• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Naskah Teater

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Makalah Naskah Teater"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

bagi kita bersama.

bagi kita bersama.

Kami menyadari bahwa dalam menyusun karya tulis ini jauh dari kesempurnaan, untuk itu

Kami menyadari bahwa dalam menyusun karya tulis ini jauh dari kesempurnaan, untuk itu

kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna sempurnanya

kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna sempurnanya

karya tulis ini. Kami berharap semoga karya tulis ini bisa bermanfaat bagi pembaca pada

karya tulis ini. Kami berharap semoga karya tulis ini bisa bermanfaat bagi pembaca pada

umummnya.

umummnya.

Daftar Isi

Daftar Isi

Kata Pengantar ……….. i

Kata Pengantar ……….. i

Daftar Isi

Daftar Isi

……….. ii

……….. ii

BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang………. 1

1.1 Latar Belakang………. 1

1.2 Rumusan Masalah……….. 1

1.2 Rumusan Masalah……….. 1

1.3 Tujuan

1.3 Tujuan

……….. 1

……….. 1

BAB II PEMBAHASAN

BAB II PEMBAHASAN

1.4 Pengertian Teater……… 2

1.4 Pengertian Teater……… 2

1.5 Sejarah Perkembangan Teater di Dunia……….. 3

1.5 Sejarah Perkembangan Teater di Dunia……….. 3

1.6

Jenis-1.6 Jenis-Jenis Teater Tradisional di Nusantara………..

Jenis Teater Tradisional di Nusantara………..

BAB III PENUTUP

BAB III PENUTUP

1.7 Kesimpulan ………..

1.7 Kesimpulan ………..

1.8 Saran

1.8 Saran

………..

………..

Daftar Pustaka

Daftar Pustaka

BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Latar Belakang

Sejarah mencatat, seni teater berfungsi hanya sebagai upacara ritual (keagamaan),

Sejarah mencatat, seni teater berfungsi hanya sebagai upacara ritual (keagamaan),

melainkan berfungsi pula sebagai kesenian atau hiburan. Peristiwa teater yang

melainkan berfungsi pula sebagai kesenian atau hiburan. Peristiwa teater yang

mensyaratkan kebersamaan, waktu, dan tempat, tetaplah menjadi persyaratan utama

mensyaratkan kebersamaan, waktu, dan tempat, tetaplah menjadi persyaratan utama

kehadiran teater sejak ribuan tahun sebelum Masehi, sehingga pada zaman Yunani teater

kehadiran teater sejak ribuan tahun sebelum Masehi, sehingga pada zaman Yunani teater

pun selalu hadir dengan persyaratan yang serupa. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat

pun selalu hadir dengan persyaratan yang serupa. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat

disimpulkan bahwa sesuatu dapat disebut teater jika ada keutuhan tiga kekuatan, berupa:

disimpulkan bahwa sesuatu dapat disebut teater jika ada keutuhan tiga kekuatan, berupa:

(2)

Trusted by over 1 million members

Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!

Start Free Trial

Cancel Anytime.

Trusted by over 1 million members

Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!

Start Free Trial

(3)

orang teater, tempat, dan komunitas (penonton). Tiga kekuatan inilah yang bertemu dan

orang teater, tempat, dan komunitas (penonton). Tiga kekuatan inilah yang bertemu dan

melahirkan “peristiwa teater”.

melahirkan “peristiwa teater”.

Rumusan Masalah

Rumusan Masalah

1.

1. Apa

Apa yang

yang dimaksud

dimaksud dengan

dengan teater?

teater?

2.

2. Bagaimana

Bagaimana sejarah

sejarah perkembangan

perkembangan teater

teater di

di dunia?

dunia?

3.

3. Apa saja

Apa saja jenis-jenis

jenis-jenis Teater Trad

Teater Tradisional

isional di Nusa

di Nusantara?

ntara?

Tujuan

Tujuan

1.

1. Menyelesaika

Menyelesaikan

n Tugas

Tugas sekolah

sekolah tentang

tentang Seni

Seni Budaya

Budaya

2.

2. Memberikan

Memberikan Informasi m

Informasi mengenai

engenai tentang Sej

tentang Sejarah Pe

arah Perkembangan

rkembangan Teater.

Teater.

BAB II

BAB II

PEMBAHASAN

PEMBAHASAN

Pengertian Teater

Pengertian Teater

Kata “Teater” berasal dari kata yunani kuno yakni theatron, yang dalam bahasa inggris

Kata “Teater” berasal dari kata yunani kuno yakni theatron, yang dalam bahasa inggris

seeing

seeing

place dan dalam bahasa Indonesia “tempat untuk menonton” adalah cabang dari

place dan dalam bahasa Indonesia “tempat untuk menonton” adalah cabang dari

seni pertunjukan yang berkaitan dengan akting/seni peran di depan penonton dengan

seni pertunjukan yang berkaitan dengan akting/seni peran di depan penonton dengan

menggunakan gabungan dari ucapan, gestur (gerak tubuh), mimik, boneka, musik, tari dan

menggunakan gabungan dari ucapan, gestur (gerak tubuh), mimik, boneka, musik, tari dan

lain-lain.

lain-lain.

Teater merupakan salah satu bentuk kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan

Teater merupakan salah satu bentuk kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan

tubuhnya sebagai unsure utama yang menyatakan dirinya yang mewujudkan dalam suatu

tubuhnya sebagai unsure utama yang menyatakan dirinya yang mewujudkan dalam suatu

karya seni pertunjukan (pementasan) yang didukung dengan unsur gerak, suara, bunyi, dan

karya seni pertunjukan (pementasan) yang didukung dengan unsur gerak, suara, bunyi, dan

rupa yang dijalin dalam cerita (lakon).

rupa yang dijalin dalam cerita (lakon).

Beberapa macam arti teater:

Beberapa macam arti teater:

1.

1. Secara etimol

Secara etimologis : Teat

ogis : Teater adalah

er adalah gedung per

gedung pertunjukan ata

tunjukan atau auditori

u auditorium.

um.

2.

2. Dalam arti luas

Dalam arti luas : Teater ialah segala tont

: Teater ialah segala tontonan yang dipertunjukka

onan yang dipertunjukkan di depan orang

n di depan orang

banyak

banyak

3.

3. Dalam arti sempit

Dalam arti sempit : Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang

: Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang

diceritakan di atas pentas dengan media : Percakapan, gerak dan laku didasarkan pada

diceritakan di atas pentas dengan media : Percakapan, gerak dan laku didasarkan pada

naskah yang tertulis ditunjang oleh

naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dan

dekor, musik, nyanyian, tarian, dan sebagainy

sebagainya.

a.

Sejarah Perkembangan Teater di Dunia

Sejarah Perkembangan Teater di Dunia

1.

1. Teater

Teater Yunani

Yunani Klasik

Klasik

Tempat pertunjukan teater Yunani pertama yang permanen dibangun sekitar 2300 Tahun

Tempat pertunjukan teater Yunani pertama yang permanen dibangun sekitar 2300 Tahun

yang lalu. Teater ini dibangun tanpa atap dalam bentuk setengah lingkaran dengan tempat

yang lalu. Teater ini dibangun tanpa atap dalam bentuk setengah lingkaran dengan tempat

(4)

Trusted by over 1 million members

Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!

Start Free Trial

(5)

Ciri-Ciri-

ciri khusus pertunjukan teater pada masa Yunani Kuno

ciri khusus pertunjukan teater pada masa Yunani Kuno

 adalah:

 adalah:

Pertunjukan dilakukan di Amphiteater

Pertunjukan dilakukan di Amphiteater

Sudah menggunakan naskah lakon

Sudah menggunakan naskah lakon

seluruh pemainnya pria bahkan peran wanitanya dimainkan pria dan memakai topeng

seluruh pemainnya pria bahkan peran wanitanya dimainkan pria dan memakai topeng

karena setiap pemain memerankan lebih dari satu

karena setiap pemain memerankan lebih dari satu tokoh.

tokoh.

Cerita yang dimainkan adalah tragedi yang membuat penonton tegang, takut,dan kasihan

Cerita yang dimainkan adalah tragedi yang membuat penonton tegang, takut,dan kasihan

serta cerita komedi yang lucu, kasar

serta cerita komedi yang lucu, kasar dan sering mengeritik tokoh terkenal pada waktu itu

dan sering mengeritik tokoh terkenal pada waktu itu

Selain pemeran utama juga

Selain pemeran utama juga ada pemain khusus untuk k

ada pemain khusus untuk kelompok koor (penyanyi), penari,

elompok koor (penyanyi), penari,

dan narator (pemain yang menceritakan jalannya pertunjukan).

dan narator (pemain yang menceritakan jalannya pertunjukan).

Pengarang teater Yunani Klasik 

Pengarang teater Yunani Klasik 

 Yaitu :

 Yaitu :

 Aeschylus(525

 Aeschylus(525-SM.)

-SM.)

Dialah yang

Dialah yang pertama k

pertama kali menge

ali mengenalkan tok

nalkan tokoh pront

oh prontagonis dan

agonis dan

antagonis mampu menghidupkan peran. Karyanya yang terkenal adalah

antagonis mampu menghidupkan peran. Karyanya yang terkenal adalah

Trilogi

Trilogi

Oresteia

Oresteia

 yang terdiri dari

 yang terdiri dari

 Agamennon , The Libatian Beavers, dan The Furies.

 Agamennon , The Libatian Beavers, dan The Furies.

Shopocles (496-406 SM.)

Shopocles (496-406 SM.)

  Karya yang terkenal adalah

  Karya yang terkenal adalah

Oedipus The King, Oedipus at

Oedipus The King, Oedipus at

Colonus, Antigone.

Colonus, Antigone.

Euripides (484-406 SM)

Euripides (484-406 SM)

Karya-karyanya

Karya-karyanya antara

antara lain

lain

Medea, Hyppolitus, The Troyan

Medea, Hyppolitus, The Troyan

Woman, Cyclops.

Woman, Cyclops.

 Aristophanes

 Aristophanes (448-380

(448-380 SM)

SM)

Penulis naskah drama komedi, karyanya yang terkenal

Penulis naskah drama komedi, karyanya yang terkenal

adalah

adalah

Lysistrata, The Wasps, The Clouds, The

Lysistrata, The Wasps, The Clouds, The Frogs, The Birds.

Frogs, The Birds.

Manander (349-291 SM.)

Manander (349-291 SM.)

Manander menghilangkan Koo

Manander mengh

ilangkan Koor dan me

r dan menggantinya den

nggantinya dengan

gan

berbagai watak, misalnya watak orang tua yang baik, budak yang licik, anak yang jujur,

berbagai watak, misalnya watak orang tua yang baik, budak yang licik, anak yang jujur,

pelacur yang kurang ajar, tentara yang sombong dan sebagainya. Karya Manander juga

pelacur yang kurang ajar, tentara yang sombong dan sebagainya. Karya Manander juga

berpengaruh kuat pada jaman

berpengaruh kuat pada jaman

Romawi Klasik

Romawi Klasik

dan drama komedi jaman

dan drama komedi jaman

Renaisans

Renaisans

 dan

 dan

1.

1. Teater

Teater Romawi

Romawi Klasik

Klasik

Teater pertama kali dipertunjukkan di kota Roma pada tahun 240 SM. Pertunjukan ini

Teater pertama kali dipertunjukkan di kota Roma pada tahun 240 SM. Pertunjukan ini

dikenalkan oleh

dikenalkan oleh

Livius Andronicus

Livius Andronicus

, seniman Yunani. Teater Romawi merupakan hasil

, seniman Yunani. Teater Romawi merupakan hasil

adaptasi bentuk teater Yunani. Hampir di setiap unsur panggungnya terdapat unsur

adaptasi bentuk teater Yunani. Hampir di setiap unsur panggungnya terdapat unsur

pemanggungan teater Yunani. Namun demikian teater Romawi pun mengalami konversi

pemanggungan teater Yunani. Namun demikian teater Romawi pun mengalami konversi

dalam penggarapan dan penikmatan yang asli dimiliki oleh masyarakat Romawi dengan

dalam penggarapan dan penikmatan yang asli dimiliki oleh masyarakat Romawi dengan

ciri-ciri sebagi berikut :

ciri sebagi berikut :

Musik menjadi pelengkap seluruh adegan. Tidak hanya menjadi tema cerita tetapi juga

Musik menjadi pelengkap seluruh adegan. Tidak hanya menjadi tema cerita tetapi juga

menjadi ilustrasi cerita.

menjadi ilustrasi cerita.

Tema berkisar pada

Tema berkisar pada masalah hidup kesenjangan golongan menengah.

masalah hidup kesenjangan golongan menengah.

Karekteristik tokoh tergantung kelas yaitu orang tua yang bermasalah dengan anak-

Karekteristik tokoh tergantung kelas yaitu orang tua yang bermasalah dengan

anak-anaknya atau kekayaan, anak muda yang melawan kekuasaan orang tua dan lain

anaknya atau kekayaan, anak muda yang melawan kekuasaan orang tua dan lain

sebagainya.

sebagainya.

Seluruh adegan terjadi di

(6)

Trusted by over 1 million members

Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!

Start Free Trial

(7)

Bentuk

Bentuk

 –

 –

 bentuk pertunjukan yang terkenal di

 bentuk pertunjukan yang terkenal di

Zaman Romawi Klasik 

Zaman Romawi Klasik 

 adalah:

 adalah:

Satu-satunya bentuk tragedi yang terkenal dan berhasil diselamatkan adalah karya

Satu-satunya bentuk tragedi yang terkenal dan berhasil diselamatkan adalah karya

Lucius Anneus Seneca ( 4 SM-65

Lucius Anneus Seneca ( 4 SM-65 M).

M).

Farce Pendek.

Farce Pendek.

Farce

Farce

  (pertunjukan jenaka) sejak abad 1 SM menjadi bagian sastra dan

  (pertunjukan jenaka) sejak abad 1 SM menjadi bagian sastra dan

menjadi bentuk drama yang terkenal.

menjadi bentuk drama yang terkenal.

Mime muncul di zaman Yunani sekitra abad 5 SM dan kemudian masuk Romawi sekitar

Mime muncul di zaman Yunani sekitra abad 5 SM dan kemudian masuk Romawi sekitar

tahun 212 SM.

tahun 212 SM.

Bentuk pertunjukan teater tertua pada

Bentuk pertunjukan teater tertua pada zaman teater Romawi

zaman teater Romawi Klasik

Klasik ini ciri-cirinya adalah

ini ciri-cirinya adalah

sebagai berikut:

sebagai berikut:

Selalu menggunakan tokoh yang sama, misalnya tokoh badut tolol yang bernama

Selalu menggunakan tokoh yang sama, misalnya tokoh badut tolol yang bernama

Maccus. T

Maccus. Tokoh yang serakah dan rak

okoh yang serakah dan rakus

us bernama Bucco. S

bernama Bucco. Sedangkan Pappus adal

edangkan Pappus adalah

ah

tokoh yang tua dan mudah ditipu.

tokoh yang tua dan mudah ditipu.

Plot cerita

Plot cerita berupa tipuan-tipuan dan

berupa tipuan-tipuan dan hasutan-hasut

hasutan-hasutan yang

an yang dilakukan para

dilakukan para badut dimana

badut dimana

musik dan

musik dan tari

tari menjadi unsur

menjadi unsur penting dalam

penting dalam menjaga

menjaga jalannya cerita.

jalannya cerita.

Menggunakan Setting

Menggunakan Setting suasana

suasana alam

alam pedesaan.

pedesaan.

Teater Romawi

Teater Romawi merosot setelah bentuk Republik

merosot setelah bentuk Republik diganti

diganti dengan kekaisaran tahun

dengan kekaisaran tahun 27

27

Sebelum Masehi dan lenyap setelah terjadi penyerangan bangsa-bangsa Barbar serta

Sebelum Masehi dan lenyap setelah terjadi penyerangan bangsa-bangsa Barbar serta

munculnya kekuasaan gereja. Pertunjukan teater terakhir di Roma

munculnya kekuasaan gereja. Pertunjukan teater terakhir di Roma terjadi tahun 533.

terjadi tahun 533.

1.

1. Teater

Teater Zaman

Zaman Elizabeth

Elizabeth

Pada tahun 1576, selama pemerintahan Ratu Elizabeth I, gedung teater besar dari kayu

Pada tahun 1576, selama pemerintahan Ratu Elizabeth I, gedung teater besar dari kayu

dibangun di London Inggris. Gedung ini dibangun seperti lingkaran sehingga penonton bisa

dibangun di London Inggris. Gedung ini dibangun seperti lingkaran sehingga penonton bisa

duduk dihampir seluruh sisi panggung. Gedung teater ini sangat sukses sehingga banyak

duduk dihampir seluruh sisi panggung. Gedung teater ini sangat sukses sehingga banyak

gedung sejenis dibangun disekitarnya.salah satunya yang disebut Globe, gedung teater ini

gedung sejenis dibangun disekitarnya.salah satunya yang disebut Globe, gedung teater ini

bisa menampung 3.000 penonton. Globe mementaskan drama-drama karya William

bisa menampung 3.000 penonton. Globe mementaskan drama-drama karya William

Shakespeare, penulis drama terkenal dari inggris yang hidup dari tahun 1564 sampai

Shakespeare, penulis drama terkenal dari inggris yang hidup dari tahun 1564 sampai

tahun1616. Ia adalah seorang aktor dan penyair, selain penulis drama. Beberapa ceritanya

tahun1616. Ia adalah seorang aktor dan penyair, selain penulis drama. Beberapa ceritanya

melakukan monolog panjang, yang disebut solloquy, yang menceritakan gagasan-gagasan

melakukan monolog panjang, yang disebut solloquy, yang menceritakan gagasan-gagasan

mereka kepada penonton. Ciri-ciri teater zaman Elizabeth adalah:

mereka kepada penonton. Ciri-ciri teater zaman Elizabeth adalah:

Pertunjukan dilaksanakan siang hari dan tidak mengenal waktu istirahat.

Pertunjukan dilaksanakan siang hari dan tidak mengenal waktu istirahat.

Tempat adegan ditandai dengan ucapan dengan disampaikan dalam dialog para tokoh.

Tempat adegan ditandai dengan ucapan dengan disampaikan dalam dialog para tokoh.

Tokoh wanita dimainkan oleh pemain anak-anak laki-laki. Tidak pemain wanita.

Tokoh wanita dimainkan oleh pemain anak-anak laki-laki. Tidak pemain wanita.

Penontonya berbagai lapisan masyarakat dan diramaikan oleh penjual makanan dan

Penontonya berbagai lapisan masyarakat dan diramaikan oleh penjual makanan dan

minuman.

minuman.

Menggunakan naskah lakon.

Menggunakan naskah lakon.

Corak pertunjukannya merupakan perpaduan antara teater keliling dengan teater sekolah

Corak pertunjukannya merupakan perpaduan antara teater keliling dengan teater sekolah

dan akademi yang keklasik-klasikan.

(8)

Trusted by over 1 million members

Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!

Start Free Trial

(9)

1.

1. Teater

Teater Abad

Abad 20

20

Seiring dengan perkembangan waktu. Kualitas pertunjukan teter dianggap semakin

Seiring dengan perkembangan waktu. Kualitas pertunjukan teter dianggap semakin

menurun dan membosankan. Hal ini mendorong para pemikir teater untuk menemukan satu

menurun dan membosankan. Hal ini mendorong para pemikir teater untuk menemukan satu

bentuk ekspresi baru yang lepas dari konvensi yang sudah ada. Pada awal abad 20 inilah

bentuk ekspresi baru yang lepas dari konvensi yang sudah ada. Pada awal abad 20 inilah

istilah teater Eksperimental berkembang. Banyak gaya baru yang lahir baik dari sudut

istilah teater Eksperimental berkembang. Banyak gaya baru yang lahir baik dari sudut

pandang pengarang, sutradara, aktor ataupun penata artistik.

pandang pengarang, sutradara, aktor ataupun penata artistik. Tetapi tidak jarang

Tetapi tidak jarang pula usaha

pula usaha

mereka berhenti pada produksi pertama. Lepas dari hal itu, usaha pencarian kaidah artistik

mereka berhenti pada produksi pertama. Lepas dari hal itu, usaha pencarian kaidah artistik

yang dilakukan oleh seniman teater modern patut diacungi jempol karena usaha-usaha

yang dilakukan oleh seniman teater modern patut diacungi jempol karena usaha-usaha

tersebut mengantarkan kita pada keberagaman bentuk ekspresi dan makna keindahan.

tersebut mengantarkan kita pada keberagaman bentuk ekspresi dan makna keindahan.

Gaya penampilan pertunjukan teater secara mendasar dibagi ke dalam tiga (3) gaya besar

Gaya penampilan pertunjukan teater secara mendasar dibagi ke dalam tiga (3) gaya besar

yaitu; Presentasional, Representasional (Realisme), dan

yaitu; Presentasional, Representasional (Realisme), dan Post-Realistic.

Post-Realistic.

Jenis-Jenis Teater Tradisional di

Jenis-Jenis Teater Tradisional di Nusantara

Nusantara

1.

1. Teater

Teater Sumatra

Sumatra

Bangsawan

Bangsawan

Teater Bangsawan Merupakan teater tradisional dari pulau Sumatra dengan latar belakang

Teater Bangsawan Merupakan teater tradisional dari pulau Sumatra dengan latar belakang

budaya Melayu.

budaya Melayu. Teater

Teater ini banyak menyerap teknik teater Bara.

ini banyak menyerap teknik teater Bara. Hal ini dapat dilihat pada

Hal ini dapat dilihat pada

pertunjukan nya yang selalu menggunakan panggung meskipun di saat pementasan

pertunjukan nya yang selalu menggunakan panggung meskipun di saat pementasan

dilakukan di ruang terbuka.

dilakukan di ruang terbuka.

Teater Bangsawan untuk pertama kalinya diperkenalkan di Malaya pada tahun 1870 oleh

Teater Bangsawan untuk pertama kalinya diperkenalkan di Malaya pada tahun 1870 oleh

perkumpulan teater India yang dinamakan wayang persi. Kemudian menyebar dan masuk

perkumpulan teater India yang dinamakan wayang persi. Kemudian menyebar dan masuk

ke indonesia dan disebut bangsawan karena lakon semula mengenai sebuahkeluara

ke indonesia dan disebut bangsawan karena lakon semula mengenai sebuahkeluara

ningrat. Ciri khas Bangsawan adalah cara pementasannya. Penyajiannya dalam bentuk

ningrat. Ciri khas Bangsawan adalah cara pementasannya. Penyajiannya dalam bentuk

dialog menggunakan pantun empat bait, syairnya dinyanyikan oleh pemain.

dialog menggunakan pantun empat bait, syairnya dinyanyikan oleh pemain.

Makyong

Makyong

Makyong merupakan teater yang berasal dari Riau. Lakon Makyong menggambarkan

Makyong merupakan teater yang berasal dari Riau. Lakon Makyong menggambarkan

perjuangan seorang putra mahkota dalam mencapai cita-citanya serta bertahan dari

perjuangan seorang putra mahkota dalam mencapai cita-citanya serta bertahan dari

kerasnya kehidupan. Di dalam penyajiannya , Makyong menggunakan tari dan lagu untuk

kerasnya kehidupan. Di dalam penyajiannya , Makyong menggunakan tari dan lagu untuk

menyampaikan maksud tertentu. Pementasanya biasanya dalam bentuk komedi atau

menyampaikan maksud tertentu. Pementasanya biasanya dalam bentuk komedi atau

melodrama. Makyong bisa dipentaskan pada siang atau malam hari di ruang ruang terbuka.

melodrama. Makyong bisa dipentaskan pada siang atau malam hari di ruang ruang terbuka.

Iringan musiknya terdiri atas gendang,seruai,rebab,gong,dan mong mong (gong kecil).

Iringan musiknya terdiri atas gendang,seruai,rebab,gong,dan mong mong (gong kecil).

Semua pemain menggunakan topeng dan hampir semuanya perempuan kecuali peran

Semua pemain menggunakan topeng dan hampir semuanya perempuan kecuali peran

pelawak (tokoh Awang dan t

pelawak (tokoh Awang dan temanya).

emanya).

Randai

Randai

Randai merupakan teater dari sumatra barat dan mendapat pengaruh dari basijobang, tonil

Randai merupakan teater dari sumatra barat dan mendapat pengaruh dari basijobang, tonil

(10)

Trusted by over 1 million members

Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!

Start Free Trial

(11)

Bakaba

Bakaba

Bakaba merupakan teater yang berasal dari sumatra barat. Teater ini dituturkan oleh tukang

Bakaba merupakan teater yang berasal dari sumatra barat. Teater ini dituturkan oleh tukang

kaba dalam bentuk

kaba dalam bentuk prosa liris yang

prosa liris yang didendangkan (dilagukan)

didendangkan (dilagukan) dengan diiringi alunan

dengan diiringi alunan musik

musik

rebah atau kecapi, saluang (suling). Untuk menggelar kaba sekurang kurangnya harus ada

rebah atau kecapi, saluang (suling). Untuk menggelar kaba sekurang kurangnya harus ada

dua tukang kaba ,seorang penyanyi yang berserita,dan seorang lagi sebagai pengiring

dua tukang kaba ,seorang penyanyi yang berserita,dan seorang lagi sebagai pengiring

musik. Kaba biasanya dipentaskan sebagai bagian dari upacara perkawinan, menempati

musik. Kaba biasanya dipentaskan sebagai bagian dari upacara perkawinan, menempati

rumah baru,panen ,

rumah baru,panen , dan sebagainya. Waktu pementasan terjadi interaksi dengan penonton.

dan sebagainya. Waktu pementasan terjadi interaksi dengan penonton.

1.

1. Teater

Teater Jawa

Jawa Barat

Barat

Ubrug

Ubrug

Teater Ubrug berasal dari Banten. Dalam penyaiannya,teater ini menggunakan iringan

Teater Ubrug berasal dari Banten. Dalam penyaiannya,teater ini menggunakan iringan

gamelan slendro dan gong gubyung. Lakon yang dimainkan bersumber dari kehidupan

gamelan slendro dan gong gubyung. Lakon yang dimainkan bersumber dari kehidupan

sehari hari . Lakon yang sering dimainkan,antara lain Di Jampang, Si Pitung,

sehari hari . Lakon yang sering dimainkan,antara lain Di Jampang, Si Pitung,

Sakam,Dalam Bonceng, dan Jejaka Pancak.

Sakam,Dalam Bonceng, dan Jejaka Pancak.

2) Longer

2) Longer

Teater

Teater Longer

Longer Berasal

Berasal dari

dari sumedang.

sumedang. Teater

Teater inimuncul

inimuncul pada

pada tahun

tahun 1939.

1939. Di

Di dalam

dalam

pementasanynya,

teater

Longer

menampilkan

adegan

humor

(lawakan),Drama

pementasanynya,

teater

Longer

menampilkan

adegan

humor

(lawakan),Drama

(sandiwara

(sandiwara),dan tarian rakyat

),dan tarian rakyat (tari silat).

(tari silat).

1.

1. Teater

Teater Jakarta

Jakarta

Lenong

Lenong

Teater Lenong merupakan teater populer dari Jakarta. Dalam Pertunjukan nya terdapat

Teater Lenong merupakan teater populer dari Jakarta. Dalam Pertunjukan nya terdapat

unsur cerita (drama), tari, nyanyi, dan pencak silat. Panggung dalam tatanan modern sudah

unsur cerita (drama), tari, nyanyi, dan pencak silat. Panggung dalam tatanan modern sudah

diterapkan seperti penggunaan properti kursi dan meja. Lakon atau ceritanya bersumber dri

diterapkan seperti penggunaan properti kursi dan meja. Lakon atau ceritanya bersumber dri

kehidupan masyarakat setempat. Terdapat dua jenis Lenong, yaitu Lenong Dines dan

kehidupan masyarakat setempat. Terdapat dua jenis Lenong, yaitu Lenong Dines dan

Lenong Preman.

Lenong Preman.

Topeng Betawi

Topeng Betawi

Dalam pementasanya,Topeng betawi pada umumnya diawali dengan tarian yang dibawakan

Dalam pementasanya,Topeng betawi pada umumnya diawali dengan tarian yang dibawakan

oleh penari perempuan. Dilanjutkan dengan dialog dialog lucu (lawakan) oleh pelawak dan

oleh penari perempuan. Dilanjutkan dengan dialog dialog lucu (lawakan) oleh pelawak dan

penari. Kemudian,lakon/ceritanya disajikan. Cerita dalam topeng betawi bersumber dari

penari. Kemudian,lakon/ceritanya disajikan. Cerita dalam topeng betawi bersumber dari

kehidupan masyarakat setempat

kehidupan masyarakat setempat

1.

1. Teater

Teater Jawa

Jawa Tengah

Tengah

(12)

Trusted by over 1 million members

Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!

Start Free Trial

(13)

Start Free Trial

Cancel Anytime.

Mangkunegara 1 dari surakarta. Wayang wong panggung Surakarta yang terkenal dibuat

Mangkunegara 1 dari surakarta. Wayang wong panggung Surakarta yang terkenal dibuat

atas perintah Pakubuwono X untuk dipentaskan setiap malam di taman hiburan Sriwedari.

atas perintah Pakubuwono X untuk dipentaskan setiap malam di taman hiburan Sriwedari.

Ketoprak

Ketoprak

Pada mulanya, Ketoprak hanya merupakan permainan klotekan dan berkembang dengan

Pada mulanya, Ketoprak hanya merupakan permainan klotekan dan berkembang dengan

memasukan adegan drama sederhana. Ceritanya diambil dari lingkungan setempat dan

memasukan adegan drama sederhana. Ceritanya diambil dari lingkungan setempat dan

disajikan dalam bentuk lawakan (humor) dan dikenal dengan ketoprak Lesung. Sejak tahun

disajikan dalam bentuk lawakan (humor) dan dikenal dengan ketoprak Lesung. Sejak tahun

1927 ,

1927 , pementasan ketopra

pementasan ketoprak menggunakan gamelan sebagai musik pengiringnya.

k menggunakan gamelan sebagai musik pengiringnya.

Langendriyan

Langendriyan

Langendriyan mengambil lakon Damarwulan. Langendriyan di dalam pementasanya diirngi

Langendriyan mengambil lakon Damarwulan. Langendriyan di dalam pementasanya diirngi

oelh gamelan dan dialog dialognya menggunakan tembangjawa. Pada tahun 1970-an dan

oelh gamelan dan dialog dialognya menggunakan tembangjawa. Pada tahun 1970-an dan

tahun 1980-an penata tari koreografer Sardono W.Kusumo,Retno Maruti,dan Sal Murgiyanto

tahun 1980-an penata tari koreografer Sardono W.Kusumo,Retno Maruti,dan Sal Murgiyanto

memadukan antara Bedaya,langendriyan,dan Wayang wong untuk menciptakan bentuk

memadukan antara Bedaya,langendriyan,dan Wayang wong untuk menciptakan bentuk

yang disebut

yang disebut

Langen Beksa.

Langen Beksa.

1.

1. Teater

Teater Jawa

Jawa Timur

Timur

Teater dari Jawa timur yang paling populer adalah

Teater dari Jawa timur yang paling populer adalah

Ludruk 

Ludruk 

. Ludruk merupakan perubahan

. Ludruk merupakan perubahan

dari teater tradisional Lerok Berutan. Lakon dalam ludurk adalah kehidupan masyarakat

dari teater tradisional Lerok Berutan. Lakon dalam ludurk adalah kehidupan masyarakat

sehari hari. Ludruk dalam

sehari hari. Ludruk dalam pementasan

pementasannya dibuka dengan tarian

nya dibuka dengan tarian Remo.

Remo.

1.

1. Teater

Teater Bali

Bali

Cak

Cak

Cak sudah ada

Cak sudah ada sejak

sejak zaman para-Hindu tetapi mulai menjadi

zaman para-Hindu tetapi mulai menjadi suatu pertunjukan sejak tahun

suatu pertunjukan sejak tahun

1935, di Desa Bendulu. Dengan dukungan dari dua seniman asal Eropa, Cak berkembang

1935, di Desa Bendulu. Dengan dukungan dari dua seniman asal Eropa, Cak berkembang

menjadi pertunjukan hiburan. Lakon Ramayana dimasukan dalam pertunjukan Cak. Sejak

menjadi pertunjukan hiburan. Lakon Ramayana dimasukan dalam pertunjukan Cak. Sejak

tahun 1969, lakon tunggal diperluas menjadi epos utuh.

tahun 1969, lakon tunggal diperluas menjadi epos utuh.

(14)

Trusted by over 1 million members

Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!

Start Free Trial

Cancel Anytime.

Trusted by over 1 million members

Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!

Start Free Trial

Cancel Anytime.

1.

1. Teater

Teater Sulawesi

Sulawesi

Teater

Teater yang

yang berasal

berasal dari

dari sulawesi

sulawesi contohnya

contohnya Sinrilli.

Sinrilli. Teater

Teater ini

ini berasal

berasal dari

dari sulawesi

sulawesi

selatan.

selatan. Sinrillimeru

Sinrillimerupakan pertunjukan

pakan pertunjukan cerita tutur

cerita tutur oleh seorang

oleh seorang pasinrilli dengan

pasinrilli dengan diiringi

diiringi

musik keso-keso (rebab). Penceritanya berupa nada lagu (kelong) yang diiringi lengkingan

musik keso-keso (rebab). Penceritanya berupa nada lagu (kelong) yang diiringi lengkingan

Keso-Keso sehingga membangunkan berbagai suasana haru,indah,dan humor. Sinrilli

Keso-Keso sehingga membangunkan berbagai suasana haru,indah,dan humor. Sinrilli

bermula dari dalam istana raja-raja Gowa. Setelah kejatuhan kerajaan Gowa ke tangan

bermula dari dalam istana raja-raja Gowa. Setelah kejatuhan kerajaan Gowa ke tangan

VOC, Sinrilli menyebar di kalngan rakyat. Pertunjukan sinrilli dilakukan di sian ataudi malam

VOC, Sinrilli menyebar di kalngan rakyat. Pertunjukan sinrilli dilakukan di sian ataudi malam

hari sesudah sembahyang isya.Teater ini digelar di anjungan rumah atau tempat terbuka

hari sesudah sembahyang isya.Teater ini digelar di anjungan rumah atau tempat terbuka

(halaman) pada waktu waktu tertentu, seperti waktu syukuran, pesta kawin, membangun

(halaman) pada waktu waktu tertentu, seperti waktu syukuran, pesta kawin, membangun

rumah, dan

rumah, dan sebagainy

sebagainya.

a.

1.

1. Teater

Teater Nusa

Nusa tenggara

tenggara barat

barat

Teater

Teater dari

dari NTB co

NTB contohnya

ntohnya Cepung.

Cepung. Teater

Teater ini ber

ini berasal

asal dari lo

dari lombok.

mbok. Cepung m

Cepung merupakan

erupakan

teater tutur. Penamaan Cepunf berawal dari iringan suara gamelan dari mulut yang berbunyi

teater tutur. Penamaan Cepunf berawal dari iringan suara gamelan dari mulut yang berbunyi

“,cek,cek,cek,cek,pung”. Cepung adalah seni membaca kitab lontar, khususnya

“,cek,cek,cek,cek,pung”. Cepung adalah seni membaca kitab lontar, khususnya

  cerita

  cerita

Monyeh,yang diiringi oleh iringan bunyi suling dan redeb serta peniruan suara suara

Monyeh,yang diiringi oleh iringan bunyi suling dan redeb serta peniruan suara suara

instrumen gamelan yang lain. pemain pemain cepung ada 6 orang,terdiri atas pembca lontar

instrumen gamelan yang lain. pemain pemain cepung ada 6 orang,terdiri atas pembca lontar

,seorang pemain redeb,seorang pemain suling, dan tiga orang sebagai penembang.

,seorang pemain redeb,seorang pemain suling, dan tiga orang sebagai penembang.

Mereka duduk berjajar setengah lingkaran. Musik, tari, mimik, dan lawak merupakan unsur

Mereka duduk berjajar setengah lingkaran. Musik, tari, mimik, dan lawak merupakan unsur

unsur yang selalu ada. Memakai sesaji berupa ayam, tuak, kembang ,beras, benang, dan

unsur yang selalu ada. Memakai sesaji berupa ayam, tuak, kembang ,beras, benang, dan

sirih pinang.

sirih pinang.

BAB III

BAB III

PENUTUP

PENUTUP

 

Kesimpulan

Kesimpulan

Teater

Teater adalah salah satu bentuk kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan

adalah salah satu bentuk kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan

tubuhnya sebagai unsur utama untuk menyatakan dirinya yang diwujudkan dalam suatu

tubuhnya sebagai unsur utama untuk menyatakan dirinya yang diwujudkan dalam suatu

karya (seni pertunjukan) yang ditunjang dengan unsur gerak, suara, bunyi dan rupa yang

karya (seni pertunjukan) yang ditunjang dengan unsur gerak, suara, bunyi dan rupa yang

dijalin dalam cerita pergulatan tentang kehidupan manusia. Proses terjadinya atau

dijalin dalam cerita pergulatan tentang kehidupan manusia. Proses terjadinya atau

munculnya teater tradisional di Indonesia sangat bervariasi dari satu daerah dengan daerah

munculnya teater tradisional di Indonesia sangat bervariasi dari satu daerah dengan daerah

Referensi

Dokumen terkait

Apabila dilihat secara keseluruhan, perbandingan total debt to total assets ratio antara PT.Astra Agro Lestari,Tbk. dengan rata-rata industri.. PT.Astra Agro Lestari

Kesemua Petugas Penyiaran yang terlibat bagi siaran langsung setiap perlawanan akan menjalani saringan kesihatan (RTK Antigen) yang disediakan oleh Pasukan Tuan

Anda tidak perlu menggali atau menembok tanah untuk membuat kolam, tetapi cukup dengan membuat kerangka dari kayu, lalu menutupnya dengan plastik atau terpal, alhasil kolam sudah

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu usaha budidaya udang di Desa Oensuli, benur dan pakan belum efisien sehingga perlu penambahan input , sedangkan kapur dan tenaga kerja

Penelitian ini diharapkan memberikan suatu masukan atau informasi bagi manajemen perusahaan agar lebih memperhatikan pengaruh Return On Asset (ROA), Debt to Equity Ratio

Pergerakan partikel-partikel yang terjadi dalam mekanisme dispersi terjadi secara acak pada setiap langkah-langkah yang dilakukan partikel tersebut, sehingga dengan

Sementara debit biogas yang dapat dihasilkan dari tekanan 1,1 atm dapat diperoleh dari waktu biogas memenuhi suatu ruang. Biogas dialirkan untuk mengisi kantong plastik dan

Rancangan basis data Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Bibit ayam terdapat lima tabel. Kelima tabel didapat setelah hasil normalisasi sampai bentuk ke-2 dan diperoleh