KONSEP
KONSEP--KONSEP POKOKKONSEP POKOK DALAM ANTROPOLIGI: DALAM ANTROPOLIGI:
KEBUDAYAAN
KEBUDAYAAN
Oleh: Oleh:Suyatno, Ir., MKes. Suyatno, Ir., MKes.
Sosioantro Sosioantro 22
KEBUDAYAAN ???
KEBUDAYAAN ???
KE KE –– BUDAYA BUDAYA –– ANAN BUDAYA BUDAYASosioantro
Sosioantro 33
manusia Alam :
Geografis, Geologis, Iklim, Flora, Fauna
adaptasi
tantangan
KEBUDAYAAN
(AKSI) (REAKSI)
Sosioantro Sosioantro 44 MANUSIA MANUSIA KEBUTUHANKEBUTUHAN HRS DIPENUHIHRS DIPENUHI (PEMENUHAN KEBUTUHAN (PEMENUHAN KEBUTUHAN
MANUSIA UNTUK HIDUP
MANUSIA UNTUK HIDUP
SEJAHTERA)
SEJAHTERA)
ALAMALAM
SUMBER DAYA/ENERGISUMBER DAYA/ENERGI
(SUMBERDAYA/ENERGI (SUMBERDAYA/ENERGI DARI LINGKUNGAN) DARI LINGKUNGAN) KEBUDAYAANKEBUDAYAAN
Sosioantro Sosioantro 55 X1 X1 X2X2 X3X3 X4X4 X5X5 X6X6 MASYARAKATMASYARAKAT INDIVIDUINDIVIDU PENGETAHUAN PENGETAHUAN KEBUDAYAAN KEBUDAYAAN
PRANATA 2 SOSIALPRANATA 2 SOSIAL
KEBUDAYAAN KEBUDAYAAN
Sosioantro
Sosioantro 66
PRANATA SOSIAL
PRANATA SOSIAL
SISTEM ANTAR HUBUNGAN PERANAN2 SISTEM ANTAR HUBUNGAN PERANAN2
DAN NORMA2 YANG TERWUJUD DAN NORMA2 YANG TERWUJUD
SEBAGAI TRADISI UNTUK USAHA2 SEBAGAI TRADISI UNTUK USAHA2
PEMEBUHAN KEBUTUHAN2 SOSIAL PEMEBUHAN KEBUTUHAN2 SOSIAL
UTAMA TERTENTU YANG DIRASAKAN UTAMA TERTENTU YANG DIRASAKAN
PERLUNYA OLEH PARA WARGA PERLUNYA OLEH PARA WARGA
MASYARAKAT YANG BERSANGKUTAN MASYARAKAT YANG BERSANGKUTAN
Sosioantro
Sosioantro 77
SISTEM SOSIAL dan SISTEM BUDAYA tidak bisa
SISTEM SOSIAL dan SISTEM BUDAYA tidak bisa
dipisahkan dalam membicarakan suatu sistem di
dipisahkan dalam membicarakan suatu sistem di
MASYARAKAT
MASYARAKAT
SISTEM SOSIAL memelihara SISTEM BUDAYA
SISTEM SOSIAL memelihara SISTEM BUDAYA SISTEM BUDAYA
SISTEM SOSIAL
Pengertian Kebudayaan
Pengertian Kebudayaan
Kata kebudayaan berasal dari bahasa Kata kebudayaan berasal dari bahasa
Sangsakerta Sangsakerta
Bentuk jamaknya Bentuk jamaknya ““BuddiBuddi”” yang artinya Budiyang artinya Budi
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaeman Menurut Selo Soemardjan dan Soelaeman
Soemardi merumuskan kebudayaan sebagai Soemardi merumuskan kebudayaan sebagai
semua hasil karya, dan rasa cipta masyarakat. semua hasil karya, dan rasa cipta masyarakat.
Dari catatan
Dari catatan Supartono, 1992,Supartono, 1992, terdapat 170 definisiterdapat 170 definisi kebudayaan. Catatan terakhir
kebudayaan. Catatan terakhir Rafael Raga MananRafael Raga Manan
ada 300 buah, beberapa diantaranya :
ada 300 buah, beberapa diantaranya :
EB Taylor, Primitive Culture, 1871EB Taylor, Primitive Culture, 1871
Kebudayaan adalah keseluruhan yang mencakup pengetahuan,
Kebudayaan adalah keseluruhan yang mencakup pengetahuan,
kepercayaan, seni, moral, hukum, adapt, serta kemampuan dan
kepercayaan, seni, moral, hukum, adapt, serta kemampuan dan
kebiasaan lainnya yang diperoleh manusia sebagai anggota
kebiasaan lainnya yang diperoleh manusia sebagai anggota
masyarakat.
masyarakat.
Ki Hajar DewantaraKi Hajar Dewantara
Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan
Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan
manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam
manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam
yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi
yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi
berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan
berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan
penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan
penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan
yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.
Rafael Raga Maran: Rafael Raga Maran:
Kebudayaan adalah cara khas manusia beradaptasi dengan lingkunga
Kebudayaan adalah cara khas manusia beradaptasi dengan lingkungannya, nnya, yakni cara manusia membangun alam guna memenuhi keinginan
yakni cara manusia membangun alam guna memenuhi keinginan- -keinginan serta tujuan hidupnya, yang dilihat sebagai proses hum
keinginan serta tujuan hidupnya, yang dilihat sebagai proses humanisasi.anisasi.
Robert H LowieRobert H LowieRobert H LowieRobert H LowieRobert H LowieRobert H LowieRobert H LowieRobert H Lowie
Kebudayaan adalah segala sesuatu yang diperoleh individu dari Kebudayaan adalah segala sesuatu yang diperoleh individu dari
masyarakat, mencakup kepercayaan, adat istiadat, norma
masyarakat, mencakup kepercayaan, adat istiadat, norma--norma norma artistic, kebiasaan makan, keahlian yang diperoleh bukan dari artistic, kebiasaan makan, keahlian yang diperoleh bukan dari kreatifitasnya sendiri melainkan merupakan warisan masa lampau kreatifitasnya sendiri melainkan merupakan warisan masa lampau
yang didapat melalui pendidikan formal atau informal yang didapat melalui pendidikan formal atau informal
KoentjaraningratKoentjaraningrat
Kebudayaan berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang Kebudayaan berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang
harus dibiasakan dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil b
harus dibiasakan dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi udi pekertinya
pekertinya
KeesingKeesing
Kebudayaan adalah totalitas pengetahuan manusia, pengalaman Kebudayaan adalah totalitas pengetahuan manusia, pengalaman
yang terakumulasi dan yang ditransmisikan secara sosial
B. Unsur
B. Unsur
-
-
Unsur Kebudayaan
Unsur Kebudayaan
Mellville J. H mengajukan 4 unsur popok Mellville J. H mengajukan 4 unsur popok
kebudayaan, yaitu : kebudayaan, yaitu :
1. Alat
1. Alat--alat teknologialat teknologi 2. Sistem teknologi 2. Sistem teknologi 3. Kelurga 3. Kelurga 5. Kekuasaan politik 5. Kekuasaan politik
Unsur
Unsur
-
-
Unsur kebudayaan
Unsur kebudayaan
Peralatan dan perlengkapan hidup (pakaian, perumahan,
Peralatan dan perlengkapan hidup (pakaian, perumahan,
alat
alat--alat produksi, transportasi) alat produksi, transportasi) teknologiteknologi
Mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi (pertanian,
Mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi (pertanian,
peternakan, sistem produksi, distribusi )
peternakan, sistem produksi, distribusi ) ekonomiekonomi Sistem kemasyarakatan (sistem kekerabatan, organisasi
Sistem kemasyarakatan (sistem kekerabatan, organisasi
politik, sistem hukum, perkawinan)
politik, sistem hukum, perkawinan) organisasi soasilorganisasi soasil Bahasa Bahasa Kesenian Kesenian Sistem pengetahuan Sistem pengetahuan Religi Religi C Kluckhohn C Kluckhohn
Lanjutan
Lanjutan
Bronislaw Maliowski, yang merupakan pelopor teori Bronislaw Maliowski, yang merupakan pelopor teori
fungsional dalam antropologi, menyebutkan unsur
fungsional dalam antropologi, menyebutkan unsur
pokok kebudayaan sebaga berikut :
pokok kebudayaan sebaga berikut :
1. sistem nama yang memungkinkan
1. sistem nama yang memungkinkan kerjasama kerjasama antar anggota dalam upaya
antar anggota dalam upaya menguasai alam sekitarmenguasai alam sekitar 2. organisasi ekonomi
2. organisasi ekonomi
3. alat
3. alat--alat dan lembaga pendidikalat dan lembaga pendidik 4. organisasi kekuatan
Lanjutan
Lanjutan
Tujuh unsur yang dianggap Tujuh unsur yang dianggap ““Cultural universalsCultural universals””, ,
yaitu :
yaitu :
1. peralatan dan perlengkapan hidup manusia
1. peralatan dan perlengkapan hidup manusia
2. mata pencaharian dan sistem ekonomi
2. mata pencaharian dan sistem ekonomi
3. sistem kemasyarakatan 3. sistem kemasyarakatan 4. bahasa 4. bahasa 5. kesenian 5. kesenian 6. sistem pengetahuan 6. sistem pengetahuan
7. religi (sistem kepercayaan)
C. Fungsi Kebudayaan bagi
C. Fungsi Kebudayaan bagi
Masyarakat
Masyarakat
Fungsi mendasar yang melahirkan teknologi yang Fungsi mendasar yang melahirkan teknologi yang
hakekatnya, yaitu :
hakekatnya, yaitu :
1. alat
1. alat--alat produktifalat produktif 2. senjata
2. senjata
3. wadah
3. wadah
4. makanan dan minuman
4. makanan dan minuman
5. pakaian dan perhiasan
5. pakaian dan perhiasan
6. tempat berlindung atau perumahan
6. tempat berlindung atau perumahan
7. alat
Fungsi kebudayaan
Fungsi kebudayaan
Mendasari, mendukung, dan mengisi
Mendasari, mendukung, dan mengisi
masyarakat dengan nilai
masyarakat dengan nilai--nilai hidup untuk nilai hidup untuk dapat bertahan, menggerakkan serta
dapat bertahan, menggerakkan serta
membawa masyarakat kepada taraf hidup
membawa masyarakat kepada taraf hidup
tertentu :
tertentu :
Hidup lebih baikHidup lebih baik
Lebih manusiawiLebih manusiawi
D. Sifat Hakekat Kebudayaan
D. Sifat Hakekat Kebudayaan
Sifat hakekat kebudayaan, yaitu :Sifat hakekat kebudayaan, yaitu :
1.
1. kebudayaan terwujud dan tersalurkan kebudayaan terwujud dan tersalurkan lewat prilaku manusia
lewat prilaku manusia 2.
2. kebudayaan telah ada terlebih dahulukebudayaan telah ada terlebih dahulu 3.
3. kebudayaan diperlukan oleh manusia kebudayaan diperlukan oleh manusia dan dan diwujudkan dalam tingkah lakunya
diwujudkan dalam tingkah lakunya 4.
4. kebudayaan mencakup aturan yang kebudayaan mencakup aturan yang berisikan kewajiban, tindakan yang berisikan kewajiban, tindakan yang
diterima & ditolak diterima & ditolak
Sosioantro
Sosioantro 1818
Sifat kebudayaan
Sifat kebudayaan
Tidak diwariskan secara genetika Tidak diwariskan secara genetika --- melalui melalui
proses belajar proses belajar
Diperoleh melalui pendidikan, baik secara Diperoleh melalui pendidikan, baik secara
formal maupun tidak formal formal maupun tidak formal
Milik masyarakat, bukan milik individuMilik masyarakat, bukan milik individu
Sifat kebudayaan
Sifat kebudayaan
Beraneka ragamBeraneka ragam
Diteruskan dan diajarkanDiteruskan dan diajarkan
Dapat dijabarkan :Dapat dijabarkan :
BiologiBiologi
PsikologiPsikologi
Sosiologi : manusia sebagai pembentuk Sosiologi : manusia sebagai pembentuk
kebudayaan kebudayaan
Berstruktur terbagi atas itemBerstruktur terbagi atas item--itemitem
Mempunyai nilaiMempunyai nilai
Statis dan dinamisStatis dan dinamis
E. Gerak kebudayaan
E. Gerak kebudayaan
Unsur yang menyangkut proses pergerakan Unsur yang menyangkut proses pergerakan
kebudayaan, yaitu :
kebudayaan, yaitu :
1.
1. unsur kebudayaan asing manakah yang unsur kebudayaan asing manakah yang mudah diterima
mudah diterima
2.
2. unsur kebudayaan asing manakah yang unsur kebudayaan asing manakah yang sulit sulit diterima
diterima
3.
3. individuindividu--individu manakah yang cepat individu manakah yang cepat menerima unsur keb. Baru
menerima unsur keb. Baru
4.
4. ketegangan apakah yang timbul sebagai ketegangan apakah yang timbul sebagai akibat akutturasi tersebut
F. Kepribadian Dan Kebudayaan
F. Kepribadian Dan Kebudayaan
TipeTipe--tipe kebudayaan khusus yang tipe kebudayaan khusus yang
mempengaruhi kepribadian, yaitu : mempengaruhi kepribadian, yaitu :
1. kebudayaan khusus atas dasar faktor 1. kebudayaan khusus atas dasar faktor
kedaerahan kedaerahan
2. cara hidup dikota dan desa yang
2. cara hidup dikota dan desa yang berbedaberbeda 3. kebudayaan khusus atas dsar agama
3. kebudayaan khusus atas dsar agama 4. kebudayaan khusus atas dasar sosial 4. kebudayaan khusus atas dasar sosial
5. kebudayaan berdasarkan propesi 5. kebudayaan berdasarkan propesi
Mohammad Yusuf MelatoaMohammad Yusuf MelatoaMohammad Yusuf MelatoaMohammad Yusuf MelatoaMohammad Yusuf MelatoaMohammad Yusuf MelatoaMohammad Yusuf MelatoaMohammad Yusuf Melatoa
dalam
dalam Ensiklopedia Suku Ensiklopedia Suku Ensiklopedia Suku Ensiklopedia Suku Ensiklopedia Suku Ensiklopedia Suku Ensiklopedia Suku Ensiklopedia Suku Bangsa Di Indonesia Bangsa Di Indonesia Bangsa Di Indonesia Bangsa Di Indonesia Bangsa Di Indonesia Bangsa Di Indonesia Bangsa Di Indonesia Bangsa Di Indonesia
menyatakan Indonesia terdiri
menyatakan Indonesia terdiri
dari 500 etnis suku bangsa
dari 500 etnis suku bangsa
yang tinggal di lebih dari
yang tinggal di lebih dari
17.000 pulau besar dan kecil.
17.000 pulau besar dan kecil.
Mereka masing
Mereka masing--masing masing
memiliki kebudayaan yang
memiliki kebudayaan yang
berbeda dengan yang lainnya.
Manusia;
Manusia;
Pencipta dan pengguna kebudayaan
Pencipta dan pengguna kebudayaan
Manusia sebagai pencipta kebudayaan Manusia sebagai pencipta kebudayaan
memiliki kemampuan daya sebagai memiliki kemampuan daya sebagai
berikut : berikut :
Akal, intelegensia dan intuisiAkal, intelegensia dan intuisi
Perasaan dan emosiPerasaan dan emosi
KemauanKemauan FantasiFantasi PerilakuPerilaku
Ciri & Wujud kebudayaan
Ciri & Wujud kebudayaan
Ciri Kebudayaan
Ciri Kebudayaan
Bersifat menyeluruhBersifat menyeluruh
Berkembang dalam ruang / bidang geografis Berkembang dalam ruang / bidang geografis
tertentu
tertentu
Berpusat pada perwujudan nilaiBerpusat pada perwujudan nilai--nilai tertentunilai tertentu
Wujud kebudayaan
Wujud kebudayaan
Ide : tingkah laku dalam tata hidupIde : tingkah laku dalam tata hidup
Produk : sebagai ekspresi pribadiProduk : sebagai ekspresi pribadi
Sarana hidupSarana hidup
Sosioantro Sosioantro 2525
KEBUTUHAN MANUSIA
KEBUTUHAN MANUSIA
(universal)
(universal)
Kebutuhan utama (primer)Kebutuhan utama (primer)
muncul disebabkan aspek biologis/organisme muncul disebabkan aspek biologis/organisme
tubuh manusia tubuh manusia
Kebutuhan sosial (sekunder)Kebutuhan sosial (sekunder)
akibat dari usaha untuk dapat memenuhi akibat dari usaha untuk dapat memenuhi
kebutuhan primer dan melibatkan orang lain kebutuhan primer dan melibatkan orang lain
Kebutuhan integratifKebutuhan integratif
muncul dari hakekat manusia sebagai mahluk muncul dari hakekat manusia sebagai mahluk
pemikir dan bermoral pemikir dan bermoral
Sosioantro
Sosioantro 2626
TRADISI ???
Sosioantro Sosioantro 2727
TRADISI
TRADISI
TRADITIUM TRADITIUM TRADISIONAL TRADISIONAL DICIPTAKAN MELALUI : DICIPTAKAN MELALUI :TINGKAH LAKU MANUSIATINGKAH LAKU MANUSIA
PEMIKIRANPEMIKIRAN
IMAJINASIIMAJINASI
YANG DIWARISKAN DARI MASA KEMASA
Sosioantro
Sosioantro 2828
PROSES TERJADINYA TRADISI
PROSES TERJADINYA TRADISI
MANUSIA MANUSIA (KELOMPOK/KOMUNITAS) (KELOMPOK/KOMUNITAS) TANTANGAN TANTANGAN
RESPON TERHADAP ALAM/LINGKUNGAN
RESPON TERHADAP ALAM/LINGKUNGAN
ADA SELEKSI TERHADAP CARA 2 YANG
ADA SELEKSI TERHADAP CARA 2 YANG
PALING EFISIEN DAN EFEKTIF
PALING EFISIEN DAN EFEKTIF
DIPILIH CARA YANG PALING OPTIMAL YANG
DIPILIH CARA YANG PALING OPTIMAL YANG
DIPILIH SECARA EMPIRIS
DIPILIH SECARA EMPIRIS
DIPSKSI TERUS MENERUS SECARA TURUN
DIPSKSI TERUS MENERUS SECARA TURUN
TEMURUN
Sosioantro
Sosioantro 2929
KEBIASAAN
KEBIASAAN
(POLA TINGKAH LAKU)
(POLA TINGKAH LAKU)
TRADISI
TRADISI
(KEBIASAAN MASYARAKAT TURUN
(KEBIASAAN MASYARAKAT TURUN
TEMURUN) TEMURUN) BUDAYA ASLI BUDAYA ASLI (PEDOMAN MASYARAKAT) (PEDOMAN MASYARAKAT)
Sosioantro
Sosioantro 3030
KONSEP TRADISI MENURUT
KONSEP TRADISI MENURUT
SHILS (1981)
SHILS (1981)
SEBAGAI SEBAGAI ““BOUNDED OBJECTBOUNDED OBJECT””
SESUATU YANG DILAKUKAN SECARA SESUATU YANG DILAKUKAN SECARA
TERUS MENERUS OLEH SUATU TERUS MENERUS OLEH SUATU
MASYARAKAT DARI GENERASI KE MASYARAKAT DARI GENERASI KE
GENERASI, YANG DIWARISKAN GENERASI, YANG DIWARISKAN
ADALAH POLA2/CITRA DARI TINGKAH ADALAH POLA2/CITRA DARI TINGKAH
LAKU LAKU
MISALNYA : KEPERCAYAAN, ATURAN MISALNYA : KEPERCAYAAN, ATURAN
ANJURAN LARANGAN DSB. ANJURAN LARANGAN DSB.
Sosioantro
Sosioantro 3131
KONSEP TRADISI MENURUT
KONSEP TRADISI MENURUT
HANDLER & LINEKIN (1982)
HANDLER & LINEKIN (1982)
SEBAGAI SEBAGAI ““MEANINGFULL PROCESSESMEANINGFULL PROCESSES””
PROSES DARI APA YANG BERUBAH PROSES DARI APA YANG BERUBAH
DAN APA YANG TETAP PADA SUATU DAN APA YANG TETAP PADA SUATU
MASYARAKAT DENGAN SUATU MASYARAKAT DENGAN SUATU
INTERPRETASI. INTERPRETASI.
MENGACU PADA PROSES YANG MENGACU PADA PROSES YANG
BERMAKNA BERMAKNA
Sosioantro
Sosioantro 3232
TRADISI :
TRADISI :
SEBAGAI PEWARISAN BUDAYA SEBAGAI PEWARISAN BUDAYA
SECARA TURUN TEMURUN DARI SECARA TURUN TEMURUN DARI
GENERASI KE GENERASI DARI MASA GENERASI KE GENERASI DARI MASA
LALU KE MASA SEKARANG. BAIK LALU KE MASA SEKARANG. BAIK
BERUPA OBYEK FISIK MAUPUN BERUPA OBYEK FISIK MAUPUN
KONSTRUKSI BUDAYA, MELALUI KONSTRUKSI BUDAYA, MELALUI
WAHANA LISAN TULISAN MAUPUN WAHANA LISAN TULISAN MAUPUN
TINDAKAN. TINDAKAN.
Sosioantro
Sosioantro 3333
TRADISI
TRADISI
PALSU ATAU ASLI ?????PALSU ATAU ASLI ?????
BERHENTI ATAU BERUBAH ?????BERHENTI ATAU BERUBAH ?????
KEHIDUPANKEHIDUPAN
KEBUDAYAAN
Sosioantro
Sosioantro 3434
TRADISIONAL
TRADISIONAL
BERUBAH BERJALAN LAMBATBERUBAH BERJALAN LAMBAT
PERUBAHAN TERJADI PADA HALPERUBAHAN TERJADI PADA HAL--HAL HAL
YANG BERSIFAT : YANG BERSIFAT :
-- LAHIR / LUAR DALAM KEBUDAYAAN LAHIR / LUAR DALAM KEBUDAYAAN DISEBUT
DISEBUT OVERT CULTURE (nyata)OVERT CULTURE (nyata)
-- DALAM / INTI KEBUDAYAAN DISEBUT DALAM / INTI KEBUDAYAAN DISEBUT
COVERT CULTURE (tersembunyi/samar) COVERT CULTURE (tersembunyi/samar)
(R. Linton) (R. Linton)
Sosioantro
Sosioantro 3535
MODERN ???
Sosioantro Sosioantro 3636
MODERN
MODERN
REVOLUSIREVOLUSI (industri) (industri) TRADISITRADISI PERUBAHAN PERUBAHAN CARA BERPIKIR CARA BERPIKIR LAMA LAMA CARA BERPIKIR CARA BERPIKIR BARU BARUP
P
R
R
O
O
S
S
E
E
S
S
M M O O D D E E R R N N I I S S A A S S I ISosioantro
Sosioantro 3737
KONSEP MODERN MENURUT
KONSEP MODERN MENURUT
HABERMAS (1987)
HABERMAS (1987)
MODERNISME MERUPAKAN SUATU MODERNISME MERUPAKAN SUATU
PROYEK YANG BELUM (TIDAK PROYEK YANG BELUM (TIDAK
PERNAH) SELESAI PERNAH) SELESAI
AKAN MENJADIKAN SUATU KEADAAN AKAN MENJADIKAN SUATU KEADAAN
“
“KE KE ––KRTIDAKADAAN KETERATURAN KRTIDAKADAAN KETERATURAN YANG BARU
YANG BARU””
PROSES YANG TIDAK PERNAH SELESAI PROSES YANG TIDAK PERNAH SELESAI
PADA PERKEMBANGANNYA PADA PERKEMBANGANNYA
KEMUDIAN DISEBUT POST MODERN KEMUDIAN DISEBUT POST MODERN
Sosioantro
Sosioantro 3838
CIRI
CIRI
–
–
CIRI MODERN
CIRI MODERN
KETERLEPASAN ATAU KETIDAK KETERLEPASAN ATAU KETIDAK
TERGANTUNGAN DARI RASA ETIS DAN TERGANTUNGAN DARI RASA ETIS DAN
RASIO YANG SUDAH MENJADI RASIO YANG SUDAH MENJADI KAIDAH/POLA YANG SEDANG KAIDAH/POLA YANG SEDANG
BERLAKU BERLAKU
Sosioantro
Sosioantro 3939
CIRI MANUSIA MODERN
CIRI MANUSIA MODERN
(MENURUT ALEX INKELES, 1986)
(MENURUT ALEX INKELES, 1986)
PERUBAHAN SPIRIT ATAU SEMANGAT PERUBAHAN SPIRIT ATAU SEMANGAT
DENGAN CARA BERPOKIR, MERASA DENGAN CARA BERPOKIR, MERASA
DAN BERTINDAK YANG BARU DAN BERTINDAK YANG BARU
(MERUPAKAN CIRI DARI DALAM (MERUPAKAN CIRI DARI DALAM
MANUSIA) MANUSIA)
KEPENDUDUKAN, PENDIDIKAN KEPENDUDUKAN, PENDIDIKAN
,POLITIKISASI, KOMUNIKASI MASA, ,POLITIKISASI, KOMUNIKASI MASA,
INDUSTRIALISASI (MERUPAKAN CIRI INDUSTRIALISASI (MERUPAKAN CIRI
DARI LUAR MANUSIA) DARI LUAR MANUSIA)
Sosioantro
Sosioantro 4040
MODERNITAS
MODERNITAS
BERUBAH, BERJALAN CEPATBERUBAH, BERJALAN CEPAT
ADA INOVASIADA INOVASI--INOVASI BARUINOVASI BARU
TIDAK PERNAH SELESAITIDAK PERNAH SELESAI
MODERN SEKARANG AKAN MENJADI MODERN SEKARANG AKAN MENJADI
SEBUAH TRADISI UNTUK WAKTU SEBUAH TRADISI UNTUK WAKTU
YANG AKAN DATANG, MELALUI YANG AKAN DATANG, MELALUI
SUATU SELEKSI DARI MASYARAKAT SUATU SELEKSI DARI MASYARAKAT
ITU SENDIRI. ITU SENDIRI.