• Tidak ada hasil yang ditemukan

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 1990

TENTANG

PEMBENTUKAN KABUPATEN DAERAH TINGKAT II HALMAHERA TENGAH

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa wil ayah yang dimaksud dal am Undang-undang Nomor 23 Tahun 1958 t ent ang Penet apan Undang-undang Darurat Nomor 20 Tabun 1957 t ent ang Perubahan Undang-undang Pembent ukan Daerah Ot onom Propinsi Irian Barat sebagai Undang-undang, t el ah dimasukkan sebagai wil ayah Propinsi Irian Barat yang kemudian disebut Hal mahera Tengah, sel anj ut nya berdasarkan Undang-undang Nonor 1 Pnps. Tahun 1962 dikembal ikan ke dal am wil ayah Propinsi Mal uku;

b. bahwa pengembal ian wil ayah Hal mahera Tengah dari Daerah Ot onom Propinsi Irian Barat ke dal am wil ayah Propinsi Mal uku hingga saat ini bel um disert ai pengat uran yang j el as mengenai st at usnya, sehingga menyul it kan usaha pembinaan dan penyel enggaraan pemerint ahan sert a pengembangan aparat ur di daerah yang bersangkut an;

c. bahwa sel ama ini pembinaan at as wil ayah Hal mahera Tengah besert a aparat ur di daerah t ersebut pada dasarnya t el ah diperl akukan sama dengan Kabupat en Daerah Tingkat II l ainnya dal am wil ayah Propinsi Daerah Tingkat I Mal uku dan t el ah memberi dampak posit if berupa peningkat an kemampuan daerah unt uk menyel enggarakan sendiri beberapa urusan pemerint ahan;

d. bahwa unt uk l ebih meningkat kan dayaguna dan hasil guna penyel enggaraan pemerint ahan dan pel aksanaan pembangunan di wil ayah Hal mahera Tengah, dipandang perl u membent uk wil ayah t ersebut sebagai Kabupat en Daerah Tingkat II yang berhak mengat ur dan mengurus rumah t angganya sendiri;

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(2)

e. bahwa berdasarkan ket ent uan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah, maka pembent ukan wil ayah Hal mahera Tengah menj adi Kabupat en Daerah Tingkat II harus dit et apkan dengan Undang-undang;

Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (1), Pasal 18, dan Pasal 20 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;

2. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 1974 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia Nomor 3037;

3. Undang-undang Nomor 20 Tahun 1958 t ent ang Penet apan Undang-undang Darurat Nomor 22 Tahun 1957 t ent ang Pembent ukan Daerah Swat ant ra Tingkat I Mal uku sebagai Undang-undang (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 19S8 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia Nomor 1617);

4. Undang-undang Nomor 1 Pnps. Tahun 1962 t ent ang Pembent ukan Propinsi Irian Barat Bent uk Baru (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 1962 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia Nomor 2372);

5. Undang-undang Nomor 16 Tahun 1969 t ent ang Susunan dan kedudukan Maj el is Permusyawarat an Rakyat , Dewan Perwakil an Rakyat , dan Dewan Perwakil an Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 1969 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia Nomor 2915) sebagaimana t el ah diubah dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1975 (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 1975 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia Nomor 3064) dan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1985 (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 1985 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia

Dengan perset uj uan

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

MEMUTUSKAN:

Menet apkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN DAERAH TINGKAT II HALMAHERA TENGAH.

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(3)

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1 Dal am Undang-undang ini yang dimaksud dengan:

1. Daerah adal ah Daerah Ot onom sebagaimana dimaksud dal am Pasal 1 huruf c Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah;

2. Wil ayah adal ah "Wil ayah" sebagaimana dimaksud dal am Pasal 1 huruf g, at au "wil ayah" sebagaimana dimaksud dal am Penj el asan Pasal 2 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah;

3. Propinsi Daerah Tingkat I Mal uku adal ah sebagaimana dimaksud dal am Undang-undang Nomor 20 Tahun 1958 t ent ang Penet apan Undang-undang Darurat Nomor 22 Tahun 1957 t ent ang Pembent ukan Daerah Swat ant ra Tingkat I Mal uku, sebagai Undang-undang;

4. Kabupat en Daerah Tingkat II Mal uku Ut ara adal ah sebagaimana dimaksud dal am Undang-undang Nomor 60 Tahun 1958 t ent ang Penet apan Undang-undang Darurat Nomor 23 Tahun 1957 t ent ang Pembent ukan Daerah-daerah Swat ant ra Tingkat II Mal uku dal am wil ayah Daerah Swat ant ra Tingkat I Mal uku, sebagai Undang-undang.

BAB II

PEMBENTUKAN, BATAS WILAYAH, DAN IBUKOTA

Pasal 2

Dengan Undang-undang ini dibent uk Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah dal am wil ayah Propinsi Daerah Tingkat I Mal uku.

Pasal 3

Wil ayah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah t erdiri dari wil ayah Kecamat an-kecamat an sebagai berikut :

a. Kecamat an Tidore; b. Kecamat an Oba; c. Kecamat an Wasil e; d. Kecamat an Weda;

e. Kecamat an Pat ani-Gebe; f . Kecamat an Maba.

Pasal 4

(1) Wil ayah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah mempunyai bat as-bat as sebagai berikut :

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(4)

a. Sebel ah Ut ara berbat asan dengan Kecamat an Jail ol o dan Kecamat an Kao Kabupat en Daerah Tingkat II Mal uku Ut ara;

b Sebel ah Timur berbat asan dengan Laut an Teduh dan Kabupat en Daerah Tingkat II Sorong Propinsi Dacrah Tingkat I Irian Jaya;

c. Sebel ah Sel at an berbat asan dengan Kecamat an Gane Timur dan Kecamat an Gane Barat Kabupat en Daerah Tingkat II Mal uku Ut ara;

d. Sebel ah Barat berbat asan dengan Kecamat an Ternat e, Kecamat an Makian, dan Kecamat an Kayoa Kabupat en Daerah Tingkat II Mal uku Ut ara.

(2) Bat as wil ayah sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) Pasal ini dit uangkan dal am pet a yang merupakan bagian yang t idak t erpisahkan dari Undang-undang ini. (3) Penent uan bat as wil ayah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah secara

past i di l apangan sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) Pasal ini dit et apkan ot eh Ment eri Dal am Negeri.

Pasal 5

Ibukot a Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah berkedudukan di Soasio.

BAB III

PEMERINTAH DAERAH DAN PERANGKAT WILAYAH/ DAERAH

Pasal 6

Unt uk memimpin j al annya pemerint ahan di Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah, dipil ih dan diangkat seorang Bupat i Kepal a Daerah Tingkat II sesuai dengan perat uran perundang-undangan yang berl aku.

Pasal 7

Dengan t erbent uknya Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah, dibent uk Dewan Perwakil an Rakyat Daerah Tingkat II sesuai dengan perat uran perundang-undangan yang berl aku.

Pasal 8

Unt uk kel engkapan perangkat pemerint ahan di Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah, dibent uk Sekret ariat Wil ayah/ Daerah Tingkat II, Sekret ariat Dewan Perwakil an Rakyat Daerah Tingkat II, Dinas Daerah, dan Inst ansi l ainnya sesuai dengan perat uran perundang-undangan yang berl aku.

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(5)

BAB IV

URUSAN RUMAH TANGGA DAERAH

Pasal 9

(1) Pada saat t erbent uknya Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah, diserahkan sebagian urusan-urusan pemerint ahan sebagai kewenangan pangkal yang mel iput i :

a. Pengat uran dan penyel enggaraan kewenangan unt uk mewuj udkan ket ert iban dan ket ent eraman kehidupan masyarakat di Daerah yang bersangkut an;

b. Pert anian Tanaman Pangan; c. Pet ernakan;

d. Perkebunan; e. Perikanan;

f . Pendidikan Dasar; g. Pekerj aan Umum; h. Kesehat an;

i. Pendapat an.

(2) Penambahan dan at au pengurangan urusan sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) Pasal ini diat ur sesuai dengan perat uran perundang-undang yang berl aku.

BAB V

KETENTUAN PERALIHAN

Pasal 10

Pada saat t erbent uknya Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah, pej abat Bupat i Kepal a Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah unt uk pert ama kal inya diangkat dan dit et apkan ol eh Ment eri Dal am Negeri at as usul Gubernur Kepal a Daerah Tingkat I Mal uku.

Pasal 11

(1) Anggot a-anggot a Dewan Perwakil an Rakyat Daerah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah t erdiri dari :

a. Anggot a-anggot a yang diangkat dari wakil -wakil Organisasi Pesert a Pemil ihan Umum dengan memperhat ikan perimbangan suara hasil Pemil ihan Umum 1987 yang dil aksanakan di daerah t ersebut ;

b. Anggot a yang diangkat dari gol ongan karya ABRI.

(2) Tat a cara, pengangkat an, dan j uml ah anggot a Dewan Perwakil an Rakyat Daerah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah sebagaimana dimaksud dal am ayat (1 ) Pasal ini unt uk pert ama kal inya dit et apkan ol eh Ment eri Dal am Negeri.

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(6)

Pasal 12

(1) Unt uk kel ancaran penyel enggaraan pemerint ahan di Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah, sesuai dengan ket ent uan perat uran perundang-undangan yang berl aku, Gubernur Kepal a Daerah Tingkat I Mal uku mengat ur penyerahan kepada Pemerint ah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah :

a. Pegawai-pegawai yang karena j abat annya diperl ukan ol eh Pemerint ah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah;

b. Tanah, bangunan, barang bergerak, dan barang t idak bergerak l ainnya yang menj adi mil ik at au dikuasai ol eh Pemerint ah Propinsi Daerah Tingkat I Mal uku dan berada dal am wil ayah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah;

c. Badan-badan Usaha Mil ik Daerah yang t empat kedudukannya t erl et ak di wil ayah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah;

d. Hut ang-piut ang Pemerint ah Daerah yang kegunaannya berl okasi di wil ayah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah;

e. Perl engkapan kant or, arsip, dokument asi, dan perpust akaan.

(2) Pel aksanaan penyerahan sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) Pasal ini sel ambat -l ambat nya harus disel esaikan dal am wakt u 1 (sat u) t ahun t erhit ung sej ak diresmikannya Kabupat en Daerah Tingkat II yang bersangkut an.

Pasal 13

(1) Pemerint ah memberikan sej uml ah dana sebagai modal pangkal kepada Pemerint ah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah sel ama 3 (t iga) t ahun bert urut -t urut , t erhit ung sej ak peresmiannya.

(2) Juml ah modal pangkal sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) Pasal ini dit et apkan ol eh Ment eri Keuangan at as usul Ment eri Dal am Negeri.

Pasal 14

Semua ket ent uan perat uran perundang-undangan yang sel ama ini dit et apkan ol eh Gubernur Kepal a Daerah Tingkat I Mal uku dan at au Bupat i Pemimpin Daerah Hal mahera Tengah t et ap berl aku di wil ayah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah sampai dit et apkan perat uran perundang-undangan baru yang mengat ur, menggant i, dan at au mencabut perat uran perundang-undangan t ersebut berdasarkan Undang-undang ini.

BAB VI

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 15

Pada saat berl akunya Undang-undang ini, semua ket ent uan perat uran perundang-undangan yang t idak sesuai dengan Undang-undang ini dinyat akan t idak

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(7)

berl aku l agi.

Pasal 16

Ket ent uan l ebih l anj ut yang diperl ukan sebagai pel aksanaan Undang-undang ini, diat ur sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah.

Pasal 17

Undang-undang ini mul ai berl aku pada t anggal diundangkan.

Agar set iap orang menget ahuinya, memerint ahkan pengundangan Undang-undang ini dengan penempat annya dal am Lembaran Negara Republ ik Indonesia.

Disahkan di Jakart a

pada t anggal 15 Agust us 1990 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

SOEHARTO

Diundangkan di Jakart a pada t anggal 15 Agust us 1990 MENTERI/ SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MOERDIONO

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(8)

PENJELASAN ATAS

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 1990

TENTANG

PEMBENTUKAN KABUPATEN DAERAH TINGKAT II HALMAHERA TENGAH

I. UMUM

Dal am rangka perj uangan pengembal ian Irian Barat (sekarang Irian Jaya) kedal am wil ayah Negara Kesat uan Republ ik Indonesia, maka Pemerint ah memberi kesempat an kepada rakyat di daerah Propinsi Mal uku unt uk berperan sert a dal am Pemerint ahan.

Unt uk it u berdasarkan Undang-undang Nomor 15 Tahun 1956 t ent ang Pembent ukan Daerah Ot onom Propinsi Irian Barat , sebagian wil ayah Propinsi Mal uku yang mel iput i Kewedanaan Tidore, Weda, dan Pat ani- Gebe diserahkan dan digabungkan menj adi wil ayah Propinsi Irian Barat dengan menet apkan pul a Ibukot a Propinsi Irian Barat di Soasio (Kewedanaan Tidore).

Dengan Undang-undang Darurat Nomor 20 Tahun 1957 t ent ang Perubahan Undang-undang Pembent ukan Daerah Ot onom Propinsi Irian Barat , wil ayah Propinsi Mal uku yang diserahkan di at as dit ambah dan dit at a sehingga mel iput i

1. Kewedanaan Tidore yang mel iput i dist rik-dist rik : Tidore, Oba, dan Wasil e; 2. Kewedanaan Weda yang mel iput i dist rik-dist rik : Weda, Maba, dan Pat ani-Gebe.

Undang-undang Darurat Nomor 20 Tahun 1957 t ersebut dengan Undang- undang Nomor 23 Tahun 1958 dit et apkan sebagai Undang-undang. Set el ah Irian Barat kembal i ke dal am kekuasaan Negara Kesat uan Republ ik Indonesia, maka dengan Penet apan Presiden Nomor 1 Tahun 1962 t ent ang Pembent ukan Propinsi Irian Barat Bent uk Baru, yang dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1969 dit et apkan sebagai Undang-undang Nomor 1 Pnps. Tahun 1962 t ent ang Pembent ukan Propinsi Irian Barat Bent uk Baru, dit et apkan ant ara l ain :

1. Propinsi Irian Barat Bent uk Baru berwil ayah "Resident ie Nieuw Guinea" dahul u menurut konst ruksi al a Van Mook yang pada wakt u it u masih diduduki ol eh Bel anda;

2. Dengan mengingat ket ent uan t ersebut angka 1 di at as, maka daerah yang dahul u masuk Propinsi Irian Barat menurut Undang-undang Pembent ukan Daerah Swat ant ra Tingkat I Irian Barat , kini dikembangkan ke dal am wil ayah Propinsi Mal uku;

3. Ibukot a Propinsi Irian Barat Bent uk Baru dit et apkan di Kot a Baru di darat an Irian Barat .

Namun begit u sampai saat ini ket ent uan mengenai st at us wil ayah yang dahul u

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(9)

masuk Propinsi Irian Barat dan kemudian dikembal ikan ke dal am wil ayah Propinsi Mal uku t ersebut bel um ada t indak l anj ut bent uk pengat uran yang j el as. Hanya berdasarkan kenyat aan saj a wil ayah it u sel anj ut nya dianggap

sebagai Wil ayah yang dipersamakan dengan Kabupat en Daerah Tingkat II Lainnya dal am wil ayah Propinsi Daerah Tingkat I Mal uku. Wil ayah inil ah yang kemudian dikenal sebagai wil ayah Hal mahera Tengah.

Wil ayah t ersebut sel ama ini bahkan t el ah dil engkapi dengan perangkat pemerint ahan set ingkat dengan Kabupat en Daerah Tingkat II, kecual i Lembaga Dewan Perwakil an Rakyat Daerah Tingkat II.

At as pert imbangan hist oris, khususnya peranan Wil ayah t ersebut dal am perj uangan pengembal ian Irian Barat ke dal am wil ayah Negara Kesat uan Republ ik Indonesia, maupun dal am rangka usaha meningkat kan pel ayanan pemerint ahan, kemasyarakat an, dan pembangunan di wil ayah yang bersangkut an, sej ak l ama Pemerint ah bermaksud memberi st at us Wil ayah t ersebut sebagai Kabupat en Daerah Tingkat II. Berdasarkan pert imbangan-pert imbangan t ersebut di at as dan kemaj uankemaj uan yang t el ah dicapai sebagai hasil pembinaan dan pembangunan sel ama ini, maka dinil ai sudah t iba saat nya Wil ayah Hal mahera Tengah t ersebut dibent uk menj adi Kabupat en Daerah Tingkat II.

II. PASAL DEMI PASAL

Pasal 1

Cukup j el as Pasal 2

Wil ayah Hal mahera Tengah adal ah bagian wil ayah Daerah Mal uku Ut ara l ama menurut St b. 1946 Nomor 143, yang dengan Undang- undang Nomor 15 Tahun 1956 j o. Undang-undang Nomor 20 Drt . Tahun 1957 dimasukkan ke dal am wil ayah Daerah Ot onom Propinsi Irian Barat unt uk menj adi pusat perj uangan pengembal ian Irian Barat ke dal am wil ayah Negara Kesat uan Republ ik Indonesia, kemudian dengan Undang-undang Nomor 1 Pnps. Tahun 1962 dikembal ikan ke dal am wil ayah Propinsi Mal uku.

Pasal 3

Cukup j el as Pasal 4

Cukup j el as Pasal 5

Cukup j el as Pasal 6

Cukup j el as

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(10)

Pasal 7

Cukup j el as Pasal 8

Cukup j el as Pasal 9

Ayat (1)

Kewenangan pangkal dal am Pasal ini adal ah urusan-urusan pemerint ahan yang secara nyat a t el ah dil aksanakan ol eh Pemerint ah Wil ayah Hal mahera Tengah dan yang berdasarkan kenyat aan sudah mampu dil aksanakan. Pendapat an sebagaimana yang dimaksud dal am huruf i ayat (1) Pasal ini adal ah sebagaimana dimaksud dal am Pasal 55 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah.

Ayat (2)

Cukup j el as Pasal 10

Pada saat t erbent uknya Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah, pengangkat an Kepal a Daerah bel um dapat dil akukan mel al ui pemil ihan sesuai dengan t at a cara dan ket ent uan perat uran perundang-undangan yang berl aku, ol eh karena it u perl u diangkat Pej abat Bupat i Kepal a Daerah Tingkat II sampai dengan dil ant iknya Bupat i Kepal a Daerah Tingkat II hasil pemil ihan Dewan Perwakil an Rakyat Daerah Tingkat II Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah.

Pasal 12

Ayat (1)

a. Yang dimaksud dengan memperhat ikan perimbangan suara hasil Pemil ihan Umum 1987, ial ah pada prinsipnya dal am menet apkan anggot a-anggot a Dewan Perwakil an Rakyat Daerah Tingkat II t ersebut , berpedoman kepada perimbangan hasil Pemil ihan Umum dan dij iwai ol eh semangat kebersamaan sert a kekel uargaan dal am rangka Demokrasi Pancasil a.

b. Cukup j el as Ayat (2)

Cukup j el as Pasal 12

Ayat (1)

Dengan t erbent uknya Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah, maka unt uk dayaguna dan hasil guna dal am penyel enggaraan pemerint ahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakat an Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah digunakan pegawai-pegawai, t anah, gedung-gedung besert a

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(11)

perl engkapannya, dan f asil it as pel ayanan umum yang t el ah ada yang sel ama ini t el ah dipakai ol eh Pemerint ah Wil ayah Hal mahera Tengah sebagai bagian dari Propinsi Daerah Tingkat I Mal uku. Unt uk it u dal am rangka t ert ib administ rasi diperl ukan t indakan hukum yang berupa penyerahan dari Pemerint ah Propinsi Daerah Tingkat I Mal uku kepada Pemerint ah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah.

Begit u j uga dengan Badan-badan Usaha Mil ik Daerah Tingkat I Mal uku yang t empat kedudukan dan kegiat annya berada di Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah, unt uk daya- guna dan hasil guna penyel enggaraannya perl u diserahkan ol eh Pemerint ah Propinsi Daerah Tingkat I Mal uku kepada Pemerint ah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah. Menyert ai penyerahan hal -hal t ersebut di at as, maka segal a hut ang- piut ang yang kegunaannya berl okasi di Wil ayah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah diserahkan pul a kepada Pemerint ah Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah.

Ayat (2)

Yang dimaksud sej ak diresmikannya Kabupat en Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah adal ah t erhit ung sej ak dil ant iknya Pej abat Bupat i Kepal a Daerah Tingkat II Hal mahera Tengah.

Pasal 13

Cukup j el as Pasal 14

Cukup j el as Pasal 15

Cukup j el as Pasal 16

Cukup j el as Pasal 17

Cukup j el as

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

Referensi

Dokumen terkait

Panit ia Pengadaan Barang/ Jasa Bagian Tat a Pemerint ahan Sekret ariat Daerah Tim or Tengah Ut ara, dengan ini mengumumkan hasil koreksi arit mat ik paket -paket yang dilelang

Uang j asa para St af Sekret ariat Dewan Komisaris Pemerint ah unt uk PERTAMINA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (1) Undang-undang Nomor 8 Tahun 1971 dit et apkan oleh

Penyert aan Pemerint ah Republ ik Indonesia sel aku Pemerint ah suat u negeri penghasil pada Perset uj uan Timah Int ernasional , yang naskahnya dibuat dal am Persidangan

wilayah Daerah Swatantra tingkat II Madiun, ke dalam wilayah Kotapraja

(1) Pada saat Undang-undang ini berlaku, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gotong-Royong Daerah Tingkat II Kapuas lama, tetap sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat

(2) Kepala Kelurahan adalah Pegawai Negeri yang diangkat oleh Bupati/ Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II/Walikota atas nama Gubernur Kepala Daerah Tingkat I dengan

dalam masyarakat sebagaimana yang tertuang dalam Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Luwu tanggal 10 Februari 1999 Nomor 03/KPTS/DPORD/II/1999

Rencana Pembentukan Propinsi Daerah Tingkat I Maluku Utara, Keputusan DPRD Daerah Tingkat II Maluku Tengah tanggal 3 September 1998 Nomor 10/KPTS/DPRD/1998 tentang Dukungan