.0800
Destruksi Kering Sampel B y = 0,0083x+0,3204 1,6988 Destruksi Basah Sampel A y = 0,0080x+0,4539 2,4375 Destruksi Basah Sampel B y = 0,0059x+0,3856 1,3220
Fe Destruksi Kering Sampel A y = 0,0214x+0.175 0,3556 Destruksi Kering Sampel B y = 0,0195x+0,1249 0,1163 Destruksi Basah Sampel A y = 0,0199x+0,0896 0,2026 Destruksi Basah Sampel B y = 0,0200x+0,1117 0,3795
Zn Destruksi Kering Sampel A y = 0,1742x+0,1833 0,0270 Destruksi Kering Sampel B y = 0,1842x+0,1877 0,1620 Destruksi Basah Sampel A y = 0,2018x+0,1828 0,0490 Destruksi Basah Sampel B y = 0,1852x+0,2225 0,1050
1/18/2019
4
Uji Akurasi
Analisis Logam Ca
Tabel Persen
recovery logam
Ca dalam sampel
susu A dan B
disamping
menunjukkan
destruksi kering
lebih baik
digunakan untuk
analisis logam Ca
Nama Sampel Konsontrasi Logam Ca (mg/L) % Recovery Spike Standar Ca Pengukuran Diperoleh DK0A 0 53,6364±0,683 0 0 DK1A 10 63,8268±0,524 10,1905±0,160 101,90±0,160 DK2A 20 73,3247±0,065 19,6883±0,633 98,44±0,633 DK3A 40 92,7835±0,804 39,1472±0,692 97,87±0,692 Rata-rata 99,40±0,495 DK0B 0 41,7143±0,026 0 0 DK1B 10 51,7186±0,014 10,0043±0,014 100,06±0,014 DK2B 20 62,1472±0,162 20.4329±0,188 102,17±0,188 DK3B 40 84,4935±0,047 42,7792±0,060 106,95±0,060 Rata-rata 103,06±0,087 DB0A 0 58,8268±0,140 0 0 DB1A 10 69,3030±0,525 10,4762±0,641 104,76±0,641 DB2A 20 78,2944±0,082 19,4675±0,210 97,34±0,210 DB3A 40 100,4805±0,403 41,6537±0,298 104,13±0,298 Rata-rata 102,08±0,383 DB0B 0 49,4502±0,428 0 0 DB1B 10 57,5714±0,014 8,1212±0,423 81,21±0,423 DB2B 20 65,1126±0,123 15,6623±0,429 78,31±0,429 DB3B 40 80,0130±0,014 30,5628±0,420 76,41±0,420 Rata-rata 78,64±0,424Logam Fe
Tabel Persen recovery
logam Fe dalam
sampel susu A dan B
disamping
menunjukkan destruksi
kering lebih baik
digunakan untuk
analisis logam Fe
Nama Sampel Konsontrasi Logam Ca (mg/L) % Recovery Spike Standar Ca Pengukuran Diperoleh DK0A 0 4,9853±0,013 0 0 DK1A 2 6,9624±0,033 1,9771±0,037 98,86±0,037 DK2A 4 8,9575±0,023 3.9722±0,036 99,31±0,036 DK3A 8 13,3497±0,023 8.3644±0.020 104,55±0,020 Rata-rata 100,91±0,031 DK0B 0 5,7255±0,015 0 0 DK1B 2 7,6650±0,014 1,9395±0,020 97,98±0,02 DK2B 4 9,6062±0,010 3,8807±0,010 97,02±0,010 DK3B 8 13,3644±0,120 7,6389±0,075 95,49±0,075 Rata-rata 96,49±0,035 DB0A 0 3,9935±0,020 0 0 DB1A 2 5.,542± 0,092 1,9608± 0,100 98,04±0,100 DB2A 4 7,9935± 0,091 4,0000± 0,076 100,00±0,076 DB3A 8 11,7729±0,006 7,7794 ±0,026 97,24±0,026 Rata-rata 98,43±0,067 DB0B 0 5,1993±0,098 0 0 DB1B 2 7,0131±0,022 1,8137±0,076 90,69±0,076 DB2B 4 8,9150±0,081 3,7157±0,153 92,89±0,153 DB3B 8 13,0294±0,0014 7,8301±0,100 97,88±0,100 Rata-rata 93,82±0,110Logam Zn
Tabel Persen
recovery logam Zn
dalam sampel susu
A dan B disamping
menunjukkan
destruksi kering dan
basah dapat
digunakan untuk
analisis lpgam Zn
Nama Sampel Jumlah Logam Zn (mg/L) % Recovery Spike Standar Zn Pengukuran Diperoleh DK0A 0 0,8942±0,019 0 0 DK1A 0,5 1,3600±0,046 0,4659±0,026 93,17±0,026 DK2A 1 1,7961±0,003 0,9019±0,014 90,19±0,014 DK3A 2 2,7008±0,010 1,8066±0,014 90,33±0,014 Rata-rata 91,23±0,018 DK0B 0 0,8821±0,009 0 0 DK1B 0,5 1,4557±0,009 0,5736±0,004 114,72±0,004 DK2B 1 1,8699±0,012 0,9878±0,017 98,78±0,017 DK3B 2 2,8152±0,028 1,9331±0,030 96,66±0,030 Rata-rata 103,38±0,017 DB0A 0 0,9080±0,014 0 0 DB1A 0,5 1,4009±0,005 0,4928±0,010 98,55±0,010 DB2A 1 1,9450±0,013 1,0369±0,012 103,69±0,012 DB3A 2 2,9864±0,010 2,0782±0,074 103,91±0,074 Rata-rata 102,05±0,032 DB0B 0 1,0798±0,0006 0 0 DB1B 0,5 1,5807±0,017 0,5009±0,017 100,17±0,017 DB2B 1 2,1055±0,019 1,0257±0,018 102,57±0,018 DB3B 2 2,9947±0,011 1,9149±0,011 95,74±0,011 Rata-rata 99,49±0,015Uji Presisi
Uji presisi sampel susu A dan B metode destruksi kering dan basah
Perlakuan Sampel
Nilai % RSD
Ca
Fe
Zn
Destruksi Kering Sampel A 2,18 1,01 2,64
Destruksi Kering Sampel B 0,40 0,76 1,32
Destruksi Basah Sampel A 2,64 2,44 2,25
1/18/2019
5
Uji Hipotesis (Uji-t)
Variabel Logam Ca
Sampel A Sampel B
Destruksi Kering Destruksi Basah Destruksi Kering Destruksi Basah
Jumlah data (N) 3 3 3 3 Nilai rata-rata ( ) 53,6364 58,8268 41,7143 49,4502 Standar Deviasi (S) 0,683 0,140 0,026 0,428 Varians (S2) 0,4665 0,0002 0,0007 0,1832 S Gabungan 0,4831 0,3032 thitung 12,900 31,250 ttabel 2,776 Logam Fe Jumlah data (N) 3 3 3 3 Nilai rata-rata ( ) 4,9853 3,9935 5,7255 5,1993 Standar Deviasi (S) 0,013 0,020 0,015 0,098 Varians (S2) 0,0002 0,0004 0,00023 0,0096 S Gabungan 0,0173 0,0701 thitung 70,2120 9,1931 ttabel 2,776 Logam Zn Jumlah data (N) 3 3 3 3 Nilai rata-rata ( ) 0,8942 0,9080 0,8821 1,0796 Standar Deviasi (S) 0,019 0,014 0,009 0,0006 Varians (S2) 0,00036 0,0002 0,000081 3,6x10-7 S Gabungan 0,0167 0,0045 thitung 1,0120 37,7935 ttabel 2,776
Penentuan Metode Terbaik Destruksi Kering atau Destruksi Basah
Data hasil Validasi Metode Logam Ca, Fe, dan ZnLogam
Parameter
Sampel A Sampel B
Hasil UjiKeterangan
Ca
Linieritas Sama Sama Kedua metode diterima LoD Berbeda Berbeda Destruksi kering diterima % Recovery Berbeda Berbeda Destruksi kering diterima % KV Berbeda Berbeda Destruksi kering diterima
Fe
Linieritas Sama Sama Kedua metode diterima LoD Berbeda Berbeda Destrksi kering diterima % Recovery Berbeda Berbeda Destruksi kering diterima
% KV Berbeda Berbeda Destruksi kering diterima
Zn
Linieritas Sama Sama Kedua metode diterima LoD Berbeda Berbeda Destrksi kering diterima % Recovery Berbeda Berbeda Destruksi basah diterima
% KV Sama Berbeda Destruksi Basah diterima
Simpulan
Kadar logam Ca, Fe, dan Zn pada susu bubuk formula khusus kehamilan dengan metode destruksi kering secara berturut-turut: : 5381 ± 16,70 mg/kg; 247,97 ± 0,98 mg/kg; 89,42 ± 10,82 mg/kg untuk sampel susu A, 4171,43 ± 25,58 mg/kg; 284,96 ± 4,05 mg/kg; 88,21 ± 3,41 mg/kg untuk sampel B, dengan metode destruksi basah kadar logam Ca, Fe dan Zn berturut-turut: 5883,12 ± 119,56 mg/kg; 397,40 ± 13,31 mg/kg; 90,06 ± 2,71 mg/kg untuk sampel susu A, 4954,11 ± 84,46 mg/kg; 517,72 ± 12 mg/kg; 107,96 ± 5,18 mg/kg untuk sampel B. Kandungan ketiga logam dalam sampel susu bubuk formula A dan B khusus kehamilan berada pada rentang yang disyaratkan SNI.
Metode destruksi kering lebih baik digunakan untuk analisis logam Ca dan Fe, sedangkan analisis logam Zn lebih baik dilakukan dengan menggunakan metode destruksi basah.