MODUL AJAR
MATEMATIKA FASE B KELAS IV
Geta Sahani, S.Pd SD
MODUL AJAR
KURIKULUM OPERASIONAL SEKOLAH PENGGERAK
INFORMASI UMUM A. IDENTITAS SEKOLAH
Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Ginggangtani Fase/ Kelas : Fase B/ IV (Empat)
Semester : I (Ganjil) Tahun Pelajaran : 2022/ 2023
Lingkup Materi : Berpikir tentang cara berhitung Pelaksanaan : 1 Pertemuan 3JP ( 3 x 35 menit) Nama Penyusun : Geta Sahani, S,Pd SD
B. KOMPETENSI AWAL
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
D. SARANA DANPRASARANA
E. TARGET PESERTA DIDIK
F. MODEL PEMBELAJARAN
1) Peserta didik memahami cara menyelesaikan perhitungan penjumlahan dan pengurangan.
2) Peserta didik memahami aturan dasar perkalian dan pembagian.
Profil pelajar Pancasila yang akan dicapai pada pembelajaran ini adalah
● Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia.
● Mandiri
● Bergotong royong
● Bernalar kritis
● Buku pegangan guru dan siswa
● Video dan PPT materi berpikir tentang cara berhitung
● Congklak dan biji-bijian atau manik-manik.
● Chrome book
● LKPD
Peserta didik di kelas IV SD Negeri 1 Ginggangtani
Pembelajaran dilaksanakan dengan tatap muka di kelas melalui model PBL
(problem bassed
learning)
dan pendekatan TPACK (Technological Pedagogic Content Knowlwdge
).
KOMPONEN INTI
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
C. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
D. PEMAHAMAN BERMAKNA
E. PERTANYAAN PEMANTIK
Bilangan : Pada akhir fase B, peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar dan simbol matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan pembilang satu (misalnya, 1 2 , 1 3 , 1 4 ) dan antar-pecahan dengan penyebut yang sama (misalnya, 2 8 , 4 8 , 7 8 ). Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika. Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal. Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen.
Melalui tayangan
power point
dan diskusi kelompok, peserta didik dapat merangkum solusi permasalahan pola perhitungan bilangan misalnya 48:3 menggunakan benda nyata dengan benar.1. Peserta didik dapat menemukan pola hubungan yang melibatkan operasi perkalian dan pembagian menggunakan kata-kata sendiri(c4).
2. Peserta didik mampu merangkum solusi permasalahan pola perhitungan bilangan misalnya 48:3 menggunakan benda nyata melalui diskusi terbatas(c6).
1) Peserta didik memahami pola perhitungan bilangan
2) Peserta didik membuat rangkuman sederhana tentang perhitungan.
1) Coba anak-anak amati slide berikut, apa yang dapat kalian temukan pada gambar?
2) Jika apel yang ada di slide akan diberikan sebanyak dua-dua, berapakah anak yang mendapatkan apel?
3) Dapatkah anak-anak merangkumnya dalam bentuk tulisan?
F. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal a. Sehari sebelum pembelajaran dimulai, guru membagikan agenda yang berisi tentang apa saja yang diperlukan untuk proses pembelajaran yang akan dilaksanakan esok hari melalui grup WA.
b. Peserta didik dan guru berdoa bersama sebelum melakukan pembelajaran (Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia/P3).
c. Guru bersama siswa melaksanakan budaya kelas (literasi dengan membaca asmaul husna, menyanyikan lagu nasional dan yel-yelsekolah) d. Guru melakukan presensi dengan memanggil nama peserta didik.
e. Guru melakukan pengecekan persiapan peserta didik seperti memeriksa kesiapan buku dan alat tulis yang dibutuhkan.
(Comunication/
Abad 21).
f. Siswa bertanya jawab dengan guru terkait materi yang sudah dibahas pada pertemuan sebelumnya
(Comunication/
Abad 21).
g. Guru menyampaikan Lingkup materi, tujuan pembelajaran dan kompetensi yang diharapkan setelah mengikuti kegiatan.
(Comunication/
Abad21).
h. Peserta didik menjawab pertanyaan awal dari guru
(Comunication/
Abad21)
:● Coba anak-anak amati slide berikut, apa yang dapat kalian temukan pada gambar?(apersepsi)
● Jika apel yang ada di slide akan diberikan sebanyak dua-dua, berapakah anak yang mendapatkan apel?
● Dapatkah anak-anak merangkumnya dalam bentuk tulisan?
Persiapan yang dilakukan pada model pembelajaran tatap muka melalui model problem
bassed learning
sebagai berikut:● Menyiapkan materi pembelajaran tentang cara berhitung dalam bentuk
powerpoint.
● Menyiapkan perangkat multimedia (Laptop, proyektor,
screen
) sebagai media tayangan.● Menyiapkan alat peraga berupa benda nyata (congklak dan biji-bijian atau manik-manik) yang akan digunakan dalam pelajaran.
● Menyiapkan LKPD yang akan digunakan peserta didik dalam proses pembelajaran.
● Menyusun kisi-kisi penilaian, instrument, dan rubrik penilaian.
● Menyiapkan bahan remedial dan pengayaan sebagai proses tindak lanjut pembelajaran.
Kegiatan Inti FASE 1 Orientasi tentang permasalahan kepada Peserta didik a. Peserta didik melihat tayangan materi pada power point berupa gambar,
alur dan pola perhitungan.
b. Peserta didik mengamati video pembelajaran tentang pembagian https://www.youtube.com/watch?v=gHeVelUTZYU
c. d. Guru bertanya jawab dengan peserta didik terkait video yang ditampilkan
melalui power point
(Comunication/
Abad21).
e. Peserta didik menyimak demonstrasi sederhana yang dilakukan oleh guru sebagai awal uji kerja peserta didik dalam menganalisa pola perhitungan.
FASE 2 Mengorganisasi Peserta didik dalam belajar a. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil
(Collaboration/
Abad 21).
b. Peserta didik mendiskusikan permasalahan yang ada di LKPD bersama teman satu kelompoknya untuk menentukan pola perhitungan yang sesuai dengan ide mereka (Bernalarkritis/P3).
FASE 3 Membimbing penyelidikan
a. Guru membimbing penyelidikan yang dilakukan siswa (
Communication/
Abad21)b. Peserta didik dengan bimbingan guru mulai memecahkan permasalahan yang ada di LKPD menggunakan benda nyata yang telah disediakan (
Collaboration
/Abad21).FASE 4 Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
a.
Siswa mencatat hasil penyelidikan pada permasalahan yang ada di LKPD, kemudian merangkumnya ke dalam sebuah tulisan untuk dipresentasikan di depan kelas (Bergotongroyong/P3)b. Siswa menjawab pertanyaan pada LKPD (
Collaboration
/Abad21).c. Perwakilan kelompok melakukan presentasi, kemudian kelompok lain menanggapi (
Communication/
Abad21).FASE 5 Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
a. Guru mengevaluasi dan menyimpulkan bersama siswa.
b. Guru memberikan penjelasan bahwa perkalian merupakan penjumalahan berulang dan pembagian adalah pengurangan berulang.
c. Guru memberikan penguatan terhadap hasil pekerjaan siswa
Kegiatan Penutup
a. Peserta didik dan guru melakukan refleksi tentang pola aturan perhitungan dengan bertanya jawab tentang materi tersebut dan pesan/kesan pada pembelajaran hari
ini
(Comunication/
Abad21).
b. Peserta didik diminta mengerjakan soal evaluasi pada tabel excel yang telah disediakan guru.(TPACK,Mandiri/P3)
c. Guru memberikan tindak lanjut berupa kegiatan peserta didik mempelajari materi selanjutnya.
d. Guru bersama peserta didik berdoa terlebih dahulu untuk menutup pembelajaran (Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, dan berakhlakmulia/P3).
e. Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan salam(Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia/P3).
ASSESMEN
1. Assesmen Diagnostik
a. Asesmen Diagnostik Non-Kognitif
Pertanyaan yang diajukan kepada peserta didik meliputi:
1) Bagaimana kabarmu hariini?
2) Bagaimana perasaanmu saat belajar dirumah?
3) Apa saja kegiatan yang kamu lakukan di rumah selain belajar?
4) Apakah orang tuamu menemanimu belajar dirumah?
5) Bagaimana perasaanmu mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini?
b. Asssesmen Diagnostik Kognitif Identifikasi
materi yang akan diujikan
Pertanyaan Kemungkinan Jawaban
Skor (Kategori)
Rencana Tindak Lanjut
Pola
perhitungan
Perhatikan soal di bawah ini!
Benar dan dapat menjelaskan secaralancar
Benar tetapi masih belum lancar cara menjelaskan
Salah
2
1
0
Jika skor 2 dan 1 maka dilanjutkan pembelajaran sub materi berikutnya Jika skor 0, siswa diberikan
pendampingan belajar dengan menekankan materi membaca bilangan cacah besar sederhana.
2. Assesmen Formatif a. Sikap
Aspek Ya Tidak
1. Mengerjakan tugas dengan mandiri
2. Mengerjakan tugas dengan dibantu oleh teman
3. Aktif bertanya dan menjawab pertanyaan (berpikir kritis) 4. Tugas saya dikerjakan oleh orang lain
b. Tertulis
Dalam bentuk Lembar Kerja Peserta Didik yang dikerjakan berkelompok.
3. Assesmen Sumatif Lingkup Materi
Asesmen Sumatif Lingkup Materi dilaksanakan:
a. Jenis assesmen : Penugasan
b. BentukAsessmen : Tertulis (format
excel
) c. Instrumen : TerlampirH. PENGAYAAN REMEDIAL
I. REFLEKSI PESERTA DIDIK DAN GURU 1. Pengayaan
Peserta didik yang sudah menguasai materi pola perhitungan dan solusi permasalahan pola perhitungan diminta untuk membuat soal cerita tentang perhitungan dan cara menjawabnya.
2. Remedial
Peserta didik yang belum menguasai pola perhitungan, memperdalam dengan konsep dasar operasi hitung.
Refleksi guru
1. Apakah semua siswa terlibat dalam proses pembembelajaran? Apa tantangan peserta didik?
2. Apakah peserta didik dapat memahami pola perhitungan?
3. Apakah peserta didik dapat mempraktikkannya?
Refleksi siswa
Apakah peserta didik merasa senang dengan kegiatan pembelajaran ini? Adakah hal menarik lainnya?
Apakah peserta didik memahami materi yang disampaikan guru?
Dapatkah peserta didik mempraktikkannya sendiri di rumah?
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ATP:
1. Peserta didik dapat menemukan pola hubungan yang melibatkan operasi perkalian dan pembagian menggunakan kata-kata sendiri (c4).
2. Peserta didik mampu merangkum permasalahan pola perhitungan bilangan misalnya 48:3 menggunakan benda nyata melalui diskusi terbatas(c6).
KELOMPOK 1 Anggota :
1. 4.
2. 5.
3. 6.
KELOMPOK 2 Anggota :
1. 4.
2. 5.
3. 6.
KELOMPOK 3 Anggota :
1. 4.
2. 5.
3. 6.
Coba selesaikan permasalahan berikut ini!
1. Pak Lando akan mengisi kolam ikannya dengan ikan mas. Ia mengisi kolamnya dengan ikan yang sama banyak. Jika ikan mas yang dimilikinya hanya 20 ekor, berapa ikan mas tiap kolamnya?
2. Arin memiliki 5 kantong permen yang masing-masing berisi 8 butir. Permen- permen tersebut akan diberikan kepada 4 temannya sama banyak. Berapakah permen milik masing-masing teman Arin?
3. Dika memiliki 100 butir kelereng. Ia akan memasukkanya ke dalam 5 kantong sama banyak.Berapa jumlah kelereng pada masing-masing kantong tersebut?
B. SOAL EVALUASI
KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN
C. BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
D. GLOSARIUM
Pola adalah bentuk atau model yang memiliki keteraturan
Laporan adalah bentuk penyampaian informasi baik secara lisan maupun tulis.
Merangkum adalah meringkas (uraian, dan sebagainya) dalam bentuk pokok-pokok saja
E. DAFTAR PUSTAKA
Irwan Kusdinar dan Zikri.2009. Pintar Matematika 4 untuk SD/MI kelas 4. Jakarta : Pusat Perbukuan, Depsiknas
Mengetahui Ginggangtani, September 2022 Kepala Sekolah
SD Negeri 1 Ginggangtani Guru Kelas IV
Subronto,S.Pd. Geta Sahani, S,Pd SD NIP. 19650819 199403 1 007 NIP. 19860729 201101 2 014