BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.Latar Belakang 1.Latar Belakang
Rumah sakit seharusnya mempertimbangkan bahwa pelayanan di rumah sakit Rumah sakit seharusnya mempertimbangkan bahwa pelayanan di rumah sakit merupakan bagian dari suatu sistem pelayanan yang terintegrasi dengan para profesional merupakan bagian dari suatu sistem pelayanan yang terintegrasi dengan para profesional dibidang pelayanan kesehatan dan tingkat
dibidang pelayanan kesehatan dan tingkat pelayanan yang akan membangun suatupelayanan yang akan membangun suatu
kontinuitas pelayanan. Berdasarkan data Direktorat Jendral Bina Pelayanan Medis Depke kontinuitas pelayanan. Berdasarkan data Direktorat Jendral Bina Pelayanan Medis Depke than 2007.Jumlah umah sakit di ndonesia
than 2007.Jumlah umah sakit di ndonesia sebanyak !."#$ yang terdiri dari asebanyak !."#$ yang terdiri dari atas !.0"7 R%&tas !.0"7 R%& dan 'umlah pengun'ung sebanyak "".0$(.00) sementara datakun'ungan *D sebanyak
dan 'umlah pengun'ung sebanyak "".0$(.00) sementara datakun'ungan *D sebanyak (.(02.20# + !")", dari total kun'ungan di R%& -
(.(02.20# + !")", dari total kun'ungan di R%& - dan !2 , adalah pasien dan !2 , adalah pasien ru'ukan. Pasienru'ukan. Pasien yang masuk *D tentumnya butuh pelayanan yang epat
yang masuk *D tentumnya butuh pelayanan yang epat dan tepat. &ntuk itu di dan tepat. &ntuk itu di perlukanperlukan standar dalam memberikan pelayanan gawat darurat sesuai dengan kopetensi dan
standar dalam memberikan pelayanan gawat darurat sesuai dengan kopetensi dan
kemampuan sehingga dapat men'amin suatu pelayanan gawat darurat dengan respon time kemampuan sehingga dapat men'amin suatu pelayanan gawat darurat dengan respon time yang epat dan penanganan yang tepat.
yang epat dan penanganan yang tepat. Pelayanan yang diberikan menyesuaikan kebutuhanPelayanan yang diberikan menyesuaikan kebutuhan pasien dengan misi dan sumber daya rumah sakit terg
pasien dengan misi dan sumber daya rumah sakit tergantung pada keterangan yang didapatantung pada keterangan yang didapat tentang kebutuhan pasien dan kondisinya lewat skrining pada kontak pertamaPemberian tentang kebutuhan pasien dan kondisinya lewat skrining pada kontak pertamaPemberian pelayanan menyesuaikan kebutuhan p
pelayanan menyesuaikan kebutuhan pasien dengan misi dan sumber daya rumah sakitasien dengan misi dan sumber daya rumah sakit tergantung pada keterangan yang didapat tentang kebutuhan pasien
tergantung pada keterangan yang didapat tentang kebutuhan pasien dan kondisinya padadan kondisinya pada waktu dilakukan triase di unit emergensi.
waktu dilakukan triase di unit emergensi.Pada keadaan benana massal) korban timbulPada keadaan benana massal) korban timbul dalam 'umlah yang tidak sedikit dengan resiko edera dan tingkat sur/i/e yang beragam. dalam 'umlah yang tidak sedikit dengan resiko edera dan tingkat sur/i/e yang beragam. Pertolongan harus disesuaikan dengan sumber daya yang ada) baik sumber daya manusia Pertolongan harus disesuaikan dengan sumber daya yang ada) baik sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya. al tersebut merupakan dasar dalam memilah korban untuk maupun sumber daya lainnya. al tersebut merupakan dasar dalam memilah korban untuk memberikan perioritas pertolongan
memberikan perioritas pertolongan
3. Pengertian 3. Pengertian
1riage atau triase adalah proses untuk menentukan prioritas perawatan pasien 1riage atau triase adalah proses untuk menentukan prioritas perawatan pasien
berdasarkan tingkat keparahan kondisi mereka. al ini terutama diperlukan ketika sumber berdasarkan tingkat keparahan kondisi mereka. al ini terutama diperlukan ketika sumber
daya yang ada tidak menukupi untuk se
daya yang ada tidak menukupi untuk semua pasien. 1riage adalah suatu proses yang manamua pasien. 1riage adalah suatu proses yang mana pasien digolongkan menurut tipe d
BAB II BAB II RUANG LINGKUP RUANG LINGKUP A.Lingkup area A.Lingkup area !.
!. Pelaksana pPelaksana panduan anduan ini ini adalah adalah tenaga tenaga kesehatan kesehatan terdiri dari terdiri dari a
a .%taf .%taf Medis.Medis. b.%taf
b.%taf Perawat.Perawat. .
. %taf %taf Bidan.Bidan.
2. nstalasi yang terlibat dalam pelaksanaan panduan triase pasien adalah 2. nstalasi yang terlibat dalam pelaksanaan panduan triase pasien adalah
a. nstalasi gawat darurat a. nstalasi gawat darurat
B. Kewajiban an tanggung jawab B. Kewajiban an tanggung jawab
!.
!. %eluruh %eluruh nstalasi nstalasi gawat gawat darurat darurat wa'ib wa'ib memahami memahami tentang tentang panduan panduan triasetriase 2.Dokter
2.Dokter 3 3 Perawat 3 Perawat 3 Bidan Bidan yang yang bertugas bertugas bertanggung bertanggung 'awab 'awab melakukan melakukan panduan panduan triasetriase ". 4epala instalasi 3 4epala Ruangan.
". 4epala instalasi 3 4epala Ruangan.
a. Memastikan seluruh staf di instalasi memahami panduan triase pasien. a. Memastikan seluruh staf di instalasi memahami panduan triase pasien. b. 1
b. 1erlibat dan melakukan e/aluasi terhadap panderlibat dan melakukan e/aluasi terhadap panduan triase pasien.uan triase pasien. (. Mana'er
(. Mana'er
a. Memantau dan memastikan panduan triase pasien di kelola dengan baik oleh kepala a. Memantau dan memastikan panduan triase pasien di kelola dengan baik oleh kepala
instalasi. instalasi. b.1e
BAB III BAB III KEBI!AKAN KEBI!AKAN ". ". R5*&6% R5*&6% 8%9868%986 !
! PeraPeraturturan Mean Mententeri 4eri 4esehasehatan ntan nomeomer :#; r :#; 3 M583 M5845% 3 %45% 3 %4 3< 34 3< 3200200$$ 2
2 && && 8o 8o 2$ 2$ 200200( t( tententang ang prapraktiktik kk kedoedoktekteranran "
" &ndan&ndang=&ndg=&ndang Rang Republepublik nik ndonedonesia 8omsia 8omor (( or (( 11ahuahun 20n 200$ 0$ 1e1entang ntang Rumah Rumah %akit%akit.. (
( PeratuPeraturan Meran Menteri nteri kesehakesehatan Rtan Republiepublik nk ndonedonesia 8osia 8omor mor 2;$32;$3M5845M5845%3Per%3Per332033200:0: 1e
1entang Rekam ntang Rekam Medis.Medis. #
# 4ep4eputuutusan Msan Mententeri 4eri 4esehesehatan atan RepRepublublik nik ndondonesiesia 8oma 8omoror !0:73M5845%3%43>3200
!0:73M5845%3%43>3200: 1e: 1entang %tandar 4eselntang %tandar 4eselamatan dan 4eseamatan dan 4esehatan 4er'ahatan 4er'a Rumah %akit.
Rumah %akit. ;
; 4eput4eputusan usan MenterMenteri 4esi 4esehatan ehatan RepubRepublik lik ndonndonesia 8esia 8omor omor 4.024.02.0"3!.0"3!#;032#;0320!"0!" 1e
1entang Penetapan kelas ntang Penetapan kelas rumah sakit rumah sakit bu dan nak Puri Bunda.bu dan nak Puri Bunda. 7
7 PeraPeraturturan dian direkrektur rutur rumah samah sakit ibkit ibu dan au dan anak Punak Puri Buri Bunda nnda nomoomor r 00!3P5R3DR3>320!#
00!3P5R3DR3>320!# :
: 4eput4eputusan Dirusan Direktur P1ektur P1. Pu. Putranintraning usadg usada 8o. 00a 8o. 00!3DR!3DR33203320!# 1!# 1ententang Penang Penetapanetapan %truktur 9rganisasi Rumah %akit bu dan nak Puri Bunda?
%truktur 9rganisasi Rumah %akit bu dan nak Puri Bunda? 4eputusan Direktur
4eputusan Direktur P1. PuP1. Putraning usada traning usada 8o. 0023DR3320!# 1entan8o. 0023DR3320!# 1entang Penun'ukang Penun'ukan Direktur Rumah %akit bu dan nak Puri Bunda
Direktur Rumah %akit bu dan nak Puri Bunda "
"..22 RR55**&&66%% R R&&MM % %4411
"" %kring dilakukan pada kontak pertama untuk %kring dilakukan pada kontak pertama untuk menetapkan apakah menetapkan apakah pasien dapatpasien dapat dilayani oleh rumah sakit
dilayani oleh rumah sakit
"" %krining dilaksanakan melalui riteria triage) /isual atau pengamatan) pemeriksaan%krining dilaksanakan melalui riteria triage) /isual atau pengamatan) pemeriksaan fisik)psikologi)laboratorium klinik atau diagnose ima'ing
fisik)psikologi)laboratorium klinik atau diagnose ima'ing sebelumnya.sebelumnya.
"" 4ebutuhan darurat) mendesak atau segera diidentifikasi dengan proses triage berbasis4ebutuhan darurat) mendesak atau segera diidentifikasi dengan proses triage berbasis bukti untuk memprioritaskan pasien dengan k
bukti untuk memprioritaskan pasien dengan kebutuhan darurat.ebutuhan darurat.
BAB I# BAB I# $A$A LAK%ANA $A$A LAK%ANA
1.$a
1.$ata Lta Lak&ana $ria&eak&ana $ria&e Pelaksanaan triase
Pelaksanaan triase di R% Puri Bunda di lakukan didi R% Puri Bunda di lakukan di a.
a. nnstastalalasi si *a*awawat t DaDarururatrat b.
b. Permintaan pen'emputan ambulanPermintaan pen'emputan ambulan '. Pelak&ana atau tenaga $ria&e
'. Pelak&ana atau tenaga $ria&e Pelaksana atau petugas
Pelaksana atau petugas triase di R% Puri Bunda adalah seorang triase di R% Puri Bunda adalah seorang dokter)perawat dandokter)perawat dan bidan.
bidan.
3. $ata lak&ana $ria&e 3. $ata lak&ana $ria&e
a. Pasien dilakukan pendaftaran di tempat penerimaan pasien gawat darurat. a. Pasien dilakukan pendaftaran di tempat penerimaan pasien gawat darurat.
b. Dilakukan skrening melalui kriteria triase./isual atau pengamatan )pemeriksaan b. Dilakukan skrening melalui kriteria triase./isual atau pengamatan )pemeriksaan
fisik.psikologis)laboratorium atau diagnosti image sebelumnya. fisik.psikologis)laboratorium atau diagnosti image sebelumnya. 4lasifikasi berdasarkan pada
4lasifikasi berdasarkan pada a-.
a-. Prioritas ! Prioritas ! atau 5matau 5mergensiergensi =
= Pasien Pasien dengan dengan kondisi kondisi menganam menganam nyawa) nyawa) memerlukan memerlukan e/aluasi dan e/aluasi dan inter/ensiinter/ensi segera
segera =
= Pasien Pasien dibawa dibawa ke ke ruang ruang resusitasiresusitasi =
= @a@aktu ktu tunggu tunggu 0 0 +8ol- +8ol- b-.
b-. Prioritas 2 atau &rgentPrioritas 2 atau &rgent =
= Pasien Pasien dengan dengan penyakit penyakit yang yang akutakut =
= Mungkin Mungkin membutuhkan membutuhkan trolley) trolley) kursi kursi roda roda atau atau 'alan 'alan kakikaki =
= rea rea Aritial Aritial areare -
- Prioritas Prioritas " " atau atau 8on 8on &rgent&rgent =
= pasien pasien yang yang biasanya biasanya dapat ber'alan dapat ber'alan dengan dengan masalah medis masalah medis yang yang minimalminimal =
= luka luka lamalama =
= kondisi kondisi yang yang timbul timbul sudah sudah lamalama =
= area area ambulatory ambulatory 3 3 ruang ruang P"P" d- .
d- . Prioritas 0 Prioritas 0 atau ( atau ( 4asus kematian4asus kematian =
= tidak tidak ada ada respon respon pada pada segala segala rangsanganrangsangan =
= tidak tidak ada ada respirasi respirasi spontanspontan =
= tidak tidak ada ada bukti bukti akti/itas akti/itas 'antung'antung =
= hilangnya hilangnya respon respon pupil pupil terhadap terhadap ahayaahaya
.%elama proses skrining pasien diobser/asi di ruang triase. .%elama proses skrining pasien diobser/asi di ruang triase.
d. asil skrening pasien di gunakan sebagai penentu dapat diterima 3 di layani di Rumah d. asil skrening pasien di gunakan sebagai penentu dapat diterima 3 di layani di Rumah
%akit. %akit.
e. Proses melengkapi skrining dengan hasil tes diagnosti dan tanggung 'awab untuk di e. Proses melengkapi skrining dengan hasil tes diagnosti dan tanggung 'awab untuk di
buat keputusan apakah pasien di terima atau di ru'uk. buat keputusan apakah pasien di terima atau di ru'uk.
f. Proses penerimaan pasien gawat darurat ke rawat inap di lakukan melalui prosedur f. Proses penerimaan pasien gawat darurat ke rawat inap di lakukan melalui prosedur
penerimaan pasien rawat inap. penerimaan pasien rawat inap.
BAB # BAB #
D(KU)EN$A%I D(KU)EN$A%I
4egiatan triase pasien telah di lakukan
4egiatan triase pasien telah di lakukan pendokumentasian dan pendokumentasian dan di masukkan dalamdi masukkan dalam rekam medis pasien.dapun formulir yang berkaitan dengan triase pasien adalah sebagai rekam medis pasien.dapun formulir yang berkaitan dengan triase pasien adalah sebagai berikut
berikut !.
!. orormumulir lir penpendafdaftarataran pn pasieasien bn baruaru.. 2.
2. DokDokumeumentantasi reksi rekam meam medis padis pasien rsien rawaawat 'alat 'alan.n. ".
". DokDokumeumentantasi reksi rekam meam medis pdis pasiasien raen rawat inwat inapap (.
(. oormrmululir pir penendadaftftaraaran &*n &*DD
BAB I# BAB I# D(KU)EN$A%I D(KU)EN$A%I 4egiatan triase pasien telah di lakukan
4egiatan triase pasien telah di lakukan pendokumentasian dan pendokumentasian dan di masukkan dalamdi masukkan dalam rekam medis pasien.dapun formulir yang berkaitan dengan triase pasien adalah sebagai rekam medis pasien.dapun formulir yang berkaitan dengan triase pasien adalah sebagai berikut
berikut #.
#. orormumulir lir penpendafdaftarataran pn pasieasien bn baruaru.. ;.