Tutorial Installasi Oracle 10g pada Red Hat Enterprise
Linux 4 pada VMWare Server Console
Oke,
Selamat datang di tutorial saya yang ke-2. Di tutorial ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menginstall oracle 10g pada Sistem Operasi RHEL 4. Pay Attention please ☺.
Berikut beberapa perlengkapan yang kamu perlukan :
1. VMWare Server Console yang telah diinstall RHEL 4 (*yang sebelumnya telah saya lakukan di tutorial yang pertama).
2. CD installasi Oracle 10g.
Sebelum menginstall Oracle 10g, kita harus melakukan beberapa konfigurasi pada RHEL 4. Diantaranya adalah menginstal libaio-0.3.105-2.i386.rpm, membuat group dan user baru dll. Ikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Jalankan VMWare Server Console kamu .
2. Log in sebagai user yang telah kamu buat, user yang telah saya buat di tutorial yang pertama adalah fajar
3. Masukkan CD installasi RHEL 4 yang ke 3 den kalau sudah selesai.
4. Buka Terminal login sebagai root, caranya ketikkan su
rootnya. Setelah itu kita akan menginstall komponen yang diperlukan oleh RHEL 4 untuk menginstall Oracle 10g
Masukkan CD installasi RHEL 4 yang ke 3 dengan cara mengklik icon
login sebagai root, caranya ketikkan su – root lalu isikan password rootnya. Setelah itu kita akan menginstall komponen yang diperlukan oleh RHEL 4
Oracle 10g, yaitu : libaio-0.3.105-2.i386.rpm
gan cara mengklik icon . Klik Open
root lalu isikan password rootnya. Setelah itu kita akan menginstall komponen yang diperlukan oleh RHEL 4
5. Ketikkan
rpm –Uvh libaio-0.3.105-2.i386.rpm
maka RHEL akan melakukan installasi komponen tersebut.6. Buatlah group dan user baru, ketikkan :
- groupadd dba - groupadd oper - groupadd oinstall
- useradd oracle –g oinstall –G dba,oper
lalu ketikkan perintah nano /home/oracle/.bash_profile tekan Enter.
ORACLE_BASE=/u01/app/oracle
ORACLE_HOME=$ORACLE_BASE/product/10.2.0/db_1 ORACLE_SID=orcl
PATH=$ORACLE_HOME/bin:$PATH export PATH LD_LIBRARY_PATH
export ORACLE_BASE ORACLE_HOME ORACLE_SID
Jika sudah tekan Ctrl+X lalu Y untuk menyimpan file tersebut.
8. Berikan password untuk user oracle yang baru kita buat, caranya ketik passwd oracle, tekan Enter.
9. Buat direktori untuk installasi oracle dan beri kepemilikan / hak akses kepada oracle : oinstal. Ketikkan perintah berikut :
- mkdir -p /u01/app/oracle
- chown -R oracle:oinstall /u01/app - chmod -R 775 /u01/app
kernel.msgmnb = 360000 kernel.msgmni = 2878 kernel.msgmax = 8192 fs.file-max = 65536 net.ipv4.ip_local_port_range = 1024 65000 net.core.rmem_default = 262144 net.core.rmem_max = 262144 net.core.wmem_default = 262144 net.core.wmem_max = 262144
10. Ketikkan perintah di bawah ini untuk meng-apply file systcl.conf
11. Log out dari XWINDOWS (dari sistem operasi ini kalau tidak mengerti apa itu xwindows).
13. Masukkan CD installasi Oracle 10g ke VMWare dengan cara mengklik icon
14. Masuk ke Terminal ketikkan perintah dibawah ini :
- /media/cdrom/runInstaller
15. Keluar jendela installasi Oracle 10g, pastikan Oracle Home Location kalian sama dengan gambar yang dibawah kalau settingan kalian persis dengan punya saya yang
16. Muncul jendela berikutnya yang fungsinya memastikan di direktori mana oracle kita akan diinstal. Klik Next.
17. Berikutnya muncul jendela Product-Spesific Prerequisite Checks, jendela ini berfungsi untuk menge-check apakah ada yang kurang / salah pada syarat installasi oracle. Di bawah ini akan muncul 1 error, yaitu Network Configuration
jaringan ke sistem operasi ini. Jadi langsung saja klik Next.
18. Muncul semacam peringatan tentang 1 requirements yang belum diverifikasi. Klik saja Yes.
19. berikutnya muncul jendela Summary. Summary berisikan tentang semua keterangan dari Database Oracle 10g yang akan kita install nanti, mulai dari System
20. Proses installasi-pun dimulai. Installasi ini memakan waktu yang lama dan memori yang cukup besar. Jadi harap sabar ya ☺ .
21. Gambar di bawah ini adalah screenshoot dari Task Manager saya yang saya ambil waktu melakukan proses installasi database Oracle 10g.
Gila bukan ? memori saya hampir penuh saat melakukan proses installasi tersebut. Kenapa bisa begitu ya ? karena memang Oracle adalah suatu database yang sebenarnya difungsikan untuk skala yang besar. Yang berisi puluhan juta data. Jadi jangan jadikan oracle ini sebagai coba2 belaka, apalagi jika PC / Laptop kamu tidak kuat.
22. Selanjutnya muncul Database Configuration Assistant. Watch closely, ini penting. Klik Password Management.
muncul jendela Password Management, cari User Name HR. Hilangkan tanda centangnya. Beri password semisal : hr. Buat apa user HR ini ? HR adalah username yang diberikan oleh oracle yang fungsinya biasanya digunakan untuk belajar. Semisal membuat table baru tanpa harus membuat user baru pada database, mencoba memberi privileges (*yang akan saya demokan di tutorial saya berikutnya) dll. Klik OK bila sudah selesai.
23. Berikutnya muncul Execute Configuration Scripts. Jangan diklik OK dulu ! Baca perintah yang tertera di situ. Di situ kita diharuskan login sebagai root kemudian menjalankan script yang telah disediakan.
gampang, cukup buka Terminal. Copy Script Location di atas. Jalankan pada Terminal seperti gambar yang di bawah ini. Ingat ! Login dulu sebagai root, baru
kamu bisa menjalankan perintah tersebut.
24. Selamat ! semua proses installasi yang melelahkan sudah selesai. Maka munculah End of Installation. End of Installation ini berisi tentang URL dimana kita akan masuk ke database Oracle kita. Ada baiknya kita simpan gambar ini, atau kamu
25. Setelah semua sukse muncul Welcome Screen Oracle seperti di bawah ini.
26. Sekarang coba kita login ke database Oracle kita, ketikan URL ini di browser http://fajar-supernova.com/1158/em. kita akan disuruh login untuk mengakses database kita yaitu orcl. orcl adalah nama database kita / biasa disebut dengan ORACLE_SID.
ketikkan ‘sys’ pada User Name dan password ‘oracle’ lalu pilih Connect As SYSDBA. Maka kita akan login sebagai SYSDBA. Suatu privileges tertinggi dalam database Oracle.
27. Berikutnya muncul Licensing Information. Scroll ke bawah klik Agree. Oh iya, hiraukan saja Error yang muncul pada gambar di bawah. Error tersebut muncul karena saya back waktu sudah saya Agree karena lupa mengambil screenshoot untuk tutorial ini, hahaha...
28. Begitu Agree sudah kita klik, maka kita akan dibawa ke EM atau Enterprise Manager dari database Oracle 10g yang telah kita install. Apa itu EM ? akan saya jelaskan di bawah.
29. Itulah tampilan EM. Yang akan menjadi makanan kamu sehari-hari nanti apabila nanti kamu menjadi seorang DBA. Klik Logout untuk keluar dari EM.
30. Selamat ! kamu sudah logout dari EM dan sudah berhasil menginstal Database Oracle 10g berbasis Sistem Operasi Linux yaitu Red Hat Enterprise Linux 4. Akhirnya selesai juga .... huft, capek juga rasanya bikin tutorial segini panjangnya. Akan saya beri beberapa review di sini. yang pertama, apa itu EM ?
- EM adalah semacam perangkat lunak yang disediakan oleh Oracle yang digunakan untuk memanage Database Oracle kita. Semacam
Administrative Tools gitu lah.
Berikutnya, tadi ada iSQL*plus buat apaan sih itu ?
iSQL*plus digunakan untuk meng-execute baris-baris perintah SQL atau PL/SQL yang kita tulis.
Tentang Penulis
Pertama kali memulai belajar Oracle pada akhir bulan April 2011 saat ada pelatihan tentang Database Oracle 10g di sekolah. Ketika itu saya benar2 tertarik pada Oracle sehingga memiliki minat yang besar dan kemauan yang tinggi dalam belajar
Database Oracle. Apabila pembaca ingin mengetahui lebih banyak tentang penulis, silahkan kunjungi blog saya di fajarsupernova.wordpress.com