• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONVERSI ABU LAYANG BATU BARA MENJADI ZEOLIT DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI ADSORBEN MERKURI (II)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KONVERSI ABU LAYANG BATU BARA MENJADI ZEOLIT DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI ADSORBEN MERKURI (II)"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hasil karakterisasi sampel zeolit sintesis ZK1 menunjukkan bahwa jumlah puncak yang muncul lebih banyak dibandingkan dengan puncak pada abu layang, sehingga membuktikan

serta menentukan kapasitas adsorpsinya. Abu layang batubara yang memiliki kandungan silika sebesar 34,0% digunakan sebagai bahan untuk sintesis zeolit. Sintesis

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis zeolit dari abu dasar batubara melalui reaksi peleburan dengan padatan NaOH yang dilanjutkan dengan perlakuan hidrotermal dengan

Hasil karakterisasi sampel zeolit sintesis ZK1 menunjukkan bahwa jumlah puncak yang muncul lebih banyak dibandingkan dengan puncak pada abu layang, sehingga membuktikan

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis zeolit dari abu dasar batubara melalui reaksi peleburan dengan padatan NaOH yang dilanjutkan dengan perlakuan hidrotermal dengan

Fenomena rendahnya kristalinitas faujasit pada rasio berat NaOH/abu layang = 1 diperkirakan disebabkan adanya jumlah atau konsentrasi ion silikat dan aluminat hasil peleburan

Berdasarkan hasil penelitian dan uraian sebelumnya, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Sintesis zeolit A dari abu layang dapat diperoleh secara selektif melalui modifikasi proses

Pengaruh penambahan Abu Layang Fly Ash, berdasarkan rasio penambahan Abu Layang Fly Ash yang optimal untuk pembuatan bata ringan adalah pada penambahan presentase sampel BR 1 5% yaitu