RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SD NEGERI 3 LANGKAHAN
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam& Budi Pekerti Kelas / Semester : IV (Empat) / 1
Pembelajaran (3) : Aku Anak Shalih
Alokasi Waktu : 5 x 4JP (5 x Pertemuan) Tgl Pelaksanaan : 11/09/2022
A. KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca dan menanya) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda- benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan peri-laku anak beriman dan berakhlak mulia.
B. KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
1.6 Meyakini bahwa sikap santun dan menghargai teman sebagai cerminan dari iman.
2.6 Menunjukkan sikap santun dan menghargai teman.
3.6 Memahami sikap santun dan
menghargai teman, baik di rumah,
1.6 siswa dapat Meyakini bahwa sikap santun dan menghargai teman sebagai cerminan dari iman.
2.6 Siswa dapat Menunjukkan sikap santun dan menghargai teman.
sekolah, dan di masyarakat sekitar.
4.6 Mencontohkan sikap santun dan menghargai teman, baik di rumah, sekolah, dan di masyarakat sekitar.
1.9 Meyakini bahwa perilaku jujur sebagai cerminan dari iman.
2.9 Menunjukkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.
3.9 Memahami makna perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.
4.9 Mencontohkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.
1.10 Meyakini bahwa perilaku amanah sebagai cerminan dari iman.
2.10 Menunjukkan perilaku amanah dalam kehidupan sehari-hari.
3.10 Memahami makna perilaku amanah dalam kehidupan sehari-hari.
4.10 Mencontohkan perilaku amanah dalam kehidupan sehari-hari.
1.11 Meyakini bahwa perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru sebagai cerminan dari iman.
2.11 Menunjukkan perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru dan sesama anggota keluarga.
3.11 Memahami makna perilaku hormat dan patuh kepada orangtua, dan guru.
4.11 Mencontohkan perilaku hormat dan
3.6 Siswa dapat Memahami sikap santun dan menghargai teman, baik di rumah, sekolah, dan di masyarakat sekitar.
4.6 Siswa dapat Mencontohkan sikap santun dan menghargai teman, baik di rumah, sekolah, dan di masyarakat sekitar.
1.9 Siswa dapat Meyakini bahwa perilaku jujur sebagai cerminan dari iman.
2.9 Siswa dapat Menunjukkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.
3.9 Siswa dapat Memahami makna perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.
4.9 Siswa dapat Mencontohkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.
1.10 Siswa dapat Meyakini bahwa perilaku amanah sebagai cerminan dari iman.
2.10 Siswa dapat Menunjukkan perilaku amanah dalam kehidupan sehari-hari.
3.10 Siswa dapat Memahami makna perilaku amanah dalam kehidupan sehari-hari.
4.10 Siswa dapat Mencontohkan perilaku amanah dalam
patuh kepada orangtua dan guru.
1.20 Meyakini kebenaran kisah Nabi Muhammad saw.
2.20 Menunjukkan sikap santun dan menghargai teman, baik di rumah, sekolah, dan di masyarakat sekitar sebagai implementasi dari
pemahaman kisah keteladanan Nabi Muhammad saw.
3.20 Memahami kisah keteladanan Nabi Muhammad saw.
4.20 Menceritakan kisah keteladanan Nabi Muhammad saw.
kehidupan sehari-hari.
1.11 Siswa dapat Meyakini bahwa perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru sebagai cerminan dari iman.
2.11Siswa dapat Menunjukkan perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru dan sesama anggota keluarga.
3.11 Siswa dapat Memahami makna perilaku hormat dan patuh kepada orangtua, dan guru.
4.11 Siswa dapat Mencontohkan perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru.
1.20 Siswa dapat Meyakini kebenaran kisah Nabi Muhammad saw.
2.20 Siswa dapat Menunjukkan sikap santun dan menghargai teman, baik di rumah, sekolah, dan di masyarakat sekitar sebagai implementasi dari pemahaman kisah keteladanan Nabi Muhammad saw.
3.20 Siswa dapat Memahami kisah keteladanan Nabi Muhammad saw.
4.20 Siswa dapat Menceritakan kisah keteladanan Nabi Muhammad saw
TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu:
❖ Bersikap dan berperilaku jujur, amanah, hormat, patuh, santun kepada orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-hari.
❖ Bersikap santun dan menghargai teman-teman dalam kehidupan sehari-hari.
❖ Karakter siswa yang diharapkan : Religius Nasionalis Mandiri
Gotong Royong Integritas
D. MATERI PEMBELAJARAN
❖ Bersikap dan berperilaku jujur, amanah, hormat, patuh, santun kepada orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-hari.
❖ Bersikap santun dan menghargai teman-teman dalam kehidupan sehari-hari.
E. PENDEKATAN & METODE Pendekatan : Scientific
Strategi : Cooperative Learning Teknik : Example Non Example
Metode : Penugasan, Tanya Jawab, Diskusi Dan Ceramah
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu Pendahuluan ❖ Peserta didik harus dalam kondisi siap
menerima pelajaran. Guru mengucapkan salam dan dilanjutkan berdo’a bersama. Guru disarankan selalu menyapa peserta didik, misalnya “Apa kabar anak-anak?”.Religius
10 menit
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
❖ Memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
❖ Menyampaikan tujuan
pembelajaran.Communication
Inti ❖ Peserta didik melakukan pengamatan terhadap gambar yang ada pada buku teks.Mandiri
❖ Peserta didik menceritakan hasil pengamatannya (lisan/tertulis).
Pertemuan I
Sub Bab A Jujur Disayang Allah
Sebelum masuk pada inti pembelajaran, guru terlebih dahulu menyampaikan secara singkat makna dan contoh jujur, dan mengapa disayang Allah.Religius
❖ Peserta didik membaca kisah tentang “Anak Gadis yang Jujur”. Lihat buku teks.Literasi
❖ Peserta didik menceritakan tentang “Anak Gadis yang Jujur”.
❖ Belajar kelompok, peserta didik
mendiskusikan cerita “Anak Gadis yang Jujur”.
Guru memberi rambu-rambu, antara lain:
Sebutkan tokoh yang ada di dalam cerita, apa isi dialognya, ungkapkan sikap baik atau buruk yang ada pada cerita itu.Collaboration
❖ Sikap apa yang harus dicontoh dari cerita itu?
Jelaskan alasanmu!
Pada kolom kegiatan “Insya Allah, kamu bisa ”, peserta didik diminta membaca kembali cerita
“Anak Gadis yang Jujur” dan mendiskusikan tentang: Apa hikmah dari kisah itu?
Penilaian terhadap kegiatan ini dapat dilakukan dengan menjawab pertanyaan berikut: Apa hikmah dari kisah/cerita anak gadis yang jujur
itu?Collaboration Sub Bab B Amanah
Sebelum masuk pada inti pembelajaran, guru terlebih dahulu menyampaikan secara singkat makna dan contoh amanah, dan mengapa harus amanah.Communication
95 menit x 2
Pertemuan
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
❖ Peserta didik mengamati gambar yang terdapat dalam buku teks.Mandiri
❖ Menceritakan isi pesan gambar yang diamati (lisan/tertulis)
❖ Membaca kisah singkat Nabi Muhammad saw, dan menceritakan isi kisah tersebut!
❖ Peserta didik menjelaskan mengapa kita harus bersikap amanah?
Pada kolom kegiatan “Insya Allah, kamu bisa ”, peserta didik diminta mengamatigambar dan membaca pelajaran tentang amanah. Penilaian terhadap materi ini dapatdilakukan dengan menjawab pertanyaan uraian sebagai berikut:Mandiri
❖ Mengapa rajin belajar, menjaga nama baik orang tua kita termasuk amanah?Jelaskan!
❖ Apa akibatnya jika tidak mengerjakan tugas, menjaga nama baik guru dan
sekolah?Jelaskan!
Sub Bab C Hormat dan Patuh kepada Orang tua Sebelum masuk pada inti pembelajaran guru terlebih dahulu menyampaikan secarasingkat makna dan contoh hormat dan patuh kepada orang tua dan mengapa harushormat dan patuh kepada orang tua.Communication
❖ Peserta didik diminta mengamati gambar dan memberikan komentar secaratertulis.Mandiri
❖ Peserta didik diminta menceritakan, “Mengapa kita harus hormat dan patuhkepada orang tua". (dikerjakan secara berpasangan).Literasi
❖ Tugas kelompok. Peserta didik mendiskusikan isi surah Luqmaan/31:14, danmemberikan beberapa contoh sikap menghormati dan patuh kepada orang tua.Gotong Royong
❖ Tugas pada poin 3 di atas, masing-masing kelompok memresentasikannya di
depankelas, kelompok lain menanggapi dan turut menyempurnakan.Communication
❖ Peserta didik diminta menghafal doa untuk orang tua beserta artinya (individu).Integritas
❖ Pada kolom kegiatan “Insya Allah, kamu bisa
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
”, peserta didik diminta
menceritakanbagaimana sikap hormat dan patuh kepada orang tua.Literasi
Sub Bab D Hormat kepada Guru
Sebelum masuk pada inti pembelajaran guru terlebih dahulu menyampaikan secarasingkat makna dan contoh hormat kepada guru, serta mengapa harus hormat
kepadaguru.Communication
❖ Kerja kelompok, peserta didik membaca dan mendiskusikan contoh caramengormati dan mematuhi guru.
Kemudianmempresentasikannya di depan kelasGotong Royong
❖ Guru mengajukan pertanyaan kepada peserta didik: Dari contoh yang kaliankemukakan,
“Apakah ada hal yang sulit untuk dilaksanakan? Kemukakan denganjujur!Communication
❖ Kerja kelompok. Peserta didik membuat daftar usulan tentang hal-hal yang harusdilakukan agar suasana belajar menjadi nyaman. Hasil masing-masing kelompokdikumpulkan, kemudian didiskusikan secara klasikal. Butir- butir yang sudahdisepakati bersama dijadikan sebagai peraturan atau kesepakatan di kelas atau disekolah.Collaboration
Pada kolom kegiatan “Insya Allah, kamu bisa ”, peserta didik diminta menceritakanbagaimana sikap hormat dan patuh kepada guru.Literasi Sub Bab E Santun dan Menghargai Teman Sebelum masuk pada inti pembelajaran guru terlebih dahulu menyampaikan secarasingkat makna dan contoh santun dan menghargai teman, serta mengapa harus santundan menghargai teman. Kemudian mengamti dan menceritakan ilustrasi gambar.Selanjutnya:Communication
❖ Kerja kelompok. Peserta didik mendiskusikan sebuah judul yang berbunyi “AkuHarus Santun kepada Teman”. Setiap kelompok beranggota maksimal 5 orang danminimal 3 orang.
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Sistematika kerja a.l.:Gotong Royong
• Membaca naskah (Lihat buku teks).
• Pahami isi naskah dan diskusikan bersama anggota kelompok, misal pengertiansantun, contoh santun, dan sebagainya.
Menjelaskan makna hadis yang terdapatdalam buku teks. Membuat kesimpulan, kemudian
mempresentasikannya di depankelas dan hasilnya diserahkan kepada guru.
• Di akhir diskusi guru memberikan penguatan. Misal tentang pentingnya berlakusantun antar-sesama.
❖ Peserta didik diajak berandai-andai. Contoh:
Seandainya manusia sudah tidak adayang hormat kepada orang tuanya, atau tidak ada yang santun lagi kepada sesamamanusia, Apa yang terjadi ya? Diskusikan dalam
kelompok/pasangan.Critical Thinking and Problem Solving
Adapun sikap jujur, amanah, hormat, menghargai, dan santun, semuanya mengandungnilai nilai ibadah, nilai sosial, nilai kemanusiaan, dan lain- lain. Sebagai guru tugasutamanya ialah:
❖ menjajaki jenis, ragam, dan tingkat kesadaran nilai-nilai yang ada dalam diri pesertadidik melalui berbagai indikator;Creativity and Innovation
❖ meluruskan nilai yang kurang baik/wajar dan menangkal masuknya nilai
negatif/naif;Creativity and Innovation
❖ membina, mengembangkan, dan
meningkatkan nilai-nilai baik yang ada pada diripeserta didik secara kuantitatif maupun kualitatif;Creativity and Innovation
❖ menanamkan nilai-nilai baru yang positif.
Pembelajaran nilai-nilai harus dimulai dari
potretafektif anak dan kehidupannyamenuju target nilai yang diharapkan. Disadari bahwa, tidak setiap anak memilikikehidupan moral/nilai-nilai yang sama. Tugas dan peran guru untuk
meningkatkankualitas kesadaran terhadap nilai- nilai tersebut menuju tahap yakin (belief).
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Olehkarena itu, agar anak sampai pada tingkat
yakin, maka pembelajaran nilai selalu danlebih tepat dilakukan melalui pembiasaan.Melalui pembiasaan ini diharapkan akansampai pada kesadaran yang didasari konsep yang ada dalam diri peserta didik sendiri.
Pembelajaran nilai-nilai jujur, hormat/patuh, santun, amanah dan lainnya harusdirancang dan
dikondisikan dengan kesadaran tinggi guru
maupun peserta didik.Pengondisian dapat dimulai dari tingkat kelas, karena dimungkinkan lebih mudahmengamati dan memantaunya. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk
mengondisikanpenanaman nilai. Di antaranya ialah
“penanaman nilai hormat kepada guru
ketikabelajar”. Ajaklah siswa merumuskan indikator dari nilai hormat. Misal, tidak berbicaraketika guru menjelaskan pembelajaran, mengerjakan tugas dari guru, menyerahkantugas tepat waktu, minta izin jika hendak keluar ruangan, angkat tangan bila hendakbertanya/memberi masukan, dan
seterusnya. Indikator tersebut disepakati bersamaguru-siswa untuk ditaati bersama.
Pada kolom kegiatan “Insya Allah, kamu bisa ”, peserta didik diminta menceritakanbagaimana sikap santun dan menghargai teman.Mandiri Penutup ❖ Bersama-sama siswa membuat kesimpulan /
rangkuman hasil belajar selama sehariIntegritas
❖ Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil
ketercapaian materi)
❖ Melakukan penilaian hasil belajar
❖ Membaca do’a sesudah belajar dengan benar (disiplin)Religius
15 menit
G. SUMBER DAN MEDIA
❖ Buku PAI dan Budi Pekerti PAI Kls IV SD
❖ Kitab Suci Al-Qur’an
❖ Multimedia Interaktif/CD Interaktif /Video
H. PENILAIAN
FORMAT PENILAIAN MEMBACA AL-QURAN
Nama peserta didik: Agustina Kelas: IV
Aspek Rentang Nilai
1 2 3 4
Skor Catatan :
4 = Sangat Baik 3 = Baik 2 = Sedang 1 = Kurang baik
PENILAIAN SIKAP
Nama peserta didik: _____________________________
Kelas: _____
Aspek Kriteria Penilaian
1 2 3 4
Keterlibatan Inisiatif Perhatian
Tanggung jawab
Skor Skor maksimal Catatan :
4 = Sangat Baik 3 = Baik 2 = Sedang 1 = Kurang baik
RUBRIK PENILAIAN
No. Nama Peserta Didik Kategori 1 2 3 4 1 Masdar
2 Sultan Haykal 3 Aisy Anindya
dan seterusnya Catatan :
4 = Sangat Baik 3 = Baik 2 = Sedang 1 = Kurang baik
Keterangan
Sangat baik : Hafalan lancar, tartil, lagu/berirama Baik : Hafalan lancar sesuai kaidah bacaan
Sedang : Hafalan kurang lancar sesuai kaidah bacaan.
Kurang : Hafalan tidak lancar
Catatan:
Guru dapat mengembangkan soal berikut rubrik dan penskorannya sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Guru diharapkan memiliki catatan sikap atau nilai-nilai karakter yang dimiliki peserta didik selama dalam proses pembelajaran. Terkait dengan sikap atau nilai-nilai karakter yang dimiliki oleh peserta didik, penilaian dapat dilakukan melalui tabel berikut.
RUBRIK PENILAIAN SIKAP
No Nama Peserta Didik
Kriteria
Kerjasama Keaktifan Partisipasi Inisiatif M
K M
B M
T BT M K
M B
M
T BT M K
M B
M
T BT M K
M B
M T BT 1 Masdar
2 Sultan Haykal 3 Aisy Anindya
dan seterusnya
Catatan :
MK = membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten).
MB = mulai berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten).
MT = mulai terlihat (apabila peserta didik sudah memperlihatkan tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator namun belum konsisten).
BT = belum terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator).
Aktivitas dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti sikap: tolong-menolong, disiplin, jujur, sopan santun, dan lain-lain
I. PENGAYAAN
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah mencapai kompetensinya dalam memahami sikap jujur, amanah, hormat dan patuh kepada orang tua dan guru, santun dan menghargai teman, diminta untuk mengerjakan materi pengayaan yang sudah disiapkan. Oleh karena ini pembelajaran sikap, maka yang terpenting adalah sikap itu sudah menjadi perilaku peserta didik dan warga sekolah dalam kehidupan baik di sekolah, rumah dan masyarakat.
Untuk mengamati perilaku peserta didik, guru harus melakukan observasi / pengamatan.
Pengamatan harus bersifat terprogram, konsisten, dan berkelanjutan. Sebagai contoh, ketika guru hendak melihat tingkat ketaatan beribadah, lebih dahulu guru memotret perilaku peserta didik di awal. Setelah itu dilakukan pembinaan terprogram dan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Untuk melihat perubahannya, maka bandingkanlah kondisi awal dengan kondisi akhir pembinaan. Apakah terjadi perubahan yang signifikan.
Ada beberapa pilihan. Karena peserta didik sudah kompeten dalam pemahaman dan dapat memberikan contoh-contoh, guru boleh menjadikan peserta didik tersebut menjadi tutor sebaya, untuk lebih memantapkan kemampuannya.
Alternatif lain, peserta didik dapat membaca/menghafal/menulis ayat/surat pendek yang lai
J. REMEDIAL
Bagi peserta didik yang belum menguasai materi guru terlebih dahulu mengidentifikasi hal-hal yang belum dikuasai. Berdasarkan itu, peserta didik kembali mempelajarinya dengan bimbingan guru dan melakukan penilaian kembali. Pelaksanaan remedial dilakukan pada hari dan waktu tertentu yang disesuaikan, misalnya 30 menit setelah jam belajar selesai.
MENGETAHUI, ALUE KRAK KAYE, 11-9- 2022
KEPALA SD NEG 3 LANGKAHAN GURU MAPEL PAI
JAMALIAH,S.Pd ASY’ARI