• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM INFORMASI SERVICE DAN PENJUALAN P

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SISTEM INFORMASI SERVICE DAN PENJUALAN P"

Copied!
75
0
0

Teks penuh

(1)

BERBASIS SMS GATEWAY

“Diajukan Sebagai Persyaratan Untuk menyelesaikan Program Pendidikan Sarjana (S-1) Teknik Informatika”

Oleh :

MUHAMMAD AS’AD

NPM : 11.63.0607

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN (UNISKA)

MUHAMMAD ARSYAD AL - BANJARY BANJARMASIN

(2)

DAFTAR GAMBAR...iv

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian...3

1.3.1 Tujuan Penelitian...3

1.3.2 Manfaat Penelitian...3

1.4 Sistematika Pembahasan...4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA...6

2.1 Peneltian Terkait...6

2.1.1. Sistem Informasi Service Notebook Toshiba...6

2.1.2. Sistem Informasi Service dan Penjualan Part di Bengkel Buana Motor Banjarmasin...6

2.2 Pengetian Sistem...6

2.3 Pengertian Informasi...7

2.4 Pengertian Sistem Informasi...9

2.5 Pengertian Teori Layanan (Service)...12

2.5.1 Kualitas Pelayanan...13

2.5.2 Pelayanan Prima...14

2.5.2 Jasa...15

(3)

2.7 Data Flow Diagram (DFD)...20

2.4.1 Diagram Konteks...23

2.4.2 Diagram Level N...23

2.8 Pengertian Bagan Alir Program...23

2.9 Borland Delphi 7...25

2.10 Pengertian Short Message Service...26

2.10.1 Short Message Service (SMS)...26

2.10.2 SMS Gateway Provider...27

2.10.3 Web System...27

2.10.4 Cara kerja...28

2.11 Hierarchy Input-Proses-Output (HIPO)...29

2.12 IPO...30

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM...31

3.1 Tinjauan Singkat Instansi...31

3.2 Flow Map Sistem Informasi Pemasukan Barang Yang Sedan Berjalan...32

3.3 Flow Map Sistem Informasi Pengeluaran Barang Yang Sedang Berjalan...34

3.4 Flow Map Sistem Informasi Service Yang Sedang Berjalan...36

3.5 Analisis Harapan Pengguna...38

3.6 Analisis Dokumen...38

3.6.1 Analisis Dokumen Proses...38

3.6.2 Analisis Dokumen Keluaran (Output)...39

3.6.3 Analisis Aliran Data dan Informasi...39

3.7 Diagram Konteks Service...40

3.8 Diagram Level Nol...41

(4)

3.11.1 Desain Tabel...47

3.11.2 Relasi Tabel...53

3.12 Rancangan Sistem...54

DAFTAR PUSTAKA...69

(5)

Gambar 2.2 Cara Kerja SMS Gateway...28

Gambar 2.3 Cara Kerja SMS Gateway web server...29

Gambar 3.1 Flow Map Sistem Informasi Pemasukan Barang yang sedang berjalan di Ashilla Phone...32

Gambar 3.2 Flow Map Sistem Informasi Pengeluaran Barang yang sedang berjalan di Ashilla Phone...34

Gambar 3.3 Flow Map Sistem Informasi Service yang sedang berjalan di Ashilla Phone...36

Gambar 3.4 Diagram Level Nol Penyerahan Barang...41

Gambar 3.5 Diagram Level 0 Pengembalian Barang...42

Gambar 3.6 Flow MAP usulan...44

Gambar 3.7 Relasi Tabel...53

Gambar 3.8 Rancangan Form login...54

Gambar 3.9 Rancangan Form Menu...55

Gambar 3.10 Rancangan Form Input Satuan Barang...55

Gambar 3.11 Rancangan Form Input Stok Part...56

Gambar 3.12 Rancangan Form Input Data Supplier...57

Gambar 3.13 Rancangan Form Input Data Supplier...58

Gambar 3.14 Rancangan Form Input Pembelian Barang...59

Gambar 3.15 Rancangan Form Input Pembelian Part dan tindakan service...60

(6)

Gambar 3.19 Rancangan Form Laporan Beli Part...63

Gambar 3.20 Rancangan Laporan Beli Part...64

Gambar 3.21 Rancangan Laporan Penjualan Part...65

Gambar 3.22 Rancangan Laporan Penjualan Part...65

Gambar 3.23 Rancangan Laporan tindakan service...66

Gambar 3.24 Rancangan Laporan Penjualan Barang...67

(7)

Tabel 3.2 Tabel Part...47

Tabel 3.3 Tabel Satuan...48

Tabel 3.4 Tabel Supplier...48

Tabel 3.5 Tabel konsumen...49

Tabel 3.6 Tindakan...49

Tabel 3.7 Tabel Tindakan dan Biaya Tindakan...49

Tabel 3.8 Tabel Tindakan Service...50

Tabel 3.9 Tabel Tindakan Service Detail...50

Tabel 3.10 Tabel Beli...50

Tabel 3.11 Tabel Beli_total...51

Tabel 3.12 Tabel Beli dan Transaksi Beli...51

Tabel 3.13 Tabel Beli...51

Tabel 3.14 Tabel jual total...52

Tabel 3.15 Tabel Jual dan Transaksi Jual...52

Tabel 3.16 Tabel Jadwal Penelitian...68

(8)

1.1 Latar Belakang Masalah

Ada dua komponen yang sangat berpengaruh dan saling menunjang dalam suatu sistem informasi. Kedua komponen tersebut adalah hardware (perangkat keras) seperti monitor, keyboard, printer dan software (perangkat lunak) yang merupakan kompunen sistem aplikasi atau bahasa pemprograman.

Seiring berkembangnya dunia informasi maka semakin meningkat pula perkembangan komputer sesuai dengan kondisi kebutuhan para pemakaiannya. Suatu sistem komputer dengan kemampuan dan kelebihannya dapat mempermudah dan membantu serta mempercepat segala pekerjaan atau masalah-masalah yang sulit dihadapi secara manual, dan dapat mendukung kebersihan suatu perusahaan atau instansi dalam mencapai tujuannya.

Dalam dunia usaha kita pasti pernah mendengar inventori barang. Inventori adalah suatu fasilitas yang ada di seluruh bagian, termasuk gedung dan isinya. Inventori bertujuan untuk memberi tanda pengenal bagi semua fasilitas di industri. Inventaris yang dibuat harus mengandung informasi yang jelas dan mudah dimengerti dengan cepat, sehingga dapat membantu kelancaran pekerjaan. Sementara di Ashilla Phone input barang dan pemasukan service masih dilakukan secara manual.

(9)

Dengan demikian setelah melakukan penelitian selama Praktek Kerja Lapangan di Ashilla Phone, maka akan mengajukan sebuah Proposal Skripsi dengan judul “Perancangan Sistem Informasi Service dan Penjualan Spare Part pada Ashilla Phone Jaro Tabalong berbasis SMS Gateway”.

1.2 Permasalahan Penelitian 1.1 Identifikasi Masalah

Dari latar belakang yang telah dikemukakan diatas, maka perumusan masalah dalam proposal ini adalah sebagai berikut :

1. Bagaimana membuat sistem informasi yang dapat menangani proses keluar masuknya barang service secara otomatis sehingga kegiatan dapat berjalan lebih efektif dan efesien.

2. Bagaimana sistem tersebut dapat mencetak laporan pengeluaran secara otomatis ketika melakukan penginputan dan pengeluaran barang dan part service.

3. Bagaimana sistem pencarian yang berfungsi untuk mencari jenis pengeluaran barang berdasarkan jenis barang dan kode barang agar lebih mudah diakses. 4. Bagaimana pembuatan faktur dan laporan serta pencetakkannya.

5. Bagaimana database dapat menyimpan data yang sudah dibuat sehingga dapat dengan mudah dilihat kembali.

1.2.2 Rumusan Masalah

(10)

ketidakefisenannya, yaitu masalah update stok barang dan laporan keluar masuk barang.

1.2.3 Ruang Lingkup Masalah

Dari permasalahan di atas, lingkup permasalahan dibatasi pada Sistem Informasi Service dan Penjualan Spare Part Asilla Phone.

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian

1.1 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Sebagai salah satu persyaratan dalam menyelesaikan pendidikan Strata I pada jurusan teknik informatika di Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Banjarmasin.

2. Untuk merancang aplikasi pengolahan data service, penjualan dan pembelian barang dan Part Handphone dengan menggunakan pemprograman berbasis visual yaitu Borland Delphi 7.

3. Untuk membantu memudahkan karyawan dalam pekerjaannya agar dapat bekerja lebih efektif dan efisien.

1.3.2 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian adalah sebagai berikut :

1. Dapat menerapkan dan mempraktekan apa yang telah didapat selama bangku kuliah

(11)

3. Sebagai tolak ukur akan kemampuan dari ilmu yang telah didapat sehingga dapat memperbaiki kekurangan serta sebagai pemicu agar dapat menjadi lebih baik.

4. Lebih mengenal bagaimana aktivitas di dalam dunia kerja, sebagai persiapan untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.

5. Penerapan aplikasi yang dibuat diharapkan bisa meningkatkan efektifitas kerja.

6. Dapat membentuk suatu sistem penyimpanan data yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.

1.4 Sistematika Pembahasan

Penulisan skripsi ini disusun secara sistematis terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan sehingga diharapkan akan lebih mudah untuk dimengerti. Sistematika penulisan skripsi ini terdiri dari:

BAB. I PENDAHULUAN

Pada bab ini akan diuraikan mengenai Latar Belakang Penyusunan Skripsi, Identifikasi Masalah Penyusunan Skripsi, Rumusan Masalah Penyusunan Skripsi, Ruang Lingkup Permasalahan Penyusunan Skripsi, Manfaat dan Tujuan Penyusunan Skripsi, Sistematika Pembahasan.

BAB. II TINJAUAN PUSTAKA

(12)

BAB. III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

Pada bab ini berisi tentang Analisis Kebutuhan, Perancangan Penelitian, Desain Penelitian, Desain Database, Desain Aplikasi, Teknik Analisis Data.

BAB. IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini berisi tentang Hasil, Pembahasan, dan Pengujian Sistem

BAB V PENUTUP

(13)

2.1 Peneltian Terkait

2.1.1. Sistem Informasi Service Notebook Toshiba

Jurnal dari Ihasanul Fikri SutantaTahun 2012Dengan Judul “Sistem Informasi Service Notebook Toshiba” ini mampu memberikan informasi tentang service. Tetapi tidak bisa mengatur pemakaian part, spare part tak ada status dalam peminjaman dan pengeluaran, report penjualan part dan biaya service tidak jadi satu dan fitur untuk sms gateway tidak ada.

2.1.2. Sistem Informasi Service dan Penjualan Part di Bengkel

Buana Motor Banjarmasin

Jurnal dari Fatawalaya AP “Sistem Informasi Service dan Penjualan Part di Bengkel Buana Motor Banjarmasin “, Sistem ini berjalan dengan baik Cuma belum bisa menjalankan, tetapi kurangnya terperincinya peminjaman part dan nama pemilik unit tidak secara langsung ditampilkan dalan pemanggilan no service hal ini bisa saja mengakibatkan kekeliruan dalam penentuan pemilik barang service.

2.2 Pengetian Sistem

Definisi sistem itu berbeda-beda berdasarkan pengertian yang telah diterima oleh seseorang, dimana pendekatan pertama ditekankan pada elemen-elemen dalam sistem. Menurut Stephen A.Moscove dan Mark

(14)

G.Simkin : Suatu sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari interaksi sub sistem yang berusaha untuk mencapai tujuan yang sama.

Menurut MJ. Alexander : Suatu sistem adalah suatu grup dari elemen-elemen baik berbentuk fisik maupun non fisik yang menunjukkkan suatu kumpulan saling berhubungan diantaranya dan berinteraksi bersama-sama menuju satu atau lebih tujuan, sasaran atau akhir dari sistem.

2.3 Pengertian Informasi

Informasi merupakan hasil proses data-data yang beragam yang telah dibentuk sedemikan rupa sehingga sesuai dengan permintaan pengguna, tentunya telah mengalami proses yang telah tersusun dengan baik dan benar dengan kriteria yang diinginkan. Informasi adalah data yang telah diolah dan bermanfaat bagi yang membutuhkannya. Sumber dari informasi adalah data.

Data adalah kumpulan angka maupun karakter yang mempunyai arti tertentu dan diambil dari realita atau kenyataan yang terjadi pada suatu lokasi.

(15)

1. Data yang telah diolah.

2. Menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerima.

3. Menggambarkan suatu kejadian dan kesatuan nyata. 4. Digunakan untuk mengambil keputusan,

Kualitas dari informasi (Quality Of Information) sangat tergantung dari tiga hal, yaitu:

1. Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan -kesalahan dan tidak menyesatkan sehingga hasil dari informasi dapat digunakan sebagai acuan bagi pengguna informasi untuk mengambil keputusan.

2. Relevan, berarti informasi tersebut harus bermanfaat bagi penggunanya karena relevansi informasi untuk tiap - tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda. Informasi tersebut juga harus tepat waktu, karena informasi yang usang tidak akan mempunyai nilai lagi.

3. Jelas, berarti informasi yang ada harus jelas sehingga tidak menimbulkan kebingungan dan kerancuan data bagi pengguna informasi yang ada.

2.4 Pengertian Sistem Informasi

(16)

dan mesin. Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi suatu bentuk sehingga lebih berguna bagi si penerima dan nilai tersebut dapat digunakan untuk pengambilan keputusan (Mulyadi, 2001 ; 50).

Sistem informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen didalam mengambil suatu keputusan. Pertanyaannya adalah dari mana informasi tersebut bisa didapatkan? Jawabannya adalah dari sistem informasi (informasi sysem) atau disebut juga dengan processing system atau information processing system atau information generating system.

Informasi adalah salah satu sumber daya bisnis. Seperti sumber daya bisnis lainnya, bahan mentah, modal dan tenaga kerja, informasi merupakan sumber daya vital bagi kelangsungan hidup organisasi bisnis. Setiap hari dalam bisnis, arus informasi dalam jumlah yang sangat besar mengambil kepengambil keputusan dan pemakai lainnya untuk memenuhi kebutuhan internal. Selain itu informasi juga mengalir keluar organisasi ke pemakai eksternal, seperti pelanggan, pemasok dan para stakeholders yang memiliki kepentingan terhadap perusahaan (James A.Hall, 2001 : 4).

(17)

Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis, sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Sistem informasi juga dapat di anggap sebagai suatu departemen dan diperlukan pemisah fungsi, dimana fungsi-fungsi tersebut dapat terdiri dari sistem analis, programmer,operator yang dibawahi oleh manajer sistem informasi. (Hendry C. Lucas Jr., 2001 ; 3).

Sistem informasi merupakan proses menerima input yang disebut dengan transaksi, yang kemudian dikonversi melalui berbagai proses menjadi output informasi yang akan didistribusikan kepada para pemakai informasi (James A. Hall ; 2001 : 9).

Dari pengertian sistem informasi di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem informasi adalah kumpulan dari prosedur kegiatan yang memproses data sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan informasi yang bermanfaat agar dapat digunakan untuk mengambil suatu keputusan yang tepat.

Sistem informasi adalah sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatau organisasi dan menyediakan pihak luar dengan laporan yang diperlukan.

(18)

1. Blok Masukan ( Input Blok ) : mewakili data yang masuk ke sistem informasi. Termasuk motode dan media untuk menangkap data yang dimasukan berupa dokumen dasar.

2. Blok Model ( Model Blok ) : kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang memanipulasi input data yang disimpan di basis data dengan cara tertentu.

3. Blok Keluaran (Output Blok ) : merupakan produk informasi yang berkuaitas dan dokumentasi berguna untuk semua tingkatan manajemen serta pemakai sistem.

4. Blok Teknologi digunakan menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, mengahasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. 5. Blok Basis Data merupakan kumpulan data saling berhubung antara yang

satu dan yang lain. Diakses atau dimanipulasi menggunakan software yang disebut DBMS.

6. Blok Kendali perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal yang merusak sistem dapat di cegah dan bila terlanjur terjadi kesalahan dapat cepat diatasi.

(19)

adalah kenyataan yang menggambarkan kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata.

Sistem informasi adalah suatau sistem didalam suatau organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat menajerial dengan kegiatan staregi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

2.5 Pengertian Teori Layanan (Service)

Servis atau layanan merupakan suatu proses. Proses ini terdiri dari banyak kegiatan yang melibatkan interaksi antara pelanggan dan penyedia jasa. Tujuan dari interaksi ini adalah untuk dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan pelanggan sehingga pelanggan merasa puas.

Kualitas Pelayanan merupakan output dari industri jasa yang tidak kelihatan, tidak memilki wujud sehingga sulit untuk diukur kualitasnya. Hal ini disebabkan karena adanya variasi harapan pengguna jasa karena pengguna jasa tersebut terlibat secara lansung selama proses pelayanan berlangsung.

(20)

2.5.1 Kualitas Pelayanan

Pengertian kualitas pelayanan berpusat pada upaya pemenuhan keinginan pelanggan serta ketepatan penyampaiannya untuk membarengi harapan pelanggan. Menurut Wyckof dalam Tjiptono (2005, hal. 260), kualitas pelayanan adalah tingkat keunggulan yang diharapkan dan pengendalian atas tingkat keunggulan tersebut untuk memenuhi keinginan pelanggan.

Dengan kata lain ada 2 (dua) faktor utama yang mempengaruhi kualitas pelayanan, yaitu Expected Service dan Perceived Service. Jika pelayanan yang diterima atau dirasakan (perceived) sesuai dengan yang diharapkan (Expected), maka kualitas pelayanan dipersepsikan baik.

Jika pelayanan yang diterima melampaui harapan pelanggan, maka kualitas pelayanan dipersepsikan sebagai kualitas ideal dan begitu sebaliknya, jika pelayanan yang diterima lebih rendah dari pada yang diharapkan, maka kualitas pelayanan dipersepsikan buruk. Dengan demikian baik tidaknya kualitas pelayanan tergantung pada penyedia pelayanan dalam memenuhi harapan pelanggannya.

2.5.2 Pelayanan Prima

(21)

Pihak perusahaan haruslah memiliki keterampilan tertentu, diantaranya berpenampilan baik dan rapi, bersikap ramah, memperhatikan gairah kerja dan sikap selalu siap untuk melayani, tenang dalam bekerja, tidak tinggi hati karena merasa dibutuhkan, meguasai pekerjaanya baik tugas yang berkaitan pada bagian atau departemennya maupun bagian lainnya, mampu berkomunikasi dengan baik, mampu mengerti dan memahami bahasa isyarat (gesture) pelanggan serta memilki kemampuan menangani keluhan keluhan pelanggan secara professional.

Menurut Barata (2004) pelayanan prima (service excellence) terdiri dari 6 unsur pokok, antara lain :

1. Kemampuan (Ability) 2. Sikap (Attitude)

3. Penampilan (Appearance) 4. Perhatian (Attention) 5. Tindakan (Action)

6. Tanggung jawab (Accounttability)

Sedangkan menurut Tjiptono (2008) pelayanan prima (service excellence) terdiri dari 4 unsur pokok antara lain :

(22)

2.5.2 Jasa

Perkembangan pemasaran berawal dari tukar menukar barang secara sederhana tanpa menggunakan alat tukar berupa uang ataupun logam mulia. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, maka semakin dibutuhkannya suatau alat tukar yang berlaku umum dan untuk itulah dicipatakannya uang.

Disamping itu, manusia juga memerlukan jasa yang mengurus hal tertentu, sehingga jasa menjadi bagian uatama dalam pemasaran. Adapun definisi jasa menurut Kotler (2002) adalah sebagai berikut : ’’ Setiap tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatau pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya bersifat intangible (tidak berwujud fisik) dan tidak mengahasilkan kepemilikan sesuatu.

Kotler menghimbau agar perusahaan mempertimbangkan empat karakterisik jasa ketika membuat program. Karakterisik tersebut adalah :

1. Tidak berwujudnya jasa yaitu suatu jasa tidak dapat dilihat, dirasakan, diraba, didengar, atau dicium sebelum membeli. Sebagai contoh, masyarakat yang menginginkan operasi plastic tidak dapat melihat hasilnya sebelum membeli jasa itu.

2. Ketidakterpisahan jasa berarti jasa tidak dapat dipisahkan dari penyedianya, baik penyedianya adalah manusia maupun mesin. Sebagai contoh, jika pegawai memberikan jasa maka pegawai tersebut merupakan bagian dari jasa.

(23)

jasa itu diberikan. Sebagai contohnya, dalam hotel Marriot tertentu, seseorang yang bertugas di meja pendaftaran bersifat ceria dan efesien, sedangkan petugas yang lainnya yang berdiri beberapa meter dari petugas yang pertama tersebut tidak meyenangkan dan lambat.

4. Ketidaktahanlamaan jasa berarti bahwa jasa tidak dapat disimpan untuk dijual atau digunakan pada waktu yang akan datang. Contohnya, karena permintaan pada jam yang sibuk, perusahaan transportasi public harus mempunyai lebih banyak armada dari pada permintaannya merata sepanjang hari. Sedangkan Rangkuti (2002) mendefinisikan jasa sebagai berikut Jasa merupakan pembelian suatau kinerja atau tindakan tak kasat mata dari satu pihak kepada pihak lain’’. Pada umumnya, jasa di produksi dan di komsumsi secara bersamaan dimana interaksi anatara pemberi jasa dan pengguna jasa mempengaruhi hasil jasa tersbut.

(24)

2.6 Basis Data (Data Base)

2.6.1 Pengertian dan lingkup Data Base

1. Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau

user.

2. Penyusunan basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan pernyataan (query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau penggantian (update) data, serta pembuatan report data.

(25)

menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas, organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah :

a. Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang.

b. Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani.

c. Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date

dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem.

d. Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.

2.6.2 Elemen Basis Data

1. Entitas adalah sekumpulan objek yang terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa dibedakan satu dengan lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian.

Contoh entitas : Seseorang yang menjadi siswa di sebuah sekolah. Contoh lainya : barang yang menjadi inventaris suatu perusahaan siswa merupakan entitas

(26)

2. Atribut adalah deskripsi data yang bisa mengidentifikasi entitas yang membedakan entitas tersebut dengan entitas yang lain. Seluruh atribut harus cukup untuk menyatakan identitas obyek, atau dengan kata lain, kumpulan atribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasi keunikan suatu individu. Sedangkan atribut adalah bagian dari entitas siswa memiliki atribut : no siswa, alamat siswa

dan barang memiliki atribut :no barang, harga barang

3. Data Value (Nilai Data) : Data Value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data, elemen, atau atribut. Atribut nama pegawai menunjukan tempat dimana informasi nama karyawan disimpan, nilai datanya misalnya adalah Anjang, Arif, Suryo, dan lain-lain yang merupakan isi data nama pegawai tersebut.

4. File/Tabel : Kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda nilai datanya.

5. Record/Tuple : Kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi.

2.7 Data Flow Diagram (DFD)

(27)

algoritma program dengan symbol lingkaran dan panah untuk mewakili arus data.

Penggunaan notasi dalam diagram arus data sangat membantu untuk memahami sistem pada semua tingkat kompleksitasnya seperti diungkapkan Chris Gane dan Trish Sason. Pada tahap analisis, penggunaan notasi sangat membantu dalam komunikasi dengan pemakai sistem untuk memahami sistem secara logika.

Alat pemodelan yang digunakan untuk membangun sistem ada yang berbentuk notasi, protipe, grafis. Yang terpenting model yang digunakan mampu mempresentasikan visualisasi bentuk sistem yang diinginkan oleh pemakai, karena sistem yang dibuat berdasarkan pemodelan sistem tersebut. Salah satu bentuk pemodelan analisis sistem, yaitu DFD ( Data Flow Diagram ).

Pengguaan notasi / symbol dalam dagram arus data berguna membantu komunikasi anatar analisis sistem dengan pemakai sistem agar memahami sistem secara logika, salain itu notasi / sismbol membantu untuk memahami sistem pada semua tingkat kompleksitasnya. Diagram tersebut dikenal dengan dengan nama data flow diagram ( DFD ).

DFD sering digunakan untuk mengambarkan sistem yang berjalan atau sistem baru yang digambarkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data mengalir atau disimpan.

(28)

Symbol yang digunakan pada DFD, antara lain :

1). External Entity / Terminator ( Kesatuan Luar )

Kesatuan luar merupakan kesatuan lingkungan luar sistem bisa berupa orang, organisasi atau sistem lain yang dapat memberikan input atau menerima output dari luar sistem.

External entity / terminator / kesatuan luar di gambarkan Dengan notasi / sismbol kotak berbentuk bujur sangkars

2). Proses

Proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan orang, mesin atau computer, berfungsi mengolah arus data yang masuk ke dalamnya, kemudian menghasilkan arus data. Digambarkan dengan symbol lingkaran atau empat persegi panjang dengan sudut yang tumpul.

Simbol ini mengambarkan suatu proses Atau transformasi data

(29)

Untuk penggambaran proses sebaliknya ukuran dan bentuk lingkaran tetap sama, jika tidak dapat menimbulkan kesan lingkaran yang lebih besar memproses sesuatu yang besar pula.

3). Data Store

Simpanan data dapat berupa file atau database pada sistem computer arsip, kotak tempat data, suatau agenda / buku.

Simbol ini untuk menggambarkan Simpanan data

4). Data Flow ( Arus Data )

Arus data pada DFD diberi symbol panah. Arus data mengalir diantara proses, simpanan data dan kesatuan luar. Menunjukan arus data yang bisa masukan untuk sistem atau hasil dari proses dari sistem. Bentuk fisik arus data bisa berupa formulir atau dokumen, laporan dari sistem, masukan untuk computer, komonikasi ucapan, surat / memo, sedangkan bentuk logika arus data dari dokumen tersebut.

Arus data harus diberi nama yang jelas dan mempunyai arti. Nama arus data dituliskan disamping garis panahnya.

(30)

dan proses dengan cara tertentu. Data keluaran adalah data yang dihasilkan sistem dan diberikan ke dunia luar

2.4.1 Diagram Konteks

Adalah diagram yang digunakan untuk mengambarkan sistem secara global. Pada tahap ini penggambaran lingkaran tunggal mewakili keseluruhan sistem.

2.4.2 Diagram Level N

Dari diagram konteks digambaran dengan lebih rinci lagi yang disebut overview diagram ( level 0 ). Diagram yang digunakan untuk menggambarkan tahapan proses yang ada pada diagram konteks. Tiap proses di overview di gambar secara lebih rinci disebut diagram detail ( level 1) dalam menggambarkan perlu diperhatikan konsisten jumlah input dan output yang ada pada diagram nol dan detail.

2.8 Pengertian Bagan Alir Program

Bagan alir program ( program flowchart ) merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah dari proses program. Dengan menggunakan symbol sebagai berikut :

Simbol Input / Output

Digunakan untuk mewakili data Input / Output

Simbol Proses

(31)

Simbol Garis Alir

Digunakan untuk menunjukan arus dari proses

Simbol Keputusan

Untuk penyelesaian kondisi dalam program

Simbol Titik Terminal

Untuk menunjukan awal dan akhir proses

Tempat Penyimpanan Data dalam Database

Gambar 2.1 Bagan Alir Program

Bagan alir program terdiri dua macam, yaitu bagan alir logika program ( program logic flowchart ) digunakan untuk menggambarkan tiap langkah dalam program computer secara logika dipersiapkan oleh analist sistem. Dan bagan program computer terinci (detail computer program flowchart ).

2.9 Borland Delphi 7

Delphi adalah suatu bahasa pemograman (development language) yang digunakan untk merancang suatu aplikasi program.

(32)

1. untuk membuat aplikasi windows

2. Untuk merancang aplikasi program berbasis grafis

3. Untuk membuat program berbasis jaringan (client/server)

4. Untuk merancang program .Net (berbasis internet)

b. Keunggulan Delphi

1. IDE (Integrated Development Environment) atau lingkungan pengembangan aplikasi sendiri adalah satu dari beberapa keunggulan delphi, didalamnya terdapat menu – menu yang memudahkan kita untuk membuat suatu proyek program.

2. Proses Kompilasi cepat, pada saat aplikasi yang kita buat dijalankan pada Delphi, maka secara otomatis akan dibaca sebagai sebuah program, tanpa dijalankan terpisah.

3. Mudah digunakan, source kode delphi yang merupakan turunan dari pascal, sehingga tidak diperlukan suatu penyesuain lagi.

4. Bersifat multi purphase, artinya bahasa pemograman Delphi dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai keperluan pengembangan aplikasi.

c. Sejarah Borland Delphi

1. Delphi versi 1 (berjalan pada windows 3.1 atau windows 16 bit)

2. Delphi versi 2 (Berjalan pada windows 95 atau delphi 32 bit)

(33)

fitur internet atua web)

4. Perkembangan selanjutnya diikuti dengan Delphi versi 4, 5 dan 6.

5. Versi terkini dari delphi adalahversi 7 dengan tambahan vitur .net dengan tambahan file XML

2.10 Pengertian Short Message Service

2.10.1 Short Message Service (SMS)

SMS (Short Message Service) merupakan salah satu teknologi untuk mengirim pesan antara telepon seluler. Digunakan dalam beberapa standar yaitu GSM, CDMA dan TDMA.

Sesuai dengan namanya, data yang dapat ditransmisikan terbatas hanya terdiri dari 140 byte (1120 bit), sehingga satu pesan SMS terdiri dari :

• 160 karakter jika menggunakan 7-bit encoding (latin dan english)

• 70 karakter jika menggunakan 16-bit enconding dengan UCS2 karakter (non latin-China, Jepang, dll)

2.10.2 SMS Gateway Provider

(34)

Pemakaian disesuaikan dengan kebutuhan admin atau user seperti :

 Pendaftaran melalui SMS (e.g : reg <spasi> … )

 Auto reply SMS content (e.g : mengetahui nilai ujian/kelulusan)

 Penggunaan website SMS oleh user dengan sistem ticketing

 Mass mailing (Jarkom)

 Dll

2.10.3 Web System

Website yang dibangun menggunakan framework codeigniter dengan koneksi MySQL. Tetapi tidak ada batasan penggunaan website karena yang paling berpengaruh adalah database MySQL.

MySQL terkoneksi dengan aplikasi SMS gateway untuk mengatur SMS masuk dan keluar serta beberapa fungsi lainnya.

2.10.4 Cara kerja

(35)

Gambar 2.2 Cara Kerja SMS Gateway

(36)

Gambar 2.3 Cara Kerja SMS Gateway web server

2.11 Hierarchy Input-Proses-Output (HIPO)

Menurut Jogiyanto HM dalam buku Analisis & Desain Sistem Informasi (2005:787) HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output) adalah alat disain dan teknik dokumentasi dalam siklus pengembangan sistem. HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output) mempunyai sasaran utama sebagai berikut :

1. Menyediakan suatu struktur guna memahami fungsi-fungsi dari sistem. 2. Lebih menekankan fungsi-fungsi yang harus diselesaikan oleh program,

bukannya menunjukkan statemen-statemen program yang digunakan untuk melaksanakan fungsi tersebut.

3. Menyediakan penjelasan yang jelas dari input yang harus digunakan dan output yang harus dihasilkan oleh masing-masing fungsi pada tiap-tiap tingkatan dari diagram-diagram HIPO.

4. Menyediakan output yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan pemakai.

2.12 IPO

Desain IPO merupakan gambaran program yang berguna untuk pemanggilan form dari program yang belum selesai dan menjabarkan pemanggilan form dan prosesnya. Ipo terdiri dari bagian :

Dipanggil : Darimana modul atau subprogram dipanggil.

(37)

Analisa sistem adalah suatu metode yang digunakan untuk memecahkan masalah dengan menggunakan beberapa tindakan. Dalam ruang lingkup perkembangan sistem komputer, analisa sisten bertujuan untuk menentukan kebutuhan informasi dari tiap bagian organisasi, serta untuk menentukan kelemahan dan prosedur yang berjalan.

Dalam bab ini penulis akan menyajikan gambaran dari sitem yang sedang berjalan dan kegiatan lainnya yang akan membantu dalam proses perancangan sistem selanjutnya.

3.1 Tinjauan Singkat Instansi

Ashilla Phone Jaro Tabalong merupakan usaha yang bergerak dalam usaha penjualan dan service handphone, beralamat di Jalan Kidaung No 64 RT. 006 Kelurahan Hantanan Jaro Tabalong. Usaha ini sudah didirikan pada tahun 2005 dalam bentuk Usaha Dagang,.

Pada saat itu, perusahaan ini haaya memiliki 5 orang karyawan dan peralatan yang digunakan juga masih sederhana, yaitu hanya menggunakan mesin ketik. Namun ketekunan dan kegigihan pimpinan perusahaan bersama dengan para karyawannya, menjadikan perusahaan ini semakin berkembang. Tahap demi tahap, perusahaan ini mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya jumlah karyawan menjadi 14 orang.

(38)

3.2

Flow Map Sistem Informasi Pemasukan

Barang Yang Sedan Berjalan

Input Proses Output

ADM STAFF Service dan

Part ONWER

Gambar 3.4 Flow Map Sistem Informasi Pemasukan Barang yang sedang berjalan di Ashilla Phone

Berikut ini adalah alur dokumen yang berjalan digunakan untuk proses pembuatan laporan data barang masuk:

1. Staff administrasi memberikan faktur datang barang kepada staff gudang.

(39)

2. Bagian staff gudang menginput/mengolah data datang barang ke komputer untuk bahan pembuatan laporan setiap hari.

3. Membuat laporan datang barang service, setelah pembuatan laporan tersebut selesai maka laporan datang barang diberikan kepada onwer.

4. Owner menerima laporan datang barang.

5. Setelah laporan diterima oleh owner, kemudian laporan tersebut di tanda tangan.

6. Setelah laporan ditinjau dan ditanda tangan maka laporan data datang barang tersebut kembali diberikan kepada bagian staff admin service

(40)

3.3 Flow Map Sistem Informasi Pengeluaran Barang Yang Sedang Berjalan

Input Proses Output

ADM STAFF GUDANG ONWER

Gambar 3.5 Flow Map Sistem Informasi Pengeluaran Barang yang sedang berjalan di Ashilla Phone

Berikut ini adalah alur dokumen yang berjalan digunakan untuk proses pembuatan laporan data barang keluar:

1. Staff administrasi memberikan faktur keluar barang kepada Konsumen,

(41)

2. Kemudian bagian staff admin merekap data keluar barang tersebut untuk pembuatan laporan harian.

3. Setelah merekap fakur keluar barang, kemudian membuat laporan barang keluar.

4. Setelah pembuatan laporan keluar barang tersebut selesai maka laporan keluar barang diberikan kepada onwer.

(42)

3.4 Flow Map Sistem Informasi Service Yang Sedang Berjalan

Pelanggan Kasir Bagian Servis Pimpinan

(43)

Berdasarkan penelitian yang dialkukan maka ditemukan beberapa dokumen-dokumen yang nantinya diperlukan dalam sistem, yaitu sebagai berikut :

1. Nota Penyerahan Barang Dibuat oleh/dari : Bagian servis

Ditujukan oleh/kepada : Pelanggan/costumer

Tujuan/fungsi : Sebagai bukti penyerahan barang, dan untuk mengetahui pelanggan pada saat mengambil barang yang telah di servis

2. Kwitansi Pembayaran Dibuat oleh/dari : Kasir

Ditujukan oleh/kepada : Pelanggan/costumer

Tujuan/fungsi : Sebagai bukti pembayan yang dilakukan pelanggan atas barang yang di servis, ataupun ada biaya penggantian sparepart yang dilakukan.

3. Laporan Daftar Barang Masuk Dibuat oleh/dari : Kasir

Ditujukan oleh/kepada : Owner/pemilik perusahaan

Tujuan/fungsi : agar mengetahui berapa banyak barang yang masuk ke bagian servis oleh pemilik perusahaan/owner

4. Laporan Pendapatan Dibuat oleh/dari : Kasir

(44)

Tujuan/fungsi : Untuk mengetahui pendapatan dari jasa perbaikan servis maupun saparepart yang terjual pada saat pergantian sparepart pada barang pelanggan yang di servis.

3.5 Analisis Harapan Pengguna

Pada saat melakukan penelitian, penulis mendapatkan beberapa harapan terhadap sistem baru yang akan diterapkan di bagian servis melalui metode wawancara yaitu sebagai berikut:

1. Pencatatan yang sudah menggunakan mikanisme yang baru khususnya pada bagian servis di harapkan dapat memepercepat dalam hal pelaporan baik barang masuk maupun laporan pendapatan, sehingga dapat mempermudah pekerjaan, dan tentunya menghemat waktu yang digunakan,

2. Memberikan solusi kemudahan peggunaan sistem dan alur yang baru, yang berguna menjawab masalah – masalah yang terjadi sebelumnya

3.6 Analisis Dokumen

3.6.1 Analisis Dokumen Proses

(45)

3.6.2 Analisis Dokumen Keluaran (Output)

Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkulitas dan dokumentasi yang berguna untuk pemakai sistem, dokumen keluaran atau output merupakan hasil dari pengolahan dokumen input dan dokumen proses, yang menjadi dokumen keluaran (output) dalam pengolahan data keluar masuknya barang ini adalah Laporan keluar masuknya barang dan stock barang perbulan. Komputer, pemrogram, operator pengolah kata, spesialis, analis sistem, dan sebagainya.

3.6.3 Analisis Aliran Data dan Informasi

Perancangan aplikasi ini bertujuan untuk mempercepat pengolahan data dan informasi terutama dalam pembuatan laporan secara efektif, sehingga data yang ada akan tersimpan dengan baik dan jika ada data yang tidak diperlukan bisa dihilangkan, sehingga terdapat pengumpulan data yang tersusun rapi dan seragam.

Sistem yang baik harus memiliki arah data yang masuk dan keluar yang jelas serta dapat dimengerti oleh pengguna mengenai fungsi dari sistem tersebut. Oleh sebab itu harus diketahui bagaimana bentuk dan diagram datanya mengarah ke apa saja. Selain itu dalam merancang perangkat lunak yang mendukung sistem haruslah terdapat desain awal Input, output, dan yang terpenting hasil program aplikasi yang dihasilkan harus user friendly (mudah digunakan).

(46)

diantaranya yaitu diagram konteks, diagram arus data, kamus data dan Entity Relationship Diagram (ERD).

Model ini memberikan gambaran suatu sistem sebagai jaringan kerja antar fungsi yang berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya dengan aliran data dan penyimpanan data.

3.7 Diagram Konteks Service

Diagram konteks adalah diagram yang digunakan untuk menggambarkan sistem secara global. Pada tahap ini penggambaran lingkaran tunggal mewakili keseluruhan sistem.

Memberikan arahan atau masukan untuk perkembangan bisnis dan usaha

Terima laporan pendapatan

Terima bukti penyerahan barang

Gambar 3.5 Diagram Konteks

Penyerahan barang

Pelanggan Pimpinan

Sistem Pelayana

(47)

Penjelasan selanjutnya akan di paparkan di diagram Level Nol baik proses maupun tahap perancanggannya

3.8 Diagram Level Nol A. Penyerahan Barang

Gambar 3.7 Diagram Level Nol Penyerahan Barang Laporan servis barang

Terima Laporan

Laporan pendapatan

Data Pelanggan, Data Barang

Pelayanan

Penerimaan barang Konsume

n

Proses Pelayana

n

Laporan Pimpinan

(48)

B. Pengembalian barang yang telah di servis

Gambar 3.8 Diagram Level 0 Pengembalian Barang

1. Pelanggan :

a. Menyerahkan bukti penyerahan barang ke bagian servis dan melakukan pembayaran ke kasir

b. Menerima barang yang telah diservis 2. Kasir :

a. Menerima bukti perbaikan barang dari bagian servis

b. Meyerahkan nota transaksi ke pelanggan dan laporan pendapatan ke pimpinan

3. Pimpinan :

a. Menerima laporan pendapatan

(49)

4. Bagian Servis :

a. Menerima bukti pengambilan barang dari pelanggan

b. Menyerahkan barang yang telah di servis kepada pelanggan dan menyerahkan bukti perbaikan barang ke kasir untuk di buatkan nota transaksi.

(50)
(51)

3.9 Penjelasan Flow Map Usulan

1) Pelanggan menyerahkan barang yang akan diservis kepada bagian servis yang akan di lakukan pengecekan terlebih dahulu.

2) Selanjutnya bagian servis melakukan penyimpanan daftar barang masuk ke database, dari database dikeluarkan bukti penyerahan barang yang diberikan kepada pelanggan

3) Pada saat pelanggan ingin mengambil barang pelanggan menyerahkan bukti penyerahan barang ke bagian servis yang akan dilakukan pengecekan di dalam database, apa bila tidak ada kecocokan maka pengambilan barang di tolak sebaliknya jika ada maka proses dapat dilanjutkan

4) Kemudian dilakukan pengesahan oleh kasir, bukti pembayaran diserahkan kepada peanggan

5) Kasir melakukan proses rekapitulasi atas data pelanggan yang akan mengahasilkan laporan servis, laporan transaksi servis kepada Pimpinan

Catatan bahwa beberapa pekerjaan dilakukan secara manual yang mana intensitas pekerjaan cukup tinggi, sehingga sangat merepotkan seperti :

(52)

3.10 Evaluasi Sistem Yang Berjalan

Menjelaskan tentang evaluasi sistem yang berjalan pada PT. Buana Motor adalah sebagai berikut :

1. Kekuatan Sistem (Strength)

Dalam proses pengolahn data keluar masuknya barang dan pembuatan laporan di PT. Buana Motor, pengolahan data Keluar Masuknya Barang dan pembuatan laporan barang lebih praktis karena dilakukan secara konsep tradisional dan lebih ekonomis karena biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah. Selain itu, dokumen-dokumen lebih terjamin keasliannya karena masih menggunakan tulisan tangan.

2. Kelemahan Sistem (Weakness)

Masih lemahnya sistem pencarian barang dan pembuatan laporan Keluar masuknya barang dan stock barang, sehingga menyebabkan keterlambatan pelayanan, tidak terkontrolnya data barang, serta lambatnya pembuatan laporan.

3. Kesempatan Sistem (Opportunity)

Suatu sistem harus mampu menghasilkan beberapa format laporan baik penjualan barang dan laporan rekapitulasi barang baik per hari, per minggu maupun per bulan.

(53)

Tantangan pada sistem ini adalah seiring perkembangan tekhnologi untuk menciptakan sistem yang dapat berjalan dengan lancar dan menghemat waktu dengan tingkat keamanan yang lebih baik.

3.11 Desain Database

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. username Char 6

No. Field Tipe Lebar Keterangan

(54)

3. Tabel Satuan Nama Tabel : Satuan

Fungsi : untuk menyimpan data Satuan Tabel 3.3 Tabel Satuan

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Id_satuan* Char 2

2. Nm_satuan Char 25

4. Tabel Supplier Nama Tabel : Supplier

Fungsi : untuk menyimpan data Supplier Tabel 3.4 Tabel Supplier

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Id_sup Char 2

2. Nm_sup Char 35

3. Alt_sup Char 70

4. Tlp_sup Char 15

5. Fax_sup Char 15

6. Con_sup Char 35

7. Hp_sup Char 19

5. Tabel Konsumen Nama Tabel : konsumen

(55)

Tabel 3.5 Tabel konsumen

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Id_kon Char 4

Nama Tabel : Tindakan

Fungsi : untuk menyimpan Tindakan Tabel 3.6 Tindakan

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Id_tindakan Char 2

2. Nm_tindakan Char 25

7. Tabel Tindakan dan Biaya Tindakan Nama Tabel : TTindakan

Fungsi : untuk menyimpan data tindakan dan biaya tindakan Tabel 3.7 Tabel Tindakan dan Biaya Tindakan

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Id_tindakan Char 2

2. Nm_tindakan Char 25

3. Biaya Float 0

(56)

Fungsi : untuk menyimpan data tindakan service, tanggal, nota jual, total biaya.

Tabel 3.8 Tabel Tindakan Service

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Tgl_jual Date 0

2. Nota_jual Char 10

3. Total_biaya Float 0

9. Tabel Tindakan Service Detail Nama Tabel : service_tindakan_detail

Fungsi : untuk menyimpan data nota jual, Id Tindakan, Nama Tindakan, Biaya.

Tabel 3.9 Tabel Tindakan Service Detail

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Nota_jual Char 10

2. Id_tindakan Char 2

3. Nm_tindakan Char 25

4. Biaya Float 0

10. Tabel Beli

Nama Tabel : beli

Fungsi : untuk menyimpan data Pembelian dengan data petugas. Tabel 3.10 Tabel Beli

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Nota_beli Char 10

2. Tgl_beli Date 0

3. Petugas Char 20

4. Total Float 0

5. Disc Float 0

(57)

11. Tabel Beli Detail Nama Tabel : beli_detail

Fungsi : untuk menyimpan data Pembelian Barang dengan harga total Tabel 3.11 Tabel Beli_total

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Nota_beli Char 10

2. Kd_brg Char 10

3. Hrg_beli Float 0

4. Jum_beli Float 0

5. total Float 0

12. Tabel Beli dengan data transaksi Nama Tabel : TBeli

Fungsi : untuk menyimpan data Beli dan Transaksi Beli Tabel 3.12 Tabel Beli dan Transaksi Beli

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Kd_part Char 10

Fungsi : untuk menyimpan data Penjualan dengan data petugas. Tabel 3.13 Tabel Beli

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Nota_jual Char 10

(58)

3. Total Float 0

4. Disc Float 0

5. Petugas Char 20

6. Id_kon Char 4

14. Tabel Jual Detail Nama Tabel : jual_detail

Fungsi : untuk menyimpan data Penjualan Barang dengan harga total Tabel 3.14 Tabel jual total

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Nota_jual Char 10

2. Kd_part Char 10

3. Hrg_beli Float 0

4. Jum_beli Float 0

15. Tabel Jual dengan data transaksi Nama Tabel : Tjual

Fungsi : untuk menyimpan data Jual dan Transaksi Jual Tabel 3.15 Tabel Jual dan Transaksi Jual

No. Field Tipe Lebar Keterangan

1. Kd_part Char 10

2. Nm_part Char 70

3. Satuan Char 25

4. Hrg_jual Float 0

(59)
(60)

3.12 Rancangan Sistem A. Rancangan Form Login

Ashilla Phone

Image User Password

Gambar 3.11 Rancangan Form login

(61)

B. Rancangan Form Menu

Master Transaksi Laporan Pengaturan Keluar

Ashilla Phone

Image Image Image

Music Info Perusahaan Video

Gambar 3.12 Rancangan Form Menu

Form ini berfungsi untuk menampilkan form-form pada submenu di menu master, menampilkan form proses dan form laporan. Berisi berbagai pilihan submenu dan sirkulasi jalannya program yang dijalankan.

C. Rancangan Input Sistem

Rancangan Form Input satuan Barang

Gambar 3.13 Rancangan Form Input Satuan Barang Form Input Satuan barang

Id Satuan Nama Satuan

Simpan

Id Satuan Hapus

Nama

Satuan Kosong

(62)

Form ini berfungsi untuk menginput dan menampilkan Id barang dan Satuan Barang berguna untuk memberi identitas barang yang ada dalam stok.

Rancangan Form Input Part

Form Input Part

Kode Part

NamaPart Simpan

Satuan Hapus

Harga Modal Kosong

Harga Jual Home

Stok Minimum

Gambar 3.14 Rancangan Form Input Stok Part

(63)

Rancangan Form Input Data Supplier

id Supplier Nama Suplier Alamat Supplier

Telp Suplier Fax Sup

Contace Person HP Sup

Gambar 3.15 Rancangan Form Input Data Supplier

Form ini berfungsi untuk menginput data supplier tempat barang di pesan dan di order oleh perusahaan.

Rancangan Form Input Data Konsumen/Customer

id Konsumen

id Pengenal No Peng.

Nama Konsumen Alamat Konsumen

Telepon Konsumen Kota Kons

Gambar 3.14 Rancangan Form Input Data Supplier

Form ini berfungsi untuk menginput data konsumen yang membeli barang pada perusahaan.

(64)

Form Tindakan Service

Simpan Hapus Kosong

Id Tindakan Home

Nama Tindakan

Gambar 3.16 Rancangan Form Input Data Supplier

Form ini berfungsi untuk menginput segala tindakan service atau perbaikan pada barang service yang membeli barang pada perusahaan.

(65)

Faktur Beli

Total

Tanggal Supplier

Sub

Harga Part Discon

Satuan Harga jual Jumlah Grand Total

Harga Modal Bayar

Uang Kembali

Gambar 3.17 Rancangan Form Input Pembelian Barang

Form ini berfungsi untuk menginput pembelian barang yang di beli dari supplier.

(66)

Total

No Fak Tanggal

Konsumen biaya Tindakan

Alamat biaya Tindakan

Total Biaya

Tindakan Nama Tindakan Biaya Discon Total

Bayar

Kembali

kd Part Nama Part Satuan Harga Jual Jumlah

kd Part Nama Part Satuan Harga Jual Jumlah Uang

Total Jual 0

Gambar 3.18 Rancangan Form Input Penjualan Part dan tindakan service Form ini berfungsi untuk menginput penjualan barang disertai tindakan service jika diperlukan dengan rincian totalnya dan sms langsung terkirim ke konsumen melalui sistem sms gateway.

(67)

Form Input User

User

Password

Gambar 3.19 Rancangan Form Input User

Form ini berfungsi untuk menginput data user dan password sebagai pengguna program ini.

(68)

Rancangan Form Preview Stok Part

Laporan Stok Part

All Record

Masukkan Nama Part Tampilkan

Gambar 3.20 Rancangan Form Laporan Stok Part

Form ini dirancang untuk menampilkan daftar barang stok di perusahaan.

Rancangan Laporan Stok Part

Laporan Stok Part

(69)

Gambar 3.21 Rancangan Laporan Stok Part

Laporan ini dirancang untuk kelanjutan dari Form Laporan stok barang agar laporan bias dilihat lebih rinci dan bias di print out.

Rancangan Form Preview Laporan Beli Barang

Laporan Beli Part

Mulai Tanggal

Mulai Tanggal Preview Home

Gambar 3.22 Rancangan Form Laporan Beli Part

Form ini dirancang untuk menampilkan laporan beli barang oleh perusahaan dari supplier.

Rancangan Laporan pembelian Part

(70)

Nota Beli Tanggal beli Kode Barang Nama barang Satuan Harga Qty Total

Total

Gambar 3.23 Rancangan Laporan Beli Part

Form ini dirancang untuk menampilkan laporan beli Part oleh perusahaan dari supplier dan sebagai kelanjutan dari Form Laporan Beli Part, serta bisa di print out.

Rancangan Form Laporan Penjualan Part

Laporan Penjualan barang

(71)

Mulai Tanggal Preview Home

Gambar 3.24 Rancangan Laporan Penjualan Part

Form ini dirancang untuk menampilkan laporan jual barang oleh perusahaan ke customer.

Rancangan Laporan Penjualan Part

Laporan Penjualan Part

Nota Jual Tanggal Jual Kode Part Nama Part Satuan Harga Qty Total

Total

Gambar 3.25 Rancangan Laporan Penjualan Part

Form ini dirancang untuk menampilkan laporan jual barang oleh perusahaan ke customer dan sebagai kelanjutan dari Form Penjualan Part serta bias di print out.

Rancangan Preview Laporan Tindakan Service

(72)

Service

Mulai Tanggal

Mulai Tanggal Preview Home

Gambar 3.26 Rancangan Laporan tindakan service

Form ini dirancang untuk menampilkan laporan tindakan service oleh perusahaan ke customer.

Rancangan Laporan Tindakan service

Laporan Pendapatan Service Tindakan

(73)

Total Biaya Tindakan 0

Gambar 3.27 Rancangan Laporan Penjualan Barang

Rancangan laporan ini dirancang untuk menampilkan laporan tindakan service oleh perusahaan ke customer sekalugus kelanjutan dari Form laporan tindakan service sekaligus bias di print out.

Tabel 3.16 Tabel Jadwal Penelitian

No Uraian Kegiatan Oktober November Desember Januari2016 Februari2016 Maret2016

(74)

1 Persiapan penelitian

2 Analisa Permasalahan

3 Perancangan Sistem

4 Pembuatan Aplikasi

5 Testing dan Implementasi

6 Dokumentasi dan Penulisan Laporan

Keterangan :

(75)

Jakarta

Andri Kristanto (2003), Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya, Gava Media, Yogyakarta

Dwi Budiarti (1999), Sistem Informasi Manajemen, Mondial, Jakarta Eric L. Kohler (1964), Kredit, Citra Jaya, Surabaya

Harianto Kristanto (1994), Konsep dan Perancangan Database, Andi Offset, Yogyakarta

Indriyawan Eko(2005),Pemrograman Database, ANDI, Surabaya

Kadir Abdul (2009),Dasar Perancangan & Implementasi,CV. ANDI OFFSET, Yogyakarta

Teguh Pudjo Muljono (2007), Credit Analisis Management, Citra Jaya, Surabaya

Ponco W.Sigit (1999), Analisis dan Perancangan Sistem, Mondial, Jakarta Pujianto S (2007), Borland Delphi, PT. Elak Madia, Jakarta

Ponco W.Sigit (1999), Analisis dan Perancangan Sistem, Mondial, Jakarta

Gambar

Gambar 2.2 Cara Kerja SMS Gateway
Gambar 3.4 Flow Map Sistem  Informasi Pemasukan Barang yang sedangberjalan di Ashilla Phone
Gambar 3.5 Flow Map Sistem  Informasi Pengeluaran Barang yang sedangberjalan di Ashilla Phone
Gambar 3.6 Flow Map Sistem  Informasi Service yang sedang berjalan di AshillaPhone
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan serta hasil yang diperoleh, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan siswa yang tadinya latihan ekstrakutikuler cuma

Berdasarkan data yang didapat dari penelitian di USA pada tahun 2001, penyakit jantung yang sering ditemukan adalah Penyakit Jantung Koroner 13%, Infark Miokard Akut 8%, Kelainan

Dengan melaksanakan KP, mahasiswa mengaplikasikan teori-teori yang didapatkan pada bangku kuliah dengan menempatkan proyek sebagai laboratorium nyata dimana mahasiswa dapat

Pola Hidup dan Pola Pikir Pekerja Rumahan dalam Menjawab Tantangan Untuk memenuhi Kebutuhan dasar Serta Perpaduannya Dengan Pola Pikir Pemilik IKM

Tata bahasa Indonesia yang baku meliputi penggunaan kata, kalimat,.. dan paragraf yang sesuai dengan

[r]

Tuntutan publik menghendaki agar pemerintah dapat menerapkan paradigma kepemerintahan yang baik (Good Governance) yang memberikan nuansa peran dan fungsi yang seimbang

[r]