• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP 1. Kesimpulan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB V PENUTUP 1. Kesimpulan"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

92 BAB V PENUTUP

1. Kesimpulan

Karya keramik tugas akhir ini mengangkat ide penciptaan dari ekspresi bayi. Berasal dari pengalaman empiris penulis secara langsung di lingkungannya baik lingkungan keluarga kendiri maupun lingkungan daerah sekitarnya. Di mana hal ini sangat menarik ketika ekspresi bayi sebagaibentuk komunikasi mengenai perasaan bayi tersebut yang tidak data ia lakukan secara vokal.

Dan dalam karya ini secara khusus meliputi ekspresi ellipsism, ekspresi geram, ekspresi terisak, ekspresi ngantuk, ekspresi girang, ekspresi merengek, marionette, dan ekspresi marah. Memang dalam karya ini ada beberapa yang tidak secara spesifik membahas ekspresi semata seperti halnya pada karya marionette yang justru ingin mengangkat isu Pendidikan dan pengembangan dari orang tua. Namun semuanya masih memiliki keterkaitan dengan ekspresi bayi yang pada ujungnya ialah pola asuh bayi.

Proses dalam penciptaan karya ini melalui study based research.

Kemudian penulis melakukan pendekatan estetika dan menggunakan teori keramik, teori estetika, semiotika, juga kontemporer. Penulis banyak mengeksplor bentuk figur bayi meliputi ekspresi secara khusus, lalu teknik- teknik dan juga karya-karya yang pernah penulis lihat maupun pelajari sebelumnya. Dalam proses penciptaannya penulis menggunakan teknik antara lain teknik cetak padat, pinch, dekorasi, gores/sculpt, tempel, krawangan, dan teknik-teknik tambahan berupa las/welding, dempul dan juga finishing clear.

Dalam karyanya ini penulis tidak hanya menggunakan bahan dan teknik keramik saja namun mix media seperti halnya penambahan material kayu dan logam. Untuk material kayu digunakan pada pembuatan bagian alas konstruksi, sementara logam, dalam hal ini besi hollow, digunakan sebagai konstruksi badan dari kepala bayi danberguna sebagai bagian dari display karya. Selain

(2)

93

itu pula ada juga penambahan beberapa material tambahan sebagai pelengkap dari karya seperti penambahan lampu LED, dupa dan juga speaker untuk menambah kesan tertentu pada masing-masing karya.

Hasil dari proses penciptaan karya keramik ini yaitu delapan buah karya hiasan dengan ukuran bervariatif dengan gaya yang berbeda pula.

Warna pokok yang diterapkan pada tugas akhir ini yaitu warna-warna netral seperti putih agak krem, hitam juga coklat dan sedikit merah muda ke arah peach. Pada bagian wajah secara garis besar berwarna putih agak krem, dan bagian pipi juga bibir dengan semburat merah muda, coklat pada bagian mata, sedangkan bagian konstruksi tambahan pada besinya diberi warna hitam dan alas wara coklat kayu natural. Pada bagian mata, warna coklat menggunakan engobe dan unsur kilap pada bagian mata dan bibir efek dari TSG.

2. Saran

Dalam proses pengerjaan karya tugas akhirnya ini penulis mengalami beberapa kendala mulai dari konsep yang diambil seputar ekspresi bayi di mana penulis sendiri cukup minim pengalaman dan pengetahuan seputar tema yang dipilih, namun hal ini akhirnya dapat diatasi setelah melakukan riset kepada orang di sekitar. Selain itu kendala lainnya adalah lokasi pengerjaan karya yang cukup jauh untuk diakses dari tempat tinggal penulis sedangkan fasilitas dari kampus dirasa masih belum cukup untuk memfasilitasi pengerjaan karyanya.

Hal ini menambah waktu pengerjaan. Kemudian ada juga kendala dari kelalaian penulis sendiri salah satunya dalam proses penyimpanan keramik di mana penulis lupa membungkus tanah yang masih ingin diproses agar tetap dapat dibentuk menyebabkan karya terlanjur kering dan gagal disebabkan oleh kurangnya fokus oleh jumlah bagian tangan dan kaki pada karya tersebut yang cukup banyak. Pengerjaan lebih baik dilakukan pada tempat yang memiliki fasilitas dan juga teman yang bisa sharing seperti di studio keramik milik senior.

(3)

94

Proses dalam berkarya seni memanglah tidak mudah, membutuhkan ketelitian dan waktu yang memang cukup panjang terutama dalam karya keramik. Namun hal ini tidak boleh menjadi alasan bagi seniman untuk berhenti berkarya. Sekalipun mengalami kegagalan dalam prosesnya, namun seniman tidak boleh pantang menyerah karena kegagalan itu adalah bagian dari proses untuk menjadikan suksesnya seseorang. Kegagalan itu dapat menjadi pembelajaran yang berharga untuk ke depannya, baik bagi diri sang seniman itu sendiri maupun bagi orang lain di sekitarnya. Akan lebih baik lagi ketika ilmu tersebut dibagikan ke pada banyak orang sehingga ilmu dalam berseni rupa itu akan terus mengalir dan tidak berhenti di satu orang saja.

(4)

95

DAFTAR PUSTAKA

Affandi, Muchtar. 1977. Ilmu-Ilmu Kenengaraan: Suatu Studi Perbandingan.

Bandung: Lembaga Penerbitan Fakultas Sosial Politik Universitas Padjadjaran.

Andono. 2021. Seni Kriya Kontemporer, Kajian Estetika dan Semiotika.Yogyakarta: BP ISI Yogyakarta.

Astuti, Ambar. 2007. Keramik Ilmu dan Proses Pembuatanya . Yogyakarta:

Jurusan Kriya Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia.

Bungin, Burhan. 2006. Sosiologi Komunikasi Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Djojosudarmo, Maryanto. 2000. Apresiasi Karya Seni Modern dan Kontemporer.

Malins, J. Ure J. And Gray C. 1996. The Gap: Adressing Practice Based Research Training Requirements for Designers. The Robert Gordon University, Aberdeen, United Kingdom.

Marianto, M. Dwi. 2000. Seni dan Daya Hidup dalam Perspektif Quantum.

Yogyakarta: Lembaga Penelitian Institut Seni Indonesia.

Moeliono, Anton. M. 1998. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Kartono, Kartini.1995. Psikologi Anak (Psikologi Perkembangan). Bandung:

Mandar Maju.

Kartono,Kartini. 1979. Psikologi Anak. Bandung: Penerbit Alumni.

Marliani, Rosleny. 2015. Psikologi Perkembangan. Bandung: CV Pustaka Setia, Piaget, Jean and Barbel Inhelder. 2010. The Psychology of the Child . Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Sony Kartika, Dharsono. 2007. Kritik Seni. Bandung : Rekayasa Sains Bandung.

Wulandari, Sovia dan Erik D. Siregar. 2020. Charles Sanders Pierce Semiotic Study: Tricotomic Relations (Icons, Index And Symbols). Jambi:

Universitas Jambi.

(5)

96

WEBTOGRAFI

https://id.pinterest.com/pin/566609196847706794/, diakses pada tanggal 25 Februari 2021

https://www.artsy.net/show/beinart-gallery-johnson-tsang-little-

world?sort=partner_show_position, diakses pada tanggal 25 Februari 2021.

https://www.artsy.net/artwork/johnson-tsang-circle-game, diakses pada tanggal 25 Februari 2021.

(6)

97

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mencapai akurasi dan kecepatan optimal pengenalan citra tanda tangan menggunakan metode 2DPCA dan 2DLDA yaitu dengan menggunakan jumlah data training 160 dari 200 data

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah akad-akad yang terdapat dalam KHES dan Peraturan Bapepam-LK No: PER-04/BL/2007 sudah harmonis atau belum karena terdapat

Pada tabel tersebut juga diketahui bahwa responden yang mempunyai pengetahuan yang sedang adalah sebanyak 6 orang diantaranya 5 orang tidak memberikan asi nya secara esklusif atau

− Order Stop Loss untuk posisi beli yang dibuka ditempatkan dalam daftar eksekusi pada saat harga Bid dalam aliran kutipan menjadi setara dengan atau lebih rendah dari level

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari di dalam kitab shahihnya dari Abi Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda, “Barangsiapa yang memiliki

Berikut ini adalah hasil keseluruhan dari penelitian untuk video dengan Bitrate 256 kiB/s, dapat dilihat pada Gambar 4.21, pada percobaan awal pada 64 kiB/s dan 128 kiB/s,

menggunakan simulasi dari webcam, telah dibuat suatu prototipe alat berbasis mikrokontroler yang dapat berfungsi sebagai pengatur dan pemantau lalu lintas melalui aplikasi yang

Dengan tujuan penelitian mendeskripsikan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa, keterlaksanaan, dan respon siswa setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri