III. METODE PENELITIAN
3.1. Kerangka Pemikiran
Kinerja perusahaan ditentukan oleh bagaimana perusahaan mampu menerapkan fungsi pengendalian yang baik atas aktivitas perusahaan. Biaya produksi juga harus dilakukan pengendalian yang baik agar tidak terdapat varians dan dapat berjalan secara efisien.
UKM Cireng Cageur Group merupakan salah satu pelopor unit usaha kecil dan menengah yang memproduksi makanan tradisional Jawa Barat khususnya di tataran sunda yaitu cireng. Biaya produksi UKM Cireng Cageur Group terdiri dari biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. UKM Cireng Cageur Group ini dalam aktivitasnya diharapkan pada kemungkinan terjadinya perbedaan antara biaya produksi yang telah ditetapkan dengan biaya produksi yang sebenarnya terjadi.
Biaya yang telah ditetapkan terlebih dahulu dengan menggunakan standar tertentu yang seharusnya terjadi dimaksud dengan biaya standar. Analisis biaya standar menjadi metode yang akan digunakan untuk mempermudah menetapkan harga pokok yang sebenarnya terjadi. Hal ini dapat mempermudah dalam mengendalikan biaya dan dapat mengoptimalkan laba yang diharapkan.
Penelitian ini mengkaji tentang varians yang terjadi antara biaya standar yang telah ditetapkan dengan realisasi biaya yang sebenarnya terjadi. Analisis varians dilakukan dengan membandingkan standar biaya produksi dengan realisasinya. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis varians dan uji t (t-test). Analisis varians dilakukan untuk mengetahui deskripsi persentase varians yang terjadi apakah dapat ditoleransi atau tidak dapat ditoleransi dan ataukah varians tersebut menguntungkan atau tidak menguntungkan. Uji t (t-test) dilakukan untuk mengetahui apakah varians yang terjadi masih dalam batas pengendalian. Setelah dilakukan analisis, dari hasil analisis tersebut dapat memberikan saran dan rekomendasi kepada
perusahaan untuk perbaikan manajemen perusahaan. Penjelasan selengkapnya dapat dilihat pada Gambar 1.
Gambar 1. Kerangka pemikiran penelitian 3.2. Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di rumah produksi UKM Cireng Cageur Group yang berlokasi di jalan Kolonel Enjo Martadisastra Kedung Badak Bogor. Waktu penelitian dimulai dari bulan Oktober 2011 sampai dengan Desember 2011. Waktu tersebut digunakan untuk memperoleh data-data yang relevan dari perusahaan yang kemudian diolah dan dievaluasi hasilnya.
UKM Cireng Cageur Group
Biaya Produksi Biaya Bahan Baku Langsung Biaya Overhead Pabrik Biaya Tenaga Kerja Langsung Standar Biaya Produksi Realisasi Biaya Produksi
Varians Biaya Produksi
Saran/ Rekomendasi
Alat Analisis: - Analisis Varians - Uji t
3.3. Pengumpulan Data
Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui pengamatan dan wawancara langsung dengan pihak manajemen. Sedangkan data sekunder diperoleh dari data perusahaan berupa data historis UKM Cireng Cageur Group, studi literatur, karangan ilmiah, serta referensi lain yang relevan dengan penelitian ini. Data historis perusahaan berupa laporan keuangan, data produksi, data pembelian, data penjualan, dan data tentang perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data harian selama 30 hari pada bulan November 2011.
3.4. Pengolahan dan Analisis Data 3.4.1. Metode Analisis Data
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis varians biaya standar. Analisis varians digunakan untuk mengetahui biaya produksi yang sebenarnya terjadi (realisasi) dengan biaya yang telah ditetapkan sebelumnya (standar). Analisis varians memperlihatkan varians yang terjadi antara standar biaya produksi dengan realisasi biaya produksi. Sehingga dapat dicari penyebab dari varians yang telah terjadi dan memberi rekomendasi perbaikan kepada pihak manajemen.
Varians yang terjadi dapat menguntungkan (favorable) atau tidak menguntungkan (unfavorable). Varians dikatakan menguntungkan (favorable) jika biaya aktualnya lebih kecil dari biaya standar. Sedangkan varians dikatakan tidak menguntungkan (unfavorable) jika biaya aktualnya lebih besar dari biaya standar.
Pengolahan data yang digunakan untuk menganalisis varian menggunakan alat bantu piranti lunak dari komputer yaitu Microsoft Excel 2010. Data yang telah diolah selanjutnya dilakukan pengujian dengan uji t atau disebut sebagai t-test menggunakan SPSS versi 16.
3.4.2 Analisis Varians
Analisis varians digunakan untuk mengukur varians yang terjadi antara biaya standar yang seharusnya terjadi dengan biaya yang sebenarnya terjadi atau realisasi (Hansen dan Mowen, 2006). Yaitu: 1. Perhitungan Varians Bahan Baku Langsung
a. Perhitungan Varians Harga Bahan Baku Langsung
Varian harga bahan baku langsung (material price variance-MPV) dihitung menggunakan rumus:
...(1) Keterangan:
AP = Harga aktual per unit SP = Harga standar per unit
AQ = Kuantitas aktual bahan baku yang digunankan b. Perhitungan Varians Efisiensi Bahan Baku Langsung
Varian efisiensi bahan baku langsung (material usage variance-MUV) dihitung menggunakan rumus:
...(2) Keterangan:
AQ = Kuantitas aktual bahan baku yang digunankan
SQ= Kuantitas standar bahan baku yang diperbolehkan untuk output aktual
SP = Harga standar per unit
2. Perhitungan Varians Tenaga Kerja Langsung
a. Perhitungan Varians Tarif Tenaga Kerja Langsung
Varians tarif tenaga kerja langsung (labor rate variance-LRV) dihitung mengunakan rumus:
...(3) Keterangan:
AR = Tarif upah aktual per jam SR = Tarif upah standar per jam
AH = Jam tenaga kerja langsung aktual yang digunakan MPV = (AP - SP) AQ
MUV = (AQ - SQ) AP
VEOV = (AH - SH) SVOR
b. Perhitungan Varians Efisiensi Tenaga Kerja Langsung
Varians efisiensi tenaga kerja langsung (labor efficiency variance-LEV) dihitung mengunakan rumus:
...(4) Keterangan:
AH = Jam tenaga kerja langsung aktual yang digunakan SH =Jam standar tenaga kerja langsung yang seharusnya
digunakan
SR = Tarif upah standar per jam 3. Perhitungan Varians Overhead
a. Perhitungan Varians Overhead Variabel
i. Perhitungan Varians Pengeluaran Overhead Variabel
Perhitungan varians pengeluaran overhead variabel dihitung menggunakan rumus:
...(5) Keterangan:
VPOV = Varians pengeluaran overhead variabel
AVOR = Tarif aktual overhead variabel (actual variable overhead rate)
SVOR = Tarif standar overhead variabel (standard variable overhead rate)
AH = Jam Aktual tenaga kerja langsung yang digunakan ii. Perhitungan Varians Efisiensi Overhead Variabel
Perhitungan varians pengeluaran overhead variabel dihitung menggunakan rumus:
...(6) Keterangan:
VEOV = Varians efisiensi overhead variabel
AH = Jam Aktual tenaga kerja langsung yang digunakan
SH = Jam standar tenaga kerja langsung yang seharusnya digunakan
LEV = (AH - SH) SR
SVOR = Tarif standar overhead variabel (standard variable overhead rate)
b. Perhitungan Varians Overhead Tetap
Overhead tetap yang dibebankan dihitung menggunakan rumus: OTYB = Tarif standar overhead tetap x Jam standar
Keterangan:
OTYB = Overhead tetap yang dibebankan
Varians total overhead tetap adalah perbedaan antara overhead tetap aktual dan overhead tetap yang dibebankan. Varians total overhead tetap dihitung menggunakan rumus:
...(7) Keterangan:
VTOT = Varians total overhead tetap OTYB = Overhead tetap yang dibebankan
i. Perhitungan Varians Pengeluaran Overhead Tetap
Varians pengeluaran overhead tetap pada intinya relatif kecil dan dapat ditoleransi karena lebih sedikit overhead tetap dikeluarkan daripada yang dianggarkan.
ii. Perhitungan Varians Volume Overhead Tetap
Varians volume overhead tetap dihitung menggunakan rumus:
...(8) Keterangan:
OTYA = Overhead tetap yang dianggarkan OTYB = Overhead tetap yang dibebankan 3.4.3 Uji Hipotesis
Uji t (t-test) dilakukan untuk mengukur varians yang terjadi antara biaya standar yang seharusnya terjadi dengan realisasinya apakah masih dalam batas pengendalian. Uji t (t-test) menggunakan alat bantu berupa piranti lunak SPSS versi 16.0 beserta analisis deskriptif persentase. Uji t (t-test) bertujuan untuk membandingkan apakah kedua data (variabel)
VTOT = Biaya aktual overhead tetap - OTYB
tersebut sama atau berbeda. Langkah-langkah dalam melakukan uji t (t-test) yaitu:
1. Buatlah Ha dan Ho dalam uraian kalimat.
Ho : Varians yang terjadi antara biaya standar dan realisasinya masih dalam batas pengendalian.
Ha : Varians yang terjadi antara biaya standar dan realisasinya diluar batas pengendalian.
2. Mencari thitung Rumus t : ̅ ̅ √ ⁄ ⁄ ...(9) √( ) ( ) ...(10) Keterangan:
x1= Rataan nilai biaya standar
x2= Rataan nilai biaya aktual (realisasi)
n1= Jumlah laporan biaya standar
n2= Jumlah laporan biaya aktual (realisasi)
x1= Biaya standar
x2= Biaya aktual (realisasi)
S1= Simpangan baku x1 (biaya standar)
S2= Simpangan baku x1 (biaya aktual)
3. Tentuikan terlebih dahulu taraf signifikan (α) kemudian dicari ttabel dengan ketentuan db = n – 1
4. Tetukan kriteria pengujian.
Jika thitung < ttabel maka Ho diterima dan Ha ditolak.
Jika thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima.
5. Bandingkan antara thitung dengan ttabel dan gambar posisinya.
6. Buatlah kesimpulan. 3.4.4 Analisis Deskriptif
Analisis deskriptif memberikan uraian atau menjelaskan tentang penyebab terjadinya varians antara biaya standar dengan biaya aktual yang sebenarnya terjadi. Selain itu, analisis deskriptif memberikan
penjelasan tentang tindakan korektif yang harus dilakukan untuk memperbaiki varians dan untuk menghindari terjadinya varians di masa yang akan datang.