• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH PANCASILA SEBAGAI SISTEM EKONOMI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MAKALAH PANCASILA SEBAGAI SISTEM EKONOMI"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyeselsaikan dengan kerja sama yang baik dan kompak dan makalah ini berjudul “Pancasila Sebagai Ideologi ” dengan baik.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Muhammad Jarnawansyah M.,H. selaku Dosen pembimbing yang telah memberikan tugas ini kepada kami, dengan ini kami bisa mengetahui dan mengerti arti Pancasila sebagai Ideologi. Tak lupa kepada semua pihak yang bersangkutan, kami ucapkan terima kasih karena telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini dengan baik.

Makalah ini jauh dari kata sempurna maka dari itu kritik dan saran yang bersifat membangun dari pihak pembaca penulis perlukan. Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca unutuk menambah pengetahuan.

Sumbawa, 26 Februari 2017

Penulis

(2)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...1

DAFTAR ISI ...2

BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ...3

1.2 Rumusan Masalah ...4

1.3 Tujuan Penulis ...4

BAB II. PEMBAHASAN A Pengertian pancasila dan ideologi………..…….……..5

B. Pengertian pancasila dan ideologi menurut para ahli….………..…….………5

C. Fungsi Pancasila sebagai Ideologi bangsa dan Negara...………..6

D. Nilai-nilai Pancasila sebagai Ideologi bangsa dan Negara………..……….7

BAB III. PENUTUP KESIMPULAN……...9

SARAN & KRITIK……...9

(3)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia sebagai negara yang mempunyai dasar Negara yaitu pancasila yang memiliki sebuah arti penting ialah ideologi. Setiap bangsa dan negara ingin berdiri kokoh dan tidak mudah terombang-ambing oleh kerasnya persoalan hidup berbangsa dan bernegara.Tidak terkecuali dengan negara tercinta kita Indonesia merupakan Negara yang ingin berdiri kokoh dan kuat serta perlu memiliki ideologi negara yang kokoh dan kuat pula. Tanpa hal tersebut, maka bangsa dan negara akan rapuh. Di era yang serba modern ini, makna pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia sedikit dilupakan oleh sebagian rakyat Indonesia yang telah digantikan oleh perkembangan teknologi yang sangat canggih. Padahal sejarah perumusan Pancasila telah melalui proses yang sangat panjang dan rumit. Pancasila merupakan kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, karena dalam masing-masing sila tidak bisa di tukar tempat atau dipindah. Bagi bangsa Indonesia, Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa dan Negara Indonesia. Mempelajari Pancasila lebih dalam akan menjadikan kita sadar bahwa sebagai bangsa Indonesia yang memiliki jati diri harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menunjukkan identitas bangsa yang lebih bermartabat dan berbudaya tinggi. Untuk itulah diharapkan makalah ini dapat menjelaskan Pancasila sebagai ideologi Negara dan menguraikan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi Negara. Pengetahuan ideologi mempunyai arti tentang gagasan-gagasan. Ideologi secara fungsional merupakan seperangkat gagasan tentang kebaikan bersama atau tentang masyarakat dan Negara yang dianggap baik. Ciri-ciri ideologi pancasila merupakan ideologi yang membedakan dengan ideologi yang lainnya. Ciri-ciri tersebut yang pertama adalah Tuhan Yang Maha Esa yang berarti pengakuan bangsa Indonesia terhadap Tuhan sebagai pencipta dunia dengan segala isinya.Kedua adalah penghargaan kepada sesama umat manusia, suku bangsa dan bahasanya sesuai dengan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Ketiga adalah bangsa Indonesia menjunjung tinggi persatuan bangsa, keempat adalah bahwa kehidupan kita dalam kemasyarakatan dan bernegara berdasarkan atas sistem demokrasi. Makalah ini juga dapat dijadikan bekal keterampilan agar dapat menganalisis dan bersikap kristis terhadap para petinggi negara yang menyimpang dari Ideologi bangsa dan negara Indonesia.

(4)

1.2 RUMUSAN MASALAH

1. Apakah yang dimaksud dengan pancasila dan ideologi? 2. Apakah pengertian pancasila dan ideologi menurut para ahli? 3. Apa fungsi Pancasila sebagai Ideologi bangsa dan Negara?

4. Apakah nilai-nilai Pancasila sebagai Ideologi bangsa dan Negara?

1.3 TUJUAN PENULIS

a. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila yang diberikan oleh Dosen Pembimbing.

b. Untuk mengetahui lebih dalam maksud dari Pancasila sebagai Ideologi.

(5)

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Pancasila dan Ideologi

Pancasila adalah ideologi dan dasar negara Indonesia yang mengandung lima dasar. Kelima dasar tersebut adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila merupakan bahasa Sansekerta pañca yang berarti “lima” dan sīla yang berarti “dasar” atau “azas”. Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan yang disampaikan oleh seseorang untuk mengatur jalannya pemerintahan. Ideologi berasal dari bahasa Yunani edios yang berarti “gagasan” atau “konsep” dan logos yang berarti “ilmu”. Ideologi sangat dibutuhkan oleh sebuah negara karena ideologi mencakup nilai-nilai masyarakat di suatu negara.

Jadi, berdasarkan definisi di atas dapat di simpulkan bahwa Pancasila Sebagai Ideologi Negara adalah nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila menjadi cita-cita normatif di dalam penyelenggaraan Negara. Secara luas Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Negara adalah visi atau arah dari penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia ialah terwujudnya kehidupan yang menjunjung tinggi ketuhanan, nilai kemanusiaan, kesadaran akan kesatuan, berkerakyatan serta menjunjung tinggi nilai keadilan. Pancasila sebagai ideologi negara yang berarti sebagai cita-cita bernegara dan sarana yang mempersatukan masyarakat perlu perwujudan yang konkret dan operasional aplikatif, sehingga tidak hanya dijadikan slogan belaka. Dalam ketetapan MPR No.18 dinyatakan bahwa pancasila perlu diamalkan dalam bentuk pelaksanaan yang konsistem dalam kehidupan bernegara.

B. Pengertian Pancasila dan Ideologi Menurut Para Ahli 1. Pengertian Pancasila Menurut Para Ahli

a.Notonegoro

Pancasila adalah dasar falsafah Negara Indonesia, sehingga dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan dasar fasafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia, sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta bagian pertahanan bangsa dan Negara.

(6)

b. Muhammad Yamin

Pancasila berasal dan kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti sendi, asas, dasar, atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Dengan démikian, Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik.

2. Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli a. Ali Syariati

Mendefinisikan ideologi sebagai keyakinan-keyakinan dan gagasan-gagasan yang ditaati oleh suatu kelompok, suatu kelas sosial, suatu bangsa atau suatu ras tertentu.

b. Kirdi Dipoyuda

Mengartikan ideologi sebagai suatu kesatuan gagasan-gagasan dasar yang sistematis dan menyeluruh tentang manusia dan kehidupannya baik individual maupun sosial, termasuk kehidupan negara.

C. Fungsi Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa dan Negara

Sebagai ideologi, yaitu selain kedudukannya sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila berkedudukan juga sebagai ideologi nasional Indonesia yang dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara. Sebagai ideologi bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sebagai ikatan budaya (cultural bond) yang berkembang secara alami dalam kehidupan masyarakat Indonesia bukan secara paksaan atau Pancasila adalah sesuatu yang sudah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia. Sebuah ideologi dapat bertahan atau pudar dalam menghadapi perubahan masyarakat tergantung daya tahan dari ideologi itu.

Kekuatan ideologi tergantung pada kualitas tiga dimensi yang dimiliki oleh ideologi itu, yaitu dimensi realita, idealisme, dan fleksibelitas. Pancasila sebagai sebuah ideologi memiliki tiga dimensi tersebut:

(7)

2. Dimensi idealisme, adalah kadar atau kualitas ideologi yang terkandung dalam nilai dasar itu mampu memberikan harapan kepada berbagai kelompok atau golongan masyarakat tentang masa depan yang lebih baik melalui pengalaman dalam praktik kehidupan bersama sehari-hari.

3. Dimensi Fleksibelitas (dimensi pengembangan), yaitu kemampuan ideologi dalam mempengaruhi dan sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan masyarakatnya. Mempengaruhi artinya ikut mewarnai proses perkembangan zaman tanpa menghilangkan jati diri ideologi itu sendiri yang tercermin dalam nilai dasarnya. Mempengaruhi berarti pendukung ideologi itu berhasil menemukan tafsiran-tafsiran terhadap nilai dasar dari ideologi itu yang sesuai dengan realita-realita baru yang muncul di hadapan mereka sesuai perkembangan zaman.

Sebagai Ideologi Negara, Pancasila setidaknya memiliki empat fungsi pokok dalam kehidupan bernegara, yaitu:

 mempersatukan bangsa, memelihara dan mengukuhkan persatuan dan kesatuan itu. Fungsi ini sangatlah penting bagi bangsa Indonesia karena sebagai masyarakat majemuk sering kali terancam perpecahan.

 membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya. Pancasila memberi gambaran cita-cita bangsa Indonesia sekaligus menjadi sumber motivasi dan tekad perjuangan mencapai cita-cita, menggerakkan bangsa melaksanakan pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila.

 memberikan tekad untuk memelihara dan mengembangkan identitas bangsa. Pancasila memberi gambaran identitas bangsa Indonesia sekaligus memberi dorongan bagi masyarakat.

 menyoroti kenyataan yang ada dan mengkritisi upaya perwujudan cita-cita yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila menjadi ukuran untuk melakukan kritik mengenai keadaan Bangsa dan Negara.

C. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara

(8)

Nilai-nilai Pancasila yang terkandung di dalamnya merupakan nilai nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan. Ini merupakan nilai dasar bagi kehidupan kewarganegaraan, kebangsaan, dan kemasyarakatan. Nilai-nilai pancasila tergolong nilai kerohanian yang di dalamnya terkandung nilai-nilai lainnya secara lengkap dan harmonis, baik nilai material, vital, kebenaran, atau kenyataan. Estetis, estis maupun religius. Nilai-nilai-nilai Pancasila bersifat obyektif dan subyektif, artinya hakikat Nilai-nilai-nilai pancasila bersifat universal atau berlaku dimanapun, sehingga dapat diterapkan di negara lain.

Nilai –nilai pancasila yang bersifat objektif, maksudnya :

1. Rumusan dari pancasila itu sendiri memiliki makna yang terdalam menunjukkan adanya sifat umum, universal, dan abstrak.

2. Inti dari nilai pancasila akan tetap ada sepanjang masa dalam kehidupan bangsa Indonesia.

3. Pancasila dalam pembukaan UUD 1945 merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia

Sedangkan nilai-nilai pancasila bersifat subjektif bahwa keberadaan nilai-nilai pancasila itu terlekat pada bangsa Indonesia sendiri karena,

1. Nilai- nilai pancasila timbul dari bangsa Indonesia

2. Nilai-nilai pancasila merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia

(9)

BAB III PENUTUP

KESIMPULAN

Pancasila sebagai Ideologi bangsa dan negara Indonesia itu sangat penting.Karena Ideologi merupakan alat yang paling ampuh untuk menciptakan negara Indonesia yang kokoh, bermartabat dan berbudaya tinggi.Tanpa Ideologi bangsa akan rapuh dan hilang jati dirinya. Pancasila sebagai sumber nilai menunjukkan identitas bangsa Indonesia yang memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang luhur, hal ini menandakan bahwa denganPancasila bangsa Indonesia menolak segala bentuk penindasan, penjajahan darisatu bangsa terhadap bangsa yang lain. Ideologi bangsa Indonesia itu adalah Pancasila. Indonesia mempunyai Ideologi Pancasila diharapkan mampu untuk membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih bagus dari sekarang. Ideologi juga diharapkan mampu untuk membangkitkan kesadaran bangsa. Setiap pengambilan keputusan harus berdasarkan ideologi negara Indonesia yaitu Pancasila. Supaya dalam pengambilan keputusan keputusan tidak keluar dari aturan dan kaidah negara Indonesia. Tidak hanya negara yang menganut ideologi Pancasila, tetapi juga masyarakat Indonesia, masyarakat Indonesia dalam bertingkah laku juga harus berpedoman teguh pada ideologi Pancasila supaya cita-cita yang diharapkan oleh masyarakat tersebut dapat terwujud dengan benar.

SARAN & KRITIK

Saran dan kritik yang bersifat membangun sangat penulis perlukan dari pembaca untuk memperbaiki makalah ini yang jauh dari kata sempurna.

(10)

DAFTAR PUSTAKA

Al Marsudi Subandi H. 2003. Pancasila dan UUD’45 dalam Paradigma Reformasi. Jakarta : RajawaliPers.

Wahana,Paulus.1993.FilsafatPancasila.Kanisius.Yogyakarta.hal20

Suwarno, P.J., 1993,Pancasila Budaya Bangsa Indonesia, Yogyakarta: Kanisius Salam, H. Burhanuddin, 1998. Filsafat Pancasilaisme. Jakarta: Rineka Cipta. Kaelan. 2002. Filasafat Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.

Kaelan.2004.PendidikanPancasila.Yogyakarta:Paradigma.

http://wittalistiya.blogspot.com/2011/04/pancasila-sebagai-ideologi-bangsa-dan.html http://suhardiman2.blogspot.com/2011/11/fungsi-pokok-pancasila-sebagai-dasar.html http://pancasila.univpancasila.ac.id/?p=343

Referensi

Dokumen terkait

Dari uraian diatas, pengertian pokok sila Ketuhanan Yang Maha Esa adalah bahwa bangsa Indonesia mengakui kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya,

Demokrasi pancasila adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan. dalam permusyawaratan/perwakilan yang berketuhanan Yang Maha Esa,

Hidup (urip) adalah sesuatu yang ada dalam diri manusia, bersifat adi kodrati, dari pemberian Tuhan Yang Maha Esa. Pengakuan asal hidup manusia dari sang Pencipta tergambar

Kesatuan sila-sila pancasila yang memiliki susunan hierarkis pyramidal ini maka sila Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi basis dari sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab,

Demokrasi pancasila adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang berketuhanan Yang Maha Esa, yang berperikemanusiaan

Dalam bagian pembukaan UUD 1945 yang terdiri atas empat alinea tersebut tercantum rumusan Pancasilla sebagai berikut : 1 Ketuhanan Yang Maha Esa 2 Kemanusiaan yang adildan beradab 3

Makna Nilai dalam Pancasila a Nilai Ketuhanan Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa Pada sila pertama ini menjadi sumber yang paling mendasar sebagai nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia

Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga kelompok saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul Pancasila