• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peranan Badan Lembaga Permanent Court of Arbitration (PCA) Dalam Penyelesaian Sengketa Laut Cina Selatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Peranan Badan Lembaga Permanent Court of Arbitration (PCA) Dalam Penyelesaian Sengketa Laut Cina Selatan"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

PERANAN BADAN LEMBAGA PERMANENT COURT OF ARBITRATION DALAM PENYELESAIAN SENGKETA

LAUT CINA SELATAN

*

Muhammad Fathur **

Dr. Chairul Bariah, SH.,M. Hum ***

Dr.Sutiarnoto. MS, SH, M.Hum)

Laut Cina Selatan dikenal sebagai jalur pelayaran penting. Jalur pelayaran ini seringkali disebut maritime superhighway karena merupakan salah satu jalur pelayaran internasional paling sibuk di dunia. Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah latar belakang terjadinya sengketa Laut Cina Selatan. Peranan hukum dalam menyelesaikan sengketa Internasional dan Peranan lembaga Permanent Court of Arbitration dalam penyelesaian sengketa Laut Cina Selatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian hukum normatif adalah data sekunder yang bersumber dari penelitian kepustakaan.

Latar belakang terjadinya sengketa Laut Cina Selatan adalah dikarenakan kawasan Laut Cina Selatan merupakan kawasan bernilai ekonomis, politis dan strategis yang sangat penting. Kondisi geografis posisinya yang strategis sebagai jalur pelayaran perdagangan (SLOT) dan jalur komunikasi internasional (SLOC) yang menghubungkan Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. peran dari hukum internasional yang dapat dimainkan dalam menyelesaikan sengketa, hukum internasional memberikan pilihan-pilihan yang bebas kepada para pihak tentang cara-cara, prosedur atau upaya yang seyogyanya ditempuh untuk menyelesaikan sengketanya.Permanent Court of Arbitration (PCA) memiliki peran-peran penting untuk menyelesaikan sengketa Laut Cina Selatan ini. Putusan yang dihasilkan oleh lima hakim dalam lembaga PCA ini menentukan status sejumlah wilayah di Laut Cina Selatan yang menjadi sngketa antara Cina dan sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Filipina.Putusan Mahkamah Arbitrase atau Permanent Court

of Arbitration (PCA) ini dapat secara langsung atau tidak langsung digunakan

sebagai panduan dalam proses penetapan standar atau standard setting

Kata Kunci : Peranan, Permanent Court Of Arbitration, sengketa

*

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Medan

**

Dosen Pembimbing I

***

Referensi

Dokumen terkait

Negara-negara ASEAN ataupun Negara-negara yang bersengketa dengan Tiongkok mengenai Laut Cina Selatan dapat mengikuti pilihan penyelesaian sengketa yang diambil oleh Bangladesh

Dalam hal yang dilakukan oleh pemerintah RRC dalam upaya untuk mneguasai wilayah laut Cina Selatan seutuhnya termasuk wilayah laut Cina Selatan di Nauna

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana status hukum Laut Cina Selatan dan apakah penempatan pasukan militer tiap – tiap negara pada wilayah sengketa

UPAYA INDONESIA DALAM PENYELESAIAN KONFLIK LAUT

oleh Indonesia terkait dengan penyelesaian konflik di Laut Cina

Strategi Indonesia Menjaga Keamanan Wilayah Perbatasan Terkait Konflik Laut Cina Selatan pada Tahun 2009-2014.. Jurnal Jurusan Ilmu Hubungan Internasional

Apa yang diharapkan Indonesia dari penyelesaian konflik Laut Cina Selatan.. Jadi, ASEAN kan ada 3 pilar ya, pilar politik keamanan,

kepulauan di Laut Cina Selatan pada tahun 1974 , Republik Rakyat Tiongkok.. (RRT) menganggap Laut Cina Selatan sebagai wilayah kedaulatan lautnya. in Southeast Asian Regional