Kumpulan Dampak Globalisasi
Untuk article lainnya tentang globalisasi silahkan ke link ini:
http://ilmuusekolah.blogspot.co.id/2017/02/aspek-aspek-globalisasi.html http://ilmuusekolah.blogspot.co.id/2017/02/sejarah-dan-proses-globalisasi.html
Dampak Positif Globalisasi
a. Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi mempermudah manusia dalam berinteraksi, dan mempercepat manusia untuk berhubungan dengan manusia lain.
b. Dalam transportasi, dapat meningkatkan efisiensi.
c. Mendukung nasionalisme dalam menggalakkan pro-ses integrasi antara lain dengan mendobrak etnosentrik. d. Peningkatan mobilitas sosial dan pengukuhan kelas menengah.
e. Komunikasi yang lebih mudah dan juga murah.
f. Peluang yg lebih luas bagi manusia berbagai etnik, bangsa, budaya dan agama untuk berinteraksi. g. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan.
h. Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi). i. Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran. j. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri. k. Mudah memenuhi kebutuhan.
Dampak Negatif Globalisasi
1. Masuknya nilai budaya luar yang tidak sesuai. 2. Eksploitasi alam dan sumber daya lain yang besar. 3. Berkembangnya nilai-nilai konsumerisme dan individual. 4. Terjadi dehumanisasi.
5. Timbulnya dominasi negara-negara maju. 6. Erosi terhadap nilai-nilai tradisi.
7. Timbul gejala-gejala materialisme, kendornya moralitas, dsb. 8. Pembangunan yang tidak seimbang.
9. Masyarakat kurang kreatif dan hedonistik. 10. Merebaknya kebiasaan meniru hasil-hasil iptek. 11. Informasi yang tidak tersaring
12. Perilaku konsumtif
13. Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit
14. Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk 15. Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat
Dampak positif globalisasi dan modernisasi, antara lain :
1. Perubahan tata nilai dan sikap, Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pengeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
2. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju. 3. Tingkat kehidupan yang lebh baik. Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan
transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Dampak negatif modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut :
1. Pola Hidup Konsumtif. Perkembangan industry yang pesat membuka penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu, masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang karena banyaknya pilihan.
2. Sikap Individualistik. Masyarakat terkadang lupa bahwa mereka adalah makhluk social karena mereka dimudahkan dengan teknologi maju sehingga membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam aktivitasnya.
3. Gaya Hidup Barat. Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Contoh budaya negative yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
4. Kesenjangan Sosial. Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi, akan memperdalam jurang pemisah antara satu individu dan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.
Dampak Positif
1 Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi mempermudahkan manusia dalam berinteraksi dengan manusia lainnya di belahan dunia mana saja
4 Mendukung nasionalisme dalam mengalahkan proses integrasi, antara lain dengan mendobrak etnosentrisme 5 Peningkatan mobilitas social dan pengukuan kelas menengah
6 Komunikasi yang lebih mudah dan juga marah
7 Peluang yang lebih luas bagi manusia berbagi etnik bangsa, budaya dan agama untuk berinteraksi Dampak Negatif
1. Masuknya nilai budaya luar akan menghilangkan nilai-nilai tradisi suatu bangsa dan indentitas suatu bangsa 2. Eksplotasi alam dan sumber daya lain akan memuncak karena kebutuhan yang makin besar
3. Dalam bidang ekonomi, berkembang nilai-nilai konsumerisme dan individualism yang menggeser nilai-nilai social makasar
4. Terjadi dehumanisai, yaitu derajat manusia nantinya tidak di hargai, lebih banyak menggunakan mesin-mesin berteknologi tinggi
5. Mengakibatkan erosi terhadap nilai-nilai tradisi
6. Timbulnya dominasi Negara-negara maju yang mempunyai kekuatan lebih kuat
7. Timbul gejala-gejala seperti konsumerisme, material, kendornya morialisme, dan sebagainya
>>Dampak positif dan negatif globalisasi di Indonesia
Arus globalisasi yang melanda seluruh dunia mempunyai dampak bagi bidang sosial budaya suatu bangsa.
Pada awalnya, globalisasi hanya dirasakan di kota-kota besar di Indonesia. Namun dengan adanya kemajuan teknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi globalisasi juga telah menyebar ke seluruh penjuru tanah air. Arus globalisasi yang penyebarannya sangat luas dan cepat tersebut membawa dampak positif dan negatif.
Dampak positif globalisasi, antara lain sebagai berikut.
8. a. Kemajuan di bidang teknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi yang memudahkan kehidupan manusia.
9. b. Kemajuan teknologi menyebabkan kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif, dan efisien sehingga membuat produksi dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.
10. c. Kemajuan teknologi memengaruhi tingkat pemanfaatan sumber daya alam secara lebih efisien dan berkesinambungan.
11. d. Kemajuan iptek membuat bangsa Indonesia mampu menguasai iptek sehingga bangsa Indonesia mampu sejajar dengan bangsa lain.
Globalisasi juga mempunyai dampak negatif, antara lain sebagai berikut.
12. a. Terjadinya sikap mementingkan diri sendiri (individualisme) sehingga kegiatan gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat mulai ditinggalkan.
13. b. Terjadinya sikap materialisme, yaitu sikap mementingkan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi karena hubungan sosial dijalin berdasarkan kesamaan kekayaan, kedudukan social atau jabatan. Akibat sikap materialisme, kesenjangan sosial antara golongan kaya dan miskin semakin lebar.
14. c. Adanya sikap sekularisme yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama.
15. d. Timbulnya sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya.
16. e. Tersebarnya nilai-nilai budaya yang melanggar nilai-nilai kesopanan dan budaya bangsa melalui media massa seperti tayangan-tayangan film yang mengandung unsur pornografi yang disiarkan televisi asing yang dapat ditangkap melalui antena parabola atau situs-situs pornografi di internet.
17. f. Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa, yang dibawa para wisatawan asing. Misalnya, perilaku seks bebas (free sex).
Dampak Globalisasi
Globalisasi telah menimbulkan dampak yang sangat berarti dalam dimensi kehidupan manusia. Globalisasi merupakan proses internasionalisasi seluruh tatanan masyarakat modern. Pada awalnya ini hanya ada pada tataran ekonomi, namun dalam perkembangannya cenderung menunjukkan keragaman. Malcolm Waters mengemukakan bahwa ada 3 (tiga) dimensi proses globalisasi, yaitu: Globalisasi Ekonomi, Globalisasi Politik dan Globalisasi Budaya.
Dari segi dimensi globalisasi budaya, muncul beberapa jenis space atau lukisan, seperti : emospace, technospace, finanspace, mediaspace, ideaspace dan sacrispace. Dengan demikian, universalisasi sistem nilai global yang terjadi dalam dimensi kebudayaan telah mengaburkan sistem nilai (values system) kehidupan manusia, khususnya pada negara-negara berkembang seperti Indonesia dalam menghadapi tahun era pasar bebas. Berikut adalah dampak globalisasi diberbagai bidang :
1. Ekonomi, yaitu terbentuknya masyarakat global yang tidak lagi tergantung batas-batas wilayah. Dalam globalisasi bidang ekonomi telah terjadi perdagangan internasional pasar bebas, dibentuknya kerjasama regional, bilateral, maupun multilateral. Berdirinya organisasi World Bank, World Trade Organization, Asian
Free Trade Area dan lain-lain.
3. Politik, yaitu pengaruh globalisasi pada sistem politik di berbagai negara yang berkembang seperti sistem politik demokrasi Liberal, demokrasi Pancasila, Sosialis, Komunis dan sebagainya. Salah contohnya di Indonesia, yaitu terjadinya dinamika ketatanegaraan sistem politik yang mula-mula berbentuk demokrasi liberal, kemudian menjadi demokrasi terpimpin dan akhirnya menjadi demokrasi pancasila yang dianut hingga sekarang ini.
4. Hankam, yaitu adanya upaya-upaya setiap negara dalam mempertahankan kedaulatan negaranya melalui pembuatan sistem persenjataan maupun pemberdayaan rakyat dan tentaranya. Globalisasi bidang hankam yang pernah dirasakan masyarakat dunia, yaitu dengan dibentuknya pakta pertahanan NATO, SEATO, WARSAWA, dan sebagainya. Dalam bidang hankam, negara Indonesia selain memperkuat berbagai sistem persenjataan di darat, udara dan laut juga melakukan upaya-upaya keamanan rakyat semesta dan kedaulatan nasional. Negara Indonesia dalam partisipasi menjaga keaman internasional, juga pernah mengirim Pasukan Garuda kebeberapa negara atas mandat Dewan Keamanan PBB.
5. Sosial, yaitu banyaknya nilai-nilai dan budaya masyarakat yang mengalami perubahan dengan cara meniru atau menerapkannya secara selektif . Salah satu contoh perubahan di bidang sosial yaitu dengan hadirnya modernisasi di segala bidang kehidupan, terjadi perubahan ciri kehidupan masyarakat desa yang tadinya syarat dengan nilai-nilai gotong royong menjadi individual. Selain itu juga timbulnya sifat ingin serba mudah dan gampang (instan) pada diri seseorang. Pada sebagian masyarakat, juga sudah banyak yang mengikuti nilai-nilai budaya luar yang dapat berpengaruh negatif maupun positif.
Dampak Positif dan Negatif Globalisasi Dampak Positif
1. Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi mempermudah manusia dalam berinteraksi.
2. Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi mempercepat manusia untuk berhubungandengan manusia lain.
3. Kemajuan teknologi komunikasi, informasi dan transportasi meningkatkan efisiensi.
4. Mendukung nasionalisme dalam menggalakkan proses integrasi antara lain dengan mendobrak etnosentrik. 5. Peningkatan mobilitas social dan pengukuhan kelas menengah.
6. Komunikasi yang lebih mudah dan juga murah.
7. Peluang yang lebih luas bagi manusia berbagai etnik, bangsa, budaya dan agama untuk berinteraksi. Dampak negatif
1. Masuknya nilai budaya luar akan menghilangkan nilai-nilai tradisi suatu bangsa dan identitas suatu bangsa. 2. Eksploitasi alam dan sumber daya lain akan memuncak karena kebutuhan yang makin besar.
3. Dalam bidang ekonomi, berkembang nilai-nilai konsumerisme dan individual yang menggeser nilai-nilai sosial masyarakat.
4. Terjadi dehumanisasi, yaitu derajat manusia nantinya tidak dihargai karena lebih banyak menggunakan mesin-mesin berteknologi tinggi.
5. Timbulnya dominansi negara-negara maju yang mempunyai kekuatan yang lebih kuat. 6. Mengakibatkan erosi terhadap nilai-nilai tradisi.
7. Timbul gejala-gejala seperti konsumerisme, materialisme, kendornya moralitas, dsb.
8. Pembangunan yang tidak seimbang dan jurang perbedaan ekonomi yang semakin melebar antara kawasan-kawasan di sebuah negara dan antar sektor-sektor ekonomi.
9. Masyarakat yang terbentuk lebih tidak kreatif, kurang bersemangat dan berwatak hedonistik. 10. Merebaknya kebiasaan meniru hasil-hasil iptek dari negara lain.
Masyarakat dan bangsa Indonesia perlu mempersiapkan diri agar dapat memenangkan arus globalisasi ini. Tujuannya adalah mendapatkan segi-segi positif dari globalisasi dan mampu menghindarkan diri dari aspek negative globalisasi. Hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut :
1. Pembangunan kualitas manusia Indonesia melalui pendidikan.
2. Pemberian keterampilan hidup (life skill) agar mampu menciptakan kreativitas dan kemandirian.
3. Usaha menumbuhkan budaya dan sikap hidup global, seperti mandiri, kreatif, menghargai karya, optimis dan terbuka.
4. Usaha selalu menumbuhkan wawasan kebangsaan dan identitas nasional. 5. Usaha menciptakan pemerintahan yang transparan dan demokratis.
Dampak Globalisasi a. Dampak Positif 1. Bidang politik
a) Terjadinya perubahan sistem ketatanegaraan pada suatu negara.
b) Munculnya partai-partai baru. c) Meningkatnya perlindungan HAM.
d) Meningkatnya kedewasaan dan kemandirian partai politik.
2. Bidang ekonomi
a) Mempermudah Proses pembangunan industri.
b) Mendorong mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
c) Suku bunga bank rendah.
d) Meningkatnya pendapatan masyarakat. 3. Bidang sosial budaya
a) Mempercepat perubahan pola kehidupan suatu negara.
b) Terjadi pergeseran nilai kehidupan dalam masyarakat.
d) Meningkatnya budaya disiplin dan etos kerja, sehingga meningkatkan hasil produktifitas dan prestasi kerja.
4. Bidang Hankam
a) Kerja sama pertahanan dan keamanan. b) Diperlukan pasukan bersenjata untuk kepentingan perdamaian negara-negara yang sedang bergejolak.
c) Meningkatnya kewaspadaan dan ketahanan nasional, persatuan dan kesatuan bangsa, kesetiaan pada pancasila, dan pemahaman wawasan nusantara, sehingga terhindar separatisme, konflik sosial, dan disintegrasi bangsa.
b. Dampak negatif globalisasi 1. Bidang politik
a) Munculnya sikap arogansi politik(kekuasaan dan politik).
b) Adanya money- politic dalam kehidupan masyarakat.
c) Menimbulkan euforia politik
(kegembiraan/kebebasan politik yang berlebihan), yaitu kegiatan yang mengatasnamakan HAM dan demokrasi tetapi memiliki target utama meraih kekuasaan lokal atau pusat.
2. Bidang ekonomi
a) Matinya usaha kecil yang tidak kompetitif. b) Jumlah angka pengangguran masih tinggi. c) Upah kerja yang belum profesional atau masih rendah.
d) munculnya kebijakan pemerintah yang tidak menguntungkan petani.
3. Bidang sosial budaya
a) Kesulitan pengendalian dan seleksi masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa indonesia.
b) Mudahnya memperoleh barang-barang ilegal, seperti barang-barang ponografi dan narkoba. c) Makin meningkatnya budaya kekerasan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.
d) Menimbulkan bahaya yang mengancam nilai kemanusiaan (hal-hal yang harus dihindari), antara lain
sebagai berikut :
1. Konsumtif, artinya sifat (sikap) suka membelanjakan uangnya untuk barang yang kurang perlu dan tidak produktif. 2. Glamoristik, artinya paham bergaya hidup
suka menonjolkan kemewahan (kegemerlapan) dunia.
3. Egoisme, artinya paham yang
mengutamakan kepentingan diri sendiri. 4. Bidang Hankam
a) Munculnya gerakan-gerakan separatisme. b) Adanya gejala disintegrasi bangsa yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.
c) terjadinya pelanggaran teritorial negara Republik indonesia.