Sistem Informasi Penjualan Tiket Pesawat Pada PT. Pesona Sumatera
Holidays Menggunakan Metode Prototype
Putri Permata Sari Politeknik Ganesha Medan
Email Adress : [email protected]
Received: 25 Februari 2020 / Accepted: 08 April 2020 © 2020 The Author : Published by. Cattleya Darmaya Fortuna
Abstract
Transportation services and flight ticket sales services on all airlines as a whole have used the information system as a promotional tool for the company's brand and have obtained results as expected, namely the level of ticket sales that are increasing every month. However, the information system is only limited to the promotion of airline ticket sales, while for making flight ticket sales reports are still using the manual method, this causes a buildup of paper, so it is very difficult to find the required documents. Based on the description above, this research was conducted to design and build a flight ticket sales information system at PT. Enchantment of Sumatra Holidays by utilizing the prototype method using visual studio program language 2015 equipped with SQL Server 2008 database. This information system is expected to simplify the process of making flight ticket sales reports, where all customer data will be inputted and stored in a computerized manner so that the process of making financial statements can be more effective and efficient as expected by its users.
Keyword : Transportation, Sales information system, Prototype. Abstrak
Layanan transportasi dan jasa penjualan tiket pesawat di semua maskapai secara keseluruhan telah menggunakan sistem informasi sebagai alat promosi brand perusahaan tersebut dan telah memperoleh hasil seperti yang diharapkan yaitu tingkat penjualan tiket pesawat yang kian naik setiap bulannya. Akan tetapi sistem informasi tersebut hanya sebatas untuk promosi penjualan tiket pesawat saja sedangkan untuk pembuatan laporan penjualan tiket pesawat tersebut masih menggunakan cara yang manual, hal ini menyebabkan terjadinya penumpukan kertas, sehingga sangat sulit untuk mencari dokumen yang diperlukan. Berdasarkan uraian diatas, maka penelitian ini dilakukan untuk merancang dan membangun sistem informasi penjualan tiket pesawat pada PT. Pesona Sumatera Holidays dengan memanfaatkan metode prototype menggunakan bahasa program visual studio 2015 dilengkapi database SQL Server 2008. Sistem informasi ini diharapkan dapat mempermudah proses pembuatan laporan, dimana semua data pelanggan akan di input dan di simpan secara terkomputerisasi sehingga proses pembuatan laporan keuangan dapat lebih efektif dan efisien sesuai dengan yang diharapkan oleh penggunanya.
Kata Kunci : Transportasi, Sistem Informasi Penjualan, Prototype
1. Pendahuluan
Pada era ini, perkembangan ilmu dan teknologi sudah semakin pesat dan canggih, terutama dalam penggunaan komputer yang hampir sepenuhnya masuk dan memberi pengaruh yang cukup besar bagi kehidupan manusia. Dengan komputer manusia dapat menyelesaikan tugas secara cepat dan akurat [1] [2]. Dalam penggunaan jasa perjalanan (travel), salah satu langkah untuk memudahkan sistem operasional melalui penggunaan komputer dengan membuat suatu sistem informasi yang dapat menyimpan data secara lengkap dan dengan cepat. Begitu juga halnya dengan PT. Pesona Sumatera Holidays, merupakan salah satu Biro Perjalanan Wisata yang bergerak dibidang jasa. PT. Pesona Sumatera Holidays dalam membuat laporan
Published : 08 April 2020 Page 13 penjualan masih menggunakan cara manual, dan hal ini dianggap tidak efektif dan efisien bila dilihat dari segi waktu dan tenaga kerja, serta kebenaran data yang akan diproses, karena masih bergantung pada lembaran kertas sebagai media penyimpanan datanya.
Penelitian sebelumnya dilakukan di perusahaan tahun 2015 Asia Wisata Tour & Travel Yogyakarta sebagai biro perjalanan wisata yang salah satu kegiatannya adalah melayani tiket pesawat yang telah memiliki sistem reservasi secara online untuk beberapa maskapai domestik maupun internasional. Dengan adanya layanan tersebut, memberikan kemudahan dalam proses penjualan tiket kepada konsumen. Di Asia Wisata Tour & Travel telah memiliki suatu sistem yang terintegrasi sehingga bisa mengecek harga tiket pesawat, sekaligus mempermudah dalam proses penjualan. Namun masih menggunakan sistem manual untuk laporan penjualan tiketnya [3]. Menurut Sutabri (2012) di dalam jurnal [4] bahwasanya Sistem Informasi itu merupakan suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi bersifat manajerial, serta kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Sedangkan penjualan adalah suatu kegiatan yang dilakukan manusia dengan tujuan untuk memuaskan kebutuhan serta keinginan pelanggan, melalui proses pertukaran dan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan perusahaan [5]. Dari paparan diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi penjualan adalah sekelompok orang yang saling bertemu untuk melakukan kegiatan dengan tujuan untuk memuaskan kebutuhan melalui proses pertukaran suatu barang maupun jasa oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan cara transaksi. Berdasarkan permasalahan diatas, PT. Pesona Sumatera Holidays Tour & Travel Medan memerlukan suatu sistem informasi yang terkomputerisasi melalui penggunaan metode prototype sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhannya serta dapat membantu menyampaikan informasi yang lebih cepat dan akurat dalam mengolah data penjualan tiket. Metode prototype yaitu suatu proses dalam pembuatan model sederhana melalui software yang mengijinkan pengguna nya memiliki gambaran dasar tentang program serta melakukan pengujian awal [6].
2. Metode Penelitian
Metode prototype merupakan salah satu metode yang digunakan pada penelitian ini untuk menghasilkan aplikasi sistem informasi perusahaan dalam membantu pembuatan laporan penjualan tiket pesawat melalui beberapa tahapan yang harus dilaksanakan sehingga nantinya akan memberikan hasil seperti yang diharapkan sesuai dengan penjelasan kasus pada bab pendahuluan. Adapun langkah penelitian berikut tahapan-tahapan penelitian yang harus dilaksanakan:
Gambar 1. Tahapan Penelitian Keterangan tahapan penelitian:
Published : 08 April 2020 Page 14 1. Proses Pengumpulan Data : berfungsi untuk memperoleh sejumlah informasi yang
diperlukan pada penelitian tersebut agar tujuan penelitian dapat tercapai.
2. Proses Analisa Data : berfungsi untuk menjelaskan data yang digunakan pada penelitian tersebut agar mudah dipahami.
3. Proses Penerapan Metode Prototype : berfungsi untuk membantu proses pembuatan laporan penjualan tiket pesawat agar lebih efektif dan efisien.
4. Proses Perancangan Aplikasi Sistem Informasi : berfungsi sebagai database utama server yang akan mengatur seluruh proses penyimpanan data maupun transaksi yang akan dilakukan melalui aplikasi tersebut.
5. Proses Uji Aplikasi Sistem Informasi : berfungsi untuk mendeteksi kondisi aplikasi (software) yang dirancang dari proses sebelum pengujian dengan setelah pengujian, agar terlihat apabila masih terdapat kerusakan (debug) produk melalui evaluasi dari fitur-fitur yang terdapat pada aplikasi tersebut.
6. Implementasi Sistem Informasi : berfungsi untuk menjalankan sistem yang baru melalui aplikasi yang telah dirancang sesuai kebutuhan perusahaan dengan memberikan pelatihan dan panduan seperlunya.
7. Proses Dokumentasi : berfungsi untuk memperoleh sekumpulan data melalui aplikasi yang telah dirancang tersebut agar dapat dibuatkan kedalam bentuk laporan.
Analisa Sistem Berjalan
Analisa sistem merupakan suatu proses yang dapat digunakan untuk menentukan permasalahan yang dihadapi. Sistem Berjalan dapat didefinisikan sebagai penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan utuh dan berfungsi [7].
Diagram Konteks
Diagram konteks merupakan tingkatan tertinggi dalam suatu diagram alir data dan hanya membuat satu proses yang menunjukkan sistem secara keseluruhan [8].
Data Flow Diagram (DFD)
Data Flow Diagram (DFD) merupakan alat bantu untuk menggambarkan aliran informasi serta transformasi dari data diawali dengan input data sampai menghasilkan output data [9].
Menurut [10] terdapat 4 (empat) proses pada DFD Level 0 yang menerangkan alur data yang saling berhubungan terhadap penelitian yang dilakukan:
1. Memasukkan data pelanggan agar dapat disimpan. 2. Mencetak data pelanggan dan dilaporkan ke perusahaan.
3. Konfirmasi penerimaan transaksi tiket yang dilakukan oleh perusahaan. 4. Konfirmasi penerimaan acc yang dilakukan operator terhadap pelanggan.
3. Hasil dan Pembahasan
Analisa sistem ini dibuat untuk memudahkan dalam penyelesaian masalah dengan adanya analisa yang baik akan mempengharui kualitas dari penelitihan ini, penjualan tiket pesawat dibuat dengan menggunakan sistem yang akan mempermudah pada sistem yang sedang berjalan dijabarkan untuk dapat membandingkan dengan sistem yang akan dirancang pada gambar berikut ini:
Published : 08 April 2020 Page 15
Pelanggan Tiketing Direktur
Start Pesanan Tiket Pesanan Tiket Membuat Invoice Tiket Invoice Tiket
Invoice Tiket Membuat Laporan
Penjualan
Laporan Penjualan Tiket
Gambar 2. Flowmap Sistem Sedang Berjalan Keterangan Flowmap:
1. Pelanggan : Pelanggan menyerahkan data pesanan kemudian di informasikan ke bagian tiketing.
2. Tiketing : Proses Tiketing adalah sebagai berikut ini :
a. Pelanggan datang langsung atau pesan tiket melalui telepon ke bagian ticketing PT. Pesona Sumatera Holidays.
b. Bagian tiketing memeriksa ketersediaan tiket, jika ada maka transaksi dilanjutkan.
c. Pelanggan menyerahkan data pelanggan.
d. Bagian tiketing melakukan issued tiket pesawat.
e. Pengunjung mendapatkan invoice tiket dengan catatan pelanggan telah melakukan pembayaran tunai.
f. Kasir membuat laporan sebanyak 2 rangkap, 1 sebagai arsip dan 1 lagi diserahkan kepada direktur.
3. Direktur : Sebagai laporan dari invoice tiket yang dikumpulkan dan di catat ke dalam buku kemudian diserahkan kepada direktur.
Adapun diagram konteks berdasarkan permasalahan dalam penanganan tiket dijabarkan pada gambar dibawah ini :
Published : 08 April 2020 Page 16 Aplikasi Penjualan Tiket Pelanggan Pemilik Data Pelanggan Data Pesanan Tiketing Invoice Laporan Data Transaksi 0
Gambar 3. Diagram Konteks Sistem Informasi Data Penjualan Tiket Keterangan diagram konteks:
Pelanggan menyerahkan data pelanggan dan data pesanan yang kemudian diproses ke dalam aplikasi penjualan tiket yang dilakukan oleh pihak ticketing, kemudian dari transaksi yang tersimpan kedalam database menghasilkan beberapa jenis laporan yang akan diserahkan kepada pemilik.
Data flow diagram digambarkan berdasarkan permasalahan dalam penanganan tiket dijabarkan pada gambar dibawah ini :
Cek data pelanggan Pelanggan Transaksi Penjualan Cetak Laporan Direktur D1 Data D2 1.0 2.0 3.0 Data Pelanggan Invoice Data Penjualan Data baru Data Pelanggan Data Pelanggan Gambar 4. DFD Sistem
Published : 08 April 2020 Page 17 Keterangan DFD:
Pelanggan pertama kali harus melapor kebagian tiketing dan menyerahkan data pelanggan. Kemudian aplikasi mengecek ketersediaan data pelanggan, jika data pelanggan belum pernah tersimpan di database aplikasi, maka akan disimpan data pelanggan yang baru ke dalam sistem. Dari data pelanggan yang telah tersimpan, maka dilakukan transaksi penjualan. Kemudian invoice dan tiket diberikan kepada pelanggan. Selanjutnya hasil laporan data penjualan tiket akan diberikan kepada Direktur.
Implementasi Sistem a. Form Data Airlines
Laporan input pelanggan di sediakan dalam ukuran kertas A4 dengan orientasi portrait yang dapat di cetak ataupun di simpan ke dalam bentuk dokumen digital berupa file PDF,Word,dan
Excell.
Gambar 5. Laporan Input Pelanggan b. Form Data Pelanggan
Laporan data pelanggan di sediakan dalam ukuran kertas A4 dengan orientasi portrait yang dapat di cetak ataupun di simpan ke dalam bentuk dokumen digital berupa file PDF,Word,dan
Published : 08 April 2020 Page 18 Gambar 6. Laporan Data Pelanggan
c. Form Data User
Form input pelanggan berfungsi untuk menambahkan data pelanggan yang baru, ataupun
merubah data pelanggan yang lama dengan fungsi masing-masing tombol berikut: 1. Tombol Tambah berfungsi untuk mengaktifkan perintah tambah data.
2. Tombol Simpan berfungsi untuk menyimpan data ke dalam database 3. Tombol Hapus berfungsi untuk menghapus data pada database 4. Tombol Batal berfungsi untuk membatalkan penginputan
Published : 08 April 2020 Page 19 d. Form Data Penjualan
Laporan Penjualan Tiket menampilkan data penjualan dalam garis besar atau dengan kata lain hanya menampilkan nominal total transaksi penjualan yang terjadi berdasarkan setiap nomor
invoice.
Gambar 8. Laporan Penjualan Tiket Pesawat e. Form Transaksi Tiketing dan Laporan
Form tiketing berfungsi untuk melakukan transaksi tiketing terhadap pelanggan yang
membeli tiket. Form penjualan ini menyediakan nomor faktur secara otomatis dan penginputan detail pembelian langsung di inputkan pada kolom datagridview.
Published : 08 April 2020 Page 20
Invoice merupakan bukti transaksi yang diserahkan kepada pelanggan. Invoice dapat di cetak
dengan ukuran kertas A5 ataupun disimpan ke dalam bentuk file dengan format PDF,Word dan Excell.
Gambar 10. Laporan Invoice
5. Kesimpulan
Dari analisa dan pembahasan kasus diatas, maka diperoleh hasil penelitian yang dapat disimpulkan, bahwa :
1. Perancangan sistem informasi ini sangat bermanfaat bagi perusahaan PT. Pesona Sumatera Holidays dikarenakan dapat membantu dalam mempermudah proses pembuatan laporan penjualan tiket pesawat dengan cepat dan akurat.
2. Perancangan sistem informasi ini ditentukan dari beberapa tahapan penelitian yang telah ditetapkan agar diperoleh hasil sesuai dengan yang diinginkan.
3. Metode prototype sangat tepat digunakan pada penelitian ini karena metode tersebut merupakan proses dari pengembangan suatu model maupun desain menjadi sebuah sistem yang terkomputerisasi.
Referensi
[1] W. Setiawan, “Era Digital dan Tantangannya,” Semin. Nas. Pendidik., 2017. [2] Y. Utama, “Informasi,” Sist. Inf., 2018.
[3] G. P. Wulandari and others, “Implementasi E-Commerce Pada Penjualan Tiket Online Berbasis Rail Ticket System Di Pt Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya Gubeng.”
[4] D. Wahyuni and S. F. Rezky, “Sistem Informasi E-Learning AMIK Imelda Untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran,” Jatilima, vol. 1, no. 2, pp. 33–37, 2019.
Published : 08 April 2020 Page 21 Pacitan,” Seruni FTI UNSA, vol. 9, no. 3, 2012.
[6] F. Susanto, “Sistem informasi pengolahan data pasien pada puskesmas abung pekurun menggunakan metode prototype,” MIKROTIK J. Manaj. Inform., vol. 8, no. 1, pp. 65– 73, 2018.
[7] E. Hasibuan, “Perancangan Aplikasi Jadwal Sidang Perkara Pada Pengadilan Tata Usaha Negara Medan Berbasis Web,” Jatilima, vol. 1, no. 2, pp. 16–21, 2019.
[8] M. I. Panjaitan, “Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru Berbasis SMS Gateway di STIKES Imelda Medan,” Jatilima, vol. 1, no. 1, pp. 13–19, 2019.
[9] P. Handayani, “Sistem Informasi Akuntansi Pembayaran Pinjaman Kredit BPR ABC Medan,” Jatilima, vol. 1, no. 1, pp. 1–6, 2019.
[10] Y. Giawa and D. Wahyuni, “Analisis Dan Implementasi Sistem Informasi Pencarian Kerja Online Berbasis Web Di PT Alfamart Di Medan Timur,” Jatilima, vol. 1, no. 1, pp. 20–27, 2019.