KURIKULUM NASIONAL
PAUD
DARI SUDUT PANDANG NEUROSAINS TERAPAN
OLEH
Pendekatan neurosains pada pendidikan
anak usia dini mengacu pada keunikan
anak dengan mengembangkan potensi
anak untuk siap belajar
• Setiap anak unik memiliki sikap perilaku berbeda tergantung dominasi potensi otak yang telah
berkembang.
• Proses pembelajaran pada anak usia dini dilakukan dengan memodifikasi lingkungan untuk merangsang perubahan pada sel otak (plastisitas), membentuk hubungan antar sel otak (circuit and wiring system) sehingga potensi anak berkembangan menjadi
3
NEUROSCIENCE APPROACH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Stimulasi Lingkungan Belajar
(orangtua/keluarga)
Perkembangan Otak
Refleks Motor Psikomotor
PROSES KOGNITIF - Atensi
- Visuospasial - Fungsi Bahasa - Memori
- dll
18 lain
EMOSI BRAIN
DEVELOPMENT Perubahan Pada Sel
Otak (Plastisitas)
KOGNITIF
Potensi Anak
5
LIMBIC SYSTEM Emosi
ntifik asi)
MENU GENERIK = continuum of brain development for readiness to learn
0 – 6 bulan
6 tahun
Baha gnitif
KOMPETENSI INTI
PEMETAAN PROFIL (ketemu potensi)
STIMULUS (aktifitas menu generik)
6
CONTOH KEGIATAN
Dengan Observasi Basis Neurosains Terapan
LAGU NAIK KE PUNCAK GUNUNG
Stimulus Proprioseptik Stimulus Postural
Stimulus Kendali Gerak
• Gerak lengan ditekuk memberi stimulus proprioseptik untuk kesiapan menulis
• Gerak pergelangan tangan ditekuk stimulus proprioseptik
• Gerak mendongak untuk
menurunkan reflek primitif dan meningkatkan kendali gerak mulai dari tengkuk untuk tubuh dan terutama lengan atas
• Gerak menoleh untuk
proprioseptik dan stimulus
CONTOH KEGIATAN
Dengan Observasi Basis Neurosains Terapan
LAGU KUPU-KUPU YG LUCU
Stimulus Emosi - Imajinatif
Stimulus Proprioseptik Stimulus Postural
Stimulus Kendali Gerak
• Gerak lengan
lateralisasi koordinasi imajinasi pada memori gambar dan
pengalaman lihat kupu-kupu terbang
• Gerak langkah kaki stimulasi spatial dan koordinasi mata-kaki menuju tujuan dengan visual imajinasi pada pola gerak kupu
PERKEMBANGAN OTAK
(BRAIN DEVELOPMENT)
PRIMER
• KOGNITIF
• BAHASA BUNYI • FISIK MOTOR
SEKUNDER
• SOSIAL EMOSI
• BAHASA KOMUNIKASI
TERTIER
• AGAMA MORAL • SENI
• BAHASA AKADEMIK
9
Pembuatan Model Aktivitas Belajar
berdasarkan Pendekatan
Neurosains
• Pengelompokan diadakan asesmen kemampuan.
• Target pencapaian disesuaikan dengan kelompok umur yang kemudian target pencapaian tersebut dibuat
berdasarkan modul yang berbasis perkembangan otak:
- Sensory stimulation
- Sensomotor stimulation
- Perceptualmotor stimulation
- Penanganan terintegrasi untuk meningkatkan ADL, aktivitas sehari-hari dan perilaku. Diberikan Latihan
11
LEMBAR EVALUASI
Terhadap usia kronologis :
• Satu rumpun kotak <2 dibelakang terlambat habituasi
• Satu rumpun kotak >2 dibelakang terhambat stimulasi
• Rumpun dibelakang gangguan klinis
USIA KRONOLOGIS
FASE BAYI FASE ANAK
0-6 bl 6 – 12bl 12 – 18 bl 18 – 24 bl 2 – 3 th 3 – 4 th 4 – 6 th 6 – 8 th
GERAK
KEBERBAHASAAN
HITUNG – KONSEP
Belum berkembang
REGULASI DIRI
- EMOSI Belum Identifikasi Kontrol Respon
disiplin
13
14
Tinggi tinggi sekali
15
Kiri kanan kulihat saja
16
Banyak pohon cemara
17
Kiri kanan kulihat saja
18
Banyak pohon cemara
19
[email protected]
[email protected]
sms : 0889 1616 881 / 0815 1721 4620
www.smartbrainenergy.com
Bagi peserta yang ingin memiliki materi lainnya, silakan mengirim alamat email ke no sms tersebut di atas.