• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Keamanan Jaringan Security Datab

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Makalah Keamanan Jaringan Security Datab"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

1

Makalah Keamanan Jaringan

Security Database di Toko Amanda Collection

( Suatu pengamanan informasi pada tingkat aplikasi )

Oleh :

Abdiansyah Rizki Amanda

NIM :

1204V001

KELAS : TKJ A

POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA TEGAL

(2)

2

Sub Materi :

1. Halaman Judul 1

2. Sub Materi 2

3. Pendahuluan 3

4. Pengertian Database Access 4

5. Alasan Keamanan Database 4

6. Pengamanan File Database Access 5

7. Kesimpulan 7

8. Refrensi 7

(3)

3 PENDAHULUAN

Amanda Collection adalah suatu instansi yang mengelola dalam transaksi penjualan khususnya

dalam bidang pakaian, yang berlokasi di Tanjung-Brebes Jawa Tengah.

Dikarenakan adanya sistem pendataan dibutuhkan suatu program sistem informasi yang

mempermudahkan pengelolaan sistem yang ada di Toko Amanda Collection.

Dan dengan sistem Database untuk penyimpanan data informasi, dengan menggunakan

Microsoft Office Access yang disimpan dengan format (*.mdb).

jaman teknologi informasi sekarang ini dihadapkan pada masalah yang sangat rumit sehinga

memerlukan perhatian yang serius bagi pihak yang ingin menerapkannya dalam kehidupan

organisasi. Resiko serangan secara umum dapat dikategorikan menjadi tiga yaitu :

1. Sumber daya fisik ( Physical Resources)

Adalah asset yang berbentuk fisik, termasuk server, workstation, hub, swicth dan

sebagainya.

2. Sumber daya intelektual ( Intellectual Resources )

Agak lebih sulit diidentifikasi dari pada sumber daya fisik, sebab umumnya hanya berbentuk

fomat elektronik. termasuk di dalamnya yaitu software, database, informasi keuangan dan

sebagainya.

3. Sumber daya waktu ( Time Resources )

Waktu adalah sumber daya organisasi yang penting , waktu bagaimanapun merupakan

asset yang bernilai bagi organisasi.

Sementara itu siapa yang potensial melakukan serangan adalah :

1. Karyawan,

2. Karyawan berkala ( tidak tetap),

3. Pesaing,

4. Seseorang dengan pandangan atau tujuan yang berbeda secara radikal dengan orginisasi,

5. Seseorang yang mempunyai dendam dengan organisasi atau salah satu karyawan,

(4)

4

Menurut Para Ahli

Grafinkel mengemukakan bahwa keamanan komputer meliputi empat aspek yaitu privacy,

integrity, authentication dan availability . Dalam kaitannya dengan electronic commerce masih

dikaitkan dengan dua aspek lagi yaitu access control dan non-repudiation.

Menurut W. Stalling ada beberapa kemungkinan serangan berkaitan dengan system informasi,

yaitu :

1. Interuption, perangkat system menjadi rusak atau tidak tersedia,

2. Interception , pihak yang tidak berwenang mengakses asset atau informasi,

3. Modification, pihak yang tidak berwenang mengakses dan bahkan mengambil atau

mengubah aset atau informasi,

4. Fabrication, pihak yang tidak berwewenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem.

PENGERTIAN DATABASE ACCESS

Microsoft Access adalah software database dan pemrograman visual yang sangat handal untuk

sistem manajemen database relasional (Relation Database Management System / RDBMS).

Versi-versi Microsoft Access yang sudah beredar adalah versi 1.0, 2.0, 95, 97, 2003, 2007 dan

2010, Dengan Microsoft Access dapat memberikan informasi dengan cepat dan akurat.

ALASAN KEAMANAN DATABASE

Ada beberapa alasan mengapa perlu adanya keamanan database , yaitu :

 Untuk Memproteksi informasi penting yang tersimpan dalam database. Contoh informasi penjualan yang tersimpan dalam tabel transaksi.

Toko dan Gudang Penyimpanan sering menggunakan sistem database informasi ini ,

(5)

5  Untuk memproteksi database access (.mdb ) dan objek database access dari usaha pengubahan. Pengubahan yang tidak berhak pada database atau data access dapat menyebabkan kerusakan atau tidak berfungsi.

 Untuk memproteksi kekayaan intelektual dari desain database dan kode dalam aplikasi.

PENGAMANAN FILE DATABASE ACCESS

Access dan Microsoft Jet database engine menyediakan keamanan share-level dan keamanaan user-level untuk mengakses database (.mdb files). Dengan keamanan share-level, kita menentukan password ke database, dan siapapun yang mengetahui password dapat membuka database. Keamanan User-level memerlukan lebih banyak pekerjaan tetapi menawarkan lebih banyak fasilitas. Kita dapat meng- create user and group dan kemudian memberi ijin kepadanya ke objek database (seperti table and query).

Keamanan Share-Level dan Password Database

Penambahan password database adalah cara mudah untuk mencegah pengaksesan database yang tidak benar (unauthorized). Pendekatan ini digunakan ketika administrator memerlukan

pengontrolan siapa saja yang diperkenankan membuka database, tetapi tidak mengontrol apa

yang mereka kerjakan setelah seseorang dapat megakses database menggunakan password yang benar. Metode ini hanya dapat digunakan dengan file .mdb

Memberikan Password ke Database

 Tutup database, jika database sedang di-sharing pada network, yakinkan bahwa tidak ada user lain sedang membukanya .

 Buat backup database.

 Pada menu File, click Open.

(6)

6  Pada menu Database Tools, arahkan ke Administer, dan kemudian click User and

Permissions lalu pilih tab User and Group Accounts .

 Dan akan muncul kotak User and Group Accounts Pada kotak Password ”old password”, isi dengan format kosong, karena database awal tidak memiliki password (null).

 Isi Ne Pass ord sesuai keinginan.

 Pada kotak Verify, ketik ulang password untuk konfirmasi, dan kemudian click OK.

 Password sekarang sudah terpasang.

Langkah diatas bisa dilihat pada gambar 1.1, gambar 1.2 dan gambar 1.3.

Setiap saat user mencoba membuka database, kotak dialog menampilkan pesan yang meminta

password, Lihat gambar 1.4.

Keamanan User-Level

Dengan keamanan user-level, administrator dapat men-create user dan group, kemudian memberi ijin mengakses objek database (seperti table dan query). Implicit permissions diberikan kepada group user. Explicit permissions diberikan secara langsung kepada user individu. data access pages disimpan di luar database dan tidak diberi ijin mengerjakan sesuatu

(seperti read dan write) di dalam database, tetapi harus dikerjakan melalui Web server atau file

system.

Access menyimpan informasi keamanan seperti permission pada database-nya dan menyimpan informasi account user and group dalam file informasi workgroup (System.mdw). Secara default, informasi account user and group disimpan di dalam file informasi workgroup yang diberi nama System.mdw yang dapat dijumpai pada folder C:\Program Files\Microsoft Office\Office. Individual object permissions disimpan dalam file database khusus. Cara terbaik untuk men-set keamanan user-level untuk database adalah menggunakan User-Level security

(7)

7 KESIMPULAN

Database merupakan asset yang perlu diamankan diantaranya menggunakan password dan

menentukan akses control Hal itu tentu saja tidak cukup untuk mengamankan data, komponen

lain tentu saja harus saling melengkapi mulai dari kebijakan manajemen untuk menentukan

anggaran keamanan data, kesadaran akan pentingnya keamanan data, sumber daya manusia

termasuk administrator yang mumpuni serta terus meng-update pengetahuaannya.

Ancaman terhadap keamanan data dapat dating dari mana saja, levelnya beragam, level fisik,

sistem operasinya, maupun dari level aplikasi.

REFRENSI

Clint Co ington , Creating Secure Data Access Pages” Microsoft Corporation,1999.

(8)

8 DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1.

(9)

9

Gambar 1.3.

Gambar

Gambar 1.1.
Gambar 1.3.

Referensi

Dokumen terkait

kepada Panitia. Pengumpulan file per kelompok. INFORMASI TUGAS INFORMASI TUGAS.. Kumpulkan butir soal yang disusun kepada panitia. Pengumpulan file per kelompok. Nama folder

Jika file atau data pada disk mengalami kerusakan dan user telah melakukan back- up, maka dapat dilakukan pengembalian file atau data tersebut ke asalnya, sehingga tidak

Program hello dimulai dari source program yang dibuat menggunakan editor dan disimpan sebagai file dibuat menggunakan editor dan disimpan sebagai file teks (umumnya diberi

Direktori yang biasanya digunakan untuk menyimpan data – data pribadi dari user dikenal dengan istilah .... Secara default, nama home folder adalah sama

Open seperti tampak pada gambar disamping ini, tentukan di folder mana file tersebut disimpan dengan meng- klik kotak kombo Look in dan setelah muncul

g) Berhubungan dengan penyediaan informasi yang sesuah untuk manajemen COBIT adalah sebuah framework yang sangat baik dan sederhana untuk menerapkan IT Governance pada

Dapat kita lihat dari kedua file yang telah kita ubah formatnya menunjukkan pada file dengan nama vol-sector73 adalah gambar dan file dengan nama vol1- sector104 adalah file

vector folder is available in Cloud User High High 06 Encode file Test whether the given file encode or not in the cloud stored files If file is not encoded Encode