• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN Evaluasi Ponek 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN Evaluasi Ponek 2013"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

EVALUASI PELAYANAN PONEK 

EVALUASI PELAYANAN PONEK 

RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA PONDOK KOPI

RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA PONDOK KOPI

TA

TAHUN 2

HUN 2013

013

II.. PPEENNDDAAHHUULLUUAANN

Menurut data USAID, angka kematian ibu saat ini adalah 228 per 100.000 kelahiran. Menurut data USAID, angka kematian ibu saat ini adalah 228 per 100.000 kelahiran. Data menunjukkan bahwa seara nasi!nal, ""# kematian ibu terjadi di rumah sakit, Data menunjukkan bahwa seara nasi!nal, ""# kematian ibu terjadi di rumah sakit, se

sehihingngga ga kukualalititas as pepelala$$ananan an pepennegegahahan an dadan n keketetepapatatan n wawaktktu u memerurujujuk k peperlrluu diti

ditingkangkatkan Sementartkan Sementara a lebih dari lebih dari 80.080.000 00 ba$ba$i i baru lahir baru lahir menimeninggal setiap tahun dinggal setiap tahun di negara ini pada usia satu bulan pertama akibat berbagai k!ndisi $ang sebenarn$a bisa negara ini pada usia satu bulan pertama akibat berbagai k!ndisi $ang sebenarn$a bisa diberi perawatan, seperti lahir prematur, sesak napas saat lahir, dan keraunan darah saat diberi perawatan, seperti lahir prematur, sesak napas saat lahir, dan keraunan darah saat lahir.

lahir. %&'

%&' mengmengeluarkeluarkan an 8 8 tujutujuan an pembpembanguangunan nan milmillennilennium um ( ( MilleMillenniunnium m De)elDe)el!pme!pmentnt *!als+ pada tahun 201, 2 diantaran$a mempun$ai sasaran dan indikat!r $ang terkait *!als+ pada tahun 201, 2 diantaran$a mempun$ai sasaran dan indikat!r $ang terkait dengan kesehatan ibu, ba$i dan anak, $aitu

dengan kesehatan ibu, ba$i dan anak, $aitu -1.

1. MenguMengurangi anrangi angka kemgka kematian ba$atian ba$i dan baliti dan balita sebesaa sebesar 2/ dari Ar 2/ dari A pada tah pada tahun 1un 100 menjadi 20 dari

menjadi 20 dari 21000 kelahiran hidup.21000 kelahiran hidup. 2.

2. MenMeningingkatkatkan kesekan kesehathatan ibu an ibu dimdimana targana target $ang akan diapet $ang akan diapai sampaai sampai i tahtahun 201un 201 adalah mengurangi sampai 3 risik! jumlah kematian ibu, $aitu menjadi 12 per  adalah mengurangi sampai 3 risik! jumlah kematian ibu, $aitu menjadi 12 per  100.000 kelahiran hidup.

100.000 kelahiran hidup.

Dalam upa$a menurunkan AI dan A, maka 4emerintah men$elenggarakan 4r!gram Dalam upa$a menurunkan AI dan A, maka 4emerintah men$elenggarakan 4r!gram 5umah Sakit Sa$ang Ibu dan a$i ( 5SSI+ 4r!gram ini berisi 10 langkah paripurna 5umah Sakit Sa$ang Ibu dan a$i ( 5SSI+ 4r!gram ini berisi 10 langkah paripurna untu

untuk k melimelindunndungi gi ibu dan ibu dan ba$iba$i. . 4r!gr4r!gram am ini adalah ini adalah wujuwujud d kepekeperdulirdulian an pemerpemerintahintah,, swasta dan mas$arakat

swasta dan mas$arakat dalam menurunkan angka kematian ibu dan ba$dalam menurunkan angka kematian ibu dan ba$i baru lahir.i baru lahir. 5umah Sakit Islam 6akarta 4!nd!k !pi merupakan rumah sakit swasta $ang memiliki 5umah Sakit Islam 6akarta 4!nd!k !pi merupakan rumah sakit swasta $ang memiliki k!mitment penuh untuk melaksanakan 5SSI. &al ini tidak

k!mitment penuh untuk melaksanakan 5SSI. &al ini tidak lepas dari semangat *erakanlepas dari semangat *erakan M

Muuhhaammmmaaddii$$aah h sseebbaaggaai i 44eenn!!ll!!nng g eesseennggssaarraaaan n ''eemmuumm. . DDeennggaann mengimplementeasik

mengimplementeasikan 5SSI, an 5SSI, maka 5SI64 sedang maka 5SI64 sedang meng!ptimalkan pertumbuhan danmeng!ptimalkan pertumbuhan dan  perkembangan

 perkembangan sebuah sebuah generasi generasi $ang $ang akan akan membawa membawa kebaikan kebaikan sumber sumber da$a da$a manusiamanusia dimasa $ang akan datang.

dimasa $ang akan datang. II.. LLAATTAAR R BBEELLAAKKAANNGG

(2)

Angk

Angka a emaematian Ibu tian Ibu (AI+ dan (AI+ dan AnAngka gka emaematian a$i tian a$i (A(A+ + merumerupakan indikatpakan indikat!r !r  untuk melihat deraja

untuk melihat derajat kualitas kesehatan pent kualitas kesehatan penduduk suatu negara. duduk suatu negara. Ind!nesia merupakInd!nesia merupakanan salah satu negara $ang masih tinggi angka kematian ibu dan ba$i terutama diwila$ah salah satu negara $ang masih tinggi angka kematian ibu dan ba$i terutama diwila$ah Asia. 4ada tahun 2002200/ AI - /07100.000 elahiran &idup. emudian SDI pada Asia. 4ada tahun 2002200/ AI - /07100.000 elahiran &idup. emudian SDI pada tahun 2007 AI Ind!nesi

tahun 2007 AI Ind!nesia a sebessebesar ar 228 per 228 per 100.0100.000 00 kelahkelahiran hidup. Untuk iran hidup. Untuk derajderajatat kesehatan ba$i, sur)ei 2002

kesehatan ba$i, sur)ei 2002200/ A200/ Angka ematian a$i ngka ematian a$i sebesar / per 1000 kelahiransebesar / per 1000 kelahiran hidup

hidup

eberapa pen$ebab tinggin$a Angka ematian Ibu adalah perdarahan (28#+, eklamsi eberapa pen$ebab tinggin$a Angka ematian Ibu adalah perdarahan (28#+, eklamsi (2"#

(2"#+, +, in9ekin9eksi si (11(11#+, #+, k!mpk!mplikaslikasi i puerpuerperiuperium m (8#+(8#+, , partpartus us maet (#+, maet (#+, dan sisan$adan sisan$a adalah ab!rtus dan lain lain. 5endahn$a kesadaran mas$arakat tentang kesehatan ibu adalah ab!rtus dan lain lain. 5endahn$a kesadaran mas$arakat tentang kesehatan ibu hamil , pemberda$aan perempuan $ang tak begitu baik, latar belakang pendidikan, s!sial hamil , pemberda$aan perempuan $ang tak begitu baik, latar belakang pendidikan, s!sial ek!n!mi keluarga, dan kebijakan p!litik, merupakan hal hal $ang mempengaruhi angka ek!n!mi keluarga, dan kebijakan p!litik, merupakan hal hal $ang mempengaruhi angka kematian Ibu.

kematian Ibu. Semen

Sementara tara pen$pen$ebab kematian pada ebab kematian pada ba$ba$i i baru lahir baru lahir adaladalah ah :5 ("0,"#+, as9iksi:5 ("0,"#+, as9iksiaa (2",;#+, dan in9eksi (10#+. &al tersebut kemungkinan disebabkan !leh keterlambatan (2",;#+, dan in9eksi (10#+. &al tersebut kemungkinan disebabkan !leh keterlambatan  pengambilan kepu

 pengambilan keputusan, merujuk, dan meng!tusan, merujuk, dan meng!bati.bati.

<inggin$a keadaan tersebut diakibatkan !leh pen$ebab utama kematian $ang sebenarn$a <inggin$a keadaan tersebut diakibatkan !leh pen$ebab utama kematian $ang sebenarn$a dapat diegah melalui pendekatan deteksi dini dan pe=ata laksanaan $ang tepat untuk ibu dapat diegah melalui pendekatan deteksi dini dan pe=ata laksanaan $ang tepat untuk ibu dan ba$i.

dan ba$i.

Mengingat kematian ba$i mempun$ai hubungan erat dengan mutu penanganan ibu, maka Mengingat kematian ba$i mempun$ai hubungan erat dengan mutu penanganan ibu, maka  pr!ses

 pr!ses persalinan persalinan dan dan perawatan perawatan ba$i ba$i harus harus dilakukan dilakukan dengan dengan sistem sistem terpadu terpadu di di tingkattingkat nas

nasi!ni!nal al dan regi!dan regi!nalnal. . UntUntuk uk itu sangaitu sangat t dipdiperlerlukaukan n upaupa$$a a berbersamsama a menmeningingkatkatanan  pela$anan

 pela$anan perawatan perawatan ibu ibu baik baik !leh !leh pemerintah, pemerintah, swasta, swasta, maupun maupun mas$arakat mas$arakat terutamaterutama suamikeluarga.

suamikeluarga.

Selaras dengan 8 tujuan pembangunan millennium ( Millennium De)el!pment *!als+ Selaras dengan 8 tujuan pembangunan millennium ( Millennium De)el!pment *!als+  pada

 pada tahun tahun 201, 201, 2 2 diantaran$a diantaran$a mempun$ai mempun$ai sasaran sasaran dan dan indikat!r indikat!r $ang $ang terkait terkait dengandengan kesehatan ibu, ba$i dan anak, $aitu

kesehatan ibu, ba$i dan anak, $aitu

-1. Mengurangi angka kematian ba$i dan balita sebesar 2/ dari A pada tahun 10 1. Mengurangi angka kematian ba$i dan balita sebesar 2/ dari A pada tahun 10 menjadi 20 dari 21000 kelahiran hidup.

menjadi 20 dari 21000 kelahiran hidup. 2.

2. MeninMeningkatgkatkan kesehatakan kesehatan n ibu dimana target $ang ibu dimana target $ang akan diapai sampai tahun akan diapai sampai tahun 201201 adalah mengurangi sampai 3 resik! jumlah kematian ibu, $aitu menjadi 12 per 100.000 adalah mengurangi sampai 3 resik! jumlah kematian ibu, $aitu menjadi 12 per 100.000 kelahiran hidup.

(3)

Dari hasil beberapa sur)ei $ang dilakukan , AI telah menunjukkan penurunan dari waktu ke waktu, namun demikian upa$a untuk mewujudkan target tujuan pembangunan millenium masih membutuhkan k!mitmen dan usaha keras $ang terus menerus.

4ela$anan !bstetri dan ne!natal regi!nal merupakan upa$a pen$ediaan pela$anan bagi ibu dan ba$i baru lahir seara terpadu dalam bentuk 4ela$anan 'bstetri >e!natal ?mergensi !mprehensi9 (4'>?+ di 5umah Sakit dan 4ela$anan 'bstetri >e!natal ?mergen$ Dasar (4'>?D+ di tingkat 4uskesmas.

5umah Sakit 4'>? 2" 6am merupakan bagian dari sistem rujukan dalam pela$anan kedaruratan maternal dan ne!natal, $ang sangat berperan dalam menurunkan angka kematian ibu dan ba$i baru lahir.

uni keberhasilan 4'>? adalah ketersediaan tenaga kesehatan $ang sesuai k!mpetensi, prasarana,sarana dan manajemen $ang handal.

Untuk mendukung peningkatan kualitas harapan hidup ibu dan ba$i, sekaligus mendukung upa$a 4emerintah dalam memperbaiki pela$anan kesehatan khususn$a untuk  kaum perempuan, maka 5SI 4!nd!k !pi ikut mengiplementasikan 4ela$anan 'bstetri  >e!natal ?mergen$ !mprehensi9 (4'>?+ 2" jam .

Selaras dengan )isi Depes 5I $aitu @ mas$arakat $ang mandiri untuk hidup sehat. Serta mendukung gerakan sa$ang ibu dan sa$ang ba$i.

<erlebih dengan dianangkann$a 5SI 4!nd!k !pi memiliki pr!gram unggulan <umbuh embang, dimana setiap ibu hamil akan di!ptimalkan kesejahteraann$a, penanganan  pada pr!ses persalinann$a, kemudian menstimulasi perkembangan ba$i sehingga dapat  bertumbuh dan berkembang seara !ptimal.

II. TUJUAN

A. <ujuan Umum

Menurunkan angka kematian maternal ne!natal di 5umah Sakit Islam 6akarta 4!nd!k !pi

. <ujuan husus

1. Menurunkan kematian Ibu dengan kasus 4erdarahan, 4??klampsia dan Sepsis 2. Menurunkan angka kematian ba$i dengan :5, Aspiksia dan In9eksi

B. 4r!gram erja

1. 4eningkatan Asuhan C 4ela$anan eperawatan 2. 'ptimalisasi B!etumer ser)ie 5elati!n ship /. 4eningkatan k!mpetensi ketenagaan.

". Meningkatkan k!munikasi internal C eksternal . 4eningkatan :!$alitas pelanggan

(4)

7. 4emenuhan sarana 4rasarana .

D. egiatan rutin $ang dilakukan

1. Audit s$stem pend!kumentasian 2. Update keilmuan

/. Drilling ?mergn$ ". 4elap!ran daskb!ard

. 4elaksanaan Asuhan eperawatan spiritual ;. 4enerapan Sen$um , Sapa , Salam.

7. 4emantauan tundakan keperawatan. 8. 4emantauan kebersihan ruangan . 4emantauan sistem penugasan

I.

EVALUASI PELAYANAN

NO SASARAN PROGRAM INDIKATOR TARGET HASIL KET

1

eramahan

 pemberian

 pela$anan

melalui

 penerapan /S

Setiap petugas selalu

memberikan

sen$um,salam dan sapa

kepada pelanggan

ekternal dalam

memberikan pela$anan

Setiap sta9 annas II selalu

sen$um ,salam dan sapa

setiap berinteraksi

dengan pelanggan interna

!mplain

terhadap

 pela$anan

100#

#

<erapai

diatas target

$ang

ditetapkan

2

eepatan

dan ketepatan

4etugas segera meresp!n

ketika keluhan

!mplain

terhadap

2 menit

2 mnt

<erapai

sesuai target

(5)

dalam

memberikan

 pela$anan

dibutuhkan pasien

4ela$anan sesuai dengan

kebutuhan dan keluhan

 pasien

resp!n time

/

4eningkatan

 pela$anan

 pasien baru

4erawat senantiasa

-•

Men$ambut

dengan ramah

Memperkenalkan

diri

Meng!rientasikan

lingkungan

Mengin9!rmasika

n renana dan

tindak lanjut

 pr!gram perawat

dan d!kter 

In patient

ser)ie

100#

100#

<erapai

sesuai $ang

diteapkan ,

sesuai hasil

m!nit!ring

standart

mutu In

4atient

Ser)ie

"

4enerapan

k!munikasi

aserti9 

4enerapan k!munikasi

dengan santun dan e9ekti9 

!mplain

terhadap

 petugas

karena

k!munikasi

2#

1#

<erapai

diatas target

4enerapan

selling

5elati!n

ship

Setiap pasien p!tensial

k!mplain di identi9ikasi

dan dilakukan Sa$ hell!

)ia telp!n

Setiap pasien p!tensial

k!mplain diberikan

 pela$anan penda9taran

rawat jalan !leh petugas

saat k!ntr!l

<erlaksana

selling

relati!nship

#

8 #

<erapai

diatas target,

dimana

dalam

 pelaksanaan

dilakukan

 perubahan

strategi

seluruh

 pasien

(6)

 pulang

dilakukan

5B

;

4elaksanaa

”say hello

seara

k!ntinue

a.Sie dan atau a.<im

1 melakukan interaksi

dan k!munikasi baik

therapeuti maupun

s!ial dengan pasien dan

keluarga setiap hari

<erlaksana

 say hello

setiap hari

100#

100 #

<erapai

sesuai target

7

4enerapan

 penkes

keperawatan

dan in9!rmasi

sesuai

wewenang

dan tanggung

 jawab

 perawat

Setiap pasien

mendapatkan pen kes

keperawatan sesuai

dengan pen$akitn$a

Setiap pasien

mendapatkan in9!rmasi

akan tindakan atau dan

 pemeriksaan $ang akan

dilakukan

<erlaksana

4en kes

sesuai kasus

0#

8 #

elum

terapai

dikarenakan

kesadaran

 petugas

terhadap

 pentingn$a

in9!rmasi

 bagi mutu

 pela$anan

 blm !ptimal

8

%alk ar!und

met!de

!)eran

Melakukan m!di9ikasi

met!de !)eran

Melaksanakan met!de

!)eran sesui

ketentuan-•

4erawat 4j

meng!)erkan di

 papan dengan

di9asilitat!ri !leh

a tim

4enerima !)eran

melakukan )alidsi

4erawat

 penanggung

 jawab

memahami

dan

menguasai

k!ndisi

 pasien

0#

8 #

<erapai

diatas target,

kesadaran

terhadap hal

ini dirasakan

 penting

karena

 perawat 46

dituntut

untuk

menguasai

(7)

ketika r!nde

dengan

 pengeekn kardek 

k!ndisi

 pasien

'ptimali

sasi

 penerapan

 pend!kument

asian Asuhan

keperawa

tan

4elaksanaan audit interna

keperawatan !leh a.sie

dan a.tim 1 seminggu 2

kali

4embinaan dan

 pengarahan

ketidaksesuaian

 pend!kumentasin

4elaksanaan

 pend!kume

ntasian

sesui I 

0#

80#

lm

terapai,

karena

tinggin$a

m!bilitas

 pela$anan

lgsg ke

 pasien dan

agenda rapat

10

4enerapan

n!wledge

manajemen

4elaksanaan shering

kn!wledge keperawatan

setiap 1 bln sekali

4elaksanaan reaking

news kesehatan setiap

1minggu sekali

4elaksanaan

kn!wledge

managemen

t sesuai

 jadwal

0 #

7 #

Msh

rendahn$a

kesadaran

minat baa

sta9 annas

II.dan

kurang

m!ti)asi

atasan

11

4engurangan

 pengadaan

st!k sl!w

m!ti!n

Identi9ikasi st!k sl!w

m!ti!n

4en$usunan standar st!k 

minimal

4emantauanm!nit!ring

st!k dan amprahan

St!k idie

2#

1#

<erapai

diatas

standart

dengan

memperketat

st!k dan

amprahan

 berdasar

standar

minimal

12

?9isiensi

Mematikan AB ruangan

4enurunan

/#

4r!gram

(8)

 pemakaian

!)erhead

 pasien jam 0;.00 sd jam

08.00 %I

M!nit!ring penggunaan

air dikamar mandi pasien

dengan pemasangan

himbauan e9esiensi

 penggunaan air 

Mematikan listrik

diruangruang $ang tidak 

digunakan pada siang

hari

 bia$a

 pemakaian

telp,listrik

dan air

annas2

terlaksana

sesuai

renana,

untuk

e9esiensi

 bia$a tidak

 bisa

die)aluasi

 per unit

kerja.

1/

Maintenane

alat medis

!!rdinasi pelap!ran

dengan sarana dan

 prasarana setiap ada

kerusakan

!!rdinasi pr!gram

kalibrasi sesuai jadwal

alibrasi

alat medis

sesuai

 jadwal

#

/ #

4en$elsaian

 perbaikan

masih sering

tertunda,

kalibrasi

dilaksanakan

sesuai

 pr!gram.

1"

4elaksanaan

standart

minimal

alkes medis

ruangan

Identi9ikasi kebutuhan

alkes medis ruangan

Men$usun standar

minimal kebutuhan alkes

M!nit!ring dan e)aluasi

 pelaksanaan standar st!k

minimal

St!k alkes

dan !bat

sesuai

standar

minimal

#

7#

<erapai

diatas

standart

dengan

memperketat

st!k dan

amprahan

 berdasar

standar

minimal

1

'ptimalisasi

4embuatan jadwal

')eran alat 0#

" #

<erapai

(9)

s$stem

!)eran alat

!)eran alat

M!nit!ring dan e)aluasi

4elaksanaan !)eran alat

4emberlakuan reward

dan phunismen

antar shi9

terlaksana

diatas target

dengan

 penerapan

reward dan

 phunistmen

1;

4r!gram

kartu p!in

reward

(45+

S!sialisasi pr!gram

(45+

4elaksanaan pr!gram

:ap!ran dan e)aluasi

 pelaksanaan pr!gram

(45+

<erlaksana

 pr!gram

reward

sesuai

 jadual (9eb

maret+

100#

100 #

<erapai

sesuai target

dan jadwal

17

4emantauan

kinerja sta9 

Identi9ikasi kinerja sta9

melalui audit

 pelaksanaan pela$anan

setiap senin dan kamis

Identi9ikasi kinerja sta9

melalui pear gr!up setiap

lepas dinas malam

inerja sta9

terpantau

dalam B4

(uku

Batatan

4egawai+

#

0#

lm

terapai,

karena

tinggin$a

m!bilitas

 pela$anan

lgsg ke

 pasien dan

agenda rapat

18

Super)isi

 pelaksanaan

Asuhan

keperawa

tan

4elaksanaan audit

d!kumentasi asuhan

keperawatan

4elaksanaan super)isi

langsung terhadap

k!mpetensi klinik sta9 

<erlaksana

super)isi

askep setiap

2mgg sekali

0#

80

#

lm

terapai,

karena

tinggin$a

m!bilitas

 pela$anan

lgsg ke

(10)

 pasien dan

agenda rapat

1

I? ruangan

4embuatan jadwal I?

ruangan

4elaksanaan I? sesuai

 jadwal

<erlaksana

setiap bulan

#

80 #

I? ruangan

terlaksana 2

 bln

sekali,in9!

disampaikan

setiap

selesai

!)eran mlm

ke pagi

sesuai

kebutuhan.

(11)

II. PELAYANAN MATERNAL DAN PERINATAL

PENGEMBANGAN STAFF

EVALUASI KOMPETENSI BIDAN ANNISA I

NO JENIS KOMPETENSI JML % KETERANGAN

1 Asuhan 4ersalinan >!rmal 2 2. Serti9ikasi

2 Manajemen :aktasi 2/ 8.1 Serti9ikasi

/ egawat Daruratan Maternal >e!natal 18 ;;,7 Serti9ikasi

" 4'>? 7 2 Serti9ikasi

 4'>?D 1" 8,/ Serti9ikasi

; B!ntrasepsi teknikal Update 1" 8,/ Serti9ikasi

7 4erawatan Met!da kanguru  /7, in h!use training 8 B!stumer ser)ie eelente 27 100 Serti9ikasi

 aitul ArE!m 27 100 Serti9ikasi

10 4endidikan DIII ebidanan 21 8/,/ Serti9ikasi 11 4endidikan D IF ebidanan / 12, Serti9ikasi

12 5esusitasi ne!natus 18 ;;,7 Serti9ikasi

1/ &D 27 100 Serti9ikasi

Dari data diatas, menunjukkan bahwa k!mpetensi khusus untuk kebidanan sudah sebagian besar terukupi seara serti9ikasi, akan tetapi kemampuan seara klinis perlu dilakukan uji k!mpetensi seara berkesinambungan, dari pr!gram pela$anan 4'>? $ang diaplikasikan di Annisa I telah diberlakukan uji k!mpetensi untuk penatalaksanaan kasus - 4erdarahan,

(12)

mewakili +, selain itu juga dilaksanakann$a Update keilmuan kebidanan $ang dilakukan setiap lepas shi9t malam guna mere9resh pemahaman ilmu

kebidanan terkini. Akan tetapi masih ada kendala $g dihadapi dalam meningkatkan mutu ebidanan adalah pr!gram pembahasan kasus near miss $ang belum ter  terlaksana sesuai pr!gram

EVALUASI KOMPETENSI DOKTER DAN PERAWAT IGD

NO JENIS KOMPETENSI JML % KETERANGAN

1 Manajemen :aktasi 2 Serti9ikasi

2 egawat Daruratan Maternal >e!natal / Serti9ikasi

/ 4'>? 2 Serti9ikasi

" B!stumer ser)ie eelente " Serti9ikasi

 aitul ArE!m 11 Serti9ikasi

; 4endidikan D IF ebidanan / Serti9ikasi

7 5esusitasi ne!natus  Serti9ikasi

8 &D 17 Serti9ikasi

 AB:S 1; Serti9ikasi

10 <B:S 17 Serti9ikasi

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa dari sisi k!mpetensi tenaga I*D dalam

 pela$anan ?mergen$ Maternal >e!natal sudah terpenuhi, akan tetapi perlu ditingkatkan

update klinisn$a dengan penilaian k!mpetensi seara berkelanjutan dan pelaksanaan

drilling emergen$

(13)

EVALUASI KOMPETENSI KETENAGAAN SCN /NICU

NO JENIS KOMPETENSI JML % KETERANGAN

2 Manajemen :aktasi 2/ 8.1 Serti9ikasi

/ egawat Daruratan Maternal >e!natal 18 ;;,7 Serti9ikasi

" 4'>? 7 2 Serti9ikasi

 4'>?D 1" 8,/ Serti9ikasi

; B!ntrasepsi teknikal Update 1" 8,/ Serti9ikasi

7 4erawatan Met!da kanguru  /7, in h!use training 8 B!stumer ser)ie eelente 27 100 Serti9ikasi

 aitul ArE!m 27 100 Serti9ikasi

4erawatan :5 

10 4endidikan DIII eperawatan 21 8/,/ Serti9ikasi

11 >IBU / 12, Serti9ikasi

12 5esusitasi ne!natus 18 ;;,7 Serti9ikasi

(14)

I. RELATIONSHIP CARE

egiatan ini baru dijalankan per September 200, data $ang diper!leh

adalah

-1. 6umlah pasien $ang dik!nsulkan

- ; 'rang

2. 6umlah pasien $ang datang

- 18 'rang

Dari data diatas dapat kami simp

REKAPITULASI KUNJUNGAN LAKTASI ANC  PNC TAHUN 2013 NO BULAN JML PERSALINAN  JML ANC % JML PNC # KOMPOSISI KETENAGAAN ANNISA I J!"#$ &'($) * 2+

NO KATAGORI JUMLAH % eterangan

1 MA*A>* 0 0 2 4%< 1 "# / <?<A4 2; ;# " MASA ?56A-1/<h / 11.1 ";<h / 11.1 7<h " 1".8 G10<h 17 ;/.0

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa k!mp!sisi ketenagaan di annisa I sangat aman sebagai pemberi  pela$anan kebidanan $ang berkualitas, karena seluruh

tenaga $ang ada adalah tenaga tetap dan ; # n$a adalah tenaga tetap dengan masa kerja diatas 10 tahun

(15)

1 6A>UA5I 7/  7/,/# 70 ,# 2 H?5UA5I 7" 10/ 71,8# ;; 8,1# / MA5?< 7"  77,8# ;0 81,0# " A45I: ;1 1 ;7,0#  ;,7#  M?I ;2 11 2,# ;0 ;,7# ; 6U>I 87 87 100# ;2 71,2# 7 6U:I 87 7 8,;# 82 ",2# 8 A*US<US ; 110 ,0# ;1 /,8#  S?4<?M?5 8 8 8;,7# ;8 80,0# 10 '<'?5 8 110 80,8# 8/ /,2# 11 >'4?M?5 77 8/ 2,7# ;0 77,# 12 D?S?M?5 8 0 ;","# 0 8;,2# JUMLAH 82 117 7,;# 781 87,#

Angka persalinan dibandingkan dengan angka kunjungan A>B menunjukkan adan$a kesesuain. Dari kunjungan A>B didapatkan angka persalinan sebesar 7,;#, angka ini didapatkan karena tidak semua ibu hamil $ang melakukan A>B di 5S islam 4!nd!k !pi melahirkan Di 5S Islam 4!nd!k !pi pula. Sebesar 2"," # melakukan persalinan di luar 5S dikarenakan lahir di bidan, jaminan, maupun lahir di 5S terdekat.

Angka akupan 4>B sebesar 87, # , han$a 22, # $ang tidak melakukan kunjungan 4>B dikarenakan sebagian melakukan k!ntr!l pada s!re hari. Untuk menjaring pasien 4>B $ang 22,# tadi perlu dibuka klinik laktasi pada s!re hari.

(16)

REKAPITULASI KUNJUNGAN BUTEKI TAHUN 2013

NO BULAN KUNJUNGAN BUTEKI KUNJUNGAN NIFAS

1 6A>UA5I 2 "; 2 H?5UA5I / /1 / MA5?< 2 2 " A45I: 28 28  M?I 21 21 ; 6U>I "1 "1 7 6U:I " "; 8 A*US<US 1; 1;  S?4<?M?5 "2 "2 10 '<'?5 8; 8; 11 >'4?M?5 / / 12 D?S?M?5 0 / JUMLAH ,-- ,-0 REKAPITULASI KUNJUNGAN K1  K, TAHUN 2013 NO BULAN KUNJUNGAN K1 KUNJUNGAN K3  K, KUNJUNGAN  K, KUNJUNGAN SELURUHNYA

(17)

1 6A>UA5I  /18 2// ;0 2 H?5UA5I 10/ 2// 20 ;2; / MA5?<  2"; 2/1 ; " A45I: 1 201 20 01  M?I 11 188 2;8 71 ; 6U>I 8; 2/ 2; 81 7 6U:I 7 81 2/" "12 8 A*US<US 110 1;0 20 20  S?4<?M?5 8 211 /12 ;21 10 '<'?5 110 20 20 ; 11 >'4?M?5 8/ 277 208 ;8 12 D?S?M?5 0 2/; 2"/ ; JUMLAH 11++ 22 28" -+3 REKAPITULASI PERSALINAN TAHUN 2013 NO BULAN SPONTAN VE / FE SC JUMLAH PERSALINAN 1 6A>UA5I 2; 2 " 7/ 2 H?5UA5I 21 2 "8 71 / MA5?< 2;  "7 7/ " A45I: 2/  /8 ;1  M?I 21 / /8 ;1 ; 6U>I /2 7 "8 87

(18)

7 6U:I 27 / /" ;" 8 A*US<US 2 " /2 ;  S?4<?M?5 / 2 "8 8 10 '<'?5 /;  "8 8 11 >'4?M?5 2 1 "7 77 12 D?S?M?5 28 " 2; 8 JUMLAH 333 33 " 8;

6umlah SB masih menempati p!sisi tertinggi dari jumlah persalinan $ang ada,

$aitu 7,; #, dibandingkan dengan persalinan n!rmal $ang menempati urutan kedua aitu /8, #, dan )akum9!rsep urutan terakhir $aitu /, #.

<inggin$a angka SB ini dikarenakan 5SI64 merupakansalah satu pusat rujukan bagi 4S, linik, 5S lain disekitar p!nd!k k!pi. Selain dikarenakan adan$a kerjasama dengan jaminan $ang dimilikai klien.

REKAPITULASI PENYULUHAN DI RUANGAN ANNISA 1

TAHUN 2013

NO BULAN TERSULUH JUMLAH PERSALINAN

PERSENTASE  %  1 6A>UA5I ;/ 7/ 8;,/ 2 H?5UA5I ;2 71 87,/ / MA5?< ;0 7/ 82,1 " A45I: 2 ;1 8,2  M?I 7 ;1 /," ; 6U>I 8 87 7,7 7 6U:I ;2 ;" ;,8 8 A*US<US ;0 ; /,8  S?4<?M?5 81 8 ,2

(19)

10 '<'?5 8 8 ,

11 >'4?M?5 70 77 0,

12 D?S?M?5 " 8 /,1

JUMLAH 71 8; 1,"

Dilihat dari jumlah persalinan dan jumlah 4asien tersuluh $ang dilakukan di An>isa I

 pelaksanaan pen$uluhan termasuk berhasil, $aitu rata  rata pelaksanaan pelaksanaan 1," #. ang tidak tersuluh adalah 8,; #, ini dikarenakan karena k!ndisi ibu tidak

tidak memungkinkan dilakukan pen$uluhn , seperti ibu di rawat di IBU , dll.

REKAPITULASI IMD TAHUN 2013 NO BULAN JUMLAH PERSALINAN IMD % 1 6A>UA5I 7/ ;8 31% 2 H?5UA5I 71 ;8 +% / MA5?< 7/ 70 4% " A45I: ;1 ; 14%  M?I ;1 7 3,% ; 6U>I 87 8" -% 7 6U:I ;" ;0 3+% 8 A*US<US ; ;2 ,%  S?4<?M?5 8 82 -,% 10 '<'?5 8 87 ++% 11 >'4?M?5 77 7 +,% 12 D?S?M?5 8  ,4% JUMLAH 4-, 82" 3%

 pelaksanaan IMD termasuk berhasil, $aitu rata  rata pelaksannan IMD ,/ #.

ang tidak dilakukan IMD adalah ",7 #, ini dikarenakan karena k!ndisi ibu dan ibu tidak  memungkinkan dilakukan IMD, seperti k!ndisi ibu s$!k, ibu ?klampsia, ibu perdarahan

(20)
(21)

REKAPITULASI RAWAT GABUNG TAHUN 2013

NO BULAN

JUMLAH

PERSALINAN RAWAT GABUNG PERSENTASE  % 

1 6A>UA5I 7/ 70 ,8# 2 H?5UA5I 71 ; 7,1# / MA5?< 7/ 71 7,2# " A45I: ;1  ;,7#  M?I ;1  ;,7# ; 6U>I 87 8 7,7# 7 6U:I ;" ;2 ;,8# 8 A*US<US ; ;/ ;,#  S?4<?M?5 8 82 ;,"# 10 '<'?5 8 8; ;,;# 11 >'4?M?5 77 7 7," # 12 D?S?M?5 8 ; ;,# JUMLAH 8;" 8/7 ;,8#

Dilihat dari jumlah persalinan dan jumlah pelaksanaan 5awat *abung $ang dilakukan di An>isa I  pelaksanaan rawat gabung termasuk berhasil, $aitu rata  rata pelaksannan 5* ;,8 #.

ang tidak dilakukan adalah /,2 #, ini dikarenakan karena k!ndisi ibu dan ibu tidak memungkinkan dilakukan rg, seperti ibu di rawat di IBU atau ba$i pindah SB>

REKAPITULASI SENAM HAMIL TAHUN 2013 NO BULAN JUMLAH ANC SENAM HAMIL #

(22)

1 6A>UA5I  ; ;,7# 2 H?5UA5I 10/ 71 ;8,# / MA5?<  ;" ;7,"# " A45I: 1 ;" 70,/#  M?I 11 7 ;,2# ; 6U>I 87 ;2 71,/# 7 6U:I 7 ; 7,11# 8 A*US<US 110 71 ;",#  S?4<?M?5 8 ; 70,"# 10 '<'?5 110 7 ;8,2# 11 >'4?M?5 8/ ;" 77,1# 12 D?S?M?5 0 ; 7,22# JUMLAH 1178 818 ;,"#

Dari 1178 kunjungan A>B $ang melakukan senam hamil sebesar ;," #, sebesar /0,; # tidak melakukan senam hamil, dikarenakan melakukan A>B pada s!re hari, sedangkan senam hamil han$a dilakukan pada pagi hari karena keterbatasan pengajar senam hamil.

REKAPITULASI SENAM NIFAS TAHUN 2013 NO BULAN JUMLAH PERSALINAN SENAM NIFAS % 1 6A>UA5I 7/ ;0 422% 2 H?5UA5I 71  431% / MA5?< 7/ 8 +,% " A45I: ;1 0 41%  M?I ;1 2 42%

(23)

; 6U>I 87 7/ 43% 7 6U:I ;" / 424% 8 A*US<US ;  4,-%  S?4<?M?5 8 7/ 44% 10 '<'?5 8 7; 43% 11 >'4?M?5 77 ;" 431% 12 D?S?M?5 8 "8 42+% JUMLAH 4-, 721 43,% P5#$67$)$$) 75)$" )'8$7 95:;$<$' 43, % 7'7$)=$ 75&57$: 1-, % 9'($6 &'7$ "5#$6!6$) 75)$" )'8$7 6$:5)$ <$7'5) 7!($ <!#$)> <$($ 2, ?$". PELAYANAN KEBIDANAN TAHUN 2013 NO JENIS TINDAKAN JML PASIEN RUJUKAN KETERANGAN TINDAKAN INDIKASI NON RUJUKAN RUJUKAN 1. U5?<AS? 20" 1/ 11 2. 4A5<US S4'><A> /// 28" " F?H? // 2; 7 /.

SB

&A4 10 8 2 4? / /"  B4D 102 100 2 5?S<I 1 1 0 4D 0 /8 12

(24)

H?<A:DIS<5?S "" "0 " SU>*SA>* /; 2" 12 MA:4'SISI /" // 1 ?ASSB 100 100 0 4<M "/ / 8 :AI>J :AI> 2" 20 " " :A4A5A<'MI 10 10 0  &A4&44 2; 11 1 ; 4? 11  2 7 &?* 77 7; 1 8 '><5ASI 2" 22 2  AIMMI>?>S 1 0 1 10 :AI> J:AI> 1;/ 1" 1" TOTAL 143 1340 12

eterangan - <!tal pasien dirawat !rang

6umlah persalinan - 8; !rang  Sp!ntan - /// !rang  F?H? - //!rang  SB - " !rang

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa angka SB di rumah sakit islam jakarta p!nd!k k!pi masih

ukup tinggi $aitu 7,; # dari t!tal persalin an $ang ada $aitu "; pasien. <inggin$a angka SB dikarenakan 5S. Islam jakarta 4!nd!k k!pi merupakan rumah sakit rujukan dan dari pasien SB $ang ada

terdapat  # adalah pasien rujukan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa SB masih dalam batas 5ek!mendasi dari emenkes.

(25)
(26)

k terapai karena

-a. 4asien $ang datang tidak sesuai dengan jumlah pasien $ang dik!nsukan

 b. 4asien $ang dik!nsulkan tidak sesuai dengan jumlah pasien pulang.

&al ini disebabkan

-1. 4etugas ruangan tidak k!n9irmasi kembali ke p!liklinik bahwa pasien

telah dida9tarkan.

2. 4asien diin9!rmasikan untuk dida9tar, tapi lupa.

/. 4asien :upa ke 5S.

". 4ada setiap ruangan , mempun$ai kesepakatan $ang berbeda ,

ditentukan !leh elas I,II ,III. Dan $ang dilakukan 5B han$a psien

$ang berp!tensi k!n9lik saja.

5enana <indak lanjut

-5uangan tetap melakukan II5B, kemudian dilap!rkan ke ant!r 

 perawatan melalui buku k!munikasi, rekapitulasi dilakukan di kant!r 

 perawatan !leh petugas dan dip!liklinik dilakukan penatatanpada apsien

$ang sudah dida9tarkan tetapi tidak datang, berikutn$a data tersebut akan

direkapitulasi kembali di kant!r perawatan.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan tabel 5.2 didapatkan hasil penelitian, angka kematian yang tinggi pada kelompok pasien yang berasal dari rujukan bidan yaitu 19 kematian (79,2%) dari

Survival (EMAS) untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak di Puskesmas Batang kuis dan RSU Sembiring Kabupaten Deli Serdang tahun 2013?..

Proses rujukan yang perlu menjadi perhatian lebih untuk menurunkan angka kematian di RSUD Sidoarjo adalah edukasi yang baik kepada masyarakat tentang risiko kehamilan dan persalinan

Program keluarga berencana berperan dalam menurunkan angka kematian ibu melalui upaya pencegahan kehamilan, penundaan usia kehamilan, dan menjarangkan kehamilan

Latar Belakang : Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu diperlukan sistem rujukan yang efektif terutama untuk kasus komplikasi. Salah satu aspek fundamental dalam

Proses rujukan yang perlu menjadi perhatian lebih untuk menurunkan angka kematian di RSUD Sidoarjo adalah edukasi yang baik kepada masyarakat tentang risiko kehamilan dan persalinan

13:00 15:30 Selesai Determinan kematian ibu Intervensi untuk mencegah kematian ibu Strategi untuk menurunkan angka kematian ibu Cost Effektiveness dalam upaya safe

Meningkatnya perilaku masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan faktor risiko Penyakit Tidak Menular guna menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan