• Tidak ada hasil yang ditemukan

P U T U S A N. Nomor 160/Pid.Sus/2014/PT.Bdg DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "P U T U S A N. Nomor 160/Pid.Sus/2014/PT.Bdg DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Halaman 1 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg P U T U S A N

Nomor 160/Pid.Sus/2014/PT.Bdg

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Bandung yang mengadili perkara pidanadalam peradilan tingkat banding, menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :

Nama lengkap :NANDANG DARYANA bin YOYO SOPIAN;--- Tempat lahir : Sumedang;--- Umur/tgl lahir : 20 tahun /17 Oktober1994;--- Jenis Kelamin : Laki-laki;--- Kebangsaan : Indonesia;--- Tempat tinggal : Dusun Cipancing RT. 18, RW. 05, Desa Mekar Bakti,

Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang; Agama : Islam;--- Pekerjaan :Tidak ada;--- Dalam pemeriksaan tingkat banding, Terdakwa tidak ditahan;

Pengadilan Tinggitersebut;--- Telah membaca PenetapanKetua Pengadilan Tinggi Bandung tanggal 30Mei2014 Nomor : 160/Pen/Pid.Sus/2014/PT.Bdg tentang Penunjukkan Majelis Hakim Tinggi untuk memeriksa perkara nama Terdakwa Nandang Daryana bin Yoyo Sopian;---

Telah membaca berkas perkara serta surat-surat lain yang bersangkutan dengan perkara ini;--- Telah membaca Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umumpada Kejaksaan Negeri Sumedang, tanggal 24 Februari2014Nomor Reg. Perkara :PDM- III-11/Smdng/02/2014, yang menguraikan sebagaiberikut : --- Kesatu

(2)

Halaman 2 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg Bahwa Terdakwa Nandang Daryana bin Yoyo Sopian bersama dengan saksi Dudi Budiawan bin Yoyo Sopian (Dilakukan penuntutan dalam perkara terpisah) dan Mamad bin Urip (Daftar Pencarian Orang/Belum tertangkap) pada hari Sabtu tanggal 19 Oktober 2013 sekira pukul 16.00 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Oktober 2013, bertempat di Dusun Kiarajegang RT 01 RW 01 Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang atau setidak-tidaknya di suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Sumedang, melakukan atau turut serta melakukan kekejaman, kekerasan atau ancaman kekerasan atau penganiayaan terhadap anak yaitu Agung Gumelar (berusia 14 (Empat belas tahun) sesuai dengan Kutipan Akta Kelahiran nomor: 2239/IST/PP/2001 dari Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Kabupaten Sumedang). Perbuatan Terdakwa tersebut dilakukan dengan cara sebagai berikut:

- Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut diatas, saksi Agung Gumelar sedang mengendarai sepeda motor bersama saksi Iman Sukirman kemudian terdakwa memberhentikan sepeda motor yang dikendarai saksi Agung Gumelar, lalu meminta saksi Agung Gumelar untuk membeli rokok, namun saksi Agung Gumelar menolak dengan berkata “baroraah keur maneh, urang ge teu boga !” (Jangankan buat kamu, saya sendiri juga tidak punya!”), mendengar perkataan tersebut tiba-tiba saksi Dudi Budiawan yang juga berada di sana, memukul saksi Agung Gumelar dengan menggunakan tangan kanan sebanyak 1 (satu) kali mengenai bagian pipi kiri saksi Agung Gumelar, lalu saksi Agung Gumelar pulang ke rumahnya dengan saksi Iman Sukirman dan menceritakan kejadian yang dialaminya kepada saksi Rama Hadian dan saksi Egi Rinaldi ;

- Bahwa setelah mendengar cerita saksi Agung Gumelar, kemudian saksi Rama Hadian dan saksi Egi Rinaldi mengajak saksi Agung Gumelar untuk kembali ke tempat Terdakwa dan saksi Dudi Budiawan berada dengan tujuan untuk

(3)

Halaman 3 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg menyelesaikan masalah, sesampainya di tempat tersebut, mereka bertemu dengan terdakwa yang kemudian berkata “Sok weh wani teu lamun separing saurang-saurang ! (“Kalau berani berkelahi sendiri-sendiri!”), kemudian saksi Agung Gumelar menjawab “Jujur weh mun gelut urang mah teu wani tapi lamun ngadu duit hayu ! “ (“Jujur kalau misalnya berantem saya tidak berani tapi kalau diadu uang siap!”), mendengar perkataan tersebut terdakwa menendang dengan menggunakan kaki kiri mengenai bagian kaki kanan saksi Agung Gumelar, kemudian Mamad bin Urip memukul ke arah muka saksi Agung Gumelar dengan menggunakan tangan sebanyak 1 (satu) kali yang mengenai mulut saksi Agung Gumelar, sehingga saksi Agung Gumelar terjatuh dan luka memar di bagian pipi sebelah kiri, hidung berdarah, lalu dibawa pulang oleh saksi Rama Hadian dan saksi Egi Rinaldi.

- Bahwa akibat perbuatan Terdakwa, saksi Dudi Budiawan dan Mamad bin Urip tersebut, saksi Agung Gumelar mengalami luka sebagaimana Visum Et Repertum No. 445.9.03/171/XI/2013 tanggal 27 Nopember 2013 dari Puskesmas DTP Tanjungsari atas nama Agung Gumelar, umur 13 Tahun yang dibuat dan ditandatangani oleh dr. Cherylia Primadita;--- Hasil pemeriksaannya adalah sebagai berikut : --- Keadaan Umum : Sadar;--- Tensi darah : Seratus dua puluh per delapan puluh mmHg

Pemeriksaan kepala : Terdapat luka robek di bibir sebelah kiri bagian sudut bawah dengan ukuran kurang lebih nol koma empat sentimeter koma hidung tampak bengkak koma tidak terdapat lecet koma fraktur negatif

Pemeriksaan Badan : Tidak ada kelainan ;--- Pemeriksaan anggota gerak atas : Tidak ada kelainan

(4)

Halaman 4 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg Kesimpulan :

Telah diperiksa seorang laki-laki bangsa Indonesia umur tiga belas tahun titik pada pemeriksaan kami temukan keadaan umum sadar koma tensi darah seratus dua puluh per delapan puluh mmHg koma terdapat luka robek di bibir sebelah kiri bagian sudut bawah dengan ukuran kurang lebih nol koma empat sentimeter koma hidung tampak bengkak koma tidak terdapat lecet koma fraktur negatif titik luka tersebut diduga diakibatkan oleh benturan benda tumpul koma termasuk kategori luka ringan dan tidak mengakibatkan kecacatan permanen titik;--- Perbuatan Terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 80 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Atau Kedua

Bahwa Terdakwa Nandang Daryana bin Yoyo Sopian bersama dengan saksi Dudi Budiawan (Dilakukan penuntutan dalam perkara terpisah) dan Mamad bin Urip (Belum tertangkap) pada hari Sabtu tanggal 19 Oktober 2013 sekira pukul 16.00 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Oktober 2013, bertempat di Dusun Kiarajegang RT 01 RW 01 Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang atau setidak-tidaknya di suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Sumedang, melakukan atau turut serta melakukan penganiayaan. Perbuatan Terdakwa tersebut dilakukan dengan cara sebagai berikut : --- - Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut diatas, saksi Agung Gumelar sedang mengendarai sepeda motor bersama saksi Iman Sukirman kemudian Terdakwa memberhentikan sepeda motor yang dikendarai saksi Agung Gumelar, lalu meminta saksi Agung Gumelar untuk membeli rokok, namun saksi Agung Gumelar menolak dengan berkata “baroraah keur maneh,

(5)

Halaman 5 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg urang ge teu boga !” (“Jangankan buat kamu, saya sendiri juga tidak punya!”), mendengar perkataan tersebut tiba-tiba saksi Dudi Budiawan yang juga berada di sana, memukul saksi Agung Gumelar dengan menggunakan tangan kanan sebanyak 1 (satu) kali mengenai bagian pipi kiri saksi Agung Gumelar, lalu saksi Agung Gumelar pulang ke rumahnya dengan saksi Iman Sukirman dan menceritakan kejadian yang dialaminya kepada saksi Rama Hadian dan saksi Egi Rinaldi ;

- Bahwa setelah mendengar cerita saksi Agung Gumelar, kemudian saksi Rama Hadian dan saksi Egi Rinaldi mengajak saksi Agung Gumelar untuk kembali ke tempat terdakwa dan saksi Dudi Budiawan berada dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah, sesampainya di tempat tersebut, mereka bertemu dengan terdakwa yang kemudian berkata “Sok weh wani teu lamun separing saurang-saurang ! (Kalau berani berantem sendiri-sendiri!) ” , kemudian saksi Agung Gumelar menjawab “Jujur weh mun gelut urang mah teu wani tapi lamun ngadu duit hayu ! “ (“Jujur kalau misalnya berantem saya tidak berani tapi kalau diadu uang siap!”), mendengar perkataan tersebut terdakwa menendang dengan menggunakan kaki kiri mengenai bagian kaki kanan saksi Agung Gumelar, kemudian Mamad bin Urip (Belum tertangkap) memukul kearah muka saksi Agung Gumelar dengan menggunakan tangan sebanyak 1 (satu) kali yang mengenai mulut saksi Agung Gumelar, sehingga saksi Agung Gumelar terjatuh dan mengalami luka memar di bagian pipi sebelah kiri, hidung berdarah, lalu dibawa pulang oleh saksi Rama Hadian dan saksi Egi Rinaldi. - - Bahwa akibat perbuatan Terdakwa, saksi Dudi Budiawan dan Mamad bin Urip

tersebut, saksi Agung Gumelar mengalami luka sebagaimana Visum Et Repertum No. 445.9.03/171/XI/2013 tanggal 27 Nopember 2013 dari Puskesmas DTP Tanjungsari atas nama Agung Gumelar, umur 13 Tahun yang dibuat dan ditandatangani oleh dr. Cherylia Primadita.

(6)

Halaman 6 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg Keadaan Umum : Sadar

Tensi darah : Seratus dua puluh per delapan puluh mmHg Pemeriksaan kepala : Terdapat luka robek di bibir sebelah

kiri bagian sudut bawah dengan ukuran kurang lebih nol koma empat sentimeter koma hidung tampak bengkak koma tidak terdapat lecet koma fraktur negatif

Pemeriksaan Badan : Tidak ada kelainan

Pemeriksaan anggota gerak atas : Tidak ada kelainan Pemeriksaan anggota gerak bawah : Tidak ada kelainan. Kesimpulan :

Telah diperiksa seorang laki-laki bangsa Indonesia umur tiga belas tahun titik pada pemeriksaan kami temukan keadaan umum sadar koma tensi darah seratus dua puluh per delapan puluh mmHg koma terdapat luka robek di bibir sebelah kiri bagian sudut bawah dengan ukuran kurang lebih nol koma empat sentimeter koma hidung tampak bengkak koma tidak terdapat lecet koma fraktur negatif titik luka tersebut diduga diakibatkan oleh benturan benda tumpul koma termasuk kategori luka ringan dan tidak mengakibatkan kecacatan permanen titik

Perbuatan Terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 351 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Telah membaca Surat Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sumedangtanggal 14 April2014, Nomor Reg. Perkara : PDM-111-10/SMDNG/02/2014, Terdakwa dituntut sebagai berikut : ---

1. Menyatakan terdakwa NANDANG DARYANA bin YOYO SOPIAN terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Turut serta melakukanKekerasan atau penganiayaan terhadap anak” sebagaimana diatur

(7)

Halaman 7 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg dan diancam pidana dalam Pasal 80 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dalam dakwaan kesatu.

2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa NANDANG DARYANA bin YOYO SOPIAN dengan pidana penjara selama 3 (tiga) bulan dan denda sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) subsidiair 1 (satu) bulan kurungan.

3. Menetapkan agar terdakwa dibebani untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 2.000,- (Dua ribu Rupiah).

Telah membaca putusan Pengadilan Negeri Sumedang pada tanggal 22 April 2014 Nomor : 68/ Pid.B/ 2014/PN.SMD., dengan amar sebagai berikut : -- - Menyatakan terdakwa NANDANG DARYANA bin YOYO SOPIAN telah terbukti

secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana “Turut Serta Melakukan Penganiayaan terhadap Anak”;--- - Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karenanya dengan pidana

penjara selama 3 (tiga) bulan dan pidana denda sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 (satu) bulan;--- - Memerintahkan pidana penjara tersebut tidak perlu dijalankan kecuali kalau

dikemudian hari ada perintah lain dalam putusan Hakim, bahwa terpidana sebelum masa percobaan selama 1 (satu) tahun berakhir, telah bersalah melakukan sesuatu tindak pidana;

- Membebani terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 2.000,- (dua ribu rupiah);---

Telah membacaAkte Permohonan Banding No. 03/Akta.Pid/2014/PN.Smd, dibuat oleh Burhan B. Purba, SH., Panitera Pengadilan Negeri Sumedang, yang menerangkan, para hari Jum’at, tanggal 25 April 2014 AGA WIGANA, SH.Jaksa Penuntut Umumpada Kejaksaan Negeri Sumedang menyatakan banding terhadap

(8)

Halaman 8 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg Putusan Pengadilan Negeri Sumedang tanggal 22 April 2014 Nomor : 68/Pid.B/2014/PN.Smd;---

Telah membaca Akta Pemberitahuan Permintaan Banding Nomor03/Akta.Pid/2014/PN.Smd dibuat oleh Suharma, Jurusita pada Pengadilan Negeri Sumedang, yang menerangkan, pada tanggal 29April 2014 kepada TerdakwaNandang Daryana bin Yoyo Sopiantelah diberitahukan tentang adanya permintaan banding dari Jaksa Penuntut Umum terhadap Putusan Pengadilan Negeri Sumedang tanggal 22 April 2014 Nomor:68/Pid.B/2014/PN.Smd; ---

Telah membaca Tanda Terima Memori Banding, dibuat oleh Burhan B. Purba, SH. Panitera Pengadilan Negeri Subang, yang pada pokoknya menerangkan, pada tanggal 6 Mei 2014 telah menerima Memori Banding dari AGA WIGANA, SH. Jaksa Penuntuit Umum pada Kejaksaan Negeri Sumedang; --

Telah menerima Risalah Pemberitahuan/Penyerahan Memori Banding, dibuat oleh Suharma Jurusita pada Pengadilan Negeri Sumedang, yang menerangkan bahwa pada hari Jum’at tanggal 9 Mei 2014 telah memberitahukan/menyerahkan kepada Terdakwa Nandang Daryana bin Yoyo Sopian, Memori Banding dari Jaksa Penuntut Umum; ---

Telah membaca Surat Mempelajari Berkas Perkara, Nomor W11.U13/725/HN.01.10/V/14, masing-masing tanggal 19 Mei 2014, yang dibuat dan ditanda tangno oleh Deni Saptana, S.H,.M.H., Panitera Muda Pidana Pengadilan Negeri Sumedang, yang ditujukan kepada Terdakwa dan. Jaksa Penuntut Umum, guna memberi kesempatan kedua belah pihak untuk Mempelajari Berkas Perkaradi Kepaniteraan Pengadilan Negeri Sumedang, sebelum berkas dikirim ke Pengadilan Tinggi Bandung; ---

(9)

Halaman 9 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg Menimbang, bahwa putusan Pengadilan Negeri Sumedang dijatuhkan pada tanggal 22 April 2014, dengan dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa. Selanjutnya pada tanggal 25 April 2014, AGA WIGANA, SH. Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Sumedang, mengajukan permintaan banding terhadap putusan tersebut.Dengan demikian permintaan banding yang diajukan telah memenuhi tenggang waktu dan tata cara serta syarat yang ditentukan dalam Undang-Undang, sehingga permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima; ---

Menimbang, bahwa setelah mempelajari dengan seksama berkas perkara beserta salinan resmi putusan Pengadilan Negeri Sumedangtanggal 22 April 2014 Nomor:68/Pid.B/2014/PN.Smd,Pengadilan Tinggi berpendapat putusan hakim tingkat pertamayang menyatakan Terdakwa Nandang Daryana bin Yoyo Sopian telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Turut Serta Penganiayaan terhadap anak, seperti didakwakan pada dakwaan alternatif kesatu, pasal 80 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, sudah tepat dan benar, sebab pertimbangan hukum hakim tingkat pertamamengenai perbuatan Terdakwa terkait unsur pasal dakwaan yang terbukti, sudah didasarkan pada alasan dan dasar hukum yang tepat,sehingga pertimbangan hukum tersebut akan diambil oleh Pengadilan Tinggi sebagai pertimbangannya sendiri guna memutus perkara ini pada tingkat banding; ---

Menimbang, bahwa namun demikian Pengadilan Tinggi tidak sependapat dengan pidana penjara dengan masa percobaan yang dijatuhkan hakim tingkatpertama, sebab pidana percobaan itu belum mencerminkan unsur pembelajaran sekaligus efek jera kepada Terdakwa. Meskipun bobot tindak pidana yang dilakukan Terdakwa bersama temannya kepada korban Agung Gumelar, tidak berat dan tidak meresahkan masyarakat, akan tetapi korban tersebut masih berstatus anak berusia 13 tahun, yang seharusnya mendapat

(10)

Halaman 10 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg perlindungan hukum. Selain itu, dalam peristiwa pemukulan tersebut, korban sama sekali tidak memberi perlawanan. Terlebih lagi akibat penganiayaan Terdakwa dan temannya, korban mengalami luka robek di bibir dan pembengkakan hidung, seperti ditegaskan dalam Visum et Repertum No. 445.9.03/171/XI/2013, tanggal 27 Nopember 2013, yang dibuat oleh dr. Cherylia Primadita, dokter pemeriksa pada Puskesmas DPT Tanjungsari;---

Menimbang, bahwa berdasarkan alasan diatas, pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa perlu diperberat seperti tertuang dalam amar putusan banding dibawah ini; ---

Menimbang, bahwa selanjutnya Pengadilan Tinggi akan mempertimbangkan alasan keberatan banding Jaksa Penuntut Umum yang dikemukakan dalam memori bandingnya; ---

Menimbang, bahwa alasan keberatan banding Jaksa Penuntut Umum pada pokoknya mengemukakan, penjatuhan hukuman percobaan kepada Terdakwa, tidaklah tepat karena tidak akan menimbulkan efek jera;

Menimbang, bahwa terhadap alasan keberatan Jaksa Penuntut Umum tersebut, Pengadilan Tinggi berpendapat, keberatan ini dipandang sudah dipertimbangkan pada uraian pertimbangan hukum diatas, sehingga tidak relevan untuk dipertimbangkan lagi; ---

Menimbang, bahwa berdasarkan keseluruhan pertimbangan diatas, sehingga putusan Pengadilan Negeri Sumedang tanggal 22 April 2014 No. 68/Pid.B/2014/PN.Smd dapat dikuatkan dengan perbaikan sekedar mengenai pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa, seperti tertuang dalam amar putusan dibawahini; ---

Menimbang, bahwa oleh karena dalam pemeriksaan tingkat banding, Terdakwa tetap dinyatakan terbukti bersalah dan dijatuhi pidana maka sesuai

(11)

Halaman 11 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg ketentuan Pasal 222 ayat (1) KUHAP kepadanya harus dibebani kewajiban membayar biaya dalam tingkat banding;---

Memperhatikan ketentuan pasal 80 ayat (1) Undang-Undang R.I. Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Juncto. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto pasal 238 ayat (1) dan 241 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP) juncto 4 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman; ---

MENGADILI

- Menerima permintaan banding dari AGA WIGANA, SH. Jaksa Penuntuit Umum pada Kejaksaan Negeri Sumedang;--- - Memperbaiki putusan Pengadilan Negeri Sumedang tanggal 22 April 2014

Nomor : 68/Pid.B/2014/PN.Smd yang dimintakan banding, sekedar mengenai pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa, sehingga amar selengkapnya berbunyi sebagai berikut : --- 1). Menyatakan Terdakwa NANDANG DARYANA bin YOYO SOPIAN

terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Turut serta melakukan penganiayaan terhadap anak”;

2). Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa, dengan pidana penjara selama 2 (dua) bulan dan pidana denda sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah), dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 (satu) bulan;--- - Membebankan biaya perkara kepada Terdakwadalam tingkat banding

sebesarRp.2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah) ; --- Demikian diputus dalam sidang permusyawaratan Majelis Hakim Tinggi pada hariKamis, tanggal 19Juni2014 oleh kamiF. WILLEM SAIJA.,S.H., M.H

(12)

Halaman 12 dari12, Putusan Nomor 160/PID.Sus/2014/PT.Bdg Hakim Tinggi sebagai Ketua Majelis dengan H. EFFENDI GAJO, S.H., M.H.dan JOHN PITER, S.H.,M.H.,sebagai Hakim-Hakim Anggota,putusantersebut

diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Selasa 24 Juni 2014, oleh Hakim Ketua Majelis tersebut, dengan dihadiri oleh Hakim-Hakim Anggota, serta DEDE SOBARI, S.H.,M.H.,selaku Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi tersebut, tanpa dihadiri oleh Terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum.

Hakim-hakim Anggota Hakim Ketua,

H. EFFENDI GAYO, S.H. M.Hum. F. WILLEM SAIJA, S.H., M.H.

JOHN PITER, S.H. M.H.

Panitera Pengganti,

Referensi

Dokumen terkait

Pada pemeriksaan objektif warna gingiva sudah sama dengan gingiva sekitarnya, tidak sakit saat palpasi dan pasien diinstruksikan untuk menjaga kebersihan mulut serta

penerapan HRSG pada PLTGU tujuan utamanya adalah memanfaatkan panas gas buang dari PLTG yang masih tinggi temperaturnya untuk menghasilkan uap yang akan memutar turbin

Proses pengecoran dengan menggunakan metode evaporative (lost foam casting) tidak seperti pengecoran dengan menggunakan cetakan pasir lainnya, pada proses ini

Pedoman pengendalian mutu pelaksanaan pemantauan tindak lanjut ini dimaksudkan untuk memberikan panduan bagi APIP dalam memantau dan mengevaluasi tindakan koreksi

Untuk menyelaraskan fungsi bisnis pada Bidang Konservasi Dan Pengendalian Perubahan Iklim dengan teknologi informasi framework TOGAF ADM merupakan framework EA yang cocok

Kata interelasi berasal dari akar kata inter dan relasi. Kata inter yang berarti “bentuk terikat yang berarti, antara, dengan atau terhadap satu sama lain, bersama- sama ” 38

Program Kerja Praktek dapat dilaksanakan dengan memberikan submisi (pengajuan) kepada institusi yang dituju dan tempat serta waktu pelaksanaan harus dijabarkan

Selanjutnya Anda dapat mulai meminta anak untuk menjawab sendiri sapaan orang lain yang ditujukan padanya dengan tuntunan jawaban dari Anda.. Apabila upaya ini dilakukan secara