• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerapan Analyical Hierarchy Process (AHP) Untuk Mempermudah Penentuan Kendaraan Pribadi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penerapan Analyical Hierarchy Process (AHP) Untuk Mempermudah Penentuan Kendaraan Pribadi"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Penerapan Analyical Hierarchy Process (AHP) Untuk Mempermudah Penentuan

Kendaraan Pribadi

Hendra, Marzuki Abstuct In today's nodern eru, the wrnus

types of vehicles being prchrced to facilitate (l person in carrying out actirities throughout the ddy.

One ofthevehicles chosen by a handfut ofpeople is a car that not onlt can acconnodate soual people but also has a dual Iunction that can acconmodate luggage h the car. Surcly it b not uncohmon when soneone is hning difriculty in choosing the type oJ car he vanted. In this Final Prcject, the authors want to desian a sinple web application using the analytical hierarchy process to select the type of car based on celtain crileri..1tuoagh the selection criteria lhat exist in the web application can be detemihed what kind of car that suis onz's choice.

This can be deternined flon charging an application rhat has been flled by a person in deternining the type of crileria to makh. Based on the des@ ofweb applicqtiotE is expected to be used for the selection ofcars in qccordMce with apprcpliate .riteria-

Ke.lwords-Dechioa Supput Srstens, Detetuihation

1 . PE\DAHI,T-UAN

Mobil metupakan salah satu jenis alat hansportasi yang dipilih oleh segelintir orang karena jenis alat transportasi ini dapat menampung lebih dari satu ponumpang dan memiliki kenyamanan dalam berkendara. Selain itu alat transportasi ini memiliki fungsi ganda, disamping dapat menampung lebih dari satu penumpang, dapat menampung barang bawaan dalam bagasi. Dalam memilih mobil baru maupun bekas, seseorang sulit menentukan mobil yang akan dipilihnya untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena mobil memiliki jenis dan kriteria yang berbeda-beda Curnal penelitian Yonathan Christial Saununu,

2009).

Masalah tersebut dapat digolongkan ke dalam masalah yang multiobjeclhtes (ad^ banyak tujuan yang ingin dicapai) dan multicrit€rias (ada banyak kriteria rintuk mencapai tujuan).

MaLa dari ilu perlu dibuat .istem penunjang

keputusan untuk mengatasi masalah dalam perriliban nobil baru maupun bekas.

2. METODE PENELITTAN 2.I Analisa

Dalam rargka menentukan prioritas penentuan mobil untuk seseomng, maka diusulkan terdapat tiga kriteria dan enam alternatif mobil yang mendukung proses penentuan. Adapun kriteria dan altematif mobil dapat dirinci dalam tabel sebagai be.ikut :

TABEL I.(RITERIA DAN ALTERNATII MOBIL i r i r i i i l ! r r . l S i . 1 c s l f i , i n r x ! l d ! r T . l . f i , x l l i t

Kriteria l. Nyaman

2. HatEa 3.Irit

Altenatif l. Chel'rolet 2. Honda 3. H],undai 4. KIA 5. Proton 6- Tovota

Analytical merarchy Process (AHP) melakukan perbandingan berpasangan rtiap altematif dengan m€nggunakan skala ,sda4, dari

1/9 sarnpai dengan 9. Jika pilihan A dar B dianggap sama (inditrerenr, maka A dan B masing-masing diberi nilai 1. Jika misalnya A agak lebih baik/agak lebih disukai dari B, maka A diberi nilai 3 dan B diberi nilai l/3. Jika A cukup disukai dari B, maka A misalnya diberi nilai 5 dan B diberi nilai 1/5, jika A sangat disukai dengan dari B maka A diberi nilai 7 dan B diberi nilai U7, jika A amat sangat disukai dari B maka A diberi nilai 9 dan B diberi nilai

1 / 9 . S e d a n g k a n n i l a i 2 , 4 , 6 , 8 a d a l a h n i l a i t€ngah diantara dua nilai keputusan yang berdekatan.

1.^nltL 2

(2)

Alte

if

A I A5 A6

A I A ] 1

A t 2 A 1 3 A t 4 A I 5

Ar 6

I

1.22 1.23 424 A2 5

426

A3

I

432 A.33 434 5

A36

I

442 443

5

446

A5 I

452 A53 }.54 A5 5

A56

A6 A6

I

462 A6J A64 A6

5

4.66

Jum

lah

(r)

1 +

l + A3 1 +

t + A 5 t + A6

l

A12 +42

32+

}'42

2+A

A13 +42 3+A 33+

A4l +A5 3+A 63

A l 4

34+

64 J5

A I 5+

5+

5+

5+

5+

A6 5

A 1 6 +N]

6+A 36+

A46 +A5 6+A 66

T BEL PERBANDINCAN ANTAR AI,TERNAfIF

J i r p l o f e . . J t n a l S i n . n r I n i o n a s i d a n l c l e m l t i k a

Setelah pe.bandingan anta. alternatif terselesaikan maka djlanjutkan dengan cara menghitung nllai Eigewector Utama setiap allemalif. Eiqenveclor rtama adalah bobot nilai rata-rata secara keseluruhan yang diperoleh dari rafa-rata masing-masing faktor dari setiap ba snya-

I A B E L l 'fABEL

'lCtN r/EC?rtt

atif

)

I 2 3 4 5 6

Eigenveclor (EV)

I I

1

J I

I 2

J 2

I 3

r

3

I 4

J 4

t )

/T 5

t 6 /I 6

(Al l/Jl + Al2/12+

Al3lt3+

Al4/J4+

Al5/J5+

A16/16)/6 = EVI

2 2

1

J I

2 2

J 2

2 3

J 3

2 4

4 25 IJ 5

/I 6

(A2llJ1+

422/J2+

M3/13+

A24/14+

M5lJ5+

A26/J6)/6 EV2

3 3

I

J I

3 2

J )

l l

J

3 3

4

J 4

/T 5

3 6

/t

(A31/J1+

A32lJ2+

1.33/13+

A34lJ4+

A35/J5+

A36lJ6y6 EV3

(3)

hlrplor. .luffal SrslemhlornasL dar lcl.nraLiii!

4 4

1

J l

4 2

J 2

4 3

J 3

4 4

J 4

45 IJ 5

46 IJ 6

(A4Vrft A'42/12+

A43/Jl+

444/!4+

445/15+

446/16y6 EV4

5 5

I

J I

5 2

J 2

5 3

J 3

5 4

J 4

5 5 /J 5

56 /I

6

(A5l/Jl+

A5t12+

r'.53/J3+

A54lI4+

A55/J5+

456/t6)/6 EV5

6 6 I

J I

6 2

J 2

6 3

J 3

6 4

J 65 /J 5

66 /I o

(A61/Jr+

A62lt2+

463/13+

1.64/J4+

465/J5+

466/t6y6 EV6

Kri teri a 2

E V I

krile ria2

Ev2

krite

na

krite EV] EV1

KItIE

E V 5

krite

riaz

EV6

krite

K.i teri a 3

EVI

krite ria3

EV2

Knrc

EV3

krite ria3

EV4

krite ria3

EV5

ria3

EV6

krite ria3 Ju

ml

ah

@v

1 , kit€

rial +BV

l , kite

+EV I , kite ria3) /3

(EV 2, krite rial +EV 2,

krite

+EV 2, kite ria3) /3

(EV 3 , Kme rial +EV 3, krite ria2 +EV 3 , krite ria3) /3

krite nal +EV

kdte

+EV 4, kite ria3) /3

5, krite rial +EV 5, krite tia2 AEV 5, krite n?3) /3

(EV 6, krite

al +EV 6, krite

+EV 6, krite ria3) /3

Untuk mendapatkan hasil akhir persentase setiap alt€matii rx,aka nilai eigenyector uta'l.,a setiap kriteria dirata-rata

'IABEL 4

TABEL RATA,RATA ' C',VI/'C'OR

2.2 Arsilekur

Di dalam melakukan perancangan penelitian, penulis melal:ukan 2 tahap yaitu:

l. Penulis mendapatkan data atau fakta yang bersifat teoritis yang berkaitan dengan cara mempelajari literatur- literahrr, jumal-jumal ponelitian, bahan kuliah dan sumber lain.

2- Penulis melakukan perancangan output atau hasil dalam bentuk program dengan cara membuat UML dan merancang desain tampilan program-

2.2.1 Desain Use Cdse Diagram

Diagram rdre cdre menggambarkan interaksi antara sistem dan pengg na.

Att

atif

A 1 A2 A3 A 5

Kri teri a 1

E V I

krite rial

Ev2

rial

EV3

rial

EV4

krite r i a l

EV5

krite EV6

kite rial

(4)

t i x p l o r e J u r i l l S i s i d r i li l i , r t r r s i J a N i! : . n r l L i l i

2.2-3 Desqin Sequence Diagram

Sequence diagrah fieflggambarkan interaksi antar objek pada suatu sistem yang dikembangkan. Se4rence diagram roe''x.lllki dua dimensi utama yaitu dimensi vertikal yang menggambarkan waktu yang terkait terhadap sebualr objek dan dimensi horizontal menggamba*an objek-objek yang terkait pada masing-masing diagram. Berikut adalah s?qucnre diagra pada penelitian ini dia[taranya lain:

i:*-*l lf. l

] | l

ill I

I

I l4*rdk'hAri+ Iat'Ukri lctos0 I

Cnb{ l.UN C@ Didgan

2.2.2 Desain CLtss Diagratl

Class diagram menggambarkan shuktur dan deskipsi c/a.r.!, package dan objek beserta hubungan satu sama lrin. Pada Penelitian ini dapat digambarkan c/ars drdszan sistem sebagai bedkut:

lffi!'lllrglatq ho {Fm4

lllry hi *r{{!d$4 d Nqhlli${inori \ii , $Nryhilrd(llni i r F$(rsiftl] {ri t lhllq bi iillturlrirl r.ll 1ll?iiLiN!{t,rii4hd

, |liirr ftE llnd}iinl { i r lli f! Ir,itftrxl $ r { !ilw$i4 d ' l&idft!{rilrf rld

I-ln*m*l'o*,,:

ll8nnd hh!!tut$lrd

6mbujg.lueneDiagah

2.2.4 Desain Acti|ity Diagranr

Actir y diagran menggambarkan berbagai /ow (aliran) akivitas dalarn sistem yang sedang

dirancang. Actirity diaqtram juga dapat menggambarLan a\aalan suaru akivias.

percabangan (decissiotl) s rnpai pada tahapan ahir suatu aktivitas sistem. Berikut adalah Aclirily Diagranlt yang menggambarkan aktivitas yang terjadi pada aplikasi ini:

(5)

Explofc lurrral SislcD I'nbrnasi da! lrleridl,ka

)ang diskril maupun yanB kontinyu.

Perbandingan yang digunakan dari ukuran aktual atau dari suatu skala dasar yang mencerminkan kekuatan petasaan dan preferensi relatif (Siti Latifah. 2005 : pIL Penggunaan teori ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalaian di atas-

2.3.I Pengukuran Pe elitiarl

Penyebaran kuesioner perbandingan tingkat kepuasan, ketepatan, kemudahan dalam penentuan kendaraan pribadi dilakukan dengan cara menyebarkan kuesion€r t€rhadap l0 orang . Tujuan dilakukan rrrrel untuk mengetahui perubahar yang terjadi sebelum dan sesudai implementasi sistem.

Bedkut adalah hasil nilai dari kuesioner beserta gafrk hasil :

1. Tingkat Kepuas€n

Seperti penjelasan di atas, seberapa puaskah anda pada saat menentukan jenis mobil berdasarkan kdteria (nyarnan, iri! harga) ?

TABEL 5

IIAJIL NILAI KUESIONER TINGK]\I K€PUASAN

Cdbd 4

,lctiity Dbgrol

2. 3. Metode P enye le saian

Salah satu metode yaDg akan digunakan dala'n sistem penunjang keputusan ini dengan menggunakan Analitycal Hierarclry Process (AHP). Sal?'h satu bentuk p€ngambilan keputusan dengan multiple kriteria. l4dlyricdl Hiercrchy Process (lllP) diperkenalkan oleh Thomas L. Saaty pada periode l97l-ketika di Wharton School. P^da dasanya Analytical Hierarchy Plocess (AHP) adalah teod umum tentang pelgukuran. Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan skala rasio, baik dari perbandingan pasangan

Meq,awabKuG.lmr

N o .

Kepuasall Anda

Tingkat Kepuasan S (

r

Es

I T

TP

N uo

Melnilih jenis mobil

yang ada di berbagai media informasi (brosur, majalah, televisi, dsb)

I 0

2 0

3 2 3 7

2

2. Melihat langsung ke

atau dealer mobil

l I

2

3 4

5 9 0

(6)

l i \ | l o c J u m o L S i s l c t r r l n l 0 r h ! s i d r n l c L . D L ! L i h

J . Mencari informasi - informasi melalui teknologi mtemet

I

0 2 8

3 4

I 8 2

4 . Bertanya kepada temafl kerabai, stau pihak - pihak yang memahami durlia otomotif

I 0

2 0

9 .l

9 7 8

5 . Mengguna

kaJ|

aplikasi srstem penunjang keputusan

I

0 2 0

9 3

9 7 8

dsb)

2 Melihat mngsung

KE

m arau dealer mobil

2 5

2 0

2 4

7 94

3 Mencari informasi . "

melalui teknologi

internet

I

0 2 0

9 3

9 '78

4 Bedrnya kepada teman kerabat, atau pihak - pihak yang memanam i dunia otomotif

I 0

2 8

3 4

I E2

5 Menggun akan aplikasi ststem penunjang k€putusan I 0

I 6

I 2

.l 8

76 2. Tingkat Ketepatan

Seperti penjelosan di atas, apakah sudah tepat pada saat anda menentukan jenis mobil bcrdasarkan kriteria (n;zaman, irit, harga) ?

TABEL 6

IIASIL NILAI KUESIONER TINGKAT KETEPATAN

N Segi

Ketepatan

Tingkat Ketepatan

s

T

c

T B S

K T

T

T N vr Memilih

jenis mobil yang aoa di

berbagai media informasi (brosur, majalah, televisi.

I 0

I 6

4 3

6

12 3. Tingkat Kemudaian

Seperti penjelasan di atas,seberapa mudahkah anda pada saat menentukan jenis mobil berdasarkan kriteria (nyaman, irit, harga) ?

.IABELT

HASIL NILAI KUESIONER TINGKAT KEMUDAI'IAN

N Segi

Kemudaha n Anda

Tingkat Kemudalan S

M

c

M

B I I\

T

M N

*"/o

(7)

Memilih jenis

mobil yang ada di

b€rbagai media irformasi (brosur, majalah, televisi, dsb)

2 0

I 6

6 4

z

84

2. Melihat rangsung ke

showroom atau dealer mobil

2 0

I 6

6 4

2

3 . Mencad informasi

inforrnasi melalui teknologi intemet

I 5

2 8

4

3 86

4 . Bertanya kepada kerabat, atau pihak

pibak yang memaham i dunia otomotif

5 3

2

I 3

8 76

5 . McnSguna kar

aplikasi sistenr PeDunjang keputusan

I 0

4 I 2

6 l

3 66

*N , %

j : . t L i r , r J L !i i r l - \ i j 1 , r r i I r f L , r L n : r l l l i f t r f r l . . r l i l . i

: jumlah jawaban dari kuesioncr - N x 1 0 0

50

Grafik Hasil

6 T r n S k a t

T i n g k . r t

Gambd 5 Cralk Hasil

3. KESTMPULAN

Berdasarkan penelitian yang djbuat maka dapat diarnbil kesimpulan sebagai berikut:

L Pada tingkat kepuasan, sebesar 780lo seseorang puas dalam penentuan kendaraan.

2. Dalam tingkat ketepatan, sebesar 760Z aplikasi tersebut tepat dalam m€nenfukan kendarMn,

3. Sedangkan pada tingkat kemudahan, hanya sekitar 66% memudahkan seseorang dalam menenfukan kendaraan pribadi.

4. SAI-AN

Dari hasil penelitian dan maka saran yang diusulkan adalah sebagai berikut :

L Penenrurn lendaraan pribadi ini tertunya dapat dikenrba[gkan ke tahapan yang lebih kompleks dan terperinci.

2. Sistcm pondukung keputusannya pun dapat dikembangkan bukan hanya untuk penentuan kendaraan pribadi saja tetapi dalam penentuan spa.epart kendaraa[

dsb.

(8)

Erplor- - JU !l Sis{eD i'ribuasi ai l.lurliiil,!

tbl

5. DAFTARPUSTAKA

sety. T.L. 2001- Decisioa Moknc For ltuders. Fotah edirion,Unive6ityof Pittsburgh.RWS Publicalio..

1. sarr, LL.lga8. Llulttcntetia Dechio, Mokina: The AMItric Eiernch, Pre.$. Uijle6ity of PitGb!4L RWS Publication, Pitlsburgi

Referensi

Dokumen terkait

Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program

Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan sebaiknya dalam pembelajaran matematika digunakan model kooperatif tipe jigsaw untuk dapat

informasi transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa disajikan baik yang dilakukan bank maupun yang dilakukan oleh setiap perusahaan atau badan hukum di

Contoh kafir pada syara’ : mengubah hukum Allah seperti haram dikata harus, mengharamkan yang halal, menghalalkan yang haram, mengata sesuatu daripada Allah sedangkan ia

No Peneliti Judul penelitian Metode Hasil Persamaan dan Perbedaan beberapa Hotel di Medan 4 Wijaya Mukti Sri Utari Universita s Muhamm adiyah Surakarta 2012 Pengaruh

Perumusan Strategi Pengembangan Proyek Kerjasama Pemerintah Dan Swasta (KPS) Dengan Pendekatan SWOT-AHP Pada Rencana Pembangunan Kampung Reyog Kabupaten Ponorogo1. 2013 Nicola

Pada bagian (b) perpindahan panas konveksi di permukaan jauh lebih besar daripada konduksi di dalam benda, akibatnya akan terjadi gradient tempertur yang

Bukti pertanggungjawaban berupa : Surat pernyataan dari penyedia jasa yang dilampiri dengan faktur barang dengan spesifikasi dalam lampiran 5, serta rekapitulasi pengecekan