EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) DAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA SMP KELAS VIII SE-KABUPATEN SRAGEN TAHUN PELAJARAN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
(4) Pada masing-masing model pembelajaran TPS-LSWQ, siswa dengan kemampuan bekerjasama tinggi, sedang, dan rendah menghasilkan prestasi belajar yang sama baiknya, TPS, siswa
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara model pembelajaran PBL, GI, atau
saintifik; 2) manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa dengan tipe kepribadian sanguinis, melankolis, koleris, atau plegmatis; 3) pada
Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang mempunyai kemampuan penalaran sedang dengan siswa yang. mempunyai kemampuan
prestasi belajar matematika siswa dapat maksimal, (2) siswa dengan kecemasan belajar matematika tinggi, guru disarankan menerapkan model PBL dengan pendekatan saintifik dan
kemampuan spasial tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa dengan. kemampuan spasial sedang dan rendah, sedangkan siswa dengan kemampuan
klasikal dengan pendekatan saintifik pada masing-masing kategori kemandirian belajar. 4) manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik antara
prestasi siswa yang dikenai model pembelajaran klasikal dengan pendekatan saintifik. 4) Pada tiap-tiap jenis model pembelajaran menunjukkan bahwa prestasi siswa dengan tipe