Nama
Nama : Tn. H: Tn. H Umur
Umur : : 35 35 TahunTahun Alamat
Alamat : : Demak, Demak, JawatengahJawatengah
Tanggal Masuk Rs: 13 November 2017 J
Tanggal Masuk Rs: 13 November 2017 Jam 9.20 WIBam 9.20 WIB
3. FAKTOR
3. FAKTOR PRESIPITASIPRESIPITASI::
Klien datang ke RSJ diantar keluarga (orang tua) dengan keluhan sudah dua hari dirumah Klien datang ke RSJ diantar keluarga (orang tua) dengan keluhan sudah dua hari dirumah klien marah-marah tanpa sebab. Sering keluyuran dan bicara-bicara
klien marah-marah tanpa sebab. Sering keluyuran dan bicara-bicara sendiri.sendiri.
4. FAKTOR PREDISPOSISI 4. FAKTOR PREDISPOSISI
Menurut keluarga (ayah
Menurut keluarga (ayah klien ), klien ), sebelumnya klien pernah sebelumnya klien pernah dirawat di RSJ ini dirawat di RSJ ini pada tahunpada tahun 2004 dengan keluhan sama seperti saat ini yaitu marah-marah, bicara senidri dan sering 2004 dengan keluhan sama seperti saat ini yaitu marah-marah, bicara senidri dan sering keluyuran. Keluarga menambahkan setelah pulang dirawat dirumah klien tidak mau keluyuran. Keluarga menambahkan setelah pulang dirawat dirumah klien tidak mau minum obat.
minum obat.
Saat pengkajian klien tidak mempunyai riwayat trauma, aniaya fisik, aniaya seksual, Saat pengkajian klien tidak mempunyai riwayat trauma, aniaya fisik, aniaya seksual, penolakan
penolakan dan dan tindak tindak criminal. criminal. Menurut Menurut keluarga keluarga dirumah dirumah ada ada riwayat riwayat kekerasan kekerasan dalamdalam keluarga yaitu pada tahun 2004 dimana klien mara-marah dan mengancam keluarga.
keluarga yaitu pada tahun 2004 dimana klien mara-marah dan mengancam keluarga.
Menurut keluarga didalam keluarga tidak ada angota keluarga yang mengalami penyakit Menurut keluarga didalam keluarga tidak ada angota keluarga yang mengalami penyakit atau masalah yang sama dengan klien.
atau masalah yang sama dengan klien.
Adapun riwayat masa lalu yang tidak menyenangkan bagi klien adalah ketika putus kerja Adapun riwayat masa lalu yang tidak menyenangkan bagi klien adalah ketika putus kerja pada tahun 2004.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
5. DATA FOKUS : 5. DATA FOKUS : Data Subjektif : Data Subjektif :
Keluarga mengatakan dirumah klien sudah 2 hari marah-marah tanpa sebab, seringKeluarga mengatakan dirumah klien sudah 2 hari marah-marah tanpa sebab, sering keluyuran dan bicara sendiri.
keluyuran dan bicara sendiri.
Klien mengatakan ada melihat sosok bayangan putih seperti malaikatKlien mengatakan ada melihat sosok bayangan putih seperti malaikat
Data Objektif: Data Objektif:
Klien tampak tegangKlien tampak tegang
Bicara klien intonasi tinngiBicara klien intonasi tinngi
Rahang mengatupRahang mengatup
Kadang klien tampak komat-kamitKadang klien tampak komat-kamit
Tatapan mata tajamTatapan mata tajam
TD: 130/80 mmHg, Nadi 88 x/mnt, RR 20 x/mnt,TD: 130/80 mmHg, Nadi 88 x/mnt, RR 20 x/mnt,
6. ANALISA DATA : 6. ANALISA DATA : Tanggal/Jam
Tanggal/Jam Data Data Diagnosa Diagnosa KeperawataKeperawatan n ParafParaf 13/11/2017 13/11/2017 Jam 09.30 Jam 09.30 WIB WIB DS : DS :
Keluarga mengatakanKeluarga mengatakan dirumah klien sudah 2 dirumah klien sudah 2 hari marah-marah hari marah-marah tanpa sebab, sering tanpa sebab, sering keluyuran dan bicara keluyuran dan bicara sendiri.
sendiri. DO :
DO :
Klien tampak tegangKlien tampak tegang
Bicara klien intonasiBicara klien intonasi tinngi
tinngi
Rahang mengatupRahang mengatup
Tatapan mata tajamTatapan mata tajam
Resiko Perilaku Kekerasan Resiko Perilaku Kekerasan
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
malaikat yang
malaikat yang
mengajak bicara mengajak bicara
Keluarga mengatakanKeluarga mengatakan
dirumah klien ada
dirumah klien ada
bicara sendiri bicara sendiri DO :
DO :
Kadang klien tampakKadang klien tampak
komat-kamit komat-kamit
7. DIAGNOSA
7. DIAGNOSA KEPERAWATANKEPERAWATAN:: Resiko Perilaku Resiko Perilaku KekerasKekerasanan 8. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN UNTUK PASIEN 8. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN UNTUK PASIEN
a. Tujuan a. Tujuan
1)
1) Pasien dapat mengidentifikasi penyebab perilaku kekerasanPasien dapat mengidentifikasi penyebab perilaku kekerasan 2)
2) Pasien dapat mengidentifikasi tanda-tanda perilaku kekerasanPasien dapat mengidentifikasi tanda-tanda perilaku kekerasan 3)
3) Pasien dapat menyebutkan jenis perilaku kekerasan yang pernah dilakukannyaPasien dapat menyebutkan jenis perilaku kekerasan yang pernah dilakukannya 4)
4) Pasien dapat menyebutkan akibat dari perilaku kekerasan yang dilakukannyaPasien dapat menyebutkan akibat dari perilaku kekerasan yang dilakukannya 5)
5) Pasien dapat menyebutkan cara mencegah/mengontrol perilaku kekerasannyaPasien dapat menyebutkan cara mencegah/mengontrol perilaku kekerasannya 6)
6) Pasien dapat mencegah/mengontrol perilaku kekerasannya secara fisik,Pasien dapat mencegah/mengontrol perilaku kekerasannya secara fisik, spiritual, sosial, dan dengan terapi psikofarmaka.
spiritual, sosial, dan dengan terapi psikofarmaka.
b.
b. Rencana TindakanRencana Tindakan
1) Bina hubungan saling percaya 1) Bina hubungan saling percaya
Dalam membina hubungan saling percaya perlu dipertimbangkan agar pasien Dalam membina hubungan saling percaya perlu dipertimbangkan agar pasien merasa aman dan nyaman saat berinteraksi dengan saudara. Tindakan yang merasa aman dan nyaman saat berinteraksi dengan saudara. Tindakan yang harus saudara lakukan dalam rangka membina hubungan saling percaya harus saudara lakukan dalam rangka membina hubungan saling percaya adalah:
adalah:
a) Mengucapkan salam terapeutik a) Mengucapkan salam terapeutik b) Berjabat tangan
b) Berjabat tangan
c) Menjelaskan tujuan interaksi c) Menjelaskan tujuan interaksi
d) Membuat kontrak topik, waktu dan tempat setiap kali bertemu d) Membuat kontrak topik, waktu dan tempat setiap kali bertemu
pasien pasien 2)
2) Diskusikan Diskusikan bersama pbersama pasien penyasien penyebab ebab perilaku perilaku kekerasan kekerasan saat ini saat ini dan dan yangyang lalu
lalu 3)
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
psikologis psikologis c)
c) Diskusikan tanda Diskusikan tanda dan gejala dan gejala perilaku kekerasan perilaku kekerasan secara sosialsecara sosial d)
d) Diskusikan tanda Diskusikan tanda dan gejala perilaku dan gejala perilaku kekerasan secara spiritualkekerasan secara spiritual e)
e) Diskusikan tanda Diskusikan tanda dan gejala perilaku dan gejala perilaku kekerasan secara intelektualkekerasan secara intelektual 4)
4) Diskusikan Diskusikan bersama pasien bersama pasien perilaku kperilaku kekerasan yang ekerasan yang biasa dilakukan biasa dilakukan pada saatpada saat marah secara:
marah secara: a) verbal
a) verbal
b) terhadap orang lain b) terhadap orang lain c) terhadap diri sendiri c) terhadap diri sendiri d) terhadap lingkungan d) terhadap lingkungan 5)
5) Diskusikan bersama pasien akibat perilakunyaDiskusikan bersama pasien akibat perilakunya 6)
6) Diskusikan bersama pasien cara mengontrol perilaku kekerasan secara:Diskusikan bersama pasien cara mengontrol perilaku kekerasan secara: a)
a) Fisik: pukul Fisik: pukul kasur dan kasur dan batal, tarik nafas dbatal, tarik nafas dalamalam b)
b) ObatObat c)
c) Social/verbal: menyatakan Social/verbal: menyatakan secara asertif rasa secara asertif rasa marahnyamarahnya d)
d) Spiritual: sholat/berdoa sesuai keyakinan pasienSpiritual: sholat/berdoa sesuai keyakinan pasien 7)
7) Latih pasien mengontrol perilaku kekerasan secara fisik:Latih pasien mengontrol perilaku kekerasan secara fisik: a)
a) Latihan nafas dalam dan pukul kasurLatihan nafas dalam dan pukul kasur – – bantal bantal b)
b) Susun jadwal latihan dalam dan Susun jadwal latihan dalam dan pukul kasurpukul kasur – – bantal bantal 8)
8) Latih pasien mengontrol perilaku kekerasan secara sosial/verbalLatih pasien mengontrol perilaku kekerasan secara sosial/verbal a)
a) Latih mengungkapkan rasa marah secara verbal: menolak dengan baik,Latih mengungkapkan rasa marah secara verbal: menolak dengan baik, meminta dengan baik, mengungkapkan perasaan dengan baik
meminta dengan baik, mengungkapkan perasaan dengan baik b)
b) Susun jadwal latihan mengungkapkan marah secara verbal.Susun jadwal latihan mengungkapkan marah secara verbal. 9)
9) Latih mengontrol perilaku kekerasan secara spiritual:Latih mengontrol perilaku kekerasan secara spiritual: a)
a) Latih mengontrol marah secara spiritual: sholat, Latih mengontrol marah secara spiritual: sholat, berdoaberdoa b)
b) Buat jadwal latihan sholat, berdoaBuat jadwal latihan sholat, berdoa 10)
10) Latih mengontrol perilaku kekerasan dengan patuh minum obat:Latih mengontrol perilaku kekerasan dengan patuh minum obat: a)
a) Latih pasien minum obat secara teratur dengan prinsip lima benar (benarLatih pasien minum obat secara teratur dengan prinsip lima benar (benar nama pasien, benar nama obat, benar cara minum obat, benar waktu nama pasien, benar nama obat, benar cara minum obat, benar waktu minum obat, dan benar dosis obat) disertai
minum obat, dan benar dosis obat) disertai penjelasan guna obat dan akibatpenjelasan guna obat dan akibat berhenti minum obat
berhenti minum obat b)
b) Susun jadwal minum obat secara teraturSusun jadwal minum obat secara teratur 11)
11) Ikut Ikut sertakan pasien sertakan pasien dalam Terapi dalam Terapi Aktivitas Kelompok Aktivitas Kelompok Stimulasi PersepsiStimulasi Persepsi mengontrol Perilaku Kekerasan
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
SP 1 Pasien :
SP 1 Pasien : Membina hubungan saling percaya, identifikasi penyebabMembina hubungan saling percaya, identifikasi penyebab perasaan marah, tanda dan gejala yang
perasaan marah, tanda dan gejala yang dirasakan, perilakudirasakan, perilaku kekerasan yang dilakukan, akibatnya serta cara
kekerasan yang dilakukan, akibatnya serta cara mengontrol secara fisik I
mengontrol secara fisik I
ORIENTASI: ORIENTASI:
“Assalamualaikum
“Assalamualaikum
p
pa
akk, p
, pe
errkke
enalkan na
nalkan nam
ma
a say
saya
a T
Tajudi
ajudin, pa
n, pang
ngggiil sa
l saya
ya T
TJJ ,,
sa
sayya
a p
pe
eraw
rawa
at
t yya
ang
ng d
dina
inas
s d
di rua
i ruanga
ngan
n so
soka
ka iin.
n. H
H a
ari i
ri ini s
ni sa
ayya
a d
dina
inas
s p
pa
agi d
gi da
arrii
p
pk. 0
k. 07.0
7.00-1
0-14.0
4.00.
0. Sa
Sayya
a yya
ang
ng a
aka
kan
n m
me
eraw
rawa
at
t b
ba
ap
pa
ak
k se
sela
lam
ma
a b
ba
ap
pa
ak d
k di rum
i ruma
ah
h
sakit ini. Namasakit ini. Nama bapak siapa, senangnya dipanggbapak siapa, senangnya dipanggil apa?”il apa?” “Bagaimana perasaan bapak saat
“Bagaimana perasaan bapak saat
iini
ni??, M
, M asih
asih a
ad
da p
a pe
errasa
asaa
an k
n ke
esal a
sal ata
tau
u
marah?”marah?”
“Baiklah kita akan
“Baiklah kita akan berbincang berbincang
-bi
-bincang sekar
ncang sekara
ang
ng te
tenta
ntang
ng p
pe
errasa
asaa
an m
n ma
arra
ah
h
bapak”bapak”
“Berapa lama bapak mau kita berbincang
“Berapa lama bapak mau kita berbincang
--bincang?” Bagaimana kalau 10
bincang?” Bagaimana kalau 10menit?
menit?
“Dimana enaknya kita duduk
“Dimana enaknya kita duduk untuk berbincang untuk berbincang
-bincang,
-bincang, p
pa
ak?
k? B
Ba
agga
aiim
ma
ana
na
kalau di ruang tamu?”kalau di ruang tamu?”
KERJA: KERJA:
“Apa yang menyebabkan bapak marah?, Apakah sebelumnya bapak pernah “Apa yang menyebabkan bapak marah?, Apakah sebelumnya bapak pernah
m
ma
arra
ah?
h? T
Te
errus,
us, p
pe
enye
nyeba
babny
bnya a
a apa
pa?
? SSa
am
makah d
akah de
eng
ngan ya
an yang
ng se
sekkarang
arang??. O
. O....iiya
ya,,
jadi ada 2 penyjadi ada 2 penyebab marah bebab marah bapak” apak”
“Pada saat penyebab marah itu ada, seperti bapa
“Pada saat penyebab marah itu ada, seperti bapa
k pula
k pulang k
ng ke
e rruma
umah
h da
dan
n
istri belum menyediakan makanan(misalnya ini penyebab marah pasien),
istri belum menyediakan makanan(misalnya ini penyebab marah pasien),
apa yang bapak rasakan?”apa yang bapak rasakan?” (tunggu respons pasien)(tunggu respons pasien)
“Apakah bapak merasakan kesal kemudian dada bapak berdebar
“Apakah bapak merasakan kesal kemudian dada bapak berdebar
-debar,
-debar,
mata melotot, rahang terkatup rapat, dan tangan
mata melotot, rahang terkatup rapat, dan tangan
mengepal?” mengepal?” “Setelah itu apa yang bapak lakukan? O..iya, jadi“Setelah itu apa yang bapak lakukan? O..iya, jadi bapak memukul istribapak memukul istri
ba
bapa
pak
k da
dan me
n mem
me
ecahk
cahkan p
an piirriing
ng, , ap
apakah de
akah deng
ngan ca
an carra i
a ini
ni m
makanan
akanan
te
terrhi
hid
da
ang
ng?
? II ya
ya, , te
tentu t
ntu tiid
da
ak
k
..A
Ap
pa
a kke
errug
ugiia
an ca
n carra
a ya
yang
ng b
ba
ap
pa
ak
k la
lakkuk
uka
an?
n? B
Be
etul,
tul,
iistri
stri jja
ad
di i sa
saki
ki t d
t da
an ta
n takut, pi
kut, pirriing
ng-pir
-pir iing
ng p
pe
eca
cah. M
h. M e
enur
nurut b
ut ba
ap
pa
ak
k a
ad
da
akah ca
kah carra
a
lai
lain ya
n yang
ng leb
lebiih ba
h baiikk?
? M
Maukah b
aukah ba
ap
pak be
ak belajar
lajar ca
carra
a m
me
eng
ngung
ungkkap
apkka
an
n
kemarahan dengan baik tanpa menimbulkan kerugian?”kemarahan dengan baik tanpa menimbulkan kerugian?” ”Ada beberapa cara untuk mengontrol
”Ada beberapa cara untuk mengontrol kemarahkemarahan, pak. Salah an, pak. Salah satunyasatunya
d
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
ba
bapa
pak be
k berrd
diirrii, l
, la
alu ta
lu tarriik n
k na
apa
pas d
s da
arri i hi
hid
dung
ung, ta
, tahan se
han sebe
benta
ntarr, l
, la
alu
lu
kke
eluar
luarkkan/
an/tiu
tiup
pu pe
u perrlaha
lahan
n –
–lahan melalui mulut seperti mengeluarkan
lahan melalui mulut seperti mengeluarkan
kke
em
ma
arra
aha
han.
n. A
Ayo
yo co
cob
ba la
a laggii, , ta
tarriik
k d
da
arri i hi
hid
dung
ung, , b
ba
aggus..
us.., , ta
taha
han,
n, d
da
an ti
n tiup
up
m
me
elalui mulut
lalui mulut. N
. N a
ah, l
h, la
aku
kukan 5 kali
kan 5 kali. B
. B a
agus sekali,
gus sekali, b
ba
ap
pa
ak
k sud
suda
ah bisa
h bisa
melakukannya. Bagaimanamelakukannya. Bagaimana perasaannyperasaannya?” a?” “Nah, sebaiknya latihan ini b
“Nah, sebaiknya latihan ini ba
ap
pa
ak
k lakuk
lakuka
an sec
n seca
arra ru
a rutin,
tin, se
sehi
hing
ngga bila
ga bila
se
sew
wa
aktu
ktu-w
-wa
aktu
ktu ras
rasa
a m
ma
arah
rah itu
itu m
munc
uncul
ul b
ba
ap
pa
ak s
k sud
uda
ah
h tte
erbia
rbiasa
sa
melakukannya”melakukannya” TERMINASI TERMINASI
“Bagaimana perasaan bapak setelah berbincang
“Bagaimana perasaan bapak setelah berbincang
-bi
-bincang te
ncang tenta
ntang
ng
kemarahan bapak?”kemarahan bapak?” ”Iya jadi ada 2
”Iya jadi ada 2 penyebab bapak marah ...penyebab bapak marah ... (sebutkan)(sebutkan)
da
dan yang
n yang ba
bapa
pakk
rra
asa
sakan ....
kan ...
...
(sebutkan)(sebutkan)da
dan ya
n yang
ng b
ba
ap
pa
ak
k la
lakkuk
uka
an .
n ...
(sebutkan)(sebutkan)ser
serta
ta
a
aki
kib
ba
atny
tnya ....
a ...
...
(sebutkan)(sebutkan)”Coba selama saya tidak ada, ingat
”Coba selama saya tidak ada, ingat
-i-i ng
ngat
at lagi
lagi pe
penyeb
nyebab
ab m
mar
arah b
ah bap
apak ya
ak yang
ng
lalu,
lalu, ap
apa ya
a yang
ng ba
bapa
pak
k lak
lakuk
ukan k
an kalau m
alau mar
arah ya
ah yang
ng be
belu
lum ki
m kita
ta ba
bahas da
has dan
n
jan
janga
gan
n lup
lupa
a la
lattiha
ihan
n na
nap
pa
as
s d
da
ala
lam
mny
nya
a yya
a p
pa
ak.
k.
‘Sekarang kita buat jadual‘Sekarang kita buat jaduallati
latihannya ya
hannya ya pa
pakk, , be
berrap
apa kali
a kali seha
seharri i ba
bapa
pak
k m
mau lat
au latiihan napa
han napas da
s dalam
lam??, , jja
am
m
berapa saja pak?”berapa saja pak?”
”Baik, bagaimana kalau 2 jam lagi
”Baik, bagaimana kalau 2 jam lagi saya datang dan kita latihan cara yangsaya datang dan kita latihan cara yang
lain untuk mencegah/mengontrol marah. Tempatnya disini saja ya pak,
lain untuk mencegah/mengontrol marah. Tempatnya disini saja ya pak,
a
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Start Free Trial Cancel Anytime. 9. Catatan Perawatan : 9. Catatan Perawatan : Tgl/ Tgl/ Jam Jam Diagnosa/TUK/SP
Diagnosa/TUK/SP ImplementasImplementasi i EvaluasiEvaluasi
13/11 13/11 /2017 /2017 Jam Jam 09.30 09.30 WIB WIB
Resiko Perilaku Kekerasan Resiko Perilaku Kekerasan TUK / SP 1
TUK / SP 1
1. Klien dapat membina 1. Klien dapat membina hubungan saling percaya. hubungan saling percaya.
2. Klien dapat 2. Klien dapat mengidentifikasi penyebab mengidentifikasi penyebab perilaku kekerasan. perilaku kekerasan. SP 1 SP 1
1. Bina hubungan saling 1. Bina hubungan saling
percaya : salam te
percaya : salam terapeutik,rapeutik, empati, sebut nama empati, sebut nama perawat
perawat dan dan jelaskanjelaskan tujuan interaksi.
tujuan interaksi.
2. Panggil klien dengan nama 2. Panggil klien dengan nama
panggilan yang disuk panggilan yang disukai.ai. 3. Bicara dengan sikap 3. Bicara dengan sikap tenang, rileks dan tidak tenang, rileks dan tidak menantang. menantang. 1. Beri kesempatan 1. Beri kesempatan mengungkapkan perasaan. mengungkapkan perasaan. 2. Bantu klien 2. Bantu klien mengungkapkan perasaan mengungkapkan perasaan jengkel / kesal. jengkel / kesal.
3. Dengarkan ungkapan rasa 3. Dengarkan ungkapan rasa marah dan perasaan marah dan perasaan bermusuhan
bermusuhan klien klien dengandengan sikap tenang.
sikap tenang.
S : S :
Klien Klien mengatakanmengatakan “Nama saya H, biasa “Nama saya H, biasa di panggil H”
di panggil H”
Klien mengatakan “Klien mengatakan “ saya tidak suka saya tidak suka orang mengganggu orang mengganggu saya dan saya dan tidakpercaya dengan tidakpercaya dengan saya “ saya “ O : O :
Klien Klien maumau menjawab salam menjawab salam
Klein mau berjabatKlein mau berjabat tangan sambil tangan sambil menyebutkan nama menyebutkan nama dan nama panggilan dan nama panggilan
Klien Klien mampumampu menyampaikan menyampaikan penyebab kesalnya penyebab kesalnya
Kontak mata adaKontak mata ada
Pandangan Pandangan agakagak tajam
tajam
A : Klien sudah mampu A : Klien sudah mampu membina hubungan saling membina hubungan saling percaya dengan
percaya dengan perawat perawat dandan mampu mengidentifikasi mampu mengidentifikasi penyebab marahnya penyebab marahnya P P :: Untuk perawat : Untuk perawat :