• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deteksi Dini Kasus Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Faktor Cuaca di DKI Jakarta Menggunakan Metode Zero Truncated Negative Binomial

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Deteksi Dini Kasus Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Faktor Cuaca di DKI Jakarta Menggunakan Metode Zero Truncated Negative Binomial"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Angka Insiden DBD per 100.000 Penduduk di DKI Jakarta dan Indonesia Tahun 2010-2015
Tabel 1. Hasil Estimasi Koefisien Regresi Zero-               Truncated Poisson
Tabel 2. Hasil Estimasi Koefisien Regresi Zero-               Truncated Negativ Binomial

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi spatialtemporal penyakit DBD dan mengetahui hubungan antara suhu udara, kelembaban udara, curah hujan dan

Peningkatan angka kejadian DBD pada saat curah hujan tidak tinggi mungkin berhubungan dengan kebiasaan penggunaan air masyarakat Pontianak dan sekitarnya, di mana

Model prediksi kejadian DBD di Kota Yogyakarta menggunakan variasi 3 prediktor iklim yaitu curah hujan, hari hujan dan suhu pada time lag 1 dengan nilai korelasi diatas 57% -

Berdasarkan hasil analisis diperoleh data bahwa pola penyebaran DBD dari tahun ke tahun tidak menentu, dengan jumlah penderita DBD tertinggi terjadi pada tahun 2016

perubahan iklim (suhu, curah hujan, dan kelembaban), kepadatan penduduk, serta indikator potensial penularan. Sampel penelitian ini adalah 10 Desa endemis DBD

Model prediksi kejadian DBD di Kota Yogyakarta menggunakan variasi 3 prediktor iklim yaitu curah hujan, hari hujan dan suhu pada time lag 1 dengan nilai korelasi diatas 57% -

Dalam penelitian ini digunakan datamining untuk menggali pola keterkaitan antar variabel pada database DBD khususnya di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat dan data

Model prediksi kejadian DBD di Kota Yogyakarta menggunakan variasi 3 prediktor iklim yaitu curah hujan, hari hujan dan suhu pada time lag 1 dengan nilai korelasi diatas 57% -