• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. LANDASAN TEORI. 8 Universitas Kristen Petra

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "2. LANDASAN TEORI. 8 Universitas Kristen Petra"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

2. LANDASAN TEORI

Pada bab dua ini berisikan teori – teori yang yang menjadi landasan dalam pembuatan software Perancangan dan Implementasi Aplikasi Penghitungan Harga Pokok Produksi pada PT. Surya Intan Mandiri. Teori-teori yang akan dijabarkan antara lain pengertian sistem informasi, akuntansi biaya, pengertian biaya, harga pokok produksi, metode penghitungan harga pokok produksi, metode pengambilan harga bahan untuk produksi, document flow, dan ERD. Penjelasan dari teori-teori tersebut akan diuraikan pada sub bab berikut ini.

2.1. Sistem Informasi

Menurut Raymond, McLeod Jr, (Sistem Informasi Manajemen : 2007) sistem informasi merupakan suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan stategi dari suatu organisasi serta menyediakan informasi kepada pihak luar dan laporan-laporan yang diperlukan.

2.2. Akuntansi Biaya

Menurut Mulyadi (2007). Akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atas jasa dengan cara – cara tertentu serta penafsiran terhadapnya. Objek kegiatan akuntansi biaya adalah biaya. Akuntansi biaya mempunyai tiga tujuan pokok yaitu penentuan cost produk, pengendalian biaya, dan pengambilan keputusan khusus.

Terdapat 2 pendekatan dalam penentuan kos produksi yaitu metode full costing dan metode variable costing. Dalam metode full costing, biaya produksi yang diperhitungkan dalam penentuan cost produksi adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik, baik yang berperilaku tetap maupun yang berperilaku variabel. Dalam metode variable costing, biaya produksi yang diperhitungkan dalam penentuan cost produksi adalah hanya terdiri dari biaya produksi variabel, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik variabel.

(2)

2.3. Harga Pokok Produksi

Dalam produksi suatu barang terdapat dua jenis biaya, yaitu biaya produksi dan biaya nonproduksi. Biaya produksi merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam pengolahan bahan baku menjadi produk, sedangkan biaya nonproduksi merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan nonproduksi, seperti kegiatan pemasaran dan kegiatan administrasi dan umum (Mulyadi, 2007).

Harga pokok produksi terdiri dari unsur biaya produksi berikut ini:

a. Bahan baku langsung (direct material costs)

Biaya pembelian bahan baku yang digunakan secara langsung dalam memproduksi suatu produk oleh perusahaan.

b. Biaya tenaga kerja langsung (direct labor costs)

Biaya tenaga kerja yang berhubungan langsung dalam proses produksi untuk mengolah bahan baku menjadi produk.

c. Biaya overhead pabrik (manufacture overhead costs)

Biaya overhead pabrik adalah semua biaya produksi diluar biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung. Beberapa elemen biaya overhead pabrik antara lain: biaya bahan pembantu, biaya tenaga kerja tak langsung, biaya listrik pabrik, maupun biaya lain-lain yang ditentukan perusahaan sebagai biaya overhead pabrik.

2.4. Job Order Costing

Konsep Job Order Costing

Metode job order costing adalah metode pengumpulan harga pokok produk dimana biaya dikumpulkan untuk setiap pesanan secara terpisah, dan setiap pesanan dapat dipisahkan identitasnya. Pengolahan produk dimulai dari pesanan pelanggan melalui sales order, yang berisi jenis dan jumlah produk yang dipesan, spesifikasi pesanan, tanggal pesanan diterima dan harus diserahkan.

 Karakteristik Harga Pokok Pesanan

Metode pengumpulan biaya produksi dengan metode harga pokok pesanan yang digunakan dalam perusahaan yang produksinya berdasarkan pesanan memiliki karakteristik sebagai berikut (Mulyadi, 2007):

(3)

a. Perusahaan memproduksi berbagai macam produk sesuai dengan spesifikasi pemesan dan setiap jenis produk perlu dihitung harga pokok produksinya secara individu tiap pelanggan.

b. Biaya produksi harus digolongkan berdasarkan hubungannya dengan produk menjadi dua kelompok berikut ini: biaya produksi langsung (Direct Labor + Direct Material) dan biaya produksi tidak langsung (Overhead).

c. Biaya produksi langsung diperhitungkan sebagai harga pokok produksi pesanan tertentu berdasarkan biaya yang sesungguhnya terjadi, sedangkan biaya overhead pabrik diperhitungkan ke dalam harga pokok pesanan berdasarkan tarif yang ditentukan di muka.

d. Harga pokok produksi per unit dihitung saat pesanan selesai diproduksi dengan cara membagi jumlah biaya produksi yang dikeluarkan untuk pesanan tersebut dengan jumlah unit produk yang dihasilkan dalam pesanan yang bersangkutan.

 Manfaat Harga Pokok Produksi Per Pesanan

Dalam perusahaan yang produksinya berdasarkan pesanan, informasi harga pokok produksi per pesanan bermanfaat bagi manajemen untuk:

a. Menentukan harga jual yang akan dibebankan kepada pemesan.

b. Mempertimbangkan penerimaan atau penolakan pesanan.

c. Memantau realisasi biaya produksi.

d. Menghitung laba atau rugi tiap pesanan.

e. Menentukan harga pokok persediaan produk jadi dan produk dalam proses yang disajikan dalam neraca.

2.5. Average

Metode average merupakan metode pengalokasian harga barang yang tersedia berdasarkan harga yang dihitung dari rata-rata barang yang ada dalam suatu periode (Mulyadi, 2007). Contoh kasus dengan menggunakan metode average:

Data persediaan barang, pembelian dan penjualan PT.XYZ pada bulan Januari adalah sebagai berikut :

Persediaan : 1 Januari 200 unit @ $4.00 $800

(4)

17 Januari 400 unit @ $4.75 $1,900 29 Januari 300 unit @ $5.00 $1,500 Penjualan : 16 Januari 500 unit

25 Maret 400 unit

Maka penyelesaian dari kasus diatas dengan menggunakan metode average adalah sebagai berikut :

Tanggal Pembelian Penjualan Balance

01 Januari (200 @ $ 4.00) $ 800

09 Januari (500 @ $ 4.50)

$2250

(700 @ $ 4.357)

$3050

16 Januari (500 @ $ 4.357)

$2179

(200 @ $ 4.357) $871

17 Januari (400 @ $ 4.75)

$1900

(600 @ $ 4.618)

$2711

25 Januari (400 @ $ 4.618)

$1847

(200 @ $ 4.618) $924

29 Januari (300 @ $ 5.00)

$1500

(500 @ $ 4.848)

$2424

2.6. PHP

PHP adalah bahasa pemrograman open source yang dikhususkan untuk pengembangan dan pembuatan website yang dinamis dan interaktif yang dieksekusi di sisi server serta dapat di gabungkan dengan halaman HTML. PHP dapat dijalankan pada semua platform sistem operasi dan mendukung semua jenis sistem database seperti MySql, PostgreSQL, dan lain-lain. PHP versi terbaru yang dirilis pada tanggal 19 September 2013 ialah versi 5.5.4.

(5)

2.7. YesItIs Framework

Yii kepanjangan dari “Yes It Is” yang memiliki makna bahwa Yii mampu dan tepat untuk membantu pengerjaan proyek khususnya berbasis web. Proyek ini dikembangkan pertama kali oleh seorang master bernama Qiang Xue pada Januari 2008 dan pada Desember 2008 Yii versi 1.0 dirilis untuk publik.

Yii adalah framework atau kerangka kerja PHP yang berbasis komponen dan memiliki kemampuan kinerja yang tinggi sehingga cocok untuk mengembangkan aplikasi berbasis web yang berskala besar. Yii menyediakan reusability maksimum dalam proses pemrograman web dan mampu meningkatkan kecepatan pengembangan (Wineset,2012).

Yii framework memiliki pola desain yaitu pola MVC (Model – View – Controller). Konsep MVC ini bertujuan untuk memisahkan logika bisnis dan tampilan pada suatu aplikasi. Model menggambarkan informasi atau data beserta aturannya seperti relasi. Model terbagi menjadi 2 jenis yaitu model yang disimpan ke dalam database yaitu model yang menggunakan active record dalam proses penyimpanannya dan model yang tidak tersimpan ke dalam database yaitu model yang hanya memerlukan form untuk mendefinisikannya. View menggambarkan tampilan yang menjadi penghubung antara aplikasi dengan user. Sedangkan controller akan menjadi penghubung komunikasi antara model dan view.

2.8. PostgreSQL

PostgreSQL merupakan sebuah Object-Relational Database Management System (ORDBMS) yang berbasiskan POSTGRES. Dikembangkan oleh Berkeley Computer Science Department of University of California. POSTGRES mengawali berbagai konsep yang telah diterapkan oleh komersial Database System sekarang ini. PostgreSQL bersifat open-source dan mendukung sebagian besar bagian dari standar SQL dan menawarkan berbagai jenis fitur modern.

PostgreSQL dapat dikembangkan secara bebas oleh pengguna dalam berbagai cara, sebagai contoh dalam penambahan: tipe data baru, fungsi baru, operator- operator, agregat dan fungsi, index method, dan procedural languages.

PostgreSQL dapat dijalankan pada semua Sistem Operasi utama yaitu Linux,

(6)

UNIX, dan Windows. PostgreSQL juga mendukung penyimpanan object dalam ukuran besar dalam bentuk binary seperti gambar, suara, atau video.

2.9. Document Flow

Document flow ialah flowchart yang menggambarkan perpindahan dokumen dan informasi antar divisi dalam suatu perusahaan mulai dari input, proses, dan output. Menurut Roomney & Steinbart (2012), document flow, mengilustrasikan aliran dokumen dan data pada tiap-tiap divisi pada suatu perusahaan. Document flow menunjukkan dimana tiap-tiap dokumen berasal, didistribusikan, ditujukan dan segala sesuatu yang terjadi pada sistem tersebut.

Document flow sangat berguna dalam menganalisis prosedur internal dalam suatu perusahaan yang digunakan untuk mencari kelemahan dan kerugian dalam suatu proses. Simbol dalam document flow dibagi menjadi 4 kategori yaitu Input/output symbol, Processing symbol, Storage symbol, dan Flow and miscellaneous symbol.

Simbol-simbol yang digunakan dalam document flow antara lain:

Tabel 0.1. Document Flow Symbol

Simbol Nama Keterangan

Document Dokumen atau laporan, baik yang diolah dengan tangan atau dicetak dari komputer

Multiple Document Dokumen yang sama dan dicetak beberapa kali untuk kepentingan tertentu pada suatu proses.

(7)

Tabel 0.2. Document Flow Symbol (Sambungan)

Input / Output Input / output dalam suatu proses.

Online Keying Data yang dimasukkan melalui alat seperti finger scan atau barcode.

Computer Processing Proses yang dilakukan menggunakan komputer.

Manual operation Proses yang dilakukan secara manual.

Magnetic Disk Data yang disimpan secara permanent dalam magnetic disk dan digunakan sebagai file master.

File File dokumen yang

secara manual disimpan dengan urutan:

N = nomor A = abjad D = tanggal

Document / Processing Flow

Arah aliran dokumen atau proses.

Data / Information Flow Arah aliran data atau informasi.

Sumber : Romney & Steinbart(2012, p.76).

(8)

Tabel 0.3. Document Flow Symbol (Sambungan)

Simbol Nama Keterangan

On-page Connector Menghubungkan aliran proses pada halaman yang sama agar tidak ada arus yang bersilangan.

Off-page Connector Menghubungkan proses masuk dan keluar jika berganti halaman.

Decision Menunjukkan

percabangan pada suatu proses.

Terminal Menunjukkan awal, akhir atau interupsi dalam proses atau program.

Sumber : Romney & Steinbart(2012, p.76).

2.10. Data Flow Diagram

Data flow diagram adalah suatu diagram yang berguna untuk mendeskripsikan aliran data dengan menggunakan grafik. Tidak ada cara yang ideal untuk membangun sebuah data flow diagram, sebab permasalahan yang berbeda akan menghasilkan data flow diagram yang berbeda pula. (Romney &

Steinbart, 2012). Data flow fiagram memiliki empat elemen dasar, yaitu : - Data sources and destinations

Merupakan seseorang atau organisasi yang mengirim atau menerima data dari suatu sistem yang digambarkan dengan kotak.

Gambar 0.1. Data Sources and destinations Sumber : Romney & Steinbart (2012, p.70).

(9)

- Data flows

Merupakan aliran data yang masuk dan keluar pada suatu proses yang digambarkan dengan garis lurus atau melengkung dengan arah panah.

Gambar 0.2. Data flows

Sumber : Romney & Steinbart (2012, p.70).

- Transformation processes

Merupakan suatu proses yang mengubah suatu data dari input menjadi output yang digambarkan dengan lingkaran.

Gambar 0.3. Transfomation processes

Sumber : Romney & Steinbart (2012, p.70).

- Data stores

Merupakan suatu tabel untuk menyimpan data yang digambarkan dengan 2 garis lurus.

Gambar 0.4. Data stores

Sumber : Romney & Steinbart (2012, p.70).

2.11. Entity Relationship Diagram

Menurut Romney & Steinbart (2012), Entity Relationship Diagram (ERD) ialah teknik grafis yang digunakan untuk menggambarkan sebuah skema dari suatu database. Disebut E-R Diagram karena menunjukkan berbagai macam entity yang telah dimodelkan serta relasi penting diantaranya. Entity ialah segala informasi yang ingin dikumpulkan dalam suatu organisasi. Elemen-elemen yang terdapat dalam Entity Relationship Diagram antara lain:

(10)

- Entity

Merupakan suatu elemen dalam sistem yang berupa kelompok dari individu, tempat, benda atau segala sesuatu yang perlu diambil dan disimpan.

Mahasiswa

Gambar 0.5. Entity - Atribute

Merupakan data yang spesifik dalam suatu entity yang ingin disimpan dan diperlukan dalam suatu proses.

Mahasiswa NRP Nama Jurusan

Gambar 0.6. Attribute - Relationship

Merupakan hubungan yang terdapat antara 2 entity yang saling berhubungan, sebagai contoh hubungan antara entity siswa dan kurikulum.

Mahasiswa NRP Nama Jurusan

Gambar 0.7. Relationship

Jurusan NRP Jurusan Detail Jurusan

Gambar

Tabel 0.1. Document Flow Symbol
Tabel 0.2. Document Flow Symbol (Sambungan)
Tabel 0.3. Document Flow Symbol (Sambungan)
Gambar 0.5. Entity  -  Atribute

Referensi

Dokumen terkait

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik

Sedangkan teknik ensemble nonhybrid menggunakan satu model regresi spasial dan digunakan berulang kali untuk memperoleh beberapa model yang berbeda, kemudian menggabungkan

Keadaan ketenagakerjaan di Papua pada Agustus tahun 2017 digambarkan dengan adanya improvisasi pasar tenaga kerja yang tercermin dari peningkatan jumlah angkatan kerja, dan

Kedua, persepsi dari pemerintah bahwa keterbukaan mengancam kedaulatan Negara dan bangsa. Persepsi ini keliru sebab menurut para aktivis demokrasi, undang-undang

Menyetujui untuk memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan

Komunikasi pemasaran dengan tingkat pendapatan homestay dalam penelitian ini di gunakan untuk mengenali bagaimana strategi pemasaran homestay dalam mencapai

Dalam penelitian ini penulis akan melakukan unit analisis dalam film My Name is Khan berupa teks yang terdapat di film tersebut yang mencerminkan pencitraan

13 Pada penelitian Rahayu dkk., pada tahun 2018 telah dilakukan variasi komposisi untuk kedua bahan magnet tersebut, diperoleh bahwa semakin banyak neodimium