RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 1
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 i
RINGKASAN
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang di masa yang akan datang diharapkan mampu menjadi Institusi Pendidikan tinggi bidang kesehatan yang beradab dan berdaya saing global dengan didukung oleh aspek–aspek: tata pamong, tata kelola dan kerjasama, mahasiswa, sumber daya manusia, pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, keuangan dan sarana prasarana yang menghasilkan luaran dan capaian dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sehingga rumusan Visi dan Misi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang adalah sebagai berikut:
VISI:
“Menjadi Politeknik Kesehatan yang Beradab dan Berdaya Saing Global”
MISI
1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas untuk mengembangkan potensi dan kepribadian mahasiswa yang beradab dan berdaya saing global.
2. Mengembangkan produktivitas penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas dan inovatif.
3. Mengembangkan tatakelola organisasi yang baik berbasis Teknologi Informasi.
4. Mengembangkan kerjasama dan produktivitas kemitraan dalam negeri maupun luar negeri.
Untuk mewujudkan visi dan misi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang perlu menyusun program 5 tahun ke depan dalam suatu dokumen Rencana Strategis Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2020–2024.
Renstra 2020-2024 diawali dengan evaluasi diri untuk melihat kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang kemudian digunakan dalam menyusun sasaran. Komponen dalam evaluasi diri, mengikuti komponen pedoman penilaian akreditasi Program Studi yang dibuat oleh BAN-PT sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 32 tahun 2016 tentang Akreditasi Perguruan Tinggi yang memuat:
(1) Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran; (2) Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama; (3) Mahasiswa; (4) Sumber daya manusia; (5) Keuangan, Sarana, dan Prasarana; (6) Pendidikan; (7) Penelitian; (8) Pengabdian kepada Masyarakat; (9) Luaran dan Capaian Tridharma.
Berdasarkan hasil analisis evaluasi diri, dan mengacu pada isu-isu utama yang dihadapi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, terdapat delapan isu utama yaitu: (1) Peningkatan kualitas pendidikan dan lulusan; (2) Peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; (3) Sarana dan prasarana; (4) Peningkatan daya saing global; (5) Pengelolaan sumber daya; (6) Tata Kelola Manajemen; (7) Peningkatan Kualitas Kerjasama dan Kemitraan; dan (8) Pendanaan.
Tugas Institusi adalah merencanakan arah pengembangan institusi di masa depan dan dengan disertai komitmen tinggi seluruh sivitas akademik untuk melaksanakan rencana tersebut. Rencana Strategis Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang 2020-2024 ini merupakan acuan untuk melaksanakan program-program prioritas yang mendukung pencapaian visi institusi. Selanjutnya sebagai dokumen teknis pelaksanaan program kerja perlu disusun rencana operasional (RenOp) dan dilakukan monitoring dan evaluasi atas implementasi Renstra yang dilakukan setiap tahun.
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 ii
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah atas nikmat dan karunia yang Allah limpahkan kepada kita semua sehingga dapat melaksanakan Rapat Kerja Tahunan dalam rangka Reviu Rencana Strategis (Renstra) Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang tahun 2020. Reviu Renstra Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang ini dilaksanakan mengacu pada hasil monitoring dan evaluasi pencapaian target pada tahun 2020.
Hasil dari Reviu ini kemudian ditetapkan sebagai Renstra Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang 2020-2024 dengan indicator yang telah disesuaikan berdasarkan hasil diskusi dan kesepakatan seluruh unit kerja dengan mempertimbangkan masukan dan saran dari Dewan Pengawas, Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan dan Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI sebagai Narasumber.
Demikian dokumen Revisi Renstra Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang ini disusun sebagai dokumen acuan untuk pengembangan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang di masa yang akan datang.
Malang, Desember 2020 Direktur
Budi Susatia, S.Kp., M.Kes.
NIP. 196503181988031002
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 iii
“ Do what is right not what is easy”
“a Goal without a Plan is just a Wish”
--Antoin e de Saint Exupery--
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 iv
DAFTAR ISI
RINGKASAN ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... iv
DAFTAR TABEL ... v
DAFTAR GRAFIK ... vi
DAFTAR GAMBAR ... vii
SK REVISI RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG TAHUN 2020–2024 ... ix
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. LATAR BELAKANG ... 1
B. TUJUAN ... 2
C. MANFAAT ... 2
D. LANDASAN HUKUM ... 3
E. KONDISI UMUM DAN STRUKTUR ORGANISASI ... 4
E.1. Kondisi Eksternal ... 4
E.2. Kondisi Internal ... 5
BAB II VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, TATA NILAI DAN ARAH PENGEMBANGAN ... 16
A. VISI ... 17
B. MISI ... 18
C. TUJUAN ... 18
D. SASARAN ... 18
E. TATA NILAI ... 19
F. ARAH KEBIJAKAN ... 19
G. MOTTO ... 20
BAB III EVALUASI DIRI ... 21
BAB IV SASARAN STRATEGIS ... 26
BAB V MATRIKS PROGRAM DAN INDIKATOR KINERJA TAHUN 2020-2024 ... 28
BAB VI PENUTUP ... 48
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 v
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Akreditasi Program Studi LAM-PTKes ... 6
Tabel 1.2 Alokasi dan Realisasi Penggunaan Anggaran Tahun 2015-2019 ... 10
Tabel 1.3 Rekapitulasi Pendapatan BLU Tahun 2015-2019 ... 11
Tabel 1.4 Rincian Layanan Berbasis Teknologi Informasi ... 11
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 vi
DAFTAR GRAFIK
Grafik 1.1 Rekapitulasi Sipenmaru Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang ... 7 Grafik 1.2 Rata-Rata IPK Lulusan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2015-2019 ... 8 Grafik 1.3 Jumlah Predikat Dengan Pujian Lulusan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
Tahun 2015-2019 ... 8 Grafik 1.4 Rata-Rata Masa Studi Jenjang D-III Lulusan Politeknik Kesehatan Kemenkes
Malang Tahun 2015-2019 ... 9 Grafik 1.5 Rata-Rata Masa Studi Jenjang D-IV Lulusan Politeknik Kesehatan Kemenkes
Malang Tahun 2015-2019 ... 9 Grafik 1.6 Rata-Rata Masa Studi Alih Jenjang & RPL Lulusan Politeknik Kesehatan Kemenkes
Malang Tahun 2015-2019 ... 10
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 vii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Struktur Organisasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang ... 14
..▓▪●∙◦▫▒..
- Kampus Utama : Jalan Besar Ijen No. 77C Malang 65112. Telepon (0341) 566075, 571388 Fax (0341) 556746
- Kampus I : Jalan Srikoyo No. 106 Jember. Telepon (0331) 486613
- Kam pus II : Jalan Ahmad Yani Sumberporong Lawang. Telepon (0341) 427847
- Kampus III : Jalan Dr. Soetomo No. 46 Blitar. Telepon (0343) 801043
- Kampus IV : Jalan KH. Wahid Hasyim No. 64 B Kediri. Telepon (0354) 773095
- Kampus V : Jalan Dr. Soetomo No. 5 Trenggalek. Telepon (0355) 791293
- Kampus VI : Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo No. 82A Ponorogo. Telepon (0352) 461792
Website: http://www.poltekkes-malang.ac.id E-mail: [email protected]
KEPUTUSAN DIREKTUR POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG NOMOR: HK.02.03/1.1/0093.1/2021
T E N T A N G
PENETAPAN RENCANA KERJA TAHUNAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
TAHUN 2021
DIREKTUR POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
Menimbang : 1. Bahwa dalam Penyelenggaraan Tri Darma Perguruan Tinggi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang memerlukan suatu panduan yang memuat rumusan rencana dan target pencapaian yang bersifat kuantitatif dan operasional masing-masing indikator kinerja pencapaian tujuan dan sasaran yang hendak dicapai baik untuk jangka menengah maupun jangka pendek dari masing-masing sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2020–2024;
2. Bahwa perlu ditetapkan Rencana Kerja Tahunan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2021 sebagaimana terlampir dalam Surat Keputusan ini;
3. Bahwa Rencana Kerja Tahunan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2021 tersebut perlu ditetapkan dengan Surat Keputusan Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaga Negara Republik Kesehatan Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2. Undang-Undang Nomor 36 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 100 Tambahan Lembaran Negara Nomor 3495);
3. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi;
5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014m tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
8. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
9. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/MENKES/S2/2015, tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015–2019.
10. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1207/Menkes/SE/XI/2001 tentang Pembentukan Politeknik Kesehatan Malang, Palangkaraya, Surabaya, Banda Aceh, Ambon dan Ternate.
11. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1227/Menkes/SK/2001, tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kesehatan;
12. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor OT.01.01.2.4.03375 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Laksana Politeknik Kesehatan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
..▓▪●∙◦▫▒..
Memperhatikan : Surat Keputusan Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Nomor HK.02.03/1.1/8301/2020 Tahun 2020 tentang Revisi Rencana Strategis (RENSTRA) Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2020–2024.
M E M U T U S K A N Menetapkan :
Pertama : Memberlakukan Rencana Kerja Tahunan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang Tahun 2021 sebagaimana terlampir dalam Surat Keputusan ini.
Kedua : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan bahwa apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Malang
Pada Tanggal : 11 Januari 2021 Direktur Poltekkes Kemenkes Malang
Budi Susatia, S.Kp., M.Kes.
NIP. 196503181988031002 Tembusan:
1. Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI 2. Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI
3. Wakil Direktur I, II, dan III Poltekkes Kemenkes Malang 4. Para Ketua Jurusan Poltekkes Kemenkes Malang 5. Para Kepala Pusat. Poltekkes Kemenkes Malang 6. Para Kepala Unit Poltekkes Kemenkes Malang 7. Para Kepala Instalasi Poltekkes Kemenkes Malang 8. Para Ketua Program Studi Poltekkes Kemenkes Malang 9. Arsip
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 1
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang selanjutnya disebut “Polkesma” merupakan institusi pendidikan tinggi milik Kementerian Kesehatan RI dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan tinggi bidang kesehatan dengan jenjang Diploma III, Sarjana Terapan dan Pendidikan Profesi.
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang berdiri sejak tahun 2001 berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor: 1207/Menkes/SK/X/2001 yang berkedudukan di Jalan Besar Ijen No. 77C Malang sebagai Kampus Utama. Sebagai institusi pendidikan kesehatan yang telah lama berdiri, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang telah banyak turut serta dalam pembangunan bidang kesehatan dan pengembangan ilmu kesehatan terapan di Indonesia. Hal tersebut telah mewariskan nilai-nilai kepeloporan yang menjadi bagian dari nilai-nilai ideal yang dijunjung tinggi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dan merupakan pendorong untuk maju dan bersaing di dunia global.
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang sejak bulan Desember Tahun 2011 telah menjadi institusi Badan Layanan Umum (BLU) dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor : 292/KMK.05/2011 dan berdasarkan PMK Nomor 38 tahun 2018 ditetapkan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang termasuk dalam Politeknik Kesehatan Kelas 1.
Dalam perkembangannya sampai dengan saat ini, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang mempunyai 4 Jurusan yaitu Gizi, Keperawatan, Kebidanan, dan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dan memiliki 13 (tigabelas) Program Diploma III, 7 (tujuh) Program Studi Sarjana Terapan dan 3 (tiga) Program Pendidikan Profesi. Sebagai institusi pendidikan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang berfungsi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan, dengan tujuan menghasilkan lulusan yang menguasai berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan yang bermanfaat bagi perbaikan status kesehatan nasional dan peningkatan daya saing secara global, sehingga dapat bekerja di bidang kesehatan pada berbagai tatanan baik di dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas proses pendidikan, penelitian dan pelayanan pengabdian kepada masyarakat disertai dengan upaya peningkatan yang relevan dalam rangka persaingan global.
Segenap sivitas akademik Politeknik Kesehatan Kemekes Malang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pada segala bidang dan menguatkan karakter untuk bersaing secara global. Berdasarkan hal tersebut maka Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang perlu menyusun perencanaan 5 tahun ke depan yang tertuang dalam dokumen Rencana Strategis (Renstra) Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang 2020–2024, yang merupakan tahapan lima tahun ke-3 dari tonggak pencapaian (milestone) Rencana Induk Pengembangan (RIP) Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang 2010–2029.
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 2 Berdasarkan hasil analisis evaluasi diri, dan mengacu pada isu utama yang dihadapi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, terdapat 8 (delapan) isu utama yang akan dihadapi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dalam 5 tahun ke depan yaitu: (1) Peningkatan kualitas pendidikan dan lulusan; (2) Peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; (3) Sarana dan prasarana; (4) Peningkatan daya saing global; (5) Pengelolaan sumber daya; (6) Tata Kelola Manajemen; (7) Peningkatan Kualitas Kerjasama dan Kemitraan; dan (8) Pendanaan. Sistematika Renstra mengacu pada visi dan misi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dan sembilan kriteria komponen evaluasi BAN PT dan LAM-PT Kes. serta kontrak kinerja Direktur dengan Direktorat PK BLU dan Badan PPSDM Kesehatan. Komponen evaluasi BAN PT dan LAM-PT Kes., yang terdiri dari komponen: (1) Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran; (2) Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama; (3) Mahasiswa; (4) Sumber Daya Manusia; (5) Keuangan, Sarana, dan Prasarana; (6) Pendidikan; (7) Penelitian; (8) Pengabdian kepada Masyarakat; (9) Luaran dan Capaian Tridharma.
B. TUJUAN
Rencana strategis ini disusun sebagai haluan garis besar pelaksanaan program-program institusi yang memiliki tujuan untuk :
1. Menghasilkan tenaga vokasi dan profesi kesehatan yang beradab, dan berdaya saing global;
2. Meningkatkan publikasi karya ilmiah melalui jurnal internasional dan nasional, seminar/simposisum, pameran produk dan teknologi, buku, dan website;
3. Meningkatkan karya pengabdian kepada masyarakat berbasis pada hasil penelitian;
4. Meningkatkan tatakelola organisasi terhadap layanan pendidikan dan pembelajaran yang akuntabel dan transparan;
5. Meningkatkan kerjasama dan produktivitas kemitraan dalam negeri maupun luar negeri.
C. MANFAAT
Renstra Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang merupakan dokumen perencanaan yang bertujuan memberikan arah perencanaan kegiatan dan pengembangan institusi untuk kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan. Terwujudnya Renstra ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk bahan acuan dalam:
1. Penyusunan Program Kerja Direktur dan seluruh jajaran;
2. Penyusunan Renstra Jurusan/Program Studi di lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang;
3. Penyusunan Rencana Operasional/Rencana Kerja Tahunan di lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang;
4. Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal;
5. Pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi untuk keperluan bahan akreditasi BAN- PT/LAM-PT KES;
6. Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Institusi Pemerintah (LAKIP); dan 7. Penyusunan laporan capaian kontrak kinerja Direktur.
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 3 D. LANDASAN HUKUM
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
3. Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi;
5. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009 tentang Sertifikasi Dosen;
7. Peraturan Pemerintah RI Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
8. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;
9. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia;
10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 50 tahun 2014 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi ;
11. Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 62 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi;
12. Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 32 tahun 2016 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi;
13. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 36 Tahun 2018 tentang Klasifikasi Politeknik Kesehatan di Lingkungan Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan;
14. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 38 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan di Lingkungan Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan;
15. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 50 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pengguruan Tinggi;
16. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa;
17. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi;
18. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 292/KMK05/2011 tentang penetapan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang pada Kementerian Kesehatan sebagai Instansi Pemerintah yang Menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU);
19. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 507/E/O/2013 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 355/E/O/2012 tentang Alih Bina Penyelenggaraan Program Studi Pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan dari Kementerian Kesehatan kepada Kementerian Pendidikan dan kebudayaan;
20. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kementerian Pendidikan Nasional 2005–2025;
21. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020 – 2024;
22. Rencana Induk Pengembangan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2010 – 2029.
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 4 E. KONDISI UMUM DAN STRUKTUR ORGANISASI
E.1. Kondisi Eksternal
Hampir semua aspek kehidupan kita saat ini sudah mendapat imbas globalisasi. Globalisasi bukan hanya terjadi pada tataran media, kultur, dan perdagangan saja. Pelayanan kesehatan (health care), juga termasuk salah satu komoditas ekonomi yang tidak lepas dari pengaruh perdagangan antar negara dan globalisasi. Beberapa negara sudah menjadi sumber pengeksport sumber daya manusia kesehatan untuk negara lain. Saat ini tenaga kerja kesehatan Indonesia yang bekerja di negara lain masih terbatas jumlahnya. Upaya- upaya pengiriman perawat dan paramedis lain untuk bekerja di beberapa negara Timur Tengah, Eropa dan Amerika telah dilakukan namun sampai saat ini hal tersebut belum berdampak signifikan terhadap serapan tenaga kesehatan asal Indonesia di pasar luar negeri.
Berbagai studi menunjukkan bahwa tenaga kesehatan merupakan kunci utama dalam keberhasilan pencapaian tujuan pembangunan kesehatan. Tenaga kesehatan memberikan kontribusi hingga 80% dalam keberhasilan pembangunan kesehatan. Indonesia termasuk salah satu dari 57 negara yang menghadapi krisis SDM kesehatan, baik jumlahnya yang kurang maupun distribusinya. Guna mengatasi krisis termaksud, pengembangan tenaga kesehatan perlu lebih ditingkatkan yang melibatkan semua komponen bangsa.
Menghadapi era globalisasi, adanya suatu Rencana Pengembangan Tenaga Kesehatan yang menyeluruh sangat diperlukan. Era globalisasi berarti terbukanya negara-negara di dunia bagi produk-produk baik barang maupun jasa yang datang dari negara manapun dan mau tidak mau harus dihadapi. Di bidang kesehatan, Indonesia mengupayakan dalam kepentingan perdagangan internasional jasa melalui WTO (World Trade Organization), CAFTA (China-ASEAN Free Trade Agreement), AFAS (ASEAN Framework Agreement on Services) dan perjanjian bilateral. Salah satu moda dalam pasokan perdagangan jasa internasional adalah migrasi sumber daya manusia. Dalam hubungan ini, melalui Sidang Umum Kesehatan Sedunia Tahun 2010, Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) telah mengadopsi Global Code of Practice on the International Recruitment of Health Personnel.
Walaupun bersifat sukarela, Indonesia sebagai negara anggota WHO, perlu ikut mendukung dan melaksanakan prinsip-prinsip dan rekomendasi Global Code dalam migrasi internasional tenaga kesehatan. Semua ini perlu tertuang dalam Rencana Pengembangan Pendidikan di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang yang selaras dengan salah satu Renstra Kementerian Kesehatan 2020-2024 yaitu meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Menyikapi hal tersebut maka Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang merancang suatu rencana untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang beradab dan berdaya saing global melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta kegiatan penunjang lain agar lulusan menguasai literasi ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, khususnya bidang kesehatan sebagai upaya menghadapi era globalisasi. Dukungan pemerintah terhadap kebijakan distribusi tenaga kesehatan di luar negeri tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 37 tahun 2015 tentang pendayagunaan tenaga kesehatan diluar negeri.
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 5 Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang yang dibentuk sejak tahun 2001 memiliki tugas dari Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes Republik Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan melalui pendidikan agar dapat berkontribusi secara aktif dalam pembangunan kesehatan di Indonesia dan dunia. Semangat pendirian harus terus dibawa dalam sejarah Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang pada saat ini dan dimasa yang akan datang dengan melakukan upaya peningkatan kualitas secara terus-menerus (continuous improvement). Tata nilai yang telah ditetapkan harus menjiwai seluruh rencana strategis dan implementasi program dan kegiatan. Sebagai Institusi yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU), Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dapat menjalankan fleksibilitas dalam meningkatkan kinerja layanan sesuai dengan program prioritas yang telah ditetapkan. Oleh karena itu Renstra Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang 2020-2024 diarahkan pada upaya untuk mencapai Politeknik Kesehatan yang beradab dan berdaya saing global.
E.2. Kondisi Internal
1. Berdasarkan evaluasi capaian target kinerja institusi yang tertuang dalam kontrak kinerja Direktur dengan Badan PPSDM Kesehatan dan PK-BLU yang tertuang dalam beberapa indikator, maka dapat dilaporkan jika rata-rata pencapaian dalam periode tahun 2015 – 2019 telah memenuhi target yang ditetapkan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang sebagai Politeknik Kesehatan yang menjalankan pola Badan Layanan Umum (BLU) memiliki keleluasaan yang bertanggungjawab dalam mengelola program dan anggaran.
Hal tersebut menjadi salah satu keunggulan dalam perencanaan agar dapat mengakomodir seluruh target kinerja prioritas yang telah ditetapkan setiap tahunnya.
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang juga memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki daya juang tinggi dalam mencapai target-target kinerja bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan layanan lainnya dengan prima. Hasil yang diperoleh antara lain perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiap tahun berturut-turut sejak tahun 2015 terhadap Laporan Keuangan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, predikat AA atau sangat baik pada LAKIP dan diperolehnya predikat zona integritas sebagai satker wilayah bebas dari korupsi (WBK) dari Kementerian Kesehatan. Seluruh pencapaian tersebut merupakan refleksi dari dukungan seluruh sivitas akademik terhadap kemajuan institusi.
Pada saat Renstra ini disusun, berdasarkan data salah satu sistem pemeringkat Universitas di Dunia yaitu Webometrics diperoleh hasil bahwa Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang menduduki peringkat ke-78 Perguruan Tinggi di Indonesia. Selain itu, pada tahun 2018 Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang ditetapkan dalam PMK Nomor 38 tahun 2018 sebagai Politeknik Kesehatan yang termasuk dalam Kelas 1 di Indonesia.
Pada tahun 2015 Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang memperoleh peringkat akreditasi “B” dari BAN-PT sesuai dengan SK No 1071/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2015
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 6 dengan hampir keseluruhan peringkat akreditasi program studi dari LAM-PTKes adalah
“B” pada tahun 2019 dengan rincian sebagai berikut : Tabel 1.1
Akreditasi Program Studi LAM-PTKes
No. Program Studi Akreditasi Keterangan
1. D-III Gizi di Malang B 0488/LAM-PTKes/Akr/Dip/VIII/2019 2. D-III Analisis Farmasi &
Makanan di Malang* C 0390/LAM-PTKes/Akr/Dip/VII/2019 3. D-III Kebidanan di Malang A 0024/LAM-PTKes/Akr/Dip/IX/2020 4. D-III Keperawatan
di Blitar B 0035/LAM- PTKes/Akr/Dip/IX/2015
5. D-III Keperawatan di
Malang B 0120/LAM-PTKes/Akr/Dip/XI/2015
6. D-III Keperawatan di
Trenggalek B 0008/LAM-PTKes/Akr/Dip/I/2020
7. D-III Keperawatan di
Ponorogo B 918/SK/BAN-PT/Ak- SURV/Dpl-
III/VIII/2015 8.
D-III Rekam Medis dan Informasi Kesehatan di Malang
B 0156/LAM- PTKes/Akr/Dip/XI/2015
9. D-III Asuransi Kesehatan
di Malang B 0414/LAM-PTKes/Akr/Dip/VII/2019
10. D-III Teknologi Bank
Darah* minimal 570/KPT/I/2018 (Program Studi Baru) 11. Sarjana Terapan Gizi +
Profesi di Malang B 0487/LAM-PTKes/Akr/Dip/VIII/2019 12.
Sarjana Terapan Kebidanan + Profesi di Malang
B 0046/LAM-PTKes/Akr/Dip/I/2017
13.
Sarjana Terapan Kebidanan + Profesi di Kediri
B 0047/LAM- PTKes/Akr/Dip/I/2017
14.
Sarjana Terapan Kebidanan + Profesi di Jember
B 0442/LAM- PTKes/Akr/Dip/VII/2017
15.
Sarjana Terapan Keperawatan + Profesi di Malang
B 0030/LAM-PTKes/Akr/Dip/I/2017
16. Sarjana Terapan Promosi
Kesehatan di Malang B 0482/LAM-PTKes/Akr/Dip/VIII/2019
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 7 Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi dan profesi kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan setiap tahun menyelenggarakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) melalui beberapa jalur, antara lain:
Penelusuran Minat dan Prestasi (PMDP), Bidik Misi, Uji Tulis Bersama dan Uji Tulis Mandiri. Dengan rata-rata anggaran Promosi yang dialokasikan sejak tahun 2016 ± 400 juta rupiah per tahunnya, maka Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dapat menjaga animo calon pendaftar untuk bergabung di seluruh Program Studi yang diselenggarakan. Rerata animo pendaftar pada Sipenmaru seperti tersaji dalam grafik berikut:
Grafik 1.1
Rekapitulasi Sipenmaru Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang sebagai institusi pendidikan tinggi, berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk dapat memperoleh beasiswa selama menempuh studi dengan alokasi ± 5% dari seluruh total mahasiswa setiap tahunnya dengan rerata jumlah anggaran yang diperlukan adalah ± 2 milyar rupiah per tahun.
Adapun mahasiswa yang telah dididik di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang telah memenuhi kualitas mutu lulusan dengan pencapaian seperti tersaji dalam tabel berikut:
1. Rata-rata IPK;
2. Jumlah lulusan dengan predikat pujian;
3. Rata-rata Lama studi;
10000 20003000 40005000 60007000 8000
Ʃ Daftar Ʃ Terima Ʃ Regis Ʃ Daftar Ʃ Terima Ʃ Regis Ʃ Daftar Ʃ Terima Ʃ Regis Ʃ Daftar Ʃ Terima Ʃ Regis Ʃ Daftar Ʃ Terima Ʃ Regis
2015/2016 2016/2017 2017/2018 2018/2019 2019/2020 TAHUN AKADEMIK
6732
12261090 6526
13771279 7514
12411139 5818
17651570 6679
19861806
REKAPITULASI SIPENMARU POLTEKKES
KEMENKES MALANG
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 8 Grafik 1.2
Rata-Rata IPK Lulusan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2015-2019
Grafik 1.3
Jumlah Predikat Dengan Pujian Lulusan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2015-2019
2015 2016 2017 2018 2019
Series1 3,54 3,54 3,57 3,51 3,46
3,4 3,42 3,44 3,46 3,48 3,5 3,52 3,54 3,56 3,58
RATA-RATA IPK
RATA-RATA IPK
LULUSAN POLTEKKES KEMENKES MALANG TAHUN 2015-2019
2015 2016 2017 2018 2019
Series1 455 527 803 738 752
0 100 200 300 400 500 600 700 800 900
JUMLAH PREDIKAT DENGAN PUJIAN
JUMLAH PREDIKAT DENGAN PUJIAN LULUSAN POLTEKKES KEMENKES MALANG
TAHUN 2015-2019
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 9 Grafik 1.4
Rata-Rata Masa Studi Jenjang D-III Lulusan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2015-2019
Grafik 1.5
Rata-Rata Masa Studi Jenjang D-IV Lulusan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2015-2019
2015 2016 2017 2018 2019
Series1 3,05 3,04 3,04 3,06 3,04
3,03 3,04 3,04 3,05 3,05 3,06 3,06 3,07
RATA-RATA MASA STUDI
RATA-RATA MASA STUDI JENJANG D-III LULUSAN POLTEKKES KEMENKES MALANG
TAHUN 2015-2019
2015 2016 2017 2018 2019
Series1 0,00 4,00 4,04 4,02 4,14
0,00 0,50 1,00 1,50 2,00 2,50 3,00 3,50 4,00 4,50
RATA-RATA MASA STUDI
RATA-RATA MASA STUDI JENJANG D-IV LULUSAN POLTEKKES KEMENKES MALANG
TAHUN 2015-2019
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 10 Grafik 1.6
Rata-Rata Masa Studi Alih Jenjang & RPL Lulusan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Tahun 2015-2019
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang memiliki dukungan sumber daya manusia yang kompeten dan mencukupi dengan total jumlah dosen sampai dengan tahun 2019 sebanyak 214 orang dan sebanyak 241 orang tenaga kependidikan. Institusi terus mendukung upaya peningkatan kapasitas pegawai melalui pendidikan berkelanjutan yang didukung pendanaan dari DIPA.
Sebagai satuan kerja Badan Layanan Umum (BLU), Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang terus mengalami meningkatan jumlah pendapatan dari tahun ke tahun baik dari alokasi dana Rupiah Murni (RM) maupun BLU dengan rincian sebagai berikut:
Tabel 1.2
Alokasi dan Realisasi Penggunaan Anggaran Tahun 2015-2019
2015 2016 2017 2018 2019
Series1 0,00 1,00 1,06 1,02 1,55
0,00 0,20 0,40 0,60 0,80 1,00 1,20 1,40 1,60 1,80
RATA-RATA MASA STUDI
RATA-RATA MASA STUDI ALIH JENJANG & RPL LULUSAN POLTEKKES KEMENKES MALANG
TAHUN 2015-2019
Tahun Anggaran
ALOKASI ANGGARAN REALISASI
Rupiah Murni BLU Total Rupiah Murni BLU Total %
2015 38.254.552.000 37.058.582.000 75.313.134.000 33.541.562.669 29.857.777.107 63.399.339.776 84,18%
2016 77.322.156.000 53.129.903.000 130.452.059.000 66.740.164.661 48.611.638.574 115.351.803.235 88,42%
2017 62.964.650.000 54.780.334.000 117.744.984.000 57.653.761.056 52.761.338.404 110.415.099.460 93,77%
2018 62.602.542.000 54.739.513.000 117.342.055.000 54.471.848.902 47.291.595.195 101.763.444.097 86,72%
2019 57.240.538.000 66.547.764.000 123.788.302.000 53.664.100.900 64.819.648.740 118.483.749.640 95,71%
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 11 Adapun jumlah pendapatan yang diperoleh dari pemanfaatan aset sebagai salah satu usaha meningkatkan pendapatan BLU sebagaimana tertulis dalam tabel berikut:
Tabel 1.3
Rekapitulasi Pendapatan BLU Tahun 2015-2019
Tahun Anggaran PENDAPATAN
Total Pemanfaatan Aset
2015 36.823.318.639 1.536.501.641
2016 45.304.460.503 2.083.589.378
2017 46.969.043.989 1.694.220.000
2018 52.818.948.381 2.304.473.475
2019 64.009.259.852 2.289.611.281
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang telah melakukan inovasi dan peningkatan kualitas layanan berbasis teknologi informasi dengan rincian jenis aplikasi sebagai berikut:
Tabel 1.4
Rincian Layanan Berbasis Teknologi Informasi
No. Aplikasi Deskripsi Aplikasi
1
Website Resmi Poltekkes Kemenkes Malang
http://www.poltekkes-malang.ac.id
Web utama yang berisi informasi kegiatan secara umum dan link ke sub domain jurusan dan prodi
2 Computer Based Test
http://cbtcloud.poltekkes-malang.ac.id
Computer Based Test (CBT) digunakan UTS Online, UAS Online, Tryout Ukom Online (internal Politeknik Kesehatan) 3
Virtual Learning http://vilep-
pusdik.kemkes.go.id/poltekkesmalang
Portal layanan e-Learning di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang,
digunakan untuk pembelajaran Daring 4 Moving Class
https://mclass.poltekkes-malang.ac.id
Sistem Informasi Pengelolaan Kelas &
Jadwal Kuliah Terpadu
5 Sistem Informasi Terintergrasi (SISTER) http://sister.poltekkes-malang.ac.id
Sistem Informasi Terintergrasi yang terhubung ke Kemendikbud, digunakan untuk Kelola Data Dosen/Tendik, SERDOS, BKD
6
Sistem Informasi PDDIKTI FEEDER http://feeder.poltekkes-
malang.ac.id:8082
Sistem Informasi yang disediakan oleh Kemendikbud untuk Perguruan Tinggi negeri maupun swasta guna
melakukan pengelolaan data perguruan tinggi
7
Aplikasi gtFeeder http://feeder.poltekkes- malang.ac.id:8082/gtfeeder/
Aplikasi yang akan mengintegrasikan data dari SIA ke PDDIKTI feeder, sehingga pelaporan data ke PDDIKTI feeder dapat dilakukan lebih mudah
8
Sistem Informasi Akademik (Portal Mahasiswa & Dosen)
https://sia.poltekkes-malang.ac.id/
Sistem Informasi yang berfungsi sebagai integrator informasi akademik yang ada di berbagai unit akademik (program studi/fakultas) sekaligus sebagai sarana komunikasi antarcivitas akademika kampus
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 12
No. Aplikasi Deskripsi Aplikasi
9
Sistem Informasi Akademik (Portal Admin)
https://adminsia.poltekkes- malang.ac.id/
Sistem untuk mengelola data-data akademik mahasiswa dimulai dari awal semester perkuliahannya hingga mahasiswa dinyatakan lulus
10
Sistem Informasi Registrasi Mahasiswa https://e-registrasi.poltekkes-
malang.ac.id/
Sistem informasi untuk mengelola proses registrasi dan her-registrasi mahasiswa yang terintegrasi dengan pembayaran per semester untuk mahasiswa baru/lama. Sistem ini mengelola seluruh data referensi umum dan akademik yang akan digunakan untuk seluruh ekosistem dari sistem informasi pengelolaan akademik perguruan tinggi. Selain itu, eRegistrasi juga memiliki fitur otomasi pembuatan NIM yang formulasinya menyesuaikan dengan aturan penomoran NIM yang berlaku di perguruan tinggi.
11
Sistem Informasi Pembayaran https://e-billing.poltekkes- malang.ac.id/
Sistem informasi untuk mengelola laporan keuangan berbasis SAK.
Aplikasi ini mensupport transparansi proses pencatatan, pengelolaan dan pelaporan keuangan, sehingga pihak terkait yang berkepentingan dapat dengan mudah mengetahui semua proses transaksi keuangan
12
Sistem Informasi Sipenmaru Online https://sipenmaru.poltekkes- malang.ac.id/
Sistem informasi untuk mengelola penyelenggaraan seleksi masuk perguruan tinggi dengan menyediakan beberapa fasilitas yang memberikan kemudahan bagi pendaftar dalam melakukan proses pendaftaran serta memiliki sistem pelaporan lengkap sehingga membantu panitia untuk mengelola data pendaftaran lebih efisien, serta mengurangi penggunaan kertas (paperless)
13 Sistem Informasi Legalisir Online http://legalisir.poltekkes-malang.ac.id/
Sistem Informasi untuk pengajuan, mengelola legalisir dokumen- dokumen seperti ijazah, transkrip, sertifikat dll
14 Sistem Informasi SK Online
https://e-sk.poltekkes-malang.ac.id/
Sistem Informasi untuk pengelolaan Surat Keputusan yang berbasis digital, yang dimulai dari pengajuan,
pemrosesan hingga tanda
tangan/pengesahan secara elektronik (E-SK)
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 13
No. Aplikasi Deskripsi Aplikasi
15 Sistem Informasi Logbook Online http://remun.poltekkes-malang.ac.id/
Laporan kinerja dengan input kegiatan setiap hari yang di verifikasi oleh atasan langsung
16
Sistem Informasi Laporan Kinerja Dosen http://dosenmurni.poltekkes-
malang.ac.id/
Aplikasi ini digunakan untuk Laporan kinerja dosen reguler dan kelebihan kinerja
17 Pengajuan Protokol Etik
http://kepk.poltekkes-malang.ac.id/ Pengajuan protokol 18
Rekrutmen Pegawai http://rekrutmen.poltekkes- malang.ac.id/
Sistem Informasi Rekrutemen pegawai
19
Pengajuan Usulan Penelitian dan Pengabmas http://pppm.poltekkes- malang.ac.id/
Pengajuan usulan penelitian dan pengabmas
20 Open Jurnal System
http://ojs.poltekkes-malang.ac.id/
Pengajuan protokol untuk peneliti yang akan di review oleh reviewer 21 Tracer Study
http://tracer.poltekkes-malang.ac.id/
Pengisian kuesioner terkait Tracer Study untuk Alumni
22 Web COE
http://pui.poltekkes-malang.ac.id/
Informasi terkait COE (pusat unggulan iptek)
23
Sistem Informasi Perpustakaan http://perpustakaan.poltekkes- malang.ac.id/
Perpustakaan digital yang berisi katalog buku, karya dosen, karya mahasiswa
Aplikasi-aplikasi tersebut terus dikembangkan berdasarkan hasil monitoring evaluasi dan melihat kebutuhan konsumen. Hasil modernisasi layanan tersebut beberapa dibuat secara mandiri oleh internal Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dan beberapa dengan kerjasama melalui provider IT.
Sebagai bentuk akuntabilitas perguruan tinggi, setiap tahun dilakukan penilaian indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Selama 5 (lima) tahun berturut-turut diperoleh hasil IKM dengan nilai rata-rata di atas 3.00 yang artinya kinerja unit layanan dalam kategori “Baik”.
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 14 2. Struktur Organisasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
Berdasarkan PMK 38 Tahun 2018
Gambar 1.1
Struktur Organisasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
3. Potensi dan Permasalahan
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang mempunyai potensi menjadi Politeknik Kesehatan yang beradab dan berdaya saing global. Saat ini Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang mempunyai Program Studi yang sangat bervariasi termasuk program Pendidikan Profesi. Kerjasama dalam negeri dan luar negeri telah dijalankan meskipun secara kuantitas dan kualitas perlu ditingkatkan. Sumber daya manusia yang cukup dengan jumlah dosen bergelar Doktor sebanyak 21 orang dan 7 orang dosen masih menempuh pendidikan doktoral baik dalam negeri malupun luar negeri dan sebanyak 211 dosen bergelar Magister yang akan terus ditingkatkan ke pendidikan Doktor baik dalam maupun luar negeri.
Jumlah penelitian dosen sudah cukup banyak, namun diperlukan kajian-kajian yang lebih kreatif dan inovatif sehingga dapat melaksanakan penelitian kerjasama baik dalam negeri maupun luar negeri dan dapat dipertimbangkan untuk dimasukkan kedalam jurnal internasional bereputasi maupun paten.
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang merupakan institusi dengan pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU), fleksibilitas dengan transparansi dan akutabel
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 15 akan dapat meningkatkan kinerja layanan, baik untuk peningkatan kapasitas SDM maupun peningkatan sarana prasarana dan dukungan sumber dana dari APBN masih cukup tinggi khususnya belanja pegawai, belanja operasional maupun belanja modal.
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dengan jumlah pendaftar rata-rata per tahun sebanyak 7000 calon mahasiswa dengan jumlah diterima rata-rata 1300 mahasiswa mempunyai angka keketatan yang cukup baik (rerata 1 : 5) untuk mendapatkan calon mahasiswa yang lebih baik. Peningkatan jumlah pendaftar tidak lepas dari kegiatan promosi dan publikasi yang cukup tinggi sehingga Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang banyak dikenal oleh masyarakat dan selalu memberikan akses yang sama untuk seluruh masyarakat baik masyarakat dengan ekonomi rendah maupun ekonomi tinggi.
Kebijakan membebaskan seluruh biaya untuk mahasiswa bidik misi menunjukkan komitmen terhadap program pemerintah yaitu menjamin akses seluruh masyarakat untuk masuk ke pendidikan tinggi.
Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melaksanakan percepatan revitalisasi pendidikan tinggi melalui implementasi kurikulum dual system akan mendorong setiap peserta didik akan lulus dengan capaian pembelajaran maksimal dan siap untuk bekerja dan bersaing baik di dalam maupun di luar negeri. Hal ini diperlukan perubahan sistem pengelolaan pembelajaran dengan mengedepankan lebih banyak praktek dan magang dibandingkan dengan perkuliahan, sehingga baik dosen maupun pranata laboratorium harus dapat menyesuaikan sistem ini dengan meningkatkan keahlihan yang tersertifikasi dan melibatkan lebih banyak dosen dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Selain itu pengembangan soft-skill mahasiswa telah mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan kemahasiswaan baik kurikuler maupun ko-kurikuler yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing bagi lulusan. Pusat pengembangan karir yang telah dibentuk melalui JPC (Job Placement Center) yang melaksanakan berbagai kegiatan seperti pelatihan dan pameran yang dapat mendukung masa tunggu rata-rata lulusan kurang dari 6 bulan dan program ini akan ditingkatkan lebih jauh untuk mendukung persaingan secara global.
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 16
BAB II
VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, TATA NILAI DAN ARAH PENGEMBANGAN
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang yang menyelenggarakan pendidikan program vokasi dan profesi dapat dimaknai secara filosofis bahwa prinsip dasar pendidikan vokasi adalah manusia dilatih untuk keperluan okupasi, jabatan, pekerjaan yang diperlukan masyarakat sedangkan pendidikan profesi adalah pendidikan yang menghasilkan lulusan yang menguasai teori aplikasi bidang pengetahuan dan ketrampilan tertentu untuk dapat menjalankan pekerjaan dengan keahlian khusus. Strategi penyelenggaraan pendidikannya adalah dengan “learning by doing” dan
“hands-on experience”. Kerjasama pihak penyelenggara pendidikan dengan DU-DI mutlak diperlukan baik berkaitan dengan pengembangan standar-standar kompetensi, pelatihan kompetensi produktif, sertifikasi dan juga rencana penyerapan lulusan baik program vokasi maupun profesi. Salah satu tolak ukur keberhasilan pendidikan dapat dilihat dari jumlah lulusan yang terserap dan bekerja di DU-DI atau berwirausaha mengembangkan bidang ilmunya. Pada dimensi sosial pendidikan vokasi dan profesi secara formal menyiapkan generasi muda memenuhi kebutuhan dunia kerja dengan jennies keahlian tertentu. Perbaikan dan pengaturan keseimbangan diantara kebutuhan individu, masyarakat, kebutuhan sosial, dan pengaturan kurikulum dalam pendidikan akan menjadi masalah bagi pendidik. Karenanya, prinsip dasar pendidikan vokasi dan profesi harus melatih masyarakat menguasai kompetensi khusus untuk pekerjaan-pekerjaan atau jabatan-jabatan yang diperlukan oleh masyarakat sebagai demand. Penyelenggaraan pendidikan vokasi dan profesi harus membangun seluruh potensi manusia agar menjadi subyek yang berkembang secara optimal dalam berbagai bidang keahlian. Pendidikan juga harus mengkaitkan dirinya dengan sistim-sistim yang lain yaitu ekonomi, ketenagakerjaan, politik, sosial, religi, dan moral.
Berdasarkan hal tersebut dan mengacu pada:
1. RPJM IV Tahun 2020-2024 Pemerintah Republik Indonesia;
2. Sesuai dengan Rencana Induk Pengembangan 2010–2029 Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang;
3. Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 32 tahun 2016 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi;
4. Permenristekdikti Nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT);
5. Hasil Evaluasi Pencapaian Kontrak Direktur 2015–2019;
6. Masukan Stakeholder pada kegiatan Focuss Group Discussion (FGD);
7. Sesuai dengan Rencana Aksi Badan PPSDM Kesehatan: Mengawal Jenis, Jumlah, Mutu, penyebaran tenaga kesehatan dalam rangka peningkatan akses pelayanan kesehatan yang bermutu.
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 17 Maka ditetapkan Visi-Misi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang sebagai berikut:
A. VISI
Menjadi Politeknik Kesehatan yang Beradab dan Berdaya Saing Global
Maksud dari visi tersebut adalah: Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang bertekad menjadi Politeknik Kesehatan yang Beradab dan Berdaya Saing Global. Beradab dimaknai sebagai Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dalam penyelenggaraan pendidikan: berazaskan Pancasila, UUD 1945 dan peraturan perundangan yang berlaku serta mengedepankan moral, tata nilai, budi pekerti, dan sikap profesional kepada seluruh sivitas akademika sesuai dengan budaya Indonesia. Sikap profesional Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, ditunjukkan dengan seluruh sivitas akademika memiliki :
a. Kecerdasan spiritual (SQ), seluruh sivitas akademika memiliki integritas dalam tekad, semangat dan keyakinan dalam setiap kegiatan tridharma perguruan tinggi sehingga mampu menyelesaikan masalah kesehatan dalam masyarakat;
b. Kecerdasan intelektual (IQ), seluruh sivitas akademika memiliki analisis dan pola pikir logis, tepat, akurat dan dapat dipercaya dalam kegiatan akademik sesuai dengan perkembangan jaman dan kompeten sesuai dengan kebutuhan pasar kerja;
c. Kecerdasan emosional (EQ), seluruh sivitas akademika Politeknik Kesehatan Malang memiliki kemampuan mengelola dan memotivasi dirinya, berpikir positif, bertindak visioner dan kemampuan berinteraksi sosial dengan individu dan masyarakat.
Berdaya saing global dimaknai sebagai Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang melalui tahapan-tahapan pencapaiannya, memiliki kemampuan melaksanakan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi yang bermutu dalam menghasilkan sumber daya manusia bidang kesehatan yang unggul dan mampu bersaing pada tingkat nasional, regional dan internasional dalam menghasilkan karya-karya kreatif dan inovatif (entrepremeurial) untuk memecahkan masalah- masalah (breakthrough) bidang kesehatan yang bermanfaat dan memenuhi tantangan era global.
Berdaya saing global juga dimaknai Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang melalui tahapan pencapaiannya, memiliki kemampuan untuk memenuhi akreditasi APS setiap standar LAM PT- Kes dengan predikat terbaik. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang juga memiliki kemampuan untuk pengembangan prestasi dengan melakukan bench-mark dan implementasinya ke perguruan tinggi dalam dan luar negeri untuk menjamin pencapaian standar pendidikan tinggi, jurusan dan program studi.
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dalam mencapai visi berdaya saing global hingga tahun 2024 melalui upaya seluruh sumber daya internal yang dimiliki dan dukungan para pemangku kepentingan serta menjalin kemitraan internasional di berbagai bidang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang juga memiliki kemampuan sebagai rujukan nasional bagi institusi pendidikan kesehatan lainnya yang sejenis (center of excellence) dan menyelenggarakan program studi langka serta kurikulum dual system yang link dan match dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI).
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 18 Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang sebagai lembaga BLU, dalam tahapan pencapaiannya dimaknai memiliki kemampuan mengelola kemandirian kerja dan peningkatan kinerja pengelolaan manajemen intitusi yang dapat dipertanggungjawabkan. Terwujudnya tata kelola good governance dan entrepreneurial organisasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.
B. MISI
1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas untuk mengembangkan potensi dan kepribadian mahasiswa yang beradab dan berdaya saing global;
2. Menyelenggarakan penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas dan inovatif;
3. Melaksanakan Tatakelola Organisasi yang baik berbasis Teknologi Informasi;
4. Mengembangkan kerjasama dan kemitraan dalam negeri maupun luar negeri.
C. TUJUAN
1. Menghasilkan tenaga vokasi dan profesi kesehatan yang beradab, dan berdaya saing global;
2. Meningkatkan publikasi karya ilmiah melalui jurnal internasional dan nasional, seminar/simposisum, pameran produk dan teknologi, buku, dan website;
3. Meningkatkan karya pengabdian kepada masyarakat berbasis pada hasil penelitian;
4. Meningkatkan tatakelola organisasi terhadap layanan pendidikan dan pembelajaran yang akuntabel dan transparan;
5. Meningkatkan kerjasama dan produktivitas kemitraan dalam negeri maupun luar negeri.
D. SASARAN
1. Meningkatnya kualitas lulusan yang berketuhanan Yang Maha Esa, memiliki kemampuan intelektualitas, kematangan emosional & berwawasan kebangsaan;
2. Meningkatnya kualitas pelayanan akademik & non akademik untuk memacu produktifitas daya kreativitas & inovatif mahasiswa;
3. Meningkatnya peringkat akreditasi unggul bagi Intitusi & Program Studi;
4. Meningkatnya kuantitas & kualitas penelitian berbasis inovasi untuk mendukung pengembangan ilmu kesehatan terapan & berdampak bagi masyarakat;
5. Meningkatnya kualitas Pengabdian Masyarakat yang berbasis riset sebagai bentuk sikap profesional;
6. Meningkatnya kualitas teknologi informasi dalam penyelenggaraan Tri Dharma;
7. Meningkatanya kualitas tata kelola manajemen yang adil, transparan akuntabel, bertanggung jawab & kredibel;
8. Meningkatnya Sumber Daya Manusia yang profesional;
9. Mengembangkan wawasan kewirausahaan (enterpreneurship) dalam rangka otonomi &
kemandirian Institusi;
10. Meningkatnya prestasi, minat & potensi sivitas akademika berbasis inovasi;
11. Meningkatnya kualitas sarana & prasarana sesuai standart;
12. Meningkatnya kualitas kerjasama dengan Pemerintah, industri, masyarakat dan alumni dalam bidang Pendidikan di dalam negeri maupun luar negeri;
13. Meningkatnya produktifitas kemitraan dengan Pemerintah, industri dan masyarakat dalam bidang Pendidikan di dalam negeri maupun luar negeri.
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 19 E. TATA NILAI
Tata nilai yang dianut Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang tahun 2020–2024 adalah memberikan layanan PRIMA.
P : Professional R : Representative I : Integrity M : Morality A : Acceptable
Dengan indikator sebagai berikut:
1. Profesional : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dalam menyelenggarakan kegiatan akademik dan non akademik sesuai dengan standar, dilaksanakan oleh sivitas akademika yang kompeten dan bertanggungjawab: ditunjukkan dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas, inovatif, bertanggung jawab terhadap tugas, fleksibel, selalu belajar dan mengembangkan diri serta berwawasan global.
2. Representative : Semua sumberdaya yang digunakan memiliki kelayakan dan mencerminkan budaya kerja Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.
3. Integrity : Sivitas akademika dalam menjalankan tugasnya berupaya adanya kesesuaian antara pikiran, perkataan dan perbuatan; mengutamakan kepentingan institusi, adil, transparan, jujur dan menjalankan tugas sesuai dengan tanggungjawabnya.
4. Morality : Sivitas akademika menjunjung tinggi nilai-nilai moralitas kemanusiaan.
5. Acceptable : Sivitas akademika memiliki kemampuan sesuai dengan kompetensinya, dapat dipercaya, memberikan layanan yang memuaskan, memenuhi standar minimum, memiliki penampilan kinerja yang baik dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik.
F. ARAH KEBIJAKAN
1. Akselerasi pencapaian akreditasi unggul Program Studi dan Institusi;
2. Penyelenggaraan pembelajaran yang disertai pengembangan karakter yang kuat dan implementasi kurikulum dual system;
3. Peningkatan kuantitas dan kualitas calon mahasiswa baru;
4. Pengembangan roadmap penelitian & pengabmas inovatif (berbasis produk);
5. Sinergitas aktivitas pembelajaran dan penelitian dengan aktivitas pengabdian kepada masyarakat secara luas yang mendukung roadmap penelitian Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang;
6. Peningkatan mutu dan jumlah publikasi ilmiah nasional dan internasional bereputasi;
7. Penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan jenjang dan berkelajutan/sertifikasi;
8. Pengembangan Sarana Prasarana berbasis pemanfaatan sumberdaya terpadu;
9. Penguatan pengelolaan program studi menuju unggul berdaya saing global;
10. Pengembangan tata kelola manajemen yang baik berbasis IT;
11. Perencanaan program dan anggaran berbasis kinerja dari program prioritas;
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 20 12. Penguatan dan pengembangan kerjasama dan kemitraan dengan para pemangku
kepentingan dalam implemetasi dual system.
G. MOTTO
“The truly vocational health education“
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang adalah institusi pendidikan tinggi kesehatan yang sebenar-benarnya.
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 21
BAB III EVALUASI DIRI
Berikut ini merupakan penjabaran dari kekuatan, kelemahan yang dimiliki Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang saat ini, serta peluang dan ancaman yang akan dihadapi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang di masa mendatang pada 6 (enam) kelompok, yaitu kelompok pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kemahasiswaan dan alumni, pendanaan dan sarana prasarana serta kelembagaan dan kerjasama. Tujuan dari evaluasi diri adalah untuk menentukan posisi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dalam enam bidang tersebut berdasarkan kondisi internal (kekuatan dan kelemahan) dan kondisi eksternal (peluang dan ancaman) terutama yang berkaitan dengan visi dan misi yang diembannya. Fokus utama SWOT (strength, weakness, opportunity, dan threat) adalah posisi saat ini dikaitkan dengan status menuju berdaya saing global.
Hasil gambaran SWOT kemudian digunakan untuk pembuatan program kegiatan untuk mencapai visi ke depan secara bertahap dalam rentang waktu sampai dengan 2024. Keberhasilan program dievaluasi secara berkala berdasarkan indikator kinerja utama yang telah ditentukan besarannya.
Evaluasi diri dilakukan terhadap 7 (tujuh) komponen evaluasi sebagai berikut:
1. Pendidikan dan Pengajaran;
2. Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat;
3. Sumber Daya Manusia;
4. Kemahasiswaan dan Alumni;
5. Pendanaan dan Sarana Prasarana;
6. Kelembagaan dan Kerjasama;
7. Outcome/Luaran.
Analisis evaluasi diri pada Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang adalah sebagai berikut:
KEKUATAN:
1. Pendidikan dan Pengajaran : (a) Jurusan dan program studi yang bervariasi; (b) Terdapat program studi langka; (c) Terdapat 4 jurusan dan 23 program Studi yang mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat terhadap berbagai jenis jenjang pendidikan kesehatan; (d) Kelulusan uji kompetensi dengan persentase di atas 90%; (e) Modernisasi berbagai layanan berbasis teknologi informasi; (f) Inisiasi implementasi kurikulum dual system.
2. Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat : (a) Jumlah dana BOPTN untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terus meningkat; (b) Hasil penelitian berbasis produk inovatif;
(c) Publikasi karya ilmiah dosen tingkat nasional dan internasional semakin meningkat; (d) terdapat jurnal ilmiah Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang yang terakreditasi Nasional; (e) Meningkatnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; (f) Kebijakan akademik yang mengatur tentang kewajiban setiap dosen untuk melaksanakan Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat; (g) Terlaksana pengabdian masyarakat berdasarkan hasil penelitian.
RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 22 3. Sumber Daya Manusia : (a) Jumlah dosen berpendidikan S3; (b) Jumlah dosen dengan jabatan
fungsional Lektor Kepala; (c) Pegawai yang ditingkatkan pendidikannya di Perguruan Tinggi Luar Negeri; (d) Jumlah dosen yang memiliki sertifikat keahlian profesi; (e) Jumlah SDM berusia produktif; (f) Rasio pegawai yang memenuhi syarat.
4. Kemahasiswaan dan Alumni : (a) Adanya alokasi beasiswa untuk mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang; (b) Memiliki Job Placement Centre yang telah bekerjasama dengan beberapa instansi pemerintah dan swasta untuk penempatan alumni; (c) Prestasi mahasiswa yang telah mencapai tingkat nasional dan internasional; (d) Memiliki organisasi dan kegiatan kemahasiswaan; (e) Adanya tenaga profesional sebagai pembina kegiatan kemahasiswaan; (f) Adanya kontribusi dari Ikatan Alumni terhadap Institusi.
5. Pendanaan dan Sarana Prasarana : (a) Pendapatan PNBP lebih dari 60 M per tahun; (b) Sarana dan Prasarana yang sesuai standar dan didukung dengan fleksibilitas penggunaan anggaran BLU untuk meningkatkan kinerja layanan; (c) Laporan keuangan selalu mendapatkan Opini WTP dari KAP.
6. Kelembagaan dan Kerja Sama : (a) Status Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang sebagai institusi BLU memberikan keleluasaan dalam pengelolaan sumber dana untuk pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran; (b) Telah memiliki proses penjaminan mutu dan audit internal secara berkala; (c) Rasio dosen terhadap mahasiswa 1 : 20; (d) Meningkatnya jumlah dosen yang melaksanakan jenjang pendidikan S3; (e) Peningkatan sistem informasi berupa penggunaan aplikasi online yang sudah terintegrasi dan meningkatnya jaringan internet dalam pelaksanaan pemberian layanan; (f) Adanya pemberian reward dan punishment atas kinerja pegawai; (g) Kinerja pegawai menggunakan indeks kinerja berbasis teknologi informasi; (h) Adanya kerjasama international dalam kegiatan tridharma dan manajemen pendidikan; (i) Adanya kerjasama dengan pemerintah daerah; (j) Memiliki lokasi kampus di beberapa daerah.
7. Outcome/Luaran : (a) dukungan pendanaan yang bersumber dari BLU untuk pengembangan kualitas dan kuantitas Tri Dharma Perguruan Tinggi; (b) Ketersediaan laboratorium dengan peralatan lengkap sesuai pengembangan keilmuan yang mendukung kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi berbasis produk; (c) Pemberian reward bagi dosen yang berhasil menembus publikasi di jurnal bereputasi; (d) Rata-rata IPK lulusan ≤ 3,25 diatas 85%; (e) Persentase kelulusan uji kompetensi diatas 90%; (f) Komitmen seluruh sivitas akademik untuk meningkatkan layanan publik.
KELEMAHAN:
1. Pendidikan dan Pengajaran : (a) Belum melibatkan stakeholder dalam pengembangan kelas kerjasama; (b) Belum memiliki program studi dengan akreditasi A; (c) Belum memiliki lulusan yang tersertifikasi internasional; (d) Kurikulum Program Studi belum seluruhnya melaksanakan dual system dan link and match industry; (e) Belum semua dosen menulis buku ajar yang ber- ISBN; (f) Partisipasi pemanfaatan e-learning kurang optimal; (g) Partisipasi kegiatan ilmiah internasional kurang optimal; (h) Aspek pembelajaran soft skill mahasiswa (komunikasi, kerjasama dan etika) dalam kurikulum pendidikan tinggi masih kurang; (i) Pelaksananaan tracer study belum optimal; (j) Ketersediaan koleksi judul litaratur yang menunjang kegiatan pengajaran.