• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Perbaikan Metode Kerja Pada Stasiun Potong dan Stasiun Setrika Dalam Proses Pembuatan Quilts (Studi Kasus Di Perusahaan Agape Craft, Cihanjuang).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Perbaikan Metode Kerja Pada Stasiun Potong dan Stasiun Setrika Dalam Proses Pembuatan Quilts (Studi Kasus Di Perusahaan Agape Craft, Cihanjuang)."

Copied!
423
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Pada waktu baku untuk perakitan setelah perbaikan adalah 35,64 menit, terdapat 47 elemen kegiatan yang terdiri dari 19 kegiatan operasi dan 28 kegiatan transportasi.. Maka

Saat ini perusahaan memiliki beberapa masalah, diantaranya adalah waktu baku masing-masing stasiun kerja tidak diketahui, kinerja operator yang kurang maksimal,

Kondisi nyata yang ada di lantai produksi khususnya di stasiun tapak, pekerja mengerjakan pekerjaannya dengan postur tubuh duduk dengan fasilitas kerja tidak

Berbeda dengan desain meja pengikisan alat cap batik usulan yang merupakan perbaikan dari desain eksisting dimana setiap spesifikasinya muncul setelah melalui

Dari hasil analisa, menunjukkan adanya beberapa masalah yang ada di perusahaan tersebut misalnya gerakan-gerakan operator yang tidak perlu dilakukan dalam pembuatan suatu produk,

"hata Pelaksanaan Kerja. Pcrhaikan metode pekerjaan. Penempatan p°ke!ja yang tepat, pembvaan dan pelarihan. Pemblinaan dan pengawasan dalam menjalankan tugas. Peningkatan

Karya Indah ini memiliki beberapa masalah yang kemungkinan adalah keterlambatan pengiriman produk yang disebabkan oleh penyelesaian produk yang terlalu lama, menurut pihak

Pertama sebelum operator mulai bekerja dibidangnya tepatnya pada waktu masa training operator diberikan pengarahan untuk tugas dan wewenang yang akan dilaksanakan nanti