Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Tahun 2019
Buku Siswa Tema 2
Tumbuhan Sahabatku
Seri Pembelajaran Tematik Terpadu
SMPLB Kelas VIII Tunadaksa
Disusun Oleh:
Sri Djatiningtyas, S.Pd
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN KHUSUS DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
2019
Milik Negara Tidak Diperdagangkan
Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Tumbuhan Sahabatku-SMPLB Tunadaksa
Buku Siswa/Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2019 viii, 138 hlm
Seri Pembelajaran Tematik Terpadu Untuk SMPLB Kelas VIII Tunadaksa ISBN: ....
I. Tematik Terpadu-Studi dan Pengajaran
II. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Buku Tematik- Tumbuhan Sahabatku-Studi dan Pengajaran I. Judul Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Hak Cipta © 2019 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dilindungi Undang-Undang
Disklaimer: Buku ini merupakan buku siswa berkebutuhan khusus yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013.Buku siswa ini ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendididkan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam penerapan Kurikulum 2013 untuk satuan pendidikan khusus. Buku ini merupakan dokumen yang fleksibel yang senantiasa diperbaiki dan diperbaharui sesuai dengan kondisi, kemampuan, dan kebutuhan peserta didik serta disesuaikan dengan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini.
Katalog Dalam Terbitan (KDT)
Penulis : Sri Djatiningtyas, S.Pd
Penelaah materi : Dr. H. Syamsuddin, M.Si
Ilustrator : Tri Subagya, SE
Diterbitkan Oleh : Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Cetakan ke-1, 2019
Disusun dengan huruf Baar Metanoia, 14 pt
Kata Sambutan
Kurikulum 2013 pendidikan khusus telah disusun melalui berbagai proses dan tahapan dalam waktu yang relatif panjang. Pengembangan kurikulum pendidikan khusus sejak tahun 2014, dalam perjalanannya mengalami penyesuaian dan perubahan. Harmonisasi kurikulum pendidikan khusus yang dilakukan antara Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus (d/h Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus) dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, perguruan tinggi, sekolah luar biasa, praktisi pendidikan, serta pihak lain yang relevan, telah menghasilkan Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10/D/KR/2017 tentang Struktur Kurikulum, Kompetensi Inti-Kompetensi Dasar, dan Pedoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus.
Salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran adalah tersedianya buku teks pelajaran yang sesuai dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar serta karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus (d/h Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus) dengan persetujuan dan dukungan dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan, memiliki program untuk menyusun buku teks pelajaran pendidikan khusus. Penyusunan buku teks pelajaran pendidikan khusus dilakukan secara bertahap sesuai dengan pentahapan pelaksanaan Kurikulum 2013. Buku teks pelajaran pendidikan khusus disusun untuk kelas I s.d. VI jenjang SDLB, kelas VII s.d. IX SMPLB, dan kelas X, XI dan XII SMALB, ditambah beberapa buku mata pelajaran yang tidak tergabung dalam tematik.
Buku yang disusun menggunakan pendekatan tematik dan berbasis aktivitas.
Tema-tema yang ada direncanakan sedemikian rupa adalah tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, supaya lebih mendekatkan peserta didik dengan pembelajaran yang nyata dan pada akhirnya materi pembelajaran diharapkan menjadi relative lebih mudah dipahami oleh peserta didik itu sendiri. Proses pembelajaran sepenuhnya diarahkan pada pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara holistik/menyeluruh di mana proses pembelajaran yang menyeluruh tersebut diharapkan dapat melahirkan pribadi peserta didik yang utuh dan berkualitas. Buku ini merupakan buku teks utama dalam pembelajaran dan sebagai salah satu sumber belajar kiranya buku ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pendidik dan peserta didik serta dapat dipadukan dengan sumber belajar lain yang relevan untuk mendukung pengembangan pribadi peserta didik secara utuh.
Salah satu karakteristik Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus adalah bahwa pendidikan keterampilan memiliki porsi yang cukup besar dalam stuktur kurikulum.
Porsi pendidikan keterampilan pada jenjang SDLB sebesar 40%, SMPLB sebesar 50% dan pada jenjang SMALB sebesar 70%. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka Peningkatan Kuailitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia. Dalam rangka revitalisasi pendidikan keterampilan pada pendidikan khusus, dikembangkan 20 jenis keterampilan pilihan SMPLB dan SMALB, serta juga dilakukan penyusunan buku keterampilan.
Buku teks pelajaran dan buku keterampilan pendidikan khusus disusun dengan mempertimbangkan kondisi yang dimiliki peserta didik, sehingga aktivitas pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kekhasan yang dimiliki masing-masing peserta didik. Diharapkan buku keterampilan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh guru dan peserta didik serta dapat dipadukan dengan sumber belajar yang lain untuk mendukung pengembangan pendidikan keterampilan yang relevan. Di samping itu, buku ini juga dapat dimanfaatkan oleh kepala sekolah, pengawas, orangtua, dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka meningkatkan mutu layanan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus.
Kami menyampaikan terimakasih kepada para penyusun dan penelaah buku serta seluruh pihak yang terlibat untuk setiap kerja keras, curahan ide dan pemikiran yang pasti dilakukan dengan sepenuh hati, sehingga tercipta buku teks pelajaran pendidikan khusus yang akan bermanfaat bagi pengembangan potensi peserta didik berkebutuhan khusus.
Jakarta, 7 Oktober 2019
Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus
Ttd
Dr. Sanusi, M.Pd
NIP. 196204031982031003
Kata Pengantar
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia Nya penulis dapat menyelesaikan buku ini. Dengan harapan setelah mempelajari buku SMPLB Tunadaksa kelas VIII tema 2 tentang “Tumbuhan Sahabatku” peserta didik dapat memiliki sikap obyektif, jujur, percaya diri, bisa bekerjasama maupun bekerja sendiri.
Untuk memenuhi tujuan tersebut, materi disesuaikan dengan pola berfikir peserta didik, mudah diterima dan dipahami dengan bahasa yang komunikatif sehingga akan membawa peserta didik dalam suasana belajar yang lebih mengedepankan aspek penggalian potensi diri, supaya berkembang maksimal.
Di buku ini kita akan belajar tentang Tanaman Hias, Tanaman Sayuran, Tanaman Perkebunan, dan Tanaman Organik dengan harapan, peserta didik aktif berapresiasi terhadap lingkungan, cara mempergunakan dan melestarikan lingkungan tersebut.
Buku ini sangat terbuka dan perlu terus menerus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran, dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya. Atas kontribusi itu, kami ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan, kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan. Amin
Jakarta, Oktober 2019
Penulis
Tematik SMPLB kelas VIII Buku Siswa
Daftar Isi
Kata Sambutan ... iii
Kata Pengantar ... v
Daftar Isi ...vi
Daftar Gambar ...viii
Tentang Buku Siswa ... 1
Subtema I Tanaman Hias ... 3
Prakata Tema 2 Subtema 1 ... 3
Pembelajaran 1 Jenis Tanaman Hias ... 5
Pembelajaran 2 Cara Merawat Tanaman Hias ... 15
Pembelajaran 3 Perkembangbiakan Tanaman Hias ... 22
Ayo Mengingat Kembali ... 29
Subtema II Tanaman Sayuran ... 35
Prakata Tema 2 Subtema 2 ... 35
Pembelajaran 1 Jenis-Jenis Sayuran ... 37
Pembelajaran 2 Cara Tanaman Sayuran Beradaptasi dengan Lingkungan... 45
Pembelajaran 3 Perkembangbiakan Tanaman Sayuran ... 51
Ayo Mengingat Kembali ... 61
Subtema III Tanaman Perkebunan ... 67
Prakata Tema 2 Subtema 3 ... 67
Pembelajaran 1 Jenis-Jenis Tanaman Perkebunan ... 69
Pembelajaran 2 Pengolahan Hasil Perkebunan ... 77
Pembelajaran 3 Pemasaran Hasil Perkebunan ... 88
Ayo Mengingat Kembali ... 95
Subtema IV Tanaman Organik ... 101
Prakata Tema 2 Subtema 4 ... 101
Pembelajaran 1 Jenis Tanaman Organik ... 103
Pembelajaran 2 Cara Merawat Tanaman Organik ...113
Pembelajaran 3 Merawat Tanaman Organik ... 117
Ayo Mengingat Kembali ... 125
Glosarium ... 131
Daftar Pustaka ... 135
Profil Penulis ... 136
Profil Penelaah ... 137
Profil Ilustrator ... 138
Daftar Gambar
Gambar 1.1 Aneka tanaman hias ... 5
Gambar 1.2 Kondisi tanaman ... 18
Gambar 1.3 Langkah mencangkok... 25
Gambar 2.1 Aneka sayuran ... 38
Gambar 2.2 Tanaman dengan reproduksi vegetatif alami ... 55
Gambar 3.1 Aneka tanaman ... 71
Gambar 3.2 Aneka hasil olahan... 77
Gambar 4.1 Aneka sayur dan buah organik ... 104
Gambar 4.2 Aneka buah-buahan organik... 113
Gambar 4.3 Aneka sayuran organik... 113
Tentang Buku Siswa
Pembelajaran Tematik Terpadu SMPLB Kelas VIII
1. Buku Siswa merupakan buku panduan sekaligus buku aktivitas yang akan memudahkan peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran.
2. Buku Siswa didesain penuh gambar dan warna untuk menstimulasi, imajinasi, dan minat peserta didik.
3. Buku Siswa dilengkapi dengan penjelasan lebih rinci tentang isi dan penggunaan buku sebagaimana dituangkan dalam Buku Panduan Guru.
4. Kegiatan pembelajaran yang ada di Buku Siswa lebih merupakan contoh yang dapat dipilih guru dalam melaksanakan pembelajaran.
Guru diharapkan mampu mengembangkan ide-ide kreatif lebih lanjut dengan memanfaatkan alternatif-alternatif kegiatan yang ditawarkan di dalam Buku Panduan Guru atau mengembangkan ide-ide pembelajaran sendiri.
5. Pada semester 1 dan 2 terdapat 8 tema. Setiap tema terdiri dari 4 subtema yang diuraikan dalam 3 pembelajaran. Satu pembelajaran dialokasikan untuk 1 hari. Penjelasan lebih rinci tentang aktivitas pembelajaran dituangkan pada Buku Guru.
6. Struktur penulisan buku semaksimal mungkin diusahakan memfasilitasi pengalaman belajar bermakna yang diterjemahkan melalui subjudul Ayo Mencari Tahu, Ayo Belajar, Ayo Ceritakan, Ayo Bekerjasama, Ayo Berlatih, Ayo Cari Tahu, Ayo Lakukan, Ayo Simpulkan, Ayo Renungkan, Ayo Kerjakan, Ayo Mencoba, Ayo Diskusikan, Ayo Bandingkan, Ayo Menulis, Ayo Temukan Jawabannya, Ayo Menaksir, Ayo Berkreasi, Ayo Analisis, Ayo Kelompokkan, Ayo Bernyanyi, Ayo Berpetualang, Tahukah Kamu dan Belajar di Rumah.
7. Buku ini dapat digunakan oleh orang tua secara mandiri untuk mendukung aktivitas belajar peserta didik di rumah.
8. Orang tua diharapkan berdiskusi dan terlibat dalam aktivitas belajar peserta didik. Saran-saran untuk kegiatan bersama antara peserta didik dan orang tua dicantumkan pada setiap akhir pembelajaran.
9. Buku Siswa ini berbasis kegiatan (activity based) sehingga memungkinkan bagi peserta didik dan guru untuk melengkapi materi dari berbagai sumber.
10. Guru dan peserta didik dapat mengembangkan dan atau menambah kegiatan sesuai kondisi dan kemampuan sekolah, guru dan peserta didik. Pengembangan dan atau penambahan kegiatan dimaksudkan untuk memberikan pamahaman lebih kepada peserta didik terhadap pengetahuan yang dipelajari, ketrampilan yang dilatih, dan sikap yang dikembangkan. Di rumah, orang tua bersama peserta didik dapat mengembangkan dan atau menambah kegiatan sesuai kondisi dan kemampuan orang tua dan peserta didik.
11. Kegiatan–kegiatan dalam buku ini sebisa mungkin memaksimal- kan potensi semua sumber belajar yang ada di lingkungan sekitar.
Setiap kegiatan dapat disesuaikan dengan kondisi peserta didik, guru, sekolah, dan lingkungan.
12. Pada beberapa bagian dalam Buku Siswa ini diberikan ruang bagi peserta didik untuk menuliskan laporan, kesimpulan, penyelesaian soal, atau tugas lainnya. Namun, sebaiknya dalam menuliskan berbagai tugas tersebut peserta didik tidak terpancang pada ruang yang diberikan. Apalagi dirasa kurang, peserta didik dapat menuliskannya pada buku tugas.
Subtema
I Tanaman Hias
Prakata Tema 2 Subtema 1
Buku tematik tema 2 subtema 1 terdiri atas 3 pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran dalam buku ini dilakukan dengan pen - dekatan saintifik. Kegiatan pembelajaran dirancang secara inter- aktif dengan pemberian “porsi” yang lebih kepada peserta didik untuk aktif selama proses pembelajaran berlangsung.
Buku dan guru berfungsi sebagai fasilitator untuk menstimulus peserta didik dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Proses pengukuran ketercapaian kompetensi peserta didik dilakukan di sepanjang proses pembelajaran dengan me - nerapkan strategi penilaian otentik.
Sasaran yang dituju dalam subtema 1 ini adalah tumbuh- nya pemahaman, sikap dan keterampilan yang utuh terhadap muatan-muatan materi yang dipadukan di sepanjang subtema.
Materi subtema 1 berisi muatan-muatan materi tentang Tanaman Hias yang meliputi: Jenis tanaman hias, Cara merawat tanaman hias, Perkembangbiakan tanaman hias.
Rumah indah dan asri merupakan dambaan setiap orang. Tidak harus mewah dan besar ukurannya. Rumah yang asri dapat diperoleh dengan menanam tanaman di sekitar rumah. Tanaman ada yang ditanam dalam ruangan maupun di luar ruangan. Tanaman itu dinamakan tanaman hias. Tanaman hias banyak macamnya. Ada tanaman hias bunga, tanaman hias daun, tanaman hias batang, dan juga tanaman hias akar. Tidak semua tanaman hias medianya sama, harus diperhatikan ukuran atau komposisi antara tanah, pasir, dan pupuk kandang. Tanaman hias dapat ditanam dalam pot, di poliback atau langsung di tanah. Menanam tanaman hias selain sebagai hobi juga dapat sebagai mata pencaharian karena dapat menghasilkan pundi-pundi uang. Adakah dari kalian yang berminat menanam tanaman hias? Tanaman hias apa sajakah yang ingin kalian tanam?
Marilah kita belajar tentang macam tanaman hias.
Ayo Mengamati
Jenis Tanaman Hias
Indonesia termasuk negara yang kaya akan flora dan fauna.
Dengan keanekaragaman daerahnya, beraneka ragam pula flora dan faunanya.
Gambar 1.1 Aneka tanaman hias
1
Apa yang kalian lihat dari gambar di atas?
Kenapa tanaman itu berduri?
Kenapa tanaman itu kerdil?
Apa nama tanaman dalam gambar di atas?
Bonsai
Bonsai merupakan tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal dengan tujuan membuat miniatur bentuk asli pohon besar yang sudah tua di alam bebas. Walaupun kecil, bonsai ternyata memiliki masa hidup yang hingga mencapai ribuan tahun. Tidak semua tanaman dalam pot disebut sebagai bonsai. Sebab ada persyaratan mendasar yang wajib dipenuhi agar disebut bonsai, yaitu: ukuran, bentuk dan umur.
Bonsai harus memiliki ukuran kecil atau kerdil dengan tinggi 5–150 cm tergantung jenis tanaman yang digunakan.
Tinggi 150 cm masih disebut kerdil, apabila di alam liar dapat tumbuh setinggi belasan hingga puluhan meter.
Bentuk bonsai harus indah tapi tetap alami, dan mengacu pada bentuk tanaman sejenis yang tumbuh di alam liar.
Antara batang, cabang dan ranting terlihat ada keseimbangan pertumbuhan sehingga sedap dipandang.
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Ayo Membaca
Tulis pada buku tugas kalian.
Setelah membaca bacaan di atas, coba sebutkan:
1. Judul bacaan
2. Terdiri dari berapa paragraf bacaan di atas 3. Syarat tanaman bonsai
4. Isi bacaan di atas
Setelah menulis di buku tugas, presentasikan jawaban kalian ke depan kelas, teman yang lain memperhatikan.
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Ayo Menjawab
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Ayo Presentasikan
Dengan mengetahui tentang tanaman bonsai coba sebutkan tanaman apa saja yang ada di rumah kalian.
Tanaman yang ada di rumah kalian dapat dikelompokkan dalam kelompok tanaman hias dan kelompok bukan tanaman hias.
Coba perhatikan penjelasan di bawah ini.
Macam-macam tanaman hias:
1. Tanaman hias bunga
Contoh: anggrek, seruni, alamanda, bougenville, gardenia 2. Tanaman hias daun
Contoh: kaktus, beras wutah, kuping gajah, puring 3. Tanaman hias buah
Contoh: blackberry, buah naga, jeruk 4. Tanaman hias akar
Contoh: bonsai serut, bonsai beringin, bonsai kamboja 5. Tanaman hias batang
Contoh: bambu kuning, bambu air Ayo Mencoba
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Ayo Belajar
Kalian sudah mengetahui macam-macam tanaman hias, secara ber- kelompok isilah kolom di bawah ini sesuai dengan tanaman yang ada di rumah kalian.
Perhatikan contoh berikut ini:
No Nama
Jenis Tanaman
Tanaman Hias Bukan Tanaman Hias
1. Pisang - ✓
Isilah kolom di bawah ini dengan mengisi jenis tanaman hias dan tanaman bukan hias dengan memperhatikan contoh.
No Nama
Jenis Tanaman
Tanaman Hias Bukan Tanaman Hias ... ... ... ...
... ... ... ...
... ... ... ...
... ... ... ...
... ... ... ...
... ... ... ...
... ... ... ...
... ... ... ...
... ... ... ...
... ... ... ...
Ayo Mencoba
Dengan dapat membedakan tanaman hias dan bukan tanaman hias.
Carilah informasi tentang contoh-contoh tanaman hias. Tuliskan informasi yang kalian peroleh dari orang tua, media cetak, media elektronik pada kolom di bawah ini:
Perhatikan contoh:
No
Tanaman Hias
Bunga Daun Buah Akar Batang
1. anggrek - - - -
Isilah kolom di bawah ini dengan mengisi macam-macam tanaman hias dengan memperhatikan contoh.
No
Tanaman Hias
Bunga Daun Buah Akar Batang
... ... ... ... ... ...
... ... ... ... ... ...
... ... ... ... ... ...
... ... ... ... ... ...
... ... ... ... ... ...
... ... ... ... ... ...
... ... ... ... ... ...
... ... ... ... ... ...
... ... ... ... ... ...
... ... ... ... ... ...
Ayo Mengelompokkan
Ditanam di wadah apakah tanaman di rumah kalian? di pot? ayo sebutkan wadah yang lain.
Adakah dari kalian yang pernah menanam tanaman? marilah kita belajar cara merawat tanaman hias.
Langkah-langkah:
1. Penyiraman dengan baik.
Tanaman hias lebih cenderung sensitif dan memerlukan cara khusus untuk perawatannya. Setiap tanaman hias memiliki cara tersendiri dalam penyiraman dan ini harus diperhatikan dengan baik.
2. Kelembaban
Artinya tingkat kelembaban udara dan tanah pada tanaman hias harus stabil.
3. Penyiangan dan kebersihan
Menjaga kebersihan pada tanaman hias agar terlihat lebih indah.
4. Pemupukan
Pemupukan terhadap tanaman hias perlu dilakukan secara khusus, sebaiknya menggunakan pupuk jenis organik seperti pupuk kandang ataupun kompos.
5. Pemberantasan hama
Kebanyakan hama yang menghampiri tanaman hias adalah jenis hama ulat dan belalang.
6. Pemangkasan
Pemangkasan tidak dilakukan pada semua jenis tanaman hias, hanya dilakukan pada tanaman hias yang ukurannya sedang ataupun besar.
Ayo Belajar
Menanam tanaman hias selain memperindah rumah juga dapat digunakan sebagai mata pencaharian yang menghasilkan keuntungan cukup menggiurkan. Tanaman hias dapat dipasarkan melalui media sosial ataupun secara langsung yaitu pembeli datang secara langsung.
Menanam tanaman hias dalam pot harus memperhatikan komposisi media yang dipergunakan, yaitu perbandingan antara tanah dan pupuk, karena tidak semua jenis tanaman hias menggunakan media yang sama.
Contoh:
- media tanam kaktus yaitu pasir setengah bagian, pupuk setengah bagian. Artinya jika pasirnya 24 kilogram, pupuknya juga 24 kilogram.
- media tanam paku ekor kuda yaitu tanah ½ bagian, ½ bagian pupuk kandang. Artinya jika tanahnya 25 kilogram, pupuk kandangnya 25 kilogram.
Setelah mengetahui komposisi media tanam untuk menanam tanaman hias, marilah belajar menghitung media tanam menanam tanaman hias.
Bapak akan menanam tanaman hias kuping gajah di dalam 15 pot.
Setiap pot memerlukan tanah 5 kilogram, pupuk kandang 5 kilogram.
Berapa tanah dan pupuk yang harus disiapkan bapak?
Diketahui : tanah 5 kilogram
pupuk kandang 5 kilogram
Ditanya : tanah dan pupuk yang diperlukan 15 pot Jawab : 5 kilogram tanah x 15 pot= 75 kilogram
5 kilogram pupuk kandang x 15 pot = 75 kilogram
Jadi media tanam yang disiapkan bapak untuk menanam tanaman hias kuping gajah adalah 75 kilogram tanah dan 75 kilogram pupuk kandang.
Ayo Menyimak
Ayo Berpikir
Kerjakan latihan soal di bawah ini.
1. Paman akan menanam bougenvile di dalam 30 pot. Setiap pot memerlukan tanah 6 kilogram, pupuk kandang 6 kilogram. Berapa tanah dan pupuk yang harus disiapkan paman?
...
...
...
...
2. Bibi akan mananam kaktus di dalam 85 pot. Setiap pot memerlukan tanah 2 kilogram, pupuk kandang 2 kilogram. Berapa tanah dan pupuk yang harus disiapkan bibi?
...
...
...
...
3. Kakak menanam bunga mawar dalam 20 pot. Setiap pot memerlukan tanah 5 kg, pupuk kandang 5 kg. Berapa tanah dan pupuk kandang yang harus disediakan kakak?
...
...
...
...
4. Ayah membuat bonsai pohon cerutu 75 pot memerlukan tanah 3 kg, pupuk kandang 3 kg. Berapa tanah dan pupuk kandang yang harus disediakan kakak?
...
...
...
...
Ayo Mencoba
Indonesia merupakan negara tropis, di mana banyak jenis tumbuhan yang hidup subur di sana. Salah satunya adalah tanaman hias yang sangat elok dan mempesona, di antaranya ada bunga anggrek, kaktus, bunga mawar yang beraneka warnanya, bonsai yang sangat menawan bentuknya. Juga buah naga yang sangat enak rasanya.
Dalam hal ini cara merawat tanaman hias tidak sama begitupun juga media yang dipergunakan juga tidak sama pula. Bisnis tanaman hias mempunyai prospek yang sangat bagus ke depannya. Tanaman hias dapat dipasarkan melalui media sosial ataupun langsung mendatanga penjualnya.
Peserta didik bersama orang tua mencari informasi tentang jenis tanaman hias dari internet, koran, majalah atau media yang lain. Catat dan laporkan informasi yang kalian peroleh.
Ayo Mengulas Kembali
Kegiatan Bersama Orang Tua
Cara Merawat Tanaman Hias
Tanaman hias banyak macamnya. Tanaman hias mempunyai cara khusus dalam merawatnya agar terlihat sehat, segar, indah, tidak layu.
Apa isi dari bacaan di atas?
Tulis rangkuman bacaan di atas dalam buku tugas kalian.
Ayo Membaca
Halaman Sekolah
Halaman sekolah kami tidak luas, tapi cukup untuk ber- main, olahraga maupun upacara bendera. Sekitar halaman di- tanami tanaman hias beraneka warna, semakin menambah keindahan sekolah kami. Tanaman hias ada yang ditanam di tanah langsung tapi ada juga yang ditanam di pot.
Kami piket untuk merawat tanaman itu. Kami diberi tugas untuk menyiram tanaman hias dan menyapu halaman. Agar tanaman hias tumbuh sehat.
Selain itu kita juga harus menyayangi tanaman di sekitar kita, kasih sayang itu dapat diwujudkan dengan tidak merusak - nya. Kita harus selalu perduli, merawat, menjaga tanaman di sekitar kita.
Sumber: nasapgln67
...
...
...
...
...
2
Setelah selesai merangkum isi bacaan diatas, secara bergantian siswa mempresentasikan secara bergantian ke depan kelas. Teman lainnya menyimak.
Tanaman apa saja yang ada di sekolah kalian?
Bagaimana cara berkembangbiak tanaman itu?
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Ayo Presentasikan
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Tanaman berkembang biak dengan banyak cara.
Cara perkembangbiakan pada tumbuhan:
a. Secara generatif yaitu:
perkembangbiakan yang dilakukan melalui proses penyerbukan dan pembuahan.
b. Secara vegetatif yaitu:
Perkembangbiakan yang dilakukan tanpa didahului adanya pertemuan atau peleburan sel kelamin.
Setelah mengetahui perbedaan perkembangbiakan pada tumbuhan, carilah informasi tentang tumbuhan yang berkembangbiak secara generatif dan tumbuhan yang berkembangbiak dengan secara vegetatif.
No Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Generatif 1. ...
2. ...
3. ...
4. ...
5. ...
6. ...
7. ...
No Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Vegetatif 1. ...
2. ...
3. ...
4. ...
5. ...
6. ...
7. ...
Ayo Belajar
Gambar 1.2 Kondisi tanaman
Apa yang kalian lihat pada gambar di atas?
Bagaimana keadaan tanaman A, B, C, dan D di atas?
Tulis pendapat kalian pada buku tugas.
Ayo Bandingkan
A B
C D
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Setelah dapat membandingkan keadaan tanaman di atas, marilah belajar tentang cara merawat tanaman hias dengan benar, di antara - nya:
a. Penyiraman yang tepat
Penyiraman pada tanaman hias berbeda dengan menyiram tanaman lainnya. Untuk tanaman hias berukuran kecil dan dalam pot, sebaiknya menggunakan metode spray, sedangkan untuk tanaman hias yang cenderung berukuran besar dapat menggunakan teko penyiraman atau slang.
b. Sinar matahari yang cukup
Penyinaran yang cukup membuat tanaman hias hidup segar dan tidak layu. Jadi harus diperhatikan jenis tanaman hiasnya.
Contoh untuk tanaman hias kaktus sehari membutuhkan sekitar 2 jam paparan sinar matahari, sedang tanaman hias bougenville membutuhkan sinar matahari selama sehari penuh.
c. Penggunaan pot yang tepat
Jika menginginkan tanaman hias tumbuh dengan maksimal pilihlah pot yang sesuai dengan jenis tanaman hias tersebut.
Makhluk hidup diciptakan untuk saling mengasihi dan menyayangi.
Manusia sebagai makhluk sosial yaitu mahkluk yang berhubungan secara timbal-balik dengan manusia lain. Hal ini tercermin dari perilaku dan akhlak yang ada pada diri manusia. Dimana dalam berinteraksi dengan lingkungan manusia harus saling menghargai agar tercipta suasanan aman dan tenteram. Harus bersikap adil pada sesama makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Jaga keseimbangan alam dengan tidak merusak lingkungan, misal memasang poster dengan memaku pada tanaman di pinggir jalan, membiarkan tanaman di sekitar layu. Marilah kita bertindak sesuai norma yang ada sehingga tercipta lingkungan yang sehat, bersih dan indah.
Ayo Belajar
Ayo Renungkan
Tanaman hias yang banyak macamnya dengan ciri khasnya yang bermacam-macam dapat dijadikan ladang bisnis, dimana selain merawat, kita harus menyayangi tanaman hias dengan tidak merusak hidupnya, menjaganya agar tetap lestari di bumi Indonesia. Dalam melestarikan hidupnya tanaman hias melakukan perkembangbiakan.
Perkembangbiakan tanaman hias dapat dilakukan secara generatif dan secara generatif.
Bersama orang tua peserta didik mencari informasi tentang tanaman hias yang ada di lingkungan sekitar. Catat pada buku tugas kalian.
Ayo Mengulas Kembali
Kegiatan Bersama Orang Tua
| 3 . 5 | 1 . 6 | 7 . . | 7 . 0|
Ber -war -na me-rah
| 2 . 3 | 4 . 5 | 4 . 3 | 2 . . Tum - buh di ha- la- man
| 7 . 7 | 7 . 6 | 5 . . | 5 . 0|
De - pan ru - mah-ku
| 3 . 4 | 5 . 6 | 5 . 4 | 3 . . Wa - ar - na me - rah jam- bu
| 3 . 5 | 1 . 7 | 6 . . | 6 . 0|
Ke - se - na - ngan-ku
| 6 . 6 | 7 . 2 | 1 . 5 | 3 . . Bu - nga ke - sa – ya - ngan-ku
| 5 . 4 | 3 . 2 | 1 . . | 1 . 0|
Nu - sa in - dah
Sumber: https://www.google.com/
Perkembangbiakan Tanaman Hias
Tumbuhan melestarikan generasinya dengan berkembang biak, perkembangbiakan pada tumbuhan banyak macamnya.
Ayo Berlatih
Bunga Nusa Indah
4/4, D=do Cipt.Joko Sutrisno
D
| 3 . 4 | 5 . 6 | 5 .
Bu - nga nu-sa
4 | 3 in-dah
. . |
. 5 -w
| 7 . . | 7 . 0|
- ah
| 2 . 3 | 4 uh
. 5 4 d ha
3 | 2 la-
. a
. || Tum -
| 7 e
. 7 | . | 5 . . 5 0|
r - ma -ku
3 Wa
4 ar - na
6 5 h
4 | 3 j m
| b
| 3 Ke -
. 5 | . | 6
ga -ku
| 6 0
se - na -
| 6 . 6 | 7 Bu
| 1 a
5 | 3 . . ||
- nga ke ya nga -k
5 Nu
4 | 1 . . | 1 . 0|
- a i - dah
Sumber: https://www. oogle.com/
3
Apa makna lagu di atas?
Peserta didik mempresentasikan pendapatnya tentang lagu di atas.
Peserta didik yang sudah dapat menyanyikan lagu di atas memberi contoh teman yang lain, dengan latihan bersama-sama.
Bunga apa yang ada pada lagu di atas?
Ya.... betul ... “bunga Nusa Indah”. Bunga nusa indah termasuk dalam jenis tanaman hias. Tanaman hias banyak macamnya, bermacam- macam pula cara berkembangbiaknya.
Pada pertemuan yang lalu sudah dijelaskan tentang perkembang- biakan secara generatif dan perkembangbiakan secara vegetatif.
Marilah belajar tentang perkembangbiakan generatif.
Contoh perkembangbiakan secara generatif adalah:
a. Penyerbukan Autogami yaitu:
proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik dengan sendirinya.
b. Penyerbukan Geitonogami yaitu:
proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik bunga lain yang memang masih dalam satu pohon atau masih dalam satu batang tumbuhan tersebut.
c. Penyerbukan Alogami yaitu:
proses terjadinya serbuk sari ke kepala putik bunga lain.
d. Penyerbukan Hybrid yaitu:
proses jatuhnya serbuk sari ke kepala butik bunga yang lain, tetapi sudah berbeda jenis dengan bunga yang menjatuhkan serbuk sari tersebut.
Ayo Renungkan
Ayo Belajar
Contoh perkembangbiakan secara vegetatif buatan adalah:
- mencangkok
Coba kalian cari di perpustakaan, internet atau bertanya ke orang tua contoh perkembangbiakan secara vegetatif buatan.
Sedangkan contoh perkembangbiakan secara vegetatif alami adalah:
- membelah diri
Coba kalian cari di perpustakaan, internet atau bertanya ke orang tua contoh perkembangbiakan secara vegetatif alami.
Ayo Mencari Tahu
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
1 2
4 3
5 6
Gambar 1.3 Langkah-langkah mencangkok
Ayo Belajar
Dengan melihat gambar 1.3 di atas, tulis langkah-langkahnya dengan mencari informasi di perpustakaan, atau bertanya pada guru kalian.
1. ...
2. ...
3. ...
4. ...
5. ...
6. ...
7. ...
Dengan mengetahui contoh serta langkah-langkah mencangkok, carilah perkembangbiakan vegetatif buatan lainnya berserta langkah- langkahnya.
Perhatikan contoh berikut ini.
No Perkembangbiakan
Vegetatif Buatan Langkah-Langkah
1. Merunduk 1. Pilih batang tanaman yang sudah tua, kuat dan
panjang.
2. Kerat bagian kulit batangnya seperti pada mencangkok.
3. Bengkokkan batang tanaman dengan sedikit
dari bagian tengahnya menyentuh tanah.
4. Tahan batang dengan diberi pemberat.
5. Biarkan selama beberapa hari sambil menyiram
gundukan tanah tersebut setiap hari.
6. Setelah akar dari bagian tengah batang tadi muncul, pisahkan tanaman baru dari tanaman induk dengan memotong batang tanaman baru bagian bawah.
7. Tanaman baru siap dipindahkan ke media
tanam.
Ayo Mencari Tahu
Ayo Mencoba
Isilah kolom di bawah ini dengan mengisi perkembangbiakan vegetatif buatan beserta langkah-langkahnya dengan memperhatikan contoh.
No Perkembangbiakan
Vegetatif Buatan Langkah-Langkah
1. ... ...
...
...
...
...
2. ... ...
...
...
...
...
3. ... ...
...
...
...
...
4. ... ...
...
...
...
...
5. ... ...
...
...
...
...
Persiapan dalam menanam tanaman hias salah satunya adalah media yang akan dipergunakan. Penggunaan media harus teliti dan pas agar tanaman hias dapat berkembang dengan baik dan tumbuh subur.
Perkembangbiakan tanaman hias dapat dilakukan secara generatif dan generatif. Contoh dari perkembangbiakan vegetatif buatan adalah mencangkok dalam hal ini harus di pilih bibit yang unggul supaya hasilnya juga unggul. Lagu “Bunga Nusa Indah” merupakan ungkapan hati, bangga akan keindahan bunga Nusa Indah yang hidup subur di bumi Indonesia.
Siswa bersama orang tua mencari informasi tentang cara perkembang- biakan vegetatif buatan beserta langkah perkembangbiakannya dari internet, koran, majalah atau media yang lain. Catat dan laporkan informasi yang kalian peroleh.
Ayo Mengulas Kembali
Kegiatan Bersama Orang Tua
I. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat. Silang huruf A, B atau C!
1.
Nama tanaman hias di atas adalah ....
A. alamanda B. katktus C. anggrek 2.
Nama tanaman hias di atas adalah ....
A. beras wutah B. kuping gajah C. puring
3. Buah naga, jeruk termasuk dalam tanaman hias ....
A. bunga B. buah C. daun
Ayo Mengingat Kembali
4. Anggrek, mawar, melati termasuk dalam tanaman hias ....
A. buah B. bunga C. akar
5. Kaktus, beras wutah, puring termasuk tanaman hias ....
A. bunga B. akar C. daun 6.
Nama tumbuhan di atas adalah ....
A. Mawar B. Kaktus
C. Bonsai cerutu 7.
Tanaman di atas termasuk dalam tanaman hias ....
A. bunga B. batang C. buah
8. Yang bukan tanaman hias adalah ....
A. pisang B. alamanda C. buah naga
9. Proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik dengan sendirinya di sebut penyerbukan ....
A. autogami B. geitonogami C. alogami
10. Mencangkok termasuk perkembangbiakan ....
A. generatif
B. vegetatif alami C. vegetatif buatan
11. Cara merawat tanaman hias diantaranya adalah ....
A. penyiraman, pemupukan, pemberantasan hama B. pemangkasan, perendaman, penyiraman
C. pemupukan, pemotongan, pemekaran
12. Menyayangi tanaman merupakan contoh sikap ....
A. tercela B. terpuji C. terjelek
13. Bapak akan menanam tanaman hias beras wutah dalam 23 pot. Setiap pot memerlukan tanah 6 kilogram, pupuk kandang 6 kilogram. Berapa tanah dan pupuk yang harus disiapkan bapak?
A. 255 kg B. 276 kg C. 257 kg
14. Perkembangbiakan yang dilakukan melalui proses penyerbuk- an dan pembuahan di sebut perkembangbiakan ....
A. generatif B. vegetatif C. konsumtif
15. Lagu Bunga Nusa Indah merupakan lagu ciptaan ....
A. Ismail marzuki B. Joko sutrisno C. W.R Supratman
16.
Gambar di atas merupakan hasil ....
a. merunduk b. mencangkok c. menyetek
17. Proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik bunga lain disebut penyerbukan ....
a. autogami b. hybrid c. alogami
18. Hama yang sering menghampiri tanaman hias adalah ....
a. ulat dan belalang b. ulat dan cacing c. cacing dan belalang 19.
Gambar di atas contoh tumbuhan yang di ....
a. rawat b. pupuk c. biarkan
20. Proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik bunga yang lain tetapi sudah berbeda jenis bunga yang menjatuhkan serbuk sari disebut penyerbukan ....
a. alogami b. hybrid c. autogami
II. Isilah titik-titik ini dengan benar.
1. Sebutkan 3 contoh tanaman hias.
...
...
...
...
2. Sebutkan 3 contoh tanaman hias bunga.
...
...
...
...
3. Sebutkan 3 contoh tanaman hias daun.
...
...
...
...
4. Bibi akan mananam kaktus di dalam 95 pot. Setiap pot memerlukan tanah 2 kilogram, pupuk kandang 2 kilogram.
Berapa tanah dan pupuk yang harus disiapkan bibi?
...
...
...
...
5. Sebutkan 3 contoh perkembangbiakan vegetatif buatan.
...
...
...
...
No Uraian Ya Tidak 1. Saya bisa menyebutkan macam tanaman
hias.
2. Saya bisa menyebutkan nama–nama tanamn hias.
3. Saya bisa menjawab pertanyaan sebuah bacaan.
4. Saya bisa membedakan antara tanaman hias dan bukan tanaman hias.
5. Saya bisa mengisi kolom tentang macam tanaman hias.
6. Saya bisa menjelaskan penggunaan media yang pas untuk menanam tanaman hias.
7. Saya bisa merangkum sebuah bacaan.
8. Saya bisa mempresentasikan rangkuman saya di depan teman-teman.
9. Saya bisa menjelaskan perkembangbiakan pada tumbuhan.
10. Saya bisa menjumlah bilangan sampai 300.
11. Saya bisa mengisi kolom tentang
perkembangbiakan secara generatif dan perkembangbiakan secara vegetatif.
12. Saya bisa menyanyikan lagu “Bunga Nusa Indah”.
13. Saya bisa menjelaskan contoh
perkembangbiakan secara generatif.
14. Saya bisa menyebutkan perkembangbiakan secara vegetatif buatan.
15. Saya bisa menjelaskan langkah-langkah perkembangbiakan secara vegetatif buatan.
Sekarang Aku Bisa
Subtema
II Tanaman Sayuran
Prakata Tema 2 Subtema 2
Buku tematik tema 2 sub tema 2 terdiri atas 3 pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran dalam buku ini dilakukan dengan pen- dekatan saintifik. Kegiatan pembelajaran dirancang secara inter- aktif dengan pemberian “porsi” yang lebih kepada peserta didik untuk aktif selama proses pembelajaran berlangsung.
Buku dan guru berfungsi sebagai fasilitator untuk menstimulus peserta didik dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Proses pengukuran ketercapaian kompetensi peserta didik dilakukan disepanjang proses pembelajaran dengan me- nerapkan strategi penilaian otentik.
Sasaran yang dituju dalam subtema 2 ini adalah tumbuh- nya pemahaman, sikap dan keterampilan yang utuh terhadap muatan-muatan materi yang dipadukan di sepanjang subtema.
Materi sub tema 2 berisi muatan-muatan materi tentang Tanaman Sayuran yang meliputi: Jenis-jenis sayuran, Cara tanaman sayuran beradaptasi dengan lingkungan, Perkembangbiakan tanaman sayuran.
Indonesia termasuk negara agraris di mana sebagian besar penduduknya hidup sebagai petani. Hasil pertanian banyak macamnya, di antaranya adalah sayuran, beras, cengkeh, durian, jagung, kedelai, boncis dan lain-lain. Tanaman sayuran dalam melestarikan keturunannya dengan berkembangbiak. Perkembangbiakan pada sayuran banyak macamnya contoh reproduksi vegetatif buatan, reproduksi vegetatif alami. Tanaman sayuran sangat melimpah, para petani sampai mengekspor hasil pertaniannya ke luar negeri. Pundi- pundi uang dapat mereka peroleh dengan mudah. Sebagai warna negara Indonesia yang cinta produk dalam negeri marilah kita giatkan makan sayuran produk petani Indonesia, selain sehat, murah , sayuran itu mudah didapat di lingkungan sekitar.
Jenis-Jenis Sayuran
Makan sayuran banyak manfaatnya, selain sumber serat yang tinggi sayuran juga merupakan zat antioksidan.
Amatilah gambar di bawah ini dengan cermat.
Ayo Mengamati
1
Gambar 2.1 Aneka sayuran
Sebutkan nama-nama sayuran pada gambar di atas.
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Dengan mengetahui nama-nama sayuran, kelompokkan sayuran berdasakan bagian sayuran yang dapat di makan pada kolom di bawah ini.
Contoh:
No
Bagian Sayuran yang Dapat Dimakan
Umbi Batang Bunga Buah Daun Tunas
1. tomat
Dengan melihat contoh di atas kelompokkan sayuran berdasarkan bagian yang dapat dimakan dari gambar di atas.
No
Bagian Sayuran yang Dapat Dimakan
Umbi Batang Bunga Buah Daun Tunas 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Ayo Mengelompokkan
Setelah mengisi kolom kalian dapat menentukan modus. Apakah modus itu?
Cari informasi dengan bertanya kepada guru, internet atau per- pustakaan.
Tulis pada buku tugas kalian.
Dengan mengetahui modus dari data di atas, sekarang carilah modus dari data di bawah ini.
No
Bagian Sayuran yang Dapat Dimakan
Daun Umbi Buah Bunga
1. Bayam Bawang putih Labusiam Brokoli
2. Kangkung Laos Buncis -
3. Sawi putih - Terong -
4. - - Mentimun -
5. - - Pare -
Apa modus data di atas? Yah betul ...
Ayo Mencari Tahu
...
...
...
...
...
...
...
...
Ayo Mencoba
Dari semua contoh sayuran di atas, sayuran dapat dibedakan menjadi 6 kelompok berdasarkan bagian yang dapat dimakan, yaitu:
1. Sayuran umbi 2. Sayuran batang 3. Sayuran bunga 4. Sayuran buah 5. Sayuran daun 6. Sayuran tunas
Setelah mengetahui bagian sayuran yang dapat dimakan, carilah contoh sayuran lainnya.
No
Bagian Sayuran yang Dapat Dimakan
Umbi Batang Bunga Buah Daun Biji 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Ayo Belajar
Ayo Mencari Tahu
Sayuran banyak macamnya, banyak pula manfaatnya bagi tubuh manusia. Di antaranya adalah:
- Melancarkan BAB.
- Pencernaan yang sehat.
- Sumber vitamin, mineral, dan gizi bagi tubuh.
- Sumber utama serat.
Sayuran merupakan bahan pangan yang berasal dari tumbuhan yang memiliki kandungan air tinggi. Beberapa di antara sayuran tersebut ada yang dapat dikonsumsi langsung tanpa dimasak, Namun, ada juga yang memerlukan proses pengolahan terlebih dahulu seperti direbus, ataupun dikukus untuk memaksimalkan kandungan gizi yang terdapat di dalamnya.
Carilah informasi dari orang tua, internet, perpustakaan atau guru tentang sayuran yang langsung bisa dimakan dan sayuran yang harus diolah dahulu.
No Sayuran yang Langsung Dimakan
1. ...
2. ...
3. ...
4. ...
5. ...
6. ...
7 ...
Ayo Menyimak
Ayo Belajar
No Sayuran yang Diolah Dahulu
1. ...
2. ...
3. ...
4. ...
5. ...
6. ...
7 ...
Pembiasaan makan sayur merupakan hal yang positif selain sehat, hemat juga belajar mencintai hasil pruduksi dalam negeri. Contoh sayuran di atas merupakan hasil pertanian dan perkebunan para petani Indonesia. Kita bisa membeli sayuran sesuai dengan kebutuhan, sayuran dapat kita peroleh di pasar tradisional maupun di pasar modern. Misal saja membeli bawang merah ½ kg, kacang panjang ¼ kg, cabe rawit ¼ kg, beras 5 kg.
Sayuran banyak macamnya, ada yang berwarna hijau, kuning, merah, orange. Sayuran diperoleh dan dapat dimakan dari bagian tanaman misal sayuran umbi yaitu bagian umbi yang dapat dimakan contohnya bawang merah, sayuran batang bagian batang yang dapat dimakan contohnya asparagus, sayuran daun bagian daun yang dapat dimakan
Ayo Renungkan
Ayo Mengulas Kembali
contohnya bayam, sayuran buah bagian buah yang dapat dimakan contohnya mentimun, sayuran biji bagian biji yang dapat dimakan contohnya pete. Demikian juga kita dapat menentukan modus dari sebuah data yang ada. Modus merupakan nilai yang paling sering muncul.
Peserta didik bersama orang tua mencari informasi tentang macam sayuran yang ada di lingkungan sekitar. Catat pada buku tugas dan dipresentasikan pada pertemuan berikutnya.
Kegiatan Bersama Orang Tua
Cara Tanaman Sayuran Beradaptasi dengan Lingkungan
Menanam sayuran sangat mudah, tetapi merawat sayuran perlu tehnik dan ketelatenan.
Asyiknya Berkebun
Liburan semester II tiba, kami sekeluarga akan berlibur ke rumah nenek di desa Pogalan. Acara ini sudah kami rencana- kan jauh-jauh hari. Akhirnya pagi ini kami berangkat liburan ke rumah nenek. Sepanjang perjalanan kami ngobrol, tertawa dengan riang gembira menikmati suasana jalanan yang ramai dengan kendaraan.
Setelah menempuh perjalanan empat jam tibalah kami di rumah nenek. Udara sejuk sangat terasa, semilir angin sepoi-sepoi. Nenek menyambut kami dengan gembira. Setelah ngobrol sebentar, kami ke dapur menyantap masakan nenek.
Disitu tersedia sayur bayam, sayur kacang panjang, pepes lele, sambal tomat dan tidak ketinggalan tempe goreng. Kami me- nikmati makanan nenek dengan lahap, maklum sayur buatan nenek terasa segar karena memetik dari kebun sendiri.
Sore harinya kami diajak nenek ke kebun untuk menyiram sayuran, ada terong, bayam, kacang panjang, cabe juga ubi jalar. Tanaman sayuran nenek sangat subur karena nenek rajin merawatnya. ...
Sumber: nasapgln67 Ayo Membaca
2
Apa makna dari bacaan di atas?
Tanyakan pada teman atau gurumu tentang apa yang belum jelas dari bacaan di atas. Dari jenis sayuran yang ada dalam bacan di atas manakah yang paling kalian suka.
Tulis pada buku tugas kalian.
Sayuran dalam meneruskan keturunannya melakukan adaptasi. Jika mampu beradaptasi akan bertahan hidup, sedangkan yang tidak mampu akan mengalami kepunahan atau kelangkaan. Oleh sebab itu, cara penyesuaian diri yang dimiliki oleh tumbuhan menjadi berbeda- beda disesuaikan dengan bagaimana lingkungan tempat tumbuhan itu hidup.
Berikut contoh tumbuhan menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
1. Adaptasi kangkung dengan memiliki batang dan akar berongga untuk mengapung di air. Selain itu kangkung memiliki akar yang yang lebat agar posisinya stabil sehingga tidak terbalik.
2. Adaptasi tumbuhan jagung dengan menggulungkan daunnya pada musim kemarau untuk mengurangi penguapan.
3. Adaptasi jahe dengan mematikan bagian tubuhnya yang ada di permukaan tanah untuk mengurangi penguapan. Namun bagian rimpang yang berada di dalam tanah tetap hidup dan akan tumbuh kembali pada saat musim penghujan.
Ayo Temukan Jawabannya
...
...
...
...
Ayo Menyimak
Ayo Belajar
4. Wortel beradaptasi dengan akarnya atau tumbuh dengan cara geragih.
5. Bambu melindungi diri dari musuh atau penganggunya dengan bulu-bulunya yang akan menimbulkan rasa gatal.
Dengan mengetahui bagaimana tumbuhan beradaptasi, coba kalian cari contoh lainnya.
No Nama Tumbuhan Cara Adaptasi
1. ... ...
2. ... ...
3. ... ...
4. ... ...
5. ... ...
Ayo Mencari Tahu
Ayo Belajar
Cara tumbuhan beradaptasi sudah dibahas di atas, marilah belajar cara merawat tanaman sayuran, diantaranya adalah:
1. Pemasangan ajir
Tanaman yang merambat dan yang lemah batangnya, seperti tomat, cabai memerlukan ajir (bilah bambu) yang dapat membantu menegakkan tanaman. Sayuran seperti mentimun juga mutlak memerlukan ajir karena tanaman ini tumbuh merambat. Ajir dapat mulai diberikan pada tanaman yang sudah berumur 3—4 minggu. Ajir bisa dibuat dari kayu atau bambu, bisa juga dari tali rafia yang diikatkan pada tali gantungan.
2. Penyiraman
Tanaman sayuran membutuhkan air untuk pertumbuhannya.
Penyiraman dilakukan dengan hati-hati agar tanaman tidak rusak, baik batang maupun daunnya. Frekuensi penyiraman dua kali sehari, yaitu pagi dan sore hari. Jangan lakukan penyiraman di siang hari karena dapat menimbulkan kelayuan pada tanaman.
3. Pemupukan
Pemupukan tanaman sayur yang ditanam di pekarangan bisa menggunakan pupuk organik dan anorganik. Pupuk organik adalah pupuk yang terbuat dari bahan-bahan organik, bahan alami, yaitu yang terbuat dari pelapukan organisme tumbuhan atau hewan, biasanya, pupuk ini berasal dari bahan kompos, pupuk kandang, daun-daun yang membusuk, sekam, dan bahan-bahan lain yang terbebas dari bahan kimia aktif.
Sedangkan pupuk anorganik adalah pupuk yang terbuat dari bahan-bahan kimia aktif, merupakan hasil dari proses pembuatan dan rekayasa kimia, melalu proses rekayasa kimiawi, fisik ataupun biologis.
4. Penjarangan
Untuk penanaman koloni, tanaman sayur perlu penjarang- an. Tujuannya agar tanaman yang ditinggalkan mendapat- kan unsur hara secara optimal. Umumnya penjarangan dilakukan saat tanaman berumur 3—4 minggu. Tanaman yang dijarangkan dipindahkan ke pot yang sudah disiapkan sebelumnya.
Sumber: Buku Paduan Praktis Bertanam Sayur di Pekarangan
Dengan mengetahui cara merawat tanaman, carilah informasi tentang contoh tanaman yang merambat dan lemah batangnya.
Perhatikan contoh berikut ini.
No Tanaman yang merambat dan lemah batangnya
1. tomat
Isilah kolom berikut ini dengan memperhatikan contoh di atas tentang contoh tanaman yang merambat dan lemah batangnya.
No Tanaman yang merambat dan lemah batangnya
... ...
... ...
... ...
... ...
... ...
... ...
... ...
... ...
... ...
... ...
Tanaman di atas dapat dibudidayakan untuk menambah penghasilan keluarga. Dapat dijual bibit ataupun buahnya. Sebagai manusia wajib bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa di mana hidup di tanah yang subur dan makmur. Tanaman tumbuh subur dengan banyak macam- nya.
Ayo Mencari Tahu
Ayo Bersyukur
Tumbuhan banyak macamnya, bermacam-macam pula cara merawat- nya, di antaranya: pemasangan ajir pada tanaman yang merambat dan yang lemah batangnya, seperti tomat, terung dan cabai yang ber- tujuan membantu menegakkan tanaman. Tanaman sayuran mem- butuhkan air untuk pertumbuhannya, penyiraman dilakukan dengan hati-hati agar tanaman tidak rusak, baik batang maupun daunnya.
Pemupukan tanaman sayuran dapat menggunakan pupuk organik dan anorganik. Tanaman sayuran juga perlu penjarangan agar tanaman yang ditinggalkan mendapatkan unsur hara secara optimal.
Peserta didik bersama orang tua mencari informasi tentang cara memupuk tanaman sayuran. Catat pada buku tugas dan dipresentasi- kan pada pertemuan berikutnya.
Ayo Mengulas Kembali
Kegiatan Bersama Orang Tua
Perkembangbiakan Tanaman Sayuran
Sayuran di Indonesia yang beriklim tropis banyak macamnya, cara meneruskan keturunan atau perkembangbiakannyapun bermacam - macam pula.
Ayo Menyanyi
3
Dengan memperhatikan syair lagu di atas, sebutkan makna syair lagu
“Rayuan Pulau Kelapa”? Ayo tulis pada buku tugas kalian.
Setelah menuliskan makna lagu “Rayuan Pulau Kelapa” coba kalian presentasikan hasil kalian ke depan kelas secara bergantian. Peserta didik yang lain memperhatikan.
...
...
...
...
...
Ayo Menalar
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Ayo Presentasikan
Dengan memahami makna lagu “Rayuan Pulau Kelapa”, marilah kita belajar tentang macam perkembangbiakan pada tumbuhan sayuran.
Macam perkembangbiakan tumbuhan:
1. Reproduksi Vegetatif alami pada Tumbuhan
• Tunas.
Contoh: pisang, bambu, tebu, cocor bebek
• Umbi batang.
Contoh: bangkuang
• Umbi lapis.
Contoh: bawang merah
• Umbi akar.
Contoh: wortel, lobak
• Geragih atau stolon.
Contoh: strawberi
• Rizoma atau akar tinggal.
Contoh: jahe
2. Reproduksi Vegetatif buatan pada Tumbuhan
• Stek
• Cangkok
• Okulasi atau menempel
• Menyambung/mengenten
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Sayuran
http://www.kamusq.com/2013/05/perkembangbiakan- vegetatif-adalah.html
Ayo Menalar
Amatilah gambar di bawah ini dengan cermat.
Ayo Mengamati
Gambar 2.2 Tanaman dengan reproduksi vegetatif alami
Dengan mengamati gambar di atas kelompokkan tanaman berdasar- kan perkembangbiakannya.
No
Perkembangbiakan
Tunas Umbi batang
Umbi
lapis Umbi akar Geragih Akar tinggal 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Secara berkelompok diskusikan tentang perkembangbiakan tumbuhan reproduksi vegetatif alami yang ada di lingkungan tempat tinggal kalian, tulis pada buku tugas.
Wakil kelompok menulis dan membacakan hasil diskusi kelompok tentang perkembangbiakan tumbuhan reproduksi vegetatif alami yang ada di lingkungan tempat tinggal, kelompok yang lain memperhatikan.
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Ayo Diskusikan
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Ayo Presentasikan
Setelah memahami macam-macam perkembangbiakan tumbuhan, ayo cari informasi di perpustakaan, atau media lainnya tentang cara perkembangbiakan reproduksi tumbuhan secara buatan.
Perhatikan contoh berikut ini.
No Nama
Perkembangbiakan Langkah Perkembangbiakannya
1. Stek Potong bagian batang secara meruncing, kemudian
tancapkan ke dalam tanah. Tunggu beberapa hari, potongan tersebut mampu menumbuhkan akar dan tunas baru.
Isilah kolom di bawah ini dengan mengisi nama perkembangbiakan dan langkah perkembangbiakannya dengan melihat contoh.
No Nama
Perkembangbiakan Langkah Perkembangbiakannya
1. ... ...
...
...
...
...
2. ... ...
...
...
...
...
3. ... ...
...
...
...
...
Ayo Belajar
Ayo Mencoba
4. ... ...
...
...
...
...
5. ... ...
...
...
...
...
6. ... ...
...
...
...
...
Dengan mengetahui macam perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif alami, marilah kita belajar menghitung tanaman sayuran biasanya dijual.
Ayo siapa yang masih ingat tumbuhan apa saja? yah betul ...
Contoh:
Kakak ke pasar membeli bawang merah. 1 kg harga Rp. 43.000.
Mendapat berapa kilogram jika uang kakak Rp 172.000?
Jawab:
Diketahui : 1 kg brambang Rp.43.000 Ditanyakan : brambang yang dibeli kakak Jawab : 1 kg = Rp 43000
Rp. 172.000 : Rp 43.000
= 4 kg
Ayo Menghitung
Setelah belajar cara menghitung soal di atas, marilah menghitung soal ini.
1. Bibit padi varietas unggul 1 kg seharga Rp 18.000. Jika ayah membayar Rp 216.000. Berapa kg padi varietas unggul yang ayah peroleh?
...
...
...
...
2. Ibu pergi ke toko kelontong membeli terigu, ibu butuh 17 kg. jika 1 kg seharga Rp 13.000, berapa ibu harus membayar?
...
...
...
...
3. Paman memupuk tanaman semangka dengan urea. Harga urea perkilogram Rp 1.700. jika paman membeli 70 kg urea, berapa uang yang harus paman bayar?
...
...
...
...
4. Untuk persiapan bonus karyawan, perusahaan menyediakan minyak goreng kemasan @1 kg 30 pak, jika satu pak Rp. 10.400 berapa uang yang harus dikeluarkan?
...
...
...
...
Ayo Belajar
“Rayuan Pulau Kelapa” merupakan lagu ciptaan Ismail Marzuki dan Subroto KA menggambarkan tentang kekaguman keelokan negeri tercinta, Indonesia. Indonesia kaya akan budaya, aneka tumbuhan juga hewan. Tumbuhan dilestarikan dengan menjaga populasinya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengembangbiakkan tanaman tersebut, sehingga tumbuhan tersebut tidak punah. Tumbuhan dapat dijadikan lahan usaha untuk menghasilkan uang.
Peserta didik bersama orang tua mencari informasi tentang langkah perkembangbiakan vegetatif buatan dari internet, koran, majalah atau media yang lain. Catat dan laporkan informasi yang kalian peroleh.
Ayo Mengulas Kembali
Kegiatan Bersama Orang Tua