EMOSI DAN PERILAKU ANAK TUNA GRAHITA
Dalam memahami akan kondisi karakteristik mentalnya, nampak jelas bahwa anak tuna grahita kurang memiliki kemampuan berpikir, kseimbangan pribadinya kurang konstan atau labil, kadang-kadang stabil dan kadang-kadang kacau. Kondisi yang demikin itu dapat dilihat dalam penampilan tingkah lakunya sehari-hari, misalnya: berdiam diri berjam-jam lamanya, gerakan yang hiperaktif, mudah marah dan mudah tersinggung, suka mengganggu orang lain disekitarnya (bahkan tindakan merusak atau destruktif).
Anak tuna grahita cenderung berperilaku impulsif, hiperaktif, agresif, dan hipoaktif, serta terkesan suka melanggar norma atau nakal dibandingkan dengan anak - anak normal. Tingkat perkembangan moral pada anak tuna grahita ringan kebanyakan hanya sampai pada membedakan baik - buruk dan benar- salah berdasarkan respon / reward yang diterima oleh orang lain.