• Tidak ada hasil yang ditemukan

T1 212009024 BAB III

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "T1 212009024 BAB III"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB III

METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan dasar bagi semua penelitian. Penelitian deskriptif dapat dilakukan secara kuantitatif agar dapat dilakukan analisis statistik (Sulistyo, Basuki, 2006: 110).

(2)

2

dari 15 orang responden tersebut di kelompokan dan dibagi menjadi tiga kelompok yaitu sebanyak 5 orang di berada di radius 100 meter dari Alfamart, 5 orang berada di radius 300 meter dari Alfamart dan 5 orang berada 500 meter dari Alfamart.

Karakteristik responden adalah pedagang tradisional yang berlokasi di daerah Pati dari sampel toko yang beradius 100m, 300m, 500m hanya 15 toko yang telah lama mempunyai usaha ritel, dan kurang lebih 6 tahun berdiri sebelum adanya Alfamart. Serta ritel tersebut adalah milik sendiri bukan sewa atau bukan sebagai pegawai yang bekarja di ritel tersebut.

(3)

3

Tabel 3.1 Indikator-indikator Penelitian Terdahulu

Pardiana ( 2011 ) Nindya Sari (

2011 )

Bayu Aksan (

2012 )

Indikator Empiris

a.Jarak a. Jarak a. Jarak 1.Jarak

b.Omset Penjualan 2.Omset Penjualan

c.Diversifikasi Produk

b.Kelengkapan

barang b.Varian produk

3.Diversifikasi Produk

Gambar

Tabel 3.1 Indikator-indikator Penelitian Terdahulu

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini untuk mendapatkan informasi dibutuhkan sumber informasi untuk mencapai tujuan penelitian yang diinginkan yang disebut dengan informan. Informan dalam

adalah data yang didapat oleh penulis dengan turun langsung mencari informasi. dengan teknik wawancara terstruktur dan observasi partisipatif kepada

Dalam penelitian ini data diperoleh dari wawancara secara mendalam kepada informan dan melakukan observasi terhadap informan dalam kegiatan YVCI-Sa dan komunitas

Wawancara mendalam merupakan suatu cara mengumpulkan data atau informasi dengan cara langsung bertatap muka dengan informan, dengan maksud mendapatkan gambaran lengkap

Penelitian ini dilakukan melalui wawancara dengan informan yang mendalam dan dianggap memiliki kapasitas dalam memberikan informasi mengenai e-MPA dalam membantu sistem

Jadi, dapat peneliti simpulkan bahwa key informan merupakan sumber informasi atau orang utama yang mengetahui segala hal mengenai penelitian yang sedang

Informan penelitian ini meliputi berbagai macam, seperti, (1) informan kunci (key informan) mereka yang mengetahui dan memiliki berbagai informasi pokok yang diperlukan dalam

Peneliti menentukan sumber informasi dalam penelitian ini adalah enam subyek beserta informan pendukung yang sesuai kriteria peneliti yaitu orang sukses dalam