Hand Out
SOSIOLOGI EKONOMI
POKOK BAHASAN 1
0 2
Pengertian Sosiologi
dan Ekonomi
Pengertian Sosiologi
Sosiologi adalah studi sistematik tentang interaksi sosial manusia (Brinkerhoft dan White, 1989:4)
Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang masyarakat (Horton & Hunt, 1987:3)
Pengertian Ekonomi
Pengalokasian sumber daya yang terbatas di antara berbagai anggotanya dengan mempertimbangkan kemampuan, usaha dan keinginan masing-masing (Damsar, 2009;10).
0 3
Pengertian Sosiologi
Ekonomi
Sosiologi Ekonomi adalah pendekatan sosiologi yang digunakan dalam memahami fenomena ekonomi (Smelser & Swedberg; 2005)
Pendekatan Sosiologis
adalah konsep-konsep, variabel, teori-teori dan metode yang digunakan dalam sosiologi untuk memahami kenyataan sosial, termasuk di dalamnya kompleksitas aktifitas yang berkaitan dengan ekonomi seperti produksi, konsumsi dan distribusi dan lainnya (Damsar, 2009:14).
Fenomena Ekonomi
adalah gejala dari cara bagaimana orang atau masyarakat memenuhi kebutuhan hidup mereka terhadap barang dan jasa dan
0 4
Fenomena Ekonomi
Proses ekonomi (produksi, distribusi dan konsumsi); Produktifitas dan inovasi teknologi
Pasar; Kontrak; Uang; Tabungan; Organisasi ekonomi (bank, asuransi, koperasi)
Kehidupan di tempat kerja; Pembagian kerja dan segregasi pekerjaan
Kelas ekonomi; Ekonomi internasional Ekonomi dan masyarakat luas, termasuk pemerintah, gerakan sosial dan nilai budaya Ekonomi dan gender; Ekonomi dan etnik; Kekuatan eonomi
Ekonomi moral, rasional, politik dan ekonomi; Ekonomi dan budaya
Ekonomi dan politik; Ekonmi dan pendiikan; Ekonomi dan pembangunan; Ekonomi dan mobilitas sosial; Ekonomi dan perubahan sosial; dan lain-lain
0 5
Perkembangan
Sosiologi Ekonomi
Sebagai Tradisi Ilmu
Yang Mapan
Sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan, sosiologi ekonomi telah berkembang menjadi disiplin ilmu tersendiri dengan tradisi keilmuan yang mapan dan kuat. Kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi telah diakui banyak pihak.
Saling Melengkapi
Sosiologi ekonomi dan ilmu ekonomi merupakan dua cabang ilmu sosial yang sesungguhnya dapat saling melengkapi dalam mempelajari fenomena ekonomi (Achwan, 2013:5).
Para ahli sosiologi ekonomi klasik dan ahli ekonomi klasik sudah lama menyerukan pentingnya mengintegrasikan kedua cabang ilmu tersbeut. Max Weber misalnya, telah memperkenalkan ilmu ekonomi sosial (social economics), suatu ilmu
0 6
Asumsi dan
Metodologi Sosiologi
Ekonomi vs Ekonomi
(konvensional)
Perspektif Asumsi
Sosiologi ekonomi memandang bahwa aktor selalu dipengaruhi aktor lain karena aktor merupakan
bagian dari kelompok sosial dan masyarakat. Dengan mengembangkan prinsipi ini, sosiologi ekonomi
berpandangan bahwa terdapat pelbagai tindakan ekonomi yang melekat pada seseorang atau
sekelompok aktor. Tindakan ekonomi tidak hanya dipengaruhi oleh kelangkaan sumber yang ada,
namun juga oleh struktur sosial atau struktur makna di masyarakat.
Ilmu ekonomi konvensinal memandang aktor ekonomi tidak dipengaruhi aktor lain, kelompok ataupun masyarakatnya.
Perspektif Metodologi
Sosiologi ekonomi mengenal beragam metodologi dari deduktif hingga induktif. Namun metodologi induktif cenderung lebih dominan digunakan dalam penelitian. Metodologi ini menekankan pada deskripsi dan eksplanasi dalam mempelajari fenomena ekonomi. Karena sifatnya yang induktif, sosiologi ekonomi cenderung menekankan pentingnya “dirty hand model” dalam mengumpulkan dan menganalisa data rimer lapangan. Sementara itu, metodologi ekonomi konvensional bersifat deduktif dengan menekankan pada eksplanasi dan prediksi.